Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 12206

Jelang UN, Siswa Wajib Tambah Jam Belajar

0
Siswa SMP di Natuna mengikuti tri out bersama di Gedung Sri Serindit, Ranai, Selasa (3/4). F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP sederajat 23 April mendatang, Dinas Pendidikan menggelar try out bersama di gedung Sri Serindit Ranai, Selasa (3/4).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Natuna Suherman menekankan, try out sangat penting dalam persiapan ujian nasional, sebagai ujian nasional bayangan. Bahkan seluruh pelajar menambah jam belajar menjelang ujian nasional.

“Pelajar kelas 9 harus menambah lagi jam belajarnya. Harus lebih rajin belajar dari sebelum-sebelumnya agar tidak bingung nanti menghadapi soal UN,” kata Suherman.

Suherman mengatakan, persiapan ujian nasional mendapat dukungan kepada orangtua supaya mengawasi kegiatan belajar anak diluar jam belajar disekolah.

Persiapan ujian nasional tahun ini kata Suherman, diharapkan dapat menghasilkan kelulusan 100 persen dan tidak ada lagi siswa mengikuti proses ujian penyesuaian.

“Tahun ini semuanya lulus dengan nilai yang baik. Jangan sampai ada siswa melakukan ujian ulangan,” tegasnya.

Pemerintah dan sekolah telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi ujian akhir tersebut seperti kegiatan try out di internal sekolah dan di luar sekolah.

Pada pelaksanaan try out luar sekolah, pemerintah menggandeng Komunitas Muda Natuna (Komuna) sebagai pelaksana kegitan yang diikuti oleh seluruh calon peserta UN yang berada di Pulau Bunguran Besar.

“Kegiatan ini untuk membekali palajar secara menyeluruh. Kami ingin membantu pemerintah dan sekolah menumbuhkan samangat dan mentalitas siswa menghadapi ujian,” ujar Muttaqin Ketua Komuna.(arn)

Terciduk saat Judi di Warung Kopi

0
foto: eggy / batampos

batampos.co.id – Jajaran Unit Reskrim Polsek Lubukbaja menggerebek tempat perjudian Sie jie di kedai kopi Pasar Induk, Jodoh, Kamis (29/3) lalu.

Dalam penggerebekan tersebut dua orang tersangka diamankan beserta Barang Bukti lainya.

Kapolsek Lubukbaja Kompol Yunita Stevani membenarkan adanya tangkapan tersebut. Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja Iptu Awal Sya’ban Harahap.

“Ada dua orang pelaku yang kami amankan. Selain itu ada barang Bukti berupa uang tunai, HP dan beberapa lembar Buku Rekapan Sie Jie,” terangnya, Rabu (4/4) siang.

Dua pelaku yang kemudian di tetapkan sebagai tersangka ini bernama Rg (50) dan Ph (41). Kedua tersangka saat ini masih menjalani proses pemeriksaan di Polsek Lubukbaja.

Kasus ini, terungkap setelah adanya laporan warga yang merasa terganggu adanya kegiata penjualan Sie jie ini. Polisi kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi. Saat itu, Polisi mendatangi kawasan Pasar Induk, Jodoh dimana kegiatan ini berlangsung dan kedua tersangka.

Ternyata transaksi jual beli nomeor sie jie ini dilakukan pelaku melalui pesanan via pesan singkat. Di ponsel keduanya, ditemukan sms pengiriman dan beberapa pesanan nomor.

“SMS itu milik Ph. Kita juga mengamankan Ph. Keduanya kita giring ke Polsek untuk dimintai keterangan,” katanya.

Kasus perjudian sekarang menjadi atensi bagi pihak kepolisian. (gie)

Pelabuhan Jago Perlu Dibenahi

0

batampos.co.id – Staf Khusus Pemkab Lingga Rudi Purwonugroho memandang penting dilakukan pembenahan pintu gerbang Pemkab Lingga yakni Pelabuhan Jago. Di mana fasilitas pelabuhan mesti dilengkapi sehingga memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat, termasuk tamu serta investor yang hendak berkunjung ke Tanah Bunda Melayu ini.

“Jika memang dipandang perlu, tidak masalah kalau pelabuhan Dabo Singkep dapat dipergunakan sebagai pintu gerbang Kabupaten Lingga,” ujar Rudi, Selasa (3/4) pagi.

Menurut Rudi, pelabuhan Jago saat ini terkendala fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, atap pelindung (selasar) bagi penumpang hingga lahan parkir yang terbatas. Padahal fasilitas tersebut mesti ada untuk sebuah pelabuhan.

Jika dilihat saat ini, kondisi pelabuhan Dabo lebih bagus dari pada pelabuhan Jagoh. Sehingga mantan anggota dewan ini menilai, pelabuhan Dabo dapat dijadikan pelabuhan utama sebagai pintu gerbang Kabupaten Lingga.

“Walau demikian, perlu kajian khusus dan mendalam terkait penggunaan pelabuhan Dabo Singkep menjadi pelabuhan utama. Dari segi keamanan di laut serta arus laut,” ujar Rudi.

Untuk itu, Rudi juga menginginkan seluruh instansi terkait baik lokal maupun instansi vertikal dapat duduk bersama untuk membicarakan perubahan pelabuhan utama ini. Sehingga sejumlah masalah dapat dipecahkan bersama.

Sebelumnya, warga mengeluhkan terkait kondisi pelabuhan Jago yang tidak memiliki fasilitas yang memadai. Sehingga banyak penumpang yang merasa tidak nyaman, ketika hujan basah dan ketika panas mereka tidak ada tempat berteduh.

Salah satu Anggota DPRD Lingga, Abdul Gani Atan Leman juga mengatakan untuk mengatasi masalah ini agar seluruh instansi terkait duduk bersama serta memecahkan kendala yang ada agar pemindahan pelabuhan utama ini tidak ada kendala. (wsa)

Tok, … Ahok – Veronica Resmi Bercerai

0

batampos.co.id – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Veronica Tan resmi bercerai.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengetuk palu dalam sidang putusan, Rabu (4/4/2018).

Tak hanya itu, Majelis Hakim juga mengabulkan permohonan lainnya yakni menjatuhkan hak asuh anak keduanya Nathania Berniece Zhong dan anak bungsunya Daud Albeenner Purnama kepada Ahok.

“Mengabulkan permohonan penggugat (Ahok) secara keseluruhan. Menyatakan perkawinan tergugat dan pengugat putus,” ujar Ketua Majelis Hakim Sutaji membacakan putusan perceraian Ahok-Vero di PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).

Basuki Tjahaja Purnama bersama istrinya Veronica Tan dan Nicholas Sean saat pemungutan suara Pilgub DKI beberapa waktu lalu. Kini muncul kabar Ahok dan Veronica akan cerai.

Dia mengatakan, putusan tersebut berdasarkan permusyawaratan bersama hakim anggota yakni Ronald Salnofri dan Taufan Mandala.

Selanjutnya, Sutaji meminta Dolly Siregar sebagai panitera pengganti untuk meneruskan berkas putusan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta agar segera dibuatkan akta perceraian untuk Ahok-Vero.

Sebagai informasi, Ahok-Vero menikah 21 tahun lalu pada 6 September 1997. Namun, Ahok menggugat cerai Vero pada 5 Januari 2018 karena orang ketiga dalam rumah tangganya.

Menurut Kuasa Hukum sekaligus Adik Ahok, Fifi Letty Indra, perselingkuhan tersebut sudah berlangsung selama tujuh tahun. Vero menjalin hubungan gelap dengan sosok pria bernama Julianto Tio alias Ahwa. Berusaha memperbaiki hubungan, Ahok bahkan sempat mendatangi Julianto dan memintanya untuk menjauhi istrinya.

Bersamaan dengan keputusan sidang hari ini, Ahok sedang mendekam di tahanan Mako Brimob, Kepala Dua, Depok, sejak pertengahan tahun 2017 lalu karena terjerat kasus penistaan agama. Sementara Vero tidak pernah muncul dalam sidang, melainkan hanya menitipkan surat kepada majelis hakim.

(ce1/yes/JPC)

Astaka MTQ Karimun Bertema Tepak Sirih

0
Astaka MTQ Kabupaten Karimun berbentuk tepak sirih. F. Imam Soekarno/batampos.co.id

batampos.co.id – Astaka MTQ Kabupaten Karimumtq kan ke X yang berlangsung di lapangan sepakbola Alai Kecamatan Ungar bertemakan tepak sirih. Dijadwalkan gubernur Kepri Nurdin Basirun akan membuka secara resmi kegiatan MTQ, Rabu (4/4) malam ini.

Untung Sartono, penaggungjawab pembangunan astaka menuturkan, tema astaka MTQ tahun ini tepak sirih. Dijelaskan tepak sirih sebagai simbol, dan budaya masyarakat Melayu. Ukuran astaka panjang 32 meter, dan lebar 16 meter dengan dua menara ukuran besar dan tiga kubah ukuran sedang.

“Pengarjaan astaka sudah selesai. Hari ini (Selasa, red), tinggal melengkapi beberapa bagian kecil saja. Insya Allah sudah siap gunakan untuk pelaknaan MTQ yang dimulai hari ini (Rabu, red),” terang pria yang akrab dipanggil Ono ini.

Dikatakan, proses pembuatan astaka memakan waktu selama 25 hari, dan dikerjakan 15 orang. Pengerjaan astaka dilakukan siang hingga malam hari.

Sementara Anjitrisno salah satu panitia penjemput tamu mengatakan kafilah ada 12 kecamatan. Hari ini sudah ada beberapa kafilah yang mulai datang selanjutnya dijemput menggunakan bus menuju penginapan. Sebagian kafilah akan menyusul besok siang yang akan mengikuti pawai taaruf Rabu sore.

“Berbagai persiapan sudah dilakukan untuk mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ Karimun ke X yang berlangsung di Kecamatan Ungar,” kata Anjitrisno. (ims)

Pak Wali, Pak Camat cuman Bisa Mengimbau

0
Sejumlah kendaraan melintas dijalan dikawasan Nagoya depan bangunan yang berada diatas drainase (kanan), senin (2/4).

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melarang jenis bangunan apapun di atas saluran drainase, namun, keadaan di Perumahan Bidaayu, Mangsang malah sebaliknya. Banyak bangunan berupa kios menutupi drainase untuk kepentingan pribadi seperti membangun tempat usaha, mulai dari toko kelontong, tempat laundry hingga depot air minum.

Meski menyalahi aturan, pihak Kecamatan Seibeduk seolah tak berdaya menertibkan bangunan-bangunan tersebut. Menurut Sri Rohima, warga Bidaayu blok J, mengaku kondisi tersebut sudah berlarut-larut, pihak kecamatan seakan membiarkan bangunan itu tumbuh subur.

“Bangunan itu menganggu aliran air drainase, kalau lagi hujan deras, parit ini tak lagi mampu nampung, akhirnya meluap,” katanya.

Dia mengatakan bangunan sejenis itu dapat dilihat disepanjang jalan pintu satu, dua dan tiga. Selama ini warga setempat pernah mengkomplain, sebab selain menganggu pemandangan, keberadaan kios itu juga merusak aspal jalan. Namun hingga kini tak pernah ditertibkan.

“Kondisi ini merusak jalan. Tengoklan jalan di pemukiman Bidaayu paling parah. Itu karena luapan air dari drainase yang sering menggenangi jalan,” katanya.

Sebelumnya Camat Seibeduk Science Taufik Riyadi mengakui keadaan ini. Menurutnya bangunan di atas drainase tersebut sudah lama ada dan sudah sangat menjamur.

“Itulah, gimana ya? bangunan udah berdiri bertahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya satu orang, rata-rata di Bidaayu (bangunan di pinggir jalan) berdiri di atas parit,” katanya.

Menjamurnya bangunan di atas drainase memang menyulitkan pihaknya. Namun demikian hal ini dapat diatasi jika kesadaran masyarakat sudah terbangun.

“Ya begitulan (sulit), tapi sebnarnya tak sulit juga kalau ada kesadaran warga. Alasan mereka (menutup parit, red) alasan klasik, mencari nafkah,” ujarnya.

Kini pihaknya fokus ke pencegahan bangunan baru dengan berkoordinasi dengan RT RW juga warga yang mendapati bangunan baru di atas drainase.

“Kami kecamatan menghimbau agar tidak ada bangunan baru, kami minta peran RT/RW. Yang lama juga kami bongkar jika ada pengerjaan yang mengharuskan bangunan itu dibongkar,” pungkasnya. (une)

Tukang Palak Meresahkan Warga Batuaji

0
ilustrasi

batampos.co.id – Aksi premanisme kembali meresahkan warga Batuaji. Kali ini dialami oleh seorang siswa SMPN 38 Batam yang dipalak sekelompok anak remaja bertato saat hendak berangkat ke sekolah, Selasa (3/4), Ani, ibu korban menuturkan kejadian itu

menimpa anaknya saat berangkat ke sekolah. Ditengah jalan, anaknya dihadang oleh sekelompok remaja yang tengah mangkal di sekitar Perumahan Central Raya, Tanjunguncang.

“Untung anak saya tidak diapa-apain. Cuman diambil uangnya saja,” ujar Ani saat melapor ke Mapolsek Batuaji.

Dia mengatakan uang yang dipalak sejumlah remaja tersebut tidaklah banyak. Namun aksi tersebut tentu sangat meresahkan orang tua, terlebih bagi anak-anak yang sering lewat di lokasi tersebut.

“Takutnya mereka malak dengan cara kekerasan. Bisa jadi mereka bawa senjata tajam, kan kita tak tahu,” katanya.

Menurut anaknya, kelompok yang memalak dia adalah remaja yang sering nongkrong di warnet di ruko yang ada di samping Perumahan Taman Cipta Dua. Sekelompok remaja itu memang sering meresahkan warga karena kerap menganggu anak sekolah.

“Kalau yang sering nongkrong di sana saya tahu dan sering melihat mereka,” katanya.

Ia pun berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap agar hal tersebut tidak dialami oleh anak sekolah lainnya.

“Selama ini anak anak sekolah SMPN 38 dan anak anak Sd 006 perumahan Central Raya banyak yang jalan kaki pulang sekolah, saya yakut mereka juga menjadi korban,”kata Ani.

Kapolsek Batuaji Kompol Syahfrudin Dalimunte mengaku akan segera menindaklanjuti. Pihaknya juga akan melakukan patroli rutin guna mencegah hal-hal tersebut terulang kembali. (une)

Pelatihan Kader untuk Tekan Angka KDRT

0
Foto bersama usai pelatihan tentang KDRT, Selasa (3/4). F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP, KB, PP dan PA) Karimun, menggelar pelatihan bagi kader balai pengaduan rumah tangga untuk menekan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Selasa (3/4).

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim mengatakan, melalui pelatihan tersebut diharapkan bisa memberikan informasi kepada publik atau dilingkungan masyarakat untuk melakukan pendampingan kasus KDRT dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

”Mari kita ciptakan kabupaten Karimun ini bersih, beriman, indah dan harmonis. Nah, pada harmonis ini tidak terlepas dari pada kedamaian didalam rumah tangga yaitu tidak ada kekerasan didalam rumah tangga,” kata Anwar Hasyim.

Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan Dinas PP, KB, PP dan PA Karimun Yeli melaporkan, sudah terbentuk satgas dan kader balai pengaduan Rumah Tangga di 12 kecamatan se kabupaten Karimun yang masing-masing kecamatan menunjuk 3 orang kader balai pengaduan rumah tangga yang totalnya ada 36 kader mengikuti pelatihan.

”Kita pilih kelurahan Sei Lakam Barat menjadi kelurahan bebas KDRT. Mengingat, kasus KDRT cukup tinggi di kelurahan tersebut selama dua tahun terakhir ini,” jelasnya.

Di kelurahan Sei Lakam Barat ada 20 kader yang nantinya akan bertanggungjawa dalam penangganan dan pendampingan kasus KDRT dan TPPO di masing-masing Rukun Tetangga (RT).

”Mereka akan diberikan pembekalan secara teknis dalam penanganan dan pendampingan korban KDRT dan TPPO. Serta membentuk pribadi kader yang tangguh dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang kader,” ungkapnya.(tri)

TMMD ke-101 Digelar di Kundur

0
Dandim 0317/TBK Letkol Arm Rizal Analdie (kanan) saat meninjau persiapan TMMD di Kundur, Selasa (3/4). F. Imam Soekarno/batampos.co.id

batampos.co.id – Hari ini, Rabu (4/4), TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 101, resmi dilaksanakan. Dijadwalkan, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, dan Danrem 033 Wira Pratama Brigjend TNI Gabriel Lema yang akan membuka resmi kegiatan yang dipusatkan di Stadion Mini Tanjungbatu tersebut.

“Kegiatan yang digelar sempena TMMD. Mulai dari pengobatan gratis, sunatan masal di puskesmas Tanjungbatu, hingga pemberian makanan tambahan bagi bayi, dan balita,” ungkap Dandim 0317/TBK, Letkol Arm Rizal Analdie SH MTr (Han) didampingi Danramil 03 Kundur Mayor Slamet Wahyudi, Selasa (3/4).

Kegiatan lainnya yakni melaksanakan semenisasi jalan yang menghubungkan Kelurahan Tanjungbatu Barat menuju Desa Lubuk, serta pembuatan dua unit jembatan diwiper.

Dandim 0317/TBK, Letkol Arm Rizal Analdie pun berkesempatan melihat langsung persiapan menyambut pelaksanaan TMMD tersebut. Termasuk mendengar pemaparan dari Kepala Dinas PMD, Suwedi. “Dukungan dukungan dan peran aktif masyarakat agar pelaksanaan TMMD berjalan lancar, aman dan sukses,” ujar Dandim. (ims)

Kadisnaker: Belum Ada Kejelasan UMSK Batam

0
Buruh demo di depan kantor Disnaker Kota Batam di Sekupang, Selasa (13/3). Para buruh berdemo menuntut kenaikan UMK dan UMS Kota Batam. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pasca pengembalian usulan Upah Sektoral Minimum Kota (UMSK) Batam bulan lalu, hingga saat ini belum ada usulan baru yang akan diajukan Pemerintah Kota Batam kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

“Masih belum ada lagi pembahasan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti,” Selasa (3/4).

Ia menjelaskan sesuai dengan isi surat gubernur tersebut. Pembahasan UMSK harus dibahas secara bipartet antara pengusaha dan serikat pekerja. “Kemarin katanya serikat pekerja akan bahas kembali bersama pengusaha, namun belum tahu apakah jadi atau tidak. Kami belum terima laporannya kembali,” terangnya.

Ia menambahkan sebagai fasilitator dalam pembahasan UMSK Batam ini, tentu pihaknya hanya menunggu hasil atau angka yang akan diteruskan ke provinsi nantinya.

“Kalau sudah persetujuan angka baru nanti akan kami informasikan,” ujar mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam ini.

Sebelumnya Walikota Batam telah mengirimkan usulan UMSK untuk ditetapkan oleh gubernur, namun dikembalikan karena tidak sesuai dengan prosedur. Adapun opsi yang ditolak adalah
UMSK 2018 dihitung berdasarkan UMSK 2017 plus PP nomor 78 tahun 2015 atau sebesar 8,71 persen dengan perhitungan sektor I Rp 3.528.537, sektor II Rp 3. 563.137 dan sektor III Rp 3. 770. 067.(yui)