Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12416

Surat Suara Datang Awal Juni

0
Pilwako Tanjungpinang.

batampos.co.id – Awal Juni ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanjunginang direncanakan telah menerima berbagai perlengkapan pencoblosan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar 27 Juni mendatang. Mulai dari surat suara, tinta hingga paku dipastikan tidak akan mengalami keterlambatan pengiriman.

Sementara terkait surat suara untuk pemilihan Wali Kota Tanjungpinang kali ini, akan dicetak di Kabupaten Kudus sesui ketetpan KPU RI. Ketua KPUD Tanjungpinang, Robby Patria menuturkan, jumlah surat suara yang telah dipesan sebanyak jumlah Daftar Pemilih Tetap yakni 141.777 jiwa plus dua persen. “Jumlah surat suara ini sesuai dengan PKPU-nya,” tutur Robby, kemarin.

Tidak hanya surat suara seperti pada umumnya, KPUD Tanjungpinang juga memastikan template braille bagi pemilih penyendang tunanetra tersedia. “Jumlahnya 317 buah sesuai TPS,” pungkas Robby.

Sementara itu, Karang Taruna (Katar) Provinsi Kepri mendukung terlaksananya Pilkada Damai di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Upaya tersebut dilakukan melalui Turnamen Futsal Karang Taruna Cup 2018. Sebanyak 16 tim ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ketua Karang Taruna Kepri, Said Muhammad Idris mengatakan, latar belakang dilaksanakannya turnamen futsal ini bentuk keprihatinannya melihat kondisi menjelang Pilkada Tanjungpinang. Di mana, masih banyaknya gesekan-gesekan tidak sehat antar masing-masing kubu Paslon yang mengarah pada hal negatif. ”Kita ingin memberikan kontribusi yang positif,” bebernya.(aya/jpg)

Dugaan Korupsi Pelabuhan Dompak, Polisi Tunggu Jawaban BPK

0

batampos.co.id – Pembangunan Pelabuhan Dompak yang menelan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 121 miliar terancam belum bisa digunakan dalam waktu dekat karena diduga ada unsur korupsi dalam proyek tersebut, sehingga kini dalam proses penyelidikan.

Satreskrim Polres Tanjungpinang membenarkan dugaan korupsi tersebut. Kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Saat ini penyidik telah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI untuk mengetahui kerugian negara dalam dugaan korupsi tersebut. “Nanti hasil audit BPK akan kami sampaikan, sabar ya,” kata Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno.

Sejak awal, proyek yang dianggarkan melalui Kementerian Perhubungan dari tahun 2010 itu diduga sudah bermasalah. Sejak dihentikan pembangunannya di tahun 2016, kondisi pelabuhan memprihatinkan, banyak mengalami kerusakan. Bahkan kaca dan dindingnya dirusak orang tak dikenal.

“Penyelidikan tidak bisa terburu-buru, kasus ini terus dilanjutkan, tunggu saja perkembangannya,” ungkap Kasat.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa beberapa saksi, termasuk mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang yakni Haryadi terkait dugaan korupsi tersebut. (odi)

Empat Copet Lintas Negara Dibekuk

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Polsek Batamkota membekuk empat pelaku spesialis pencurian lintas negara. Tidak hanya beraksi di Batam, mereka juga melakukan aksinya di negara tetangga, Malaysia. Mereka diamankan Satuan Reskrim Polsek Batamkota usai melancarkan aksinya di Mega Mal, Batamcenter.

Kapolsek Batamkota Kompol Firdaus mengatakan, empat pelaku yang diamankan oleh anggotanya, yakni Hermansyah, 39, Santi Lia Apilaya, 34, Evi Susilowati, 48 serta Ary Yuana, 35. Seluruhnya merupakan warga Kaveling Sagulung Mandiri, Batuaji.

“Dari pengakuannya kepada kita, mereka beraksi di Batam sebanyak dua kali, di Mega Mall dan Nagoya Hill. Kemudian di Kuala Lumpur, Malaysia juga dua kali,” kata Firdaus, Minggu (29/4).

Dijelaskan Firdaus, penangkapan terhadap pelaku pencopetan ini bermua dari jajaran Polsek Batamkota menerima laporan dari Tutik. Dimana pada saat kejadian itu, korban bersama dengan suami dan dua orang anaknya pergi ke Mega Mall Hypermarket.

“Saat di dalam Hypermarket korban belum sadar bahwa barang milik korban berupa hape Oppo dan dompet berisikan kalung emas yang di simpan di dalam tas selempang suami korban hilang,” katanya.

Tutik baru mengetahui bahwa barang-barang berharga miliknya telah hilang pada saat mengajak anaknya bermain Timezone. Tutik pun berusaha mencari barang-barang yang disimpannya di dalam tas suaminya itu. Namun, pencarian itu tidak membuahkan hasil.

“Atas kehilangan barang-barangnya itu, korban membuat laporan kepada kita. Saat melaporkan kejadian ini, korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp. 18 juta,” tuturnya.

Dari laporan yang diterima itu, Unit Reskrim Polsek Batamkota melakukan penyelidikan di lapangan dengan melakukan pemeriksaan seluruh CCTv di pusat perbelanjaan itu. Dari hasil CCTv itu, polisi mengantongi ciri-ciri pelaku dan melakukan pengejaran.

“Setelah mengantongi ciri-cirinya, kita mendapatkan informasi kalau pelaku sedang berada di Nagoya Hill dan berkoordinasi dengan pihak sekuriti Nagoya Hill,” katanya.

Usai menerima informasi dari Unit Reskrim Polsek Batamkota, pelaku akhirnya berhasil diamankan keempatnya dan membawa mereka ke Polsek Batamkota. Diduga, keempat komplotan ini akan kembali melakukan aksi berikutnya, namun gagal setelah ditangkap pihak kepolisian.

“Dari penangkapan ini, kami amankan beberapa barang bukti diantaranya satu unit hape, satu unit mobil yang dugunakan saat aksi dan beberapa barang bukti lainnya,” bebernya.

Dari barang bukti yang diamankan pihak kepolisian, modus yang digunakan para pelaku yakni dengan cara berpura-pura bertanya tentang makanan yang ada di pusat perbelanjaan tersebut. Saat korban lengah, salah satu dari pelaku mengambil barang-barang milik korban dari belakang.

“Perempuan yang tiga orang itu bertugas untuk membuat korban lengah. Sementara pelaku yang laki-laki, bertugas mengambil barang korban. Otak pelakunya Hermansyah ini,” katanya.

Firdaus menambahkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan mendalami keterangan dari empat pelaku yang sudah diamankan tersebut. Para pelaku pencopetan itu dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.

“Kami masih mengembangkan kasus ini dengan mencari bukti lainnya. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan seluruh polsek jajaran Polresta Barelang untuk mencari laporan polisinya,” imbuhnya. (gie)

Pemutihan Kendaraan Bermotor Direncanakan 4 Mei

0
Lalulintas di Batam. | Dalil Harahap/Batam Pos F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pemutihan denda pajak kendaraan bermotor Kepulauan Riau direncanakan 4 Mei 2018. Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Kota Batam, Teddy Mar mengatakan, rendahnya kesadaran masyarakat untuk taat bayar pajak kendaraan, membuat pemerintah mengambil sejumlah kebijkan, salah satunya dengan cara pemutihan denda pajak kendaraan.

“Pemutihan ini diresmikan Pak Gubernur Jumat (4/5). Sebenarnya jadwalnya tanggal 1 Mei. Tapi kita buat acaranya di tanggal kita buat di Jumat. Lokasinya di Kantor KPPD Kota Batam,” ujar Teddy Mar, kemarin.

Menurut dia, adapun kebijakan yang akan ditempuh ialah dengan melakukan pemutihan denda pajak kendaraan bermotor, pembebasan bea balik nama kedua (BBN-KB), serta adanya keringanan tunggakan pokok pajak kendaraan bermotor 50 persen.

“Kalau untuk biaya balik nama sudah jelas gratis dan tidak ada melakukan pembayaran lagi,” terang Teddy Mar.

Sementara itu untuk pajak tertunggak diskon 50 persen. Lalu dendanya dihilangkan, atau tidak dihitung lagi. Terkait persyaratannya, bila tidak ada penggantian STNK ataupun plat itu cukup membawa fotokopi Kartyu Tanda Penduduk (KTP). Tapi untuk penggantian nama dengan penggantian STNK, masyarakat cukup membawa BPKB asli, KTP, dan surat jual beli.

Teddy berharap masyarakat memanfaatkan program ini.

“Seperti biaya balik nama sudah digratiskan. Jangan lagi ada yang tidak balik nama. Nanti misalnya kalau kota minta KTP pemilik tapi tak ada, malah dianggap dipersulit,” tutur dia.

Anggota Komisi II DPRD Kepri Rudy Chua memberikan apresiasi pada Pemprov Kepri yang melakukan pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Meski demikian, ia menyoroti lemahnya validasi data yang dimiliki Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kepri. Pemutihan upaya bagus, tetapi harus didukung dengan data wajib pajak yang mangkir,” ujarnya.

Politisi Partai Hanura tersebut menjelaskan, Kepri merupakan daerah yang memiliki banyak pulau. Artinya, ketika kendaraaan bermotor keluar ke pulau-pulau, tingkat kesadaran wajib pajak akan hilang. Karena beranggapan untuk apa bayar pajak. “Selain itu, juga kendaraan-kendaraan yang sudah rusak dan tidak terpakai lagi,” paparnya.

Terpisah, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengaku sudah mendapat laporan dari BP2RD Kepri. Menurutnya, peluncuran program tersebut akan dilaksanakan pada minggu pertama Mei 2018. Dirinya berharap, kebijakan ini bisa meningkatkan PAD Kepri. “Output yang kita harapkan bukan hanya soal PAD. Tetapi membangkit kesadaran masyarakat,” ujar Nurdin. (rng)

Direktur RSUD Batam: Utang mulai Dibayar

0
RSUD Embung Fatimah, Batuaji | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Ani Dewiyana enggan berkomentar banyak terkait rencana DPRD Batam untuk membentuk pansus pengelolaan keuangan RSUD. Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya pada Wali Kota Batam.

“Wah itu bukan saya yang harus jawab. Kalau memang mau dibentuk pansus, tanya ke Pemko,” kata Ani singkat, kemarin.

Menurut dia, pengelolaan keuangan sudah mulai diselesaikan. Bahkan pengadaan obat sendiri sudah berjalan lancar dan tidak ada kendala. Begitu juga utang RSUD per 2016 lalu yang mencapai Rp 19 miliar sudah mulai dibayarkan ke sejumlah vendor obat.

“Secara bertahap kami selesaikan. Kami juga sudah berkomunikasi dengan sejumlah vendor obat untuk penyelesaian,” sebut Ani.

Sejauh ini, lanjutnya, sudah ada kesepakatan dengan vendornya. Semua pengadaan obat menggunakan e-katalog ataupun lelang.

“Makanya tidak ada lagi obat kosong. Terkait utang, kita juga sudah mulai bayar ke sejumlah vendor obat,” paparnya.

Sebelumnya, pansus laporan pertanggungjawaban APBD 2017 menggelar pembahasan bersama direktur RSUD Embung Fatimah Batam.

Pada pembahasan anggota Jeffry Simanjuntak, menyoroti kegiatan RSUD ini dengan total anggaran yang dimiliki Rp 98,8 miliar.

“Di situ ada kegiatan BLUD. Peningkatan pelayanan BLUD RSUD yang anggarannya Rp 80 miliar, hanya terealisasi Rp 65,6 miliar saja,” ujar Jeffry. Dari jumlah itu, lanjutnya, capaian kegiatan peningkatan BLUD diklaim manajemen RSUD, sebesar 82 persen.

“Padahal di 2017 itu masa buruknya pengelolaan RSUD Embung Fatimah terkait tak adanya stok obat, banyaknya menolak pasien karena beberapa alasan, ICU yang tak memadai, utang yang belum terselesaikan hingga jumlahnya miliaran rupiah. pertanyaannya kok bisa dalam hal peningkatan BLUD di klaim capiaannya mencapai 82 persen. Itu kan tak masuk akal,” terang Jeffry.

Atas kebobrokan pengelolaan keuangan dan lainnya di RSUD Embung Fatimah ia mengusulkan dibentuknya pansus RSUD.

“Pansus RSUD nanti agar kami bisa mengetahui secara detail ada apa sebenarnya dengan RSUD Embung Fatimah, di mana letak kesalahan pengelolaan RSUD selama ini. Pembentukan pansus RSUD ini tujuannya untuk memperbaiki kinerja RSUD Batam terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Ini DPRD harus tahu apa yang salah dengan RSUD,” jelas Jefri. (rng)

Lagi, Ribuan Warga Myanmar Mengungsi

0
Ribuan warga Myanmar meninggalkan pertempuran baru antara tentara dan pemberontak etnis Kachin (BBC)

batampos.co.id – Ribuan warga Myanmar kembali mengungsi.

Mereka meninggalkan pertempuran baru antara tentara dan pemberontak etnis Kachin di provinsi paling utara Myanmar yang berbatasan dengan Tiongkok.

Dilansir dari BBC pada Minggu, (29/4), sekitar 4.000 orang telah terusir dari rumah mereka sejak awal April. Ini menurut laporan PBB.

Sebenarnya konflik sudah berlangsung lama antara Kachin Independence Organisation (KIO) dan pasukan Pemerintah Myanmar. Selain ribuan orang yang mengungsi, ada kekhawatiran banyak orang tetap terperangkap di daerah-daerah yang dilanda konflik, dekat perbatasan dengan Tiongkok.

“Perhatian terbesar kami adalah untuk keselamatan warga sipil, perempuan hamil, orang tua, anak-anak kecil dan orang-orang cacat,” ujar kepala Kantor PBB untuk Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) Mark Cutts.

Kachin, yang warganya kebanyakan Kristen, telah berjuang untuk otonomi yang lebih besar di negara yang mayoritas beragama Buddha ini sejak tahun 1961. Di seberang Kachin dan negara bagian Shan utara, diperkirakan 120.000 orang terlantar akibat pertempuran.

Menurut wartawan BBC di Asia Selatan, Jonathan Head, Pemerintah Myanmar selama enam tahun terakhir mengejar perjanjian damai dengan banyak tentara pemberontak etnis lainnya. Namun pertempuran dengan KIO yang relatif bersenjata terus berlanjut.

Mereka tetap menjadi salah satu kelompok pemberontak yang paling kuat. Pertempuran sporadis telah terjadi sejak gencatan senjata mogok antara KIO dan militer pada tahun 2011.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan, tentara telah meningkatkan kampanyenya. Sementara perhatian global terfokus pada krisis Rohingya.

Sebanyak 700.000 orang Rohingya mengungsi ke Bangladesh. Dalam laporan bulan lalu, Pemimpin De Facto Myanmar Aung San Suu Kyi telah dikritik karena gagal mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia. Selain itu ia juga dinilai membatasi akses ke bantuan ke Myanmar.

(ina/trz/JPC)

Siap-siap Ikuti SMMPTN Wilayah Barat

0
Ratusan Siswa lulusan SMA saat mengikuti SNMPTN yang telah digelar beberapa waktu lalu. (JawaPos.com)

batampos.co.id – Adik-adik lulusan SMA sederajat yang belum berhasil lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), masih ada kesempatan kuliah di kampus idola.

Sila ikut Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2018.

Seleksi SMMPTN wilayah Barat akan dimulai pada Kamis, 3 Mei 2018. Para peserta calon mahasiswa pun memiliki opsi untuk memilih program studi dari perguruan tinggi lain yang diminatinya. Seperti yang ditawarkan pada program Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN).

Ketua SMMPTN Wilayah Barat Samsul Rizal mengatakan, kegiatan ini merupakan tahun kedua dilaksanakan seleksi mandiri.

“Pendaftaran SMMPTN akan dimulai 3 Mei 2018 hingga 10 Juli 2018,” kata Samsul, Minggu (29/4).

Diketahui, pada 2017 ada 28.750 pendaftar SMMPTN dan yang diterima sebanyak 14.400 orang. Jumlah kuota dari masing-masing perguruan tinggi adalah 30 persen.

Sementara Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Syafsir Akhlus menjelaskan, tahun ini ada 15 kampus negeri dari 32 Perguruan Tinggi yang sudah tergabung di dalam SMMPTN.

Ke-15 PTN yang tergabung dalam penyelenggaraan SMMPTN-Barat 2018 yakni:

  1. Universitas Syiah Kuala (Unsyiah),
  2. Universitas Andalas (Unand),
  3. Universitas Jambi (Unja),
  4. Universitas Lampung (Unila),
  5. Universitas Bengkulu (Unib),
  6. Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang,
  7. Universitas Palangkaraya (UPR),
  8. Universitas Malikussaleh (Unimal).
  9. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta),
  10. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH),
  11. Universitas Bangka Belitung (UBB),
  12. Universitas Teuku Umar (UTU),
  13. Institut Teknologi Sumatera (ITERA),
  14. Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Aceh,
  15. Universitas Samudera (Unsam).

“Calon mahasiswa Bidikmisi pun bisa mengikuti seleksi SMMPTN selama kuota yang disediakan masih mencukupi,” tambah Syafsir.

SMMPTN Wilayah Barat merupakan seleksi calon mahasiswa baru jalur mandiri yang penyelenggaraannya dilakukan secara bersama antar PTN yang tergabung dalam BKS PTN-Barat.

Penyelenggaraan seleksinya dilakukan berdasarkan hasil ujian tertulis atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa, yang dilakukan secara bersama dibawah koordinasi panitia SMMPTN Wilayah Barat.

Tujuan penyelenggaraan SMMPTN tahun ini adalah untuk memfasilitasi para calon mahasiswa peserta seleksi mahasiswa baru jalur mandiri, memiliki opsi untuk memilih dan masuk menjadi mahasiswa pada program studi dari berbagai perguruan tinggi serta untuk menyeleksi secara bersama calon-calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik.

“Pembiayaan penyelenggaraan SMMPTN-Barat 2018 sepenuhnya bersumber dari biaya registrasi dan seleksi para calon mahasiswa,” pungkasnya.

(jpg/JPC)

WN Singapura Tewas Tanpa Baju di Rumah Kontrakan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Mohamed Nisa bin Abdul Aziz, warga negara Singapura ditemukan tewas tanpa baju di rumah kontrakanya di perumahan Tiban BTN blok Q/61, Tiban Indah, Sekupang, Minggu (29/4) sekitar pukul 06.30 WIB. Diduga kematian pria kelahiran tahun 1957 karena sakit.

Informasi yang didapat, sebelum ditemukan tewas korban memang tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Dia tiba di Batam sejak tanggal 6 April lalu. Apa kepentingan atau urusannya di Batam belum diketahui secara pasti sebab belum ada keluarga yang dimintai keterangan oleh Polsek Sekupang.

“Itu yang belum kita tahu persis. Dia seorang diri di sini. Sudah hampir sebulan dia di sini,” ujar Kapolsek Sekupang Kompol Oji Farozi, kemarin.

Kronologis temuan mayat WNA itu bermula dari kecurigaan Mus Mulyadi, seorang tetangga yang curiga dengan pintu rumah kontrakan korban terbuka sejak malam sebelumnya. Saat Mus mendekati rumah itu ternyata memang ada yang janggal. Mus melihat korban tergeletak seperti orang tidur di ruangan tamu rumah tanpa mengenakan baju. “Hanya memakai sarung dia,” ujar Mus.

Melihat kejanggalan itu, Mus lantas memberitahu ke perangkat RT/RW setempat. Bersama Ketua RT 04/RW 03 Dedi Fitria, warga akhirnya beramai-ramai melihat lebih dekat ke dalam rumah tersebut. “Ternyata memang sudah meninggal saat kami datangi,” ujar Dedi.

Temuan mayat WNA itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Sekupang. Posek Sekupang bersama tim Inafis dari Polresta Barelang yang melakukan olah TKP, tidak menemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan di tubuh pria paruh baya itu. “Dugaan sementara karena sakit dia karena tak ada tanda-tanda kekerasan,” ujar Oji.

Untuk penyelidikan lebih lanjut jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri sambil menunggu keluarganya. (eja)

Bapak-Ibu Pegawai Pemko Batam, Silakan Saksikan Pameran Foto Kami

0
Walikota Batam, Rudi SE menyaksikan foto-foto yang dipamerkan di geding Astaka, dataran Engku Putri.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Pewarta Foto Indonesia sedang mengadakan Award Pewarta Foto Indonesia di Batam, tepatnya di dataran Engku Putri.

Pak Walikota Batam, Rudi SE membuka kegiatan ini Jumat (27/4/2018) malam. Pak Wali pun telah menikmati hasil bidikan pewarta foto tanah air.

Pak Wali menikmati Photo of The Year, salah satunya foto situasi pemakaman Gus Dur, foto evakuasi korban Gunung Sinabung dan Bekantan.

Pak Wali juga tertarik dengan foto close up Syahrini.

“Wah,kalau dari dekat ternyata ada kumisnya,” ujar Pak Wali sambil tertawa.

“Kalah kumis saya,” katanya lantas terbahak.

Nah, hari ini, Senin (30/4/2018) adalah kesempatan bapak – ibu pegawai Pemko Batam untuk menyaksikan pameran foto yang diselenggrakankan panitia. Silakan menyaksikan selepas Anda melaksanakan apel Senin. Lokasinya di gedung Astaka di lingkungan dataran Engku Putri. (ptt)

 

 

Polsek Sekupang Amankan Ratusan Botol Miras dan Bubarkan Balapan Liar

0

batampos.co.id – Jajaran Polsek Sekupang mengamankan 287 botol minuman keras baik bermerek maupun oplosan dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di sejumlah warung wilayah hukum Polsek Sekupang, Sabtu (28/4) sore.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji mengatakan pengamanan ratusan miras dan tuak ini adalah upaya Polri mencegah peredaran minuman oplosan yang bahkan telah merenggut puluhan nyawa di wilayah hukum Provinsi Jawa Barat.

“Ratusan botol miras itu merupakan hasil operasi kita dari dua warung yang kami datangi sore kemarin. Selanjutnya miras itu langsung kami sita” kata Oji, Minggu (29/4) siang.

Dijelaskan Oji, beberpa minuman bermerek yang diamankan pihaknya dalam Operasi Pekat itu diantaranya minuman dengan merek Topi Miring, Drum, Anggir Merah, Anggir Putih, Colombus, Mc Donald dan beberapa botol tuak.

Saat ini, Oji mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap barang-barang tersebut. Termasuk akan memeriksa penjual miras.

“Kepada pemilik warung yang menjual minuman keras kami lakukan pendataan serta memberi himbauan untuk tidak menjual minuman keras lagi,” tuturnya.

Oji menambahkan Operasi Pekat ini akan terus dilaksanakan menjelang masuknya bulan Suci Ramadhan. Mengingat seringkali miras menjadi satu penyebab tindakan kriminal dan keributan. Diharapkan dengan demikian situasi akan lebih kondusif.

“Operasi ini akan terus kami laksanakan menjelang bulan Ramadhan beberapa minggu lagi. Kita akan tindak tegas bagi yang menjual tanpa izin,” tegasnya.

Selain mengamankan ratusan botol miras, jajaran Polsek Sekupang juga membubarkan remaja yang tengah asik balapan liar di sepanjang jalan Mentarau. Empat sepeda motor beserta tiga orang remaja diamankan polisi. Pembubaran balapan liar itu dilakukan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif.

Mengetahui adanya mobil patroli polisi, ratusan remaja langsung kabur kocar-kacir. Tiga remaja serta empat unit sepeda motor langsung dilakukan pemeriksaan tubuh dan kelengkapan kendaraan. Dari hasil pemeriksaan, tiga remaja itu tidak dapat menunjukkan surat kendaraannya.

“Selanjutnya, tiga remaja dan empat sepeda motor itu kita bawa ke Polsek Sekupang. Tiga remaja itu kita panggil orang tuanya untuk dilakukan pembinaan,” kata Oji.

Ditambahkan Oji, sasaran Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilakukan itu diantaranya penyakit masyarakat (Pekat), senjata tajam, narkoba, premanisme, pencurian dan perkumpulan remaja. Oji berjanji akan melakukan patroli rutin untuk menciptakan Keamanan dan Ketertiban di wilayahnya.

“Kegiatan ini kami lakukan dengan patroli melalui rute yang telah ditentukan untuk melakukan mengantispasi terhadap kejahatan jalanan seperti begal maupun jambret. Terutama menjelang bulan puasa ini,” imbuhnya. (gie)