Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12386

The Duck King Sajikan Bakso Ikan Goreng, Mau?!

0
MANAJER The Duck King, Nilla Kusuma menunjukkan lima dari sembila menu baru untuk dim sum di restora mereka di Nagoya City Walk, Kamis (12/4). | Chahaya Simanjuntak/Batam Pos

batampos.co.id – Restoran The Duck King di Nagoya Citywalk kembali menghadirkan menu baru, yakni dim sum aneka jenis. Ada sembilan menu baru yang dikeluarkan. Beberapa diantaranya menjadi menu rekomendasi pilihan pelanggan, salah satunya bakso ikan goreng yang disajikan dengan saus Thailand yang lezat.

“Sembilan menu baru ini merupakan program dari pusat. Semua cabang franchise The Duck King Indonesia ada menu-menu lezat ini,” ujar Manager The Duck King, Nilla Kusuma ketika ditemui di City Walk, Nagoya, Kamis (12/4) kemarin.

Ada pun menu baru yang dikeluarkan tersebut yakni bakso ikan goreng ala Thai, bakpao salju panggang, tim pangsit kristal dan jamur segar, kue emas goreng, pangsit goreng lobak, bakso ikan, lobak kuah kari, serta lumpia panjang goreng isi udang dengan mayonnaise, dan lumpia goreng Vietnam. Adfa juga pangsit daging ayam rebus yang disajikan dengan cuka hitam Jiao Zi. “Pelanggan juga mengenal menu ini dengan sebutan Gyoza,” jelas Nilla.

Selain sembilan menu baru, ada juga satu menu yang dulunya pernah release, tapi dihadirkan lagi karena banyaknya permintaan pelanggan. “Ada bakso sapi dengan ketumbar. Ini menu renew,” jelas Nilla.

Beberapa menu yang baru dihadirkan ini, sangat rekomendasi juga bagi pelanggan vegetarian. Sebut saja tim pangsit kristal dan jamur segar ala Taiwan dan kue emas goreng. “Tim pangsit kristal ini di dalamnya hanya sayur dan jamur. Seperti namanya kristal, karena kulit pembungkus sayur dan jamurnya ini terlihat transparan. Kalau yang kue emas goreng ini, di dalam rotinya hanya berisi daun bawang. Dan di bagian atas hanya ditaburi wijen. Rasanya enak dan lembut,” jelasnya.

Mengenai harga, aneka cemilan, penganan tradisional khas Tiongkok ini sangat terjangkau. ” Mulai dari Rp 23.800 sampai Rp 28.800 per porsi di luar pajak dan servis, kata Nilla.

Selain menghadirkan menu baru ini, The Ducking juga memberikan diskon 30 persen untuk seluruh menu dimsum untuk makan di tempat. Promo ini berlaku hingga 10 Mei mendatang. ” Diskonnya berlaku bebas tanpa maksimal order setiap hari mulai pukul 10.00-22.00 WIB, dan khusus untuk Minggu dan libur nasional kami lebih cepat buka mulai pukul 09.00 WIB, last order pukul 21.00 WIB,” tuturnya.

Mendapatkan menu spesial ini, bisa mengunjungi The Duck King Restaurant di Nagoya Citywalk Lower Ground CD 002-009. (cha)

PLN Perkuat Kerjasama dengan Jaksa

0
Asri Agung. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Humas PLN Wilayah Riau-Kepri, Dwi Suryo Abdullah mengatakan adanya penandatanganan bersama antara PLN dan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung, Kamis (12/4) di Nusa Dua, Bali. Menurut Dwi Suryo, terobosan tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi rencana kerja PLN ke depan.

“Kesepakatan tersebut spesifiknya adalah Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara,” ujar Dwi Suryo Abdullah dalam siaran persnya, kemarin.

Dijelaskannya, nota kesepahaman tersebut bisa menjadi payung hukum bagi PLN untuk menuntaskan program nasional, yakni 35.000 mega watt (MW). Masih kata Dwi Suryo, Kepri merupakan salah satu lokasi prioritas (lopri) untuk pelaksanaan mega proyek tersebut. “Turut hadir pada kesempatan itu Kepala Kejati Kepri, Asri Agung,” paparnya.

Dikatakannya, penandatanganan dilakukan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejagung, Loeke Larasati A.

Kemudian diikuti dengan penandatanganan kesepakatan serupa antara General Manager dan Direktur Utama Anak Perusahaan PLN dengan Kepala Kejaksaan Tinggi seluruh Indonesia. Kerja sama kedua pihak ini meliputi pemberian Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum, dan Tindakan Hukum Lainnya yang merupakan kewenangan Kejaksaan RI di bidang perdata dan tata usaha negara dalam rangka pemulihan dan penyelamatan keuangan/kekayaan/aset serta permasalahan lain dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara yang dihadapi oleh PLN.

“Kita juga punya target, khususnya di Kepri. Yakni seluruh desa di Kepri 2019 mendatang sudah tersentuh listrik,”

Sementara itu, Kajati Kepri, Asri Agung mengatakan penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dari Kejaksaan. Baik secara konstitusional maupun institusional untuk berperan aktif dan maksimal, sehingga entitas perusahaan tidak akan terkena permasalahan hukum dalam menjalankan kegiatan usahanya.

“Sepanjang setiap aksi korporasi tersebut sesuai dengan prinsip business judgment rule. Selain itu adalah sesuai dengan koridor yang ada,” ujar Asri Agung.(jpg)

Dewan TIK Kota Batam Kunjungi Batam Pos

0
Pemimpin Redaksi Batam Pos Muhamad Iqbal bersama tim menerima kunjungan Ketua Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Brian dan Amar yang berkunjung ke Batam Pos, Kamis (12/4). | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kota Batam, Donald Pangihutan didampingi wakilnya, Brian dan koordinator bagian konten, Amar berkunjung ke kantor Redaksi Batam Pos, Kamis (12/4) sore.

Ketiganya ditemui langsung oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Batam Pos Muhammad Iqbal.

Ketua Dewan TIK Kota Batam, Donald Pangihutan kepada Batam Pos menegaskan bahwa keberadaan Dewan TIK ini muaranya ingin mengenalkan teknologi informasi dan komunikasi atau digitalisasi untuk diterapkan kepada sistem administrasi di lembaga pemerintahan.

“Tujuan kami adalah bagaimana mewujudkan smart city dan percepatannya bisa terimplementasi di Batam, khususnya di sistem administrasi pemerintahan Kota Batam yang muaranya dapat dinikmati oleh masyarakat,” ujar Donald.

Sementara koordinator bagian konten Dewan TIK Kota Batam, Amar menegaskan, pihaknya saat ini lagi menggodok bagaimana agar semua OPD di Pemko Batam mau memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pengurusan administrasi birokrasi untuk kemudahan masyarakat.

“Ini sebenarnya tujuan utama yang ingin kami capai. Dengan adanya digital, bisa mengedukasi masyarkat dan ada dampak sosialnya kalau smart city di Batam bisa diterapkan oleh pemerintah di segala aspek dan semua OPD yang ada,” terang Amar.

Sayangnya, lanjutnya, hal tersebut tak mudah untuk bisa diwujudkan di Batam. Sebab, dari pemerintah Kota Batam sendiri terbentur atau dibatasi adanya regulasi dan masalah anggaran.

“Saat ini sistem administrasi pemerintahan khususnya pelayanan publik belum bisa memanfaatkan teknologi digital. Dengan inilah kami ingin semua bisa terkoneksi untuk memudahkan masyarakat. Kami akan serius mendorong itu,” ujar Amar.

Sementara Pemred Batam Pos, M Iqbal mendukung penuh program dan tujuan dari Dewan TIK Kota Batam, selama bertujuan untuk kemudahan pengurusan administrasi ke masyarakat Batam secara keseluruhan. (gas)

Warga Binaan Terancam Tak Bisa Memilih

0
Pilwako Tanjungpinang

batampos.co.id – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang belum dapat kepastian menyalurkan hak suara atau tidak pada Pilkada Tanjungpinang 27 Juni mendatang.Pasalnya, lapas ini berdiri di Kabupaten Bintan yang merupakan area di luar wilayah pelaksanaan Pilwako Tanjungpinang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Tanjungpinang, Robby Patria belum bisa memberi kepastian. Dalam waktu dekat, ia akan meninjau ulang dan mencari solusi keadaan ini sesuai dengan peraturan yang ada. “Kalau memang memungkinkan, akan kami kirimkan KPPS ke sana. Nanti kami cek dulu,” ujar Robby, Kamis (12/4).

Menurutnya, beda wilayah administrasi antara Tanjungpinang dan Bintan memang menjadi alasan di balik belum ada kepastian solusi dari permasalahan ini. “Pemilihan dilakukan di Tanjungpinang. Jika memang mereka punya KTP elektronik atau Suket, mereka didata dalam daftar pemilih sementara (DPS). Tapi, tetap kami tidak bisa mengakomodir di wilayah Bintan, karena itu domain KPU Bintan,” kata Robby.

Sebelumnya, Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang Misbahuddin menginginkan warga binaan yang ber-KTP Tanjungpinang mendapatkan hak menyalurkan suara. Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) agar melakukan sosialisasi ke sana.

“Kami akan berkoordinasi dengan Disdukcapil, meminta untuk mendata warga binaan kita agar di Pilpres dan Pilkada nantimereka juga dapat memberikan hak suaranya,” ujar Misbahuddin.

Pihak Lapas mengaku belum pernah mendapat informasi soal pelaksanaan pesta demokrasi yang akan digelar dalam waktu dekat, seperti Pemilihan Wali Kota atau pemilihan legislatif dan Presiden 2019 mendatang.(aya)

 

Asisten Rumah Tangga Curi Uang Majikan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Mahliana bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Ia nekad mencuri uang majikannya sebesar 3.000 dollar Singapura.

Ia, kini, harus berurusan dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Batamkota akibat aksi nekatnya itu. Ia nekat mencuri uang milik orang yang telah bersedia mempekerjakannya selama ini hanya untuk bersenang-senang dengan pacarnya yang merupakan warga negara Malaysia.

Dari informasi yang dihimpun Batam Pos, diketahuinya pencurian ini bermula dari korban membuka tasnya yang disimpan di dalam kamarnya. Setelah membuka tasnya, korban kaget setelah melihat uang dollar Singapura miliknya hilang sebanyak 3000 dollar. Mengetahui uang miliknya telah hilang, korban pun menanyakan kepada Mahliana. Namun, Mahliana mengaku tidak melihat atau mengambil uang itu dari dalam tas korban.

Atas kehilangan uangnya itu, korban pun melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Batamkota. Dalam pengakuan korban kepada polisi, awalnya uang yang berada di dalam tasnya itu berjumlah 7.200 dollar Singapura. Setelah korban kembali mengecek uangnya, ternyata uang itu tingal 4.200 dollar Singapura atau hilang sebesar Rp. 31.200.000.

Usai menerima laporan dari korban, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Batamkota melakukan penyelidikan di lapangan. Polisi pun mendata orang-orang yang berada di rumah korban, termasuk Mahliana. Usai dilakukan pendataan, selanjutnya korban bersama dengan Mahliana dibawa ke Polsek Batamkota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari keterangan yang didapatkan dan berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan polisi, diketahui bahwa pelaku pencurian itu merupakan Mahliana yang bekerja sebagai pembantu di rumah korban. Kepada polisi, uang itu digunakannya untuk membeli barang-barang kebutuhannya seperti sendal, sepatu, tas, dompet dan perhiasan mainan.

Tidak hanya untuk membeli barang-barang pribadi, Mahliana juga menggunakan uang itu untuk bersenang-senang dengan pacarnya. Uang sebesar Rp. 5.000.000 ia gunakan untuk menginap selama satu minggu bersama pacarnya di salah satu hotel yang berada di wilayah Batamkota. Selain itu, ia juga menghabiskan uang sebesar Rp. 10.000.000 untuk membiayai pacarnya selama berada di Batam.

Adapun uang milik majikannya itu dicurinya secara bertahap. Mulai dari awal bulan maret 2018 sampai tanggal 31 maret 2018. Uang yang dicuri Mahliana tersebut, selalu ditukarkannya di money change yang berada di bilangan Nagoya. Sejauh ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Mahliana. Sementara pacarnya, sejauh ini sudah pulang ke Malaysia.

Kapolsek Batamkota Kompol Firdaus saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan ini. Namun saat dikonfirmasi lebih jauh, Firdaus enggan membeberkan lebih jauh terkait penangkapan ini. Ia memastikan bahwa Mahliana sudah diamankan pihaknya dan sedang dilakukan penelusuran aliran uang hasil pencurian itu.

“Iya memang benar ada. Masih ditangani sama penyidik kita. Nanti akan kita sampaikan bagaimana perkembangannya,” ujarnya singkat. (gie)

Kejari Gelar Lomba Mengaji

0

batampos.co.id – Menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-58, Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna menggelar sejumlah kegiatan. Salah satunya lomba membaca Alquran.

Kajari Natuna Juli Isnur mengatakan, lomba mengaji tersebut sekaligus memberikan hikmah menyambut bulan suci Ramadan dan mengukuhkan mental warga bangsa yang berakhlak mulia.

“Sekarang sudah mulai dibuka pendaftaran. Lomba ngaji­nya dimulai saat Ramadan. Yang ngaji satu jus dapat THR,” kata Juli Isnur, Kamis (12/4).

Kegiatan ini juga ditujukan untuk mendorong umat muslim giat dalam menjalankan ibadah sehingga benar-benar menjadi umat yang tangguh dalam menjaga, membela dan menjalankan kebenaran.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membaca Alquran di sini (Kantor Kejari Natuna, red),” kata Isnur. Kegiatan ini dipandang cocok untuk memakmurkan bulan Ramadan.(arn)

Persiapan MTQ Bintan Sudah 90 Persen

0
Bupati Bintan Apri Sujadi meninjau persiapan MTQ tingkat Kabupaten Bintan di Tanjunguban, Rabu (11/4). F. Kominfo Bintan untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi didampingi Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam meninjau langsung persiapan acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Bintan, Rabu (11/4). Peninjauan itu dilakukan untuk mengetahui progres persiapan arena MTQ itu.

”Sengaja saya meninjau lokasi MTQ untuk mengetahui mana saja yang belum siap. Ternyata sudah 90 persen,” ujar Apri di Kantor Bupati Bintan, Kamis (12/4).

Apri meminta seluruh panitia yang sudah ditunjuk agar saling bersinergi dan fokus terhadap segala persiapan. Sehingga waktu pelaksanaan semua kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.

Apri juga mengimbau para kafilah nanti bisa menjaga stamina dan kesehatan sebelum maupun saat pelaksanaan MTQ VIII tingkat Kabupaten Bintan 14 sampai 18 April mendatang di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

Rencananya pembukaan MTQ, Sabtu (14/4) malam di Masjid Besar Baitul Makmur, Tanjunguban. Sedangkan Pawai Taaruf, Sabtu (14/4) pagi di Gedung Nasional Tanjunguban. (met)

Polisi Tes Urine Oknum Satpol PP Pemko Batam

0
ilustrasi

batampos.co.id – Aparat Kepolisian akan melakukan tes urine terhadap Wan Nur Dafi, 44, oknum pegawai dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang terlibat di sejumlah aksi pencurian dengan modus membobol kunci pintu mobil.

“Tes urine belum kami lakukan. Tapi dalam waktu dekat ini pasti akan kita cek urinenya,” ujar Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan, Kamis (12/4) sore.

Pria yang hari ini akan mulai menjabat sebagai Kasat Reskrim itu belum bisa memastikan kapan tes urine itu akan dilakukan. Sebab, sejauh ini Wan Nur Dafi masih dimintai keterangannya oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Batamkota untuk mengusut aksi pencurian selama ini.

“Kedua pelaku yang kita amankan itu masih diproses di Polsek Batamkota. Kalau dilihat sejauh ini, dia positif narkoba. Tapi kami akan tetap memeriksa urinenya,” tuturnya.

Dalam berita sebelumnya, Wan Nur Dafi ditangkap bersama dengan rekannya Rojali atas kasus pembobolan mobil dengan kunci T. Dari pengakuan kedua pelaku, mereka telah beraksi di 20 lokasi. Sasaran mereka selama ini adalah pusat perbelanjaan, kawasan pelabuhan, bandara, hingga di parkiran restoran.

Selain mengamankan kedua pelaku di kawasan Ruli Sengkuang Dalam, Selasa (10/4) lalu, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit mobil Terios yang digunakan saat beraksi, satu pucuk senajata Air Softgun, beberapa senjata tajam, dan alat hisap sabu.

Sementara dari pengakuan Wan Nur Dafi, ia bekerja di Satpol PP Kota Batam sudah selama 11 tahun dan ditempatkan di Kantor Camat Lubukbaja. Dia mengaku terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari karena selama ini gajnya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Gaji pokok saya 4 juta sebulan. Kalau ditambah tunjangan lainnya, sebuan saya dapat 6 juta. Itu belum cukup memenuhi kebutuhan saya,” ujarnya. (gie)

Bangun Kebersamaan, 800 Pendeta Rayakan Paskah

0
Panitia Fellowship Paskah BKAG Kota Batam (ki-ka): Pendeta Henny Dortama Malau, Pendeta Otniel Harefa, Pendeta Surya Wijaya, Wirya Putra Silalahi, dan Pendeta Elinson Haloho dalam keterangan pers di Batamcenter, Kamis (12/4). | Chahaya Simanjuntak/Batam Pos

batampos.co.id – Sekitar 800 pendeta dan para hamba Tuhan di Batam akan merayakan ibadah paskah di Hotel Best Western Premier Panbil, Senin (16/4) mendatang. Acara ini merupakan kegiatan dari Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Batam dengan tujuan membangun kembali keakraban dan kebersamaan pendeta dari antar denominasi gereja.

“Sesuai maknanya, Paskah ini adalah kemenangan Tuhan atas dosa dan maut yang telah memerdekakan umat manusia. Maka ibadah dan acara fellowship ini juga bertujuan membuat saling kenal, menjaga keakraban dari sesama para hamba Tuhan dan keluarganya yang ada di Batam,” ujar Ketua Panitia Fellowship Paskah Hamba-Hamba Tuhan BKAG Kota Batam 2018, Wirya Putra Silalahi di Batamcenter, Kamis (12/4).

Wirya mengatakan, para hamba Tuhan disini termasuk semua pendeta dari Protestan, dan juga para pastor dari Katolik.

Berdasarkan data dari BKAG, para pemuka gereja, ada sekitar 576 pendeta dan pastor dari 460 gereja yang tersebar di Batam. “Jumlah jemaat sendiri ada sekitar 269.0900 jiwa, atau sekitar 21,83 persen dari penduduk Kota Batam,” jelas Wirya.

Ketua BKAG Kota Batam, Surya Wijaya menyebutkan, Fellowship Paskah ini mengangkat tema Membangun Batam Dalam Kebersamaan. “Kami punya kerinduan, dengan fellowship ini diharapkan sesama para pemuka gereja, kita menggali kebersamaan para hamba Tuhan di Batam untuk menyuarakan kebenaran di masyarakat,” jelas Surya.

Menurutnya, zaman sekarang ini ada begitu banyak permasalahan sosial di Indonesia, khususnya di Batam. Mereka berharap, sebagai pemuka agama, mereka bisa lebih mengakrabkan diri, menjadi agen perubahan suara kebenaran yang memberikan kesegaran informasi dan pesan moral kepada masyarakat supaya hidup dalam damai. “Karena kami juga mempunyai tanggung jawab menjaga kota ini untuk tetap kondusif,” ujar Surya.

Sementara itu, Sekretaris Fellowship Pendeta Dr Otniel Harefa menyebutkan, rencananya kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini akan dihadiri Gubernur Kepri dan Walikota Batam. Meski begitu, acara ini tidak ada unsur politis yang berkaitan dengan kampanye 2019 mendatang. “Gereja dilarang berpolitik praktis. Jadi acara ini bebas dari muatan politik dan tidak ada menggunakan APBD. Hanya keakraban, ibadah serta sekaligus himbauan kepada para pendeta supaya turut serta juga mengabarkan kabar baik Pesta Paskah Oikumene Kepri pada 21 April mendatang kepada masing-masing jemaatnya,” jelas Otniel.

Acara ini juga akan diisi dengan berbagai persembahan tari-tarian. Seperti tarian khas Karo dan Nias mewakili Sumatera, Tarian NTT dari Indonesia Timur, dan juga tari persembahan etnik Tionghoa. Untuk kotbah sendiri akan diisi oleh Pendeta Timbul Silalahi MTH dari GPT Batam Kota, serta turut serta mengundang Lembaga Aras Gereja Provinsi Kepri.

“Kami berharap ini bukan hanya seremoni biasa saja. Semoga ke depan berbuah hubungan yang harmonis, saling mengisi satu sama lain, sehingga pembangunan Batam madani menjadi tujuan kita bersama,” tutup Wirya. (cha)

Ingin Kerja di Penjara, Keturutan Dipenjara

0
ilustrasi

ENTAH apa maksud Kristina Hoefs melamar pekerjaan jadi sipir (penjaga penjara) di Hillsborough, New Hampshire, Amerika Serikat. Yang pasti, apa yang dia inginkan akhirnya tercapai: benar-benar dipenjara. Dipenjara (sebagai tahanan), bukan (kerja) di penjara sebagai sipir.

Seperti dilansir ABC News pada Selasa (10/4), Hoefs ternyata buron kasus pencurian di Maine. Dia pun ditangkap tak lama setelah menyerahkan lamaran pekerjaan sebagai sipir ke Hillsborough County Department of Corrections. Hoefs dijadwalkan mulai menjalani pemeriksaan pada Senin (16/4) mendatang.

”Setelah membaca lamaran kerjanya, para staf lantas menyadari bahwa dia adalah buron,” bunyi keterangan resmi dari Hillsborough County Department of Corrections. (*/c9/ttg/JPG)