Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 12660

Warga Pertanyakan Kejelasan Pemekaran

0
Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris melakukan rapat dengan pejuang pemekaran Kecamatan Kute Siantan di Aula Kantor Bupati Kepulauan Anambas Senin (2/4). F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Pejuang pemekaran Kecamatan Kute Siantan yang berjumlah kurang lebih 70 orang mendatangi kantor Bupati kepulauan Anambas. Rombongan Pejuang pemekaran Kecamatan yang dipimpin oleh M. Sahir dan Muslimin, diterima di Aula Kantor Bupati Kepulauan Anambas. Mediasi dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris.

Dalam forum, mereka menanyakan langsung kepada pemerintah daerah dalam hal ini adalah pemerintah eksekutif dan DPRD. Pasalnya pemekaran Kecamatan Kute Siantan beberapa waktu lalu dikabarkan tidak dibahas di Kementrian karena belum memenuhi syarat untuk dimekarkan karena masih satu daratan dengan kecamatan induk Palmatak. Selain itu jika melalui jalur reguler, maka harus ada minimal 10 desa agar bisa dimekarkan menjadi satu kecamatan.

Salah satu pejuang pemekaran pemekaran Kecamatan Kute Siantan Muslimin, menjelaskan jika meskipun dirinya sudah mendengar kabar tersebut namun kedatangannya ingin mengetahui langsung alasannya dan penjelasan dari pemerintah daerah. “Jika terjadi kendala seperti ini, kita tentukan langkah apa yang harus kita diambil,” ungkapnya dalam forum.

Sebagai pejuang pemekaran, pihaknya meminta kepada pemerintah daerah untuk memfasilitasi para pejuang pemekaran untuk dapat hadir ke Kementerian dalam negeri untuk membahas masalah ini.

Kalau dipaksa harus ada 10 desa, tidak bisa, tapi pemerintah daerah masih bisa ambil jalan pengecualian karena Anambas merupakan daerah Kepulauan dan terluar yang tidak bisa disamakan dengan daerah lain. “Kita minta kejelasan dari kapan bisa menjadwalkan pertemuan dengan pihak Kemendagri,” ungkapnya lagi.

Sahir, salah satu pejuang lainnya mengatakan, pihaknya sangat berharap masalah pemekaran ini pemda dapat segera menyelesaikan. Mengenai teknisnya itu terserah pemerintah daerah. “Masyarakat terus bertanya, kita ini sudah letih,” jelasnya.

Acok Baso, pejuang lainnya menegaskan, pemekaran Kecamatan Kute Siantan tidak melalui jalur reguler, tapi melalui jalur pengecualian. “Kalau harus pakai jalur reguler, itu namanya bukan pengecualian. Kami ingin kute mekar tapi tak ingin ada perdebatan,” tandasnya.

Menanggapi hal ini Bupati kepulauan Anambas Abdul Haris, menjelaskan pemekaran merupakan tekad kita bersama. Namun mekanisme pemekaran berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang keputusannya bisa sampai level daerah. Tapi sekarang ini harus dibahas di Provinsi dan tingkat Kementerian. “Kementerian yang memferivikasi,” ungkap Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris dalam forum.

Diakuinya, pemekaran tidak lolos karena kecamatan Kute Siantan masih satu daratan dengan kecamatan induk Palmatak. “Walaupun satu daratan, kita dukung tetap harus dimekarkan karena masih banyak gugusan pulau di sekitar wilayah Kecamatan Palmatak.” Kami siap fasilitasi, kita berjuang bersama. Kita cari jalan keluar yang terbaik,” jelasnya.

Mengenai pemekaran Kecamatan ini pemerintah daerah juga sudah maksimal. Kemampuannya sudah mentok untuk membantu pemekaran Kecamatan Kute Siantan. Salah satu cara lain yakni didukung dengan doa.

Setelah dirinya menyampaikan jawaban tersebut sekitar pukul 11.00 puluhan pejuang pemekaran Kecamatan tersebut membubarkan diri dan kembali ke Palmatak.

Diketahui jika Kecamatan Palmatak kurang lebih terdiri dari 15 desa. Lima diantaranya yakni Desa Teluk Bayur, Matak, Payamaram, Payaklaman dan Desa Batu Ampar. Lima desa ini yang rencananya akan dimekarkan menjadi kecamatan Kute Siantan dan berpisah dari Kecamatan induk Palmatak. (sya)

Wajib Pantau Kebersihan di Kota Lama

0
Raja Ariza. F. Yusnadi/batampos.co.id

batampos.co.id – Pejabat (PJ) Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza punya perhatian khusus terhadap kawasan Kota Lama Tanjungpinang. Ia menilai kawasan dari Jalan Merdeka sampai sekitaran Pelantar Dua kini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

Sebab itu, Ariza mewajibkan kepada instansi terkait, seperti petugas dari Dinas Kebersihan dan Satpol PP semakin rutin memantau kondisi kebersihan di sana. “Jangan sampai lagi ada terlihat sampah berserakan di ruang publik. Itu pasti menganggu kenyamanan turis yang sedang berkunjung,” kata Ariza, kemarin.

Menurut Ariza, ada banyak peran yang bisa dimaksimalkan agar Tanjungpinang menjadi lebih nyaman. Di antaranya adalah turut membantu pelaksanaan dan penegakan Peraturan Daerah tentang Persampahan.

Bagi Ariza, perda ini adalah senjata ampuh dalam menggalakkan lingkungan kota yang bersih tanpa terkecuali. Satpol PP dan Dinas Kebersihan, dalam hal ini adalah rekan kerja yang harus bersinergi menegakkan perda persampahan.

Sebab itu, Ariza berharap ada pembagian teknis kerja yang rinci agar kedua instansi ini bisa berperan dengan maksimal.Seiring dengan itu, pengawasan di kawasan Gedung Gonggong area taman Laman Boenda juga tidak bisa ditinggalkan.

Ariza juga meminta kepada Satpol PP agar tidak cuma berjaga di pos, melainkan juga aktif berkeliling ke seantero kawasan di sana. Dengan begitu, segala jenis penyalahgunaan fasilitas publik bisa dicegah.

“Jangan lupa, perlu santun dalam bertugas. Tegas bukan berarti kasar, sapa dan tegur masyarakat dengan sopan, tunjukkan kewibawaan dan disiplin sebagai pamong praja,”
pungkas Ariza. (aya)

Apri Promosikan Wisata Bintan di Sumbar

0
Bupati Bintan Apri Sujadi yang didampingi Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara menerima penghargaan Tata Pemerintahan dari Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat Abdul Malik di Kampus IPDN Sumatera Barat, Padang, Senin (2/4). F . Kominfo Bintan 

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi menjadi dosen tamu di Kampus Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sumatera Barat (Sumbar) di Padang, Senin (2/4). Dalam kesempatan itu, Apri yang didampingi Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara menerima penghargaan Tata Pemerintahan dari Direktur IPDN Kampus Sumbar.

Kesempatan itu tidak disia-siakan Apri. Dia mempromosikan potensi Kabupaten Bintan dan menyebut Kabupaten Bintan sebagai salah satu beranda di Republik Indonesia. Menurut dia, Kabupaten Bintan diuntungkan karena bertetangga langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Posisi strategis ini dioptimalkan Pemerintah Kabupaten Bintan dengan memaksimalkan potensi objek wisata di Kabupaten Bintan sehingga menjadi destinasi unggulan di Indonesia. Keunggulan tersebut, kata Apri tidak semata menjadi peluang namun sekaligus tantangan untuk Pemkab Bintan dalam memberdayakan potensi pariwisata. Seiring itu, ia berharap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bintan bisa meningkat.

Direktur IPDN Kampus Sumbar Abdul Malik mengatakan, dipilihnya Kabupaten Bintan sebagai lokus kepemimpinan pemerintahan karena sering mendapatkan penghargaan di tingkat Nasional. “Karena itu kita akan mengirimkan 140 Praja IPDN ke Kabupaten Bintan pada tanggal 15 April 2018,” katanya.

Hal ini dilakukan untuk mengikuti praktek pemerintahan dan pembekalan administrasi pemerintahan daerah di 4 Kecamatan dan 11 Desa. “100 madya praja dan 40 nindya praja akan kita turunkan ke Kabupaten Bintan selama 1 bulan di pertengahan April 2018 ini,” kata dia.

Harapannya, para praja tersebut bisa mempelajari dan mempraktekkan sistem pemerintahan dan pembekalan administrasi.”Saya berharap belajarlah secara cermat, tekun dan disiplin,” pesan dia. (met)

Kapolres Kawal Pilwako Pinang

0
Ucok Lasdin. F. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi memberikan atensi khusus pada pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Tanjungpinang. Mantan Kapolres Lingga tersebut menegaskan jika Pilwako Tanjungpinang akan dikawal ketat.

“Rencana dan strategi pengawalan yang sudah disusun oleh pejabat sebelumnya tentu akan dilanjutkan,” ujar Kapolres Ucok usai kegiatan Farewell di Mapolres Tanjungpinang, Senin (2/4).

Pada kesempatan itu, Ucok mengaku optimis dengan program prioritas Kapolri dan program Prometer dapat berjalan di Kota Tanjungpinang. Ini, akan terbukti jika kenyamanan dan ketentraman masyarakat dapat terjaga.

Meskipun demikian, untuk tertib dan amannya Kota Tanjungpinang, pihaknya membutuhkan kerjasama semua pihak. “Kegiatan yang bersifat khusus kaitannya dengan Pilkada itu polanya saja yang lebih diaktifkan,” papar Ucok.

Masih kata Ucok, selain memberikan atensi khusus terkait Pilwako, pihaknya juga akan bersinergi dengan pemerintah dalam memastikan kebutuhan pokok selama bulan Ramadan mendatang. Apalagi sudah ada satgas pangan yang terbentuk. “Kita akan mengawal peredaran sembako dan sebagainya. Jangan sampai terjadi gejolak di tengah-tengah masyarakat,” paparnya lagi.

Diakuinya juga, ada beberapa pekerjaan rumah yang menjadi tanggungjawabnya. Ia berharap selama dirinya duduk di Polres Tanjungpinang bisa menyelesaikannya. “Kita tentu tak bisa bekerja sendiri, ada pekerjaan-pekerjaan yang juga perlu dukungan masyarakat,” tutup Ucok.

Sementara itu, pada akhir pekan lalu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tanjungpinang, Maryamah menilai adem ayemnya Pilkada Tanjungpinang sekarang ini tidak menjadi jaminan sampai pada hari pencoblosan. Menurutnya, kesibukan akan terlihat di bulan Ramadan nanti.

“Kita punya kekhawatiran itu, jangan sampai kita kewalahan. Makanya dari sekarang disiasati dengan tim yang sudah terbentuk,” ujar Maryamah sewaktu Focus Group Disscusion (FGD) di Hotel Aston, Tanjungpinang 31 April lalu.(jpg)

UNBK SMKN I Molor Dua Jam

0
Siswa dengan wajah serius mengerjakan soal ujian nasional berbasis komputer di SMK Negeri I Bintan Utara, Tanjunguban, Senin (2/4).F.Slametet nofasusanto/batampos.co.id

batampos.co.id – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Bintan Timur (Bintim) di Kijang molor hingga dua jam, Senin (2/3). Keterlambatan UNBK di hari pertama itu akibat jaringan internet di sekolah itu bermasalah.

“Iya tadi ada masalah,” kata Kepala SMK Negeri I Bintim, Yayuk Srimulyani Rahayu ketika dihubungi Batam Pos, kemarin.Namun persoalan tersebut berhasil ditangani hingga UNBK di sekolahnya berjalan lancar.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMK se Bintan Wiharjo mengaku menerima laporan adanya penundaan pelaksanaan UNBK di SMK Negeri I Bintim. “Troubel di internetnya. Kemarin infonya disambar petir, tapi sudah diperbaiki. Mudah-mudahan tidak sampai ke servernya,” kata pria yang menjabat Kepala SMK Negeri I Bintan Utara (Binut) ketika ditemui di sekolahnya di Tanjunguban, kemarin.

Ia mengatakan, persoalan ini sudah dilaporkan ke dinas dan sudah dilakukan perbaikan. “Lima menit yang lalu baru bisa jalan,” ujar Wiharjo, waktu saat itu menunjukkan sekitar pukul 09.45 WIB. Sementara, pelaksanaan UNBK tingkat SMK sesi pertama dimulai serentak sekitar pukul 07.30 WIB.

Selain hal itu, Wiharjo menjelaskan, di Bintan terdapat 4 sekolah yang melaksanakan UNBK. Yaitu SMKN I Bintim, SMKN Binut dan SMKN I Gunung Kijang dan SMK Muhammadiyah.Jumlah peserta UN di SMKN I Bintim sebanyak 198 siswa, di SMKN I Binut sebanyak 176 siswa. Sedangkan di SMKN I Gunung Kijang 79 siswa dan 28 siswa di SMK Muhammadiyah.

Sedangkan pelaksanaan UNBK di sekolahnya dibagi tiga shift. Yakni pukul 07.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB, pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB dan 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Selain UNBK, ia menyebut ada 3 SMK yang melaksanakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Diantaranya SMK Hang Tuah, SMKN I Seri Kuala Lobam dan SMK Maritim.
Sejauh ini, ia menyebutkan belum ada laporan siswa yang absen atau tidak ikut ujian nasional. Dipastikan semua peserta UN hadir pada hari pertama pelaksanaan ujian nasional.

“Hari ini ujian Bahasa Indonesia, besok Matematika. Hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir teori kejuruan,” jelas dia.

Sementara siswa SMKN I Binut, Benu Hardianto, 17, jurusan pengelasan optimis bisa mengerjakan semua soal. Sebanyak 50 soal pilihan bisa dikerjakan dengan baik.
Meski demikian diakuinya ada beberapa soal yang dinilai sulit karena belum pernah dipelajarinya. Anastasia Lorensia, 18, siswa jurusan teknik kendaraan ringan ini mengaku bisa menyelesaikan soal dengan baik.”Tidak sulit, bisa dikerjakan,” ujar dia.(met)

Panwaslu Buka Posko Pengaduan

0
Pilwako Tanjungpinang

batampos.co.id – Menyalurkan suara pada pemilihan umum adalah hak seluruh warga negara yang telah memenuhi syarat. Karean itu Panitia Pengawas Pemilu Tanjungpinang ingin menjamin seluruh warga Tanjungpinang bisa mendapatkan hak politiknya.

Panwas mengimbau warga yang namanya belum masuk Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dilansir pada 24 Maret bisa melapor. “Silakan melapor ke posko,” imbau Komisioner Panwaslu Kota Tanjungpinang, Muhamad Zaini, kemarin.

Posko tersebut untuk menampung aduan masyarakat berkenaan penyelenggaraan Pilkada pada 27 Juni 2018 mendatang. Zaini menjelaskan, bahwa Panwaslu menggerakkan Panwascam dan PPL, untuk mensosialisasikan dan memfasilitasi warga agar masuk
perbaikan DPS, dalam masa yang berlangsung sejak pengumuman di kelurahan tanggal 24 Maret hingga perbaikan tanggal 7 April.

Panwaslu, sambung Zaini, sekaligus mengimbau kepada masyarakat serta pasangan calon dan tim pemenangannya agar proaktif dalam mencermati data pengumuman DPS yang terdapat di setiap kantor kelurahan. “Mungkin namanya belum masuk, nomor NIK dan KK yang tidak sesuai, ada warga yang sudah tidak memenuhi syarat tapi masih masuk dalam DPS atau pemilih potensial tapi tidak punya e-KTP agar disampaikan kepada pihak terkait,” imbaunya.

Dari laporan KPU Tanjungpinang, Zaini menyebutkan, terdapat 144.241 warga yang sudah masuk dalam DPS, dan masih ada 2.796 Jumlah Pemilih Potensial Non e-KTP yang belum masuk DPS.”Berarti masih banyak warga yang harus dijamin dan diakomodir hak pilihnya dalam masa pemutkhiran data pemilih, agar bisa menyalurkan aspirasi kepemimpinannya pada masa pencoblosan nanti”, tegas Zaini. (aya)

BRK Ikut Bangkitkan Perekonomian di Batam

0
GM Batam Pos Guntur Marchista Sunan (empat Kiri) didampingi manager Iklan Tri Agus, Manager pemasaran Hariyanto dan tim BOC memberikan bersama Kepala Cabang Bank Riau Kepri Batam Burhan (lima kanan) meniup lilin pada acara HUT Bank Riau Kepri ke 52 di kantor Bank Riau Kepri Cabang Batam, senin (2/4/2018). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tim Birthday of Ceremony (BoC) Batam Pos bersilaturahmi ke kantor cabang utama (KCU) Bank Riau Kepri di hari jadinya yang sudah menginjak 52 tahun berdiri. Bersama General Manajer Batam Pos, Guntur Marchista Sunan, Manajer pemasaran Heri Anton dan manajer iklan Tri Agus serta tim BoC ditemui langsung Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri Batam, Burhan, Senin (2/4) siang.

Di hari jadinya bank yang ke 52, Burhan berharap Bank Riau Kepri semakin maju dan lebih profesional, totalitas dalam memberikan pelayanan ke nasabahnya.

“Kami akan mempererat lagi kolaborasi dengan pemerintah daerah. Kami ingin membantu mendongkrak sektor perekonomian di daerah, khususnya di Batam,” ujar Burhan kepada GM Batam Pos.

Bang Riau Kepri, lanjut Burhan akan menampung dan memberikan kemudahan kepada para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Batam dalam mendapatkan pinjaman modal.
Sementara itu, GM Batam Pos berharap, di hari jadi yang ke 52, kerjasama dengan Bank Riau Kepri yang selama ini terjalin tetap bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

“Selagi Bank Riau Kepri memiliki visi dan misi yang sangat positif membantu pemerintah daerah dalam memajkan sektor perekonomian, kami dari Batam Pos akan mensupport sepenuhnya,” terang GM yang hobi bermain sepakbola ini.

Maka dari itu, Batam Pos lanjut Guntur ingin lebih meningkatkan kerja sama, khususnya terkait industri media cetak.

“Kalau bisa terkait publikasi atau mengiklankan produk dan program, alangkah bagusnya kalau Bank Riau Kepri mempercayakan ke kami. Kami akan mensupport sepenuhnya hal itu. Servis prima dan total ke mitra adalah kewajiban utama kami Batam Pos,” terangnya.

Harapan Guntur disambut positif oleh Pimpinan Bank Riau Kepri cabang Batam. Ia berjanji akan lebih meningkatkan dan memprioritaskan keberadaan dan kepercayaan Batam Pos kepada Bank Riau Kepri.

“Pastinya kami sangat berterima kasih kepada Batam Pos yang selama ini tetap komit mensupport dan menjalin kerja sama dengan Bank Riau Kepri,” ungkap Burhan.

Bank Riau Kepri, kata Burhan akan tetap mempertahankan kerja sama terkait produk media seperti iklan.

“Kami akan lebih meningkatkan lagi kerja sama itu dalam hal apapun, selalu ke Batam Pos prioritas utama kami,” ujar Burhan meyakinkan GM Batam Pos.

Pada kondisi ekonomi yang lagi lesu di Batam seperti saat ini, Burhan bertekat akan lebih merangkul lagi para pelaku UKM demi mendongkrak sektor perekonomian masyarkat dari bawah. Di usaianya yang sudah menginjak lebih dari setengah abad ini, Burhan menegaskan, ke depan Bank Riau Kepri berencana akan melebarkan sayapnya atau spin off dengan mendirikan perbankan syariah yang nantinya dinamakan Bank Kepri Riau Syariah.

“Ini baru rencana, dan masih dibahas serta dimatangkan. Tergantung kesiapan para investor nantinya seperti apa, begitu juga kesiapan hal-hal lainnya terkait persyaratan pendirian perbankan serta permodalannya. Insya Allah kalau memang tak ada halangan, di bulan September tahun ini nanti rencana tersebut sudah bisa diimplementasikan,” terang Burhan.

Sebelum tim BoC meninggalkan tempat, Burhan meniup tumpeng dari tim BoC Batam Pos serta berjabat tangan satu persatu. Burhan juga sempat bertukar nomor ponsel dengan GM Batam Pos, manajer pemasaran Batam Pos serta manajer iklan.Heri Anton yang mewakili tim BoC menjelaskan ke Burhan, bahwa tim BoC selalu ingin memberi kejutan, khususnya bagi mitra setia Batam Pos di hari ulang tahunnya. (gas)

 

Dua Kelompok Massa Bentrok di Kampung Aceh

0
(ilustrasi)

batampos.co.id –  Minggu (3/4) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Dua kelompok massa terlibat bentrok di lokasi gelanggang permainan elektronik di Kampung Aceh, Mukakuning, Seibeduk.

Tidak ada korban jiwa, namun bentrokan itu membuat rumah yang dijadikan lokasi gelper rusak dirusakin massa yang datang menyerang.

Bentrokan itu tak meluas sebab puluhan personil polisi langsung turun amankan lokasi kejadian.

Informasi yang diterima di lapangan, bentrokan tersebut diduga dipicu oleh beroperasinya lokasi gelper baru di dalam pemukiman itu. Massa yang melakukan penyerangan diduga dari pihak pengelolah gelper yang sudah beroperasi sebelumnya. Namun gelper tersebut sudah ditutup oleh pihak kepolisian beberapa waktu lalu.

Massa penyerangan merasa penertiban dari aparat kepolisian pilih kasih sehingga menyerang dan merusak lokasi gelper baru itu.

“Informasinya seperti itu, tapi sudah ditangani polisi. Semalam sempat mencekam karena saling serang mereka (dua kelompok massa di lokasi gelper),” ujar Andreas, seorang warga di Kampung Aceh, kemarin.

Sampai siang kemarin, aparat kepolisian masih berjaga di lokasi kejadian untuk menghindari terjadinya bentrokan susulan. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki membenarkan adanya kejadian itu. Namun Hengki belum berkomentar banyak sebab masih dalam penyelidikan.

“Iya ada keributan kecil. Masalanya perebutan lahan dan sedang kami tangani. Kami minta seua pihak untuk menahan diri jangan terprovokasi,” ujar Hengki. (eja)

Peserta Batam Menari Lebihi Target, Tembus 20 Ribu

0
Jumpa pers terkait Batam Menari yang dilakukan oleh Ketua Panitia, Dendi Gustinandar, (dua dari kiri) Senin (2/4) di Media Centre BP Batam.

batampos.co.id – Kegiatan Batam Menari yang akan digelar pada 8 April mendatang akan diikuti oleh 19.513 peserta yang telah terverifikasi secara sah oleh BP Batam. Padahal targetnya 16.000 peserta.

“Ditambah lagi dari anggota komunitas dan perwakilan dari Brunei, Singapura, Malaysia dan juga masih dalam tahap pembicaraan dengan Jepang. Sesuai perkiraan melebihi dari 20 ribu akan mengikuti acara ini,” jelas Ketua Panitia Batam Menari Dendi Gustinandar, Senin (2/4) di Media Centre BP Batam.

Dendi memprediksi seluruh kawasan pemerintahan akan penuh diisi oleh masyarakat yang ingin menari dalam acara ini. Dalam latihan-latihan sebelumnya, kawasan bundaran BP saja bisa diisi oleh 2500 penari.

“Kalau pas nya sampai Hotel Harmoni. Kalau membludak bisa sampai Ocarina,” paparnya.

Selain itu Batam Menari akan dimeriahkan juga dengan event Pasar Wisata Kuliner yang diselenggarakan sehari sebelumnya.

Pasar Wisata Kuliner ini diisi oleh pergelaran seni dan budaya ditambah dengan bazar kuliner yang dibawakan oleh UKM sekota Batam.

“Bertujuan untuk menjadi tempat silaturahmi masyarakat Batam dan juga mempertunjukkan seni dan budaya,” imbuh Dendi Gustinandar.

Dendi yang juga Direktur Pemanfaatan Aset Badan Pengusahaan (BP) Batam menceritakan acara dimulai Sabtu (7/8) pada pukul 13.00. Rangkaian acara pertama diiisi oleh pagelaran tari dari Paguyuban Punggowo.

Punggowo akan empat tarian yakni Turonggo Putro Mataram, Bantengan Maisowono, Topeng Ireng Putro Tidar dan Jaranan Satrio Budoyo.

“Mereka menari di Bundaran BP hingga Gedung Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI),” katanya.

Kemudian di depan Restoran Pondok Gurih, Batalyon Infanteri Raider Khusus 136 Tuah Sakti akan mempertunjukkan drumband. Selanjutnya adalah di depan BRI Kantor Pos, komunitas Line Dance akan berdansa disana.

“Acara kemudian dilanjutkan pada malam hari dengan pertunjukan salsa dan juga teman-teman dari NTT akan mempertunjukkan tari Tobelo. Teman-teman dari Garuda Airlines juga ikut menarikan Flash Move dan terakhir pada jam 9 ada tari Zumba,” katanya lagi.

Dalam acara ini, 200 UKM akan mengisi seluruh stan-stan yang disediakan oleh BP Batam. Rata-rata stan diisi oleh para pelaku kuliner sekota Batam.

Namun sebelum itu, sejak sore pukul 15.30 WIB acara pembuka sudah akan dimulai di panggung utama di bundaran BP Batam.

“Pukul 15.30 WIB BP akan luncurkan program seperti Go Green, Go Health dan lain-lain. Tujuannya adalah agar bagaimana masyarakat Batam bisa hidup sehat. Ada juga kegiatan donor darah,” katanya.

Disamping itu, acara di sore hari akan dimeriahkan oleh Zikir Barat dari Pemuda Tempatan (Paten). Lalu ada juga band Off Einstein, komunitas Ska dan tari Rampah Melayu.

Sebelum acara utama, maka acara akan dibuka oleh MC Irvan Gunawan. Lalu, tari pembukaan akan diisi oleh tari Rumput Hijau yang dibawakan oleh penari dari Vihara Maitreya. Kemudian penampilan tari Reog, lalu ada hiburan jazz dan musik reggae.

Acara puncak Batam Menari akan digelar pada pukul 20.00 WIB. Tapi sebelumnya akan dimulai dengan Press Conference pada pukul 16.00 WIB.

Lalu acara dimulai dengan penampilan dari Angel Percussion dan Zaskia Gotik.

“Lalu acara utama akan dibuka oleh penampilan dari Kinarya GSP yang dimotori oleh Guruh Soekarno Putra. Tarian tersebut akan dibawakan oleh 170 instruktur dari GSP,” jelasnya.

(leo)

Mati Tidak Harus Tua

0

Usianya masih sangat muda. 38 tahun tepatnya. Tapi Allah SWT memanggilnya terlebih dahulu.

Rizal Juraid namanya. Dia adalah Pemimpin Redaksi (Pemred) Kaltim Post periode 2011-2017. Usia kami terpaut tujuh tahun. Usia saya 31, sedangkan dia 38. Seorang sahabat, senior, dan rekan kerja yang sangat baik.

Minggu (1/4) lalu tepat pukul 16.47 WIB, saya mendapat pesan via grup whatsapp dari Syafril Teha Noer, jurnalis senior Kaltim Post yang saat ini menjabat sebagai ketua dewan redaksi.

“Jika kabar ini benar, mohon doa bagi Bung Rizal Juraid. Barusan mantan wartawan KP (Kaltim Post) Adi Chandra memberitahu, saat ini Rizal mendadak kritis, masuk UGD AW Sjahranie. Saya sudah kontak Bung Faruq Zamzami (Pemred Kaltim Post sekarang) untuk memastikan dan mendampingi proses pemulihan Bung Rizal,” begitu isi pesan Pak Syafril.

Sekira pukul 16.55 WIB, Dirut Samarinda TV, Henny menyampaikan kabar duka melalui grup whatsapp yang sama.

“Innalillahi. Saya barusan ditelepon Adi Chandra, kabarnya beliau (Rizal, red.) meninggal,” katanya.

Kabar itu membuat saya terdiam. Badan saya seolah limbung. Sama sekali tidak percaya. Padahal saat itu saya tengah menemani istri dan kedua anak saya berlibur di salah satu tempat eksotis di Batam.

Saya coba memastikan lewat rekan-rekan kerja di Kaltim Post.

Ternyata kabar itu benar. Seiring dengan makin ramainya komentar di grup whatsapp Kaltim Post Group (KPG). Benar-benar di luar dugaan. Sama sekali tak percaya.

Padahal baru beberapa hari lalu saya berkomunikasi dengannya. Saya ingin mengundangnya ke Batam. Dia pun mengiyakan. Namun belum sempat kami bersua di Batam, dia meninggalkan saya. Meninggalkan keluarga, teman, dan para sahabatnya.

Namanya takdir, tidak ada yang menyangka. Enggak ada yang tahu. Terutama soal mati. Ini menunjukkan bahwa kematian tidak memandang umur. Yang masih muda pun bisa “dipanggil” cepat. Yang tua pun bisa saja berumur panjang. Tidak ada yang dapat menduga sama sekali.

“Rizal mengingatkan: syarat mati tidak harus tua,” kata Zainal Muttaqin, chairman Kaltim Post, bos saya, guru saya.

Apa yang dialami sahabat saya ini setidaknya menjadi pelajaran buat kita semua. Kapanpun, dimanapun, usia berapapun, kita tidak bisa melawan kematian. Semuanya sudah ditakdirkan. Sudah menjadi suratan Illahi. Tinggal bagaimana kita mempersiapkan diri.

Namun, kebaikan yang ditanamkan sahabat saya ini benar-benar menuai ganjaran. Banyak orang berdatangan ke rumah duka.

Banyak doa mengiringinya ke alam kubur. Banyak yang bersimpati. Ada yang secara langsung maupun melalui media sosial (medsos).

Semua rasa simpati tentang dirinya, adalah hal-hal positif. Tidak ada satupun yang negatif.

Sosok yang santun dalam berbicara, bijak dalam bersikap, supel dalam bergaul. Semuanya memberikan kesan sangat positif. Rekan kerja hingga keluarga menyebutnya sebagai orang hebat.

Saya termasuk orang yang menyesal karena tidak bisa ikut mengantarkannya langsung ke liang lahat. Maklum, penerbangan dari Batam menuju Balikpapan rata-rata pukul 12.00-16.00 WIB. Belum lagi perjalanan dari Balikpapan menuju Samarinda yang memakan waktu paling cepat 1,5 jam.

Bisa dipastikan, saya tidak akan sempat menjenguk sahabat saya ini.

Alhasil, hanya doa saja yang kukirim. Saya pun hanya mengikuti prosesi pemakaman melalui foto dan video yang di-share di whatsapp dan medsos oleh rekan-rekan saya di Kaltim.
Yang pasti, campur tangan Rizal dalam karier saya cukup besar. Dialah orang yang membantu saya dalam ikut membesarkan Bontang Post dan membangun Metro Samarinda.

Seorang sahabat yang nyaman untuk diajak berdiskusi dan bertukar pikiran.

Ketika saya ditugaskan memimpin Batam Pos pada 11 Juli 2017 lalu, dia adalah salah satu orang yang ikut meyakinkan saya untuk berangkat. Dia juga memberikan motivasi dan dukungan penuh agar saya tetap fokus, berani menerima tantangan, serta percaya diri menghadapinya.

So, ketika awal-awal saya bertugas di Batam Pos, saya sering curhat maupun sharing dengannya. Namun sejak saat itu kami tidak pernah bertatap muka lagi. Komunikasi hanya melalui telepon, medsos, atau Whatsapp.

Tapi itulah takdir. Tidak ada yang tahu. Mati bisa menghampiri kita kapan saja. Mati tidak harus tua.

“Ingat wal (panggilan teman dalam bahasa Banjar). Lebih baik pulang tinggal nama daripada gagal menjalankan tugas,” pesan Rizal Juraid yang sekilas mirip moto Kopassus itu. (*)

 

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos