Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 12312

Gubernur Kepri Ingin KEK Tanjungsauh Dipercepat

0

batampos.co.id – Pemerintah terus mempercepat pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus di beberapa wilayah di Kepri. Di antara titik KEK yang akan segera dibangun adalah KEK Tanjungsauh di Batam.

“Percepatan menjadikan Tanjungsauh sebagai KEK terus digesa,” kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun usai menghadiri rapat pembahasan pembentukan KEK di wilayah Kepri di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (5/4) malam.

Rapat tersebut juga dihadiri Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Menurut Gubernur, semua pihak punya persepsi yang sama agar KEK Tanjungsauh segera terwujud.
Sambil menyiapkan segara sarana dan infrastruktur pendukunganya, berbagai payung hukum untuk menguatkan KEK juga dibahas. Nurdin menambahkan, terwujudnya KEK diyakini akan semakin menarik minat investor untuk berinvestasi di Kepri.

Posisi Tanjungsauh yang sangat strategis di jalur pelayaran dunia dan bersilangan di segitiga Indonesia, Singapura, dan Malaysia, kata Nurdin, harus memberi manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi negeri ini. Posisi strategis itu harus dimaksimalkan bagi kemakmuran rakyat.

“Yang jelas sudah banyak kesepahaman untuk mempercepat perwujudan KEK,” kata Nurdin lagi.

Menurut Nurdin, dengan banyaknya KEK, diharapkan investasi yang masuk semakin gencar. Sehingga ekonomi Kepri akan tumbuh dengan pesat.

Apalagi sejak akhir Februari lalu, sejumlah proyek strategis di Kepri telah mendapat restu Presiden Joko Widodo agar secepatnya berjalan. Proyek-proyek itu antara lain pembangunan Jembatan Batam Bintan,KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, pengembangan Pelabuhan Batuampar, pengembangan dan modernisasi Bandara Hang Nadim, dan pembangunan Batam Light Rapid Transit (LRT).

“Kita ingin semuanya cepat terwujud. Biar Kepri semakin maju dan semakin sejahtera,” kata Nurdin.

(leo)

Gandeng Polisi Cek Ikan Dalam Kaleng

0
Tim gabungan Polres Anambas bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian mengecek ikan kaleng bercacing yang dilarang beredar di salah satu toko di Tarempa, Kamis (5/4). F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id –  Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas menggandeng pihak kepolisian kembali melakukan razia untuk memastikan peredaran sarden dengan merk tertentu yang sebelumnya sudah dilarang peredarannya oleh Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) beberapa waktu lalu.

Sedikitnya ada 22 toko yang diperiksa. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tim gabungan berhasil mengamankan 10 kaleng sarden merk ABC disalah satu toko di Tarempa.

Salah satu tim di lapangan Yunus, mengatakan pada awalnya, rata-rata tim hanya menemukan dua merk saja yakni Mili dan Merk Matahari. Namun operasi terus dilakukan. Pada akhir tim menemukan satu merk yang dilarang di salah satu toko di Tarempa.

“Ada 22 toko yang kami lakukan pemantauan. Dari situ, kemudian diperoleh 10 kaleng produk merk ABC Mackerel dengan nomor bets T1 7F yang masuk dalam daftar ikan dalam kemasan yang dikeluarkan oleh BPOM. Saat ini sudah kami amankan,” ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) melalui staff bidang perdagangannya, Dwi Arief Laksono, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, sementara ini, pihaknya melakukan pengawasan dari Hulu terlebih dahulu sambil melihat perkembangan dan aduan dari masyarakat. Dalam hal ini, kami juga meminta peran aktif masyarakat dalam melaporkan, termasuk peran kawan-kawan media untuk menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Yunus, staff Dinas Koperasi lainnya mengatakan jika operasi tersebut dilakukan di sejumlah toko yang ada di sepanjang jalan Hang Tuah Tarempa. Kemudian disejumlah toko di Jalan Ahmad Yani Laut dan kemudian di sejumlah toko yang ada di pasar inpress Tarempa.

“Rata-rata, toko yang ada hanya menjual dua merk sarden yakni Mili dan Merk Matahari. Namun terakhir tim dapat menemukan merk yang dimaksud yakni ABC di salah satu toko di Tarempa,” ungkap.

Tim juga memberikan selebaran daftar sarden yang dilarang BPOM yakni sekitar 27 merk. Tim meminta agar pedagang tidak menjual sarden dimaksud. Jika masih membandel, maka petugas tidak segan-segan akan menarik barang tersebut. “Kami Imbau untuk tidak lagi menjual merk tersebut, kalau tidak Disperindagkop akan tarik barang tersebut,” terdengar dari salah satu tim ketika melakukan pengecekan barang.

Diketahui, peninjauan terhadap ikan dalam kemasan kaleng di Anambas ini diakuinya baru dilakukan setelah adanya koordinasi dengan Dinas kesehatan, Disperindag Provinsi dan Satgas Pangan. Pernyataan dari Menteri Kesehatan, diakuinya menjadi salahsatu hal yang sempat menjadi ganjalan sampai akhirnya melakukan eksekusi.

“Sebelumnya ada penyataan Menteri Kesehatan yang menyebutkan kalau produk itu aman. Tapi, setelah kami koordinasi dengan OPD terkait, termasuk dengan Satgas Pangan, baru kami berani melakukan penindakan,” ungkapnya.

Badan POM RI sebelumnya melakukan pengujian terhadap 66 merk ikan dalam kemasan kaleng untuk membuktikan adanya cacing dalam produk tersebut. Hasilnya, 27 merk positif mengandung parasit cacing yang terdiri dari 16 merk impor dan 11 merk produk dalam negeri. (sya)

Pendaftaran JPTP Kepri Ditutup 18 April

0

batampos.co.id – Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKD-SDM) Pemprov Kepri, Firdaus mengatakan Panitia Seleksi (Pansel) lelang terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) telah menerima enam berkas pelamar. Menurut Firdaus, keenam berkas tersebut masih tahap verifikasi.

“Itu yang mendaftar sampai saat ini,” ujar Firdaus di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Kamis (5/4).

Mantan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Pemprov Kepri tersebut menjelaskan, berkas yang diterima secara online tersebut masih dalam proses verifikasi oleh Sekretariat Pansel JPTP. Apabila ada pelamar yang persyaratan kurang diminta untuk melengkapi atau memperbaiki.

“Acuan kita tetap pada syarat-syarat yang sudah ditetapkan Pansel JPTP. Bagi memenuhi, tentu bisa mengikuti proses seleksi,” papar Firdaus.

Menurut Firdaus, penutupan pendaftaran seleksi JPTP Kepri akan dilaksanakan pada 18 April mendatang. Sejauh ini, peminat bukan hanya pejabat dari Pemprov Kepri saja, tetapi ada juga dari luar daerah.

“Tak menutup kemungkinan jumlah pendaftar akan terus bertambah sampai ditutupnya pendaftaran,” tutup Firdaus.

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan lelang jabatan harus disegerakan. Karena banyak jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri yang kosong. Selain itu, ada juga beberapa jabatan yang akan ditinggal pensiun oleh Kepala OPD. “Pansel yang bekerja adalah orang-orang profesional. Sehingga dijamin bebas dari praktik titip menitip,” tegas Gubernur Nurdin, Selasa (3/4) lalu.

Enam jabatan yang akan dilelang yakni Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Retribusi Daerah (BP2RD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Kepala Dinas Pendidikan.(jpg)

Harga Bawang Putih Naik Rp 10 Ribu

0

batampos.co.id – Harga bawang putih di beberapa pasar di Kabupaten Bintan melonjak naik hingga Rp 10 ribu per kilogramnya. Biasanya dijual Rp 30 ribu, sekarang Rp 40 ribu per kilogramnya. Naiknya harga bawang putih tersebut akibat stok berkurang karena tertahan di Kota Batam.

“Lagi bermasalah, karena tertahan di Batam Tapi sudah dalam proses tindak lanjut,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bintan, Khairul.

Khairul berharap, persoalan bawang putih sebagai barang impor yang masuk melalui kawasan FTZ Batam segera selesai. Agar pendistribusian bawang putih ke Bintan segera dilakukan. Sementara itu, ketersediaan pangan beberapa komoditi dilaporkan cukup untuk beberapa bulan ke depan. Seperti ketersediaan stok beras mencapai 4.813.925 kilogram (Kg) dengan kebutuhan 1.474.397 Kg per bulan maka bisa dipastikan cukup untuk 98 hari ke depannya.

Sedangkan untuk ketersediaan stok minyak goreng mencapai 540 kilo liter dengan konsumsi per bulan mencapai 182 kilo liter, maka cukup untuk 95 hari ke depannya.”Beberapa komoditi juga kita pantau, seperti ketersediaan gula, telur ayam, daging sapi, cabai rawit, cabai merah masih aman. Meski harganya fluktuatif mengikuti pasar,” ungkapnya.

Kemudian untuk komoditas harga barang, harga cabai merah keriting naik berkisar Rp 2 ribu dengan harga pasaran Rp 52 ribu per kilogram. Namun harga cabai hijau turun Rp 4 ribu dengan harga pasaran Rp 36 ribu per kilogramnya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi meminta beberapa dinas terkait, untuk memastikan stok bahan pangan, khususnya persiapan menjelang bulan suci Ramadan 1439 H sekitar kurang lebih 1 bulan lagi.”Persiapan stok bahan pangan harus sudah diantisipasi sedini mungkin,” ujarnya.

Apri meminta, Dinas terkait agar sedini mungkin dilakukan sidak ke gudang-gudang yang ada di Kabupaten Bintan. Tujuannya untuk memastikan stok dan kualitas bahan makanan yang tersedia.”Saya minta, Dinas terkait turun langsung ke lapangan. Cek betul-betul ketersediaan stok pangan,” pungkasnya.(met)

KPK Buru Koruptor di Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi kasus-kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Kamis (5/4). Salah satu perkara yang disorot adalah kasus korupsi pengadaan fasilitas listrik di Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam.

“Tiga terdakwa sudah divonis bersalah. Tetapi satu di antaranya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kepri, Wiwin Iskandar, Kamis (5/4).

DPO tersebut atas nama Agus Mulyana, terpidana kasus korupsi pengadaan genset dan lampu penerangan landasan pacu di Bandara Hang Nadim Batam. Supervisi KPK dalam kasus ini adalah membantu Kejati Kepri memburu DPO tersebut.

Agus telah divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Tanjungpinang pada 17 Januari 2016. Saat itu, sidang vonis digelar tanpa kehadiran terdakwa (in absentia).

Selain vonis empat tahun penjara, pengadilan juga menjatuhkan denda Rp 150 juta subsider tiga bulan penjara. Namun hingga kini Kejaksaan Tinggi belum berhasil mengeksekusi Agus.

Terkait dukungan KPK itu, Wiwin mengaku mengapresiasinya. Selain itu, pihaknya juga masih terus berupaya menemukan dan menangkap Agus Mulyana.

“Penyidik Kejati Kepri terus bekerja untuk mengungkap keberadaan terdakwa Agus sampai saat ini,” tegas Wiwin.

Sementara Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah mengatakan supervisi hukum yang dilakukan KPK ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan (Korsupdak) KPK di Kepri. Selain kasus Hang Nadim, Febri menyebut saat ini terdapat 31 perkara tipikor di Kepri yang disupervisi.

“Secara umum penanganannya berjalan lancar,” ujar Febri di Jakarta.

Menurut Febri, salah satu kasus yang telah inkracht namun belum dapat dilakukan eksekusi karena terpidana masuk DPO termasuk yang akan didukung. Korsupdak KPK akan membantu pencarian DPO dalam korupsi pengadaan fasilitas listrik di Bandara Internasional Hang Nadim.

Selain itu, jelas Febri, supervisi ini juga merupakan upaya untuk optimalisasi penanganan perkara dalam rangka menjalankan fungsi trigger mechanism. Menurut dia, KPK akan mendukung pencarian keterangan ahli, asset tracing, hingga bantuan pencarian buron (DPO).

“Tadi tim KPK diterima oleh kepala dan wakil kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, aspidsus, dan jajaran,” papar Febri.

Ia melanjutkan, kerjasama yang kuat antara KPK, Polri, dan Kejaksaan akan semakin memperkuat upaya untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Apalagi, kasus korupsi di daerah saat ini mengalami peningkatan.

“Keterbukaan dan sinergi seperti yang dilakukan di Kepri ini diharapkan dapat menekan perilaku korup di sana. Hal yang sama juga dilakukan di sejumlah daerah lain,” tutup Febri. (jpg)

Calon Polisi Serbu Polres Tanjungpinang

0
Petugas memeriksa berkas calon anggota polisi di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (5/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang membuka pendaftaran penerimaan anggota Polri tahun 2018, khusus putra putri terbaik Tanjungpinang. Pendaftaran yang dibuka sejak 26 Maret hingga 12 April 2018 ini ramai peminat untuk seleksi Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara PTU, Polwan, Tamtama, Bintara TI, Bintara Musik, Bintara Kimia, dan Bintara Penerbangan.

Kabag Sumda Polres Tanjungpinang, Kompol Zanie Parlinggoman Rajagukguk mengatakan dari 191 orang calon polisi, 143 orang diantaranya calon Polisi laki-laki (Polki), 48 orang Polisi Wanita (Polwan), dan 8 orang mendaftar Akpol. Semua calon polisi telah melakukan pendaftaran secara online.

Zanie menjelaskan, semua calon mendaftar melalui website http://www.penerimaan.polri.go.id. Setelah itu pendaftar wajib melengkapi berkas administrasi dan diserahkan ke Mapolres Tanjungpinang untuk diperiksa.”Seleksi awal dan pemeriksaan berkas dilakukan secara transparan,” ujarnya.

Selain itu ada persyaratan lainnya yang harus dilengkapi yakni Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Kesehatan, Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA sederajat dan sudah berusia 18 tahun. “Calon Polisi yang diterima, harus bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia,” pungkas Zanie.(odi)

Pemasangan PJU Terkendala Zonasi Kelistrikan

0

batampos.co.id – Pemerintah kabupaten Karimun, pada tahun 2018 telah menganggarkan pemasangan Penerangan Jalan umum (PJU) untuk 114 titik. Anggaran ini dari Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Kebersihan Karimun.

Namun, timbul permasalahan setelah diberlakukan zonasi kelistrikan di wilayah dua zona kelistrikan zona satu PT Soma Daya Utama (SDU), zona kedua PT Karimun Power Plant (KPP). Dimana, untuk zona satu milik PT SDU ada 3 titik dan zona dua PT KPP 22 titik PJU yang baru.

“Benar, sekarang kita terganjal oleh pemberlakukan zonasi kelistrikan dalam pemasangan PJU. Di dua zonasi tersebut, sudah kita rencanakan beberapa puluh titik pemasangan baru PJU. Dengan total untuk wilayah pulau Karimun besar ada 82 titk PJU,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Kebersihan Karimun Rosmawati, kemarin (5/4).

Sedangkan, di zona tiga oleh PT PLN (Persero) Ranting Tanjungbalai Karimun ada 57 titik PJU baru tidak ada masalah. Begitu juga yang berada di pulau Kundur mencapai 34 titik PJU, juga tidak ada kendala dan sesuai dengan perencanaan. Dengan demikian, pihaknya tinggal menunggu keputusan dari pihak pemegang wilayah usaha penyediaan tenaga listrik di dua zonasi kelistrikan. “Kalau tidak ada solusi kita, bisa batal pemasangan PJU di dua zonasi tersebut,” ungkapnya.

Terpisah Manager Ranting PLN Tanjungbalai Karimun Chrisman Ariando mengatakan, sesuai dengan kesepakatan bersama antara PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepri, PT Soma Daya Utama (SDU) dan PT Karimun Power Plant yang mempunyai pegang wilayah usaha penyediaan tenaga listrik di pulau Karimun bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri.

Bahwasannya, dalam poin empat pihak PT PLN (Persero) bersedia untuk membantu menjual listrik dalam bentuk curah kepada PT SDU dan PT KPP dengan besaran nilai tarif berdasarkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) dan biaya margin yang akan dievaluasi setiap bulan.

“Kita disini (PLN Ranting Tanjungbalai Karimun-red), tetap belum ada instruksi dari PLN Wilayah Riau dan Kepri, untuk melayani pelanggan baru di wilayah zona satu dan dua. Benar, ada kesepakatan tapi belum ada realisasinya di sini,” jawabnya.

Pantauan di lapangan di wilayah zonasi satu dan dua banyak tiang listrik, terbuat dari beton sudah berdiri beberapa bulan lalu yang tidak kunjung terpasang kabel listrik. Selain itu dari Pemerintah Provinsi Kepri, meminta kepada PT SDU dan PT KPP agar segera membangun infrastruktur ketenagalistrikan mulai dari pembangkit listrik, jaringan transmisi dan jaringan distribusi tegangan menengah dan tegangan rendah.

Sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM nomor 943.K/20/DJL.3/2014 tentang Penetapan Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT SDU dan Kepmen ESDM nomor 945.K/20/DJL.3/2014 tentang Penetapan Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT KPP. Dan kedua perusahaan swasta tersebut diberi waktu satu tahun untuk membangun infrastruktur.

“Saya ngak percayalah. Dua perusahaan listrik swasta bisa membangun infrastruktur listrik dalam waktu satu tahun,” ungkap Barat salah seorang warga Tebing. (tri)

Pelaksanaan UNBK Berjalan Lancar

0
Hari terakhir peserta UNBK di salah satu sekolah SMK Yaspika. F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Selama empat hari pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Karimun, berjalan lancar. Tidak ada kendala, baik itu jaringan internet maupun listrik.

Alhamdulillah, tidak ada kendala selama UNBK. Walaupun, keterbatasan komputer tapi para peserta UNBK di empat sekolah. Baik di Karimun maupun di Kundur,” kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, kemarin (5/4).

Dimana, peserta didik yang mengikuti UNBK ada 923 pelajar dari 4 Sekolah Menengah Kejuruan yaitu SMK Vidya Sasana, SMK Yaspika, SMK Widya dan SMK Budi Mulia Kundur. Dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan bidang studi kejuruan.

“Waktunya menjawab soal melalui komputer 120 menit. Yang penting, pelajar mengisi biodata harus lengkap,” ungkapnya.

Sedangkan, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negari maupun Swasta dan Madrasyah Aliyah (MA) akan dilaksanakan pada hari Senin (9/4) depan dengan jumlah peserta yang ikut 2559 pelajar se Kabupaten Karimun.

“Selanjutnya, tinggal pelaksanaan UN dengan berbasis Ujian Nasional Kertas Pencil (UNKP). Mudah-mudahan, bisa diikuti oleh para pelajar kita nanti,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Yaspika Umar Sum mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN maupun Telkom selama pelaksanaan UNBK. Dimana, jumlah pelajar yang mengikuti UNBK sebanyak 122 pelajar yang terbagi dalam dua jurusan yaitu jurusan akutansi dan pemasaran.

“Saya bersyukurlah berjalan lancar UNBK. Tinggal, tingkat SMP nanti akan dilaksanakan disini juga UNBK,” singkatnya.

Pantauan di lapangan, para pelajar dengan serius mengisi lembar jawaban dimasing-masing komputer. (tri)

3.609 Siswa SMP Doa Bersama

0

batampos,co.id – Menjelang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang menggelar doa bersama di Masjid Agung Al Hikmah Tanjungpinang, Kamis (5/4). Acara tersebut diikuti 3.609 siswa SMP se-Tanjungpinang.

Kegiatan rutin tahunan ini dilangsungkan untuk memberikan motivasi dan pencerahan lewat ceramah agama. “Dan yang terpenting adalah berdoa agar Tuhan dapat melancarkan usaha siswa,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang Abdul Gani.

Dadang mengatakan, kegiatan doa bersama ini juga untuk mendidik mental dan karakter siswa. Terutama, memberikan kesadaran bahwa menyontek itu adalah perbuatan curang yang tidak boleh dilakukan. Juga mendidik siswa agar terus berdoa dalam keadaan apapun.

Sementara itu, Dadang menuturkan target kelulusan tahun ini ialah lebih tinggi dibandingkan Kota Batam. Berhubung Batam merupakan kota dengan nilai UN tertinggi Tahun 2018 se-Kepulauan Riau.

Dadang mengaku optimis, karena pada tahun 2017, jarak antara Kota Batam yang peringkat I se-Kepri dengan Kota Tanjungpinang yang berada di peringkat kedua hanya 0,52 saja.”Kita optimis hal ini bisa terjadi, karena jaraknya tidak banyak, hanya 0,52 saja,” kata Dadang.(aya)

Taksi Tubruk Motor

0

batampos.co.id – Jumat (6/4/2018) Patroli yang dilakukan WakasatLantas Polres barelang mendapati kecalakaan laulintas di depan Kawasan Mega Legenda.

Sebuah motor dengan pengendara seorang permpuan ditabrak sebuah taksi.

Korban segera dibawa ke rumah sakit.

Kejadaian kecalakaannya pun masih ditangani unit laka lantas. (ali)