Minggu, 12 April 2026
Beranda blog Halaman 12406

Validasi Anak Usia 9 Bulan-15 Tahun

0

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Tanjungpinang sedang melakukan validasi anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Kegiatan ini perlu dilakukan sejak sekarang guna menuju pelaksanaan imunisasi campak dan rubella yang akan digelar sepanjang Agustus dan September tahun ini.

Berdasarkan data yang dikumpulkan sekarang tercatat sekitar 56.021 anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun di Kota Tanjungpinang. Data itu diperoleh dari pendataan siswa SD/MI, SMP/MTS, TK/PAUD, posyandu, masyarakat dan kelas satu SMA yang belum berusia 15 tahun.

“Makanya data yang sudah ada itu perlu divalidasi lagi, agar tidak ada yang melewatkan imunisasi ini nanti,” ujar Kepala Dinkes Dalduk KB, Rustam, kemarin.

Lebih lanjut Rustam menjelaskan, imunisasi itu nantinya akan dimulai dengan kampanye yang akan dilakukan pelayanan pada 75 sekolah dasar, 31 sekolah menengah pertama, 136 posyandu dan 13 pos penimbangan.

“Ditambah dengan seluruh fasilitas kesehatan yang ada seperti puskesmas, puskesmas pembantu, pos kesehatan kelurahan, dan klinik kesehatan ibu dan anak,” terangnya.

Kampanye campak dan rubella adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan penularan virus Campak dan Rubella pada usia 9 bulan s.d 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Imunisasi Ini diberikan untuk semua usia 9 bulan sampai dengan usia kurang dari 15 tahun selama kampanye imunisasi MR bulan Agustus – September 2018. “Karena itu akan dilakukan juga di sekolah-sekolah,” pungkas Rustam. (aya)

Perbaikan Jalan Tidak Masuk Program PIK

0
Sejumlah pekerja Dinas Bina Marga melakukan perbaikan jalan yang rusak dan berlubang.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Lurah Mangsang, Said Palid mengatakan terkait jalan rusak yang ada di Pintu satu hingga pintu tiga Mangsang Seibeduk itu, pihaknya telah menyampaikan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang).

“Sudah kami sampaikan, semoga bisa diusulkan,” katanya saat dikonformasi melalui sambungan telepon, Rabu (21/2/2018).

Ditanya apakah jalan tersebut masuk dalam program Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK), Said mengaku untuk perbaikan jalan tidak masuk.

“Untuk jalan tidak ada, hanya fokus drainase saja,” katanya.

Sebelumnya, kondisi jalan di pemukiman warga Mangsang tersebut semakin memprihatinkan. Puluhan lubang yang berdiameter 15 hingga 30 centimeter dengan kedalaman lima centimeter menganga. Pengendara roda empat maupun roda dua harus berhati-hati saat melewati, apalagi saat musim hujan tiba, sebab jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan.

“Yang paling parah di pintu empat menuju Perumahan Puriagung IV dan Bukit Kemuning,” ujar Risma warga Mangsang.

Di jalan itu, sambung Risma, lubang hampir menyeluruh. Baik di sisi kanan maupun di kiri jalan. “Jalan itu rusak karena luapan air drainase yang tersumbat oleh bangunan yang berdiri di atasnya,” tutup Risma. (une)

Warga Diminta Tidak Membakar Lahan Kosong

0
Anggota Polsek Tebing memasang spanduk himbauan di lokasi lahan kosong dan sekitar hutan, Rabu (21/2) F. Dokumentasi Polsek Tebing/Batam Pos.

batampos.co.id – Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono, menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Tebing agar tidak melakukan pembakaran sekitar hutan maupun saat membuka lahan dengan membakar. Mengingat, kondisi cuaca saat ini cukup panas dan dibarengi angin kencang.

“Sepertinya saat ini sudah memasuki musim kemarau. Kita (Polsek Tebing-red) sudah memasang spanduk dibeberapa titik dengan pesan dilarang membakar hutan dengan lahan sembarangan,” kata Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono, kemarin (21/2).

wilayah hukum Polsek Tebing rata-rata wilayahnya masih banyak terdapat lahan semak belukar maupun hutan lindung. Dimana, dalam beberapa pekan sering ini sering terjadi kebakaran hutan maupun lahan kosong. Yang rata-rata dahan maupun ranting berguguran dan tidak sengaja masyarakat yang melintasi membuang puntung rokok disekitar lahan maupun di bibir hutan.

“Mohon di informasikan kepada Polsek Tebing apabila terjadi kebakaran. Supaya, dapat mengambil langkah awal dan melakukan koordinasi dengan pihak damkar untuk pemadaman dengan cepat. Agar, tidak merambat ke tempat lain terutama rumah warga disekitarnya,” pesannya.

Kerjasama antarawarga menuruut Budi sangat penting dalam menjaga lingkungan masing-masing untuk mencegah terjadinya kebakaran. Dan apabila masyarakat melakukan pembakaran sampah, diharapkan supaya ditunggu hingga padam apinya. Yang saat ini ada tiga titik kelurahan, sudah dipasang spanduk pelarangan yaitu Kelurahan Pamak, Alor Jongkong Kelurahan Harjosari dan Teluk Lekup desa Pongkar.

“Angota kita juga kemarin, berusaha untuk memadamkan api dilahan kosong yang terbakar bersama anggota damkar,” ujarnya.

Sementara informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karimun memperkirakan cuaca disekitar Tanjungbalai Karimun beberapa hari kedepan pada pagi hari cuaca cerah hingga sore hari dengan suhu 25 hingga 31 derajat celcius. Dengan kecepatan angin 30 kilometer per jam, kelembaban hanya 60 sampai 90 persen.

Sedangkan pantauan dilapangan, beberapa lokasi lahan kosong dipulau Karimun banyak bekas terbakar. Dan disiang hari, dibeberapa lokasi masih kelihatan kepulan asap.
“Cukup panas cuacanya, ada tu lahan kosong yang terbakar disekitar jalan Poros bang,” kata Salma salah seorang karyawan swasta. (tri)

Tiga Pengamen Terjaring Razia

0

batampos.co.id – Tiga pengamen jalanan terjaring Operasi cipta Kondisi (cipkon) tim gabungan yang digelar Polsek Kundur, Selasa (20/2) lalu. Operasi Cipta Kondisi yang diikuti anggota Koramil 03, dan pemerintah Kecamatan Kundur ini, dalam rangka menertibkan keamanan selama pelaksanakan MT Kecamatan Kundur.

Tiga pengamen Ad, Sy, dan Mh, asal luar Pulau Kundur, akhirnya dipulangkan ke daerah masing-masing. Sebelumnya, tim gabungan sudah mengambil data, dan identitas ketiga pengamen tersebut.

“Iya ada tiga orang pengamen dua laki-laki, dan seorang perempuan, sudah kita kembalikan ke daerah asal mereka. Sebelumnya ketiga pengeman kita imbauan agar mencari pekerjaan yang layak, dan tidak mengamen lagi,” kata Kapolsek Kundur Kompol Wisnu.

Lebih lanjut dikatakan, sasaran kegiatan Cipta Kondisi untuk menertibkan gelandangan, pengemis dan pengamen yang sering berkeliaran. Sedangkan hasil yang hendak dicapai agar terciptanya keamanan ketertiban di tengah masyarakat, terlebih saat ini sedang berlangsung MTQ tingkat Kecamatan Kundur.

“Kegiatan cipkon gabungan yang kita laksanakan demi terciptanya kenyamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),” paparnya.

Wisnu juga menambahkan kegiatan cipkon gabungan akan terus ditingkatkan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama MTQ maupun seterusnya. Dalam hal ini diimbau perana aktif masyarakat agar terciptanya kamtibmas yang aman dan damai sebagai dambaan bersama. Kegiatan cipkon dipimpin FKPK camat Kundur Saipol, Danramil 03 Kundur Mayor Art.Slamet Wahyudi. (ims)

Bazar Ramaikan MTQ Kundur Barat

0
Safrida Firmansyah (tengah) mengunting pita pembukaan bazar MTQ Kecamatan Kundur, Rabu (21/2). F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kecamatan Kundur Barat diawali dengan dibukanya stand bazaar yang dibuka istri Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun Safrida Firmansyah bersama pengurus tim penggerak PKK, Selasa (19/2) lalu. Belasan stand bazaar baik dari PKK, kantor kelurahan, desa, instansi serta komunitas dan lembaga swadaya masyarakat saling berkreatifitas untuk menampilkan yang terbaik.

Pembukaan stand bazaar MTQ Kecamatan Kundur Barat ditandai dengan pengguntingan pita masuk stand yang berlokasi di samping kantor camat Kundur Barat. Yang menariknya terdapat puluhan pedagang kakilima yang ikut serta menyemarakan stand bazaar selama MTQ berlangsung. Kondisi ini dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk berjualan.

“Dari stand bazaar ini diharapkan dapat mengembangkan kreatifitas sekaligus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Melihat stand-stand bazaar MTQ di Kundur Barat ini cukup kreatifitas salah satunya dengan memanfaatkan pelepah sagu maupun bambu. Selain itu banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan hal ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” terang camat Kundur Barat Anjitrisno.

Melihat banyak pedagang dan antusias masyarakat pelaksanaan bazaar MTQ diperpanjang hingga sepekan. Diakuinya dengan adanya Bazar MTQ ini pedagang dapat berjualan makanan dan minuman bahkan pedagang pakaian juga cukup ramai. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman baik pengunjung pedagang kita pisahkan dengan stand bazaar MTQ dan hal ini cukup efektif. (ims)

Perempuan Berperan Besar Membentuk Keluarga Sehat Sejahtera

0
Sulfanow Putra, legislator DPRD Karimun ketika memberikan kata sambutan di acara pemantapan peranan perempuan menuju keluarga sehat sejahtera. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP, KB, PP dan PA) Karimun, mengadakan pemantapan peran perempuan menuju keluarga sehat sejahtera yang diikuti 75 peserta dari kalangan ibu rumah tangga, kader posyandu, unsur masyarakat di Tanjungbalai Karimun.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Karimun Sulfanow Putra mengatakan, pentingan peranan perempuan dalam membentuk keluarga sehat sejahtera yang secara otomatasi bisa membentuk kepribadian terhadap anak-anaknya.

“Berdasarkan hasil pendataan keluarga sejahtera tahun 2009 lalu, menunjukkan hampir setengah keluarga Indonesia 46 persen terkategori belum sejahtera. Ini berarti, rata-rata kaum perempuan dalam suatu keluarga memutuskan untuk berkarir, untuk membantu kehidupan perekonomian keluarga,” kata legislator PDIP Sulfanow Putra, kemarin (21/2).

Dengan pemantapan ini, diharapkan dapat meningkatkan peranan perempuan dalam keluarga menuju keluarga sehat sejahtera. Walaupun sekarang emansipasi perempuan, kesetaraan gender dan sebagainya sudah tidak dipandang sebelah mata. Tapi, secara umum perenan perempuan disegala bidang sudah diperhitungkan zaman sekarang.

“Yang jelas jangan lupa terhadap kodrat seorang perempuan. Artinya, peranan perempuan dalam membangun keluarga sejahtera dikatakan berhasil apabila ada kerjasama antara keluarga mulai dari suami dan anak, serta lingkungan keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu Kasi PUG dan Pemberdayaan Perempuan Dinas PP, KB, PP dan PA Karimun, Kyushu Marina mengungkapkan, dalam rangka penyetaraan kaum perempuan harus terus dikembangkan. Termasuk istri dan ibu demi meningkatkan kualitas keluarga Indonesia.

Dimana, keluarga sejahtera adalah keluarga yang dibentuk atas perkawinan yang sah dan mampu memenuhi kebutuhan hidup spiritual dan material yang layak. Sehingga peranan seorang perempuan sebagai istri maupun ibu dari anak-anaknya, harus dapat membina dan mengembangkan keluarga yang menyangkut aspek, agama, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, kemandirian keluarga dan ketahanan keluarga.

“Nah, melalui kegiatan ini agar bisa memberikan pemahaman kepada perempuan terutama ibu rumah tangga tentang indikator keluarga sejahtera. Nanti, bisa disampaikan kepada para ibu-ibu lainnya dalam membentuk suatu keluarga sejahtera,” ujarnya.

Masih kata Kyushu lagi, pihaknya menghadirkan narasumber dari yayasan Sayap Ibu Sofiar Fauzi dan Yayasan Kaseh Puan Edi Wasito, dengan memberikan pemaparan dan diskusi bagaimana membentuk keluarga sehat dan sejahtera. Yang juga dihadiri Kepala Dinas PP, KB, PP dan PA Karimun Faisal.

“Kita (Pemda Karimun-red), sebagai fasilitas untuk membangun keluarga sehat dan sejahtera kepada para kaum perempuan,” ungkapnya. (tri)

Arumi Dirawat di Tanjungbatu

0
 Rahmadi. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – orang tua Arumi, balita yang berusia 11 bulan yang ditemukan oleh tim medis ketika turun ke lapangan mengalami gizi buruk di Tanjungbatu akhirnya bersedia anaknya dirawat agar dapat dapat dipulihkan gizi buruknya dan diketahui apa penyebabnya.

”Pekan lalu orang tua dari Arumi tidak bersedia anaknya yang mengalami gizi buruk untuk dirawat di RSUD M Sani. Orang tua arumi memiliki anak-anak yang masih kecil dan suaminya bekerja. Sehingga, jika Arumi harus dirawat di rumah sakit, maka tidak ada yang menjaga anaknya yang lain. Itu salah satu alasan penolakan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rahmadi, Rabu (21/2).

Kemudian, kata Rahmadi, tim medis melaporkan hal ini kepadanya dan dicarikan solusinya agar Arumi bisa mendapatkan perawatan secara intensif. Akhirnya, ditawarkan kepada orang tua Arumi untuk dirawat di Puskesmas Tanjungbatu. Dengan solusi ini, orang tua bayi gizi buruk bersedia untuk merawat anaknya. Dan, sejak Selasa (20/2) Arumi sudah masuk ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

”Laporan yang kita terima dari tim medis yang saat ini sedang menangani Arumi menyebutkan bahwa hasil diagnosa diketahui bahwa Arumi mengalami alergi susu. Hal ini diketahui ketika Arumi menangis dan harus mendapatkan susu formula. Ketika diberikan susu formula, maka kulit badannya menimbulkan gangguan. Artinya, susu formula tidak bisa diberikan. Sehingga, saat ini susu yang diberikan dalam bentuk kacang kedelai,” jelasnya.

Dikatakan Rahmadi, sejauh ini hasil diagnosa tim medis belum menemukan adanya penyakit lain yang menyebabkan Arumi mengaolami gizi buruk. Melainkan hanya alergi susu. Akibat dari kurangnya mendapatkan susu dan juga alergi, maka menyebabkan pertumbuhan Arumi terganggu serta mengalami gizi buruk.

Untuk itu, saat ini tim medis fokus untuk memberikan susu yang terbuta dari kacang kedelai sampai alerginya bisa hilang. Dan, ini butuh waktu berbulan-bulan, karena terus dilakukan observasi terkait perkembangannya. (san)

Cuaca Panas Pahami Alarm Tubuh

0
Seorang anak ditemani keluarganya melindungi dirinya dengan menggunakan payung dari sinar matahari karena cuaca yang panas, Rabu (21/2). Menurut perkiraan BMKG cuaca panas hingga awal maret. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Cuaca panas belakangan ini ternyata bisa berdampak buruk pada kesehatan. Terlebih jika tidak paham alarm tubuh dan menjaga kesehatan, salah-salah terkena beberapa penyakit katarak hingga batu saluran kemih.

Bagi yang beraktivitas di luar, paparan sinar matahari ternyata berdampak langsung kepada kesehatan mata. Penggunaan kacamata sunglasses bukan tanpa alasan. Kacamata tersebut ditujukan untuk mengurangi paparan sinar matahari.

“Di Batam ini kan banyak pengendara motor yang enggan berkacamata hitam, padahal justru tujuannya melindungi mata. Satu penyebab katarak adalah paparan sinar matahari secara langsung, ini yang harus disadari,” kata Dokter Spesialis Mata Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, dr Hafizah, SpM.

Padahal jika ditilik lebih jauh, katarak ini masih belum ada obatnya. Jalan satu-satunya adalah operasi saja. Sementara itu, cuaca panas juga bisa menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi. Untuk bahayanya, Dokter Spesialis Urologi Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Mohammad Fariz, SpU menjelaskan dehidrasi bisa memicu batu ginjal.

Cuaca panas dan dehidrasi menjadi salah satu penyebab tingginya angka pengidap penyakit batu ginjal dan saluran kemih. Penyakit ini diperkirakan memiliki prevalensi (frekuensi kasus) sebesar 3 persen hingga 12 persen pada seluruh individu.

“Resiko seseorang mengalami BSK sepanjang hidupnya adalah sekitar 5-10 persen. Penyakit ini terjadi lebih tinggi pada laki-laki daripada wanita dengan perbandingan tiga banding satu,” kata Fariz.

Keluhan utama adalah sakit pinggang. Kebanyakan gejalanya tidak ada yang menyadari, kalau sudah Medical Check Up (MCU), pasien baru sadar batu sudah terbentuk di ginjal. “Pasien akan merasakan sakit, saat batunya sudah berada di saluran ureter tersebut. Proses turunnya batu ini akan bisa mengakibatkan sakit pinggang hingga kencing berdarah,” jelasnya.

Lebih lanjut, dokter lulusan Universitas Indonesia ini mengatakan pencegahan bisa dilakukan dengan minum air minimal 1,5 liter tiap harinya dan perbanyak gerak atau berolahraga. “Kalau pekerjaan banyak duduk di depan komputer dan kurang minum jelas ini adalah kebiasaan yang akan membentuk batu ginjal tersebut,” ungkapnya.

“Konsumsi jeruk nipis atau lemon untuk pencegahan juga baik dilakukan. Biasanya dengan pembuatan infused water,” tutupnya. (why)

Penyidik Gunakan Tiga Saksi Ahli

0
 Lulik Febyantara. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Penyidik Tindak Pidana Korupsi Sat Reskrim Polres Karimun akan menggunakan saksi ahli dari berbagai bidang untuk menguatkan tindak pidana korupsi yang melibatkan tersangka CHT yang merupakan oknum pegawai PLN Ranting Tanjungbalai Karimun yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

”Penyidikan kasus dugaan korupsi OTT masih terus kita lakukan. Untuk melengkapi berkas penyidikan kita sudah berencana untuk mendatangkan saksi ahli sebanyak tiga dari keahlian yang berbeda-beda. Yakni, saksi ahli dibidang kelistrika. Kemudian, juga ada dari ahli di bidang tindak pidana. Termasuk juga ahli dari perlindungan konsumen,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, Rabu (21/2).

Ketiga saksi ahli tersebut, katanya, semuanya berada di Pulau Jawa. Keterangannya nanti akan diminta masing-masing untuk menguatkan perkara OTT yang sedang ditangani. Apalagi, dari hasil perkembangan penyidikan, sanksi denda yang diterapkan kepada pelanggan berinisial Rz belum dibuat secara resmi. Melainkan, baru dihitung setelah oleh pegawai PLN di hadapan penyidik.

”Pada saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka CHT, diakui bahwa uang sebesar RP15 juta untuik pembayaran saksi denda karena pelangaran penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL). Penetapan denda sebesar Rp15 juta tidak ada. Kalau pun ada kelebihan, maka kelebihan dari uang denda itu untuk pemasangan meteran baru. Namun, berapa besarnya denda belum diketahui. Perhitungan baru dilakukan di hadapan penyidik yang jumlahnya Rp11 juta lebih termasuk biaya materai,” jelas Lulik.

Dilanjutkan Lulik, terkait untuk pemasangan meteran listrik PLN yang baru penyidik sempat menanyakan dimana berkas permohonan dari Rz untuk mendapatakan meteran baru. Permohonan ini juga tidak ada. Padahal, sesuai ketentuan yang berlaku, untuk mendapatkan dan pemasangan meteran listrik baru harus ada permohonan resmi dari pemohon. Dan, sistim penitipan uang denda pelanggan ke untuk dibayarkan melalui oknum pegawai PLN juga tidak diperbolehkan. Melainkan, pelanggan yang harus membayar sendiri secara online setelah bukti penetapan besarnya denda dikeluarkan PLN.

Seperti berita di koran ini, Tim Saber Pungli Polres Karimun berhasil melakukan OTT terhadap CHT, oknum Pegawai PLN Ranting Tanjungbalai Karimun Senin (12/2). Penangkapan dilakukan di sekitar Kantor PLN Rantu7ng Tanjungbalai Karimun setelah CHT menerima amplop yang berisi uang denda sebesar Rp15 juta yang diserahkan oleh seorang pengojek. Uang tersebut milik Rz, pelanggan PLN di Kecamatan Buru yang ditemukan melakukan pelanggaran ketika petugas PLN melakukan razia sepekan sebelumnya. (san)

Tekan Kerugian Konsumen, Timbangan akan Ditera Ulang

0
Alat timbangan ukuran 12 kilogram yang ada di salah satu toko di Tanjungbalai Karimun. F.Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, melakukan rapat koordinasi tentang pembahasan kegiatan pengawasan alat-alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) dan rencana pelaksanaan tera ulang terhadap timbangan yang dimilik para pedagang di kabupaten Karimun.

“Rencana kita akan melaksanakn tera ulang terhadap timbangan milik pedagang bersama pihak Polres Karimun. Tujuannya, tidak lain untuk menekan angka kerugian kepada konsumen ketika berbelanja dengan menggunakan timbangan,” kata kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli, kemarin (21/2).

Dimana, sidang tera ulang sebagai program tahunan dari Kementerian Perdagangan RI. Dengan sasaran ditujukan para pedagang yang menggunakan alat ukur atau timbangan seperti dipasar swalayan, agen BBM, pasar tradisional dan sebagainya. Sehingga, timbangan yang beredar dipasaran dapat dipastikan tidak terjadi kecurangan oleh pedagang.

“Untuk tahun 2017 lalu, sudah dilakukan sidang tera ulang mencapai 2542 timbangan dari 12 kecamatan. Dan paling banyak berada di kecamatan Karimun yang mencapai sektiar 500 lebih,” ungkapnya.

Sambung Yosli lagi, adapun jenis tera timbangan yang akan dilakukan seperti timbangan emas, timbangan digital, SPBU dan alat ukur lainnya. Selain itu, apabila ditemukan timbangan yang tidak layak akan dilakukan perbaikan oleh teknisi. Namun, apabila tidak bisa lagi maka akan disuruti untuk dilakukan pergantian kepada pedagang.

“Biasa kita berikan segel dan stiker kepada alat ukur yang sudah dilakukan peneraan. Yang jelas, selama ini belum ada ditemukan kecurangan yang cukup merugikan konsumen,” ujarnya.

Sementara itu salah satu pedagang di bilangan eks pasar Puakang Uni mengatakan, tidak mempermasalahkan sidang tera ulang oleh Dinas tersebut. Sebab, pihaknya tidak begitu mempergunakan timbangan tersebut. “Tak masalahlah, hanya sekali-kali aja untuk nimbang koran atau majalah bekas saja,” singkatnya. (tri)