batampos.co.id – Perekonomian dunia saat ini sedang bergejolak. Indonesia sendiri terkena imbas dengan Rupiah yang anjlok hingga di atas level Rp 14.700.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, namun jika di bandingkan dengan Jepang yang memiliki daya tahan terhadap guncangan ekonomi perlu ditiru.
Menurutnya, salah satu amunisi negara Jepang mampu bertahan ditengah guncangan ekonomi global yaitu berkat solidaritas dari masyarakatnya sendiri. Dukungan masyarakat yang kuat mampu membawa fundamental ekonomi yang kuat untuk negara sakura tersebut.
Rasa nasionalisme yang tinggi tersebut, kata Bambang, dapat terlihat dari 90 persen utang pemerintah yang diminati oleh masyarakatnya. Mereka mempercayakan harta mereka kepada pemerintah demi kesejahteraan negaranya.
“Kita tahu nasionalisme Jepang sangat tinggi. Sampai level ibu-ibu yang bukan pekerja itu mereka investor di surat utang negaranya,” ujarnya saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (31/8).
Padahal kata Bambang, Jepang pada 2017 memiliki rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 253 persen. Namun ekonomi negaranya masih aman lantaran hampir seluruh surat utangnya dikuasai oleh masyarakatnya sendiri termasuk ke level ibu rumah tangga.
Sementara di Indonesia, tercatat Surat Berharga Negara sekitar 40 persen masih dikuasai asing. Kebanyakan juga masih dari investor institusi.
“Jadi setiap kali ada gejolak seperti saat ini pasti ada gejolak juga,” tambahnya.
Padahal, menurutnya, nasionalisme masyarakat Indonesia pun juga cukup besar. Terbukti dari dukungan masyarakat Indonesia terhadap atlit-atlit yang tengah bertanding di Asian Games
2018. Hanya saja kurangnya sosialisasi dan literasi keuangan membuat masyarakatnya belum menyentuh investasi rasa nasionalisme.
“Kalau pendekatan logika itu sulit bagaimanapun pasti orang ingin paling aman itu pasti ke depsito dan tabungan,” tandasnya.
Tampang Yamaha R25 Next Generation (Indianautoblog)
batampos.co.id – Yamaha menyiapkan racikan baru untuk Yamaha R25.
Racikan baru ini disiapkan untuk model 2019 yang akan tampil lebih sporty dan menggoda.
Berdasarkan laporan Young Machine beberapa hari lalu, sebuah rendering atau gambaran sementara rancang bangun motor, Yamaha R25 akan menyematkan suspensi depan upside-down (USD), fairing depan baru dengan asupan udara lebih besar dan revisi ekor belakang.
Tak hanya itu, Indianautoblog, Selasa (28/8/2018) menyebutkan sasisnya juga mendapat ubahan untuk peningkatan mekanis yang mengakomodir sandal kopling dan Variable Valve Actuation (VVA). Motor sport ini juga akan mengaplikasikan kluster instrumen serba digital, unit head lamp LED dan opsi warna baru.
Nantinya Yamaha R25 generasi berikut ini, akan menggendong mesin berkapsitas 249 cc, twin-cylinder, fuel-injected, liquid-cooled, yang mampu melesat dengan power 36 PS pada 12.000 rpm dan torsi puncak 22,6 Nm pada 10.000 rpm. Mesinnya akan dipadukan dengan gearbox 6-speed.
Pembaruan mekanik dan kosmetik ini akan memberikan wajah baru Yamaha R25 atau YZF-R25 yang rencananya akan diluncurkan secara global tahun 2019. Motor ini kemungkinan akan melantai dibeberapa pasar negara Asia tahun depan.
Untuk pengereman Yamaha memberikan dua pilihan yakni disk depan 298 mm dan rotor belakang 220 mm dengan kaliper 2-piston dan rem dual-channel ABS. Motor ini, disiapkan untuk menjadi penantang dua kompetitornya yakni Honda CBR250RR dan Kawasaki Ninja 250.
Sejauh ini Yamaha belum membeberkan harga Yamaha next generation ini. Bila mengkalkulasi perubahan yang disematkan padanya kemungkinan harganya akan jauh lebih mahal.
Untuk diketahui, saat ini R25 dibanderol dengan harga Rp 57 juta. Untuk model livery MotoGP harganya sedikit berbeda yakni Rp 57,350 juta dan yang menggunakan ABS dibanderol Rp 63 juta.
Super Junior akan tampil di closing ceremony Asian Games yang akan berlangsung 2 September 2018. (SM Entertainment)
batampos.co.id – Boyband asal Korea Selatan, Super Junior sudah tiba di Jakarta, pada Kamis (30/8) sore. Kedatangan Suju (Super Junior) di Bandara Soekarno Hatta, disambut oleh para ELF (Everlasting Fans), sebutan untuk penggemar Suju.
Kedatangan Suju ke Indonesia untuk mengisi acara di penutupan Asian Games 2018, pada 2 September mendatang.
Tampak dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @nando_natnat, Siwon, Leeteuk, Shindong, Ryeowook, dan Yesung. Kelimanya terlihat sangat bersemangat saat sampai di Indonesia.
Kelimanya juga terlihat mengenakan pakaian rapih dan elegan saat berjalan menuju pintu keluar bandara Soekarno Hatta. Namun tidak terlihat Donghae dan Eunhyuk dalam rombongan itu. Belum ada yang dapat memberi jawaban kenapa mereka tidak ada dengan teman-temannya.
Kemudian, dari akun Instagram pribadi Yesung. Tampaknya mereka sudah tidak sabar menjadi bagian dari penutupan pesta olahraga
empat tahunan di Asia tersebut.
“Semoga harimu indah,” tulis Yesung dalam bahasa Indonesia seraya mengunggah videonya bersama rekan-rekan Suju lainnya.
Penutupan Asian Games 2018 (2/9) nanti akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta. Acara penutupan tersebut dipastikan akan berjalan dengan ramai, terbukti tiketnya sudah habis terjual.
Sementara itu, ini bukan kali pertama Super Junior datang ke Jakarta. Super Junor terakhir datang ke Indonesia menggelar konser i yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, pada Mei 2015.
Penampilan Tim KIII JKT48 saat membuka pertandingan badminton. JKT48 juga mengisi closing ceremony Asian Games 2018 di Palembang (Official JKT48 for JawaPos.com)
batampos.co.id – JKT48 dipastikan ikut memeriahkan closing ceremony Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Rencananya, JKT48 bakal tampil untuk upacara penutupan di Palembang, Minggu (2/9).
Kapten JKT48 Shania Junianatha mengatakan, ada kebanggaan tersendiri bisa menjadi bagian dari closing ceremony Asian Games. Dia menyebut, JKT48 mendukung penuh event 4 tahunan itu. Itulah alasannya, bisa tampil untuk closing ceremony sangat diharapkan oleh para member.
’’Senang banget pastinya. Apalagi selama Asian Games kami hampir setiap hari ikut (menjadi pembuka pertandingan),’’ ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (31/8).
Masyarakat tentu masih ingat dengan megahnya opening ceremony Asian Games pada 18 Agustus lalu. Perhatian yang sama tentu akan diberikan masyarakat untuk closing ceremony. Meski tampil di Palembang, Shania yakin itu bisa membuat JKT48 makin dikenal masyarakat umum.
’’JKT48 sudah masuk tahun ke-7. Bisa saja ada yang tanya JKT48 masih ada nggak sih. Setelah nonton, semoga bisa lebih penasaran dengan kami,’’ kata Shania. Momennya pas dengan Reboost yang dilakukan JKT48 untuk mengulangi banyak hal dari awal.
Dengan demikian, JKT48 tidak akan membuang kesempatan untuk tampil di closing ceremony. Member yang akan datang siap memberikan performa terbaik. Member Tim J JKT48 itu memastikan tak cuma 1 lagu yang disiapkan. ’’Ada beberapa lagu. Mulai lagu-lagu nostalgia (lagu lama) dan yang terbaru,’’ terang Shania.
Member yang berulang tahun tiap 27 Juni itu menambahkan, banyak pengalaman seru saat JKT48 menjadi pembuka 30-an cabang olahraga. Pengetahuan
para member terkait olah raga yang selama ini begitu-begitu saja, kini jadi lebih paham.
Mereka jadi tahu kondisi lapangannya, teknis permainan
, para atletnya, sampai kerennya supporter tim Indonesia. Sehingga saat ditanya pengalaman mana yang paling seru, dia tidak bisa menjawab spesifik.
’’Semuanya seru. Kami nggak cuma perform. Kami juga sebagai warga Indonesia ikut mendukung,’’ tutur Shania.
Shania juga bangga dengan perolehan medali yang diraih tim Indonesia. Seperti diketahui, awalnya target emas hanya 16 medali. Namun, sampai berita ini diturunkan, Jumat (31/8) pukul 13.15, Indonesia sudah menyabet 30 medali emas dan berada di peringkat 4.
’’Capaian yang sudah melampaui target, bisa membuat nama Indonesia menjadi bagus. Benar-benar bangga. Selamat buat atlet yang sudah mendapatkan emas dan yang sudah berusaha keras untuk Indonesia,’’ tutup Shania.
Seperti diberitakan sebelumnya, JKT48 mendapat kehormatan untuk menjadi pembuka 30-an pertandingan cabang olahraga. Selain itu, JKT48 juga menjadi model untuk video sport presentation di berbagai venue.
batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam pantau media sosial (medsos) jelang dimulainya tahapan kampanye bakal calon legislatif (bacaleg) pada 23 September mendatang.
Anggota Bawaslu Batam, Nopialdi mengatakan media sosial merupakan salah satu sarana yang cukup efektif untuk berkampanye. Bacaleg bisa meraih suara dari kampanye melalui medsos ini.
Namun demikian pihaknya mengingatkan kepada bacaleg yang akan maju di Pemilihan Legislatif (Pileg) April 2019 mendatang jangan melanggar waktu kampanye yang telah ditentukan.
“Kalau belum waktunya itu pelanggaran dan harus ditindak,” kata pria yang akrab disapa Aldi ini, Kamis (30/8).
Ia menjelaskan pelanggaran berupa ajakan memilih, menampilkan nomor urut serta lambang partai politik yang mengusung bacaleg itu tidak dibenarkan sebelum masa kampanye dimulai.
Mengenai adanya bacaleg yang melakukan kampanye di medsos sebelum waktu kampanye dimulai, Aldi mengungkapkan belum menerima laporan resmi, namun memang ada informasi yang diterima mengenai pelanggaran tersebut.
“Kampanye boleh setelah penetapan DCT nanti,” sebutnya.
Lanjutnya, laporan pelanggaran itu harus jelas dan didukung bukti yang mendukung, agar Bawaslu bisa bertindak. “Soal ini masih kami telusuri dulu. Perlu dikroscek kepada yang bersangkutan juga,” sebutnya.
Saat ini pihaknya tengah berupaya mencari apa saja pelanggaran kampanye yang dilakukan salah satu bacaleg tersebut. “Kalau terbukti tentu akan kami proses. Jika menampilkan lambang partai serta nomor urut tentu belum boleh karena belum masuk tahapan. Medsos salah satu yang kami pantau,” ucap Aldi.
Ia menambahkan sebelumnya, Bawaslu juga telah menertibkan beberapa spanduk dan baliho yang berisikan nada kampanye sebelum masuk tahapan kampanye.
“Iya kemarin sudah kami tertibkan dan yang bersangkutan juga telah kami panggil,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan anggota Bawaslu Batam Mangihut Rajagukguk, informasi mengenai adanya unsur kampanye di media sosial sudah diterimanya. Hal ini tentu tidak dibenarkan karena belum waktunya. Pihaknya meminta kepada yang bersangkutan untuk menghapus postingan di medsos tersebut.
“Sudah kami beri teguran. Dia bersedia menghapus jadi tidak memerlukan proses lebih lanjut. Namun kalau postingan tersebut masih ada kami langsung tindak,” tegasnya.
Ia mengingatkan kepada bacaleg untuk bisa mematuhi aturan berkampanye. Sebelum ditetapkannya DCT semua tidak boleh berkampanye baik di medsos maupun baliho, spanduk atau dalam bentuk lainnya. “Tunggu saja waktunya, sekarang jangan dulu termasuk di medsos ini,” imbuhnya.(yui)
batampos.co.id – Pengamat Kebijakan Publik Zainuddin menyebutkan, APBD adalah kesepakatan legislatif dan eksekutif. Apabila di dalam perjalannya APBD tersebut berubah haruslah setelah sepersetujuan kedua belah pihak. Perubahan ini juga harus dilakukan di APBD perubahan.
“Kalau memang berubah, tidak bisa sepihak. Perubahan di tengah jalan itu yang tidak diperbolehkan,” kata Zainuddin, Kamis (30/8).
Diakuinya, jika memang ada perubahan APBD murni, baru bisa dilakukan di APBD Peubahan. Pemko dan DPRD Batam harus membahas bersama-sama mengenai perubahan ini. Kemudian menjadi kesepakatan bersama sehingga hal ini memiliki dasar hukum kuat, baik secara poltik maupun hukum.
“Kalau logika prosedural seperti itu. Anggaran dibahas bersama, sehingga menjadi keputusan bersama,” tegas Zainuddin.
Terkait tunda bayar pemko di tahun 2017 lalu yang dibebankan di APBD 2018, ia menilai itu sah-sah saja asalkan mendapat persetujuan DPRD Batam. Hal ini tak lepas dari fungsi kontrol DPRD dalam pengawasan anggaran, sehingga beban tunda bayar tersebut bisa dianggarkan bersama.
“Saya pikir kalau selama itu ada kesepakatan eksekutif dan legislatif dan tidak menyalahi atuaran di atasnya (permendagri-red) itu tidak masalah. Jadi selama batang rujukan permendagri dan ada kesepakatan bersama itu bisa menjadi dasar hukum yang kuat,” beber Zainuddin lagi.
Namun bila pemko tidak libatkan DPRD merasionalisasi anggaran. Begitu juga pada saat membayar utang tunda bayar tidak disampaikan ke DPRD, sehingga anggaran APBD murni 2018 harus dikorbankan, dengan cara merasionaliasi beberapa kegiatan di dinas jelas itu tidak dibenarkan.
“Itu yang gak bisa menurut saya. Kalaupun ada pembayaran utang harus dibicarakan pada saat pembahasan APBD murni 2018 lalu,” tuturnya.
Meskipun hal tersebut dianggap penting wajib dibicarakan bersama dengan DPRD. Tidak boleh sebaliknya, pemko memotong anggaran setiap dinas di tengah jalan tanpa melibatkan legislatif. “Hal yang urgent pun sekalian seperti becana alam saja harus dibahas bersama DPRD,” jelasnya.
ilustrasi
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Batam, Djoko Mulyono meminta pemko Batam untuk segera menyerahkan dokumen kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD-P 2018. Sehingga ketika terjadi rasionalisasi anggaran bisa dibahas di perubahan.
“Bukan sebaliknya memotong tengah jalan, sementara KUA-PPAS perubahan belum kita bahas,” tegas Djoko.
Daikuinya, hampir semua mitra komisi IV dirasionaliasi tanpa sepengatuhan DPRD Batam. Bahkan rasionaliasi juga ada di dinas pendidikan dan dinas ketenagakerjaan. Hal ini diyakini berlaku untuk mitra lain seperti dinas kesehatan, rumah sakit embung fatimah dan lain sebagainya.
“Yang kita lihat baru di tiga dinas dan itu dipotong semua dari APBD murni 2018,” sesal dia.
Djoko mengaku tidak ingin membahas realisasi anggaran jika data yang diberikan tidak sesuai APBD murni. “Makanya kita tunda. Kalaupun ada permendagri dan perwako yang mengatur, kita ingin diberikan ke kami. Kita pelajari bersama. Apakah ini tidak menyalahi aturan,” tuturnya.
Anggaran dinas pendidikan misalnya, ada selisih anggaran Rp 4,9 miliar dari APBD murni 2018. Dari awalnya Rp 562 miliar berubah jadi Rp 557 miliar di APBD penjabaran. “Kita tidak paham maksud dari APBD penjabaran ini. Karena setahu kami anggaran disdik harus sesuai APBD murni 2018,” sebut Ketua Komisi IV DPRD Batam, Djoko Mulyono pada rapat realisasi anggaran triwulan bersama disdik, Rabu (29/8).
Ia menegaskan, bila di dalam perjalanannya disdik melakukan perubahan anggaran tentu harus melibatkan DPRD Batam. Sebab pengesahan anggaran merupakan kesepakatan kedua belah pihak yakni Pemko Batam dan DPRD Kota Batam. Selain itu, perubahan anggaran di tiap organisasi perangkat daerah (OPD) baru bisa dilakukan setelah pembahasan APBD perubahan.
“Sejauh ini kita tak pernah dilibatkan. Makanya tadi kaget, kenapa anggarannya tidak sama dengan murni,” ucap Djoko.
Berkurangnya anggaran disdik karena rasionaliasi di beberapa kegiatan semisal peningkatan pelayanan administrasi perkantoran, peningkatan sarana dan prasaran aparatur, program wajib belajar dan program peningkatan mutu dan manajemen pelayanan kependidikan.
Hal serupa juga terjadi di dinas ketenagakerjaan Kota Batam. Komisi IV menemukan adanya perubahan anggaran sebesar Rp 6 miliar di dinas tersebut. Bahkan tidak disitu saja, dinas ketenagakerjaan berencana akan merasionaliasi kembali anggaran mereka sebesar Rp 2 miliar. Rapat realiasi anggaran tersebut akhirnya juga ditunda, setelah ketua komisi IV meminta disnaker menyajikan data anggaran sesuai APBB murni.
“APBD perubahan saja belum dibahas. Kalau mau rasionaliasasi nanti dong, jangan sekarang laporkan kepada kami,” tegas Djoko. (rng)
Sejumlah penari membawakan Tari Zapin.. F.Yusnadi/Batam Pos
batampos.co.id – Al Ahmadi Entrepreneurship Center (AEC) yang dikenal dengan Batam Pos Entrepreneur School (BPES) akan menggelar Malay Creating Festival (MCF). Acara dunia kreatifitas melayu ini diikuti peserta dari tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia serta Singapura.
Direktur Eksekutif AEC, Lisya Anggraini mengatakan acara ini ini berlangsung di Lotte Mart Batamcenter 8-9 September mendatang. Tujuannya, untuk membangun destinasi wisata di Kota Batam.
“Acara ini langsung bekerjasa sama dengan Lotte Mart. Kami ingin budaya melayu dikembangkan menjadi muatan wisata. Dari wisata nanti akan berdampak ke ekonomi,” ujar Lisya di Kantor AEC di Lantai V Graha Pena, Kamis (30/8).
Malay Creating Festival ini dibagi menjadi 5 kegiatan. Yaitu
malay food innovation competition,
malay color run,
malay collage biskuit competition,
malay dance innovation competition,
entrepreneurs award go to school.
Khusus malay food innovation dibagi menjadi malay food festival seperti lomba membuat makanan melayu. Kemudian malay food baazar, serta bisnis matching malay kreatif bisnis kuliner.
“Acara ke 3 (bisnis matching malay kreatif bisnis kuliner) ini banyak digemari dari Singapura. Nantinya, kuliner yanga ada disni akan dipasarkan ke negara mereka. Rencananya ada ratusan menu makanan yang ditampilkan,” kata Lisya.
Lisya menambahkan untuk kegiatan malay coluor run ditampilkan dengan atribut dan versi melayu. Sedangkan malay colase biskuit competition pihaknya mendorong kreatifitas anak-anak melalui imajinasi penyusunan kolase dari biskuit. Pesertanya anak-anal usia 5-7 tahun. Sementara pada malay dance innovation competition ditampilkan tarian melayu
“Misalkan buat gambar tanjak, pakaian melayu. Dari sini kami mendorong anak-anak usia dini untuk mencintai budaya melayu. Jadi mengangkat budaya melayu di negeri sendiri,” kata Lisa.
Lisya mengatakan untuk kegiatan malay coluor run, malay colase biskuit competition pihaknya masih menerima pendaftaran hingga 3 September. Biaya pendaftaran sebesar Rp 85 ribu dengan cara langsung mendatangi Kantor Al Ahmadi Entrepreneurship Center di Lantai V Graha Pena.
“Acara ini juga dimeriahkan oleh Finalis Liga Dangdut sekaligus pengusaha muda tanjak, Ozi Syaputra,” tutup Lisya. (opi)
batampos.co.id – Pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan ketiga diprediksi akan tetap stabil di angka 4,0 persen hingga 4,5 persen. Kestabilan tersebut disebabkan ekspektasi bisnis Singapura untuk enam bulan kedepan tumbuh lebih tinggi untuk produk semikonduktor.
“Berdasarkan perkiraan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) pada triwulan III tercatat 1,95 persen lebih tinggi dibandingkan triwulan lalu. Dan index dari produksi industri di Singapura terus menunjukkan penguatan,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putera di Hotel Aston Nagoya, Kamis (30/8).
Ekspektasi bisnis semikonduktor Singapura untuk enam bulan kedepan akan megnalami pertumbuhan diperkirakan akan berdampak pada sektor industri Kepri terutama semikonduktor.
Ini merupakan kabar baik karena sebelumnya terjadi perlambatan di kinerja sektor industri pada triwulan kedua 2018. Hal itu dapat dilihat dari tingkat penyaluran kredit kepada sektor industri pengolahan yang mencatatkan kontraksi sebesar -13,80 persen (yoy).
“Selain itu, tingkat kunjungan wisman juga tumbuh cukup tinggi diperkirakan akan mendorong kinerja perdagangan. Begitu juga dengan gencarnya proyek infrastruktur pemerintah seperti pembangunan jalan dan proyek swasta,” paparnya.
“Jadi meskipun puncak konsumsi telah berlalu pada triwulan kedua lalu, jika kunjungan wisman tetap tumbuh solid, maka dapat meningkatkan kinerja sektor perdagangan,” ucapnya.
Dua orang pekerja melakukan bongkar muat peti kemas di pelabuhan Macobar Batuampar. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Dari sisi investasi, realisasi investasi tumbuh menguat baik dari sisi investasi bangunan maupun non bangunan, masing-masing tumbuh sebesar 6,58 persen (yoy) dan 10,64 persen (yoy).
“Optimisme investasi terlihat dari perbaikan kinerja Penanaman Modal Asing (PMA) dari terkontraksi – 30,5 persen (yoy) pada triwulan pertama membaik menjadi kontraksi -19,11 persen (yoy) pada triwulan berikutnya,” paparnya.
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo masih yakin pertumbuhan ekonomi Batam akan tetap tumbuh. Syaratnya yakni menekankan pentingnya kerja kerja lintas sektoral untuk terus menggenjot pertumbuhan ekonomi di Batam.
Ia mengatakan saat ini ekspor Kepri sudah mulai membaik di semester pertama 2018 dan mengalami peningkatan 10,54 persen. Eskpor non migas yang paling besar adalah adalah dari industri manufaktur dari Batam, yakni 98,14 persen atau meningkat 0,81 persen di banding periode yang sama tahun lalu.
elanjutnya adalah mengembangkan sektor pariwisata di Kepri dan Batam. Di mana pariwisata, bisa diharapkan untuk menopang perekonomian di Indonesia. Pertumbuhan pariwisata di tahun ini bisa dilihat dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Menurut mantan Sesmenko tersebut, target 2,4 juta wisman ke Kepri sangat bisa dicapai. Sebab hingga semester I tahun ini jumlah wisman ke Batam saja sudah mencapai 1,2 juta jiwa.
“Dari kedatangan wisman ini jumlahnya sebagian besar melalaui pintu masuk Batam. Sekitar 74,3 persen,” katanya.(leo)
batampos.co.id – Terhitung hari ini, Jumat (31/8) hingga 15 September 2018 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar gerakan Batam Peduli Lombok. Gerakan ini dibangun guna menghimpun dana dari seluruh elemen masyarakat guna membantu korban bencana Gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yusfa Hendri menyampaikan gerakan ini akan dimulai dengan langsung turun ke jalan. Yakni di empat simpang, di antaranya Simpang Kabil, Simpang Gelael, Simpang Masjid Raya Batam dan Simpang di dekat Masjid Baitusyakur, Lubukbaja.
“Turun langsung ke jalan ini, show off-nya, supaya agenda ini tersosialisasi ke masyarakat. Kita langsung apel bersama di dekat Simpang Rosadale (Simpang Gelael), pak Wali Ishaa Allah ikut,” kata Yusfa di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (30/8).
Menurut dia, leading sektor kegiatan ini oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Batam ditandai dikeluarkan Surat Edaran Nomor:1054/DSPM/IV.3/VIII/2018 tertanggal 30 Agustus 2018 yang ditandatangani Kepala Dinsos Kota Batam, Hasyimah. Kelak juga akan melibatkan berbagai elemen seperti Tagana, Karang Taruna, Pramuka, pendamping Program Keluarga Harapan.
“Dan juga di empat lokasi ini kami akan buka posko bantuan,” tambah dia.
Karena turun ke jalan merupakan kegiatan pembuka, ia mengatakan Pemko Batam juga dalam edaran mengajak semua komponen masyarakat Batam ikut bahu membahu korban bencana lombok. Dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam, kecamatan, BUMN, sekolah-sekolah, perguruan tinggi hingga perusahaan swasta ataupun kawasan industri. Pihaknya juga akan berkoordinasi dan meminta peran media agar gerakan ini lebih efektif.
“Mereka nanti bisa menghimpun bantuan internal mereka dan menyalurkan melalui rekening yang telah dipersiapkan,”ucapnya.
Rekening yang disiapkan, di antaranya Bank Riau Kepri melalui rekening 106.20.00250, Bank BRI 0659.01.000254.30.3 dan Bank BNI 0776877681 atas nama Posko Batam Peduli Bencana. Ia mengimbau jika ada kelompok yang ingin menggalang dana bergabung dengan dalam gerakan yang dikoordinir Pemko Batam.
“Jadi tidak ada lagi yang lain, harus koordinasi dengan Pemko Batam,” imbuhnya.
Penggalangan dana sejatinnya sudah lama dilakukan oleh berbagai komunitas hingga paguyuban. Soal ini, Yusfa mengatakan Pemko Batam tidak terlambat bergerak, ia menegaskan setiap bantuan pada prinsipnya saling melengkapi sehingga diharapkan dapat memberikan keringan bagi warga yang terdampak gempa Lombok.
“Ini bentuk kepedulian kita antar sesama anak bangsa,” kata dia.
Ditanya soal kemungkinan bantuan dianggarkan memalui APBD Kota Batam, Yusaf menyebutkan harus melalui persetujuan DPRD Batam. Lagipula keadaan APBD Batam kini tengah defisit.
“Dana darurat bencana juga kan untuk bencana di daerah sendiri,”ucap dia.
Sementara itu, Ketua Persatuan Keluarga (PK) NTB – Kepri Gunawan menyambut baik gerakan tersebut. Beberapa waktu lalu PK NTB dibantu komunitas serta paguyuban dari NTB dan daerah lain juga telah menggelar penggalangan dana.
“Kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan masyarakat Batam atas kepeduliannya membantu masyarakat Lombok dan Sumbawa,” ucap dia.
Menurut Gunawan yang kini bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) tengah berkoordinasi dengan salah satu pimpinan daerah terdampak Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, mengatakan selain banyak korban jiwa, rumah-rumah warga banyak yang hancur. Maka dipandang perlu salah satunya yakni menyiapkan hunian sementara bagi para korban.
“Ini salah satu yang dibutuhkan,” sebut Gunawan. (iza)
Danlanal Batam Kolonel Laut Iwan Setiawan menunjukan kapal kayu yang bermuatan barang barang ilegal yang tidak dilengkapi manipes saat ekspos di Pelabuhan Dermaga Mako Lanal Batam, rabu (21/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Prajurit TNI AL di Pangkalan TNI AL Batam, akan memperketat pengawasan serta pengamanan di perairan Batam untuk mencegah terjadinya aktifitas illegal yang dilakukan kapal-kapal asing maupun kapal Indonesia dengan berbagai nacam bentuk dan modus.
“Maka Tim WFQR (Western Fleet Quick Response) IV akan tetap melaksanakan penindakan terhadap kegiatan illegal tersebut,” tegas Danlanal Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan.
Dengan masih maraknya kegiatan penyelundupan dan kegiatan illegal lainnya di wilayah Batam, Pangkalan TNI AL Batam dengan Tim WFQR nya akan berupaya untuk terus meningkatkan patroli di wilayah Perairan Batam. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menekan kegiatan illegal.
“Batam ini dekat dengan negara tetangga dan rawan aktivitas penyelundupan. Maka itu, kita akan melakukan upaya penekanan setiap aktivitas illegal di perairan Batam ini,” tuturnya.
Iwan juga mengintruksikan kepada anggotanya yang berpatroli untuk melakukan tembak di tempat bagi pelaku penyelundupan lainnya yang dapat merugikan negara. Tentunya, tembak di tempat itu akan dilakukan tembakan peringatan terlebih dahulu dan akan di tembak langsung jika masih melawan.
“Untuk mengantisipasi ini kami akan memperbanyak informan. Baik itu di laut maupun di darat dengan mengajak partisipasi masyarakat di pesisir pantai. Jadi saya sudah peringatkan dari awal untuk jangan coba main-main,” imbuhnya. (gie)