Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 12192

Stok Sembako Masih Aman

0

batampos.co.id – Harga daging ayam segar merangkak naik sejak sepekan terakhir. Jika awalnya harga daging ayam berkisar Rp 34 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 36 ribu. ”Naik Rp 2 ribu karena dari produsennya juga naik,” kata Lastri, pedagang ayam di Pasar Baru Tanjunguban, Kamis (17/5).

Diakuinya, pedagang daging ayam segar tak berani menaikkan harga terlalu tinggi karena daya beli masyarakat masih rendah. Pedagang lainnya, Erianti mengatakan daya beli masyarakat menurun sejak dua bulan terakhir. Karenanya pembeli tak seramai tahun sebelumnya. ”Sepi, tidak seperti tahun lalu,” ujarnya.

Sementara itu, harga cabai merah masih stabil di kisaran Rp 42 ribu per kg, cabai hijau Rp 20 ribu per kg dan cabai rawit Rp 32 ribu per kg. Sedangkan minyak goreng berkisar Rp 11 ribu per liter, gula berkisar Rp 12 ribu dan harga kacang tanah berkisar Rp 17 ribu per kg.

Meskipun harganya mulai merangkak naik, Bupati Bintan Apri Sujadi menjamin ketersediaan sembako sampai Lebaran. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir. ”Tiga bulan ke depan masih aman,” ujar Apri.

Selain itu, ia menyampaikan selama Ramadan, pusat-pusat keramaian, arus lalu lintas, dan kegiatan lainnya yang berhubungan pelayanan publik harus benar-benar menjadi perhatian.

Dirinya meminta pihak-pihak terkait untuk saling berkoordinasi sehingga mampu menciptakan suasana tentram, aman dan nyaman. ”Koordinasi harus ditingkatkan supaya Kabupaten Bintan selalu dan tetap kondusif,” tukasnya.

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Tanjungpinang Riono menyatakan, pemantauan ketersediaan barang dan harga di pasar menjadi kunci. ”Kami telah mengumpulkan para distributor dan menurut mereka, stok masih tergolong aman. Karena itu, saya rasa tidak ada perlu kenaikan harga sampai tinggi atau tidak wajar,” ungkap Riono.

Jika nanti terjadi kenaikan harga tidak wajar, Riono menjelaskan, BUMD Tanjungpinang akan dikerahkan sebagai penyeimbang. ”Ini solusi terakhir yang dipunya pemerintah dalam mengendalikan harga di pasaran. Makanya, sampai hari ini, kami tetap harus pantau harga komoditas di pasar,” ungkapnya.

Riono juga meminta kepada instansi terkait yang menyelenggarakan operasi pasar dan sembako gratis agar tidak melaksakan kegiatannya terlalu dekat dengan Lebaran.
Selain itu, untuk dana CSR, Pemko akan menjadi fasilitator dalam penyalurannya. Sehingga bantuan melalui CSR ini benar-benar menyentuh langsung kepada masyarakat yang memang membutuhkan bantuan. ”Pastikan juga distribusi gas LPG aman sampai H-7 Lebaran nanti,” pungkas Riono. (met/aya)

Pengamanan PDS Masih Normal

0
foto: yuli / batampos

batampos.co.id – Pasca aksi penyerangan di beberapa pos polisi, Polda Kepri meningkatkan keamanan di Bandara dan Pelabuhan yang ada di Batam.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelabuhan Internasional Sekupang (PDS), Herman mengatakan hingga saat ini pengamanan di pelabuhan masih berjalan normal.

“Belum ada tambahan bantuan pengamanan dari pihak kepolisian sampai saat ini,” kata dia, Kamis (17/5).

Ia mengungkapkan, mengenai adanya pengamanan di beberapa lokasi terkait aksi teror yang belakangan ini terjadi, pihak akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Untuk pemeriksaan keberangkatan masih normal. Semua yang berangkat meninggalkan Batam tetap menjalani pemeriksaan,” jelasnya. (yui)

Investor Butuh Lahan 500 Hektare

0

batampos.co.id – Kabupaten Karimun kembali mendatangkan investor. Tapi investor kali ini bukan di bidang galangan kapal atau shipyard, melainkan investasi untuk membuka lahan perkebunan kelapa di Pulau Kundur. Tepatnya di Kecamatan Kundur dengan luas lahan yang dibutuhkan seluas 500 hektare.

”Saat ini sudah lebih sebagian lahan dibeli. Untuk itu, dengan adanya permohonan investasi ini, saya turun langsung ke lapangan beberapa hari lalu. Tujuannya untuk memastikan bahwa lahan yang digunakan untuk perkebunan pembibitan lahan, tak termasuk hutan lindung statusnya,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpatu Satu Pintu (DPMPTSP) Karimun Sularno kepada Batam Pos, Kamis (17/5).

Perkebunan pembibitan kelapa unggul ini, lanjutnya, sesuai dengan proposal yang masuk dari pihak investor tahap awal akan mengeluarkan dana Rp 12 miliar. Dana sebesar itu ditujukan untuk pembuatan kawasan perkebunan dan pembibitan kelapa unggul. Tak menutup kemungkinan, ke depan di dalam area perkebunan nanti akan ada industri pengolahan kelapa.

Investasi pembibitan kelapa unggul ini nantinya murni lokal ataupun dari dalam negeri. Selain investasi lokal, untuk mendapatkan bibit kelapa, juga tak perlu membeli atau mencari sampai ke luar daerah. Pihaknya sudah menanyakan ke pihak investor, bahwa untuk bibit kelapa, sudah ada di petani di Sungai Sebesi, Pulau Kundur.

”Rencananya jika sudah menghasilkan atau bisa dipanen, kelapa akan diekspor dan juga bisa diolah sendiri menjadi santan,” terang Sularno.

Disinggung tentang tambahan investasi di Karimun, Sularno menyebutkan, sejak Januari sampai dengan saat ini, baru perkebunan pembibitan kelapa unggul yang masuk.
”Alhamdulillah, dalam lima bulan terakhir, baru satu investasi yang masuk dengan nilai Rp 12 miliar. Kami berharap investasi-investasi dalam bentuk yang lainnya bisa terus masuk ke Karimun.

Salah satunya dengan tetap menjaga situasi di daerah Karimun dan Kundur selalu kondusif,” kata Sularno mengakhiri.(san)

BP Batam Gelar Fisherism Ramadhan Bazaar

0

batampos.co.id – Dalam rangka mengisi kegiatan bulan suci Ramadan 1439 H, BP Batam menggelar Fisherism Ramadhan Bazar. Bertempat di Kantor Seksi Agribisnis Tanjungriau yang populer disebut dengan Fisherism Tanjungriau.

Menurut Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam, Dendi gustinandar, tema kegiatan tersebut yaitu Food, Fashion, Farm, Fisheries, Flower.

Selain menjajakan kuliner, turut dipasarkan juga produk perikanan, bunga hias, peternakan dan aneka kraft dan kerajinan tangan.

Diadakan juga lomba kreatifitas untuk anak-anak usia 3-13 tahun, seperti menggambar dan mewarnai centongan, batu, kanvas dan kertas gambar, yang bekerja sama dengan Ohayo Drawing School Batam.

Untuk ibu-ibu yang mendampingi anak-anaknya bisa mengikuti kelas kreasi membuat hiasan dari tanah liat atau kelas menghias cookies.

Bazar ini terdiri dari 16 stand yang diisi oleh petani ikan hias dan petani ikan budidaya, petani bunga hias dan peternak dari Agromarina BP Batam, ibu-ibu Majlis Ta’lim, Ibu-ibu PKK, Karang Taruna, Remaja Masjid dan lingkungan sekitar Tanjungriau. (*)

Polemik Listrik Ganggu Investasi

0

batampos.co.id – POLEMIK penetapan zonasi kelistrikan di Karimun terus menjadi perhatian publik. Mulai dari tokoh masyarakat, anggota DPRD hingga DPR RI hingga pelaku usaha.

Sampai saat ini polemik penetapan zonasi kelistrikan tersebut belum ada solusinya dari pihak yang berwenang baik itu Pemprov Kepri maupun pusat. ”Polemik zonasi kelistrikan ini sudah sangat mengganggu dunia investasi di kawasan FTZ Karimun. Sebab zonasi kelistrikan berada di lokasi tersebut,” ujar Ketua Apindo Karimun Alex Ng, Kamis (17/5).

Banyak pelaku usaha mengeluhkan kendala tak tercukupinya listrik untuk mendukung jalannya operasional usahanya. Sedangkan kondisi kelistrikan di Karimun sendiri surplus daya dari PLN persero.

”Inilah yang menjadi salah satu penyebab investor yang sebelumnya minat berinvestasi ke Karimun, jadi ragu bahkan membatalkan niatnya berinvestasi,” katanya.

Sebab, kendala kelistrikan saat ini berada di zona I dan II yang dikelola oleh PT Soma Daya Utama (SDU) dan PT Karimun Power Plant (KPP). Kedua perusahaan tersebut hingga saat ini belum mampu membangun infrastruktur kelistrikan yang dijanjikan.
”Saya minta kedua perusahaan yang mempunyai izin, supaya cepat dibangun pembangkit listrik maupun jaringannya,” terang Alex.

Sementara di zona tiga yang dikelola oleh PLN surplus daya mencapai 12 MW, dan dipastikan mampu melayani pelanggan listrik se-Karimun. ’’Anda bisa lihat sendiri, sekarang listrik di Karimun aman dan melimpah. Tapi untuk wilayah FTZ sebagian gelap. Padahal itu kawasan tujuan investasi. Benar-benar memprihatinkan,’’ kata Alex. (tri)

Indra Gunawan dan Ardiansyah Diserahkan ke Kejari

0
TERSANGKA Indra Gunawan (paling depan pakai kacamata) dibawa penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Karimun untuk diserahkan ke JPU Kejari Karimun. F. Sandi Pramosinto/batampos.co.id

batampos.co.id – Setelah ditahan penyidik tipikor Sat Reskrim Polres Karimun, Rabu (16/5), tersangka tindak pidana korupsi yang juga mantan Kepala Dinas Sosial Karimun, Indra Gunawan, langsung diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Karimun, kemarin. Pelimpahan tersebut menandakan selesainya proses penyidikan di kepolisian.

”Hari ini (kemarin) kami lakukan tahap dua atau pelimpahan berkas perkara beserta barang bukti tindak pidana korupsi untuk tersangka Indra Gunawan ke JPU di Kejari Karimun. Bahkan bekas stafnya atau mantan bendahara Indra Gunawan saat menjabat sebagai Kadinsos, Ardiansyah juga bersama-sama kami serahkan ke JPU,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya melalui Kasat Reskrimnya AKP Lulik Febyantara.

Sebelum dilimpahkan atau diserahkan, kedua tersangka ini terlebih dahulu dibawa ke Puskesmas Tanjungbalai Karimun untuk diperiksa. Tujuannya untuk memastikan pada saat diserahkan ke JPU, kedua tersangka ini dalam kondisi sehat. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas, hasilnya keduanya dinyatakan sehat.

”Yang kami serahkan tak hanya tersangka dan berkas penyi­di­kannya saja, tapi juga dua unit mobil yang kami sita milik Indra Gunawan dan Ardian­syah. Sesuai dengan hasil perhi­tu­ngan BPKP, perbuatan kedua ter­sangka ini telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 3,1 miliar,” terang AKP Lulik.

Diberitakan sebelumnya, muncul dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Dinas Sosial terjadi pada 2014 sampai 2016. Indwa Gunawan tidak sendiri dalam melakukan penyalahgunaan APBD yang diperuntukkan di dinas tersebut. Melainkan juga bersama Ardiansyah yang ketika itu menjabat sebagai bendahara. Dalam praktiknya, untuk menutupi anggaran kegiatan yang sudah terpakai, bendahara melakukan pinjaman ke rentenir hingga ratusan juta rupiah.(san)

Selama Ramadan, Satgas Kebersihan Turun Lebih Awal

0
Petugas kebersihan dari DLH Kota Batam mengangkut sampah di SP Plaza, sagulung. | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Memasuki bulan Ramadan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam turun lebih awal ke lapangan untuk pengangkutan sampah.

Kepala Bidang Persampahan, DLH, Faisal Novrieco mengatakan saat bulan suci Ramadan terjadi peningkatan aktivitas yang berdampak terhadap sampah yang dihasilkan.

Ia menjelaskan selain lokasi perumahan yang sudah menjadi rutinitas, selama bulan puasa ada banyak tempat jajanan yang beroperasi hingga sahur.

“Aktivitas jualan pasti menambah volume sampah. Jadi mereka turun ke lapangan lebih pagi untuk menyisir lokasi bazar Ramadan tersebut,” ujarnya, Kamis (16/5).

Ia menambahkan, petugas tetap berpuasa meskipun pekerjaan cukup berat. Untuk itu, mereka memilih bekerja lebih pagi, guna memenuhi target sampah yang harus dipenuhi setiap harinya.

“Jadi mereka bisa berbuka bersama keluarga selepas bekerja,” ungkapnya.

Beberapa lokasi yang menjadi target pekerjaan petugas adalah, pasar- pasar hingga lokasi bazar selama Ramadan. Pihaknya juga menyiapkan tim satgas fajar, yang sudah dulu turun ke jalan lebih awal.

“Satgas fajar bekerja di jalan, tapi setelah mereka merampungkan pekerjaan, mereka juga membantu penanganan sampah di tempat lain jika tumpukan meningkat,” terangnya.

Ia mengungkapkan saat ini pihaknya terus berusaha untuk memperbaiki pelayanan persampahan di Batam. Penyerahan sebagian kebijakan ke tingkat kecamatan juga sangat membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah. “Initnya kami berusaha mengurangi keluhan terkait sampah,” tutupnya.(yui)

Langgar Aturan, Tim Gabungan akan Langsung Segel

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam, Gustian Riau akan menyegel usaha rekreasi dan jasa hiburan serta spa yang langgar aturan buka tutup selama Ramadan.

“Kalau ada yang buka, kami langsung segel, tutup. Walaupun baru pertama kali melanggar,” ujar Gustian Riau, Rabu (16/5).

Dia mengatakan segel langsung dilakukan karena aturan ini sudah bertahun-tahun diberlakukan. Aturan yang dipakai beberapa tahun terakhir di Kota Batam, tidak ada perubahan.

“Seharusnya mereka sudah tahu. Karena tiap tahun sama. Tidak ada perubahan. Dan surat pun sudah kita edarkan,” kata dia.

Gustian mengatakan tim terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, DPMPTSP, dan Dinas Pariwisata. Pada malam pertama Ramadhan, Rabu (16/5) malam, tim akan turun ke tiga lokasi. Yakni kawasan Nagoya, Batuaji, dan Sagulung. Menurutnya tiga wilayah ini menjadi sasaran pemantauan tim karena cukup padat tempat usaha rekreasinya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Pebrialin mengatakan pihaknya sudah menyampaikan surat edaran Walikota Batam kepada para pelaku usaha kepariwisataan. Surat edaran Walikota Batam ini berisi tentang aturan jam buka tutup usaha rekreasi dan jasa hiburan selama bulam Ramadhan.

“Sudah kita sampaikan ke seluruh pelaku usaha kepariwisataan di Kota Batam. Termasuk hotel, restoran, spa, pub, bar, gelper, panti pijat, karaoke, dan lainnya. Kita berharap aturan ini dipatuhi,” kata Pebrialin.

Pada surat edaran ini diatur usaha rekreasi dan jasa hiburan wajib tutup pada H-1 Ramadhan, 1 dan 2 Ramadhan, 16, 17, 18 Ramadhan, serta H-1 Idul Fitri, 1 dan 2 Syawal.

“Sama seperti sebelumnya. 3-3-3. Tiga hari di awal, tiga di pertengahan saat Nuzulul Quran, dan tiga di penghujung Ramadhan,” kata Walikota Batam, Muhammad Rudi usai rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam di Kantor Walikota Batam, belum lama ini. (une)

Mini Album Mega Makcik dan Sodik

0
Mega Makcik berfoto dengan penyanyi dangdung Sodik saat tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (16/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Artis Singapura, Mega Makcik menjalin kerjasama dengan Sodiq, artis dangdut koplo yang terkenal di Jawa Timur, dalam rangka membuat mini album remix koplo. Kerjasama ini ditandai dengan pertemuan keduanya di Batam, Rabu (16/5).

“Ini dalam rangka silaturahmi juga. Setelah begaduh di Jakarta, Mak Cik tak tinggal diam. Makcik bangkit kembali, dengan menjalin kerjasama dengan Sodik,” katanya, Rabu (16/5).

Mini album yang dirancang itu, kata perempuan kelahiran Riau ini berisikan enam lagu. Ia mengatakan komposisi lagu berisikan beberapa lagu ciptaanya sendiri. Lalu beberapa lagu ciptaan dari Sodik.

“Nanti dalam mini album juga akan memperbaharui lagu-lagu dangdut lama. Tapi masih belum tahu, nanti gimana arahan dari mas Sodiq,” tuturnya.

Makcik mengatakan mini album ini nantinya akan di jual di beberapa negera, salah satunya yakni Indonesia.

“Kedatangan kami ke sini, juga dalam rangka cek lokasi untuk syuting video klip. Mungkin nanti juga bisa di Singapura, Malaysia, Riau atau Jakarta,” ujarnya.

Selain bernyanyi, Makcik menuturkan sudah membintangi beberapa film dan sinetron.

“Pernah ada di Singapura, lalu juga Indonesia,” tuturnya.

Artis kelahiran 36 tahun yang silam itu, mengatakan sudah menjajal dunia keartisan selama 15 tahun.

Terkait dengan peluang Makcik ini, Sodiq mengatakan hal itu terbuka lebar. Ia mengatakan salah satu single lagu yang akan diterbitkan berjudul Cintaku Lengket.

“Lagu akan kami buat ulang lagi. Insya Allah setelah hari raya inilah (pengerjaan mini album,red),” katanya.

Sodik mengatakan genre musik remix koplo yang diusung, lebih kental dengan aroma Jawa Timur.

“Tunggu saja, nanti (peluncuran mini album ini,red),” ungkap Sodiq. (ska)

Satpol PP Awasi THM Nakal

0

batampos.co.id – Dua peleton anggota Satpol PP Kota Batam akan berkeliling Batam mengawasi buka tutup tempat hiburan malam yang telah dijadwalkan. Apalagi dihari pertama jelang puasa telah dijadwalkan jika seluruh THM harus tutup sebagai penghormatan untuk kaum muslim yang tengah beribadah.

Kabid Trantib Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari mengatakan pengawasan akan dilakukan selama tiga hari kedepan. Kemudian berlanjut tiga hari dipertengahan ramadan dan tiga hari terakhir ramadan.

“Sudah dijadwalkan untuk pengawasan 3-3-3. Jadi kami akan berkeliling Batam untuk memastikan tak ada THM yang buka,” ujar Imam, Rabu (16/5).

Jika ada THM yang buka, maka pihaknya akan memperingati agar segera tutup. Pada hari kedua, pengawasan ditempat yang sama juga dilakukan untuk memastikan THM tersebut tak kembali melanggar.

“Hari pertama ini masih bentuk peringatan. Ada 2 pleton yang turun sekitar 60 orang,” imbuh Imam lagi.

Tak hanya, THM pihaknya juga akan mengawasi penyakit masyarakat (Pekat) yang berkeliaran di jalan. Seperti anak jalanan dan pengemis.

“Mereka yang ada di jalan akan kami amankan, karena memang tidak boleh. Nanti mereka akan kami serahkan ke Dinsos untuk dibina,”kata Imam.

Selain pengawasan THM dan penyakit masyarakat, Imam mengaku pihaknya mengawasi keberadaan bazar ramadan. Khususnya bazar ramadan di depan Edukids.

“Pengawasan bazar kami lakukan untuk keamanan dan membantu Dinas perhubungan jalan mengatasi kemacetan,” pungkas Imam. (she)