batampos.co.id – Penyanyi dangdut Via Vallen merayakan pergantian tahun di Singapura.
Dari unggahannya di Instagram, terlihat Via Vallen bersama keluarga bermain terompet di sebuah hotel di Singapura. Tampak wajah bahagia dari mereka semua yang menyaksikan pesta kembang api.
“Selamat tahun baru 2018 semuanya. Nggak terasa 2017 sudah berlalu Alhamdulillah. Tentunya tahun 2017 adalah tahun yang luar biasa buat Via. Di mana, di tahun ini banyak masyarakat Indonesia yang mengapresiasi keberadaan Via di blantiika musik Indonesia,” tulis Via Vallen di akun @viavallen, sesaat setelah pergantian tahun 2018.
Dalam unggahan yang sama, pelantun Sayang itu juga menyampaikan harapannya untuk menyongsong tahun depan.
“Semoga di tahun 2018 semuanya menjadi lebih baik, Via pun selalu berusaha untuk belajar lebih baik lagi,” jelasnya.
Via Vallen memang memutuskan untuk tidak tampil dalam acara mana pun pada perayaan malam tahun baru. Berbagai tawaran ditolaknya dengan alasan ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.
Wanita asal Sidoarjo itu menjelaskan, beberapa bulan terakhir dirinya sangat sibuk dari panggung ke panggung. Oleh karena itu, pada momen tahun baru ini dia ingin tetap bersama keluarga
“Kan jarang-jarang kumpul, jadi memang sudah rencana kalau tahun ini bareng keluarga aja. Nanti setelah tahun baru, aku kerja lagi,” katanya beberapa waktu lalu.
batampos.co.id – Hari ini, Minggu (31/12/2017) sejak pagi Batam diguyur hujan.
Padahal pada saat yang sama BP Batam menggelar car free day di Batam Center. Lokasi tepatnya di bundaran BP Batam tak jauh dari dataran Engku Putri.
Tak banyak yang datang, nampaknya warga Batam mager alias malas gerak sebab hujan.
Meski demikian panitia tetap semangat untuk meramaikan car free day. Toh, memang ada warga Batam yang datang.
Di lokasi car free day pedagang aneka kuliner berjajar di bawah tenda putih.
Berbekal payung atau tidak sama sekali warga berjalan menyusuri jalan yang kali ini memanjakan pejalan kaki sebab tak perlu berjalan di trotoar. Jalan milik pejalan kaki.
“Pada car free day kali ini kami melibatkan UKM supaya berdampak pada mereka,” ujar Kepala BP Batam, Lukita D Tuwo.
Lukita bersama Ketua DPRD Batam, Nuryanto berkeliling ke stand kuliner dibawah rintik hujan.
“Selain bisa bikin sehat, car free day ini semoga bisa membantu UKM menigkatka pendapatan,” lanjut Lukita.
BP Batam rela mengeluarkan sejumlah dana untuk menghelat acara ini meski tiada keuntungan yang akan kembali.
Pada kesempatan sebelumnya, Lukita mengatakan tujuannya semua ini demi membantu warga Batam memperoleh kesepatan meningkatkan pendapatan ditengah kesulitan ekonomi yang tengah terjadi.
Car free day berakhir sekira pukul 10.00 WIB.
Sampai jumpa pada car free day selanjutnya. (ptt/leo)
Dari kiri: Deputi 5 BP Batam Brigjen Pol Bambang Purwanto; Ketua DPRD Batam, Nuryanto dan Kepala BP Batam Lukita D Tuwo saat meresmikan media center, Minggu (31/12/2017). foto: cecep mulyana / batampos
batampos.co.id – Kepala BP Batam Lukita D Tuwo meresmikan media center, Minggu (31/12/2017). Media center ini terletak di gedung Annex II, di lingkungan kantor BP Batam.
Pada kesempata itu Lukita berharap komunikasi antara BP Batam dan publik makin terjalin.
“Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan informasi secara terbuka kepada publik,” ujar Lukita.
Saat meresmikan Lukita didampingi Ketua DPRD Batam, M Nuryanto dan Deputi 5 BP Batam Brigjen Pol Bambang Purwanto.
“Seolah kami memanjakan wartawan akan tetapi kritik silakan jalan terus,” imbuhnya. (ptt)
batampos.co.id – Sempena menyambut Tahun Baru 2018, Noname Cafe, menggelar acara spesial, Minggu (31/12) malam ini. Acara yang dikemas dalam tema tokoh-tokoh superhero dan kartun dunia itu dinamakan “Cartoon Wonderland: New Year Celebration”.
“Event khusus ini kami gelar dua malam berturut-turut. Mulai malam Sabtu dan puncaknya pada malam pergantian tahun, yakni Minggu 31 Desember 2017. Acara ini kami bikin dalam kemasan tema tokoh-tokoh kartun ataupun superhero,” ujar Evan, selaku Manajer Operasional Noname Cafe, kemarin.
Acara yang dimulai pukul 21.30 WIB ini dimeriahkan oleh DJ Bluck, R-Lux Model, DJ Heng-Q, The Level band dan Extra Indonesia Band.
Evan menambahkan, pada puncak acara penghujung tahun ini, kafe yang terletak di Hotel Harmoni ini memberikan suguhan event yang berbeda dari sebelumnya. Yaitu, dengan menampilkan model-model cantik, sexy dan glamour , yang turut memeriahkan acara dengan diringi musik party dari DJ Blucks.
DJ asal Bandung ini akan memberikan sentuhan musik dari lagu – lagu party yang akan dimainkannya nanti pada malam penghujung tahun ini.
Untuk itu, Even mengajak para clubbers Batam maupun Nonameholic untuk datang ke Noname Cafe “place to party” dalam acara puncak penghujung 2017 untuk ber-party ria bersama-sama.
“Come on, Nonameholic datang ke sini, kita party bareng weekend ini. Kita rayakan bersama berakhirnya tahun 2017 dan kita sambut 2018, ” pungkas Evan. (suc)
batampos.co.id – Polda Kepri akan menyelesaikan kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Mantan Kasi BPN Kota Batam, Bambang Supriyadi di tahun 2018. Kasus ini sudah mengantung selama satu tahun lebih.
Dan permasalahan kasus ini, karena perbedaan pendapat antara penyidik tipidkor Polda Kepri dengan Kejaksaan Tinggi Kepri. Polisi sebut perbuatan Bambang sebagai korupsi, sedangkan kejaksaan tinggi merasa itu hanyalah pelanggaran administratif saja.
“Kami akan selesaikan secepatnya, dan kami sudah berkoordinasi dengan KPK,” kata Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto, Jumat (29/12).
Budi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan lembaga anti rasuah ini sebanyak dua kali. Hasil dari koordinasi ini, kesimpulan dari KPK menyatakan perbuatan yang dilakukan oleh Bambang mengarah ke tindak pidana korupsi.
“Ini kami mau koordinasikan lagi,” ujarnya singkat.
Terkait dengan perbedaan pendapat ini. Budi mengatakan pihaknya akan menjalin komunikasi dengan kejaksaan tinggi Kepri. Langkah ini untuk menyamakan persepsi penyidik dan jaksan dalam memandang kasus ini.
Sebelumnya diberitakan kasus polisi, kejaksaan, dan KPK sudah beberapa kali duduk bersama membahas kasus ini. KPK dan Polisi memandang sebagai korupsi, dan kejaksaan melihat hanyalah pelanggaran administratif.
Berbagai saksi ahli juga didatangkan Polda Kepri mulai dari ahli Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang menyatakan kasus ini ada perbuatan yang melawan hukum. Sementara itu ahli dari Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu, mengatakan ada kerugian negara akibat perbuatan itu. Sementara itu dari ahli BPKP juga menyatakan adanya kerugian negara yang diakibatkan dari perbuatan melawan hukum. Sementara itu ahli dari Universitas Brawijaya perbuatan Bambang adalah delik tindak pidana korupsi.
Kasus dugaan korupsi yang awalnya merugikan negara sebesar Rp 1,5 miliar ini, menyeret Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendaftaran Bambang Supriyadi sebagai tersangka utamanya. Walau uang negara ini sudah dikembalikan oleh Bambang pada tahun lalu, tapi kepolisian tetap melanjutkan penyidikan kasus ini.
Kasus ini bermula dari PT Karimun Pinang Jaya memenangkan tanah hasil lelang di Pengadilan Negeri Batam seluas 12,5 haktare di daerah Batamcenter. Nilai lelang tanah itu Rp 31 miliar. Setelah memenangkan lelang tersebut, PT Karimun Pinang Jaya kemudian mengurus sertifikatnya ke BPN Batam.
Sesuai dengan aturan dan perhitungan yang berlaku, maka PT Karimun Pinang Jaya menyetor uang BPHTB sebesar Rp 1,5 miliar. Namun uang ini tak langsung disetorkan oleh Bambang.
Mengacu kepada pasal 90 ayat 2 UU 28 tahun 2009 tentang pajak daerah. Dimana BPHTB harus dibayarkan, begitu SHGB dikeluarkan. Namun kenyataannya BPHTB tersebut tak dimasukan ke dalam rekening Pemerintah Daerah. Malah, baru ditransfer setelah beberapa waktu kemudian. (ska)
batampos.co.id – DPD Alisa”Khadijah”ICMI Kota Batam melaksakan bakti sosial dengan berbagi sembako kepada warga kurang mampu sempena Hari Ibu, Sabtu (30/12/2017).
Baksos dilaksanakan di Dapur Arang, Batu Aji, Sagulung, Batam.
Ketua DPD Alisa”Khadijah”ICMI kota batam Hj.Arizki Novi mengatakan, Dapur Arang layak dijadikan lokasi baksos sebab di sana masih ada warga yang sangat membutuhkan bantuan.
Benar, sampai di sana masyarakat sudah menunggu dengan sambutan penuh kehangantan dan kekeluargaan.
Warga di Dapur Arang menceritakan kehidupan mereka.
Dari kisah mereka, DPD Alisa”Khadijah”ICMI Kota Batam berharap tidak kali saja kami dapat berbagi rejeki bersama mereka.
Selesai dari Dapur Arang, rombongan menuju ke bengkong untuk berbagi dengan penghuni panti jompo.
Asosiasi Muslimah Pengusaha Indonesia atau sering disingkat Alisa Khadijah ICMI adalah organisasi berkumpulnya pengusaha muslimah yang didirikan oleh Departemen Pengembangan Peranan Wanita (DPPW) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat.
Alisa Khadijah diresmikan sebagai Badan Otonom ICMI oleh mantan presiden ketiga Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie pada 6 Juni 1997 lalu. Asosiasi ini dipelopori oleh Almarhumah Hasri Ainun Habibie. (*)
batampos.co.id – Polda Kepri akan menutup jalan-jalan disekitaran Dataran Engku Putri, Batamcenter, 31 Desember mulai dari pukul 18.00. Dirlantas Polda Kepri AKBP Yuli Kurniawan menuturkan jalan yang ditutup itu yakni Jalan Raja H Fisabiillah, Engku Putri, dan Ahmad Yani.
“Bagi masyarakat yang ingin masuk ke Dataran Engku Putri, kami menyediakan kantong-kantor parkir,” katanya saat ditemui Batam Pos di Mapolda Kepri, Jumat (29/12).
Yuli mengatakan pihaknya menyediakan lima kantong parkir, yang terletak di di Kantor BP Batam, Jasa Raharja, BPJS, Asrama Haji dan PT Gas. Tempat parkir ini disediakan karena kendaraan mulai pukul 18.00 (31/12) sudah tidak bisa memasuki jalan-jalan di Kawasan Engku Putri.
“Ada jalan yang biasanya dua arah, kami jadikan satu arah saja,” ucap Yuli.
Jalan di depan kantor BPJS biasanya dua arah, saat 31 Desember hanya satu arah dari persimpangan Jalan Ahmad Yani menuju ke Jalan Raja M Tahir. Begitu juga jalan dari Polsek Batamkota menuju bundara Pusat Informasi Haji.
“Nantinya setiap persimpangan akan dijaga olah Polantas, mengatur arus lalulintas kendaraan,” ujarnya.
Yuli mengatakan tidak hanya persimpangan sekitaran Batam Center saja yang akan dijaga oleh Polisi Lalu Lintas (Polantas). Tapi daerah-daerah yang akan menjadi pusat keramaian saat perayaan tahun baru. “Nagoya, Harbour Bay, Bukit Senyum,” tuturnya.
Sebanyak 100 personel Polantas yang diturunkan untuk menjaga arus lalu lintas tetap lancar selama perayaan tahun baru. Selain itu juga diperkuat dari satuan lainnya yakni Shabara, Intelkam, Reskrim. “Polda, Polresta, dan Polsek turun semua untuk pengamanan,” ungkapnya.
Ia menghimbau saat perayaan tahun baru nanti, masyarakat tetap mematuhi aturan berlalu-lintas. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
“Bagi pengendara roda dua selalu memakai helm, roda empat menggunakan sabu pengaman. Dan paling penting berkendara dengan baik dan tidak ugal-ugalan,” ujarnya.
Pada 31 Desember itu ada beberapa kegiatan di Dataran Engku Putri. Dari pukul 18.00 berlangsung acara “Car Free Night”. Mendekati pergantian tahun baru, Pemko Batam mendatangkan band ibukota yakni Cokelat dan juga band lokal. Puncaknya saat pergantian tahun baru dimeriahkan dengan pesta kembang api.
Meriahnya acara saat pergantian tahun baru ini, tentunya bakal menyedot perhatian masyarakat. Sehingga hal ini diantisipasi pihak kepolisian, dengan memberikan pengamanan extra ketat. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dinas Pariwisata Kota Batam Pebrialin mengatakan pesta kembang api durasinya cukup lama. Dan ia berharap hal ini dapat menghibur masyarakat dan menarik wisatawan lebih banyak ke Batam. “Durasinya sekitar 15 menit,” tuturnya. (ska)
Calon penumpang pesawat memedati pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Senin (18/12). Lonjakan penumpang memasuki liburan sekolah dan menjelang natal dan tahun baru. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Sebanyak 11 ribu lebih penumpang tercatat meninggalkan Batam melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Sabtu (30/12). Jumlah penumpang ini meningkat drastis dibandingkan akhir pekan biasa. Diduga para penumpang menyebrang ke Malaysia atau Singapura untuk menikmati libur akhir tahun 2017.
Pantauan Batam Pos, ribuan penumpang memadati area Pelabuhan Batamcenter. Rata-rata mereka yang berangkat membawa ransel atau koper berukuran cukup besar. Tak hanya bagian dalam Pelabuhan Batamcenter yang padat, bagian luar juga telihat padat. Bahkan, jalan di depan Pelabuhan Batamcenter sempat macet.
Kasi Ops Pelabuhan Internasional Batamcenter, Sobri mengatakan lonjakan penumpang sudah terlihat sejak Jumat (29/12) sore. Namun, lonjakan penumpang kembali terjadi mulai Sabtu (30/12) pagi hingga sore hari. Dari data sementara, jumlah penumpang yang berangkat meninggalkan Batam sekitar 11 ribu penumpang.
“Jumlah ini jauh meningkat dibanding akhir pekan biasa. Dimana pada akhir pekan biasa jumlah penumpang hanya 5000an. Semua kapal yang berangkat hari ini full,” terang Sobri.
Tak hanya penumpang berangkat, jumlah penumpang yang datang melalui Pelabuhan Internasional juga meningkat. Pihaknya pun telah mengantisipasi agar tak terjadi penumpukan penumpang baik dikeberangkatan ataupun kedatangan. Beberapa instansi yang bertugas di Pelabuhan juga menambah jumlah anggota, diantaranya Beacukai, Imigrasi, Ditpam dan polisi untuk pengamanan.
“Jumlah penumpang berangkat dan datang hampir sama-sama meningkat. Antisipasi dengan penambahan petugas dari berbagai instansi di Pelabuhan, tujuannya agar tak ada penumpukan,” imbuh Sobri.
Untuk penumpang yang masuk ke Batam didominasi warga negara Singapura dan Malaysia. Rata-rata WNA dari negara tetangga Batam itu datang untuk berbelanja dan perawatan.
“Rata-rata yang masuk dari Malaysia dan Singapura, biasanya mereka bisa sampai dua atau tiga hari untuk berbelanja dan menikmati makanan murah disini,” terang Sobri.
Menurut Sobri, puncak arus balik penumpang yang berangkat atau kedatangan diduga kembali terjadi Senin (1/1) 2018. Beberapa armada kapal juga telah mengajukan penambahan kapal untuk mengakut penumpang.
“Untuk hari ini tak ada, namun Senin besok diperkirakan ada penambahan kapal yang berangkat ataupun datang,” pungkas Sobri. (she)
Penumpang boat pancung. F. Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Setelah pengerjaan yang cukup panjang, akhirnya awal tahun nanti Pelabuhan Rakyat yang berada di samping Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) dioperasikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.
“Desember ini pengerjaan rampung, jadi awal tahun sudah bisa ditempati,” kata Kepala Dishub Batam, Yusfa Hendri, Sabtu (30/12).
Ia mengungkapkan tahun ini pihaknya menggelontorkan dana sebesar Rp 3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) 2017 untuk penyelesaian gedung bertingkat tersebut. Saat ini tinggal finalisasi penataan seperti kios yang berada di lantai dasar, hingga lantai satu sebagai kantor atau ruang rapat, dan ruang VIP untuk tamu.
Dia menambahkan ke depan, pihaknya juga akan memperbaiki dermaga pelabuhan yang dilalui penumpang tujuan Belakangpadang ini, agar memungkinkan disandari kapal milik Pemko Batam.
“Biasanya kan ada kunjungan pimpinan, jadi mereka bisa lewat pelra ini saja, sebut Yusfa.
Awal tahun nanti, beberapa personil dari Dishub Batam juga sudah mulai ditempatkan di pelra tersebut. Yusfa menambahkan dengan adanya personil ini, pengamanan dan pengawasan di pelra bisa lebih ditingkatkan. “Khususnya saat angin utara, kan banyak pengemudi yang tidak melengkapi dan menggunakan alat keselamatan.
Ini tentu akan menjadi salah satu fokus kami agar bisa dibenahi. Jangan ada lagi karena sudah biasa atau alasan lainnya,” papar mantan Kepala Dinas Pariwisata ini.
Ia menngungkapkan, pelra Sekupang merupakan salah satu pelabuhan yang sering dilewati wisatawan baik lokal maupun luar. Dia berharap keberadaan pelra ini bisa menunjang faslitas pelra dan memberi wajah baru bagi wisatawan. “Fasilitas seperti toilet juga sudah dibenahi,” tutupnya.(cr17)
Pilot Malindo Air, Amad Syahman (tengah) positif mengkonsumsi sabu, Sabtu (30/12/2017). F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri melakukan razia rutin di Bandara International Hang Nadim Batam, Sabtu (30/12/2017).
Dari razia itu, terjaring satu orang pilot Maskapai Malindo Air karena hasil tes urinnya positif menggunakan narkoba.
Pilot bernama Ahmad Syahman bin Saharuddin, berusaha membuang sabu seberat 1,90 gram ke di toilet. Sabu itu disimpan dalam kotak kacamata milik pilot berkewarganeraan Malaysia itu.
“Kami akan proses sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia,” kata Kepala BNNP Kepri Ricard Nainggolan, Sabtu (30/12).
Ahmad Syahman, sejak menginjak kakinya di terminal kedatangan Bandara International Hang Nadim Batam, sudah dipantau oleh beberapa anggota BNNP Kepri. Dari caranya berjalan, berbicara dan gerak gerik matanya, petugas BNNP Kepri menduga Ahmad dalam pengaruh narkoba.
Namun petugas BNNP Kepri tidak langsung menangkap Ahmad. Sesuai rencana awal, pemeriksaan tas-tas milik penumpang tetap dilakukan pihak Bea Cukai Batam. Pemeriksaan tidak hanya menggunakan mesin X-ray saja, tapi juga menurunkan anjing pelacak khusus narkoba.
Satu per satu tas milik penumpang masuk X-ray dan diendus anjing pelacak. Ahmad yang sebelumnya sudah diberitahu pemeriksaan ini hanya kepada penumpang saja. Terlihat cukup santai menunggu gilirannya untuk memasukan tasnya ke dalam x-ray.
Namun begitu giliran Ahmad dan krunya, General Manager Operasional Bandara International Hang Nadim Suwarso meminta Pilot, Co Pilot dan dua orang pramugrinya menjalani tes urin. Co Pilot dan dua pramugari Malindo Air bersikap kooperatif. Dengan patuhnya ketiga orang ini mengikuti permintaan Suwarso.
Sedangkan pilot Maskapai Malindo Air, Ahmad ini berusaha untuk tidak mengikuti tes urin itu. Ia mengatakan kepada Suwarso, bahwa dirinya sedang terburu.
“Tapi saya bilang sebentar saja,” ucap Suwarso.
Lalu dia mengeluarkan alasan lain, dirinya akan dipanggil pihak Lion Air grup. Tapi alasan ini berhasil dipatahkan Suwarso.
“Dia bilang lagi, sudah selesai buang air kecil, tapi saya bilang lagi ke dia nanti minum. Ikuti saja tesnya, tak lama,’ ungkap Suwarso.
Setelah sekitar 10 menit debat. Akhirnya Ahmad mau mengikuti tes itu. Ahmad terlebih dahulu mengambil gelas untuk menampung air seninya. Lalu disusul oleh Co Pilot dan dua pramugari Malindo Air.
Co Pilot dan dua pramugari ini tak berapa lama keluar. Dan menyerahkan air seni ke petugas BNNP.
“Hasilnya negatif,” ucap Kepala BNNP Kepri Ricard Nainggolan.
Sedangkan Ahmad belum juga keluar dari toilet. Ia beralasan tidak bisa buang air kecil. Sehingga petugaspun menunggu pilot asal Malaysia di depan pintu toilet.
Ahmad masuk ke dalam toilet pukul 11.15. Namun hingga pukul 12.10 belum juga bisa buang air kecil. Petugas sudah memberikan minum, tapi tetap juga tidak bisa.
Akhirnya Ricard meminta Kabid Brantas BNNP Kepri Bubung Pramiadi membawa saja Ahmad menuju ke Kantor BNNP di Nongsa.
“Bawa saja, di kantor kita lanjutkan,” ujarnya.
Ahmad digiring keluar dari toilet. Tapi sebelum keluar, ia membuang kotak kacamatanya. Aksi ini ketahuan oleh petugas. Dan petugas itu mengkode Kabid Brantas BNNP Kepri. Mengerti kode itu, Bubung meminta anggotanya segera membawa Ahmad ke BNNP Kepri.
Setelah sampai di BNNP Kepri, Ahmad akhirnya bisa buang air kecil. Hasil tesnya positif.
“Kami akan bawa hasil ini ke BNN Pusat, untuk uji konfirmasi,” ungkap Ricard.
General Manager Operasional Hang Nadim, Suwarso menegaskan Pilot Malindo Air ini dilarang untuk terbang. Nantinya akan disiapkan pilot cadangan, yang akan membawa pesawat ini kembali ke Malaysia.
“Untungnya mereka baru besok (hari ini, red) berangkat, jadi ada waktu menyiapkan pilot cadangan,” ujarnya.
Corporate Communication Lion Air Group, Ramaditya Handoko membenarkan adanya pilot Malindo Air positif mengkonsumsi zat narkotika.
“Atas nama manajemen Lion Air Group, kembali mengucapkan terima kasih banyak dan mengapresiasi kinerja dari BNN yang terus melakukan pemberantasan Narkoba khususnya di kalangan awak pesawat, yang dimana hal ini sejalan dengan prinsip perusahaan dalam memberikan larangan keras terhadap pegawai nya jika terbukti memiliki ataupun mengkonsumsi obat-obat an terlarang,” tuturnya.
Ia mengatakan akan menyerahkan proses hukum ini kepada pihak yang berwenang, tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika terbukti bersalah, yang Ahmad akan menerima sanksi tegas.
“Sanksinya berupa pemberhentian hubungan kerja,” katanya.
Soal penerbangan Batam ke Subang, Rama meminta masyarakat tidak perlu risau. Pihaknya sudah menyiapkan pilot penganti.
“Sehingga tidak akan mengganggu operasional pada penerbangan tersebut,’ ucapnya.
Selain memeriksa Pilot Malindo Air. Pihak BNNP Kepri juga melakukan tes urin terhadap pilot dan serta kru dari Maskapai Citilinkd dan Lion Air. Namun hasilnya negatif, kru dari Citilink dan Lion Air ini bebas dari narkoba. (ska)