Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12683

94 Siswa Liszthoven Music School Sukses pada Penampilan Perdana

0

batampos.co.id – Romantic Christmas Night berlangsung di Nagoya Hill hotel, Minggu, (10/12/2017).

Ini merupakan konser perdana yang diikuti 94 murid Liszthoven Music school. Mereka unjuk kebolehan bermain piano, gitar, biola, dan vokal.

Sebagai bintang tamu ialah Youkyung Kim, pianis asal Korea Selatan.

Secara keseluruhan, penampilan murid Liszthoven memukau hadirin.

Direktur Liszthoven, Benny Land mengatakan, “persiapan hanya 2 bulan saja bagi para peserta konser,namun kemampuan dan bakat anak-anak ini luar biasa, baik dalam memainkan alat musik seperti piano, gitar, biola dan olah vokal.”

Benny juga menambahkan untuk para peserta terdiri dari kategori berusia 5 sampai dengan 17 tahun di acara konser perdana tersebut.

Meskipun sekolah musik Liszthoven terbilang baru hadir di kota Batam, namun jumlah murid nya sudah 200 orang.

Pun seklah musik ini telah mengantungi sertifikat internasional bernama Associated Board of the Royal Schools of Music (ABRSM).

Rencananya konser ini akan terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan bagi para siswa yang belajar di sekolah musik Liszthoven.

Pelaksanaan konser perdana Liszthoven tahun ini tidak lepas dari ide kreatif dan keahlian pelaksana acara Desi Tondang, dibantu tim pengajar.

Salah satu peserta konser olah vokal Keith Seventh Siagian terlihat gembira saat membawakan lagu ” When You Believe ”

Keith sebelumnya kurang percaya diri untuk tampil. namun dengan letihan intensif ia berhasil membawakan perannay dalam konsert itu.

“Bahagia dan haru bisa tampil di depan papa dan mama,apalagi disaksikan ratusan penonton yang memberikan aplaus saat bernyanyi, ” kata Keith, putra seorang jurnalis ini. (*)

Indonesia Aman! Tetap Promosi Bali di Melbourne

0

Maskapai bertarif rendah yang berpusat di Melbourne, Australia, Jetstar Airways makin semangat memasarkan paket-paket wisata di Bali.

“Iya. Jetstar semangat sekali memasarkan Bali. Mereka sampai secara khusus menggelar Consumer Selling di pusat Kota Melbourne. Tempat yang dipilih juga strategis. Lokasinya Mall di Westfield Southland, Cheltenham Vic,” ungkap Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur Judi Rifajantoro, Sabtu (9/12).

Antusias warga Melbourne pun sangat oke. Banyak yang antusias dengan Bali. Dari mulai Ubud hingga Kuta, Seminyak hingga Nusa Dua, semuanya tetap jadi bahan perbincangan serius di Consumer Selling Jetstar.

Kesan yang terasa, warga Melbourne, Australia, tetap merasa aman. Tetap merasa nyaman. Tidak ada rasa kekhawatiran meskipun status Gunung Agung masih awas level 4. “Warga Melbourne yang ke Bali merasa lebih bergengsi, lebih berselera pemberani. Mereka justru asyik berfoto-foto Instagramable, karena momentum ini langka,” tambah Judi.

Di dalam negeri pun pemerintah sudah siap. Safety and Security Gunung Agung Bali sudah persiapkan dengan sangat matang. Sejak September 2017, ketika tanda-tanda erupsi itu terdeteksi, semua lini langsung bergerak. Semua fokus mengawal Gunung Agung.

Menteri Pariwisata Arief Yahya tiap minggu sampai turun langsung ke Bali. Dia tak segan memastikan kesiapan industri dan persiapan penanganannya Safety and Security di sana. Dia bahkan sampai ke radius 9 km dari pusat erupsi di Pura Besakih yang masuk zona merah.

Awalnya, tidak banyak media yang tahu, tapi akhirnya bocor juga. Imbasnya, banyak warga Melbourne, Australia, yang penasaran. “Saya justru makin penasaran dengan Bali. Bali bagi saya masih tetap oke untuk liburan akhir tahun bersama keluarga,” tutur Megan Patty, warga Melbourne.

Daryl Myer ceritanya lain lagi. Bagi dia, Bali adalah rumah keduanya setelah Melbourne di Australia. Dalam setahun, dia rajin membawa keluarganya hingga 4-5 kali ke Bali. “Bali adalah rumah kedua saya setelah Melbourne. Akhir tahun nanti saya ke Bali lagi. Mungkin dengan membeli paket yang ditawarkan Jetstar karena harganya murah,” ungkap Myer.

Executive Manager Government, Industry, & International Affairs Qantas Rohan W. Garnett juga seirama. Dia mengatakan Bali merupakan pasar yang potensial untuk diterbangi. Minat warga Australia untuk berkunjung ke Bali tetap tinggi.

ilustrasi

“Bisnis masih berjalan bagus. Penerbangan masih oke dan kami masih komit untuk terus terbang ke Bali,” ungkapnya.

Sejak penerbangan perdana ke Indonesia, Jetstar Airways telah menjadi maskapai asal Australia terbesar yang terbang ke Bali. Frekwensi penerbangannya sekitar 60 kali per minggu, dari 8 kota di Australia. “Saya percaya kami bisa membawa lebih banyak turis Australia ke Bali dan kota-kota lain di Indonesia,” ungkapnya.

Nama besar Jetstar Grup memang sangat dibutuhkan Indonesia. Maklum, saat ini, Jetstar tercatat sebagai salah satu maskapai asing terbesar yang beroperasi di Indonesia. Jetstar Airways yang bermarkas di Australia dan Jetstar Asia yang bermarkas di Singapura setiap tahunnya mengangkut 1,4 juta penumpang dari dan ke enam kota di Indonesia.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi komitmen Jetstar untuk cepat memutuskan terbang ke Bali. Tidak harus menunggu lama. Penerbangan Jetstar ke Indonesia lumayan banyak, 120 flights. Dan yang lebih penting lagi, Jetstar punya nama besar. Cerminannya bisa dilihat dari gelar low cost carrier teraman di kawasan yang diberikan airlineratings.com, belum lama ini.

“Dukungan ini menandakan Jetstar tetap percaya bahwa Bali itu tetap aman. Tetap nyaman untuk dikunjungi. Terimakasih atas dukungannya terhadap Wonderful Indonesia. Untuk warga Australia, saya ucapkan selamat berlibur di Bali,” ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)

Perhutani Gandeng Pariwisata untuk Lestarikan Hutan

0

Perum Perhutani melihat pariwisata sebagai peluang untuk menjaga environment sustainability.

Mulai dari penanaman hutan kembali, edukasi sejak dini hingga berkolaborasi dengan sektor pariwisata dilakukan.

Mengapa pariwisata? Karena konsep yang dikembangkan Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya sangat tegas! “Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan. Pelestarian hutan itu harga mati, tidak bisa ditawar-tawar,” kata Menpar Arief Yahya di ratusan tempat saat berpidato soal lingkungan hidup dan kehutanan.

Konsep Menpar Arief itu berlaku baik yang di darat, maupun di tepi laut sampai di bawah laut. Contohnya nelayan di Pemuteran Bali, Bangsring Banyuwangi atau Carocok Sumatera Barat. Nelayan yang semula mengambil ikan dan terumbu karang untuk dijual, sekarang berubah.

Mereka merawat dan menjaga agar terumbu karang dan ikan-ikan kecil di dalamnya hidup dan berkembang. Mereka lebih untung jika jadi bahan tontonan daripada jadi komoditas diambil dan dijual. “Karena itu, pelestarian Lingkungan Hidup, vegetasi dan habitat alam yang hidup di dalamnya menjadi sangat penting dan jadi komitmen bersama,” jelas Arief Yahya.

Direktur Utama Perum Perhutani Denaldy M Mauna juga menambahkan, langkah yang sama dilakukan Perhutani untuk antisipasi berbagai kerusakah hutan. Seperti kebakaran hutan, pembalakan hutan, reboisasi, dan lain-lain.

ilustrasi

“Di berbagai kawasan hutan yang kita kelola rutin dilakukan penanaman pohon di lahan yang masih kosong dengan melibatkan warga sekitar. Selain untuk menjaga dari ancaman banjir, juga untuk memberikan udara segar di lingkungan warga,” ujar Denaldy, Minggu (10/12).

Dalam upaya itu, Perhutani TNI, Polri, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan masyarakat hingga pelajar Sekolah Dasar (SD). Denaldy menjelaskan, semua pihak diajak kerjasama agar tidak lagi terjadi banjir seperti yang terjadi di beberapa daerah.

“Dengan menanam pohon maka udara yang dihirup tetap bersih dan ketersediaan air tanah tetap terjaga. Hutan yang sehat dapat menjaga dari ancaman bencana banjir dan tanah longsor,” kata Denaldy.

Selain diajarkan cara menanam bibit pohon, anak-anak SD perwakilan dari sekolah-sekolah terdekat juga dicekoki pengetahuan tentang kelestarian lingkungan hidup, terutama arti pentingnya fungsi hutan itu sendiri.

Hingga saat ini, Perhutani masih melakukan pendataan di lokasi hutan yang tercatat lahan kosong tidak tertanami.

“Ditambah lagi dengan penanaman swadaya yang dilakukan warga di masing masing wilayah. Penanaman pohon tahun ini sudah melampaui target,” tambah Denaldy.

Selain menggandeng banyak pihak untuk kelestarian, Perhutani juga tengah menggenjot upaya mensinergikan perhutanan dengan pariwisata. Belum lama ini, Perhutani meluncurkan brand baru pengelolaan wisata alam Perhutani bertajuk Canopy di Kawah Putih, Ciwidey. Dia mengatakan, Canopy merupakan identitas yang akan menaungi beragam karakter wisata alam Perhutani.

“Banyak lahan wisata Perhutani, kita memiliki sekitar 200-an objek wisata, sedangkan yang rintisan ada sekitar 400-an di Pulau Jawa, saya ingin membangun sesuatu yang berkesan dan menarik minat wisatawan, untuk mencapai itu kami punya beberapa persyaratan,” ujar Denaldy.

Denaldy mengatakan, ada 127 standar yang terdiri dari unsur pelayanan, inovasi, dan pengelolaan yang mesti dipenuhi sehingga bisa dijadikan standar Canopy. Ia pun mendorong agar setiap pengelola objek wisata di wilayah Perhutani, bisa memunculkan inovasi.

“Setiap daerah punya karakteristik, inovasi tersebut pastinya jangan merusak alam, karena yang kita tonjolkan itu wisata alamnya,” cetusnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berpendapat jika alam semakin dilestarikan akan semakin mensejahterakan. Dibandingkan industri lain, lanjutnya, pariwisata paling ramah lingkungan dan mensejahterakan.

“Kontribusi wisata berbasis hutan secara garis besar seperti taman wisata alam dan taman nasional total kontribusinya terhadap pariwisata 5 persen disarankan dinaikan jadi 10 persen,” ujar Menpar Arief Yahya.

Saat ini jumlah pengunjung dari wisatawan domestik ke pariwisata berbasis kawasan hutan per tahunnya mencapai 4 juta orang dan mancanegara 300.000. Wisata ini ditantang di tahun 2019 bisa menarik wisatawan mancanegara hingga 2 juta orang.

“Betapa indahnya alam kita, kami yakin akan terus bertambah dan semakin meningkat drastis,” pungkas Menpar Arief Yahya. (*)

Bintan Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

0
Bupati bintan Apri Sujadi menerima penghargaan Kabupaten Peduli HAM yang langsung diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yasonna Laoly di Grand Ball Room Hotel The Sunan Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (10/12) pagi. F. Kominfo untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi menerima penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM yang diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yasonna Laoly di Grand Ball Room Hotel The Sunan Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah pada Minggu (10/12) pagi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dan secara simbolis melakukan penyerahan penghargaan kepada sejumlah gubernur dan bupati wali kota.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 351 dari 515 kabupaten dan kota yang telah berpartisipasi dalam pemenuhan HAM. Namun, berdasarkan Surat Keputusan HAM-UM.01.03-53, sebanyak 232 kabupaten kota yang masuk kategori peduli HAM dan 64 kabupaten kota dalam kategori cukup peduli HAM.

Kabupaten Bintan merupakan salah satu kabupaten kota penerima penghargaan peduli HAM karena lulus kriteria penilaian diantaranya hak hidup, hak mengembangkan
diri, hak atas kesejahteraan. Dan Ini merupakan kedua kali Kabupaten Bintan meraih penghargaan yang sama, setelah sebelumnya pada tahun 2016. lalu. Apri Sujadi mengatakan, dirinya merasa bangga atas diraihnya penghargaan ini karena buah dari berbagai upaya yang dilakukan bersama. Ia mengatakan, kabupaten bintan berada di daerah perbatasan, dan menjadi incaran para investor dan wisatawan, maka dari
itu, persoalan HAM harus menjadi prioritas.

“Tidak ada orang yang mau haknya diambil, siapa pun dia pasti ingin mengembangkan diri sesuai keinginannya. Selagi itu sesuai aturan yang berlaku, setiap orang punya hak yang sama,” katanya.

Ia juga menegaskan, pemerintah kabupaten bintan meletakkan perhatian yang cukup serius untuk masalah ini, sebab pemerintah tidak ingin terjadi penindasan dalam hal apapun. Ditambahkannya penghargaan yang diterima kembali ini, berkat upaya bersama dan pemerintah juga akan terus menjamin hak setiap masyarakat agar menggunakan haknya dengan baik. (cr21)

Ratusan Guru Perbatasan Dapat Bonus Tunjangan

0

batampos.co.id – Ratusan guru Kabupaten Bintan yang mengajar di wilayah perbatasan akan menerima bonus tunjangan khusus. Hal ini sesuai Keputusan Presiden (Keppres) nomor 6 tahun 2017 tentang daftar koordinat geografis titik garis pangkal Kepulauan Indonesia, di mana Pulau Bintan terpilih sebagai salah satu daerah dari 111 pulau kecil terluar di Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, Minggu (10/12) kemarin mengatakan, sekitar 217 guru yang mengajar di daerah perbatasan menerima bonus tunjangan khusus. Disdik Kabupaten Bintan membagi tiga kelompok sebagai penerima tunjangan khusus ini. Ia menyebutkan kelompok pertama, sekitar 119 guru yang mengajar di daerah terpencil seperti di daerah kecamatan bintan pesisir dan mantang.

“Mereka menerima tunjangan khusus sebesar Rp 200 ribu per bulan,” sebutnya.

Kelompok kedua, lanjutnya, sekitar 89 guru yang mengajar di daerah sangat terpencil seperti di pulau pangkil di Kecamatan Teluk Bintan dan daerah yang aksesnya cukup jauh menerima bonus tunjangan sebesar Rp 400 ribu per bulan. Kelompok ketiga, sambungnya, sekitar 9 guru yang mengajar di daerah sangat terpencil di Kabupaten Bintan seperti di desa-desa di Kecamatan Tambelan yakni Desa Pengikik,
Pejanjan serta Pulau Pinang.

“Sebulan mereka menerima bonus tunjangan sebesar Rp 750 ribu,” katanya. Tak hanya itu, ada sekitar 20 guru yang menerima sk dari kementerian pendidikan dan kebudayaan republik indonesia menerima tunjangan sebesar Rp 1,2 juta per bulan melalui APBN. (cr21)

Polisi Kirim SPDP 8 Tersangka Narkoba

0
Tersangka kurir narkoba An dan Ha diamankan bersama barang bukti sabu dan pil ekstasi di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (29/11). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Penyidik Satres Narkoba Polres Tanjungpinang, telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), terhadap delapan tersangka yang diamankan karena membawa narkoba dengan barang bukti sebanyak 5,58 kilogram sabu, serta 19.140 butir pil ekstasi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

“Kami sudah kirim SPDP ke 8 tersangka kurir narkoba jaringan internasional ini ke Kejari, beberapa hari lalu,” ungkap Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, Muhammad Djaiz, saat di temui di Mapolres Tanjungpinang, Minggu (10/12).

Menurutnya, pengiriman SPDP ini tentunya berdasarkan standar operasional penyidikan. Dimana begitu dilakukan penangkapan, maksimal tujuh hari jam kerja harus segera mengirimkan SPDP tersebut, ke Kejari Tanjungpinang.

“Pengiriman SPDP itu harus dilakukan secepatnya, karena sangat penting untuk proses penyidikan,” sebutnya.

Terkait pemusnahan seluruh barang bukti lanjut Djaiz pihaknya akan segera melakukannya.

“Kami rencanakan pekan depan semua bb dari 8 tersangka akan langsung di musnahkan, dengan disaksikan pihak Kejari Tanjungpinang, Pengadilan Negeri Tanjungpinang, serta pihak lainnya,” tegasnya.

Sebelumnya Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi menyebutkan dalam sepekan Satres Narkoba Polres Tanjungpinang, berhasil mengamankan 8 orang tersangka pembawa narkoba, dengan barang bukti sebanyak 5,58 kilogram sabu, serta 19.140 butir ekstasi.

Delapan tersangka tersebut, ialah An 24, dan Ha 31 yang ditangkap Senin (27/11) lalu.

Dilanjutkan, dengan meringkus Mr 27, Ar 35, Rha 29, Ps 27, Rpp 27, serta Rrn 25, di tiga lokasi berbeda di Tanjungpinang, Kamis (30/12).

Akibat perbuatannya para tersangka ini dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto pasal 112 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Mereka (tersangka, red) diancam minimal 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati,” imbuhnya. (cr20)

Optimalisasikan Peran APBD, Pemprov Terapkan Lelang Dini

0
Arif Fadillah. Foto: Dok Batam Pos.

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan untuk pelaksanaan kegiatan APBD Tahun Anggaran (TA) 2018, Pemerintah Provinsi Kepri membuat terobosan baru. Yakni melakukan pelelangan kegiatan lebih dini. Kebijakan tersebut dibuat untuk mendapatkan hasil yang optimal.

“Pengesahan APBD sudah dipercepat, tentu proses pelelangan kegiatan juga akan dipercepat. Makanya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri harus segera menyusun kegiatan-kegiatan strategis untuk didahulukan lelangnya,” ujar Sekda Arif menjawab pertanyaan media di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Jumat (8/12) lalu.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri tersebut menjelaskan, terkait terobosan ini, pihaknya juga sudah meminta petunjuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut Arif, dari hasil konsultasi yang dilakukan, proses lelang bisa didahulu. Hanya saja, penandatangan kontrak yang belum bisa dilakukan sebelum penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD 2018.

“Sebelum pembagian DPA, kita dibenarkan untuk melakukan pelaksanaan lelang. Istilahnya adalah lelang dini. Sementara penandangaan perjanjian kontrak bisa dilakukan, sesuai dengan prosedur yang ditetapkan,” papar Arif.

Atas dasar itu, ia sudah meminta Biro Layanan Pengadaan, Pemprov Kepri untuk bersiap-siap. Disebutkan Arif, dasar penentuan harga lelang adalah mengacu pada Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang sudah disiapkan masing-masing OPD pada pembahasan APBD 2018 lalu. Ia berharap, dengan kebijakan ini, kualitas pembangunan akan lebih baik.

“Selain itu adalah penyerapan anggaran di sampai akhir tahun bisa tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan,” jelas Mantan Sekda Karimun tersebut.

Ditambahkannya, pelaksanaan APBD TA 2017 sedikit terhambat, karena molornya pengesahan. Kondisi berbeda dengan 2018, pada akhir November lalu, APBD sudah disahkan. Untuk mencapai targt yang diharapkan, masing-masing OPD untuk segera membuat pengumuan kegiatan ke dalam Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

“Setelah itu menyegerakan permintaan lelang ke Unit Layanan Pengadaan. Peran APBD sangat penting, bukan hanya pembangunan infrastruktur daerah, tetapi juga untuk membantu perputaran ekonomi masyarakat. Meskipun dalam skala kecil,” tutup Sekda Arif.

Seperti diketahui, perkiraan anggaran kebutuhan belanja daerah yang telah disusun dan dibahas bersama DPRD antara lain belanja anggaran tidak langsung Rp 1.541.500.483.956. Sedangkan belanja langsung diplot diangka Rp 2.053.271.258.664 sehingga total belanja daerah Provinsi Kepri Rp 3.594.771.742.621.(jpg)

Jalan Desa Landak Nyaris Putus

0
Kondisi Jalan di Jemaja yang rusak parah. F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id  – Akses jalan di Desa Landak Kecamatan Jemaja mengalami kerusakan yang cukup serius. Jalan yang menghubungkan Desa Rewak Kecamatan Jemaja tersebut hampir putus. Lebih dari separuh badan jalan sudah rusak, jika tidak segera ditangani, maka jalan tersebut bisa putus.

Pantauan di lapangan sekitar satu bulan yang lalu, sudah mulai terlihat retakan kecil. Tapi lama kelamaan retakan itu terus membesar. Hingga saat ini sudah semakin parah. Ditambah lagi dengan seringnya turun hujan di lokasi tersebut menyebabkan tanah disisi kanan dan kiri jalan bergeser dan mematahkan jalan aspal tersebut.

Akibat rusaknya jalan tersebut, maka sejumlah warga berharap akses jalan tersebut segera diperbaiki. Pasalnya jalan tersebut sebagai penghubung satu-satunya jalan penghubung Desa Landak dan Desa Rewak Kecamatan Jemaja yang sudah dibangun sejak satu tahun yang lalu.

“Kita butuh jalan itu segera diperbaiki, sebab akses jalan itu satu-satu sebagai penghubung kedua desa yakni Desa Rewak dan Desa Landak Kecamatan Jemaja,” ungkap salah satu warga Desa Rewak Hari Hendriko, kepada wartawan, Minggu (10/12).

Ia menceritakan, memang diakuinya saat ini gelombang mulai tinggi dan akses jalan itu terletak di pesisir pantai. Di bawah jalan itu ada gorong-gorong untuk saluran air. Dirinya memperkirakan saat melakukan penimbunan sebelum jalan itu diaspal kurang padat.

“Saat ini keadaan cuaca di Anambas pada umumnya sudah mulai masuk musim utara, biasanya angin kencang, gelombang tinggi, air pasang tinggi dan ditambah curah hujan juga tinggi,” sebutnya.

Jika hal ini tidak segera dilakukan perbaikan maka ia yakin akan bisa merusak bagian lain jalan itu dan tentu akan membutuhkan biaya yang lebih besar, tambahnya, selain anggaran akses transportasi darat akan terputus dan mengakibatkan warga tidak bisa melintas jalan tersebut.

Katanya, kemarin ia melihat akses jalan itu sudah diperbaiki dengan menggunakan tanah sebagai timbunan dan untuk sementara waktu jalan itu sudah bisa dilintasi, akan tetapi sudah tidak nyaman apalagi hujan, tentu jalan itu akan kotor dan licin. Ketika ditanya siapa yang memperbaiki jalan itu ia juga tidak bisa memberikan keterangan secara pasti. “Saya tidak tahu siapa yang memperbaiki, bisa jadi pihak Pemda atau desa maupun masyarakat sekitar yang peduli,” katanya.(sya)

Pesona Alam dan Budaya Karimun Berbicara Lewat Foto

0
Pembinaan PFI Kepri Imanuel Sembayang ketika berbincang dengan Bupati Karimun H Aunur Rafiq saat melihat pameran foto PFI Kepri di Coastal Area didampingi Tommy Ketua PFI Kepri. F. Tri Haryono/Batampos.

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, Sabtu (9/12) lalu, hadir di pameran foto yang digelar Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Karimun yang bertajuk Pesona Alam dan Budaya Karimun di Coastal Area.

Dalam kesempatan itu Bupati menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba foto.  Bupati Karimun tampak mengagumi hasil karya foto yang semuanya objek foto berada di Karimun.

“Cukup bagus-bagus fotonya, semua foto ada makna dalam menyampaikan pesan terhadap publik baik itu aktivitas masyarakat, pesona alam maupun budaya di Kabupaten Karimun,” kata Rafiq.

Dan para pemenang lomba foto nantinya, akan di cetak dalam ukuran besar serta akan dipamerkan dalam even-even kabupaten ke depannya. Dengan tema pesona alam dan budaya Karimun, para fotografer bisa memberikan kontribusi ke Daerah melalui karya foto-foto yang tidak bisa ditiru oleh orang lain.

“Yang jelas, kita minta izin dahulu terhadap hak paten foto untuk dipajang di kantor-kantor pemerintahan. Seperti foto aktivitas nelayan di Moro, sangat cocok sekali karena Moro sebagai penghasil ikan segar,” tuturnya.

Sedangkan Ketua PFI Kepri Tommy Purniawan mengatakan, PFI Kepri sudah sering menyelenggarankan pameran foto dan untuk kali pertama dilaksanakan di kabupaten Karimun. Dari hasil lomba foto yang dikirim kepada tim juru, rata-rata cukup bagus hasil fotonya dengan berbagai macam sudut pengambilan gambar (angle).

“Luar biasa, pesona alam dan budaya di Karimun tidak kalah dengan daerah lain. Terutama bagi para fotografer muda di Karimun yang cukup antusias, dalam mengikuti sesi pemotretan,” ujarnya.

Sementara Ketua panitia Riady mengungkapkan, antusias masyarakat dalam mengikuti lomba foto cukup banyak, bahkan ada yang berasal dari luar kabupaten Karimun.
“Kita ingin memperkenalkan pesona kabupaten Karimun lewat foto, sebagai daerah wisata dengan pesona alam yang tidak kalah dengan daerah lainnya,” singkatnya.

Untuk pemenang lomba foto kali ini, juara pertama diraih oleh Heppi Wasyeri dengan judul burung merpati Coastal Area, kemudian kedua Andri Suryanto pesona perpaduan indahnya pantai pongkar dan gerak silat dan ketiga Eko Perdana Putra dengan judul Bupati Karimun Aunur Rafiq berbagi suvenir kepada anggota pramuka.

Sedangkan, untuk juara harapan pertama diraih fotografer wanita Poppy Indah Wardhana dengan judul Khusus seorang pedagang sedang melaksanakan shalat magrif di coastal area. Selanjutnya, untuk posisi juara harapan kedua Radis Sagita dengan judul melestarikan budaya nikah melayu dan terakhir Tri Haryono dengan judul nelayan tradisional asal Moro saat akan melaut. (tri)

Dua Tersangka OTT DLH Ditahan di Ruang AO

0

batampos.co.id – Dua tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT), yakni Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Dendi Purnomo, dan Direktur PT Telaga Biru Semesta, Amir resmi dipindahkan ke ruangan Admisi Orientasi (AO) di Rutan Kelas I Tanjungpinang, Kamis (7/12) sore.

Pemindahan kedua tersangka ini dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, setelah dilakukannya penyerahan tersangka dan barang bukti yang sudah dinyatakan P 21 oleh Polda Kepri, untuk selanjutnya diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tipidkor Tanjungpinang.

“Dua tersangka atas nama Dendi dan Amir, sudah kami terima Kamis kemarin,” ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Tanjungpinang, Fajar Teguh Wibowo, Sabtu (8/12).

Ia menuturkan saat ini kedua tersangka tersebut, telah menempati ruangan Admisi Orientasi (AO).

“Ruangan itu untuk seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang baru dijebloskan ke dalam Rutan. Didalamnya berjumlah 67 orang dengan berbagai kasus diantaranya, korupsi narkoba, kriminal, dan lainnya,” jelasnya.

Fajar menyebutkan penempatan bagi seluruh WBP ini, maksimal dilakukan selama satu bulan.

“Maksimal di AO satu bulan, tapi kalau penuh akan kami pindahkan untuk menyamaratakan, dengan sel-sel lainnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, penyidik Polda Kepri telah menyelesaikan berkas perkara atas kedua tersangka dalam kasus OTT, suap Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam, Dendi Purnomo, dan Direktur PT Telaga Biru Semesta, Amir. Lalu menyerahkannya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Kamis (7/12) kemarin.

Barang bukti yang diserahkan, dinyatakan telah lengkap atau P21, dan selanjutnya diserahkan ke PN Tipidkor Tanjungpinang.

“Sesegera mungkin kita serahkan ke Tipidkor Tanjungpinang, untuk disidangkan,” tegas Kepala Kejari Batam, Adi Wibowo, belum lama ini.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Batam, Sukriyadi juga menegaskan, ketika berkas dinyatakan lengkap oleh JPU, maka sesuai KUHP perkara harus segera dilimpahkan ke PN Tanjungpinang.

“Jadi tak ada batas waktunya. Yang jelas harus segera dilimpahkan,” jelasnya. (cr20)