x.batampos.co.id – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan tidak akan ada perpanjangan waktu pendaftaran CPNS yang akan resmi ditutup hari ini, Senin (15/10) sebelum pukul 24.00 WIB. Rekapitulasi terbaru dari BKN, jumlah pembuatan akun pendaftaran CPNS baru mencapai 4.349.780 orang.
Namun dari empat juta lebih masyarakat yang sudah membuat akun pendaftaran CPNS tersebut, belum semuanya menyelesaikan pendaftaran CPNS baru. Hingga pukul 17.10 WIB kemarin, jumlah pelamar yang sudah menuntaskan proses pendaftarn mencapai 3.213.015 orang. Dengan demikian ada satu jutaan orang yang sudah membuat akun, tetapi belum menuntaskan proses pendaftaran.
Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menjelaskan, semua calon pelamar yang telah membuat akun harus menuntaskan pendaftaran hari ini. Kata dia, tidak ada toleransi perpanjangan waktu bagi siapapun, termasuk yang telah bikin akun pendaftaran CPNS.
Ridwan kemudian menjelaskan tahapan berikutnya setelah penutupan masa pendaftaran. Dia mengatakan proses seleksi administrasi berlangsung sejak 28 September sampai 20 Oktober. Sehingga pada masa pendaftaran, secara pararel panitia juga melakukan seleksi administrasi bagi pendaftar yang sudah menyelesaikan proses pendaftarannya.
Lalu pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan dilakukan pada 21 Oktober. Dia menjelaskan hasil seleksi administrasi CPNS 2018 diumumkan di website sscn.bkn.go.id.
’’Selain disampaikan di website dan media sosial masing-masing instansi,’’ katanya. Kalau pun sebelum 21 Oktober sudah ada instansi yang menyelesaikan proses seleksi administrasi, bisa langsung mengumkannya.
Tahapan berikutnya setelah seleksi administrasi adalah seleksi kompetensi dasar (SDK). Rencananya SKD yang dilakuan berbasis komputer itu digelar pada rentang 26 Oktober sampai 17 November. Setelah itu pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) digelar pada 22-28 November.
Pengumuman akhir seleksi CPNS 2018 dilaksanakan pada 3 Desember. Kemudian jadwal pemberkasan untuk pengurusan nomor induk pegawai (NIP) belum ditetapkan sampai saat ini.
Ridwan juga menyampaikan layanan helpdesk pendaftaran CPNS secara online melalui website helpdesk.bkn.go.id/sscn/ ditutup tadi malam pukul 23.59 WIB. Selain itu mulai hari ini (15/10) kantor BKN pusat maupun kantor regional BKN tidak lagi menerima layanan konsultasi pendaftaran CPNS.
Warga menaiki gabus bekas di Dam Mukakuning untuk memancing dan menjala. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengakui pihaknya lengah dalam mengawasi Dam Tembesi sehingga menjadi mudah dimasuki pemancing ilegal. Dan berujung pada tenggelamnya dua orang pemancing di dam tersebut.
“Teman-teman kita (korban,red) masuk dari posisi pagar yang rawan dimasuki. Memang ada beberapa pagar yang kondisinya rusak, akan segera diperbaiki dan dievaluasi,” kata Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto di Ocarina usai membuka acara Pesta Komunitas dan Wisata Kreatif BP Batam, Sabtu (13/10).
Daerah tangkapan air (DTA) di sekitar Dam Tembesi merupakan kawasan yang tidak boleh ada aktivitas manusia di dalamnya. Sehingga kawasan tersebut dikelilingi pagar sebagai bentuk larangan agar jangan dimasuki oleh warga.
“Sebetulnya larangan itu sudah ada dengan adanya pemasangan pagar. Kalau dipagar ya jangan dimasuki. Ini akan menjadi kejadian yang terakhir terjadi. BP akan tingkatkan SOP lebih baik lagi, ” tambah Eko.
Eko mewakili BP Batam mengucapkan rasa prihatin terhadap dua korban yang saat ini masih dalam tahap pencarian.”Saya imbau kepada masyarakat agar jangan memasuki daerah waduk, jagalah keamanannya demi keamanan diri sendiri,” ucapnya.
BP juga ikut menerjukan anggota Direktorat Pengamanan (Ditpam) untuk ikut melakukan pencarian.”Pencarian tetap dilakukan. Personil BP yang tangani masalah waduk dan Ditpam akan bantu aparat yang sedang laksanakan pencarian,” katanya.
Sebelumnya, tiga orang pemancing dikabarkan menghilang di Dam Tembesi setelah sampan yang mereka gunakan terbalik, Jumat (12/10).
Dalam peristiwa itu, satu korban telah berhasil ditemukan dan dalam kondisi selamat. Sementara dua lainnya masih dalam pencarian pihaknya Basarnas dan beberapa petugas dari instansi lainnya.(leo)
x.batampos.co.id – Hasil diagnosa secara keseluruhan ada 2 peserta yang positif terindikasi menderita kanker serviks dan sudah dilakukan penanganan lebih lanju
batampos.co.id – Pembangunan drainase di Tiban Koperasi akan menjadi agenda utama Badan Pengusahaan (BP) Batam di tahun 2019 dalam antisipasi mengurangi banjir dan dampaknya.
“2019 akan diprogramkan supaya drainase di Tiban Koperasi segera diperbaiki,” kata Deputi IV BP Batam Eko Budi Soepriyanto, Sabtu (13/10) di Ocarina Batam.
Eko juga pernah mengatakan penyebab banjir di Tiban Koperasi ternyata bukan hanya berasal dari penutupan kolam retensi yang ada disana oleh pengembang. Faktor lainnya terjadi karena drainase yang sempit dan keberadaan puluhan bangunan permanen atau semi permanen yang dibangun diatas drainase.
ilustrasi
“Drainase di lahan koperasi cukup besar. Tapi pas masuk ke drainase perumahan warga jadi menyempit,” katanya.
Debit air yang mengalir dari lahan milik koperasi cukup besar. Sehingga drainase warga yang sempit tak sanggup menahan debit air sehingga menyebabkan banjir.
“Disamping itu, terdapat sedimentasi di drainase milik warga. Tingginya sudah mencapai 50 centimeter. Sehingga perlu normalisasi secepatnya,” paparnya lagi.
Drainase yang sempit makin sempit lagi setelah warga membangun puluhan bangunan diatas lahan untuk drainase.
“Total 60 persen lahan drainase dijadikan bangunan. Ini yang menyebabkan air berbalik dan mengumpul jadi banjir. Kalau tak ada bangunan, maka air akan lempang-lempang saja,” ucapnya.
Untuk pembangunan kolam retensi baru, BP hanya akan membangun dua kolam saja. Eko mengatakan warga pun sudah menyetujui. Di masing-masing kolam tersebut nanti akan dibangun pintu air untuk mengontrol debit air yang masuk dan keluar.
“Namun karena lahannya merupakan lahan timbunan, maka perlu waktu sampai tanahnya menjadi padat. Sekarang masih lembut, nanti alat berat bisa amblas,” ujarnya.
Disamping itu, di sisi selatan lahan koperasi BP juga akan menganggarkan biaya sekitar Rp 10 miliar untuk membangun drainase baru. Fungsinya adalah untuk mendukung drainase milik warga.
Sedangkan anggaran untuk normalisasi sekitar Rp 3 miliar dan akan segera dilaksanakan tahun ini mengingat sifatnya yang urgen.(leo)
Ratusan Napi Perempuan menggelar demonstrasi di halaman LPP Baloi, Kamis (11/10). Mereka meminta pihak LPP mengembalikan uang yang pernah mereka yang masih tertahan di koperasi. F. Alfian Lumban Gaol/ Batam Pos
batampos.co.id – Sejak minggu depan, semua napi perempuan di LPKA Baloi akan menggunakan kartu brizzi untuk transaksi di koperasi. Ini akan menjawab demonstrasi yang digelar para napi beberapa waktu lalu. Di mana setiap napi dibatasi, hanya bisa pegang Rp 1juta di dalam kartu.
“Jadi selasa depan akan kami sosialisasikan. Kami akan bekerjasama dengan BRI,” ujar Kasubag TU, LPP Baloi, Kamis (12/10), Anto, Jumat (12/10).
Anto mengatakan, permasalahan kartu brizzi ini sudah sejak dua minggu lalu. Di mana para Napi sempat ragu dan berharap tetap menggunakan uang tunai. Namun pihak LPP berpikir dengan menggunakan uang tunai, justru akan sangat beresiko.
“Bisa jadi kehilangan. Dan dengan brizzi ini menurut kami lebih aman. Dan kami sudah memberikan pemahaman kepada warga binaan, dan akan kita sosialisasikan. Satu orang warga binaan maksimal itu hanya Rp 1juta,” ujarnya.
Terkait uang napi yang masih tertahan di LPP, maka pihak LPP akan langsung mengkonversinya ke kartu brizzi. Jadi dipastikan tidak akan ada uang yang hilang.
“Jadi memang ada uang itu dulu ketika masih menggunakan uang monopoli. Tetapi kita pastikan tidak akan ada yang hilang. Kita akan langsung konversi.” ujarnya.
Hal yang sama disampikan kepala LPP Baloi, Mulyani. Ia mengatakan tuntutan para warga binaan beberapa hari lalu karena mereka tidak mau beralih ke kartu brizzi. Padahal dengan metode ini akan lebih aman dan nyaman.
“Jadi mereka menolak pemberlakuan kartu brizzi ini. Padahal ini lebih aman dan nyaman. Jadi ini juga memudahkan mereka dalam bertransaksi,” tambahnya.
Nantinya setiap warga binaan akan memiliki kartu ini yang digunakan dalam setiap transaksi. Misalnya belanja di kantin dan biaya lainnya.
“Jadi tidak pakai uang fisik. Ini lebih bagus, tidak akan ada pencurian. Dan menghindarkan LPP dari tuduhan macam-macam,” terangnya. (ian)
batampos.co.id – Dewan Kesenian Batam sudah 5 tahun vakum, tanpa program maupun kegiatan. Oleh sebab itu, sembilan orang seniman yang merasa miris dengan kondisi ini, mencoba untuk menghidupkan kembali Dewan Kesenian Batam.
“Kami menyebutnya tim sembilan, yang anggotanya saya sendiri, Samson Rambah Pasir, Tarmizi rumah hitam dan beberapa orang kawan lainnya,” kata Ketua Panitia Pelaksana Musyawarah Seniman Daerah (Musenda) Kota Batam IV, Budi Khailani, Sabtu (13/10).
Budi mengatakan butuh tiga pekan mempersipakan Musenda Kota Batam ke IV ini. Musenda yang diadakan dengan swadaya dari pecinta seni, akhirnya terlaksana Sabtu (13/10).
“Sebanyak 60 orang yang kami undang, untuk merumuskan aturan serta memilih ketua dan anggota Dewan Kesenian Batam,” ucapnya.
Dewan Kesenian Batam diyakini dapat hidup lagi, karena Pemko Batam sedang gencar-gencarnya meningkatkan pariwisata.
“Pariwisata ini akan selalu berdekatan dengan seni, tentu Dewan Kesenian Batam dapat mengambil peran disini,” ucapnya.
Di Dewan Kesenian Batam ada lima komite Tari, Musik, Komite Sastra, Teater, dan Film.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Syahir mengatakan akan mendukung Dewan Kesenian Batam.
“Tanpa seni, hidup menjadi kurang seimbang,” ucapnya.
Syahir mempersilahkan Dewan Kesenian Batam untuk mengirimkan proposal bantuan ke Pemko Batam.
“Kalau tahun ini tidak bisa, tapi coba ajukan tahun depan,” tuturnya.
Ketua Lembaga Adat Melayu Batam, Nyat Kadir berhara Dewan Kesenian Batam bisa tumbuh besar.
“Saya akan dukung dan bantu. Karena yang membesarkan saya adalah seniman,” ujarnya.
Musenda Dewan Kesenian Batam ini akan dilaksanakan selama satu hari penuh. Penunjukan ketua beserta jajaran anggota Dewan Kesenian Batam, nantinya akan dilakukan dengan cara musyawarah dan mufakat. (ska)
Excavator jenis Anfibi mengeruk drainase di Tiban Kampung, Sekupang, Jumat (12/10). Pengerukan ini supaya tidak terjadi banjir apalagi ini musim penghujan di Batam. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Hujan deras terus mengguyur Kota Batam akhir-akhir ini. Pemko Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air pun terus mengintensifkan normalisasi agar terhindar masalah banjir saat musim hujan.
Kepala DBM SDA Yumasnur mengatakan normalisasi saat ini memang tengah diintensifkan. Sejumlah alat berat seperti long arm, excavator biasa maupun amphibi dimanfaatkan dan disebar di beberapa titik di Batam.
“Alat terus bergerak. Jika ada parit yang mendangkal dan menganggu aliran air langsung dikeruk,” kata Yumasnur.
Dia mengatakan sejumlah ruas jalan yang dulunya biasa kebanjiran pelan-pelan sudah teratasi. Di Kecamatan Seibeduk misalnya, lokasi yang biasa langganan banjir misalnya di pintu empat mangsang dan pasar pancur dan beberapa lokasi lain yang ada di Batam teratasi dengan baik.
“Di Seibeduk satu alat berat diturunkan untuk mengeruk drainase di sepanjang jalan S Parman, drainase itu sudah dangkal, makanya agar air tidak meluap ke jalan saat hujan, kita lakukan normalisasi,” katanya.
Sementara ruas jalan R Suprapto, Batuaji masih digenangi banjir saat hujan. Banjir terjadi karena drainase bermasalah. Drainase di sana umumnya tersumbat sampah dan tanah sehingga tak bisa berfungsi maksimal.
Camat Batuaji Ridwan saat dikonfirmasi mengaku, telah berupaya keras mengatasi persoalan banjir di wilayah kerjanya itu. Sistem drainase sudah 80 persen dinormalisasi. Banjir yang masih terjadi lantaran masih ada masyarakat yang membuang sampah ke dalam drainase.
“Upaya normalisasi sudah cukup maksimal. 80 persen sudah dikerjakan termasuk wacana untuk bangun tanggul di pesisir pantai Marina,” ujar Ridwan. (une)
batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam akan mencabut izin operasional restoran atau rumah makan yang tak kunjung mengurus izin layak sehat usaha makanan milik mereka.
“Kalau tak diurus, otomatis dicabut. Karena izin layak sehat merupakan syarat beroperasinya restoran,” kata Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmardjad, ” Sabtu (13/10).
Ia menyebutkan selama tahun 2018 ini sedikitnya 170 restoran atau rumah makan sudah mengantongi izin layak sehat. Jik dilihat jumlah tempat makan yang terus bertambah harusnya jumlah yang mendapatkan izin layal sehat bisa lebih banyak.
“Sementara ini masih 170. Itu sudah Alhamdulillah. Tim selalu turun rutin mengecek restoran yang beroperasi di Batam,” ujarnya.
Didi mengungkapkan izin layak sehat merupakan standar yang harus dimiliki pelaku usaha makanan. Pihaknya bersama dinas lainnya seperti Dinas Pariwisata Kota Batam sudah berkoordinasi untuk menertibkan rumah makan yang tidak memenuhi syarat ini.
“Minimal standar terendah. Yang paling penting mereka mengurus izinnya. Kalau peningkatan mutu sanitasinya nanti ada tim yang bantu,” jelas mantan Direktur RSUP Kepri ini.
Selain itu, izin layak sehat juga sangat penting untuk mendukung sektor pariwisata di Batam. Turis yang datang tentu sangat mementingkan kebersihan makanan.
“Selain sertifikat halal, izin layak sehat juga harus diurus,” tegasnya.
Dokter spesialis kandungan ini mengungkapkan pengurusan izin ini tidak dipungut biaya. Tim survei akan datang ke lokasi mengecek dapur, penyimpangan bahan makanan hingga air bersih serta kelembapan udara.
“Tidak hanya makanyan. Tapi tempat mengolah juga dicek. Untuk itu yang belum urus tapu sudah buka usaha makanan silahkan datang ke dinkes,” bebernya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata mengatakan izin layak sehat sangat dibutuhkan terutama di restoran yang sering kedatang turis asing.
“Ini penting. Karena mereka sangat aware dengan hal seperti ini,” sebutnya.
Disbudpar juga terus berupaya mendorong pelaku usaha makanan untuk melengkapi segala pengurusan yang bisa mendukung usaha mereka.
“Kuliner juga termasuk pariwisata dan selalu menjadi salah satu tujuan wisman. Jadi memang sudah seharusnya diurus,” tutupnya. (yui)
Seluruh pemain SSB Citramas beserta ofisial, pelatih dan orangtua siswa saat persiapan jelang laga persahabatan melawat ke Singapura melawan Kaki Bukit Sport Club, di Stadion Gelora Citramas, Jumat (21/9/2018). F. Ryan Agung/Batam Pos
x.batampos.co.id – Sekolah Sepak Bola (SSB) Citramas menggelar turnamen bertajuk 3rd Anniversary SSB Citramas, yang akan di gelar di Gelora Citramas, Sabtu (20/10) hingga Minggu (21/10). Turnamen yang digelar dalam rangka peringatan hari jadi SSB Citramas ini diikuti sebanyak 10 SSB di Batam dan Kepri.
Chairman SSB Citramas Francis Wong mengatakan turnamen ini diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya. Dan untuk kali ini menginjak tahun penyelenggaraan yang ketiga.
“Seperti biasa, turnamen tahun ini dibagi menjadi dua kategori. Yakni kategori U-10 dan U-12. Masing-masing kategori akan diikuti sebanyak 10 SSB. Sembilan SSB berasal dari Batam dan satu SSB dari Karimun,” ujar Francis Wong saat technical meeting di Gelora Citramas, Sabtu (13/10).
Selain itu, Francis juga menjelaskan jika turnamen ini menggunakan format setengah kompetisi. Dimana hanya juara dan runner up grup yang akan melaju ke babak selanjutnya.
“Total nanti akan ada 48 pertandingan hingga ke babak final. Sponsor sangat antusias dengan event yang diselenggarakan secara rutin oleh SSB Citramas. Apalagi dari tahun ke tahun, event ini sangat ditunggu oleh SSB yang ada di Batam dan Kepri,” jelasnya.
Pemenang dalam turnamen ini, lanjut Francis, mendapat trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan.
“Untuk masing-masing kelompok umur, juara pertama mendapat uang pembinaan sebesar Rp 2,5 juta. Sedang juara dua mendapat Rp 1,5 juta, dan peringkat tiga mendapat Rp 1 juta,” papar Francis.
“Tak hanya itu, baik top skor dan pemain terbaik untuk masing-masing kelompok umur juga akan diberikan hadiah tersendiri,” tambahnya.
Francis berharap turnamen ini bisa berjalan dengan lancar dan meriah. Apalagi penyelenggaraannya sudah memasuki tahun ketiga. “Kami berharap semua pihak bisa membantu terselenggaranya event ini. Turnamen tahun ini diselenggarakan dengan harapan bisa menjadi lebih baik dan lebih meriah,” harapnya.
Sedang Ketua panitia penyelenggara Zubaili mengatakan jika untuk U-10 durasi pertandingan adalah 2×12 menit. Sedang untuk U-12 durasi pertandingan adalah 2×15 menit.
“Untuk babak semifinal dan final, durasi pertandingan untuk U-10 adalah 2×15 menit. Sedang untuk U-12 untuk babak semifinal dan final durasi pertandingannya adalah 2×20 menit. Dan yang boleh bermain untuk U-10 adalah pemain kelahiran paling lambat 1 Januari 2008. Untuk U-12 untuk diperuntukkan bagi pemain kelahiran paling lambat 1 Januari 2006,” paparnya.
Zubaili menegaskan jika masing-masing tim berisikan 12 pemain dan dua orang ofisial. “Sedang yang bermain dalam satu pertandingan adalah tujuh orang dengan lima orang pemain cadangan. Untuk pergantian tidak dibatasi, masing-masing tim bisa menggunakan jatah pemain cadangan yang ada,” tutur Zubaili.
Seperti halnya penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, turnamen ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Selain itu, untuk semakin menyemarakkan turnamen, juga akan diundi beberapa lucky draw.
“Bagi tim yang lolos ke babak semifinal akan diundi untuk mendapatkan satu paket footgolf masing-masing satu paket per kelompok umur. Jadi tim yang lolos ke semifinal akan diundi untuk mendapatkan lucky draw. Masing-masing satu paket per kelompok umur,” serunya.
Selain itu, Zubaili juga mengatakan untuk tim pemenang, anggota timnya juga akan diundi untuk mendapatkan hadiah tambahan. “Pemenang lucky draw akan mendapatkan paket satu malam menginap di Turi Beach Hotel,” tambah Zubaili.
Untuk U-10, Grup A diisi oleh SSB Ulil Albab, SSB Bida Taruna, SSB Blue Eagle, SSB Bintang Muda Junior, dan SSB Citramas. Sementara untuk Grup B diisi oleh SSB Bermuda, SSB HNSS, SSB Progress Plus, SSB Citramas Blue, dan SSB Tunas Bahari Karimun.
Grup A U-12 diisi oleh SSB Blue Eagle, SSB Citramas Blue, SSB HNSS, SSB Bida Taruna, dan SSB Bermuda. Sedang Grup B diisi oleh SSB Bintang Muda Junior, SSB Progress Plus, SSB Citramas, SSB Ulil Albab, dan SSB Karimun Junior.
“Baik untuk U-10 pertandingan akan dimulai pukul 08.00 WIB. Sedang U-12 pertandingan akan dimulai pukul 07.30 WIB. Tetapi tim sudah harus hadir di Gelora Citramas sebelum jadwal bertanding lantaran harus melalui proses screening terlebih dahulu,” jelas Zubaili.
Zubaili berharap semua tim bisa hadir sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. “Pertandingan penyisihan akan berjalan secara maraton di hari pertama penyelenggaraan. Karenanya semua tim wajib mematuhi schedule yang telah ditetapkan,” tegas Zubaili.
“Untuk babak semifinal dan final akan dilaksanakan mulai Minggu (21/10). Semoga semua tim bertanding dengan semangat sportifitas. Tunjukkan kemampuan terbaik, raih prestasi tertinggi,” tutup Zubaili.(yan)
batampos.co.id – Sebanyak 5.098 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan bersaing berebut 363 formasi yang disediakan Pemerintah Kota Batam, tahun ini.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batam, M. Syahir mengatakan jumlah pelamar bisa saja bertambah seiring masih dibukanya pendaftaran hingga 15 Oktober mendatang.
“Ini data hingga 12 Oktober kemarin. Masih ada tiga hari lagi untuk pelamar yang ingin mendaftar,” sebutnya, Sabtu (13/10).
Ia merinci dari total pelamar 5.098 tersebut, sebanyak 2.961 mendaftar sebagai tenaga pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan, 1.488 mendaftar sebagai tenaga medis dan 649 pelamar lainnya mendaftar untuk menjadi tenaga teknis Pemerintah Kota Batam.
“Disdik paling banyak diserbu pelamar. Kuota 204 yang mendaftar sampai 2.961 pelamar,” sebutnya.
Syahir mengungkapkan untuk memverifikator para pelamar ini, pihaknya juga melibatkan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membuka CPNS.
“Ada empat orang dari Dinkes, delapan dari BKPSDM dan ada juga yang dari Disdik,” ucapnya.
Selama proses verifikasi berkas, pihaknya menemukan beberapa hal diantaranya surat permohonan yang harusnya ditujukan kepada Wali Kota Batam mereka membuat ke BKPSDM, ada juga Indek Prestasi Kumulatif (IPK) yang tidak memenuhi syarat. Karena untuk anak tempatan minimal IPK 2,50 dan nasional IPK 3.00.
“Ada juga akreditasi kampus yang belum tidak memenuhi syarat. Karena minimal akreditasi harus B,” imbuh pria 59 tahun ini.
Sahir menambahkan hal saat ini pihaknya juga meminta Kementertian Aparatur Sipil Negara, Reformasi dan Birokrasi terkait pelaksanaan tes tetap mmenggunakan Computer Assisted Test (CAT).
“Karena ada perubahan tes akan menggunakan sistem UNBK. Jadi kami minta tetap pakai CAT karena kalau pakai sistem baru butuh waktu lagi untuk sosialisasi. Sedangkan pelamar sudah akrab dengan CAT,” bebernya.
Terkait tempat pelaksanaan tes CPNS nanti ada dua lokasi yang akan digunakan. Pertama lantai tiga gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) dan Kantor BKN Regional 12 Pekanbaru UPT Batamcenter. “Untuk fasilitas disiapkan dari BKN baik itu jaringan maupun fasilitas komputer,” tutup Syahir.(yui)