Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12275

Dua Parpol Langgar Aturan

0

batampos.co.id – Pada pagelaran seni budaya yang digelar oleh KPUD Batam, yang pesertanya dari seluruh parpol, ada dua parpol yang melanggar aturan kesepakatan yang telah dibuat bersama KPUD Batam dan 15 parpol.

Dua parpol yang dimaksud ini adalah Nasdem dan PPP. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua KPUD Batam, Agus Setiawan saat menghadiri RDP yang digelar Komisi I DPRD Batam bersama 15 pengurus parpol, Selasa (15/5) sore.

“Ada dua parpol yang menampilkan atribut parpolnya yakni Nasdem dan PPP saat tampil di atas panggung pagelaran seni dan budaya beberapa bulan lalu. Saat dari perwakilan partai Nasdem akan tampil, dari kami sudah mengecek dan tak ada atribut parpol yang

ditampilkan. Begitu naik ke panggung, baru mereka mengibarkan atribut tersebut,” ujar Agus di depan seluruh pengurus parpol dan Ketua Komisi I DPRD Batam.

Masih kata Agus, ia menegaskan saat itu tak boleh setiap parpol menyampaikan orasi terkait dengan nama parpol, nomor urut serta pengurus parpol.

“Kami berikan perlakuan yang sama ke seluruh parpol. Terkait kegiatan pagelaran seni dan budaya yang ditampilkan, kami tak membatasi. Kami berikan kebebasan ke seluruh parpol, menampilkan kegiatan seni dan budaya,” terang Agus.

Setiap memutuskan kegiatan seperti apa, lanjutnya, ia selalu melibatkan pengurus-pengurus parpol. Sampai di penghujung acara, KPU membuat kesepakatan dengan seluruh parpol agar tak menampilkan atribut di panggung, saat mereka menampilkan kegiatan seni dan budaya. Hal tersebut sudah disepakati oleh seluruh parpol.

Masih kata Agus, saat pagelaran, pihaknya sudah melakukan usaha yang maksimal untuk tak membawa atribut parpol. Saat itu ada anggota KPU Batam stand by di panggung.

“Kami mengaku kecolongan dengan adanya dua parpol yang melanggar kesepakatan bersama ini. Bagi saya pribadi, tak ada aturan yang dilanggar oleh dua parpol yang melanggar kesepakatan dengan mengibarkan atribut parpol. Hanya secara etis, mereka melanggar kesepakatan bersama saja yang telah dibangun,” katanya.

Sementara anggota Komisi I DPRD Batam yang juga ikut dalam RDP, Jurado Siburian menegaskan, harusnya KPU Batam melakukan pelaporan langsung ke Panwaslu begitu tahu pada pagelaran yang digelarnya, terdapat dua parpol yang melanggar kesepakatan bersama.

“Itu kan acara yang menggelar KPU Batam yang pastinya sudah ada membuat aturan. Tetapi aturan itu dilanggar dua parpol. Yang saya sesalkan, kenapa dari KPU Batam tak melakukan teguran ke dua parpol yang melanggar aturan tersebut. Kalaupun ada teguran, atau

mereka tak memiliki kewenangan menegur, kenapa KPU Batam tak menyurati Panwaslu agar menjatuhkan sanksi akibat adanya pelanggaran yang dibuat,” ujar Jurado.

Sedangkan saat digelar RDP, Panwaslu Batam tak pernah hadir, padahal sudah diberikan undangan.

“Ini yang perlu kita pertanyakan, apa alasan Panwaslu tak hadir. Bahkan dari perwakilan pengurus PDIP yang hadir di RDP, pada saat digelar acara KPU bersama seluruh parpol, mereka sengaja tak mengikutsertakan Panwaslu dalam beberapa kali rapat. Kami berharap instansi terkait, masing-masing janganlah mengutamakan ego sektoral masing-masing,” terang Jurado mengakhiri. (gas)

Natasha Fabiola Serepina Naomi Sinaga Penting Berkomunikasi dengan Baik

0

batampos.co.id – Berkomunikasi merupakan proses dalam penyampaian informasi. Tentu, dalam hal itu diperlukan cara berkomunikasi yang baik dan benar agar tidak salah paham. Bagi Tasha, hal tersebut ia tanamkan sedari dini.

“Komunikasi ini sangat penting. Maka itu dari kecil, sebagai warga Indonesia, pelajaran Bahasa Indonesia begitu saya cintai dan dipraktekkan dalam aktivitas organisasi,” kata gadis bernama lengkap Natasha Fabiola Serepina Naomi Sinaga itu.

Diusianya kini yang memasuki 23 tahun, Tasha berprofesi sebagai Staff Corporate Communication Telkomsel untuk wilayah Sumbagteng (Sumatera bagian tengah). Dari profesinya itu, jelas bahwa wanita kelahiran Medan tersebut memiliki public speaking yang baik.

“Saya senang berkomunikasi dengan banyak orang, tanpa harus memilih-milih pertemanan. Hal ini untuk melatih berkomunikasi yang baik tersebut,” paparnya, yang seorang Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara.

Putri kedua dari pasangan Dante Sinaga dan drg.Elizabeth Hanna Sibarani ini juga harus mengorbankan waktu bermainnya untuk fokus pada pekerjaan.

“Tamat kuliah memang langsung kerja, dan itu cukup menyita banyak waktu. Tapi karena saya menyukai bidang pekerjaan ini, saya tidak merasa rugi,” ungkap penghobi renang itu.

Dalam hidupnya, ia memiliki motto ‘try your best, do your best, and give your best’ (coba, lakukan dan berikan yang terbaik).

“Kata-kata ini jadi spirit hidup untuk tetap fokus di bidang yang disukai guna meraih masa depan nan cerah,” tuturnya. (rng)

Siap-siap Jual Takjil

0
Ina, salah seorang pengelola stand bazar Ramadan di Tibancenter, Sekupang | yuli / batampos

batampos.co.id – Semarak menyambut bulan suci Ramadan, penjual takjil mulai bersiap untuk melayani pembeli yang akan berburu menu berbuka puasa. Seperti yang terlihat di Pasar Tibancenter, Sekupang, Rabu (16/5).

Salah seorang pengelola lokasi takjil Ina mengatakan saat ini tenda sudah terpasang dengan baik. Beberapa meja untuk menjajakan makanan berbuka jiga sudah ditata.

“Besok jam 15.00 WIB sudah mulai buka stand,” kata dia tengah menata meja bazar miliknya.

Ia mengungkapkan sepertu tahun sebelumnya, dia berharap bazar Ramadan ini bisa membantu warga dalam mencari menu berbuka.

“Ada banyak macam makanan takjil yang bisa dipilih sebagai menu berbuka,” ujarnya.

Tahun ini ada perubahan letak lokasi bazar, karena menghindari kemacetan dan panasnya matahari.

“Sebelumnya banyak pedagang yang kepanasan, jadi tenda kami pindah, selain itu juga menjaga kendaraan agar tidak terhalang jalannya,” ujarnya.

Ia berharap bazar Ramadan ini bisa membawa berkah untuk pedagang dan pembeli. “Ya, semoga bertambah rejeki pedagang yang bergabung di stand ini, pembeli juga senana karena lokasi bersih dan luasa,” tutupnya.

Sementara itu, Camat Sekupang Muhammad Arman mengungkapkan tahun ini stan bazar Ramadan ditata agar tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan, terutama di lokasi yang cukup ramai seperti Tibancenter. “Alhamdulillah, tahun ini bisa lebih baik dan tertata,” sebutnya.(yui)

Minta Perempuan Banyak Anak

0
Chronicle.ng

Gara-gara melontarkan pernyataan sembarangan, legislator majelis rendah Jepang Kanji Kato menuai banyak kritik. Anggota partai Jiminto atau Liberal Democratic Party (LDP) itu dalam rapat partai bercerita tentang pidato yang diberikannya di sebuah acara pernikahan. Saat itu dia mendorong pasangan pengantin tersebut untuk memiliki setidaknya tiga anak.

Selesai pidato, ada seorang perempuan yang menyatakan tidak ingin menikah. Saat itu Kato menjawab, jika tidak menikah, dia tidak bakal punya anak.

’’Mereka akan berakhir di panti jompo yang biayanya dibayar pajak anak orang lain,’’ ujarnya sebagaimana dilansir TBS News.

Komentar bapak enam anak itu muncul setelah beberapa hari sebelumnya pemerintah merilis data turunnya angka kelahiran di Jepang. Tahun lalu hanya ada sekitar 941 ribu anak yang lahir. Jumlah tersebut paling rendah sejak penghitungan angka kelahiran kali pertama dilakukan pada 1899.

Kato bukan satu-satunya pejabat di Jepang yang menganggap tugas perempuan adalah memproduksi anak. Pada 2007, mantan Menteri Kesehatan Hakuo Yanagisawa menyebut perempuan sebagai mesin untuk melahirkan dan meningkatkan angka kelahiran sudah menjadi tugas kaum hawa. (sha/c14/dos/JPG)

Polda Kepri Waspada

0

batampos.co.id – Aksi teror di Mapolda Riau, Rabu (16/5), membuat jajaran Polda Kepri meningkatkan kewaspadaan. Pengamanan di Mapolda Kepri ditingkatkan. Semua kendaraan dan tamu yang masuk diperiksa secara ketat.

Pantauan Batam Pos, Rabu (16/5), belasan anggota polisi berjaga-jaga di pintu masuk Mapolda Kepri. Mereka dilengkapi dengan senjata laras panjang.

Semua kendaraan yang hendak masuk diperiksa. Pengendara motor diminta mematikan kendaraan, lalu membuka helm dan bagasi motor. Apabila membawa tas, petugas kepolisian meminta untuk membuka dan memperlihatkan isi tas. Setelah itu petugas mendekat, dan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Sementara itu untuk kendaraan roda empat, pengendaranya diminta untuk menurunkan kaca mobil. Pengemudinya juga diminta turun dari mobil sebelum polisi memeriksa dalam kendaraan.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga membenarkan peningkatan pengamanan itu. Namun ia memastikan sejauh ini Batam dan Kepri masih aman dari aksi teror. Ia juga membantah sejumlah kabar penangkapan terduga teroris di Batam yang berseliweran di media sosial sepanjang Rabu (16/5) kemarin.

“Itu hoax. Gak ada penangkapan,” katanya, kemarin.

Kepada seluruh masyarakat, Erlangga meminta dapat memilah informasi yang benar atau tidak. Karena sejak terjadi rentetan aksi teror di sejumlah daerah dalam sepekan terakhir, berbagai informasi bohong beredar di berbagai media sosial. “Masyarakat mendapatkan informasi, cek dulu kebenaranya,” tuturnya.

Informasi yang diterima masyarakat, kata Erlangga, jangan langsung disebarkan. Karena belum tentu kebenarannya. “Jangan menyebarkan berita hoax, yang belum jelas sumbernya,” ujarnya.

Sejumlah anggota polisi melakukan pemeriksaan kendaraan yang akan memasuki Mapolda Kepri, Rabu (16/5). Polda Kepri terus meningkatakan pengamanan untuk mengatisipasi hala hal yang tidak diingikan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Tak hanya di Mapolda Kepri, peningkatan pengamanan juga dilakukan sejumlah objek vital lainnya. Seperi bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Kapolsek Bandara Hang Nadim Iptu Betty dan Dan Pos Perwakilan TNI AU Batam Kapten KAL Yopie DH menggelar apel siaga di Hang Nadim, kemarin.

“Apel ini dalam rangka pengamanan, kami meminta anggota ke tempat penugasannya masing-masing. Dan menjelaskan protokol pengamanan,” ucap Iptu Betty.

Peningkatan pengamanan juga dilakukan di sejumlah Mapolsek di Batam. Di Mapolsek Sagulung, misalnya. Jumlah personel jaga ditambah. Selain itu, gerbang masuk ke mapolsek diperkecil untuk memudahkan pengawasan.

Semua tamu yang masuk juga diperiksa dengan intensif. Warga yang datang membawa tas atau mengenakan jaket disuruh memperlihatkan isi tas dan jaket dari jarak jauh.

“Ini protab yang dikeluarkan pimpinan sebagai langkah antisipasi,” ujar Kapolsek Sagulung AKP Yuda Suryawardana.

Hal serupa juga dilakukan jajaran Polsek Batuaji. Gerbang masuk yang sebelumnya dijaga dua anggota bersenjata laras panjang kini ditambah jadi empat orang. Portal atau gerbang Mapolsek Batuaji juga diturunkan agar kendaraan tidak mudah masuk ke dalam lingkungan Polsek.

Selain kantor polisi, pengamanan serupa juga terlihat di berbagai kawasan industri di Batuaji dan Mukakuning, Seibeduk. Berbagai ancaman teror bom yang terjadi belakangan ini membuat pengelola kawasan industri siaga satu. Pengamanan di gerbang masuk diperketat. Selain sekuriti, gerbang perusahaan juga dipersempit dengan pagar kawat berduri

Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe mengakui pengamanan kawasan industri juga diperketat. Tujuannya sama, untuk mengantisipasi adanya ancaman teror. “Anggota patroli kami juga diterjunkan keliling kawasan perusahaan. Memang tak ada yang perlu ditakutkan tapi antisipasi tetap harus dilakukan,” ujar Dalimunthe.

Terpisah, Kapolresta Barelang Kombes Hengki juga menegaskan pengamanan di Mapolresta Barelang dilaksanakan dengan semakin ketat dari sebelumnya. “Dan kita tingkatkan lagi kesiapsiagaan dan kewaspadaan kita dengan ancaman kelompok teroris,” tegas Hengki.

Kepada masyarakat, Hengki meminta utuk tidak merasa cemas, takut, dan khawatir atas kejadian dibeberapa daerah dalam beberapa hari ini. Kepada seluruh lapisan masyarakat, tokoh agama dan pemerintah, Hengki memastikan bahwa TNI dan Polri bersatu untuk melawan aksi terorisme.

Bijak Menggunakan Medsos

Sementara itu, jajaran Polresta Barelang mengamankan Ria Siregar, pelaku penyebar ujaran kebencian di media sosial, Minggu (13/5) lalu. Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengajak semua masyarakat untuk tidak perlu membesarkan hal ini.

“Artinya, ada sesuatu di dalam Facebook yang akan menyebabkan terjadinya SARA. Oleh karenanya sudah kami tangkap, kami proses dan kami tahan,” kata Hengki.

Ia mengatakan, sudah banyak masyarakat yang terjerat Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan berujung pada sanksi pidana. Dia meminta masyarakat agar dapat bermedia sosial yang baik. Setiap tulisan di media sosial, harusnya dipikir dahulu sebelum diunggah.

“Oleh karenanya, kepada masyarakat saya imbau jangan posting sesuatu yang berbau SARA. Bijaklah dalam menggunakan media sosial,” serunya.

Selain itu, Hengki meminta kepada masyarakat yang melihat suatu postingan yang berbau SARA untuk tidak main hakim sendiri. Masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada polisi agar permasalah itu segera diproses dan ditindak lanjuti oleh Sat Reskrim Polresta Barelang.

“Kita ada Tim Cyber Patrol untuk mengontrol yang ada di sosial media yang ada dan kita akan bertindak dengan cepat. Kemarin baru sebentar diposting langsung kita amankan,” imbuhnya. (rng/gie/eja/ska)

Ada Videotron Tak Miliki IMB

0
videotron di Simpang Kalista, Batamcenter disegel oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Pemko Batam, Selasa (15/5).Menurut Kepala DPM PTSP Batam Gustian Riau pihaknya melakukan penertiban karena videotron tersebut tidak memiliki izin mendirikan bangunan dari Pemko Batam, karena pendirian bermodal izin titik koordinat dari BP Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Pemko Batam menyegel videotron di Simpang Kalista, Batamcenter.

Kepala DPM PTSP Batam Gustian Riau menyebutkan, awalnya pihaknya melakukan penertiban karena videotron tersebut tidak memiliki izin mendirikan bangunan dari Pemko Batam, karena pendirian bermodal izin titik koordinat dari BP Batam.

Namun setelah ditelusuri petugas, ternyata pemilik videotron bukan pihak yang mengantongi izin titik koordinat. “Awalnya kami turun karena tidak punya IMB, setelah diperiksa PPNS ternyata yang punya videotron beli dari yang mendapat izin koordinat,” ucap Gustian.

Berdasarkan temuan ini, pihaknya akan memanggil pemilik titik juga pihak yang memiliki videtron tersebut. “Videotronnya akan kami bongkar,” katanya.

Ia menduga hal ini juga terjadi pada titik lain, dalam hal ini ia mengatakan BP Batam seharusnya berkoordinasi dengan Pemko Batam jika mengeluarkan izin koordinat. Dan titik yang dikeluarkan harus diawasi agar tidak dibangun langsung sebelum mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemko Batam.

“Titik koordinat yang diberikan bukan untuk pendirian reklame maupun videotron, harus ada IMB-nya. Dari videotron yang ada di Batam, hanya tiga yang mengurus IMB,” ungkapnya.

Ia mengaku, pihaknya telah lama mengimbau agar pemilik videotron mengurus izin, namun tidak diindahkan. Penutupan videotron di Simpang Kalista merupakan contoh tindakan jika pemilik videotron tak kunjung mengurus izin di Pemko Batam.

“Satu sisi Pemko menata,tapi BP Batam kelurakan izin titik dan dibangun oleh mereka padahal baru dapat izin koordinat, ini menyalahi aturan yang ada,” imbuhnya.

Ia menyampaikan, BP Batam seharusnya tidak hanya mengeluarkan izin, namun juga melakukan pengawasan atas izin yang telah keluar. Sementara tanggungjawab atas imbas pemberian izin tersebut ditanggung Pemko Batam.

“Ini tidak terarah, akan ganggu estetika Kota Batam, bagaimana batam mau bagus seperti ini,” sesalnya. (iza)

Ramadan, Jam Kerja PNS Berkurang Satu Jam Sehari

0
Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam | Cecep Mulyana

batampos.co.id – Selama Ramadan 1439 Hijriah, jam kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam berkurang satu jam.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemko Batam Yudi Admaji mengatakan, jika biasanya PNS bekerja selama 37 jam 30 menit per minggu, kini selama Ramadan sesuai edaran Mneteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur nomor 336 tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI menjadi 32 jam 30 menit per minggu.

“Seminggu ada pengurangan 5 jamn. Jadinya, di Batam rata-rata satu jam setiap harinya,” ungkap Yudi,

Ia merinci, Batam yang menerapkan lima hari, biasanya waktu kerja dari hari Senin hingga Kamis yakni dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB, dengan waktu istirahat dari pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Sementara khusus hari Jumat waktu kerjanya dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB, sementara waktu istirahat dari pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.30 WIB.

Sementara selama Ramadan ini, untuk hari Senin hingga Kamis, jam kerja PNS dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB dengan waktu istirahat dari pukul 12.00 WIB hingga 12.30 WIB. Sementara khusus hari Jumat, dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB, dengan ketentuan istirahat dari pukul 11.30 WIb hingga pukul 12.30 WIB.

“Ini sesuai dengan aturan dari pusat,” katanya.

Menurutnya, arahan Wali Kota Batam Muhammad Rudi hendaknya selama Ramadan aparatur negara di lingkungan Pemko Batam menjalankan ibadah puasa dengan tetap bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing.

“Sesuai edaran ini, setiap OPD akan terus dipantau oleh masing-masing pimpinannya baik terkait jam masuk maupun pulang,” pungkasnya. (iza)

Citilink dan Lion Air Menambah Frekuensi Penerbangan

0

batampos.co.id – Setiap menjelang arus mudik lebaran, maskapai-maskapai di Batam selalu menambah jumlah frekuensi penerbangan (extra flight). Penambahan ini untuk mengakomodir permintaan masyarakat yang tinggi akan kebutuhan transportasi melalui udara.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan sudah ada beberapa maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan. Namun hanya dua maskapai yang baru disetujui Kementrian Perhubungan, untuk penambahan jadwal penerbangan.

“Citilink dan Lion Air yang baru disetujui. Sriwijaya sudah mengajukan, untuk rute Jambi dan Jakarta. Namun masih belum disetujui oleh Kemenhub,” katanya, Selasa (15/5).

Suwarso mengatakan Kementrian Perhubungan menyetujui penambahan frekuensi penerbangan maskapai Citilink dari Batam ke Palembang dan Padang. “Cuman satu flight saja tambahannya. Jadwalnya penambahan itu dari 11 Juni hingga 24 Juni,” tuturnya.

Sementara itu, maskapai Lion Air disetujui penambahan penerbanganya dari Batam menuju Pekanbaru. Jadwalnya, kata Suwarso mirip dengan pengajuan dari maskapai Citilink. “Selain Pekanbaru itu, Lion Air juga meminta penambahan penerbangan ke Padang dan Surabaya. Namun untuk ke daerah ini, izinnya masih menunggu dari Kemenhub,” ungkapnya.

Terkait dengan penambahan penerbangan, Suwarso berharap maskapai dapat menjalaninya. Karena ada beberapa kasus, maskapai melakukan Kipping Slot. “Kemenhub sudah mewanti-wanti itu. Tidak boleh ada Kipping Slot. Kipping Slot ini, sudah mendapat rute tambahan, tapi tak di jalani, dengan alasan tak ada penumpang,” ucapnya.

Bila maskapai tidak menjalani rute tambahan diajukan tersebut, Suwarso berharap dapat segera melaporkannya ke pihaknya dan Kemenhub. Sehingga jadwal penerbangan yang telah ditentukan itu, dapat diberikan ke maskapai lain.

Apakah tiket pesawat sudah mulai penuh? Suwarso mengatakan untuk beberapa daerah pemesanan tiket sudah hampir penuh. “Yogyakarta, Bandung dan Pontianak. Untuk daerah lainnya juga masih ada tersisa,” ungkapnya.

Dari pengakuan beberapa maskapai saat rapat yang diadakan Suwarso, Senin (15/5) lalu, belum ada rute yang tiketnya sudah habis dipesan.

“Jadi belum ada yang close, masyarakat masih bisa memesan tiket,” ucapnya. (ska)

Kapolda: Insya Allah Kepri Aman

0
Kapolda kepri Irjen Pol Didid Wijadnardi memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Graha Kepri, selasa (15/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – TNI dan Polri bersinergi memberikan rasa aman bagi masyarakat Kepri. Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan polisi sudah memperketat pengamanan di beberapa titik, seperti pusat keramaian dan tempat ibadah.

Saat ditanya, apakah Provinsi Kepri aman (dari ancaman terorisme).

“Insya Allah Kepri aman,” katanya, Selasa (15/5).

Didid berharap masyarakat dapat memberikan informasi ke pihak kepolisian. Masyarakat yang melihat kejadian janggal atau kriminal, bisa segera laporkan hal itu ke pos kepolisian terdekat.

“Apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan, jam berapapun, laporkan, dan saya (polisi,red) akan datang,” ungkapnya.

Didid meminta masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Karena polisi telah hadir di tengah-tengah masyarakat.

“Kami menambah frekuensi patroli di pusat keramaian,” ucapnya.

Naiknya status pengamanan jadi siaga 1, kata Didid tak usah menjadi beban pikiran bagi masyarakat.

“Kami (polisi) dan TNI selalu ada, untuk mengamankan Kepri,” ucapnya.

Pengamanan tidak hanya di pusat keramaian atau ibadah saja. Namun juga pusat pereknomian, salah satunya di kawasan industri. Dari pantauan Batam Pos beberapa kawasan industri memperketat pengamanan masuk.

Ketatnya pengamanan ini, dibenarkan oleh Wakil Koordinator HKI Kepri, Tjaw Hioeng.

“Sesuai arahan dari Direktur Pengamanan Objek Vital (Polda Kepri,red),” katanya.

Ia mengatakan tidak ada penambahan personel pengamanan. Namun setiap orang yang masuk ke dalam kawasan industri akan diperiksa secara random.

“Di Batamindo gak semuanya. Pengamanan ini diperketat menuju kawasan industri,” tuturnya. (ska)

Tim Satgas Pangan Surati Pedagang Daging

0
ilustrasi

batampos.co.id – Tim Satuan Tugas (satgas) Pangan Kepri menyurati pedagang daging seluruh Batam. Surat edaran ini meminta pedagang dan distributor daging mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh TPID (tim pengendalian inflasi daerah).

Harga daging beku sesuai penetapan dari TPID, satu kilogramnya Rp 78 ribu. Namun saat sidak, tim satgas pangan menemukan harga daging dikisaran Rp 86 ribu.

“Kami dari tim satgas pangan, melalui Disperindag akan memberi surat edaran terkait harga daging yang melebihi ketetapan,” kata Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Aris, Selasa (15/5).

Dari temuan tim satgas pangan, naiknya harga daging ini akibat ulah para pedagang. Sedangkan dari distributor telah menjual dengan harga yang relatif cukup murah. Ia mengatakan tingginya harga daging ini ditemukan tim satgas pangan di Pasar Avava dan Puja Bahari, Jodoh.

“Kami temukan saat sidak (Inspeksi mendadak),” ucapnya.

Terkait sidak ini, Aris mengatakan pihaknya akan melakukannya secara berkala. Tak hanya sidak saja, tim satgas pangan akan terus memantau harga sembako selama Ramadan hingga lebaran.

“Sidak ini berkelanjutan, dan kami akan sesering mungkin turun (ke pasar,rd). Agar tak ada pedagang nakal yang menjual sembako melebihi ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu Kadisperindag Zarefriadi mengamini bahwa harga sembako di Pasar Avava dan Puja Bahari, relatif normal. Ia menerangkan harga sayur kangkung dan bayam di kisaran 5 ribu perkilonya. Sementara itu bawang putih Rp 20 ribu perkilo, cabe merah Rp 36 ribu perkilo dan udang Rp 80 ribu perkilo.

“Gak naik, masih biasa. Daging aja yang mahal,” ungkapnya.

Terkait harga daging ini, Zaref memiliki pendapat yang sama dengan Kasubdit I Ditreskrimsus AKBP Aris. “Ulah pedagang nakal,” ucapnya.

Ia menghimbau kepada para pedagang untuk tidak memafaatkan momen ramadan mencari keuntungan. Karena untuk harga dari didistributor, tim satgas pangan selalu melakukan pengecekan.

“Jangan berbuat curang, berilah harga sesuai dengan ketentuan yang ada,” katanya. (ska)