Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 12665

Insentif untuk Guru Baca Alquran

0
ilustrasi.

batampos.co.id – Pemerintah Kota dan DPRD Batam telah menganggarkan sedikitnya Rp 60 Miliar untuk insentif guru ngaji, imam masjid dan para mubaliq se Kota Batam tiap tahunnya. Insentif ini menurut Ketua DPRD Batam Nuryanto masih jauh kesejahteraan, tapi ia berharap agar ini makin memotivasi para pengajar ini untuk terus berkontribusi mencerdaskan warga Batam.

“Kami yakin nilainya ini tidak besar bahkan jauh dari sejahterah. Ini sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi DPRD dan Pemko kepada para pengajar ini,” ujar Cak Nur, sapaan akrab Nuryanto kepada Batam Pos, kemarin (27/11).

Menurutnya, masyarakat Batam perlu tahu bahwa kebijakan memberikan insentif kepada para guru Alquran, mubaliq dan para imam masjid ini adalah kebijakan bersama DPRD dan Pemko Batam yang bersifat kebijakan lokal.

“Belum diatur secara nasional. Ini kebijakan lokal sebagai bentuk apresiasi dan kepeduliaan DPRD dan Pemko Batam,” ujar politsi PDI Perjuangan ini.

Guru Alquran, mubaliq serta imam masjid menurutnya telah memberikan kontribusi ilmu agama yang bermanfaat bagi masyarakat sehingga perlu diapresiasi.

“Jadi jangan seolah-olah ini hanya kebijakan Pemko Batam saja. Ini kebijakan bersama dengan DPRD sebagai pemerintah daerah di Batam,” ujarnya.

Insentif ini telah dianggarkan setiap tahun dan Cak Nur berharap terus meningkat di APBD agar para pengajar ini bisa terbantu walau nilainya masih jauh dari apa yang diharapkan. (rng)

Harga Cabai Naik, Kualitaspun Jelek

0
Warga sedang memilih cabai merah di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (27/11). Harga cabai saat ini mengalami kenaikan harga dari Rp 38.000 per kilogramnya menjadi Rp 58.000. Kanaikan ini akibat musim hujan dan pengaruh meletusnya gunung di Bali. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Kondisi cuaca di Indonesia sangat berdampak pada harga dan kualitas sayur mayur. Seperti disaat hujan, harga sayur mayur mengalami kenaikan, begitu juga kualitas yang memburuk.

Di Pasar Tos 3000 misalnya, harga sayur mayur mengalami kenaikan seminggu terakhir. Harga cabai merah kriting yang biasanya Rp 35 ribu perkilo, kini naik menjadi Rp 45 -50 ribu perkilonya.

“Sudah naik sejak Jumat kemarin, sekarang harganya Rp 45 ribu perkilo,” ujar Buyung pedangang cabai di Tos 3000, Jodoh, Senin (27/11).

Disinggung kenapa bisa naik, Buyung mengaku tak tahu persis. Hanya saja pemasok cabai menjelaskan kenaikan karena dampak dari cuaca extrim. “Katanya (pemasok cabai) karena cuaca, makanya harga pada naik. Panen banyak gagal,” terang Buyung menjelaskan.

Tak hanya harga yang tinggi, kualitas cabai menurut Buyung juga jelek dari biasanya. Buah cabai lebih cepat membusuk.

“Kami pun bingung, udah harga naik, kualitasnya juga jelek. Lebih cepat busuk. Kalau tak ada yang beli, kami bisa rugi,” imbuh Buyung lagi.

Tak hanya cabai merah kriting, harga cabai rawit juga naik jadi Rp 50 ribu perkilo. Begitu juga dengan cabai setan Rp 60 ribu perkilo.

“Naiknya berbarengan, pokoknya semua harga cabai naik,” terang Buyung.

Hal yang sama juga dikatakan, Fatmawati pedagang sayur lainnya. Menurutnya, tak hanya harga cabai yang naik, harga tomat juga naik dari Rp 15 ribu perkilo jadi Rp 25 ribu perkilonya. Begitu juga dengan harga wortel yang sekarang sudah menginjak Rp 20 ribu perkilonya.

“Harga sayur pada naik. Bayam juga naik jadi Rp 15 ribu perkilo,” terang Fatmawati.

Dikatakannya, kualitas sayur mayur juga mengalami penurunan dibanding saat cuaca cerah. Banyak sayuran cepat membusuk, karena banyak terkena air.

“Sayurnya lebih cepat membusuk,” imbuh Fatmawati.(she)

Polisi Ringkus Komplotan Curanmor

0
Seorang anggota Reskrim Polsek Kundur berhasil menemukan kerangka sepeda motor yang disembunyikan dalam semak oleh tiga komplotan pencuri, Sabtu (25/11) lalu. F. Imam/Batam Pos.

batampos.co.id – Jajaran Polsek Kundur berhasil meringkus tiga komplotan pencurian sepeda motor (curanmor), Sabtu (25/11) lalu. Ketiga pelaku masing-masing Cn 16, Yk, 18 dan Er 16.

Ketiganya dibekuk di tempat persembunyiannya Jalan R.A Kartini, dekat pelabuhan Pos Pol Air sekitar pukul 22.30 WIB beserta barang bukti sepeda motor yang sudah dipreteli. Tidak ada perlawanan saat penangkapan.

Kapolsek Kundur Kompol Wisnu Edhi Sadono membenarkan penangkapan ketiga remaja pelaku curanmor tersebut. Dikatakannya, penangkapan pelaku menindaklanjuti laporan Pairun, warga Kebun Pinang RT 002/RW011 Tanjungbatu Kota. Korban melapor terkait hilangnya sepeda motor BP 2766 JF pada Jumat (24/11) pukul 24.00 WIB ketika menginap di Hotel Berlian di Jalan Usman Harun Tanjungbatu Kota.

“Selanjutnya dari keterangan saksi dikembangkan dan akhirnya mengarah ketiga nama yang sebelumnya sudah dicurigai. Akhirnya kami berhasil menangkap ketiga pelaku berikut barang bukti sepeda motor yang sudah dipereteli disembunyikan dalam semak,” terang Kapolsek.

Lebih lanjut dikatakannya, sepeda motor tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh lagi, hanya menyisakan kerangka. Untuk menghilangkan jejak, mesin dipisah-pisah dan disembunyikan dalam semak belukar tidak jauh dari tempat tertangkapnya ketiga pelaku. Saat ini ketiga pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Kundur untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (ims)

BP Batam Ambil Jaminan Investasi jika Pengusaha Tak Membangun Lahan yang Dialokasikan

0
. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan menerbitkan Peraturan Kepala (Perka) tentang Penyelenggaraan Administrasi Lahan hasil revisi Perka 10 Tahun 2017 pada hari ini, Selasa (28/11). Perka baru ini di antaranya mengatur tentang uang jaminan investasi atau Jaminan Pelaksanaan Pembangunan (JPP).

Dalam Pasal 23 Ayat 5 Perka tersebut, BP Batam menegaskan bahwa JPP atau uang jaminan investasi tidak akan dikembalikan jika dalam jangka waktu tertentu pemilik lahan tidak membangun atau tidak menyelesaikan pembangunan lahannya. Dengan kata lain, uang jaminan tersebut akan menjadi milik BP Batam setelah ada keputusan pembatalan alokasi lahan.

“Rencananya akan kami pertegas dalam revisi Perka 10,” kata Deputi III BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, Senin (27/11).

Pernyataan Dwianto ini sekaligus meluruskan pemberitaan Batam Pos pada Jumat (24/11) lalu yang menyebutkan JPP akan dikembalikan jika pembangunan lahan dibatalkan atau tidak terlaksana.

Pria yang akrab disapa Dwi ini mengatakan, Senin (27/11), BP Batam telah berdiskusi dengan sejumlah asosiasi pengusaha seperti Real Estate Indonesia (REI) Batam, Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Ikatan Notaris Indonesia (INI) Batam dan Kepri, dan asosiasi lainnya.

Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kepri, Syaifudin, mengatakan pihaknya juga memberi masukan terhadap BP Batam mengenai sejumlah poin yang belum tercantum dalam revisi Perka 10, khususnya mengenai Inbreng.

Inbreng adalah permodalan atau penyertaan aset ke dalam perusahaan. Misalnya ketika tiga pengusaha sepakat untuk mendirikan perusahaan, maka pengusaha yang satu akan menyertakan tanah miliknya sebagai modal untuk membangun perusahaan.

Syaifudin mengatakan, untuk mendapatkan kredit konstruksi dari perbankan, si pemilik lahan tentu saja akan menjaminkan tanah yang belum dibangun atau tanah kosong sebagai jaminan untuk mendapatkan kredit.

“Masalah penjaminan untuk tanah kosong supaya bisa dijaminkan dalam rangka memperoleh kredit konstruksi. Kalau tidak boleh dijaminkan, bagaimana?” paparnya.

Inbreng memiliki banyak manfaat terutama sebagai pemasukan negara. Karena perusahaan selaku penerima Inbreng maka akan membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 5 persen.

Sedangkan pemilik tanah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 5 persen seperti jual beli pada umumnya. Menurut Syaifuddin, wacana mengenai Inbreng harus dimasukkan untuk bisa mengakomodir pembangunan rumah susun di Batam.

Pada umumnya, kata dia, rumah susun hanya diminati warga kalangan ekonomi menengah ke bawah, namun modal untuk membangunnya besar. Sehingga menjaminkan lahan ke bank merupakan cara satu-satunya untuk mendapatkan tambahan modal. (leo)

Valencia, Juara Kelas yang Mahir di Atas Catwalk

0
Valencia saat beraksi di atas catwalk. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.idSejak dulu, minat warga Karimun cukup tinggi di dunia modeling, mulai dari anak-anak, pelajar hingga dewasa. Terbukti, dari tahun ke tahun terus regenerasi modeling tetap ada. Salah satunya, model cilik Valencia yang baru duduk dibangku Taman Kanak-kanak (TK) Santo Yusup putri bungsi dari pasangan Elisa Maruli Sidjabat dan Inne Rostiani.

Valencia selalu pede melenggang di atas catwalk. Dia terlihat seperti model profesional dengan mengenakan gaun pesta ulang tahun saat ikut lomba fashion show competition Sabtu (25/11), lalu di Gedung Nasional.

Gadis cilik berwarna kulit putih ini, berjalan di atas catwalk tanpa ada rasa canggung dengan melambaikan tangan kanan dan kiri di hadapan penonton. Banyak penonton dibuat terpukau dan memberikan applause kepada Valencia.

Dengan tampil seperti model profesional, dirinya mendapatkan juara kedua kategori Casual dan Glamour untuk peserta anak usia 3 sampai 5 tahun. Walaupun mendapatkan juara kedua tapi wajahnya terlihat sangat gembira. Dia langsung menyerahkan piala yang diterimanya kepada orang tuanya yang sejak awal mendampingi. “Uangnya ditabung buat sekolah,” kata Valencia yang hobi mewarnai, didampingi ibunda tercinta Inne Rostiani.

Sambil duduk santai usai penyerahan hadiah, dirinya menceritakan bahwa cita-citanya ingin menjadi dokter. Tapi hobi modeling tetap dilakoni. Dia sudah mengikuti banyak kontes modeling yang diadakan di Kabupaten Karimun maupun di luar daerah seperti Kota Batam tetap mendapatkan juara. Walau segudang piala telah diterimanya, aktivitas belajar maupun bermain bersama teman-temannya tetap dilakukan.

Anak bungsu dari lima bersaudara ini tidak menjadi manja di dalam keluarga. Dengan dukungan kedua orang tua, setiap ada lomba atau festival fashion show dirinya tetap ingin ikut untuk tampil di atas catwalk. Selain itu di dunia pendidikan juga berhasil mengukir prestasi juara pertama. “Yang jelas kalau ada lomba fashion show, Valen panggilan sehari-hari wajib ikut. Kalau tidak bisa menangis kepada saya,” kata Inne Rostiani yang merias anaknya, mulai dari penggunaan mike hingga pakaian.

Keberaniannya untuk tampil di depan publik cukup membanggakan keluarga yang selalu memberikan support terhadap Valencia untuk terus berkarya melalui modeling. Kedua orang tuanya terus memberikan motivasi terhadap bakat dan minat anak bungsunya supaya bisa mengukir prestasi sesuai hobi. “Sebagai orang tua saya hanya memberikan fasilitas yang ada kepada anak bungsu. Walaupun masih kecil, tapi kami kagum atas kegigihannya untuk tampil di hadapan publik,” ungkap Inne lagi. (tri)

Perhelatan Tamadun Melayu Ditutup

0

batampos.co.id – Setelah dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada 17 November, kini perhelatan Akbar Tamadun Melayu pertama di Negeri Bunda Tanah Melayu, kini resmi ditutup oleh Wakil Bupati Lingga M Nizar, Minggu (26/11) malam dan telah berjalan selama sepuluh hari, penuh dengan kegiatan.

“Dilaksanakannya kegiatan besar bagi kaum Melayu ini untuk menjalin tali silaturahmi antara masyarakat serumpun Melayu,” kata Nizar dalam sambutannya, Minggu (26/11) malam.

Lebih lanjut Nizar mengatakan kegiatan Tamadun Melayu ini diadakan juga untuk melestarikan khasanah budaya Melayu, baik dari segi adat dan istiadat serta tradisinya. Sehingga nilai-nilai budaya Melayu yang tinggi dapat dikenal dan diteruskan generasi muda.

Tak lupa Nizar mengucapkan terimakasih kepada segenap panitia PMTMA, tokoh masyarakat, budayawan, pihak Pemprov Kepri, DPRD Kepri, Personil TNI dan Polri, awak media dan seluruh tokoh-tokoh Melayu sedunia dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang cukup terbilang sukses.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Lingga, kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terkait yang mensukseskan perhelatan ini,” kata Nizar.

Selain itu, Nizar juga mengahturkan maaf karena Bupati Lingga Alias Wello tidak dapat hadir untuk menutup kegiatan tersebut.

Pada penutupan Tamadun Melayu tahun 2017 itu juga diumumkan para pemenang sejumlah lomba permainan tradisional yang diselipkan dalam kegiatan PMTMA termasuk untuk pemenang pawai Tamadun Melayu. Hadir dalam penutupan, Kepala OPD Pemkab Lingga, Anggota DPRD Lingga, PKK Lingga, Anggota DPRD Provinsi Kepri serta sejumlah tamu undangan yang hadir. (wsa)

Dinas Pertanian Siap Latih Penyuluh Desa

0

batampos.co.id – Kepala Dinas pertanian Pemkab Natuna Tengku Fauzan Tambusai mengatakan, salah satu kekurangan dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Natuna adalah kurangnya tenaga penyuluh lapangan.

Kekurangan tenaga penyuluh lapangan baik penyuluh pertanian maupun peternakan katanya, dipengaruhi kondisi anggaran di Dinas Pertanian untuk menambah tenaga penyuluh lapangan, ke Desa-Desa di Natuna.

Namun Dinas Pertanian akan membantu jika Pemerintah Desa menunjuk tenaga penyuluh lapangan untuk diberikan pelatihan dan pendidikan.

“Kami kekurangan anggaran untuk menambah tenaga penyuluh lapangan, tapi jika ada tenaga penyuluh swakelola dari Desa, kami siap bantu memberikan pelatihan dan pendidikan, karena program alokasi dana Desa bisa digerakkan untuk tenaga penyuluh Desa,” kata Fauzan kemarin.

Diakuinya, kekurangan tenaga penyuluh lapangan salah satu kendala dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Natuna. Karena segala persoalan petani dilapangan tidak bisa langsung diterima di Kabupaten.

Namun menurut Fauzan, pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Natuna sudah mendukung jika ditekuni oleh petani yang lebih profesional. Karena tersedia lahan yang memadai dan sarana pengairan yang sudah dibangun Pemerintah. Seperti bendungan di Tapau, bahkan Pemerintah akan meresmikan bendungan di Kelarik tahun 2018 mendatang.

Tahun ini katanya, Pemerintah sudah membuka lahan sawah 100 hektare lebih di Kelarik dan tahun 2016 lalu sekitar 100 hektare di Kecamatan Bunguran Tengah. Mudah-mudahan bisa menambah produksi padi di Natuna. Pemerintah Daerah akan terus mengawasi dan mengevaluasi program ketahanan pangan yang dilaksanakan pembukaan lahan sawah bersama TNI AD.

“Ada target Pemerintah, masyarakat bisa mengkonsumsi beras lokal dengan harga yang lebih terjangkau. Kalau sekarang memang beras lokal lebih mahal dari beras dari bulog,” ujar Fauzan.(arn)

Keseruan Adventure di Petualangan Alam Komodo

0

“Petualangan mencari komodo adalah sebuah pengalaman yang harus dirasakan sendiri. Harus dicentang di check list liburan. Dan sensasi ini yang kita berikan ke blogger, media, Generasi pesona Indonesia (GenPI) dan wisatawan mancanegara,” ujar Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dhula, Senin (27/11).

Labuan Bajo dijelajahi. Pulau Padar dan Pulau Rinca juga ikut dieksplore.

“Ini destinasi wajib yang harus dikunjungi. Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO yang ada di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) ini, peserta bisa menikmati hamparan pink beach. Ada yang sekedar berenang, bermain air ataupun ber-snorkeling ria,” terang Theodorus.

Sedangkan Pulau Rinca, peserta bisa banyak mengambil selfie foto.

“Bila di Pulau Komodo lebih banyak hutan, di Pulau Rinca lebih banyak padang savana,” bebernya.

Saat trekking di padang savana, beberapa kali peserta bertemu Komodo. Padang savana di sana memang sangat luas, terlihat gersang sampai atas bukit. Namun itulah yang jadi pemandangan yang menarik.

Sorenya, para peserta diajak menikmati misteri alam Pulau Kalong. Pulau Kalong merupakan rumah bagi “Kalong” atau kelelawar.

“Saat tiba di sana, bisa menyaksikan ribuan kelelawar di pulau ini. Makhluk unik ini memang bertahan di hutan bakau pada siang hari dan ribuan kelelawar itu mulai terbang di sore dan malam hari. It’s amazing. Banyak yang excited,” tambahnya.

Di hari kedua, peserta diajak menyusuri Batu Balok. Inilah situs yang melegenda di Manggarai Barat. “Peserta melalui jalan darat,melewati sejumlah kampung, seperti Golo Garang, Ndehek, Lekaturi, Lando, Rakok, Bentala, Humpung dan selanjutnya menuju Kampung Tureng melewati sawah-sawah yang indah. Endingnya ya di situs yang melegenda ini,” tuturnya.

Siangnya, peserta diajak menuju Desa Warloka, pemandangan pedesaan di tepi pantai ini memang sangat menggoda.

“Usai makan siang dan istirahat di Warloka, peserta diajak menuju destinasi wisata terakhir dari jelajah petualangan alam Labuan Bajo kali ini, yaitu Strawberry Rock,” ungkapnya.

Strawberry Rock, atau dalam bahasa lokal disebut Nisa Purung adalah gugusan karang di perairan Labuan Bajo. Nisa sendiri berarti pulau, purung adalah terbakar, barangkali ini toponimi ini mewakili pandangan masyarakat tentang pulau karang yang berwarna merah muda ini.

“Indah sekali, gugusan karangnya yang berwarna merah muda sangat eksotik dan membuat para peserta takjub akan keindahan alam Strawberry Rock,” tandasnya.

Dari sunset keren di Labuan Bajo. Pulau-pulau kecil berbukit dan perahu yang hilir mudik dengan latar belakang matahari merah bundar yang berpendar. Semua dipertontonkan ke seluruh peserta. Belum lagi panorama pelabuhan kecil di Labuan Bajo yang telah lama difungsikan sebagai pintu masuk menuju Pulau Komodo.

Pelabuhan kecil ini tak pernah sepi dari aktivitas wisatawan yang ingin menjelajahi eksotika Pulau Komodo. Setelah ditetapkannya kawasan Indonesia Timur sebagai tujuan utama pariwisata Indonesia, kehidupan sekitar Labuan Bajo makin bergeliat.

“Itu sebabnya kami makin kencang mempromosikan destinasi wisata di Labuan Bajo. Ini bagian dari kalender even yang ditetapkan Pemkab Manggarai Barat,” tambah Bupati Agustinus.

Menpar Arief Yahya juga seirama. Apalagi, saat ini pamor Pulau Komodo dan labuan Bajo sudah sangat kesohor di mancanegera. Pengakuan dari media internasional sekelas National Geographic membuat pamor Pulau Komodo semakin populer di mata dunia. Tidak hanya itu, majalah mode internasional Vogue juga memasukkan Pulau Komodo sebagai sepuluh destinasi wisata terbaik untuk berlibur di musim panas.

Sejumlah pesohor dunia pun ikutan memilih Pulau Komodo sebagai destinasi wisata. Peraih Oscar lewat film Shakespeare in Love, Gwyneth Paltrow, pernah membuat testimoni soal Komodo. Pembalap MotoGP, Valentino Rossi, juga pernah menjejakkan kakinya di Pulau Komodo pada Januari 2017 lalu.

“Tinggal kita mengcreate atraksinya, mengombinasikan dengan pesona alam dan culture yang ada di Labuan Bajo. Impactnya pasti akan luar biasa,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Ahmad Dhani Tersangka

0
Ahmad Dhani. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Musisi Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial Twitter.

Statusnya dinaikan menjadi tersangka setelah Polres Metro Jakarta Selatan melakukan gelar perkara pada Kamis, (23/11) lalu.

Pelapor Ahmad Dhani dalam kasus ini, Jack Lapian mengatakan hal itu. “Iya sudah tsk (tersangka) sejak dilakukan gelar perkara,” kata Jack saat dikonfirmasi, Selasa (28/11).

Dhani rencananya akan diperiksa sebagai tersangka untuk pertama kali dalam kasus ini pada Kamis (30/11) mendatang. “Kamis ini katanya Ahmad Dhani dipanggil,” ungkapnya.

Tekait hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkannya.

“Iya benar, Ahmad Dhani tersangka,” ujar Argo.

Sebelumnya diketahui, Dhani dilaporkan ke polisi lantaran status di akun media sosial Twitternya, @AHMADDHANIPRAST, pada Jumat, (6/3) lalu. Dhani membuat status yang berisi tentang penista agama dan dianggap menghasut serta penuh kebencian terhadap pendukung Ahok.

“Ini laporannya terkait Twitter Ahmad Dhani. Di sini sudah saya print dan yang paling berat adalah, ‘Siapa saja yg dukung Penista Agama adalah Bajingan yg perlu di ludahi muka nya‘ dan dia selalu buat di belakangnya ADP, artinya itu langsung dari tangan dia sendiri,” kata Jack Lapian dari organisasi relawan Basuki-Djarot BTP Network di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis, (9/3) lalu.

Tak hanya itu, dia juga menyebut ada beberapa status Twitter Ahmad Dhani yang dianggap menyebarkan unsur kebencian dan permusuhan. Usai dilaporkan, suami Mulan Jameela ini pun sempat meminta maaf.

Laporan ini diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/ 1192/ III/ 2017/ PMJ/ Dit Reskrimsus. Atas laporan ini, Dhani dijerat pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 tahun 2016 tentang ITE yaitu menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian.

Namun dalam prosesnya, laporan ini dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan. Pelimpahan kasus tersebut dengan alasan untuk mempercepat penanganan laporan kliennya. Sebab, banyak perkara lain yang tengah ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Polisi sendiri telah meningkatkan status penyelidikan kasus itu ke tahap penyidikan. Peningkatan status itu disahkan pada 14 Juli 2017 dengan mengirim surat pemberitahuan dimulainya penyidikan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. (cr5/JPC)

Toba Kaldera Asahan River 2017 Diikuti 17 Tim

0

Danau Toba makin intens menebarkan pesonanya. Kali ini, pesona destinasi yang sedang dipersiapkan menjadi ’10 Bali Baru’ itu bakal membius wisatawan lewat Toba Kaldera Asahan River 2017.

Yang ingin datang menyaksikan, silakan langkahkan kaki ke Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatra Utara. DI sana, Anda bisa menyaksikan ketangkasan 17 tim mulai 29 November-9 Desember 2017.

Evennya dijamin mengasyikkan. Selain menguji ketahanan fisik, peserta lomba bisa menikmati panorama Danau Toba yang sangat indah. Dari mulai perbukitan, pedesaan, pantai, serta nuansa sejuk, dijamin siap menemani kayuhan tangan setiap peserta.

“Kejuaraan internasional ini adalah program Povinsi Sumut bekerja sama dengan Kabupaten Tobasa dan Kabupaten Asahan,” ujar Kadis Pariwisata Pemkab Tobasa, Ultrison Simangunsong, Senin (27/11).

Di saat bersamaan, Toba Kaldera Asahan River 2017 juga mengajak para peserta untuk menikmati suguhan kekayaan budaya hingga kuliner Sumatera Utara. Ini sekaligus memberikan edukasi mengenai sosial budaya Sumatera Utara, khususnya daerah wisata Danau Toba.

“Kami mengajak seluruh peserta dan penonton yang datang untuk merasakan keindahan perbukitan Toba. Peserta akan mendapatkan pengalaman arung jeram bernuansa alam yang bersih dan sejuk, tentu saja dengan latar belakang keindahan Danau Toba,” tambahnya.

Ucapan Ultrison bukanlah tanpa alasan. Sungai Asahan yang airnya berasal dari Danau Toba adalah tempat yang pas untuk olahraga yang menantang adrenalin tersebut. Sungai asahan menawarkan 22 kilometer trek sungai yang sangat wow. Debit airnya mencapai 120 meter per kubik per detik. Kedalaman rata-ratanya 5 meter. Karakter arus yang deras itulah yang membuat Sungai Asahan sangat cocok untuk kejuaraan tingkat dunia.

“Sungai Asahan oleh pecinta olahraga arung jeram internasional dikategorikan sebagai sungai terbaik ketiga di dunia setelah Sungai Zambesi di Afrika dan Sungai Colorado di Amerika Serikat. Makanya peserta mancanegaranya antre,” tuturnya.

Tingkat kesulitannya sangat tinggi. Untuk ukuran dunia, level kesulitannya masuk di grade antara 4-5+. Dengan tingkat kesulitan seperti ini, biasanya hanya sedikit orang yang mampu mengarungi sungai tersebut. Para atlet yang akan terjun mengarungi sungai harus betul-betul profesional, lincah dalam mengendalikan perahu, serta punya jam terbang tinggi. “Sudah ada 17 tim yang siap adu skil di Toba Kaldera Asahan River 2017. Semuanya pro,” ucap dia.

Yang tidak bisa ikut ambil bagian, jagan keburu bete dulu. Penonton dijamin bisa ikutan happy lantaran Sungai Asahan juga menawarkan eksotisme alam dan budaya. Hutan-hutan perawan di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Dolok Surungan yang berada di sepanjang daerah aliran sungai Asahan Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Asahan, masih menyimpan banyak misteri dan tantangan yang layak dieksplorasi.

Belum lagi keberadaan Air Terjun Harimau setinggi 30 meter. Ini menjadi suguhun awal indahnya wilayah Kampung Parhitean. Budayanya juga sangat oke. Kalau tak percaya, tengok saja komunitas ‘Parmalim’. Di sana juga ada rumah-rumah panggung memanjang tanpa kamar yang sangat unik dan khas. Juga hamparan sawah hijau berundak yang siap memanjakan mata wisatawan.

Amenitasnya juga sudah oke. Yang kelas Internasional ada Taman Simalem Resort. Mau cari backpackeran juga ada. Kulinernya? Nggak bakal bikin galau. Ikan bakar dengan sambal andaliman atau mie gomak yang menggugah selera dipastikan siap menemani. “Lebih seru kalau datang dan saksikan sendiri. Siapkan saja storage foto yang besar karena pasti akan banyak ditemui spot foto yang keren,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut tersenyum sumringah saat ditanya tentang Danau Toba. Menurutnya, Danau Toba itu adalah destinasi yang punya keindahan tanpa batas. Kulturnya sangat kental, alamnya luar biasa dan kulinernya pun sangat oke.

“Soal potensi sudahlah saya tidak perlu panjang lebar. Tanggal 24-26 November kemarin ada internasional kayak marathon yang sukses digelar di Danau Toba. Alamnya luar biasa, budayanya kuat, kulinernya wow. Amenitasnya juga sudah lengkap. Mau penginapan kaki lima sampai hotel bintang lima ada di sana. Aksesnya mudah. Sekarang Bandar Udara Silangit sudah bertaraf internasional. Jadi silakan ke Danau Toba. Dijamin Anda akan happy,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)