Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12286

Hutang RSUD Batam Capai Rp 19 Miliar

0
Drg Ani Dewiyana

batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) Kota Batam kesulitan untuk melunasi utang kepada 34 vendor sebesar Rp 19 miliar. Utang ini sejak 2014. Pengembalian utang ini akan dilakukan dalam tiga tahap.

“Kami akan cicil. Minggu lalu sudah dilakukan pembayaran pertama. Total yang sudah dibayarkan saya kurang tahu berapa,” kata Direktur RSUD-EF, Ani Dewiana saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi II DPRD Kota Batam, Jumat (25/4).

Ia mengataka kebanyakan utang itu untuk obat. Kemudian untuk jasa pelayanan medis dan alat tulis kantor.

“Untuk obat itu saja mencapai Rp 7 Miliar. Belum lagi untuk ATK dan sebagainya. Jadi sangat banyak itemnya,” katanya.

Untuk mengembalikan utang ini, RSUD mendapatkan uang dari penghasilan rumah sakit berplat merah tersebut. Tentunya dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan, meski ada hutang, tetapi pasokan obat sudah normal. Semua vendor tetap mau bekerja sama setelah mendapat penjelasan dari pihak RSUD.

Ia mengatakan saat ini pihak RSUD terus melakukan evaluasi dan perbaikan di internal. Termasuk meningkatkan pendapatan dengan meningkatkan pelayanan. Di mana RSUD menyiapkan anggaran sekitar Rp 20 miliar untuk pengadaan obat. Sekitar 7 miliar adalah obat habis pakai.

“Termasuk sekarang perbaikan pelayanan pendaftaran yang sudah via online. Jadi tidak perlu lagi datang dan antre di rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, anggota komisi II DPRD Kota Batam Mulia Rindo Purba mengatakan bahwa permasalahan di RSUD ini sudah sejak 10 tahun lalu berlangsung. Ia berharap dengan pimpinan RSUD yang baru, maka pelayanan akan lebih baik. Di mana menurutnya, selama ini ada banyak kasus yang terjadi di RSUD. Termasuk temuan BPK terkait laporan keuangan RSUD.

“Kalau sampai ada temuan dari BPK berarti ada yang kurang bagus. Dan saya berharap kedepannya ini terus ditingkatkan,” katanya.

Ia juga berharap kepada pimpinan RSUD agar memperhatikan kesejahteraan karyawan atau pegawai yang ada di RSUD. Menurutnya, jika pegawai tidak sejahtera maka pelayanan pastinya akan terganggu.

“Jadi harusnya disamping memperhatikan laba maka pelayanan yang paling utama. Indikator pelayanan Pemko dikatakan bagus kalau memang di pelayanan di rumah sakitnya bagus,” katanya.

Menurutya, masalah yang ada di RSUD sekarang sudah sangat susah untuk dipulihkan. Ia mengusulkan agar beban yang ada di RSUD sekarang dibagi kepada pihak lain. Dengan demikian masalah di RSUD akan lebih mudah teratasi. (ian)

Petani Ikut Promosikan Agromarina

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sebagai langkah mempromosikan destinasi wisata baru Kawasan Wisata Agromarina Sei Temiang, Badan Pengusahaan (BP) Batam mengajak kalangan petani untuk ikut mempromosikannya.

“Selasa kemarin ada bazar asyik dan pameran hasil produksi pertanian keren warga binaan lapas Batam dan kelompok tani sekota Batam,” ujar Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam Dendi Gustinandar, Rabu (25/4) di Gedung BP Batam.

Ada banyak kalangan petani dan pengusaha UKM yang mengikuti acara ini.

“Acara ini menjadi ajang promosi dan produksi pertanian yang berbasis kreatif agar dikenal oleh berbagai lapisan masyarakat,” jelasnya.

Dalam acara ini, para petani dari Kawasan Wisata Agromarina Sei Temiang ikut juga berpartisipasi menunjukkan hasil produksinya.

“Selain itu ada juga produsen pupuk dari luar yang datang memamerkan produknya yang menggunakan bahan baku dari Kawasan Wisata Agromarina,” katanya.

Nama produk tersebut adalah Harvest Agro.

“Mereka mampu membuat pupuk kandang bebas bakteri patogenik, bebas gulma dan bebas bau. Cocok untuk yang suka bercocok tanam,” katanya.

Selain Kawasan Wisata Agromarina Sei Temiang, Kawasan Wisata Tanjungriau Fisherism juga terus dikembangkan.

“Agrosouvenir sudah selesai bangunan dan parkirannya. Kalau sudah, nanti akan ada 125 UKM yang akan pasarkan produknya berupa kuliner, kraft dan oleh-oleh,” kata Kasubdit Pemanfaatan Aset BP Batam Irfan Widyasa.

Disamping itu, proses pengembangan Museum Pembangunan Batam juga tengah berjalan.”Sekarang dalam proses pencetakan dan pembuatan frame dan sketsa nya,” katanya.

Calon pengunjung juga bisa menikmati wisata edukasi hidroponik. Di Fisherism terdapat tanaman-tanaman yang dibudidayakan secara hidroponik.

“Sedangkan untuk tempat berswafoto, kami sudah menyelesaikan 10 dari 22 total spot yang ada,” pungkasnya.(leo)

KSB Tak Dibangun Segera Ditarik

0
Pengendara sepeda motor melintas di lahan kosong di Tanjunguncang, Batuaji, Kamis (11/4). BP Batam akan memanggil pemilik lahan tidur bila tidak digunakan pemiliknya. F Dalil harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Direktur Lahan BP Batam, Imam Bachroni mengatakan, saat ini BP Batam masih terus melakukan pendataan Kavling Siap Bangun (KSB) di Batam. Ini untuk mengetahui berapa banyak lahan KSB yang tidak dibangun dan berapa banyak yang sudah terbangun. Dan jika pendataan sudah selesai, tetapi KSB tak kunjung dibangun, maka akan dilakukan penarikan oleh BP Batam.

“Kita jalan sesuai dengan ketentuan saja. Dan seharusnya, sesuai aturan memang enam bulan setelah diberikan, maka itu harus dibangun,” katanya.

Imam mengatakan saat ini pendataan di berbagai titik sedang dilakukan. Pemetaan lewat drone terus berlangsung. Makanya ia berharap agar semua pemilik kavling untuk segera membangun kaveling. Karena memang sesuai ketentuan, itu untuk dibangun rumah.

“Saya kurang tahu pasti berapa banyak yang sudah dialokasikan ke warga tetapi semua akan kita data,” katanya.

Menurutnya tindakan ini dilakukan dalam rangka penataan lahan di Batam. Nantinya KSB yang akan ditarik tersebut akan dialokasikan. “Tetapi bagaimana teknisnya itu tergantung pimpinanlah,” katanya.

Saat ini BP Batam juga memberikan kemudahan kepada warga untuk mengurus legalitas KSB termasuk pembayaran UWTO di berbagai titik. Misalnya di daerah Sagulung ada kantor perwakilan untuk pengurusan.

“Jadi sebenarnya kita terus menghimbau kepada warga untuk membangun kavlingnya. Progres pembangunan harus terlihat dan harus berlanjut,” katanya.

Sebelumnya Imam juga mengatakan bahwa Permintaan akan Kaveling Siap Bangun (KSB) ke Badan Pengusahaan (BP) Batam tetap banyak. Tetapi BP Batam tegas menolak pengalokasian lahan untuk KSB karena penataan tersebut.

Sementara itu, ketua DPD REI Khusus Batam Achyar mengataka bahwa BP Batam seharusnya mengevaluasi dan menarik KSB yang tidak kunjung dibangun. Di mana saat ini banyak KSB yang terlantar padahal seharusnya bisa dialokasikan untuk perusahaan pengembang perumahan.

“KSB yang tidak dibangun itu bisa dialokasikan lagi kepada pngembang yang benar-benar mau dan bersedia melakukan pembangunan,” katanya.

Menurut Achyar saat ini banyak KSB yang diperjualbelikan oleh masyarakat. Padahal seharusnya, KSB itu awalnya diberikan kepada warga yang belum memiliki rumah.

“KSB itu untuk dibangun. Tetapi saat ini malah sangat banyak yang untuk dibisniskan orang per orang,” katanya. (ian)

Jadilah Bekal yang Baik untuk Orangtua

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan bahwa anak-anak muda merupakan harta yang kekal bagi para orangtua. Apalagi keberhasilan dalam mendidik mereka untuk menjadi anak yang saleh.

“Doa merekalah yang menjadi bekal bagi kita orang tua di alam kubur nanti,” ujar Nurdin dalam tausiahnya saat majelis Magrib dan Isya di Masjid Hikmatul Huda, Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, Natuna, beberapa waktu lalu.

Dilanjutkan Nurdin menjaga generasi muda juga penting sebagai syarat dalam keberhasilan pembangunan yang tentunya bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itu anak-anak kita harus terus kita jaga, merekalah yang akan meneruskan tongkat estafet pembangunan daerah,” lanjut Nurdin.

Nurdin menambahkan kedatangannya bersama sejumlah Kepala OPD seperti Kadis Pertanian Ahmad Izhar, Kadis Kelautan Eddy Sofyan, Kadis PU Abu Bakar dan Kadis Perhubungan Jamhur Ismail merupakan bentuk menjemput aspirasi.

“Ada kendala apapun terkait pemenuhan kebutuhan masyarakat segera sampaikan kepada saya melalui mereka,” tambah Nurdin.

Karena menurut Nurdin apapun jabatan dan kekuasaan yang dimiliki saat ini, itu semua merupakan titipan dan amanah dari Allah SWT. “Kita bantu masyarakat di jalan Allah, Insya Allah keberkahan akan mengiringi,” tutup Nurdin.(bni)

Perkenalkan Budaya Setiap Daerah

0

batampos.co.id – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Bintan Dalmasri Syam berkunjung ke kantor Kwarnas Pramuka di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (24/4). Dalam kunjungannya, Dalmasri melaporkan kegiatan agenda Kemah Cagar Budaya Tingkat Provinsi Kepri yang rencananya akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bintan 11 Mei sampai 13 Mei mendatang.

“Kami juga akan mengadakan kegiatan Kemah Cagar Budaya se-Provinsi Kepri,” ungkapnya.

Dalmasri mengungkapkan kegiatan ini akan diikuti 165 Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega se-Provinsi Kepri. Ini merupakan kali pertama Kegiatan Kemah Cagar Budaya yang dilaksanakan di Propinsi Kepri.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga merupakan kerja sama Kwarcab Gerakan Pramuka Bintan dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat (Sumbar) Korwil Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau.

Melalui kegiatan Kemah Cagar Budaya, kata dia, pihaknya ingin memperkenalkan cagar budaya, mengunjungi museum dan beberapa kegiatan seru lainnya yang berkaitan dengan kebudayaan. Antara lain, para peserta akan menampilkan ciri khas daerahnya masing-masing serta keterampilan para Pramuka Penegak dan Pandega.

”Supaya budaya Melayu bisa teredukasi di anak-anak Pramuka. Selama ini mungkin hanya sekadar cerita, nanti jadi sebuah kisah nyata pada acara perkemahan tersebut,” kata dia.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault mengatakan, Kwarnas mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut pria berkumis ini, kegiatan Kemah Cagar Budaya bagus sebagai edukasi para anggota Gerakan Pramuka.Ia juga menjelaskan, kekuatan dan kelebihan dari kegiatan luar ruangan adalah apa yang mereka lihat, merasakan, dan mengaplikasikan ilmu mereka.(met)

Berawal dari Hobi, Kini Buka Toko Sendiri

0
Evayani di antara produk-produk dagangannya. F. Tri Haryono/Batam Pos

batampos.co.id – Berhenti menjadi jurnalis, Evayani banting stir menjadi honorer di Pemkab Karimun. Di tengah kesibukannya sebagai honorer, ia meluangkan waktu berbisnis.

Wanita berjilbab ini memulai wirausahanya dengan modal Rp 5 juta pada 2016 lalu. Hasilnya, kini dia sudah mempunyai toko sendiri. Padahal awalnya cuma menyalurkan hobi berjualan. Kini beragam barang dia jual. Mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga pernak-pernik bagi kaum hawa disediakannya.

Tantangan dan rintangan berhasil ia lalui dengan sabar dan tekun. ”Alhamdulillah, sudah ada toko sendiri. Walaupun modalnya sedikit, tapi bagaimana kita menyiasati untuk diputar,” ujarnya.

Ia mengisahkan suka dan duka saat awal membuka bisnis dengan sistem penjualan online. Sering pelanggan yang mengambil barang secara mencicil, pembayarannya lancar di awal. Kemudian, saat ketiga dan keempat mengambil barang, sudah tidak pernah bayar dan kadang menghilang.

Namun, semua itu cukup diambil hikmah dan tidak menjadi hambatan baginya. Ia gencar mempromosikan barang dagangannya melalui media sosial (medsos).
”Paling penting adalah dari keuntungan sedikit demi sedikit bisa dinikmati buat keluarga terutama kebutuhan anak saya,” kata Evayani.

Kepada para pelanggan baik online maupun di tokonya, setiap Jumat biasanya diberikan diskon harga 20 persen untuk semua barang yang dijual. ”Kita harus optimis, kerja keras, dan yang paling penting halal,” kata Eva. (tri)

Soroush Aplikasi Chat Besutan Iran

0

batampos.co.id – Pemerintah Iran meluncurkan aplikasi chat baru, soroush.

Aplikasi ercakapan ini jadi ngehits sebab dilengkapi dengan emoji kontroversial ‘Death to America’ atau matilah Amerika. Emoji tersebut pro terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Ali Khamenei.

Peluncuran aplikasi ini adalah sebuah upaya untuk melawan popularitas telegram.

Lebih detilnya, emoji tersebut menampilkan seorang perempuan yang membawa tulisan yang mendorong untuk menyerang Amerika, Israel, dan kelompok Freemasonry.

Saat ini sudah ada lima juta pengguna aplikasi yang sangat mirip dengan Telegram ini. Soroush juga memungkinkan pengguna untuk bergabung dengan saluran, mengikuti berita, dan melakukan bisnis online. Aplikasi ini juga berisi fitur untuk mentransfer akun Telegram yang ada ke aplikasi baru.

Ali Khamenei menutup akun Telegramnya minggu lalu. “Ini sejalan dengan menjaga kepentingan nasional dan menghapus monopoli dari aplikasi pesan Telegram,” katanya seperti dilansir Middle East Eye, Kamis, (26/4).

Media Pemerintah Iran melaporkan, Pemerintah Iran telah melarang semua badan negara bagian menggunakan aplikasi chat asing. Meskipun Iran secara resmi melarang penggunaan Twitter dan aplikasi media sosial asing lainnya, Khamenei dan pejabat lainnya masih memelihara akunnya di Twitter.

Banyak orang Iran masih menggunakan Twitter dan platform terlarang lainnya dengan menggunakan Virtual Private Networks (VPNs).

Aplikasi ini dibuat karena dipicu oleh unjuk rasa massal di Iran pada bulan Desember lalu yang dipicu pesan berantai melalui Telegram. Pengguna Telegram berbagi foto-foto unjuk rasa, termasuk foto-foto para pengunjuk rasa perempuan yang melepaskan jilbabnya di depan umum.

Foto-foto unjuk rasa mengalir deras ke dunia luar melalui Telegram. Sering kali melalui Dewan Perlawanan Nasional di Iran, sebuah kelompok antipemerintah kontroversial yang berbasis di Albania.

(ina/iml/trz/JPC)

1 Mei, bila Tak Registrasi Layanan Komunikasi Tak Bisa Dinikmati

0
ilustrasi

batampos.co.id – Registrasi, registrasi, registrasi…. sudahkah Anda registrasi? Bila belum siap-siaplah …

Smartfren kembali mengingatkan pelanggannya untuk segera meregistrasi kartu SIM prabayarnya menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK). Jika tidak, ancaman pemblokiran segera menanti.

“Mulai tanggal 1 Mei 2018, pelanggan yang belum melakukan registrasi ulang atas kartu prabayarnya, tidak bisa lagi menikmati semua layanan selulernya,” kata Smartfren dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (26/4).

Smartfren menjelaskan bahwa hal tersebut sebelunnya telah diamanatkan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.12/2016 dan perubahannya No.14/2017. “Registrasi kartu prabayar ini dilakukan demi kenyamanan dan perlindungan para pelanggan Smartfren agar terhindar dari penyalahgunaan data dan hal-hal lainnya yang merugikan pelanggan. Lainnya, juga memberikan kemudahan penyediaan layanan, seperti transaksi online,” terangnya.

Terkait kasus penyalahgunaan data kependudukan yang ramai diberitakan beberapa waktu ini, menurut pihak Smartfren, nomor-nomor yang diregistrasikan secara tidak benar, sejumlah total lebih dari 3 juta nomor, kini sudah diblokir. Keseluruhan angka pemblokiran tersebut juga termasuk dari pelanggan yang belum melakukan registrasi.

Operator telekomunikasi ini menegaskan akan terus menerus mengingatkan untuk melakukan registrasi kartu prabayarnya secara benar dan sah. Fitur Cek NIK juga bisa diakses guna mengetahui apakah terdapat nomor-nomor Smartfren lainnya yang terdaftar dengan NIK milik pengguna yang sama. Apabila ditemui terdapat nomor-nomor lain namun bukan milik pelanggan, maka pelanggan dapat melaporkannya kepada Smartfren untuk dinonaktifkan segera.

Smartfren juga mengingatkan kembali bahwa untuk setiap NIK, pelanggan dapat melakukan registrasi sendiri untuk maksimum 3 nomor Smartfren. Apabila pelanggan membutuhkan lebih dari 3 nomor, maka registrasi dapat dilayani langsung di Galeri Smartfren atau galeri mitra Smartfren dengan membawa KTP dan No KK.

(ryn/JPC)

Kendalikan Harga Bahan Pokok

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri TS Arif Fadillah saat rapat koordinasi dan identifikasi harga barang kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional, yakni puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (24/4). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan ketersediaan bahan pokok menjadi prioritas pemerintah pada 2018. Hal ini sebagai upaya menekan laju inflasi.

Ketersediaan barang kebutuhan pokok dengan jumlah yang memadai, mutu baik, dan harga yang terjangkau merupakan tugas bersama baik instansi pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha.

“Pemerintah Provinsi Kepri secara intensif melakukan berbagai kerja sama yang melibatkan pelaku usaha untuk menjamin pasokan barang kebutuhan pokok,” ujar Arif pada acara Rapat Koordinasi dan Identifikasi Harga Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (24/4).

Rapat ini dihadiri Perwakilan Kementerian Perdagangan RI, Pimpinan Bank Indonesia Batam, Kepala Bulog Riau Kepri, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri, para pelaku usaha serta distributor.

Apalagi, kata Arif, saat ini menjelang bulan puasa dan akan memasuki Hari Raya Idul Fitri. Kebutuhan masyarakat mengalami peningkatan. Jika tidak dipantau dan dikendalikan maka akan memberatkan masyarakat. “Jadi kebutuhan pokok ini harus perlu penanganan serius, maka perlu kerja bersama,” ucap Arif.

Menjelang Ramadan ini me­nurut Arif, terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat akan beras, minyak, dan gula. Oleh karena itu pastikan bahwa stok barang tersebut memadai disaat terjadi lonjakan permintaan. “Jangan sampai permintaan terjadi lonjakan namun stok barang tidak ada, inilah yang menyebabkan harga cenderung naik,” ucapnya.

Arif berharap dengan dilaksanakannya rapat ini nantinya bisa menjamin ketersediaan suplai bahan pokok di seluruh wilayah Provinsi Kepri dengan harga yang terjangkau oleh Masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Burhanuddin dalam laporannya mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan.
Untuk ketersediaan bahan pokok di Wila­yah Provinsi Kepri, berdasarkan laporan dari Bulog dalam posisi yang aman. “Alhamdulillah, dalam 3 bulan ke depan ketersediaan beras dan minyak aman berdasarkan laporan dari bulog tadi,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri telah memantau untuk memastikan ketersediaan stok, kelancaran distribusi, dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran 2017/1438 H di beberapa pasar di Tanjungpinang.

“Harga barang pokok dalam sebulan terakhir relatif stabil, bahkan cenderung turun. Kami akan terus memastikan harga barang pokok tetap stabil dan pasokan terjaga,” ujarnya. (bni)

Gubernur Siap Uji Adrenalin

0
Meifrizon. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Perhelatan akbar bagi para petualang atau pecinta trabas adventure dimulai, Sabtu 12 Mei mendatang. Para komunitas motor trail akan berkumpul di Dompak Tanjungpinang dan berakhir di Pantai Trikora Bintan setelah melewati bukit, hutan, dan perkampungan dengan menunggangi trail andalannya.

Selain menjelajahi jalanan menantang, para bikers akan melewati objek wisata andalan di Tanjungpinang dan Bintan. Event besar yang digawangi Batam Pos dan Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Provinsi Kepri ini akan menampung ribuan peserta dalam maupun luar negeri.

Manager Event Organizer (EO) Batam Pos Herman Mangundap menjelaskan, event perdana ini akan diikuti peserta dalam dan luar negeri.

“Nanti peserta akan melewati jalan raya dan perkampungan. Tujuannya untuk memperkenalkan keindahan alam Kepri dan keramahtamahan masyarakatnya kepada pecinta komunitas motor trail,” ungkapnya.

Destinasi wisata yang dilalui yakni, Jembatan Dompak, Patung Seribu, Bukit Panglong Kijang, Danau Biru Kawal, Danau Kampung Bloreng, Gunung Pasir Busung, dan Pantai Trikora Bintan. “Start di Dompak, finisnya di Trikora,” jelasnya.

Kepala Dispora Kepri Maifrizon berharap event ini dapat memperkenalkan Kepri khususnya Tanjungpinang dan Bintan ke dunia internasional. “Karena pesertanya banyak dari luar negeri. Mudah-mudahan dapat mendongkrak pariwisata maupun budaya kita ke mancanegara,” ujarnya.

Maifrizon juga menyampaikan, Gubernur Kepri Nurdin Basirun sangat mendukung event ini. Bahkan ia ingin men­guji nyali dengan menunggangi motor trail. “Insya Allah pak gubernur siap,” ujarnya.

Dirinya berharap, Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan ikut mendukung event besar yang akan digelar Batam Pos 12 Mei mendatang. “Dengan acara ini kami berharap, dapat memberikan efek positif bagi Kepri, khususnya Tanjungpinang dan Bintan,” pungkasnya.(cca)