Selasa, 23 Juni 2026
Beranda blog Halaman 11858

Penyelundupan Narkoba Jadi Tantangan 2019

0

batampos.co.id – Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) Tipe B Batam mengumpulkan penerimaan negara Rp 168,26 miliar atau 118 % dari target penerimaan yang ditetapkan sebesar Rp 142,07 miliar pada tahun 2018. Penerimaan itu diperoleh dari bea masuk Rp 161,92 miliar, bea keluar Rp 600 juta, dan cukai sebesar Rp 6,33 miliar.

“Bea masuk itu yang paling besar dari sektor migas. Seperti pembuatan pipa dan sebagainya,” ujar Kepala Kantor Bea dan Cukai Batam, Susila Brata, Kamis (3/1/2019).

Untuk penerimaan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI), Bea Cukai mengumpilkan sebesar Rp 2,58 triliun. Dimana, PDRI tersebut merupakan penerimaan Direktorat Jenderal Pajak yang pemungutannya dititipkan ke Bea Cukai pada saat pelayanan kegiatan impor. Jumlah tersebut meningkat 127,71 % dari PDRI tahun 2017.

Selain menyumbang pendapatan negara ratusan miliar, KPU Bea Cukai Batam juga telah melakukan penindakan sebanyak 578 kali penindakan. Di antaranya, penindakan terhadap barang kena cukai sebanyak 162 kasus, ballpres sebanyak 93 kasus, dan narkotika sebanyak 77 kasus.

“Ada juga penindakan handphone dan gadget, elektronik, serta barang lainnya seperti makanan, minuman, furniture, sarana pengangkut, garmen, uang tunai, kosmetik, sembako, serta barang pornografi sebanyak 100 kasus,” sebutnya.

Dalam penindakan, Susila memperediksi tahun 2019 ini masih akan didominasi dengan masuknya narkoba melalui beberapa pintu masuk di Batam. Baik itu pelabuhan maupun bandara. Menurut dia, Indonesia masih menjadi negara peredaran narkoba jaringan internasional dan menjadi bisnis yang sangat menggiurkan.

“Tahun 2018, kami pernah tangkap seorang ibu yang bawa narkoba dan dua hari kemudian anaknya kami tangkap. Ini jadi bisnis menggiurkan, maka jadi tantangan kami di 2019 ini,” ujarnya.

Tidak hanya mengumpukan pendapatan negara dan penindakan, KPU BC Batam juga menciptakan beberapa aplikasi untuk mempermudahperizinan, lebih cepat, lebih efisien, dan lebih transparan. Menurut dia, dengan aplikasi tersebut, pelayanan dapat diakses dimanapun berada.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

“Tidak ada waktu tunggu, menghemat waktu dan biaya, status permohonan perizinan real time dan perusahaan mendapatkan notifikasi status melalui email dan telegram,” imbuhnya.

Dijelaskannya, beberapa aplikasi itu di antaranya aplikasi online ION Beta yang merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh KPU Bea Cukai Batam yang digunakan untuk pengajuan permohonan pelayanan perizinan secara online. Antara lain perizinan pembongkaran atau pemuatan di luar kawasan pabeanan, pemeriksaan fisik di luar TPS, pengeluaran barang angkut lanjut, pendirian kawasan pabeanan, perizinan NPPBKC, dan perizinan lainnya.

Kemudian aplikasi online Ceisa Manifest yang merupakan aplikasi pengajuan manifest berbasis pada web. Dengan aplikasi ini, pengangkut tidak perlu menyerahkan manifest dalam bentuk hardcopy ke KPU Bea Cukai Batam melainkan cukup dengan meng-input isian manifest di sistem aplikasi yang disediakan dan mengirimkan secara online.

Selanjutnya, aplikasi online PPFTZ-03, dimana dengan aplikasi ini pengangkut tidak perlu menyerahkan PPFTZ-03 dalam bentuk hardcopy ke KPU Bea Cukai Batam. Hanya cukup dengan melakukan penginputan isian PPFTZ-03 di sistem aplikasi yang disediakan dan mengirimkan secara online.

Kemudian, dua aplikasi yang terakhir adalah aplikasi barang kiriman dan aplikasi PPFTZ-01 Ekspor. Dimana, aplikasi barang kiriman merupakan aplikasi pengajuan dokumen kepabeanan untuk barang kiriman dari FTZ Batam ke tempat lain di TLDDP. Sementara aplikasi PPFTZ-01 merupakan aplikasi pengajuan dokumen PPFTZ 01 Ekspor.(egi)

Mendarat di Sisi Gelap Bulan

0

batampos.co.id – Misi Chang’e-4 tercapai. Kamis (3/1/2019) kemarin pemerintah Tiongkok mengumumkan bahwa pesawat tanpa awak yang meninggalkan bumi pada Desember lalu itu sukses mendarat di bulan. Tepatnya, di sisi bulan yang gelap alias yang tidak pernah terlihat dari bumi.

”Chang’e-4 berhasil melakukan soft landing di bulan pada pukul 10.26 Waktu Beijing.”

Demikian bunyi keterangan resmi China National Space Administration. Begitu mendarat, pesawat itu langsung menjepret bulan dari jarak dekat dan mengirimkan hasilnya ke bumi.
Menurut Reuters, pesawat itu mendarat setelah melakukan perjalanan selaras dengan garis rotasi bulan sejauh 15 kilometer.

”Tepat sasaran dan sangat mulus,” ujar Sun Zezhou, insinyur Chang’e-4, tentang pendaratan pesawat tersebut.

Chang’e-4 yang lepas landas dari bumi pada 8 Desember lalu itu merupakan pesawat keempat yang dikirimkan Tiongkok ke bulan. Tiga pesawat sebelumnya yang namanya juga Chang’e tidak berhasil mencapai sasaran.

Chang’e-4 mengangkut robot pengembara dan enam spesimen hidup dari bumi. Enam spesimen itu adalah tanaman kapas, bunga rapa, kentang, bunga thaliana, lalat buah, dan ragi. Rencananya Chang’e-4 membentuk biosfer di bulan dengan menggunakan enam spesimen tersebut.

”Ini menjadi langkah Tiongkok untuk menjadi negara yang punya teknologi luar angkasa mumpuni,” terangnya kepada CNN.

Dengan meneliti bulan, menurut dia, para pakar Tiongkok akan menjadi lebih paham soal bumi dan manusia.

Robot pengembara yang diusung Chang’e-4 kemarin bertugas meneliti frekuensi radio, radiasi neutron, bentuk daratan, dan komposisi mineral di bulan. Misi tersebut bakal berlanjut dengan misi pembangunan stasiun transit. Nantinya stasiun tersebut digunakan untuk menjelajah Mars.(bil/c10/hep)

Belum Pastikan Besar Ongkos Haji

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam masih menunggu keputusan biaya ongkos haji yang akan diterapkan 2019 ini. Sesuai dengan jadwal rencananya calon jamaah haji akan mulai diberangkatkan Juli mendatang.

Kepala Kantor Kemenag Batam, Erizal Abdullah mengatakan usulan ongkos naik haji paling lambat diputuskan tiga bulan sebelum keberangkatan haji dimulai.

Menurutnya besar ongkos haji tergantung dari nilai tukar rupiah terhadap dollar. Sebab banyak dari akomodasi perjalanan seperti biaya operasional pesawat menggunakan dollar. Untuk itu jika rupiah bisa menguat tentu ongkos haji bisa murah.

“Nanti Kemenag yang usulkan angkanya, nanti presiden yang memutuskan. Biasanya presiden menurunkan atau memberikan subsidi agar bisa meringankan masyarakat,” kata dia, Kamis (3/1).

Batam menurutnya, termasuk embarkasi dengan biaya yang murah bila dibandingkan daerah lain. Tahun lalu jamaah membayar Rp 34 juta. “Untuk sekarang kami masih menunggu dari pusat. Mudah- mudahan bisa turun atau kalau naik tidak terlalu tinggi,” jelasnya.

Tahun 2019 ini sebanyak 589 calon jamaah haji (calhaj) Batam akan diberangkatkan Juli mendatang. Saat ini berbagai persiapan tengah dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam.

“Alhamdulillah kuota kita masih sama. Tidak ada bertambah karena kebijakan dari Arab Saudi juga tidak bertambah,” kata Kepala Kemenag Batam, Erizal Abdullah.

Untuk daftar tunggu sudah mencapai tujuh ribu lebih pendaftar. Mereka yang mendaftar tahun ini akan diberangkatkan pada 2035 mendatang. Menurutnya pendaftar saat ini berusia relatif muda karena ini pengaruh dari waktu tunggu yang mencapai 15 tahun.

“Yang daftar banyak. Setiap hari ada 10 hingga 15 orang yang daftar. Sekarang usia 12 tahun mereka sudah bisa daftar. Jadi saat berangkat nanti kondisi tubuh mereka masih sehat, tapi tak sedikit juga yang sudah berumur,” bebernya.

Calon haji yang ingin mendaftar cukup membawa data diri dan menyiapkan uang deposit sebesar Rp 25 juta. Nanti sisanya dicicil saat akan berangkat ibadah haji sesuai dengan besar ongkos haji yang ditentukan.(yui)

Naik Lion Air, Kini, Harus Bayar Bagasi, 5 Kg Tarifnya Rp 220 Ribu

0
Suasana Bandara hang Nadim.
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id – Lion Air Grup tidak lagi menggratiskan bagasinya untuk calon penumpang. Mulai, 8 Januari Lion Air Grup menerapkan sistem bayar untuk penumpang yang memasukan barangnya ke dalam bagasi.

Distrik Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire mengatakan tarif bagasi untuk ke beberapa daerah berbeda-beda.

Ia mencontohkan paket bagasi 5 kg untuk tujuan Batam – Jakarta tarifnya Rp 220 ribu, 10 kg Rp 440 ribu, dan 15 Rp 660 ribu.

“Kalau masyarakat belinya di agen-agen tiket Lion Air grup, tarif bagasinya lebih murah. Namun apabila dibeli saat berada di terminal bandara, jauh lebih mahal dibandingkan tarif bagasi di agen,” katanya, Jumat (4/1/2019).

Sistemnya kata Bire, tak sulit. Karena calon penumpang yang ingin memasukan barangnya ke dalam bagasi, cukup memesan di agen Lion Air Grup.

Ketentuan barang yang masuk bagasi yakni setiap calon penumpang diperbolehkan membawa barang bawaan ke kabin dengan berat maksimum 7 kg. Dan itu isinya perlengkapan barang pribadi. Sedangkan ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin yakni 40 cm x 30 cm x 20 cm.

Penumpang yang mengikat atau membungkus beberapa barang jadi satu tidak akan dianggap sebagai satu buah bagasi kabin.

Bila penumpang yang sudah membeli tiket sebelum 8 Januari 2018 tetap memperoleh bagasi cuma-cuma 20 kg untuk Lion Air dan 10 kg untuk Wings Air.

Setiap calon penumpang (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop, perlengkapan bayi, bahan membaca, binocular, tas jinjing wanita (hand luggage).

Penerbangan Lion Air Group juga memberlakukan bahwa beberapa barang yang diikat atau dibungkus jadi satu tidak akan dianggap sebagai satu buah bagasi kabin.

Bagi calon penumpang dalam hal ini pengguna jasa Lion Air dan Wings Air yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (tour and travel), website Lion Air dan kantor penjualan tiket Lion Air Group.

Penerbangan Lion Air dan Wings Air menawarkan kapasitas bagasi ekstra atau kelebihan atas bagasi yang ditetapkan (Excess Baggage Ticket). Hal ini sebagai bagian upaya membantu setiap pelanggan dalam meminimalisir biaya tambahan yang relatif tinggi karena kelebihan bagasi.

Sehubungan dengan pre-paid baggage, setiap calon penumpang dapat membeli dengan harga terjangkau dan lebih hemat bersamaan pembelian tiket (issued ticket) atau sesudah pembelian tiket dengan batas waktu enam jam sebelum keberangkatan.

Setiap pelanggan yang membawa barang bawaan atau bagasi lebih dari ketentuan bagasi perorangan yaitu 7kg akan dikenakan biaya kelebihan bagasi sesuai tarif yang berlaku pada hari keberangkatan.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso membenarkan penerapan pemungutan tarif bagasi di Lion Air Grup.

Dari informasi didapatnya, mulai 8 Januari pihak Lion Air Grup akan menerapkan razia ke calon penumpang yang sedang berada di ruang tunggu. Apabila ditemukan pelanggaran ketentuan terkait barang yang akan masuk kabin pesawat, pihak Lion Air akan memungut bayaran tarif bagasi.

“Nanti ada sweeping,” ucapnya.

Bire membenarkan.

Bire mengatakan pihak Lion Air akan menyortir barang penumpang yang masuk ke dalam kabin pesawat.

“Kalau terlalu berlebihan dan banyak, kami akan meminta mereka memasukan barangnya dalam bagasi,” tuturnya.

Suwarso mengatakan kebijakan bagasi ini, sepenuhnya hak pengelola maskapai. Saat ditanya maskapai apa saja yang sudah menerapkan sistem ini, Suwarso menjawab sejauh ini baru dari Lion Air Grup.

“Sistem ini digunakan Air Asia, dan untum Batam baru Lion Air Grup,” pungkasnya. (ska)

Anniversary 9th Viking Batam, Batam Pos-batampos.co.id Media Partner

0
Direktur Batam Pos yang juga Dirut batampos.co.id, Guntur Marchista Sunan (kanan) bersama pengurus Viking Batam, Irfan Firmansyah.

batampos.co.id – Viking Batam akan berusia 9 tahun. Berbagai kegiatan akan digelar guna memeriahkan hari jadinya. Mengambil tema “Begins in to The Champion”, acara juga akan dihadiri raksasa sepak bola Indonesia, Persib Bandung.

Batam Pos selaku media cetak terbesar dan paling populer di Kepri, dan batampos.co.id yang merupakan Jaringan Media Online Terbesar di Kepri, resmi menjadi media partner Anniversary 9th Viking Batam – Persib Bandung Tour Batam.

“Kami akan full support pemberitaan dan iklan, baik di Harian Pagi Batam Pos maupun media online batampos.co.id, serta semua media sosial (medsos) Batam Pos,” kata Direktur Batam Pos yang juga Direktur Utama batampos.co.id, Guntur Marchista Sunan.

Yang menarik, akan ada live streaming saat acara Meet & Great Anniversary Viking Batam tanggal 09 Februari 2019 di KBC Batam Center, serta uji coba Persib Bandung versus Batam All Star yang digelar, Sabtu (10/2) di Stadion Temenggung Abdul Jamal. Semuanya akan disiarkan secara live di youtube Batam Pos Channel.

“Kami sengaja menyiarkan Meet & Great Anniversary 9th Viking Batam dan laga Persib Bandung versus Batam All Star dengan harapan, seluruh fans Persib Bandung di seluruh Indonesia dapat menyaksikan tim kesayangannya bertanding guna mempersiapkan diri jelang bergulirnya Liga 1. Jadi, jangan lupa untuk subscribe, like, comment, and share Batam Pos Channel,” katanya.

Menurutnya, Persib Bandung adalah tim raksasa dengan segudang prestasi mentereng yang memiliki basis massa besar. “Saya yakin, kehadiran Persib Bandung ke Batam akan mendapat sambutan meriah. Tidak hanya dari Viking, Bobotoh, maupun elemen pendukung lainnya. Melainkan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Batam dan Kepri, bahkan Singapura dan Malaysia,” tegasnya.
Sementara Bendahara Viking Batam, Irfan Firmansyah mengatakan, rencana kegiatan “Begins in to The Champion” meliputi penyambutan dan konvoi yang digelar Jumat, 08 Februari 2019. Pemain dan official Persib Bandung akan dijemput langsung di Bandara Hang Nadim, Batam.
Kemudian, keesokan harinya, Sabtu akan digelar Meet & Great Anniversary 9th Viking Batam di KBC Batam Center. Untuk training center (TC) Persib Bandung akan digelar 08-10 Februari 2019, di mana latihan pagi pukul 08.00-10.00 dan latihan sore pukul 15.30-17.30 di Stadion Temenggung Abdul Jamal.
“Puncaknya akan digelar laga uji coba antara Persib Bandung melawan Batam All Star pada Minggu 10 Februari 2019 pukul 15.30 WIB di Stadion Temenggung Abdul Jamal,” kata Irfan.
Kegiatan ini, kata dia, digelar dalam rangka sarana hiburan, promosi wisata, serta wadah kreativitas generasi muda di Kota Batam.
“Untuk media partner, kami sepakat menggandeng Batam Pos dan batampos.co.id sebagai grup media terbesar di Kepri. Beberapa sponsor juga ambil bagian, baik dari pemerintahan hingga swasta,” ujarnya. (red)

Waspadai Gelombang Tinggi saat Berlayar

0

batampos.co.id – Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca buruk di perairan Batam, Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP), AKP Syaiful Badawi mengimbau pihak pengelola jasa transportasi laut untuk berhati-hati dalam pelayaran.

”Kami sudah berkoodinasi dengan transportasi laut antarpulau, tujuan Dumai, Tanjungpinang, dan Karimun dari seluruh pelabuhan agar meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Selain itu, kata Badawi, dalam mewaspadai datangnya cuaca buruk seperti gelombang tinggi yang seketika saja bisa terjadi, pihaknya tetap mengacu pada imbauan yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam yang setiap harinya selalu meng-update kondisi cuaca.

”Kita meminta kepada pengelola transportasi laut, tolong perhatikan betul dan indahkan setiap imbauan yang dikeluarkan BMKG. Jika BMKG melarang, lebih baik jangan berangkat dulu (berlayar, red),” katanya.

Kendati demikian, hingga kini arus transportasi laut dari beberapa pelabuhan di Batam masih berlangsung lancar dan kondusif. Namun, jika sewaktu-waktu cuaca berubah dan jarak pandang semakin minim, maka pihaknya meminta kepada pengelola jasa transportasi laut melakukan penundaan pemberangkatan.

”Kita akan terus imbau kepada pengelola jasa transportasi laut untuk lebih mengutamakan keselamatan penumpang dengan memperhatikan life jacket dan alat keselamatan lainnya. Termasuk kapasitas penumpang,” tuturnya.

Tak hanya itu, Badawi juga mengimbau bagi nakhoda kapal, jika di tengah perjalanan terjadi cuaca buruk, maka disarankan untuk menempuh jalur yang aman atau putar haluan ke pelabuhan keberangkatan. Hal itu dilakukan demi menjaga keselamatan penumpang hingga sampai ke daerah tujuan.

”Kami sudah berkoordinasi dengan pengelola transportasi laut. Jika di tengah perjalanan mengalami kondisi cuaca buruk, maka disarankan untuk cari jalur yang aman dengan berlindung di belakang pulau,” imbuhnya.

Cuaca ekstrem disertai intensitas hujan tinggi hingga angin kencang berakibat golombang tinggi, Kamis (3/1). Pantauan di Pelabuhan Rakyat Sagulung, beberapa boat pancung sebagai alat tranportasi antarpulau sudah mengutamakan keselamatan bila melaut dengan menggunkan life jacket.

Rusli, penambang boat pancung antarpulau mengatakan selama mengantarkan penumpang, ia selalu memberikan life jacket mengingat angin kencang bisa saja membuat gelombang tinggi.

Pegawai Dinas Pemko Batam yang ditugaskan di Kantor Camat Bulang menaiki boat pancung dari Pulau Buluh, Bulang menuju Pelabuhan Sagulung. Satu-satunya transportasi dari Pulau Buluh menuju pelabuhan Sagulung adalah menggunakan boat pancung, begitu sebaliknya dari Sagulung ke Pulau Buluh. F Dalil Harahap/Batam Pos

”Sudah biasanya sebelum berangkat, kenakan life jacket dulu ke penumpang,” ujarnya.

Dalam sehari para penambang boat pancung tersebut bisa tiga kali perjalanan mengantarkan penumpang antarpulau, tergantung jumlah penumpangnya.

”Kadang ada juga penumpang yang tidak kebagian karena persediaan life jacket terbatas,” jelasnya.

Penambang boat lainnya, Iwan mengatakan apabila cuaca kurang mendukung ia tidak bisa memaksakan kendati jumlah para penumpang ramai. Beberapa hari terakhir ini cuaca tidak bisa diprediksi pagi hingga siang cerah, namun bisa saja angin berhembus kencang dan gelombang cukup tinggi.

”Tetap berhati-hati tidak berani ambil resiko, mengetahui arah angin apalagi sedang membawa penumpang,” tutupnya.

Suratman, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Batam menjelaskan peringatan dini terhadap gelombang tinggi terutama di perairan sekitar Batam. Harap diperhatikan risiko gelombang tinggi setiap saat. Cuaca ekstrem di perairan sangat membahayakan bagi transportasi laut, khususnya para pengguna boat kecil untuk transportasi antar pulau.

”Perlu diwaspadai apabila bentuk awan cumulunimbus yang berakibat hujan deras disertai angin kencang secara tiba-tiba,” ujarnya.(agi/cr1))

Hendak Terbang, Pesawat dari Hang Nadim Batam Harus Minta Izin ke Singapura

0
Suasana Bandara Hang Nadim.
foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.co.id Flight Information Region ( FIR) di sebagian besar wilayah Kepri, masih dikelola oleh pihak Singapura. Rencana kembalinya pengelolaan FIR ini ke pangkuan ibu pertiwi, mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya yakni Direktur Badan Usaha Bandara Udara Hang Nadim, Suwarso.

“Banyak keuntungan yang didapat, apabila FIR dikelola Indonesia,” katanya, Kamis (3/1)

Keuntungan yang didapat ini, kata Suwarso tidak hanya dirasakan pengelola bandara saja, tapi juga maskapai maupun pihak pengelola navigasi udara Indonesia.

“Kemudahan, itulah keuntungan yang kita dapat,” ucapnya.

Ia mengatakan FIR dikelola Indonesia, maka pihak maskapai tidak perlu lagi meminta izin untuk lepas landas ke Singapura. Ia mencontohkan, saat penumpang pesawat telah selesai boarding dan siap tinggal landas. Namun karena belum ada izin pihak Singapura, pesawat harus menunggu beberapa lama. Padahal pesawat tersebut hanya menjalani rute domestik, bukan internasional.

“Mungkin ada beberapa penumpang merasakan menunggu lama di ujung landasan atau di apron. Dan Pesawat ditumpangi tidak terbang-terbang dalam beberapa menit. Pasti bertanya-tanyakan, padahal tidak ada pesawat yang turun atau sedang berada di landasan pacu. Penyebabnya itu yakni menunggu izin dari otoritas Singapura,” ungkap Suwarso sembari tersenyum.

Suwarso mengatakan bahwa penerbangan di Singapura sangat padat, sehingga kadang pengaturan lalu lintas udara tidak terlalu fokus di area Kepri. Dan pastinya, pihak Singapura mengutamakan pengaturan lalu lintas udara wilayah mereka.

“Saat ini penerbangan di Hang Nadim mungkin tidak terlalu banyak, jadi tak ada terlalu masalah. Tapi kalau mulai bertambah, yah gak tau juga,” ucapnya.

Bagi perusahaan penerbangan, dikelolanya FIR oleh Indonesia dapat menghemat bahan bakar, mempersingkat perjalanan dan meningkatkan pelayanan.

Apakah penambahan rute, atau slot time harus meminta izin Singapura?. “Setahu saya izinya dari kami dulu, lalu ke kementrian. Mungkin di sana (Kementrian koordinasi dengan Singapura),” ungkapnya.

Sebagai pengelola bandara, Suwarso mendukung pemerintah mengambil alih pengelola FIR.

“Kalau teknisnya, kesiapan SDM, atau alat saya tidak tau. Itu orang pusat semua yang tau,” ucapnya.

Pengelolaan wilayah udara di Kepri, sangat berbeda dari daerah lainnya di Indonesia. Walaupun bagian darat dan laut dikelola sepenuhnya Indonesia, namun tidak di udaranya. Mulai dari wilayah Batam, Tanjungpinang, Bintan, Anambas, Natuna dan sebagian Lingga, wilayah udara diatas 3ribu kaki dikelola sepenuhnya pihak Singapura.

“ATC (AirNav Indonesia), hanya mengelola 3 ribu kaki ke bawah. Kalau diatasnya Singapura. Jadi setiap berangkat atau datang, pasti izin ke sana (Singapura),” tuturnya. (ska)

Kenaikan Harga Batubara Gairahkan Industri Galangan Kapal

0

batampos.co.id – Sektor galangan kapal atau shipyard sangat optimistis menatap tahun 2019. Penyebabnya adalah kenaikan harga batubara yang diprediksi akan mencapai level 100 dolar Amerika Serikat (AS) per ton dari kuartal terakhir 2018 yang berada di kisaran 97 dolar Amerika per ton. Selain itu, bantuan dari regulasi yakni Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 11/2018 menyumbang kontribusi signifikan untuk perbaikan kinerja shipyard tahun 2018.

“Harga batubara mulai membaik. Sehingga banyak perusahaan tambang batubara yang butuh armada untuk pengangkutan mineral dan batubara (minerba) dan akan memesan kapal ke Batam. Biasanya kapal yang dipesan adalah tugboat dan tongkang,” kata Sekretaris Batam Shipyard Offshore Association (BSOA) Novi Hasni kepada Batam Pos, Kamis (3/1/2019).

Novi mengatakan ada sekitar 10 galangan kapal yang sudah mu­lai bangkit karena rutin men­dapatkan pesanan dari pemilik kapal.

“Selain minerba, kapal-kapal ini juga dipesan untuk mengangkut kelapa sawit dan juga nikel,” katanya.

Kelapa sawit ini pada umumnya berasal dari Sumatera, khususnya Riau yang kaya akan produk tandan kelapa sawit, dimana harganya naik Rp 63,08 per kilogram pada periode 5-11 Desember lalu. Dengan harga terendah untuk sawit usia tiga tahun sebesar Rp 909,78 per kilogram dan harga tertinggi untuk sawit umur 10 hingga 20 tahun sebesar Rp 1.222,5 per kilogram. Sedangkan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) ditetapkan sebesar Rp 5.639,27 per kilogram.

Ditambah lagi, perusahaan migas besar Batam, yakni McDermott, akan segera mengerjakan proyek besar bertajuk Tyra Redevelopment Project. Proyek tersebut bernilai hingga Rp 11 triliun dan pastinya akan membutuhkan tenaga kerja yang banyak.

Novi mengungkapkan bahwa Mc Dermott akan memerlukan kapal-kapal pendukung dan kapal untuk mengangkut minyak. Ini juga menjadi ladang penghasilan bagi shipyard di Batam karena sudah lama tidak mendapat proyek dari perusahaan migas.

Namun, ada kendala utama yang menghalangi yakni pungutan PPh 22. Menurut Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2008, PPh 22 adalah pajak penghasilan yang dibebankan kepada badan usaha baik milik pemerintah ataupun swasta yang melakukan kegiatan perdagangan terkait ekspor, impor atau reimpor. Nilainya sekitar 2,5 persen dari nilai impor.

Kapal buatan Batam juga termasuk salah satu barang yang dikenakan PPh 22 karena banyak materinya yang didatangkan lewat impor. Permasalahannya yakni PPh 22 ini tidak pernah dipungut selama enam tahun sebelumnya. Pemerintah malah memungutnya saat ini sehingga menimbulkan beban biaya yang cukup besar bagi si pembuat kapal.
Estimasinya untuk harga kapal tongkang senilai Rp 3 miliar, maka PPh 22-nya mencapai Rp 75 juta.

“Imbasnya nanti harga kapal akan menjadi mahal sehingga tidak kompetitif lagi di pasaran,” ucapnya.

Sedangkan Kepala Kantor Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam Nasrul Amri Latif mengatakan, pihaknya ikut mendorong perkembangan galangan kapal lewat penerbitan Perka BP Batam Nomor 11/2018. Poin penting yang mendorongnya adalah saat kapal melakukan perbaikan (maintenance) di Batam, maka biaya labuhnya akan dikurangi sebesar 50 persen.

Suasana di galangan kapal yang menjadi sektor investasi perusahaan asing yang berada di kawasan industri galangan kapal Tanjung Uncang, Batuaji. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

“Ini untuk mendorong shipyard di Batam agar memiliki sesuatu yang bisa dipromosikan di depan para investor. Ini untuk meningkatkan daya saing Batam,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan tren harga minyak akan kembali membaik di 2019 karena ada sejumlah proyek migas seperti yang dilakukan McDermott. Sehingga akan ikut mendorong pertumbuhan positif galangan kapal. Mes-kipun sempat anjlok drastis pada tahun lalu, dimana harga minyak mentah berjangka Intermediate West Texas Intermediate (WTI) merosot hampir 25 persen, sementara Brent anjlok lebih dari 19,5 persen.

“Meningkatnya peluncuran kapal akan berpengaruh kepada meningkatnya kegiatan ekonomi di Batam,” paparnya.

Masih Unggulan

Awal tahun 2019, geliat industri galangan diharapkan jauh lebih baik dari 2018 lalu. Membaiknya perekonomian Batam juga bisa berdampak terhadap sektor unggulan ini.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam Rudi Sakyakirti mengatakan sektor galangan kapal masih menjadi industri unggulan di Batam. Sempat mengalami penurunan dan kembali membaik di akhir tahun, diharapkan tren ini terus berlanjut.

“Saya berharapnya tahun ini semakin banyak proyek (kapal) yang masuk ke Batam, sehingga bisa membuka lapangan kerja,” kata Rudi di Sekupang, Kamis (3/1).

Hingga saat ini pihaknya belum ada komunikasi dengan Batam Shipyard and Offshore Assosiation (BSOA) terkait proyek apa saja yang didapatkan Batam tahun ini.

“Laporan belum ada masuk ke saya. Nanti baru saya akan tanyakan. Semoga banyak pekerjaan yang didapatkan industri galalangan di sini,” lanjut Rudi.

Perusahaan lain yang sempat dikabarkan akan melakukan penerimaan besar-besaran tahun ini juga belum ada kelanjutannya. Ia menyebutkan tahun ini diperkirakan ada ribuan tenaga kerja yang akan direkrut.

“Tahun lalu kan sempat ada informasi seperti McDermott dan perusahaan pembuatan pipa untuk menambah karyawan karena proyek masuk di 2019 ini. Mudah-mudahan lah jadi,” tambahnya.(leo)

Ketua DPRD Batam Minta Pemerintah Terbitkan Peraturan Pemerintah Atur Hubungan BP – Pemko Batam

0

batampos.co.id – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto meminta pemerintah pusat untuk tidak mudah merubah peraturan terkait tata kelola pemerintahan di Batam. Hal ini dikhawatirkan akan menciptakan ketidakpastian dalam iklim investasi di Kota Batam. Hal ini diungkapkan Nuryanto menanggapi rencana pemerintah pusat yang akan melebur BP Batam dengan Pemerintah Kota Batam.

Menurut politisi PDI-P ini, polemik dualisme yang terjadi di kota Batam dengan mudah dapat diselesaikan jika saja pemerintah pusat mau mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi acuan pelaksanaan Undang Undang 53 pasal 21 tahun 1999 tentang tata kelola pemerintahan Batam.

“Peraturan Pemerintah itu mengatur semua teknis pelaksanaan tata kelola pemerintahan. Jadi permasalahan antara BP Batam dam Pemko Batam otomatis selesai,” Ujarnya, Kamis (3/1/2019).

foto: cecep mulyana / batam pos

Lebih lanjut, politisi yang akrab dipanggil Cak Nur ini mengungkapkan bahwa DPRD Kota Batam pernah melayangkan surat resmi kepada presiden Jokowi untuk meminta segera diterbitkan PP yang mengatur kewenangan kedua lembaga tersebut. Namun hingga saat ini PP yang diyakini dapat menyelesaikan polemik kewenangan atara BP Batam dan Pemko Batam ini tidak juga kunjung terbit.

Sementara itu, Walikota Batam Rudi yang digadang menjadi ex officio ketua BP Batam dalam sebuah kesempatan menyebut tidak ada aturan yang dilanggar terkait hal tersebut. Namun ketua DPRD kota Batam, Nuryanto mengingatkan bahwa Undang Undang 53 tahun 1999 telah menjelaskam secara gamblang tentang rangkap jabatan.

Jika ingin mengatur regulasi rangkap jabatan harus terlebih dahulu merubah Undang Undang 53 tahun 1999. Perubahan ini membutuhkan waktu yang lama karena melalui proses politik di DPR RI. Dan Jika dirubah melalui Perpu, maka pemerintah harus menguraikan alasan dan kegentingan dari perubahan tersebut. (rng)

E-Commerce Ancaman Gerus Penerimaan Negara

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tantangan ke depan tugas Bea Cukai Batam akan semakin kompleks dan besar, terutama dari sisi penerimaan negara. Seperti yang dikatakan Kepala Bea Cukai Batam, Susila Brata.

Dari sisi penerimaan negara, lanjutnya akan ada kemungkinan yang menjadi pengurang penerimaan.

“Seperti misalnya ada beberapa negara yang mulai memberlakukan Free Trade Area (FTA) atau perjanjian perdagangan bebas dengan menurunkan tarif pajak hingga nol persen. Itu bisa saja menggerus sektor penerimaan negara dari sisi pajak atau cukai,” ujarnya.

Tak itu saja. Masih kata Susila, meningkatkan transaksi jual beli e-commerce barang kiriman antarnegara juga akan mengurangi atau menggerus penerimaan negara dari sektor pajak atau cukai barang.

“Jual beli e-commerce ini kan merupaan suatu terobosan dan kemajuan jaman dalam era perdagangan saat ini. Itu tak bisa dibendung atau dicegah. Apalagi sistem jual beli e-commerce sendiri kan bukan dalam jumlah yang besar atau banyak, tapi satu per satu barang saja. Dan itu akan terasa menggerus dari sisi penerimaan negara atas cukai barang,” terangnya.

Kalau harga transaksi barang di bawah 75 US Dolar, dipastikan itu barang tak akan dikenakan pajak atau cukai. Namun kalau nilai barangnya di atas 75 US Dolar, tetap akan dikenakan cukai barang masuk.

Tantangan selanjutnya terkait tugas dan kinerja BC Batam tahun ini nantinya tetap seperti tahun sebelumnya, yakni ancaman maraknya narkoba dari luar masuk ke Batam.

“Tantangan yang harus dihadapi tahun ini adalah masih maraknya narkoba dari luar negeri masuk ke Batam, baik itu melalui jalur laut maupun udara, pintu masuk bandara. Hal itu dibutuhkan pengawasan yang ekstra dan maksimal di pintu-pintu masuk baik di pelabuhan maupun bandara di Batam,” terangnya.

Untuk itu Bea Cukai Batam tahun ini akan menambah jumlah personil untuk pengawasan yang nantinya ditempatkan di beberapa titik jalur masuk ke Batam.

“Untuk penambahan pengawasan di titik pintu masuk pelabuhan dan bandara di Batam, kami akan turunkan personil tambahan sebanyak 40 pegawai yang baru. Itulah upaya kami untuk mengantisipasi masuknya narkoba dari luar negeri ke Batam. Soal teknis strategi pengawasannya maupun hal lainnya, tak bisa kami buka semuanya ke media,” ujarnya mengakhiri. (gas)