Senin, 20 April 2026
Beranda blog Halaman 12658

31 Napi Kasus Narkoba Dapat Remisi Natal

0
ilustrasi

batampos.co.id – Perayaan Natal kali ini membawah berkah bagi 86 Narapidana (Napi) Nasrani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam di Tembesi. Mereka mendapat remisi hari raya Natal dengan potongan masa pidana mulai 15 hari sampai dua bulan.

Usulan remisi tersebut sudah direstui oleh Kementrian Hukum dan HAM RI dan akan dibacakan atau diberikan pada hari hal perayaan Natal tanggal 25 Desember nanti.

Kalapas Batam Surianto mengatakan, usulan untuk remisi Natal tersebut sebenarnya ada 89 orang. Namun yang sudah direstui oleh Kemenkum dan HAM RI baru 86 orang.

“Tiga orang lain belum ada keputusan sampai hari ini. Persyarataan mereka lengkap, tapi mungkin ada pertimbangan lain kali,” ujar Surianto.

Dari 86 orang napi yang sudah sah mendapatkan remisi hari raya keagamaan itu, 31 orang diantaranya adalah Napi yang tersandung kasus narkoba. “Narkoba paling banyak. Sisanya gabungan dari kasus kriminal umum lainnya. Kalau untuk kasus korupsi tak ada,” tutur Surianto.

Remisi tersebut akan dibacakan pada hari hal perayaan Natal umat Kristiani yakni tanggal 25 Desember mendatang.

“Nanti setelah ibadah Natal (dalam lapas) baru kami bacakan remisi tersebut,” tuturnya.

Mereka yang dapat remisi tersebut semuanya kategori remisi khusus (RK) I yang mana hanya mendapat pemotongan masa pidana biasa mulai dari 15 hari sampai dua bulan. Sementara RK II yang langsung bebas tidak ada. “Mereka-mereka (yang terima remisi) sudah memenuhi kriteria untuk dapat remisi. Minimal sudah menjalani masa pidana enam bulan dan berkelakuan baik selama di sini,” ujar Surianto.

Warga binaan Lapas Batam saat ini mencapai 1.309 orang. Jumlah tersebut jauh melebihi daya tampung ideal lapas yang hanya 500 orang. Membludaknya jumlah warga binaan itu didominasi oleh napi kasus narkoba. Napi kasus narkoba di Lapas tersebut sebanyak 973 orang. Napi yang difonis hukuman mati sebanyak delapan orang terdiri dari tiga napi kasus narkoba dan lima kasus kriminal umum. Napi yang difonis hukuman seumur hidup sebanyak 13 orang terdiri dari lima orang kasus narkoba dan delapan orang kasus kriminal umum. (eja)

Kadishub Pemko Batam: Tidak Ada Pungutan Parkir untuk …

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Yusfa Hendri menegaskan tidak ada pungutan parkir di sekitaran Dataran Engkuputri Batam setiap acara yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Termasuk saat Malam Anugerah Batam Madani, beberapa waktu lalu.

“Acara yang digelar Pemko Batam free parkir, hanya saja kita tak siapkan petugas parkir,” kata Yusfa.

Maka dari itu, saat acara-acara besar tersebut pemilik kendaraan diminta untuk memarkirkan kendaraannya pada tempat yang aman dan memasang kunci ganda.

Memastikan agar kejadian pungutan parkir liar seperti malam HJB tidak terjadi lagi, pada gelaran malam pergantian tahun di Dataran Engkuputri Batam nanti ia memerintahkan pada UPT Parkir agar memasang spanduk yang berisi informasi parkir gratis.

“Ini dilakukan agar jangan sampai acara rakyat dinodai oleh oknum yang ingin ambil kesempatan,” ujarnya.

Tak berhenti pada acara tahun baru, setiap acara yang bersifat kemasyarakatan akan dibebaskan dari biaya parkir. “Pak Wali Kota Batam sampaikan yang gelar Pemko Batam, free,” paparnya.

Lalu bagaimana dengan agenda yang digelar oleh pihak lain? ia menyampaikan penyelenggara acara bisa memungut biaya parkir dengan catatan dilaporkan terlebih dahulu ke Dishub Batam. Hal ini bisa dilakukan karena tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam nomor 1 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Retribusi Parkir.

“Namanya parkir insidentil. Skema pembagiannya nanti maksimal 25 persen untuk disetor ke kas daerah,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, pungutan parkir yang bersifat sementara tersebut harus disertai tiket yang dikeluarkan oleh penyelenggara dan diketahui Dishub Batam. “Dalam pungutan parkir ini, jam pelaksanaan parkirnya memang di luar dari perda kita, acara kan ada yang sampai pukul 00.00 malam,” ujarnya.

Tapi jika penyelenggara acara tak memungut parkir, ia meminta pihak tertentu tidak lagi memungut parkir, jika ada yang melakukan dipastikan akan ditindak. Untuk diketahui, tarif parkir sesuai dengan perda yakni Rp 1 ribu untuk motor dan mobil Rp 2 ribu.

“Kami harap kita sama-sama jaga kondusifitas, kalau gratis jangan dipungut lagi,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengaku telah mendengar informasi tentang pungutan parkir liar di Dataran Engkuputri Batam saat malam HJB Batam. Namun ia meyakini hal tersebut tak ada kaitannya dengan Dishub Batam.

“Mana berani Dishub, apalagi sampai Rp 5 ribu, tak mungkin. Kenapa tak lapor langsung malam itu ya, supaya tangkap,” katanya.

Ia menegaskan, jika hal ini kemabli terjadi pihaknya tak segan-segan menindak tegas para jukir liar tersebut. Hal ini ia telah sampaikan langsung ke Kepala Dishub Batam Yusfa Hendri. “Kami akan tindak tegas,” imbuhnya.

Ia tak menampik jika pungutan parkir di lapangan menyalahi aturan, salah satunya menyalahi waktu parkir yang diperbolehkan dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

“Saya tadi malam (kemarin) lihat di Jodoh, ternyata pukul 21.00 WIB masih ada tukang parkir,” pungkasnya. (cr13)

Libur Natal, Wisnus Padati Hang Nadim

0
Calon penumpang pesawat memedati pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam, Senin (18/12). Lonjakan penumpang memasuki liburan sekolah dan menjelang natal dan tahun baru. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Libur panjang saat Natal dan Tahun Baru, tidak hanya dimanfaatkan untuk pulang kampung. Tapi juga untuk berlibur. Petugas Bandara International Hang Nadim mencatat hingga kini sebanyak 30.875 orang yang datang ke Batam. Sedangkan yang pergi hanya sebanyak 28.933 orang.

“Mereka yang datang ke sini, untuk liburan,” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Kamis (21/12).

Ia merinci H-7 (18/12) penumpang yang berangkat keluar Batam dari Hang Nadim sebanyak 8.530 orang, di H-6 (19/20) 7.828 orang, H-5 (20/12) 7.890 dan hitungan sementara di H-4 (21/12) sebanyak 4.685. Sedangkan yang datang di H-7 (18/12) sebanyak 8.714 orang, di H-6 (19/12) 8.371 orang, H-5 (20/12) 8.992 orang dan penghitungan di H-4 hingga pukul 13.00 sebanyak 4.580 orang.

“Perkiraan nanti di H-4 baik datang dan pergi sebanyak 8 ribuan,” ucapnya.

Suwarso mengatakan untuk saat ini belum ada penambahan extraflight. Dan untuk tiket penerbangan keluar dari Batam ke beberapa daerah seperti Medan, Jakara sudah mulai penuh.

“Kami juga menunggu untuk extraflight,” ucapnya. (ska)

Pemda Harus Berkomitmen Kembangkan Pariwisata di Batam

0

batampos.co.id – Sektor pariwisata di Batam bisa dikembangkan asal pemerintah daerah disini mau berkomitmen. Selain itu harus juga menggandeng pelaku pariwisata dengan tujuan untuk memperkuat gaung promosi wisata Batam di dalam negeri maupun diluar negeri.

“Sinergi dari semua pihak. BP Batam dan Pemko Batam harus menggandeng pelaku wisata untuk promosi. Nanti jadi tidak efektif jika tidak dilakukan,” ungkap pengamat kebijakan ekonomi Batam, Suyono Saputro di Gedung Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, Kamis (21/12).

Promosi yang gencar juga harus dibarengi upaya dari pemerintah daerah untuk menciptakan destinasi wisata baru dan juga mengembangkan pariwisata berbasis olahraga.”Selama ini kurang destinasi hanya andalkan Barelang, pantai dan wisata belanja untuk tarik wisatawan. Dan banyak datang saat event saja,” ungkapnya.

Sedangkan di Malaysia dan Singapura banyak memiliki destinasi wisata yang menarik seperti Legoland, Sentosa Island dan Marina Bay Garden.”Disana wisatawan datang berbondong-bondong tiap hari, bukan hanya tiap event saja. Jadi bagusnya BP dan Pemko duduk bersama rumuskan destinasi baru dan buatlah sesuatu yang berbeda dari yang lain,” jelasnya.

Setelah itu, rencana bersama antara BP dan Pemko harus disusun secara sistematis.”Menyusunnya harus sistematis dan terstruktur. Hubungan antar lembaga pemerintah dan stakeholder sekarang sudah berjalan dengan baik sehingga bisa diajak kerjasama,” jelasnya.

Pendapat berbeda dikemukakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Panusunan Siregar. Ia menyatakan bahwa lebih baik pemerintah daerah di kota Batam fokus saja bagaimana upaya untuk menjadikan Batam sebagai surga investasi.

“Kembangkan pariwisata di tempat lain saja. Agar kekuatan ekonomi jangan terpusat di Batam saja. Batam tak cocok lagi didorong jadi pariwisata, karena Natuna dan Anambas juga bisa dimaksimalkan untuk pengembangan pariwisata,” katanya.

Pemusatan terhadap suatu sektor kata Panusunan dapat membuat Batam menjadi ketergantungan nanti.”Jika Batam nanti bermasalah karena terlalu terpusat pada sektor tertentu nanti semua kena. Lebih baik pariwisata di tempat lain saja,” katanya lagi.

Salah satu pengusaha di Batam sekaligus Wakil Ketua Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), Wirya Silalahi mendukung upaya untuk mempercepat pertumbuhan industri pariwisata di Batam.

Turis dari Negara Korea berjalan di kawasan Batam Centre hendak berfoto di depan Welcome To Batam. Tulisan Welcom To Batam adalah salah satu daya tarik turis lokal maupun turis Manca Negara untuk masuk ke Kota Batam. Turis lokal maupun Manca Negara banyak berkunjung ke Batam di hari-hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu. F Dalil Harahap/Batam Pos

“Hitungannya jelas dan signifikan membantu ekonomi Batam. Hasil hitungan BP Batam, wisman itu membelanjakan uang sekitar 300 Dolar Amerika atau Rp 4 juta per wisman. Penambahan 1.5 juta wisman setahun, berarti ada penambahan Rp 6 triliun per tahun ke Batam. Artinya telah mengkover sekitar 50 persen atau 150 ribu pekerja dari 250 ribu pekerja yang di-PHK,” kata Wirya.

Selama ini wisman Batam telah mencapai 1,5 juta dan ini terjadi sejak 15 tahun yang lalu.”Artinya selama 15 tahun pariwisata di Batam telah stagnan, tidak ada perkembangan berarti. Jelas ini adalah kegagalan dunia pariwisata di Batam,” ungkapnya.

Batam kata Wirya dianugerahkan lokasi strategis dan dekat dari Singapura dan Malaysia. Wisman dari kedua negara ini paling banyak datang ke Batam, yaitu sekitar 855 ribu dari Singapore dan 186 ribu dari Malysia pada tahun 2015. “Totalnya 72 persen dari wisman yang selama ini datang ke Batam,” paparnya.

Penduduk Singapura sekitar 5,5 juta jiwa dan penduduk Kota Johor Bahru di Malaysia sekitar 500 ribu jiwa. “Bila 1 persen saja penduduk Singapura dan Kota Johor Bahru mau berakhir pekan di Batam, maka ada sekitar 60 ribu calon wisman potensi datang ke Batam setiap minggu. Ini artinya ada sekitar 3.12 juta wisman hanya dari kedua Negara ini dalam setahun.Atau bertambah 1,62 juta wisman hanya dari kedua negara ini,” ungkapnya.

Pemerintah daerah kata Wirya harus mengubah pola pikir yang menginginkan wisman datang karena ingin berwisata. Tapi diubah menjadi wisman datang karena ingin menghabiskan akhir pekan di Batam

Menurut Wirya, wisman dari negara tetangga Singapore atau Johor mencari tempat untuk melepaskan kejenuhan sehingga Batam bisa memanfaatkannya. “Biasanya datang untuk makan dan minum, santai di café atau resto, memanjakan diri dengan perawatan tubuh di salon, spa atau pijat refleksi.Apalagi kalau harganya jauh lebih murah dari tempat asal mereka,” papar Wirya.

Namun sebelum mencoba promosi gencar kesana, ada hal-hal yang harus dipersiapkan pemerintah daerah yakni kemudahan mendapat informasi, transportasi nyaman, kemudahan dan kenyamanan di pelabuhan ferry internasional, kenyamanan di hotel dan penginapan dan tersedianya destinasi wisata baru.”Kapasitas pelabuhan ferry harus ditingkatkan atau buat yang baru untuk mengakomodir pertambahan jumlah wisman nanti,” jelasnya.

Untuk fasilitas hotel dan penginapan, BP Batam dan Pemko Batam cukup mempermudah izin pembangunan hotel dan resort baru.

Jangan lagi membuat bingung dan berbelit-belit urusan ini. Kalau juga masih kurang, mungkin BP Batam, Pemko, Pemprov dan Kementerian Pariwisata bisa menggalakkan pengadaan homestay di Batam, yang melibatkan masyarakat setempat,” paparnya.

Pemerintah sebenarnya tidak perlu menyiapkan semua ini Biarkan masyarakat yang membuatnya, sambil memberdayakan ekonomi rakyat.”Pemerintah cukup sebagai fasilitator dan membuat kemudahan dalam urusan ijin membuat dan membangun tempat-tempat destinasi pariwisata ini,” ungkapnya.

Jika semua ini sudah dilakukan, maka pemerintah juga perlu memonitor pertumbuhan wisman di Batam. Apakah memang tumbuh dengan nyata dengan melihat angka kedatangan wisman.

Ini menjadi indikator jelas bagi BP Batam, Dinas Pariwisata Kota Batam maupun Pemprov Kepri.

Ia menyarankan agar membuat target yang nyata dan bisa diukur dengan jelas. Dan menjadikannya sebagai parameter mengukur keberhasilan suatu instansi.

“Misalnya, target yang dibuat peningkatan wisman 20 persen setiap tahun, dalam waktu 2,5 tahun target 50 persen. Lakukan evaluasi setelah 2.5 tahun, bila melenceng jauh copot pejabat yang terkait. Sehingga pejabat tersebut harus melakukan pekerjaannya dengan serius dan produktif, bukan dengan tindakan-tindakan yang lebih banyak basa-basi, seremoni dan tidak produktif,” tegasnya.(leo)

Kapolda Tutup Pendidikan Alih Golongan di SPN Tanjungbatu

0
Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs.Didid Widjanardi menyematkan tanda pangkat perwira pada Salah satu anggota pada penutupan pendidikan alih golongan (PAG) di SPN Polda Kepri di Tanjungbatu. F. Imam Soekarno/batam Pos.

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Didid Widjanardi menutup Pendidikan Alih Golongan (PAG) di SPN Polda Kepri di Tanjungbatu, Kamis (21/12) kemarin. Sebanyak 31 orang anggota Bintara Polri selama satu bulan mengikuti PAG dari bintara ke perwira, dan kini berhak menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Dalam amanahnya Kapolda mengatakan agar perwira polri yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas, dan amanah dengan baik. Tugas polri ke depanya semakin kompleks sehingga polri dituntut profesional.

Selanjutnya, mereka akan mengemban tugas sebagai kekuatan fungsi staf dan operasional dengan bidang dan keahlian masing- masing. Baik di tingkat markas besar maupun di satuan wilayah.

“Jadikan semua dasar kopetensi yang diperoleh sebagai pondasi dasar awal yang harus dipupuk dan dikembangkan. Diharapkan dengan pendidikan yang singkat ini belum mampu sepenuhnya memberikan bekal yang optimal. Sehingga perlu dikembangkan secara pribadi dan terus menerus,” tegas Kapolda.

Dilantiknya 31 anggota perwira Polri hari ini, menambah peningkatan jumlah perwira sebanyak 2.999 orang. Para perwira dituntut untuk menjalankan peran dengan baik serta sebagai jembatan antara pimpinan dan bawahan. Diharapkan menjadi pimpinan tingkat dasar yang mampu memberikan motivasi dan menggerakan bawahan dalam menghadapi berbagai dinamika perubahan. Dan dapat menterjemahkan tugas pokok menjadi kegiatan operasional harian yang implementatif. (ims)

Polisi Bekuk Enam Tersangka Judi Sijie

0
batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang, berhasil mengamankan 6 orang tersangka dalam kasus perjudian jenis Sijie di dua lokasi berbeda, Rabu (6/12).
Keenam tersangka tersebut, yakni Ss, 55, Jks, 35, Na, 22, serta Sg, 44, berperan sebagai penjual Sijie. Sementara dua lainnya, Ta, 47, dan By, 40, berperan sebagai pembeli.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiraseno menuturkan penangkapan terhadap ke enam pelaku ini berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan adanya perjudian dilokasi tersebut.
“Semua pelaku kita amankan tanpa perlawanan. Diantaranya, Ss, Jks, dan Ta, ditangkap di Kampung Serai Kilometer 8. Dilanjutkan Na, Sg, dan By, di Jalan Raja Haji Fisabililah Kilometer 8,” jelasnya.
Ia menuturkan dari tangan ke enam pelaku ini juga berhasil diamankan barang bukti, berupa empat lembar rekapan pasangan Sijie, uang tunai sebesar Rp 469 ribu, serta lima unit ponsel.
“Saat ini kami masih memburu Mrp yang diduga sebagai bandarnya,” tegasnya.
Akibat perbuatannya ke enam tersangka ini akan dijerat Pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.
“Mudah-mudahan bandar yang statusnya sudah menjadi DPO bisa segera kita temukan,” imbuhnya. (cr20)

Tersangka Korupsi BAJ Ditangkap di Apartemen Mewah

0
Tersangka M Nasihan. F.Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Setelah 3 bulan menjadi buron, akhirnya tersangka dugaan korupsi Dana Asuransi Kesehatan (Askes) PT Bumi Asih Jaya (BAJ), Mohammad Nasihan berhasil ditangkap di salah satu apartemen mewah di Residence 8, Jalan Senopati Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/12) sekitar pukul 16.10 WIB.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Yunan Harjaka menuturkan penangkapan tersebut, dilakukan langsung oleh tim Adhyaksa Monitoring Centre (AMC) Kejagung RI.
“Penangkapan ini berlangsung di Lobby Tower 3, Apartemen Residence, tanpa ada perlawanan,” ujarnya, di Kantor Kejati Kepri, Kamis (21/12) malam.
Usai menangkap tersangka, lanjut Yunan pihaknya juga sudah menyita beberapa aset, baik benda bergerak maupun benda tetap yang ada di daerah Cilandak, berupa rumah dan tanah milik tersangka yang diperkirakan mencapai Rp 25 miliar sampai Rp 30 miliar.
“Tim kita masih terus mendalami seluruh aset tersangka yang ada disana (Jakarta, red),” sebutnya.
Menurutnya, selama pelarian tersebut, tersangka diperkirakan hanya beraktivitas di seputaran Jakarta.
“Pengakuan tersangka, selama pelarian dia hanya berada disitu. Tidak pergi kemana-mana. Apalagi ke luar Jakarta,” tuturnya.
Yunan menegaskan pihaknya akan segera menuntaskan penanganan terhadap perkara tersebut.
Insyaaalah, kalau tidak ada halangan bulan depan sudah kita limpahkan kasus ini ke pengadilan untuk segera disidangkan,” terangnya.
Dirinya juga mengimbau dan meminta kepada seluruh buronan Kejati Kepri, yang berada dimana pun untuk bisa segera menyerahkan diri.
“Segeralah menyerahkan diri sekarang juga, karena tidak ada tempat untuk berlindung. Hanya waktu yang bericara, pasti akan tertangkap,” tegasnya.
Tersangka Mohammad Nasihan, mengaku siap untuk menjalani proses hukum selanjutnya di Pengadilan.
“Saya nggak mau berdebat disini. Persoalan hukum kita selesaikan dengan hukum, karena perdebatan yang paling adil di pengadilan oke. Jadi saya nggak mau berdebat dari pada panas situasinya, kita jalani saja prosesnya tapi kita buka di pengadilan nanti seluruhnya,” ungkapnya.
Dirinya juga menegaskan untuk tidak gentar menghadapi proses hukum yang menimpanya.
“Kok gentar, ini persolan hukum. Hukum bukan aduh kuat ya hukum itu adu benar,” tegasnya.
Usai ditangkap tim AMC Kejagung RI, tersangka langsung diterbangkan ke Tanjungpinang, menggunakan pesawat Sriwijaya. Tersangka M Nasihan kini ditahan di Lapas Kelas IIA Tanjungpinang. (cr20)

Ratusan Anak Ikut Sunatan Massal

0
Bupati hadiri sunatan massal yang digelar LMB Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Lebih dari 100 anak mengikuti sunatan massal yang dilakukan Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun, kemarin (21/12). Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan liburan anak sekolah.

Bupati Karimun Aunur Rafiq yang hadir memberikan apresiasi kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) LMB Kabupaten Karimun, yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak yang kurang mampu untuk dilakukan sunatan secara gratis.

”Sebagai umat muslim, kaum pria diwajibkan untuk disunat. Agar bisa sah dalam melaksanakan shalat maupun ibadah lainnya,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq, di rumah kediaman Ketua DPW LMB Provinsi Kepri Datok Panglima Azman Zainal.

Lanjutnya, dengan meringankan beban bagi keluarga kurang mampu ini. Berarti telah membantu Pemerintah Daerah, dalam rangka memberikan kemudahan dalam membantu anak-anak yang ingin di khitanan. Artinya, anak-anak yang kurang mampu tersebut diberi kesempatan untuk khitanan secara gratis oleh LMB Kabupaten Karimun.

”Semoga menjadi anak yang sholeh dan berbakti kepada orang tua. Dan ini sebagai contoh kepada organisasi maupun komunitas lainnya, untuk berbagi sesama umat islam,” pesannya.

Sementara itu Ketua panitia sunatan masal Timbalan Datok Panglima Bungsu Samsuddin DPC Khusus LMB Sungai Lakam mengatakan, peserta sunatan masal atau khitanan ini sebanyak 100 lebih anak yang berasal dari Kelurahan Parit Benut, Sei Raya, Meral Kota, Baran Barat, Baran Timur, Sei Lakam Barat dan Timur serta Tanjungbalai Karimun.

“Sebelumnya dilakukan pendataan bagi anak-anak yang kurang mampu. Masing-masing anak diberikan satu sarung baru,” Samsuddin.

Sedangkan, Ketua DPW LMB Kepri Datok Panglima Azman Zainal mengungkapkan aksi bakti sosial yang dilaksanakan oleh DPD LMB Kabupaten Karimun sudah menjadi tradisi saat masuk liburan sekolah. Dan tradisi tersebut, dilanjutkan oleh penerusnya agar keberadaan LMB di Kabupaten Karimun sebagai organisasi masyarakat benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat itu sendiri.

”Intinya, di keluarga LMB tidak ada perbedaan suku maupun etnis. Siapa saja boleh bergabung, untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat serta Pemerintah Daerah dalam mengisi pembangunan,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, para peserta sunatan masal yang didampingi oleh orangtua dengan duduk santai sambil berbincang-bincang menunggu antri berikutnya untuk dilakukan sunatan oleh tim medis dari Puskesmas Tanjungbalai Karimun, RSUD M Sani, Dinas Kesehatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Karimun.(tri)

Operasi Lilin, Tingkatkan Pengamanan Pusat Keramaian

0
KAPOLRES Bintan AKBP Boy Herlambang memeriksa kesiapan pasukan dalam pengamanan operasi lilin 2017 di Mapolres Bintan, Kamis (21/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos.co.id – Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan, pengamanan pusat keramaian masyarakat di Kabupaten Bintan akan ditingkatkan selama operasi lilin seligi tahun 2017 berlangsung.

“Tempat tempat keramaian masyarakat yang rawan di kabupaten Bintan seperti pelabuhan, objek wisata antara lain Lagoi, dan perbatasan Bintan Tanjungpinang akan dipantau terus,” ungkapnya usai memeriksa persiapan pasukan di Mapolres Bintan, Kamis (21/12) kemarin.

Ia juga mengatakan, sekitar 418 personel gabungan yang terdiri dari 200 personel kepolisian dan 218 personel dari unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan serta anggota Pramuka akan disebar di 9 pos pengamanan dan 3 pos pelayanan.

Meski belum belum menerima laporan ancaman aksi teroris, pihaknya berkoordinasi dengan pihak intelijen kemungkinan adanya ancaman. Pihaknya juga akan melakukan sweeping atau razia apabila ditemukan penjualan petasan yang tidak mengantongi izin resmi.

Untuk pengamanan terhadap 37 gereja di Kabupaten Bintan, pihaknya akan menurunkan tim penjinak bom (jibom) dari Brimob untuk mensterilkan gereja sebelum kegiatan Misa Natal dan kegiatan lainnya yang dilakukan jemaat umat nasrani di gereja.

“Gereja yang jumlah jemaatnya banyak akan kami terjunkan 12 personel, sedangkan yang jemaatnya tidak terlalu banyak sekitar 5 personel,” kata dia.

Ia juga mengimbau kepada jemaat yang ingin beribadah ke gereja agar tidak membawa tas yang besar. Jika ada tas yang besar dan mencurigakan, ia sudah memerintahkan anggotanya untuk memeriksa isi tas tersebut.

Sementara untuk pelayanan masyarakat di kantor kantor kepolisian, ia memastikan tidak ada terganggu. karena dalam operasi ini hanya 2/3 personel yang dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, sisanya atau sekitar 1/3 personel tetap berjaga di kantor kepolisian.

“Yang di mako tetap standby karena kita punya tahanan yang harus dijaga serta masyarakat yang sewaktu-waktu melapor,” tukasnya.

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam mengatakan operasi lilin seligi 2017 di kawasan Bintan akan difokuskan di dua titik, yaitu kawasan wisata dan rumah ibadah. Dua tempat itu memang tiap libur akhir tahun banyak dikunjungi masyarakat yang ingin menikmati libur panjang.

“Untuk pengamanan rumah ibadah juga akan kita fokuskan agar masyarakat yang merayakan natal dan tahun baru dapat melaksanakan aktifitasnya dengan rasa aman dan nyaman,” ungkapnya. (cr21)

Nurdin Berharap Isdianto Segera Dilantik

0

batampos.co.id – Berkas penetapan dan pengesahan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 masih dalam proses. Hal ini dibenarkan oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Menurutnya, sejauh ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau juga telah melapor ke Menteri Dalam Negeri.

“Sama pak Is (sapaan akrab Isdianto) saya sudah ketemu. Saya dari dulu temannya berbicara, bekerja, bercanda dan bermacam-macam. Jangan kita politisi ini semua. Mari kita lapang dada,” seru Nurdin.

Nurdin menegaskan, di sisa akhir masa jabatannya ia ingin berbuat semaksimal mungkin untuk membuat Provinsi Kepri lebih baik kedepannya dan mensejahterakan masyarkat Provinsi Kepri. Baik itu dengan mengerahkan segala tenaga maupun pikiran. Untuk itu, ia berharap kepada semua pihak bisa memberikan dukungan penuh agar tujuan itu bisa tercapai.

‘Mari kita lakukan bersama untuk menggali potensi Kepri yang serba terbatas. Saya yakin dan percaya semuanya akan bisa berubah lebih baik kedepannya,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa tidak ada kelompok-kelompok tertentu dengan terpilihnya Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri. Meskipun yang meloloskan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri merupakan partai yang berlawanan dengan partai pengusungnya saat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Kepri.

“Bahkan, Nasdem yang pertama meloloskan Isdianto sebagai Wakil Gubernur Kepri,” bebernya.

Nurdin menambahkan, dirinya juga sudah bertemu dengan Isdianto. Menurutnya, tidak ada pesan khusus yang disampaikannya kepada Isdianto. Ia menegaskan, inti dari pertemuannya dengan Isdianto beberapa waktu yang lalu bahwa Isdianto siap untuk membantunya dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Kepri. Ia pun berharap Isdianto segera dilantik untuk menjadi Wakil Gubernur Kepri.

“Pasti saran semua partai sama, bagaimana menjaga pemerintahan ini dan membantu gub, bagaimana menjaga pemerintahan ini kondusif, gubernur sesuai dengan tanggung jawab. Jadi tidak usah pesan khusus. Makin cepat (dilantik) makin bagus,” imbuhnya. (cr1)