Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 12421

Pesawat Airfast Berhasil Dievakuasi ke Hang Nadim

0
Air Fast

batampos.co.id – Pesawat Airfast type twin otter dengan call sign PK-OCK, kini sudah berada di Bandar Udara Hang Nadim batam, pagi ini, Ahad sekira pukul 07.40.

Selanjutnya pesawat tersebut akan dicek oleh tim Airfast Jakarta yang diperkirakan tiba siang ini.

Ini adalah prosedur yang harus dilakukan untuk memastikan pesawat tersebut laik terbang sesuai schedule charter route Hang Nadim – Pulau Bawah, Anambas.

Demikian keterangan Suwarso, Direktur BUBU Hang Nadim.

Seperti diberitakan, pesawat Airfast Indonesia jenis twin otter mendarat darurat di Pantai Ocarina, Sabtu (10/3) sekitar pukul 13.20 WIB.

Mendarat darurat sebab seharusnya ia mendarat di bandara Hang Nadim.

Pesawat ini mengangkut 8 penumpang warga negara asing dari Amerika, Australia dan sebagian dari Afrika.

Menurut General Manager Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso, pesawat amfibi baling-baling ganda PK OCK mendarat darurat karena salah satu komponen mesinnya yakni landing gear atau hidrolik roda pendaratannya mengalai kerusakan atau tak bisa terbuka.

“Pesawat buatan Amerika ini adalah pesawat carter, yang dipesan oleh salah satu perusahaan di Singapura untuk mengangkut penumpang dari Singapura yang hendak menikmati indahnya panorama Pulau Bawah. Saat di udara semua mesin tak ada masalah, hanya saja sistem hidrolik di roda pendaratannya tak bisa terbuka saat hendak landing di Bandara Hang Nadim,” ujar Suwarso.

Sebuah pesawat Airfast mendarat darurat di kawasan Pantai Ocarina, Sabtu (10/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Pilot pesawat Airfast Indonesia, lanjut Suwarso, saat berada di udara mencoba memperbaiki sistem hidrolik saat di udara melalui panel di kokpit pesawat.

Ternyata hidrolik roda pendaratan tersebut tak bisa diperbaiki dalam waktu singkat di udara.

“Dari situlah pilot memutuskan mencari alternatif pendaratan terdekat dari titik penerbangannya. Ada dua alternatif titik yang dipilih awalnya, yakni di perairan Marina dan di pantai Ocarina,” terang Suwarso.

Dari dua titik alternatif pendaratan tersebut, lanjutnya, dipilihlah pantai Ocarina. Pertimbangan pilot saat itu, pantai Ocarina posisinya lebih dekat dari Bandara Hang Nadim Batam. Selain itu di Pantai Ocarina tak begitu ramai dilintasi kapal laut dan pertimbangan terpenting, di Pantai Ocarina memiliki teluk yang aman untuk digunakan landing pesawat di perairan.

“Semua penumpang berjumlah delapan orang WNA selamat. Begitu juga dua kru pesawat. Saat ini teknisi dari Airfast Indonesia sedang mengecek engine pesawat serta memperbaiki sistem hidrolik roda pendaratan atau landing gear pesawat di perairan Ocarina,” terang Suwarso.

Delapan penumpang sendiri, begitu mendara di perairan Ocarina, langsung diantar ke Pelabuhan Internasional Batam Centre kembali ke Singapura.

Pesawat carter Airfast Indonesia yang bermarkas di Bandara Hang Nadim Batam sendiri sudah dua bulan menerbangi rute Bandara Hang Nadim Batam-Pulau Bawah.

Delapan penumpang yang kesemuanya WNA ini berkumpulnya di Singapura. Pesawat tersebut sudah dipesan oleh salah satu perusahaan di Singapura untuk mengangkut WNA di Singapura yang hendak menikmati panorama di Pulau Bawah melalui Bandara Hang Nadim Batam.

“Delapan penumpang ini dari Singapura menyeberang ke Batam menggunakan feri. Sampai di Batam, oleh pihak Airfast Indoneisa dijemput ke Bandara Hang-Nadim Batam dan diantar terbang menuju Pulau Bawah. Delapan penumpang inilah yang menyewa pesawat amfibi Airfast Indonesia melaluu salah satu perusahaan atau biro perjalanan di Singapura,” ujar Suwarso mengakhiri. (ptt/gas)

Masyarakat Bisa Ikut Pantau CCTv

0
Siti salah seorang operator sedang memantau monitor CCTV di kantor Kominfo Batam, Jumat (9/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 12 titik akses pantau kamera pengintai milik Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Batam dapat diakses masyarakat. Cukup masuk di website Pemko Batam masyarakat dapat mengakses streaming hasil sorot kamera baik via komputer maupun telepon pintar.

Lokasi tersebut yakni Engkuputri gerbang utara, Engkuputri gerbang selatan, simpang kuda, tugu madani. kejaksaan, pura seiladi, simpang casablaca, matakucing, soutlink, pelabuhan punggur , depan kantor walikota dan DPRD Batam.

“Kalau mau buka bisa langsung dilihat, sudah diupload untuk beberapa lokasi,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Batam Salim, kemarin.

Untuk diketahui kini, Kominfo Batam memiliki 36 kamera yang disebar pada 20 titik. Yang belum bisa diakses oleh masyarakat ini secara bertahap akan diupload. Sementara untuk server khusus petugas dipastikan semua titik terpantau diruang operator di Kantor Wali Kota Batam.

“Secara bertahap akan diupload, server untuk streaming (untuk masyarakat) tak mampu kalau paksakan 36 langsung akan pecah gambarnya,” ucap dia.

Menurutnya, yang bisa diakses masyarakat adalah rekaman langsung. Batam Pos mencoba mengunjungi lama website yang dimaksud, secara umum ke 12 lokasi yang disorot kamera kurang jelas, namun secara umum dapat jadi informasi, seperti lancara atu tidaknya alur lalu lintas dilokasi tertentu.

“Hasilnya itu real time, yang terjadi di rekaman itu yang terjadi saat itu,” terang Salim.

Sementara itu, ketersediaan kamera khusus daerah rawan yang dikelola Kominfo kini dirasa masih kurang. Rencana pengadaan tahap awal 40 titik dengan jumlah kamera 67 unit, kini baru terealisasi di 20 titik dengan jumlah 36 kamera yang diadakan pada 2017 lalu.

“Tahun ini tidak ada pengadaan, tahun depan kami coba ajukan lagi,” katanya.

Ia menyampaikan, sejatinya ada 300 titik yang perlu terpasang CCTv di Batam ini, karean kendala anggaran diperkirakan keinginan tersebut bakal lama terealisasi. Namun demikia, Salim menyebutkan jika terealisasi setengah saja dari kebutuhan tersebut sudah cukup membantu pemantauan daerah rawan di Batam. “Karena kurang CCTv kita, makanya sekarang jalin komunikasi dengan pihak lain untuk terintegrasi dengan serever kita seperti pelabuhan, lokasi bisnis maupun lainya,” pungkasnya. (adi)

RSUD Batam: Tunggakan BPJS hanya Desember

0
RSUD Embung Fatimah, Batuaji | Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam menegaskan tunggakan iuran BPJS bagi pegawai tidak tetap (PTT) mereka hanya satu bulan saja. Tunggakan iuran BPJS terjadi pada bulan Desember lalu sejalan dengan terhambatnya pembayaran gaji PTT pada bulan yang sama. Terhambatnya pembayaran gaji PTT itu karena manajemen RSUD sedang diaudit oleh BPK sehingga mereka belum bisa mengeluarkan anggaran untuk membayar gaji PTT tersebut.

“Hanya Desember saja. Januari dan Februari lalu tak masalah. Persoalan sama. Gaji belum keluar otomatis (iuran) BPJS juga tersendat,” ujar Direktur RSUD Embung Fatimah Batam Ani Dewiyana, Jumat (9/2).

Pembayaran premi BPJS bagi PTT di RSUD diakui Ani dilakukan oleh pihak manajemen secara paket. “Langsung potong dari honor (gaji) mereka. Kalau honor tak keluar ya tak bisa bayar,”terangnya.

Namun demikian tegas Ani, pihaknya punya solusi tersendiri untuk mengatasi persoalan itu. Bagi PTT yang membutuhkan pelayanan medis dengan kartu BPJS diminta untuk ajukan ke pihak manajemen sehingga diberi pelayanan medis yang sesuai dengan penggunaan kartu BPJS. “Sejak Januari lalu kami sudah beritahu itu. Kalau butuh ajukan dilayani. Kalaupun mereka berobat di luar (bayar sendiri) nanti bisa diklaim,” tutur Ani.

Untuk itu Ani menghimbau kepada segenap pegawainya jika memang membutuhkan pelayanan medis tetap berobat sesuai dengan kebutuhan. Jikapun harus merogok kocek sendiri nanti pihak manajemen mengembalikan biaya pengobatan tersebut. “Sistem klaimlah. Tapi bagi (PTT) pemegang kartu BPJS ya,” tutur Ani.

Untuk pembayaran tunggakan iuran BPJS bulan Desember itu Ani belum bisa pastikan sebab pihaknya masih menunggu proses audit yang sedang berlangsung. “Itu kalau sudah kelas semua baru bisa kita bayar” ujar Ani.

Pernyataan Ani ditanggapi dingin oleh pegawainya khusus PTT yang kartu BPJSnya sudah nonaktif. Mereka menilai itu hanya janji saja sebab, sebelum persoalan ini mencuat ke media mereka sudah berulang kali sampaikan ke pihak manajemen termasuk tunggakan gaji mereka namun belum ada solusi hingga saat ini. “Semoga saja, sebab sebelumnya juga sudah dijanjikan seperti ini, tapi banyak kawan-kawan yang tidak bisa berobat,” ujar seorang PTT yang merahasiakan identitasnya.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat tunggakan keanggota Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Embung Fatimah Batuaji Batam hingga bulan Maret Rp 6 juta. Tunggakan itu pun wajib dilunasi sebelum bulan April jika tidak ingin keanggota pegawai RSUD di non aktifkan BPJS Kesehatan.

Bagian Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Batam, Rahim Irham tak bisa mendetail berapa jumlah pegawai RSUD yang masuk dalam daftar tunggakan. Namun jika dikalkulasi angka tunggakan pembayaran ke pesertaan hingga maret hanya Rp 6 juta.

“Kami telah kalkulasi, ada kekurangan pembayaran keanggotaan sekitar 6 jutaan. Untuk detail berapa anggota saya tak tahu pasti,” terang Rahim kepada Batampos, Jumat (9/3).

Meski sudah terlambat dalam pembayaran, keanggotaan para pegawai tetap aktif. Hal itu dikarenakan tunggakan belum masuk ke dalam berita acara pembayaran tagihan.

“Kalau belum masuk sistem, pelayanan masih bisa karena keanggotaan masih aktif,” ujar Rahim.

Menurut dia, BPJS memberi rentan waktu hingga satu bulan kedepan atau hingga akhir bulan Maret untuk pembayaran. Jika tidak, keanggotaan pegawai secara otomatis akan dinonaktifkan dan tak bisa mendapat pelayanaan BPJS.

“Pembayaran tunggakan harus segera ditindaklanjuti sebelum bulan April. Kalau lewat keanggotaan bisa tak aktif lagi. Minggu lalu kami sudah berkoordinasi dengan RSUD,” imbunya lagi.

Disisi lain, Rahim menjelaskan RSUD pernah salah memasukan kode pembayaran, sehingga pembayaran tak masuk dalam sistem. Alhasil, pembayaran keanggotaan masuk dalam daftar tunggakan.

“Sempat juga ada kesalahaan kode saat penyetoran. Jadi setoran itu tak segera masuk dalam sistem. Untuk kedepannya mungkin lebih teliti untuk memasukan kode pembayaran sehingga tak terjadi kesalahaan,” pungkas Rahim. (she/eja)

Hidrolik Roda Pendaratan Tak Berfungsi Airfast Mendarat di Pantai Ocarina

0
Airfast saat mendarat di Ocarina. | cecep mulyana

batampos.co.id – Namanya saja pesawat amfibi santai saja saat pesawat Airfast Indonesia jenis twinotter mendarat darurat di Pantai Ocarina, Sabtu (10/3) sekitar pukul 13.20 WIB.

Mendarat darurat sebab harusnya ia mendarat di bandara Hang Nadim.

Pesawat ini mengangkut 8 penumpang warga negara asing dari Amerika, Australia dan sebagian dari Afrika.

Menurut General Manager Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso, pesawat amfibi baling-baling ganda PK OCK mendarat darurat karena salah satu komponen mesinnya yakni landing gear atau hidrolik roda pendaratannya mengalai kerusakan atau tak bisa terbuka.

“Pesawat buatan Amerika ini adalah pesawat carter, yang dipesan oleh salah satu perusahaan di Singapura untuk mengangkut penumpang dari Singapura yang hendak menikmati indahnya panorama Pulau Bawah. Saat di udara semua mesin tak ada masalah, hanya saja sistem hidrolik di roda pendaratannya tak bisa terbuka saat hendak landing di Bandara Hang Nadim,” ujar Suwarso. (gas)

Jangan Kaget jika Bawa PowerBank Anda Disita di Bandara sebab Itu Memang Dilarang

0
ilustrasi

batampos.co.id – Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) mengeluarkan peraturan baru. Peraturan tersebut berkenaan dengan ketentuan membawa powerbank atau perangkat pengisian daya portable ke dalam pesawat. Hal ini juga guna mematuhi peraturan dari International Air Transport Association (IATA) bahwa penumpang dilarang membawa powerbank ketika ingin terbang.

Mengutip informasi yang diunggah oleh akun Twitter Bandara Soekarno-Hatta, pengguna jasa transportasi pesawat masih diperbolehkan membawa powerbank masuk dalam kabin pesawat. Hanya saja powerbank dibatasi dayanya dengan ketentuan di bawah 100Wh. Sementara untuk powerbank yang memiliki daya di atas itu memerlukan persetujuan maskapai bersangkutan.

“Powerbank di bawah 100Wh dapat dibawa dalam bagasi kabin, di atas 100Wh dan di bawah 160Wh perlu persetujuan pihak maskapai untuk dibawa ke bagasi kabin, sedangkan di atas 160Wh dilarang,” cuit akun Twitter Soekarno-Hatta @CGK_AP2.
powerbank bandara soetta

Kementerian Perhubungan juga sebelumnya menurunkan aturan tersebut dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Sipil Nasional (PKPN).

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso seperti JawaPos.com kutip dari situs resmi Kemenhub, Sabtu (10/3), menjelaskan, isi dalam aturan tersebut di antaranya terkait korek dan powerbank yang dibawa dalam pesawat. “Ada yang boleh dibawa dan ada yang tidak. Jadi, semua peraturan harus dimengerti oleh petugas dan masyarakat,” jelasnya demikian.

Peraturan mengenai perangkat pengisian daya portable ini ternyata juga masuk dalam Annex 17 doc 8973 dan Annex 18 dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dan IATA.

Bukan tanpa alasan pelarangan penumpang membawa powerbank ke dalam kabin pesawat. Sebelumnya, sempat terjadi kasus powerbank yang meledak di pesawat China Southern Airlines. Insiden pada Minggu 25 Februari waktu setempat itu terjadi saat penumpang tengah naik di Bandara Internasional Guangzhou Baiyun.

Peristiwa tersebut menyebabkan penundaan terbang selama tiga jam pada penerbangan CZ3539. Pesawat tersebut seharusnya dijadwalkan berangkat ke Bandara Internasional Hongqiao Shanghai sekitar tengah hari.

Lantas bagaimana cara menghitung kapasitas perangkat powerbank yang kamu punya? Dijelaskan lebih lanjut, kapasitas 100Wh sebenarnya setara dengan 27.000 mAh, satuan yang biasanya digunakan sebagai penanda sebuah powerbank yang beredar di pasaran.

Untuk mengatahui kapasitas Wh sendiri, pengguna tinggal mengalikan kapasitas (mAh) dengan voltase (V) powerbank kemudian dibagi 1.000. Misalnya, Anda memiliki sebuah powerbank dengan daya yang tertera sebesar 12.000 mAh, Kemudian angka voltase yang tertera pada label pada bodi produk powerbank sebesar 5 Volt. Jadi perhitungannya, 12.000 x 5 = 60.000. Kemudian 60.000 tinggal dibagi 1.000 dan menghasilkan angka 60. Artinya, powerbank yang kamu miliki berdaya 60 Wh.

Namun tenang, rata-rata kapasitas Wh di powerbank di pasaran saat ini tak melebihi 100Wh. Menghitung angka Wh pada powerbank tidaklah sulit, sebab pada beberapa merk powerbank yang populer, mereka akan menyertakan keterangannya dengan sangat lengkap. (ryn/JPC)

Skema Pensiun fully funded akan Sejahterakan PNS

0
PNS Pemko Batam. foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Pemerintah berencana mengubah skema pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS). Skema yang digunakan sebelumnya yaitu pay as you go akan berganti menjadi fully funded.

Dalam skema pay as you go, gaji PNS dipotong sebesar 4,75 persen untuk dana pensiun. Sedangkan dalam fully funded, gaji PNS akan dipotong hingga 15 persen tiap bulannya. Namun hal ini masih dibahas oleh pemerintah karena sejmlah pertimbangan.

“Terkait rencana penerapan skema fully funded tersebut, besaran iurannya masih dalam pembahasan. Masih dilakukan penghitungan bersama Kementerian Keuangan. Jadi angka 10 persen sampai 15 persen itu baru angka simulasi untuk besaran iuran ASN dan pemerintah. Bukan pemotongan,” ungkap Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Kemenpan-RB Herman Suryatman, di Jakarta. Jum’at (9/3).

Adapun, nantinya dalam skema fully funded yang akan mengiur setiap bulan bukanlah PNS saja tetapi juga pemerintah. Akan tetapi pemerintah akan menghilangkan subsidi yang diberikan setiap tahun untuk dana pensiun dari APBN.

“Kalau skema pendanaan sebelumnya (pay as you go), yang mengiur adalah ASN, sedangkan pemerintah memberikan subsidi pada saat ASN pensiun. Melalui skema pendanaan fully funded, ASN sebagai pekerja dan pemerintah sebagai pemberi kerja sama-sama mengiur,” jelasnya.

Pemerintah, kata Herman, dalam hal ini mempertimbangkan kelayakan hidup yang akan diterima PNS setelah pensiun tetapi juga tak ingin membebani Anggan Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) setiap tahunnya.

“Dengan skema fully funded, ASN akan mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik. Di sisi yang lain keuangan negara juga tidak terbebani,” ujarnya.

Herman menambahkan dengan diberlakukannya UU ASN, maka manajemen dan kebijakan ASN, termasuk dalam pemberian pensiun berbasis sistem merit. “Pemerintah akan mengkajinya secara saksama dalam koridor sistem merit. Apabila nanti datanya sudah valid, akan segera kami informasikan,” pungkasnya.

(ce1/uji/JPC)

Ditpolair Polda Kepri Memeriksa Sampel Limbah yang Dibawa MT Mars

0
ilustrasi

batampos.co.id – Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kepri akan memeriksa limbah B3 dibawa kapal MT Mars yang diamankan, Sabtu (3/3) lalu.

“Sampel B3nya akan diperiksa,” kata Direktur Polair Polda Kepri Kombes Pol Teddy Jhon, Jumat (9/3).

Sampel tersebut akan dikirimkan ke Laboratorium milik Mabes Polri. Pemeriksaan ini untuk melihat kandungan di dalam limbah tersebut. “Kami masih lidik,” ungkapnya.

Selain telah meminta keterangan dari kru kapal tersebut. Teddy mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari saksi ahli. “Untuk melengkapi berkas penyelidikan,” tuturnya.

Kapal MT Mars diamankan Ditpolari Polda Kepri, karena diduga membawa ratusan ton limbah sludge oil dari luar negeri. Kapal itu masuk ke Batam, dari daerah Out Port Limited.

“Modusnya itu berpura-pura akan melakukan tank cleaning,” kata Teddy.

Sumber Batam Pos dikepolisian menyebutkan, saat ini pihak penyidik telah memeriksa nakhoda kapal. Selain itu surat-surat kapal juga sedang diteliti pihak penyidik. “Polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap kru kapal,” ungkapnya.

Hingga kini, katanya kru kapal sedang dimintai keterangan oleh penyidik Subdit Gakum Polair Polda Kepri. (ska)

Petugas Lengah, Kabel dan Besi Bekas Taman Dicuri

0
Pemko Batam melakukan pembongkaran kawasan Jodoh Boulevard, Selasa (20/2). Pemko Batam berencana menata kembali kawasan tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Petugas keamanan di Taman Jodoh Boulevard , Batuampar kecolongan. Sebab, kabel dan tiang-tiang bekas lampu Taman Jodoh Boulevard hilang dicuri.

Pencurian itu terjadi saat petugas keamanaan yang merupakan gabungan Satpol PP dan kantor Kecamatan tak berjaga. Padahal, posisi kabel dan besi sudah dikumpulkan untuk diangkut karena merupakan aset Pemko Batam.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari mengatakan kabel dan besi bekas taman diduga telah diincar sebelum dicuri. Sebab, pencuri sudah tahu saat petugas tidak berjaga lagi.

“Malamnya sekitar jam 10 malam kabel dan besi itu masih ada, pas pagi sudah hilang. Kemungkinan dicuri lewat dari jam 12 malam, saat petugas tak berjaga,” terang Imam.

Menurut dia, kabel dan besi itu merupakan aset Pemko yang harus diamankan sebagai laporan pertanggungjawaban. Pihaknya juga telah mewanti-wanti pemulung yang lewat agar tidak mengambil kabel tersebut. Namun waktu penjagaan yang terbatas membuat kabel dan besi hilang.

“Meski sudah ada peringatan dan penjagaan, kabel itu tetap dicuri. Lain waktu kami akan mengincar oknum yang mencuri kabel-kabel itu. Kalau tertangkap akan kami proses,” imbuhnya.(she)

Pak Kadis, Penertiban Angkot Tak Laik Jangan Sekedar Wacana

0
Penumpang angkutan umum jenis carry terpaksa diturunkan karena supir carry lain menyuruh penumpang turun untuk diajak demo taksi online di Pemko Batam, Batamcentre, Kamis (8/3). Para supir carry menuntut supaya tidak ada beroperasi taksi online di Batuaji. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Penertiban Angkutan Kota (Angkot) tidak laik hanya sekedar wacana. Padahal, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Yusfa Hendri sudah menyampaikan bahwa dari 1.700 angkot di Batam hanya 400 unit saja yang laik jalan.

“Permasalahan ini kan sudah ada sedari dulu. Bahkan tidak sedikit masyarakat Batam yang jadi korban. Kalau mau tertibkan hendaknya bukan sekadar wacana. Kita butuh realisasi,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, Eki Kurniawan, Jumat (9/3).

Keberadaan mobil angkot tak laik jalan di Batam hingga kini nyaris belum tersentuh tindakan penegakan hukum dari institusi yang berwenang. Padahal sudah banyak keluhan dari masyarakat. Bahkan tidak sedikit masyarakat Batam yang menjadi korban.

“Masyarakat butuhnya realisasi bukan janji atau wacana,” sebut Eki.

Penertiban angkot tak laik jalan sendiri, lanjut Eki, sebenarnya sudah dianggarkan di Dishub Batam. “Makanya di RDP (Rapat Dengar Pendapat) kemarin kita minta ketegasan dishub. Lagian anggarannya ada kok, kenapa tidak ada penertiban,” sesalnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi III DPRD Batam, Nyanyang Haris Pratamura. Dikauinya setiap tahun, Komisi III menganggarkan untuk penertiban angkot tak laik jalan. “Ada. Nanti dicek berapa anggaran penertiban tahun ini,” tutur dia.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto menambahkan, kebijakan menertibkan angkot tak laik jalan tersebut harus segera dilaksanakan, karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Penertiban sekaligus pembinaan terhadap angkot harus dilakukan guna menghasilkan sarana transportasi publik baik bagi masyarakat Batam. “Jangan hanya menjadi sebuah wacana,” sebut Nuryanto.

Anggota Komisi III DPRD Batam Jeffry Simanjuntak menilai Kepala Dishub tidak mampu menyelesaikan permasalahan terkait penertiban angkot yang tidak layak beroperasi. “Dari dulu sudah seperti ini. Kadishub tidak mampu menyelesaikan,” katanya.

Sebelumnya, Yusfa mengatakan, selain angkutan tak berizin, pihaknya juga menertibkan kendaraan umum yang tidak layak beroperasi. Data dishub sendiri menyebutkan dari 1.700 angkot di Batam saat ini, hanya 400 unit saja yang laik beroperasi. (rng)

Perayaan HUT ke 4 Hakka Batam dan Imlek 2569

0
Walikota Batam Muhammad Rudi bersama Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, memberikan kue kepada Ketua HAKKA Batam Hok Sin pada acara Ulang Tahun HAKKA dan perayaan Imlek di Swiss Bell Hotel Harbourbaya, Kamis (8/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Perhimpunan Hakka Indonesia sejahtera Kota Batam kini berusia empat tahun. Tepat 9 Maret, perhimpunan salah satu suku terbesar (Hakka) bagi warga Tionghoa ini menggelar perayaan ulang tahun ke empat, sekaligus perayaan Imlek bersama, di ballroom Swiss-Belhotel Harbour Bay.

Ketua panitia acara, Kon San mengatakan, kegiatan tahunan ini selalu berdampingan dengan perayaan ulang tahun dan perayaan Imlek. “Karena HUT Hakka Batam adalah tanggal 28 Februari, dan perayaan Imlek setiap tahunnya (masehi) jatuh di Februari. Jadi sekaligus digelar perayaan besar untuk dua acara tersebut,” ujarnya.

Ia memaparakan, tamu undangan yang hadir di perayaan kali ini cukup mengundang decak kagum, mengingat banyaknya orang penting Kota Batam maupun Kepri, serta partisipasi Hakka dari beberapa wilayah Indonesia dan luar negeri yang menyempatkan datang memeriahkan acara.

“Diantaranya Walikota Batam Muhammad Rudi beserta wakil Amsakar Ahmad, perwakilan dari BP Batam, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadaek, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, anggota DPD RI Haripinto, tokoh masyarakat Soerya Respationo bersama Ibunda Sri Soedarsono, perwakilan Hakka dari Kupang, Malaysia, dan Singapura, serta ketua maupun anggota perkumpulan suku dan marga yang ada di Kota Batam. Tak lupa para warga Hakka Batam yang ikut menghadiri,” terang Kon San.

Ketua Hakka Batam Hok Sin menambahkan, perkembangan perhimpunan Hakka Batam cukup memberikan grafik yang positif.

“Sebuah kebanggaan bagi kami bahwa keberadaan perhimpunan ini cukup memberi kontribusi yang baik bagi masyarakat Batam. Bahkan sejak hadirnya Hakka Batam, perkumpulan maupun organisasi di Batam kian tumbuh, dan bersama-sama membantu dalam peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.

Di sisi lain, Hok Sin menerapkan komitmen agar tidak membawa Hakka ke dalam dunia politik, melainkan hanya untuk bersosial.

“Silahkan orang yang ada di dalam Hakka berpolitik, tetapi tidak membawa nama Hakka ke setiap aktifitas politiknya. Karena perhimpunan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan kita bersama,” tutur Hok Sin.

Lanjutnya, untuk program Hakka Batam yang sedang diusung tahun ini yakni, pendataan anggota Hakka dengan tersedianya kartu tanda anggota (KTA) yang sekaligus berfungsi sebagai ATM China Construction Bank (CCB) Indonesia Tbk. “Jumlah anggota Hakka di Batam diperkirakan mencapai 5.000 hingga 8.000an, dan semoga program penyediaan KTA ini dapat berjalan lancar sesuai perencanaan,” tutupnya.

Kemeriahan acara perayaan HUT Hakka Kota Batam ke empat dan Imlek 2569, diisi dengan prosesi potong kue, makan malam bersama, serta rangkaian hiburan dari penampilan tarian Ibu-Ibu Hakka Batam, mendatangkan penyanyi dari Kupang dan Malaysia, serta ditutup dengan undian hadiah doorprize. (nji)