Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12256

Pelabuhan Penagi Diperpanjang 100 Meter

0
Kapal sedang menunggu bongkar muat di sekitar Pelabuhan Penagi, beberapa waktu lalu. F: Aulia Arahman/batampos..co.id

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, Pelabuhan Tanjung Payung Penagi tahun ini diperpanjang.
“Tahun ini pe­nam­bahan panjang pelabuhan 100 meter, dari pelabuhan yang sudah difungsikan saat ini,” kata Iskandar.

Pembangunan pelabuhatersebut sudah ditetapkan pemenang tendernya. Dan sudah mulai persiapan menempatkan material dan kelengkapan. Pengembangan Pelabuhan Tanjung Payung Penagi ini, katanya, nantinya dilengkapi gudang dan perlengkapan kran pelabuhan. Tujuannya untuk memudahkan bongkar muat barang di pela­buhan. Selama ini bongkar muat barang membutuhkan waktu yang cukup lama. “Mudah-mudahan persingkat waktu, aktivitas bongkar muat bisa selesai sehari,” katanya.

Saat ini Pelabuhan Tanjung Payung Penagi, sering dikeluhkan para pengusaha. Karena kapal harus mengantre lama untuk bongkar muat barang, mudah-mudahan saja pembangunan pengembangan pelabuhan berjalan lancar,” ujarnya.

Pengembangan Pelabuhan Tanjung Payung Penagi, sambungnya, tahun ini baru sebatas pembangunan pelabuhan. Sementara pembangunan gudang mudah-mudahan direalisasi pemerintah provinsi tahun 2019 mendatang, beserta perlengkapan pelabuhan seperti mesin cran. “Bisa saja nanti, pelabuhan Penagi ini nantinya dikelola badan usaha pelabuhan, supaya lebih tertib dikelola,” ujar Iskandar.(arn)

Warga Ungar Minta Puskesmas Dioperasikan

0

batampos.co.id – Warga Kecamatan Ungar minta agar pemerintah Kabupaten Karimun se­gera mengoperasikan puskesmas yang pengerjaan­nya sudah selesai, beberapa bulan lalu. Alasan war­ga demi membantu dan meningkatkan pelaya­nan kesehatan masyarakat setempat.

Harapannya, masya­rakat bisa lebih mudah berobat, tidak harus menyeberang ke Puskesmas Tanjungbatu.

Abdul Gani, warga tempatan mengatakan, warga telah menunggu lama beroperasinya puskesmas di sana. ”Pak Bupati tolong segera dioperasikan puskesmas di Kecamatan Ungar, warga sudah lama menunggu,” katanya, Senin (21/5).

Camat Ungar Farida Syahdu mengatakan, pejabat puskesmas dan petugasnya sudah ada. Belum dioperasikan karena masih menunggu beberapa perlengkapan medis yang belum terpasang.

Gedung puskesmas Kecamatan Ungar dibangun di RT 02 RW 04 Jalan Raja Ahmad Abas Laut Kulah, Kelu­rahan Alai, Kecamatan Ungar. Bupati Karimun su­dah melantik kepala puskesmas Ungar dan se­jumlah petugas kesehetan, beberapa waktu lalu.(ims)

Penyelundup Lobster Ditangkap

0
Iswandika. F. Dokumentasi Polres Karimun untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Karimun yang dipimpin AKP Lulik Febyantara bergerak cepat menindaklanjuiti surat daftar pencarian orang (DPO) yang dikeluarkan Polresta Bandara Soekarno Hatta (BHS).

“Surat DPO atas nama Iswandika, 47, kita terima pada Sabtu (19/5) siang dari Polresta BHS dan kemudian langsung saya pimpin melakukan penyelidikan. Sore harinya keberadaan DPO kita ketahui dan langsung melakukan penangkapan di wilayah Kecamatan Meral,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara, Senin (21/5).

Setelah dilakukan penangkapan yang diteruskan dengan penyesuaian data yang dikirimkan dari Pol­resta BHS, ternyata memang benar Iswandika me­rupakan DPO. Tersangka dijerat perkara dugaan pe­nyelundupan atau membawa benih lobster ta­npa izin ke luar negeri.

Perbuatan tersangka me­langgar Undang-undang RI No 31 tahun 2004 ten­tang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI No 45 tahun 2009 sub Pasal 31 Undang-undang RI No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan.

“Lobster merupakan hewan yang diatur untuk pen­jualannya. Artinya, ada jenis dan ukuran terten­tu untuk bisa memperdagangkan lobster untuk di­ekspor. Ter­sangka sudah dijemput dua hari lalu oleh anggota dari Polresta BHS untuk diproses lebih lanjut,” paparnya.

Lulik menyebutkan, tersangka Iswandika kooperatif pada penangkapan. “Dia pasrah saja dan Iwandika mengakui dia DPO,” jelasnya.(san)

THM Hanya Boleh Buka Empat Jam

0

batampos.co.id – Pemkab Bintan mengeluarkan surat edaran terkait imbauan penertiban selama bulan suci Ramadan 1439 Hijriah. Dalam surat tersebut jadwal buka tutup tempat hiburan malam (THM) dibatasi pukul 21.00 WIB sampai pukul 01.00 WIB. Sedangkan pemilik rumah makan atau warung dan kedai kopi diwajibkan memasang tirai.

Kabag Kesra Pemkab Bintan, Lukman mengatakan, surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh camat, Satpol PP, dan pengusaha. Isinya beberapa anjuran yang harus dipatuhi oleh seluruh pengusaha yang ada di Kabupaten Bintan. “Ini untuk menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” jelas Lukman, Senin (21/5).

Selain itu tambah Lukman, seluruh pimpinan perusahaan juga diwajibkan agar memberikan waktu bagi karyawan muslimnya untuk menjalankan ibadah salat di waktu-waktu tertentu.

Selain itu, pemilik hotel atau wisma juga diwajibkan untuk mengimbau agar tamu-tamu yang menginap dapat menjaga kesopanan, beretika pergaulan dan bertingkah laku yang baik serta berpakaian sopan baik di dalam maupun ketika keluar hotel.

Bupati Bintan, Apri Sujadi menyampaikan surat tersebut merupakan imbauan. Tujuannya untuk bersikap toleran serta bijaksana guna menghormati umat islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Karena hal demikian itu dapat mengganggu kekhusukan masyarakat yang sedang beribadah. “Saya minta Satpol PP mengawasi,” tegas Apri.(met)

Pemko Siapkan 6.000 Paket Sembako

0
Raja Ariza. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanjungpinang menggelar pasar murah di Komplek Ruko Griya Surya Indah Blok B Nomor 07 Kelurahan Pinang Kencana, Senin (21/5). Ini merupakan gelaran perdana dari 11 titik yang direncanakan akan digelar sepanjang Ramadan.

”Kami cuma mampu 6 ribu saja untuk 11 titik. Tentu itu masih kurang. Kalau Pemprov Kepri mau bikin di Pinang tentu lebih baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, usai menghadiri pelaksanaan pasar murah, kemarin.

Kendati begitu, Ariza berharap pasar murah yang diupayakan ini dapat meringankan beban masyarakat ketika bahan pokok di luar biasanya dijual dengan harga yang lebih tinggi. ”Kita harapkan semuanya berjalan baik, dan masyarakat juga dapat berbelanja dengan senang hati,” tutur Ariza.

Sementara itu, Plt Kepala Disperindag Tanjungpinang Samsudi mengatakan, operasi pasar murah ini dilakukan sebagai usaha pemerintah guna menunjang pemenuhan sembako untuk masyarakat jelang Lebaran.

”Kegiatan pasar murah merupakan atensi pemerintah untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Mampu melakukan pemenuhan dengan harga murah, menjaga stabilitas harga barang pokok dan mendukung daya beli masyarakat pada perayaan hari besar keagamaan. Itu tujuan operasi pasar murah ini,” kata Samsudi.

Pada pasar murah ini, untuk satu paket bahan pokok dijual dengan harga Rp 76.500, yang terdiri dari gula pasir 3 kg, tepung terigu 2 kg, minyak 2 liter dan telur satu papan (30 butir).

”Dengan membeli sembako ini, masyarakat menghemat sekitar Rp 38 ribu. Ini sudah sangat lumayan, karena jika beli di pasaran harganya bisa ratusan ribu,” kata Samsudi.
Terkait teknis pembelian, sambungnya, masyarakat telah diberikan kupon yang dibagikan oleh kelurahan masing-masing. Jatah setiap orang dibatasi, hanya satu paket untuk satu kartu keluarga (KK).

”Jika tidak mendapatkan kupon atau lupa tarok kupon dimana, masyarakat bisa membawa fotokopi KK untuk membeli sembako murah,” terang Samsudi.
Kegiatan ini akan digelar lima hari, hingga Jumat (25/5) mendatang. ”Ada di kantor lurah dan ada di pusat keramaian. Lokasinya ada sebelas titik,” pungkasnya.(aya)

Program dari Dana Desa Harus Diketahui Masyarakat

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bintan Ronny Kartika mengingatkan kepala desa supaya terbuka dan transparan kepada masyarakatnya dalam menyusun program yang bersumber dari dana desa (DD) maupun alokasi dana desa (ADD).

”Segala kegiatan yang dilakukan di desa sebaiknya disosialisasikan ke masyarakatnya,” tegas Ronny, Senin (21/5).

Persoalan yang ada di Desa Lancang Kuning, cukup menjadi pembelajaran yang berarti karena komunikasi yang terbangun antara pemerintah desa dan masyarakatnya tersumbat. Oleh karenanya, Ronny mengimbau kepala desa sebaiknya proaktif dalam menyosialisikan program-program yang akan dikerjakan di desa.

Jika perlu, kepala desa mampu membuat pra kegiatan yang sumber dananya berasal dari dana desa. Selain itu, dalam menyusun kegiatan kades sebaiknya melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) maupun tokoh masyarakat. ”Masyarakatnya juga harus dilibatkan,” jelasnya.

Tujuannya supaya semua elemen yang dilibatkan mengerti arah pembangunan yang akan dilakukan dan masyarakatnya bisa merasakan manfaatnya. ”Pra kegiatan maksudnya sebelum kegiatan dikerjakan, masyarakat sudah disosialisasikan,” tukasnya.(met)

Harga BBM Tinggi, Warga Mengadu ke Moeldoko

0

batampos.co.id – Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko saat berkunjung ke Gedung Nasional Dabo Singkep, Senin (21/5) pukul 09.00 WIB, memberikan kesempatan kepada masyarakat menyampaikan keluh kesah mereka terkait kondisi yang dialami.

Salah seorang tokoh masyarakat mempertanyakan harga BBM di Kabupaten Lingga yang jauh di atas harga BBM di daerah lain seperti di Tanjungpinang. Menurutnya, Kabupaten Lingga tidak pernah menerima BBM subsidi.

“Ada jenis BBM subsidi dan nonsubsidi untuk premium, namun harga kedua jenis BBM ini tidak berapa jauh. Ke depan akan tetap saya sampaikan dalam rapat terbatas kabinet,” kata Moeldoko menjawab pertanyaan tersebut.

Selain itu, warga juga mempertanyakan harga bahan pokok yang berasal dari luar daerah seperti dari Batam dan Jambi melambung tinggi karena masih banyaknya praktik pungli.
Menjawab hal ini, Moeldoko berjanji akan menyampaikan kepada Kapolri. “Masalah harga tentunya pemerintah telah melakukan antisipasi dengan mengeluarkan harga HET sehingga tidak melambung tinggi. Namun untuk pungli segera kami laporkan ke Kapolri,” ujarnya.

Kesempatan itu, Bupati Lingga Alias Wello berharap Moeldoko membantu untuk memprioritaskan sejumlah program dan pembangunan. Baik jang­ka pendek maupun jangka panjang. “Kami juga mengharapkan perhatian pembangunan perpanjangan landasan bandara, pencetakan sawah dan bantuan bibit sapi dari pusat,” ujar Alias Wello.(wsa)

Jembatan Dompak Jadi Arena Balap Liar

0
Petugas Satlantas Polres dan Polsek Tanjungpinang Barat melakukan pendataan remaja yang melakukan balap liar di sekitar Jembatan I Dompak, Minggu (20/5). F. Humas Polsek Tanjungpinang Barat untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Hampir setiap subuh selama Ramadan, Jembatan Dompak dijadikan arena balap liar oleh sekelompok remaja. Hal tersebut terbukti diamankannya puluhan remaja oleh Satlantas Polres Tanjungpinang dan Polsek Tanjungpinang Barat, Minggu (20/5).

Sebelumnya Polres Tanjungpinang juga telah melakukan patroli dan menertibkan aksi balap liar di jembatan tersebut dan di Jalan Basuki Rahmat, Sabtu (19/5) lalu.
“Puluhan remaja yang nongkrong di jembatan kami amankan bersama sejumlah sepeda motor,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Barat Ipda Yustinus Halawa, Senin (21/5).

Setelah melakukan penertiban, pihaknya langsung menyerahkan sejumlah sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan ke Satlantas Polres Tanjungpinang guna ditindaklanjuti. Sedangkan sejumlah remaja yang diamankan, diberikan pengarahan dan dilakukan pemanggilan orangtua untuk membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan yang meresahkan tersebut. “Diharapkan mereka tidak mengulangi aksi balap liar,” katanya.

Mencegah hal tersebut terulang kembali, kepolisian akan terus melakukan patroli keliling setiap harinya khususnya di Jembatan Dompak. “Patroli rutin kami lakukan selama bulan puasa demi menciptakan situasi aman dan kondusif,” ujar Yustinus.

Kepolisian juga mengimbau kepada seluruh orangtua selalu mengawasi anak setiap saat. Memperingati anak agar tidak terlibat dalam aksi balap liar dan meminta anak agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. “Masyarakat juga harus pe-duli dan ikut menegur anak-anak yang ikut aksi membahayakan,” imbaunya.(odi)

Kapal Bukit Raya Masih Kandas

0
Proses evakuasi penumpang KM Bukit Raya yang kandas beberapa waktu lalu. F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – kandasnya KM Bukit Raya di perairan Sedanau, Natuna menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat Natuna. Dikuatirkan hal ini mengancam kelancaran arus mudik Lebaran. Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ, kekhawatiran tersebut sudah disampaikan kepada pemerintah pusat, maupun kepada pihak Pelni.

“Kekhawatiran masyarakat kami harap tidak berkepanjangan. Pemerintah daerah sudah menyurati dan berkomunikasi dengan pihak Pelni dan Kementerian Perhubungan, Pemda sudah minta kapal pengganti,” kata Iskandar DJ, Senin (21/5).

Kabarnya, KM Lawit akan menggantikan sementara KM Bukit Raya untuk memperlancar arus mudik lebaran. Sementara kapal Pelni KM Bukit Raya masih dalam kondisi kandas. Menurut informasinya, kapal kandas dengan kedalaman antara empat hingga lima meter di perairan Sedanau.

“KM Bukit masih kandas, kami juga menunggu laporan dari Tim Pelni. Kapan mau ditarik, tim penyelam dari Basarnas sudah melakukan pengecekan,” kata Iskandar.

Dikatakan Iskandar, kerusakan lambung kapal akibat terkandas di batu karang diperairan Sedanau, terdapat goresan panjangnya sekitar lima meter, menyebabkan kapal bocor.
“Tapi kata tim dari Pelni, kebocoran tidak lama diperbaiki sementara untuk ditarik ke galangan terdekat. Mudah-mudahan proses evakuasi kapal berjalan sesuai rencana,” ujar Iskandar.(arn)

KM Lawit Gantikan KM Bukit Raya

0
KM Bukit Raya belum ditarik dari lokasi. Terlihat kapal masih kandas di perairan Sedanau, Minggu (20/5). F. Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Manajer PR dan CSR PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Akhmad Sujadi memberikan jaminan armada pelayaran ke Kepri dan Pontianak tetap tersedia. Ini setelah KM Bukit Raya mengalami kerusakan, lantaran menabrak karang di perairan Natuna, Kepri, belum lama ini.

“Pelayaran Pelni ke Kepri tidak hanya dilayani KM Bukit Raya. Karena masih ada beberapa armada yang siap berlayar,” ujar Akhmad Sujadi dalam siaran persnya, Senin (21/5).
Menurut Akhmad, saat ini ada beberapa armada serupa yang siap melayani.

Seperti KM Sabuk Nusantara (Sanus) 39. Kapal tersebut menempuh rute dari Pontianak ke Serasan, Subi, Ranai, Pulau Laut, Sedanau, Selat Lampa, Pulau Tiga, Midai, Tarempa, Kuala Maras. Berikutnya adalah KM Sanus 30 yang berlayar dari Tanjungpinang ke Kuala Maras, Tarempa, Midai, Pulau Tiga, Ranai, Subi, Serasan, Sintete, Tambelan, dan kembali ke Tanjungpinang.

Dijelaskannya, KM Sanus 30 dan Sanus 39 dengan berkapasitas masing-masing kapal 400 penumpang. Selain KM Sanus 39 dan Sanus 30, Pelni juga mengoperasikan KM Sanus 62 dengan kapasitas 265 penumpang. Dengan adanya armada tersebut, ia meyakini arus transportasi ke daerah-daerah terdepan di Kepri tetap terlayani.

“Ada empat kapal termasuk KM Bukit Raya melayani pelayaran ke Kepri dan pulau-pulau sekitarnya yang dikenal dengan pulau tujuh,” paparnya.

Menurutnya, KM Bukit Raya, perlu perbaikan dalam beberapa hari ke depan, untuk tetap memberikan pelayanan kepada warga di Kepri, Pelni telah mengoperasikan KM Sanus untuk bepergian antarpulau.

Pelni juga akan segera mengoperasikan KM Sanus 62 yang baru selesai docking dengan rute Tanjungpinang yang melayari Senayang, Jagoh, Pulau Berhala, Jagoh-Pulau Pekajang, Jagoh-Blinyu, Pulau Pekajang-Jagoh, Senayang-Tanjungpinang, Tambelan-Sintete, dan Tambelan-Tanjungpinang.

“Selain itu Pelni juga menyiapkan KM Lawit untuk melayani rute ke Natuna. Yakni mengisi rute pelayaran KM Bukit Raya,” paparnya lagi.

Ditambahkannya, KM Lawit akan berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya pada Rabu (23/5) langsung ke Serasan dan akan tiba pada Sabtu (26/5) nanti. Kemudian ke Midai Sabtu (26/5) Selat Lampa atau Natuna Minggu (27/5), Tarempa, Letung-Kijang, Letung-Tarempa (29/5). “KM Lawit rencana berangkat Rabu (23/5) dari Surabaya ke Serasan mengikuti rute Bukit Raya dan kembali ke Semarang,” tutup Akhmad. (jpg)