batampos.co.id – KETUA FSPMI Karimun, M Fajar mengatakan jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Karimun saat ini cukup banyak. ”Untuk buruh kasar aja, ada juga diambil dari TKA. Apakah berani nantinya stakeholder terkait menindak hal ini. Itu yang kami pertanyakan,” ujar Fajar, Minggu (29/4).
Ia mencontohkan, ada beberapa kapal isap timah milih swasta yang beraktivitas di Karimun. Aktivitas tersebut beberapa dipercayakan ke TKA hanya untuk mengoperasikan kapal serta mekanik kapal. ”Padahal hal tersebut kan bisa juga dikerjakan tenaga kerja lokal, kenapa mesti harus menggunakan TKA,” terangnya.
Fajar meminta Pemkab Karimun segera menerbitkan Perda tentang Ketenagakerjaan, agar TKA yang masuk ke Karimun memang benar-benar memiliki skill yang memang tenaga kerja lokal belum bisa melakukannya.
Sementara Kadis Tenaga Kerja Karimun, Hazmi Yuliansyah menampik tuduhan Ketua FSPMI terkait banyaknya TKA di Karimun yang bekerja sebagai tenaga kasar atau level operator.
”Keberadaan TKA yang ada di Karimun sekarang ini ada sembilan orang saja kok, tak lebih. Dari imigrasi Karimun sudah melakukan deportasi karena sudah berakhir masa kerjanya di Karimun. Kalau pengawasan kan saat ini kewenangannya berada di Disnaker Provinsi Kepri. Kami hanya meneruskan saja. Itu ada timnya yang diketuai oleh pihak imigrasi tentang TKA,” ujar Hazmi mengakhiri. (tri)
Seluruh kartu prabayar yang belum teregestrasi pada batas akhir akan diblokir pada 1 Mei 2018 (Pixabay.com)
batampos.co.id – Selasa (1/5/2018) bukan semata Hari Buruh, pada hari itu Anda tidak bisa berkomunikasi melalui jaringan selular jika belum registrasi.
Dalam bahasa lain, hari ini, (30/4/2018) ialah batas akhir registrasi kartu prabayar.
Kemenkominfo pun telah memerintah semua operator untuk melakukan blokir total terhadap seluruh nomor telepon yang belum teregistrasi.
Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli mengatakan, pemblokiran bertahap telah dimulai Maret lalu. Mulai 1 Maret panggilan dan SMS keluar diblokir bagi yang belum teregistrasi. Kemudian, sejak 1 April panggilan dan SMS masuk juga diblokir.
Mulai besok pemilik nomor yang belum teregistrasi tidak akan bisa melakukan panggilan dan SMS keluar, menerima panggilan dan SMS masuk, serta mengakses layanan data internet. “Semua diblokir, kecuali layanan SMS registrasi ke 4444. Pelayanan registrasi tetap aktif sepanjang masa berlaku kartu belum berakhir,” tegas Ramli kemarin (29/4).
Kebijakan itu didasarkan pada Ketetapan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia No 1 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Registrasi Kartu Prabayar Seluler. Meski demikian, lanjut Ramli, proses registrasi tetap dapat dilakukan. Pelanggan yang terblokir total tetap dapat melakukan registrasi melalui SMS ke nomor 4444, telepon ke call center ke operator masing-masing, dan kanal internet.
Pemilik nomor tetap bisa mengakses menu unstructured supplementary service data (USSD) dan portal selama masa aktif kartu prabayar belum habis.
“Setelah registrasi, layanan telekomunikasi dipulihkan seperti semula,” jelas Ramli. Dia meminta masyarakat segera melakukan registrasi kartu prabayar dengan menggunakan NIK dan nomor KK (kartu keluarga) secara benar dan berhak.
Secara khusus, Ramli meminta perusahaan-perusahaan apa pun untuk turut memberikan perlindungan dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapat layanan telekomunikasi. Terutama soal data.
“Perusahaan seperti perbankan, kartu kredit, asuransi, peritel, TV kabel, dan perusahaan lainnya yang bersentuhan dengan nomor telepon pelanggan agar menghindari marketing dengan menghubungi calon pelanggan via telepon dan SMS yang datanya diperoleh tanpa hak,” tegas Ramli.
Hingga saat ini, operator terus melakukan penghitungan terbaru terhadap jumlah nomor yang teregistrasi dan yang masih belum.
“Kami dan seluruh kawan-kawan operator sedang menghitung, besok sore (hari ini, Red) diharapkan sudah selesai,” ujar Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys kemarin. (tau/c10/oki)
batampos.co.id – Memarkirkan kendaraan di badan jalan seolah jadi kebiasaan yang tak bisa diubah di sepanjang Jalan Letjen Ibnu Sutowo, Batamcenter.
Seperti yang terlihat Minggu (29/4) kemarin. belasan mobil pada beberapa titik leluasa diparkir dan mengambil sebagian badan jalan.
“Ini sih udah sering, setiap hari,” kata seorang warga, Galang yang mengaku kerap melewati jalan tersebut.
Tak hanya kemarin, saban hari bahkan mobil-mobil terparkir di area putar balik atau u turn. Hal ini tentu menganggu arus lalu lintas.
Kepala Dishub Batam Yusfa Hendri menyayangkan kegiatan parkir sembarangan di badan jalan. Padahal, imbauan baik lisan dan melalui media spanduk sudah dilakukan. Sayang, warga masih ada yang belum mengindahkan imbauan tersebut.
Bahkan, Dishub Batam kerap melakukan penderekan bagi mobil-mobil yang melanggar. Walau ia akui, untuk pelanggaran pertama belum dikenakan denda, pengenaan denda akan dilakukan jika mobil yang sama kembali ditangkap.
“Mereka yang melanggar akan bayar ke kas daerah, satu mobil Rp 500 ribu,” imbuhnya.
Ia mengaku, kini pihaknya kekurangan mobil derek. Tahun ini rencananya pertengahan tahun ini akan diadakan satu mobil derek tersebut. “Sudah kami ajukan untuk dianggarkan,”ucap dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalulintas Dishub Batam Edward Purba memperkirakan mobil derek baru akan terwujud akhir tahun.
“Pengadaankan sekitar enam bulan,” ucap Edward. (adi)
batampos.co.id – Reskrim Polsek Kota Balai Karimun meringkus satu pria yang mencabuli anak di bawah umur, Jumat (27/4) malam. Satu orang yang diringkus tersebut berinisial Ah, dilaporkan telah mencabuli anak di bawah umur. Penangkapan sendiri dilakukan di salah satu rumah di Kelurahan Baran Timur Meral.
”Ah diringkus setelah keluarga korban melaporkan pencabulan yang dilakukan Ah kepada korbannya K yang masih berusia 13 tahun,” ujar Kapolsek Kota Balai Karimun, AKP Yanuar Ardianto melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Rustam Efendi Silaban, Sabtu (28/4).
Peristiwa pencabulan tersebut terungkap berawal dari kecurigaan orangtua ke korban. Saat itu korban minta izin ke orangtuanya untuk tidur di rumah neneknya. Kemudian orangtua korban meminta tolong ke pelaku agar mengantarkan anaknya yang tak lain adalah korban ke rumah neneknya.
Ternyata di tengah perjalanan, pelaku membawa korban ke kamar kos di Puakang dan dicabulinya. Saat itu pelaku beralasan hendak menemui temannya. Keluarga korban yang curiga akhirhnya berusaha berkali-kali menelpon ke nomor ponsel korban, namun tak dijawabnya. Setelah ditelepon kembali, korban menjawabnya sedang berada di salah satu tempat rekannya. Kemudian keluarga korban menjemputnya dan mencoba bertanya ke korban, apa yang telah terjadi. “Namun korban memilih diam tak menjawab,” terang Iptu Rustam.
Dua hari kemudian pelaku meminta izin ke orantua korban untuk mengajak korban jalan-jalan dan dipulangkan kembali ke rumah pukul 22.30 WIB. Pencabulan itu terbongkar setelah orangtua korban melihat tulisan di pesan singkat yang ada di ponsel anaknya.
Ternyata isi pesan singkat tersebut mengungkap adanya hubungan layaknya suami-istri. (san)
batampos.co.id – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri dapil Karimun, Joko Nugroho bersama Kabid Bina Marga Dinas PU Provinsi Kepri, Enrija meninjau rencana semenisasi jalan dari pangkalan Balai menuju Lubuk Puding Buru, Jumat (27/4).
Rencananya pengerjaan semenisasi jalan sepanjang 400 x 4 meter tersebut menelan anggaran sebesar Rp 703 juta lebih dan akan segera dikerjakan. ”Saya minta peran aktif masyarakat untuk ikut mengawasi agar pengerjaan proyek semenisasi segera selesai dan kualitasnya bagus,” ujar Joko.
Jalan sepanjang 400 meter tersebut, sebelumnya merupakan jalan setapak yang sulit dilewati kendaraan. Sementara jalan tersebut merupakan satu-satunya penghubung antara dua desa dan kelurahan. Selain itu, masyarakat juga sudah lama mengharapkan ada semenisasi jalan. Sehingga menunjang aktivitas masyarakat setempat.
Joko mengingatkan, semenisasi jalan penghubung dua desa dan kelurahan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat. Hadir dalam peninjauan kemarin yakni pengawas lapangan dari Dinas PU Kepri, Daniel. Sedangkan dari konsultannya yakni Markoco.
”Proyek semenisasi dikerjakan CV Teluk Sekawan. Kami berharap dikerjakan sebaik mungkin, agar memberikan manfaat ke masyarakat,” terang Joko. Ketua RW setempat, Bidin berterimakasih ke pemerintah yang akan melakukan semenisasi. (ims)
STAF pengembangan PT Sinar Suman Pryanto (SSP) Darmanisah ketika menunjukkan lokasi perumahan yang sudah siap huni kepada pihak KPP beberapa waktu lalu. F. Dokumentasi PT Sinar Suman Priyanto
batampos.co.id – Pemprov Kepri belum menanggapi terkait polemik penetapan zonasi kelistrikan yang terjadi saat ini di Karimun. Keputusan yang saat ini berlaku adalah keputusan lama, yakni PLN menyanggupi menyalurkan daya listriknya ke dua zonasi dengan sistem curah.
Belum lama ini pemegang wilayah usaha penyediaan tenaga listrik PT Karimun Power Plant (KPP) di zona dua melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengembang perumahan bersubsidi.
”Beberapa waktu lalu pihak KPP turun ke lokasi melihat pembangunan perumahan bersubsidi. Yang jelas di wilayah dua zonasi kelistrikan, ada ratusan unit perumahan bersubsidi,” ujar Ketua Komisariat Persatuan Perumahan Real Estate Indonesia (REI) Kepri, yang juga pengembang perumahan di Karimun, Supriyanto, Minggu (29/4).
Pihak KPP sendiri tak bisa memastikan apakah perusahaan yang nantinya mendapatkan subsidi tersebut benar-benar belum pasti dialiri listrik. Padahal KPP berjanji dalam waktu dua bulan ke depan akan segera dilakukan pemasangan daya listrik ke perumahan bersubsidi.
”Tak hanya janji, KPP juga menggelar pertemuan dengan Pemkab Karimun dan PLN. Tapi hasilnya saya belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Intinya saya berharap agar Gubernur Kepri segera mampu mengatasi permasalahan listrik di zona dua Karimun,” terang Supriyanto.
Sementara General Affair and External Relation Manager PT KPP, Sariyat Sacadipura tak memberikan jawabannya saat dikonfirmasi terkait hal ini. Sedangkan manajer ranting PLN Tanjungbalai Karimun, Chrisman Ariando mengatakan, pihaknya sudah membuat kesepakatan bersama dengan PT PLN Wilayah Riau dan Kepri dengan PT SDU dan KPP yang memegang wilayah usaha penyediaan listrik di Karimun bersama Dinas ESDM Kepri.
”Kalau pertemuan dengan pihak KPP ada. Hanya saja tak ada kesepakatan baru. Mereka hanya menunjukkan jaringan listriknya saja,” ujar Chrisman. (tri)
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Kadisdik Bintan Tamsir ketika mengunjungi salah satu sekolah di Tanjunguban, baru-baru ini. F.Kominfo Bintan untuk Batam Pos
batampos.co.id – Tahun ini, 279 peserta akan mengikuti ujian penyetaraan pendidikan paket A, B sampai dengan paket C di Kabupaten Bintan. Pelaksanaan Paket C penyetaraan tingkat SMA dilaksanakan tanggal 27 April hingga 30 April.
Ujian Paket A untuk penyetaraan tingkat SD pada tanggal 3 Mei sampai dengan 5 Mei dan Paket B untuk penyetaraan tingkat SMP tanggal dilakukan tanggal 4 Mei sampai dengan 7 Mei 2018.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bintan Tamsir mengungkapkan dalam pelaksanaan ujian ini, pihaknya bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di setiap kecamatan. PKBM sebagai pelaksana pendidikan belajarnya, sementara Disdik sebagai pelaksana ujian penyetaraannya. “Semua peserta ujian paket ini berasal dari setiap PKBM yang ada di Kabupaten Bintan,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan ujian paket B dan paket C tahun ini sudah menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sedangkan paket A masih dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).
Bupati Bintan Apri Sujadi saat dihubungi menuturkan peserta yang mengikuti ujian paket hendaknya bisa lulus dengan hasil yang memuaskan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan juga memfokuskan prioritas pada pembangunan bidang pendidikan agar bisa terjadi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.
“Saya harapkan para peserta jangan terburu-buru dalam mengisi jawaban, tetaplah percaya diri. Jangan kehilangan fokus dan kosentrasi dalam ujian,” pungkasnya. (met)
batampos.co.id – Awal Juni ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanjunginang direncanakan telah menerima berbagai perlengkapan pencoblosan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar 27 Juni mendatang. Mulai dari surat suara, tinta hingga paku dipastikan tidak akan mengalami keterlambatan pengiriman.
Sementara terkait surat suara untuk pemilihan Wali Kota Tanjungpinang kali ini, akan dicetak di Kabupaten Kudus sesui ketetpan KPU RI. Ketua KPUD Tanjungpinang, Robby Patria menuturkan, jumlah surat suara yang telah dipesan sebanyak jumlah Daftar Pemilih Tetap yakni 141.777 jiwa plus dua persen. “Jumlah surat suara ini sesuai dengan PKPU-nya,” tutur Robby, kemarin.
Tidak hanya surat suara seperti pada umumnya, KPUD Tanjungpinang juga memastikan template braille bagi pemilih penyendang tunanetra tersedia. “Jumlahnya 317 buah sesuai TPS,” pungkas Robby.
Sementara itu, Karang Taruna (Katar) Provinsi Kepri mendukung terlaksananya Pilkada Damai di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Upaya tersebut dilakukan melalui Turnamen Futsal Karang Taruna Cup 2018. Sebanyak 16 tim ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ketua Karang Taruna Kepri, Said Muhammad Idris mengatakan, latar belakang dilaksanakannya turnamen futsal ini bentuk keprihatinannya melihat kondisi menjelang Pilkada Tanjungpinang. Di mana, masih banyaknya gesekan-gesekan tidak sehat antar masing-masing kubu Paslon yang mengarah pada hal negatif. ”Kita ingin memberikan kontribusi yang positif,” bebernya.(aya/jpg)
batampos.co.id – Pembangunan Pelabuhan Dompak yang menelan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 121 miliar terancam belum bisa digunakan dalam waktu dekat karena diduga ada unsur korupsi dalam proyek tersebut, sehingga kini dalam proses penyelidikan.
Satreskrim Polres Tanjungpinang membenarkan dugaan korupsi tersebut. Kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Saat ini penyidik telah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI untuk mengetahui kerugian negara dalam dugaan korupsi tersebut. “Nanti hasil audit BPK akan kami sampaikan, sabar ya,” kata Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno.
Sejak awal, proyek yang dianggarkan melalui Kementerian Perhubungan dari tahun 2010 itu diduga sudah bermasalah. Sejak dihentikan pembangunannya di tahun 2016, kondisi pelabuhan memprihatinkan, banyak mengalami kerusakan. Bahkan kaca dan dindingnya dirusak orang tak dikenal.
“Penyelidikan tidak bisa terburu-buru, kasus ini terus dilanjutkan, tunggu saja perkembangannya,” ungkap Kasat.
Sebelumnya, penyidik telah memeriksa beberapa saksi, termasuk mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang yakni Haryadi terkait dugaan korupsi tersebut. (odi)
batampos.co.id – Jajaran Polsek Batamkota membekuk empat pelaku spesialis pencurian lintas negara. Tidak hanya beraksi di Batam, mereka juga melakukan aksinya di negara tetangga, Malaysia. Mereka diamankan Satuan Reskrim Polsek Batamkota usai melancarkan aksinya di Mega Mal, Batamcenter.
Kapolsek Batamkota Kompol Firdaus mengatakan, empat pelaku yang diamankan oleh anggotanya, yakni Hermansyah, 39, Santi Lia Apilaya, 34, Evi Susilowati, 48 serta Ary Yuana, 35. Seluruhnya merupakan warga Kaveling Sagulung Mandiri, Batuaji.
“Dari pengakuannya kepada kita, mereka beraksi di Batam sebanyak dua kali, di Mega Mall dan Nagoya Hill. Kemudian di Kuala Lumpur, Malaysia juga dua kali,” kata Firdaus, Minggu (29/4).
Dijelaskan Firdaus, penangkapan terhadap pelaku pencopetan ini bermua dari jajaran Polsek Batamkota menerima laporan dari Tutik. Dimana pada saat kejadian itu, korban bersama dengan suami dan dua orang anaknya pergi ke Mega Mall Hypermarket.
“Saat di dalam Hypermarket korban belum sadar bahwa barang milik korban berupa hape Oppo dan dompet berisikan kalung emas yang di simpan di dalam tas selempang suami korban hilang,” katanya.
Tutik baru mengetahui bahwa barang-barang berharga miliknya telah hilang pada saat mengajak anaknya bermain Timezone. Tutik pun berusaha mencari barang-barang yang disimpannya di dalam tas suaminya itu. Namun, pencarian itu tidak membuahkan hasil.
“Atas kehilangan barang-barangnya itu, korban membuat laporan kepada kita. Saat melaporkan kejadian ini, korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp. 18 juta,” tuturnya.
Dari laporan yang diterima itu, Unit Reskrim Polsek Batamkota melakukan penyelidikan di lapangan dengan melakukan pemeriksaan seluruh CCTv di pusat perbelanjaan itu. Dari hasil CCTv itu, polisi mengantongi ciri-ciri pelaku dan melakukan pengejaran.
“Setelah mengantongi ciri-cirinya, kita mendapatkan informasi kalau pelaku sedang berada di Nagoya Hill dan berkoordinasi dengan pihak sekuriti Nagoya Hill,” katanya.
Usai menerima informasi dari Unit Reskrim Polsek Batamkota, pelaku akhirnya berhasil diamankan keempatnya dan membawa mereka ke Polsek Batamkota. Diduga, keempat komplotan ini akan kembali melakukan aksi berikutnya, namun gagal setelah ditangkap pihak kepolisian.
“Dari penangkapan ini, kami amankan beberapa barang bukti diantaranya satu unit hape, satu unit mobil yang dugunakan saat aksi dan beberapa barang bukti lainnya,” bebernya.
Dari barang bukti yang diamankan pihak kepolisian, modus yang digunakan para pelaku yakni dengan cara berpura-pura bertanya tentang makanan yang ada di pusat perbelanjaan tersebut. Saat korban lengah, salah satu dari pelaku mengambil barang-barang milik korban dari belakang.
“Perempuan yang tiga orang itu bertugas untuk membuat korban lengah. Sementara pelaku yang laki-laki, bertugas mengambil barang korban. Otak pelakunya Hermansyah ini,” katanya.
Firdaus menambahkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan mendalami keterangan dari empat pelaku yang sudah diamankan tersebut. Para pelaku pencopetan itu dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.
“Kami masih mengembangkan kasus ini dengan mencari bukti lainnya. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan seluruh polsek jajaran Polresta Barelang untuk mencari laporan polisinya,” imbuhnya. (gie)