Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12684

PS Karimun Kalahkan PS Veteran Singapore

0
Kedua Tim kesebelasan sepak bola berfoto bersama sesaat sebelum pertandingan persahabatan antara PS Karimun dengan PS Marsiling Youth Veteran Singapura di mulai, Sabtu (9/12). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id -Tim kesebelasan PS Karimun Old Star menjamu tim PS Marsiling Youth Veteran Singapore di lapangan sepakbola Teluk Air dalam rangka pertandingan sepakbola persahabatan, Sabtu (9/12) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Karimun Arpan memberikan apresiasi kepada tim PS Karimun Old Star yang telah mengundang PS Singapore dalam pertandingan sepakbola.

“Semoga dapat berkelanjutan kedepannya. Sehingga, bisa terus menjalin tali persahabatan antar pemain sepak bola,” ujarnya.

Sedangkan perwakilan dari tim PS Marsiling Youth Veteran Singapore Ali mengungkapkan, salah satu untuk meningkatkan persaudaraan sebagai negara serumpun melalui olahraga sepakbola ini, agar bisa menjaga keharmonisan serumpun melayu. Walaupun, para pemain yang sudah cukup umur tapi semangat untuk bermain sepakbola masih tinggi.

“Namanya permainan pasti ada kalah atau menang sudah biasa dalam pertandingan. Yang penting kita, menjalin persaudaraan hingga ke anak cucu nantinya,” tuturnya.

Sementara itu pantauan di lapangan, selama pertandingan di babak pertama PS Karimun Old Star berhasil membobol gawang PS Marsiling Youth Veteran Singapure 4-2 yang diawali oleh Makmur nomor punggung 7 melalui tendangan bebas. Kemudian, selang beberapa menit serangan kembali ke PS Marsiling Youth Veteran Singapure yang membuahkan gol oleh Siswanto dengan nomor punggung 12.

Dan lagi PS Karimun Old Star berhasil membobol gawang PS Marsiling Youth Veteran Singapure, oleh Sumitro dengan nomor punggung 12 yang tidak lama PS PS Marsiling Youth Veteran Singapure yang berhasil memperkecil kekalahan dengan bunuh diri oleh Herman nomor pungung 19. Dengan skor 4-2, yang ditambah terjadi pelanggaran dengan tendangan pinalti oleh Kumar nomor punggung 32.

Di babak kedua, PS Karimun Old Star terus melakukan serangan ke wilayah PS Marsiling Youth Veteran Singapore dengan membuahkan hasil gol kembali oleh Zairi nomor pungung 8. Hingga, akhir pertandingan dengan skor 5-2 untuk PS Karimun Old Star.

“Alhamdulillah, cukup serulah permainannya. Walaupun sudah pada tua kedua kesebelasan tidak mau kalah dengan pemain yang muda-muda,” kata Manajer PS Karimun Old Star Rustam. (tri)

Polisi Bubarkan Pesta Ratusan ABG

0
Polisi mengamankan puluhan anak di bawah umur yang melaksanakan pesta yang meresahkan masyarakat. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Tim Patroli Cipta Kondisi dari Polsek Meral, mendatangi salah satu rumah di RT 006 RW 001 Payamanggis, Kecamatan Meral untuk membubarkan acara pesta yang sebagian besar diikuti anak bawah umur, Sabtu (9/12) malam pukul 21.30 WIB.

”Anggota kita ke lapangan karena ada laporan masyarakat yang resah dengan aksi pesta-pesta yang digelar oleh mereka yang menamakan diri muka pesta (Mupet). Untuk itu, jajaran kita yang melaksanakan patroli cipta kondisi langsung menuju ke lokasi yang dilaporkan oleh masyarakat. Kita juga koordinasi dengan RT serta pemuda setempat dan kemudian membubarkan pesta tersebut,” ujar Kapolsek Meral, AKP Syaiful Badawi.

Tim dari Polsek Meral langsung membubarkan pesta trsbut didampingi ketua RT dan pemuda setempat. Berdasarkan laporan warga yang resah adanya pesta yang digelar seratusan lebih remaja tanggung, mereka menghidupkan musik sangat keras sambil berjoges-joged. Kondisi tersebut menganggu warga yang sedang istirahat.

Saat tim Polsek Meral datang, ratusan remaja tanggung tersebut langsung berlarian ketakutan menghindari polisi. Meski demikian, polisi berhasil mengamankan 30 orang peserta pesta yang terdiri 25 orang laki-laki dan 5 orang perempuan untuk dilakukan pembinaan.

”Memang, pada saat polisi datang ke lokasi pesta, tidak ditemukan minuman keras. Hanya saja, pada saat kita lakukan pemeriksaan terhadap peserta pesta ada beberapa orang anak di bawah umur yang mulutnya sudah mau minuman keras. Ada kemungkinan, memang mereka yang mengkonsumsi minuman keras tidak di lokasi pesta, tapi di tempat lain sebelum menggelar pesta,” jelas AKP Syaiful.

Sebenarnya, lanjut Syaiful, kegiatan pesta anak di bawah umur ini sudah beberapa kali dilakukan. Dan, tempatnya berbeda-beda setiap Sabtu malam. Bahkan, pernah dilakukan di pantai, namun ketika itu polisi hanya membubarkan saja. Tapi, karena sudah menimbulkan keresahan masyarakat, maka pihaknya mengambil tindakan dengan mengamankan beberapa orang. Tapi, setelah diambil data-data serta pembinanaan, mereka dipulangkan. Perlu diketahui, lokasi pesta diumumkan melalui salah satu akun feacebook. (san)

Empat Kelurahan Ditetapkan Sebagai Kawasan Kumuh

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun menetapkan empat kelurahan di dua kecamatan sebagai kawasan kumuh perkotaan. Dua kecamatan yang memiliki kelurahan kumuh tersebut adalah Kecamatan Karimun dan Kecamatan Meral.

”Empat kelurahan yang ditetapkan sebagai kampung kumuh tersebut sebenarnya sudah lama oleh pemerintah kabupaten. Hal ini juga atas dasar penetapan oleh pemerintah pusat yang sudah turun melakukan penelitian. Dan, ada beberapa kategori yang termasuk sebagai kawasan kumuh. Yakni, tidak memiliki sanitasi yang berfungsi dengan baik dan juga sanitasi tidak berfungsi dengan baik,” ujar Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Kebersihan Kabupaten Karimun, Rosmawati, Sabtu (9/12).

Untuk itu, katanya, sudah menjadi tugas dari pemerintah daerah untuk menjadikan empat kelurahan yang dinyatakan sebagai kawasan kumuh perkotaan agar secara bertahap bisa menjadi kawasan pemukiman perumahan yang lebih sehat dan asri. Artinya, harus ada dasar hukum untuk menjadikan empat kawasan pemukiman tersebut bisa dilakukan penataan yang lebih baik.

”Untuk itu, saat ini kita sudah menyiapkan rancangan peraturan daerah (Ranperda) kawasan kumuh perkotaan. Dari provinsi sudah menyetujui rencana Perda tersebut. Selain itu, usulan untuk dibahas oleh DPRD Kabupaten Karimun juga sudha dimasukkan. Tinggal menunggu waktu untuk pembahasannya saja. Yang jelas, dengan adanya Perda tersebut, selain bisa menggunakan dana APBD juga bisa mendapatkan dana dari APBN untuk membangun kawasan kumuh perkotaan menjadi lebih nyaman,” paparnya. (san)

Polri Pastikan akan Tindak Mafia Sembako

0
Suasana jual beli di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Rabu (22/2). Pasar ini dikelola oleh BUMD Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Polri memberikan peringatan kepada para oknum pedagang dan pengepul untuk tidak melakukan kecurang lagi.

Terutama menjelang Natal dan Tahun baru 2018.

“Kami selalu melakukan warning, kita kan sudah ketahui oknum-oknumnya yang suka bermain,” ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/12).

Menurut Setyo, kepolisian siap memberikan sanksi tegas kepada para mafia apabila masih melakukan kecurangan. Polri tak segan menjerat pelakunya dengan tuduhan melanggar pidana.

“Bisa dikenakan Undang-undang pangan, Undang-undang usaha bisa, hukumannya bisa berupa hukum pidana,” ujar Setyo.

Polri juga memprediksi daerah-daerah potensial yang bisa mengalami kenaikan harga di Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur atau tempat-tempat yang mayoritas penduduknya merayakan hari raya Natal.

Untuk mengantisipasi oknum nakal, polri juga akan melakukan operasi pasar secara rutin. Untuk menghindari munculnya kartel-kartel mafia pangan baru muncul. Operasi ini juga akan melibatkan Badan POM untuk meninjau kualitas pangannya. (sat/JPC)

Cukup Bayar Rp 3 Juta, Bisa Miliki Rumah Subsidi

0
Rumah subsidi yang dibangun oleh PT Sinar Suman Pryanto siap dipasarkan ke masyarakat karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – PT Sinar Suman Pryanto (SSP) Karimun salah satu pengembang perumahan di Kabupaten Karimun, memberikan kesempatan kepada masyarakat luas mendapatkan rumah bersubsidi dari Pemerintah sebesar Rp 4 Juta. Perumahan Meral Permata Asri ini hanya dengan membayar uang muka Rp 3 Juta, langsung mendapatkan rumah subsidi yang letaknya cukup strategis di wilayah FTZ tepatnya jalan Lupus Kelurahan Meral Kota sebelah sekolah SMP Bina Bangsa.

“Ini promo akhir tahun, sangat mudah persyaratannya hanya melampirkan fotocopy KTP dan KK. Dan membayar uang muka Rp 3 Juta, langsung mendapatkan rumah idaman anda dengan tipe 36/84,” jelas Direktur Utama PT SSP Supriyanto, kemarin (10/12).

Kali ini pihaknya diberi kuota oleh Pemerintah untuk membangun rumah subsidi sebanyak 500 unit. Untuk tahap pertama, sudah terbangun 300 unit dan terjual sebanyak 132 unit Dan sisanya sedang tahap membangunan, dimana fasilitas yang diberikan rumah subsidi ini cukup lumayan bagus diantaranya full keramik, dinding batako plaster luar dalam, atap gibsun, ada kamar mandi, listrik dari PLN, air bersih swasta. Seperti Rumah Siap Huni (RSH).

“Untuk lebih jelas, silahkan datang ke kantor marketing jalan A Yani no7-8 Kolong PT Sinar Suman Pryanto. Yang menariknya lagi, yaitu angsuran per bulannya hanya Rp 793 ribu sampai lunas,” ungkapnya.

Promosi ini hingga tanggal 31 Desember 2017, waktu untuk mendapatkan rumah bersubsidi cukup panjang dan diawal tahun 2018 nanti harga per unit rumah akan naik. Dengan desain minimalis, tidak terlihat bahwa rumah tersebut mendapatkan subsidi. Selain itu, akses jalan sangat-sangat strategis dan wilayahnya cukup astri serta nyaman sebagai rumah idaman.

“Selama ini kita bangun perumahan, memperhatikan lingkungan yang cukup asri. Dan sangat bagus untuk berinvestasi jangka panjang, saya yakin perekonomian diwilayah FTZ akan berkembang kedepannya,” katanya.

Hingga saat ini PT SSP Karimun, sudah membangun perubahan diwilayah pulau Karimun seperti Perumahan Taman Mutiara Karimun, Green Permata 1 dan 2, Bukit Tembak Asri, De Velya Residence, Pelipit Asri, Green Land 2 dan yang sedang dipromosikan Meral Permata Asri.

“Lumayan rumahlah bang, tempatnya cukup strategis dan nyaman buat keluarga saya,” ujar Siti salah satu warga Karimun yang sedang mengambil satu unit rumah. (tri)

Bangun Gedung BPOM di Natuna

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Natuna Wan Siswandi mengatakan, pemerintah Daerah sudah menjalin kerjasama balai pengawasan obat dan makanan (BPOM) Kepri. Kerjasama tersebut untuk pengawasan terpadu bersama pemerintah daerah.

Dalam wacananya kata Sekda, tahun 2018 mendatang BPOM sudah memiliki kantor di Natuna. Sehingga dalam pengawasan akan lebih mudah. Selama ini pengawasan ke daerah hanya berjangka waktu tertentu.

“Tahun depan BPOM sudah punya kantor di Natuna. Pemerintah daerah juga sediakan lahan untuk bangun kantor. Pengawasan obat dan makanan lebih mudah dan cepat,” sebut Siswandi kemarin.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehan Pemkab Natuna Abdul Gani mengatakan, Pemerintah Daerah menghibahkan lahan di Kelurahan Bandarasyah. Sekarang ini masih dalam proses di DPRD untuk penyelesaian administrasi persetujuan penyerahan hibah kepada BPOM.

Dalam pengawasan obat maupun makanan, Dinas teknis sejauh ini tidak memiliki kewenangan dalam kebijakan. Dinas teknis hanya sebatas membantu dan koordinasi, dengan hadirnya di BPOM didaerah ini akan mempermudah joordinasi dalam pengawasan.

Dijelaskan Abdul Gani, MoU kerjasama Pemerintah Daerah dan BPOM salah satunya pengawasan obat-obatan dan makanan secara terpadu antara dinas teknis di Kabupaten.

Diakui Abdul Gani, selama ini pengawasan masih sangat lemah. Pengecekan hanya dilakukan dinas teknis jika munculnya isu obat-obatan yang dilarang beredar dimasyarakat.

“Sekarang saja, ada apotik masih sembunyi-sembunyi jual obat yang ilegal, seperti obat kuat. Hal ini karena pengawasan masih lebih, tanpa adanya BPOM. Apalagi untuk kebijakan itu, ada di BPOM,” ujar Abdul Gani.(arn)

Harga Bawang , Cabai dan Telur Naik

0
Warga saat membeli telur di Pasar Mitra Raya, Batam Centre. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Harga sejumlah komoditi di pasar tradisional Batam terus merangkak naik. Setelah harga cabai merah kriting melambung, kini giliran harga bawang merah asal Jawa merangkak naik.

Seperti di pasar pagi Tos 3000, Jodoh harga bawang merah naik menjadi Rp 33 ribu dari harga sebelumnya Rp 26 ribu perkilo. Sedangkan untuk bawang Jawa ukuran kecil dihargai Rp 30 ribu perkilonya dari harga awal Rp 20 ribu perkilo. Begitu juga dengan harga bawang putih naik menjadi Rp 40 ribu dari harga sebelumnya Rp 30 ribu.

“Memang lagi naik, udah tiga hari ini naik,”ujar Asma pedagang bawang di pasar Jodoh, kemarin.

Menurut dia, kenaikan harga diberikan oleh distributor bawang. Para pedagang mau tak mau harus menerima harga tersebut, meski berat untuk menjual.

“Kami tak mungkin tak jualan, jadi mau tak mau beli meski harga tinggi. Naiknya hampir Rp 10 ribu pekilo,” ujar Asma.

Begitu juga untuk harga berbagai jenis cabai juga kembali naik, meski kemarin sempat turun. Seperti harga cabai naik lagi dari harga Rp 40 ribu jadi Rp 50 ribu perkilo, cabai rawit Rp 38 ribu jadi Rp 45 ribu perkilo, cabai hijau Rp 30 ribu jadi Rp 35 ribu perkilo.

“Pada naik semua,” ujar Asma lagi.

Tak hanya harga bawang dan cabai. Harga telur juga naik dari yang awalnya Rp 32 ribu perpapan naik menjadi Rp 38-39 ribu perpapan. Hal itu tentunya dikeluhkan oleh sejumlah warga, selain harga naik, ukuran telur juga kecil.

Udah harga naik, ukuran telurnya juga kecil-kecil,” ujar Novi warga Bengkong.(she)

Tujuh Lokasi Dibangun Tower

0
Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal saat menghadiri penandatanganan kerja sama pinjam pakai lahan pembangunan tower BTS brsama BP3TI. F. Aulia Rahman/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, Pemerintah Daerah sudah menyerahkan sejumlah lahan kepada BP3TI Kemenkominfo untuk dibangun Tower BTS. Penyerahan sejumlah lokasi lahan ini kata Hamid Rizal, merupakan pinjam pakai. Lahan tetap milik pemerintah daerah, namun diperuntukkan dibangun Tower BTS.

Tahun 2017 ini Natuna sambungnya, masih terdapat sejumlah desa tidak mendapat layanan telepon seluler. Sehingga melalui Balai penyedian dan pengelola pembiayaan telekomunikasi dan informatika (BP3TI) kemkominfo, pemerintah bangun sarana telekomunikasi Base Tranceiver Station (BTS) di wilayah tertinggal, terluar dan terdepan di lokasi perioritas dan perbatasan.

“Ada tujuh lokasi yang akan dibangun Tower BTS, yaitu di Desa Tanjung Pala Kecamatan Pulau Laut, Desa Tanjung Setelung Kecamatan Serasan, Desa Sabang Mawang Kecamatan Pulau Tiga, Desa Serantas Kecamatan Pulau Tiga, Desa Tanjung Batang Kecamatan Pulau Tiga, Desa Selading Kecamatan Pulau Tiga Barat dan Desa Air Kumpai Kecamatan Midai. Desa tersebut masih blank spot,” sebut Hamid Rizal kemarin.

Dikatakan Hamid Rizal, program pemerintah membangun tower BTS dikawasan blank spot untuk memberikan keadilan dalam pemanfaatan akses telekomunikasi diera digital saat ini.

Perjanjian pinjam pakai lahan kepada Bp3TI ini berjangka waktu selama lima tahun. Dan diharapkan jumlah pengguna telepon terus meningkat, sehingga pengelolaannya dapat diambil alih sepenuhnya operator seluler tanpa harus dibiayai Kementerian lagi.

“Alhamdulillah, ada beberapa Desa yang blank spot, tahun depan itu sudah dapat menggunakan layanan telepon seluler,” ujar Hamid.

Dijelaskannya, pembagunan tower BTS oleh BP3TI ini merupakan universal service obligation (USO) yg merupakan kontribusi dari operator. Untuk pemerataan kemudahan akses telekomunikasi masyarakat diperbatasan, tertinggal, terluar dan terdepan.

“Mudah-mudahan, tahun 2018 mendatang masih ada penambahan lagi tower BTS di Natuna. Masyarakat di pulau-pulau bisa mudah akses internet. Itu adalah pondasi dari percepatan pembangunan,” ujar Hamid.(arn)

Lingga Terima Anugerah Peduli HAM

0

batampos.co.id – Sebagai salah satu Kabupaten yang perduli terhadap Hak Azazi Manusia (HAM), Kabupaten Lingga akhirnya menerima anugerah terhadap jerih payah yang selama ini telah di lakukan di Bunda Tanah Melayu. Anugerah tersebut diberikan langsung secara simbolis oleh Presiden RI Joko Widodo di hotel The Sunan, Jl Ahmad Yani No 40, Solo, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (10/12).

“Iya pak Bupati hari ini menerima penganugerahan sebagai Kabupaten yang peduli terhadap HAM. Penghargaan ini dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham),” kata Asisten Pemerintah Bupati Lingga, Aswad mewakili Bupati yang ikut hadir dalam Penganugerahan itu.

Aswad menambahkan, dari 32 Provinsi dan sejumlah kabupaten yang menerima penganugrahan ini, kita Lingga juga termasuk salah satunya. Hal ini merupakan salah satu prestasi yang membangkan Kabupaten Lingga karena dapat bersanding dengan Kabupaten lainnya yang memang kompeten mendapatkan penghargaan tersebut.

Asward menjelaskan, penganugrahan penghargaan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari HAM Sedunia ke 69 tahun 2017 yang di selenggarakan oleh Kementrian Hukum dan HAM.

Setelah Kabupaten Lingga mendapat penghargaan ini, Aswad berharap prestasi ini menjadi pemicu untuk dapat terus memperjuangkan hak-hak mendasar masyarakat kedepannya. Baik itu kepada pemenuhan hak mendasar dan juga hak lainnya yang berkaitan dengan peduli HAM.

“Semoga dengan penghargaan yang kita dapat ini dapat kita pertahankan dan juga kedepan masyarakat Lingga semakin patuh dan taat dengan Undang – Undang ( UU ) dan hukum yang berlaku di Negara ini,” kata Asward. (wsa)

4 Pelantar Nelayan Rusak Parah

0

batampos.co.id – Sejumlah pelantar nelayan di Kecamatan Bintan Pesisir (Binsir) dan Kecamatan Mantang cukup memprihatinkan. Sebagian pelantar kondisinya rusak parah bahkan ada pelantar yang ambruk. Warga dua kecamatan tersebut berharap supaya
pemerintah daerah segera memperbaiki pelantar yang rusak.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan Zulfaefi ketika dihubungi melalui sambungan telepon Minggu (10/12) kemarin membenarkan, beberapa pelantar nelayan sudah tidak layak digunakan. Ia menyebutkan, sebenarnya terdapat sebelas pelantar nelayan di Kecamatan Mantang serta Bintan Pesisir yang menjadi infrastruktur utama bagi nelayan.

Dari sebelas pelantar itu, sambungnya empat pelantar yang kondisinya rusak parah bahkan ada pelantar yang telah ambruk seperti pelantar nelayan di Mantang lama kecamatan mantang. “Benar, warga mengeluhkan ke kami bahwa ada empat plantar yang rusak dan minta agar segera dibangun,” katanya.

Zulfaefi mengatakan, pihaknya akan berupaya mengakomodir keinginan masyarakat ini pada tahun depan. Bila tidak masuk dalam anggaran murni tahun 2018, ia berharap pembangunan pelantar yang rusak dan ambruk di kecamatan mantang dan bintan pesisir bisa diprioritaskan pada anggaran perubahan tahun depan.

Selain hal itu, ia juga mengatakan, warga di pulau tersebut juga mengeluhkan soal infrastruktur listrik karena banyak jaringan instalasi listrik yang sudah usang karena termakan usia. Sehingga, warga berharap ada peremajaan jaringan instalasi listrik di daerah pulau. “Saya berharap perkim bersama pln mampu ke lapangan untuk
memperbaiki jaringan listrik yang rusak,” harapnya. (cr21)