Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12797

Walikota Batam: Selesai Kegiatan, Selesai LPJ

0

batampos.co.id – Walikota Batam, Muhammad Rudi mengingatkan jajarannya untuk segera selesaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan tahun lalu. Pasalnya 2018 ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan mulai turun pada awal tahun.

“Proses pemeriksaan BPK tahun ini sedikit berbeda. Awal Januari sudah masuk. Pertanggungjawaban masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) saya minta segera selesaikan,” kata Rudi dalam apel gabungan di Dataran Engku Putri, Selasa (2/1).

Ia berpesan agar ke depannya seluruh pertanggungjawaban langsung dibuat setelah kegiatan selesai. Tidak ada lagi yang menunda buat laporan sehingga tidak ada yang lupa atau tertinggal.

“Tidak ada lagi nanti uang habis, tapi prosedur dari A sampai Z tidak disiapkan. Begitu selesai kegiatan langsung buat pertanggungjawaban. Jangan menunggu enam bulan lagi baru dibuat sehingga mengarang sesuai mau kita,” pesannya.

Selain itu Rudi juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik Jumat (29/12) lalu agar langsung bekerja. Tidak ada lagi waktu menunggu atau belajar, karena anggaran 2018 pun sudah disahkan akhir tahun lalu.

“Tak ada kata lain lagi. Januari semua sudah harus berjalan. Kalau bisa September Oktober selesai anggaran ini. Kenapa tidak kita dulukan saja, tidak menunggu akhir November baru kita selesaikan,” sebut dia. (rng)

Palestina Sakit, Indonesia Juga Sakit

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun berbicara di Masjid Nur Ilahi Dompak, didampingi Imam besar Masjid Al Aqsa dari Palestina Syeh Ali Umar Yaqub Al-Abbas, Selasa (2/1) usai salat Zuhur.  F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengungkapkan rasa Keprihatinannya terhadap nasib rakyat Palestina yang saat ini sedang di jajah oleh zionis Israel. Menurut Nurdin, Muslim itu ibarat tubuh, sehingga ketika satu bagian ada yang sakit maka bagian lain akan merasakan sakit.

“Ketika Palestina sakit, maka kami di sini juga merasakan sakit juga. Maka dari itu mari kita berdoa agar Palestina segera merdeka dan terbebas dari penjajahan Israel,” Seru Nurdin dihadapan jamaah shalat zuhur di Masjid Nur Ilahi, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (2/1).

Nurdin juga mengatakan jika muslim ibarat bangunan yang satu sama lain tidak saling berlomba-lomba ingin tampil dan menonjol. Melainkan bersama-sama untuk saling menutupi satu sama lain seperti halnya semen, besi, bata, paku, kayu dan sebagainya. Dengan kebersamaan akhirnya jadilah sebuah bangunan yang kokoh dan megah sertabermanfaat.

“Mari kita bersama-sama, bahu-membahu meringankan beban saudara kita di palestina. Sekali lagi kita doakan agar palestina segera merdeka,” katanya.

Apa yang disampaikan Nurdin Basirun ini didengar langsung oleh Imam besar Masjid Al Aqsa dari Palestina Syeh Ali Umar Yaqub Al-Abbas. Pada kesempatan ini Syeh Ali Umar mengatakan jika masyarakat Palestina sedang dalam jajahan Israel dan bahkan untuk masuk ke masjid Al-Aqsa harus izin melalui otoritas Negara Israel.

Dalam ceramahnya Syeh Ali Umar menggunakan Bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh Ustadz Karim Khair dariJakarta. Sehingga apa yang disampaikan Syeh Ali Umar bisalangsung dipahami oleh khalayak.

Disamping memohon dukungan doa, Syeh Ali Umar sebagai salah satu pemimpin Umat muslim Palestina mengharapkan bantuan dari masyarakat Indonesia. Mengingat masyarakat Palestina saat ini benar-benar dalam penguasaan Israel. Masyarakatnya tidak memiliki lapangan pekerjaan dan sulit mendapatkan pasokan makanan. Hal tersebut merupakan strategi pemerintah Israel agar masyarakat Palestina mau tunduk terhadap pemerintahannya.

Dalam ceramahnya Syeh Ali Umar beberapa kali meninggikan ada suaranya untuk menyemangati para jamaah masjid Nur Ilahi Dompak. Diakhir tausiyah Nurdin Basirun bertanya kepada Syeh Ali Umar tentang kondisi Islam di Timur Tengah. Yang mana, menurut Nurdin, kenapa Islam di Timur Tengah tidak bersatu padu, tapi justru saling terlibat dalam eskalasi politik yang sangat rumit. Alhasil sesama islam disana saling serang dan terjadi perang sesama saudara.

Menanggapi pertanyaan Gubernur tersebut, Syeh Ali Umar tidak menyalahkan satu sama lainnya. Dia hanya berharap mereka yang bertikai segera mendapatkan hidayah dari Allah, dan khusus para muslim di Indonesia bisa tetap hidup aman, tentram dan nyaman serta jauh dari pertikaian.

“Islam di Timur Tengah yang perang itu mereka sedang tersesat.Kita doakan saja agar mereka segera mendapatkan hidayah. Dan khusus umat islam di Indonesia agar bisa tetap hidup aman, nyaman dan tentram serta kuat,” kata Syeh Ali Umar.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Syeh Ali Umar Yaqub Al-Abbas.(bni)

Penyerapan Anggaran Mesti 100 Persen

0
Bupati Lingga Alias Wello saat memimpin apel perdana yang diikuti kepala OPD dan ASN, Selasa (2/1). F. Wijaya Satria/Batam Pos.

batampos.co.id – Saat memimpin apel perdana pada 2018 ini, Bupati Lingga Alias Wello menyampaikan sejumlah poin penting kepada seluruh ASN yang hadir termasuk kepada seluruh Kepala OPD dijajaran pemerintahan Kabupaten Lingga. Bupati yang akrab disapa Awe ini memerintahkan seluruh Kepala OPD untuk lebih keras lagi dalam bekerja dan melaksanakan tugas.

“Saling terbuka dan melakukan koordinasi dengan baik,” ujar Alias Wello saat memberikan amanat pada apel perdana tahun ini di halaman Kantor Bupati, Daik Lingga, Selasa (2/1) pagi.
Selain itu, Alias Wello juga memberikan kunci kerja optimal agar dapat mencapai kinerja yang baik yakni, kerja keras, kerja cerdas dan komitmen. Ketiga kunci tersebut, menurut Awe, sangat diperlukan untuk menjalankan amanah yang telah di berikan.
Selain itu dia juga mengkoreksi kerja seluruh OPD pada tahun lalu yakni dalam bidang penyerapan anggaran yang hanya mencapai 90 persen saja. Bahkan, sambung Awe, angka penyerapan 2017 itu masih di bawah 2016 yang penyerapan anggaran tercatat hingga 93 persen.
“Amanah APBD 2018 yang mesti terserap 100. Mungkin sulit untuk mencapainya namun dilihat saja nanti,” kata Alias Wello.
Tidak hanya menuntut penyerapan anggaran hingga 100 persen, Alias Wello juga memberikan gambaran nyata agar penyerapan dapat terlaksana maksimal. Yakni dengan mempercepat pelaksanaan program pembangunan pada seluruh OPD yang ada.
Dia memberikan motifasi agar seluruh Kepala OPD yang ada dapat mengambil  pelajaran dari kesalahan tahuh lalu. Dengan bermodalkan pengalaman tersebut, pada tahun ini seluru OPD agar dapat mempercepat peaksanan program pembangunan. Awe juga mewanti-wanti agar tidak memburu penyelesaian pengerjaan di akhir tahun.
Pada kesempatan itu, Awe meminta agar seluruh ASN yang tidak hadir dan tidak masuk kerja pada hari pertama tersebut agar mendapat sangsi berupa peringatan atau SP1.
Sementara itu, Wakil Bupati Lingga M Nizar turut memimpin apel perdana bagi seluruh ASN di Dabo Singkep. Dalam kesempatan itu, Nizar juga mengambarkan seluruh capaian pada tahun lalu dan mengajak seluruh ASN untuk lebih giat lagi pada tahun ini. (wsa)

Warga Tanjungpinang Hilang Terseret Ombak

0
Penyidik sedang mengumpulkan keterangan dari saksi yang merupakan keluarga korban usai kejadian tenggelamnya warga Tanjungpinang di Pantai Trikora, Selasa (2/1). F. Satpolair Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Seorang warga kilometer 15 Tanjungpinang, Daniel Siahaan,22, tenggelam terseret ombak di Pantai Trikora, Selasa (2/1) sekitar pukul 15.00. Hingga kemarin, tim gabungan dari Basarnas dan Kepolisian masih mencari korban yang memiliki tato di punggung tersebut.

Informasi yang dikumpulkan Batam Pos, siang itu korban bersama belasan anggota keluarganya berlibur ke pantai Trikora. Tiba di pantai, korban bersama beberapa anggota keluarga langsung berenang di pantai namun sejumlah saksi yang merupakan anggota keluarga korban ini telah memperingatkan korban agar tidak berenang ke tengah laut.

“Tiga orang saksi yang merupakan saudara korban telah mengingatkan tapi korban tidak menghiraukan dan tetap berenang melawan arus,” kata Kasatpolair Polres Bintan AKP Norman kepada Batam Pos yang dihubungi sore kemarin.

Selang 10 menit, korban melambaikan tangan. Saat itu, badan dan kepala korban sudah tenggelam. Melihat korban melambai tangan, keluarga korban langsung berenang dan berusaha menolong namun korban sudah menghilang setelah terseret ombak. “Korban menghilang setelah terseret ombak,” katanya.

Ia juga mengatakan, kejadian ini baru diketahui setelah keluarga korban melaporkan kejadian tenggelamnya korban ke masyarakat. Lalu, pihak masyarakat melaporkan ke pihak kepolisian. “kami mengimbau kepada masyarakat yang waktu itu berenang di pantai agar tidak berenang lagi dan kami juga menghubungi pihak sar,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, keluarga korban melaporkan kejadian itu ke warga setempat dan laporan diteruskan ke pihak kepolisian. “kami masih berusaha melakukan pencarian,” katanya.

Terpisah, prakirawan BMKG Tanjungpinang, Ardito mengimbau masyarakat agar tidak berenang karena akan terjadi fenomena supermoon. Fenomena ini mengakibatkan ketinggian air laut khususnya di daerah pesisir timur dan utara pulau Bintan mencapai 2 meter.

“Untuk itu, sebaiknya masyarakat waspada jika air laut sedang pasang, dan ada gelombang tinggi,” imbuhnya. Fenomena ini diprediksi terjadi pada 4 januari dan akhir januari hingga awal februari 2018. (cr21)

Penghapusan UPTD Tunggu Petunjuk Bupati

0
Salah satu UPTD Pendidikan Karimun, yang saat ini sudah di hapuskan oleh Pemerintah Pusat. F.Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Tahun 2018, Pemerintah Pusat bakal menghapus Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan di kabupaten/kota melalui Permendagri no 12 tahun 2017. Tidak terkecuali lima UPTD Pendidikan di Kabupaten Karimun, masing-masing UPTD Pendidikan Karimun-Buru, UPTD Meral-Meral Barat-Tebing, UPTD Kundur-Ungar, UPTD Kundur Barat-Utara-Belat, dan UPTD Moro-Durai.

“Benar untuk 5 UPTD Pendidikan statusnya dihapuskan. Tapi dialihfungsikan menjadi Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan, menurut Permendagri tersebut,” jawab Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, Selasa (2/1).

Namun, saat ini masih tetap beraktivitas sambil menunggu petunjuk dari Bupati Karimun sebagai kepala daerah. Dalam mengambil kebijakan melalui Peraturan Bupati, untuk status UPTD Pendidikan di kecamatan. Artinya, apakah UPTD Pendidikan tersebut langsung dilikuidasi atau peralihannya menunggu waktu beberapa bulan ke depan.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Karimun Anwar Abu Bakar mengatakan, kebijakan dari Pemerintah Pusat yang menghapuskan keberadaan UPTD Pendidikan di Kecamatan sangat disayangkan. Sebab, letak geogratis Kabupaten Karimun terdiri dari pulau-pulau sangat terbantuk adanya UPTD Pendidikan sebagai perpanjangan tangan dari Dinas Pendidikan bagi para guru-guru dalam pengurusan administrasi.

“Nanti segera kita hearing dengan Disdik Karimun, tentang penghapusan UPTD Pendidikan,” katanya.

Terpisah pemerhati Pendidikan Karimun Raja Jurantiaz saat dimintai tanggapannya mengungkapkan, selain Permendagri no12 tahun 2017 sebelumnya didalam PP No 18 Tahun 2016 tersebut diatur secara terperinci sejumlah organisasi perangkat daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Dan di dalam Pasal 5 ayat 2 untuk tingkat kabupaten/ kota jenis perangkat daerah terdiri yang keberadaan UPTD Pendidikan tidak diakomodir.

“Sebenarnya, kebijakan tersebut sudah lama. Sekarang yang kita pertanyakan, bagaimana kebijakan Bupati untuk menyelesaikan UPTD Pendidikan. Bukan, sudah diberlakukan tahun 2018 baru berpikir,” tanyanya.

Sebab, akan berpengaruh terhadap para ASN itu sendiri yang telah di tempatkan disetiap UPTD Pendidikan. Ditambah lagi, alokasi APBD 2018 yang sudah di sahkan oleh Legislatif. Apakah sudah dianggarankan atau belum, kalau sudah berarti tidak bisa dipergunakan harus dilakukan revisi anggaran dalam APBD-P 2018 nanti.

“Mau tidak mau mereka (ASN-red) yang mempunyai jabatan harus segera di carikan posisi sesuai eselonnya,” ucapnya. (tri)

Segera Rombak Kabinet Berdasarkan Kinerja Tahun Lalu

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersalaman dengan Kepala OPD dan ASN saat apel perdana 2018. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Mengawali tahun baru 2018, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun langsung menggelar apel perdana dengan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kepri. Tanpa melakukan inspeksi mendadak, Gubernur Nurdin mengklaim tingkat kehadiran ASN Kepri tembus 99 persen.

“Seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir. Lebih kurang 99 persen tingkat kehadirannya. Ini menunjukan sikap disiplin pegawai sudah semakin baik,” ujar Gubernur

Nurdin, kemarin menjawab pertanyaan media di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang. Ditegaskan Gubernur, awal tahun 2018 ini menjadi spirit baru baginya untuk mewujudkan sesuatu yang lebih baik bagi Provinsi Kepri. Disebutkannya, kinerja 2017 lalu menjadi evaluasi, baik untuk dirinya sendiri maupun Kepala OPD Kepri. Mantan Bupati Karimun tersebut mengungkapkan, tahun ini ada sejumlah Kepala OPD yang akan purna tugasnya.

“Momentum ini kita pergunakan untuk melakukan promosi dan penyegaran. Secara umum, kita puas dengan apa yang sudah dilakukan sejauh ini,” papar Nurdin.

Menurut Gubernur Nurdin, evaluasi kinerja ini, adalah hal yang lumrah untuk percepatan dan penyegaran. Ditegaskannya,  keinginan ini bukan gertak sambal. Karena harus segera dilakukan. Adapun harapannya adalah memproleh sesuatu yang lebih baik lagi.

“Kita ingin menyesuaian dengan istilah the right man on the right place. Ini yang akan kita lakukan dalam waktu dekat,” tegas Nurdin

Lebih lanjut katanya, dalam membuat keputusan nanti, meskipun menjadi hak prerogative dirinya sebagai Kepala Daerah. Akan tetapi dirinya tetap akan berdiskusi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) yang merupakan Ketua Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Bapperjakat) Pemprov Kepri.

Dijelaskannya, para pegawai tersebutlah yang menentukan nasibnya dengan kualitas kerja yang sudah dilakukannya selama ini. Apalagi ada sistem yang ikut menentukan semua itu. Terlepas dari itu semua, Gubernur tetap menyerukan seluruh pegawai untuk bahu membahu dalam memberikan yang terbaik bagi Provinsi Kepri.

“Tak ada titipan dari air bumi udara, apalagi uka uka. Perubahan ini tak jadi momok, akan tetapi menjadi pemicu kinerja,” tutup Gubernur Nurdin.(jpg)

Pelabuhan Masih Dipadati Penumpang

0
Warga Karimun tiba di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, usai menikmati liburan tahun baru di negara tetangga, Selasa (2/1). F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Sebanyak 67.772 penumpang kapal yang masuk ke Karimun, baik melalui pelabuhan domestik maupun internasional selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Sedangkan yang berangkat ke luar Karimun selama Natal dan Tahun Baru tercatat sebanyak 65.138 penumpang.

“Secara umum, arus penumpang yang berangkat maupun datang dari pelabuhan domestik dan internasional berjalan lancar. Selama Natal dan Tahun Baru tercatat 67.772 penumpang kapal yang masuk ke Karimun dan 65.138 yang berangkat ke luar Karimun,” ungkap Kasigamat KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun Syahrinaldi, Selasa (2/1).

Sementara di awal tahun, kata Syahrinaldi, masih terjadi kepadatan penumpang. “Awal tahun 2018, yang masuk ke Karimun sebanyak 5.284 penumpang. Sedangkan ke luar Karimun sebanyak 4.578 penumpang,” beber Syahrinaldi.

Sedangkan, tujuan Malaysia pada Sabtu (31/12) lalu, cukup ramai warga Karimun maupun wistawan mancanegara (wisman) yang berangkat untuk menikmati pergantian tahun. Sementara tujuan Batam juga terjadi peningkatan di hari yang sama.

“Untuk arus balik Natal dan Tahun baru, masih kami berlakukan hingga Senin (8/1). Untuk kondisi cuaca hingga saat ini masih aman untuk berlayar, namun pihaknya tetap terus melakukan koordinasi dengan nahkoda,” ungkapnya.

Pantauan di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, suasana arus baik ke berbagai daerah masih ramai. Tujuan Tanjungpinang, Tanjungsamak, Selatpanjang, Bengkalis Dumai, mendominasi. Selain itu, untuk pelabuhan international terlihat sudah mulai kembali normal seperti hari-hari biasanya. (tri)

Kemkominfo Tambah 49 Titik Internet di Anambas

0
Petugas sedang memasang perangkat di salah satu tower yang ada di SD N 2 Tarempa, Selasa (2/1). F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas mendapatkan bantuan akses internet dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI).

BP3TI merupakan lembaga yang dibentuk oleh Kemkominfo. Bantuan akses Internet tersebut diberikan kepada sejumlah sekolah, puskesmas dan sejumlah kantor desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas, Japrizal, mengatakan untuk menunjang akses internet tersebut, BP3TI sudah mulai memasang tower-tower di setiap sekolah, puskesmas dan kantor desa yang mendapatkan bantuan internet tersebut.

“Totalnya ada 49 titik di Anambas yang dipasang di sekolah-sekolah, puskesmas-puskesmas dan di kantor desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas. Setiap tower memiliki kapasitas 2 mega, jadi totalnya ada 98 mega,” ungkapnya kepada wartawan Selasa (2/1).

Meskipun bantuan tersebut diberikan kepada sekolah, puskesmas dan kantor desa, tapi warga sekitar juga dapat menikmati akses internet tersebut karena ada kuota internet yang dibagikan secara terbuka di sekitar titik tower. “Sekarang ini masih dalam proses pemasangan perangkat tower, mungkin akan aktif pertengahan Januari tahun 2018,” kata Japrizal lagi.

Dengan adanya akses internet ini, maka daerah yang belum ada akses telekomunikasi nantinya dapat komunikasi melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp dan sebagainya. “Kalau akses Internet ini sudah jalan, maka nantinya guru bisa mengakses Data Pokok Pendidikan (Dapodik), siswa juga bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” jelasnya.

Japrizal menjelaskan, bantuan akses internet tersebut merupakan usulan pemerintah daerah pada tahun 2017 silam. Usulan yang disampaikan untuk seluruh sekolah yang ada di Anambas. Namun yang disetujui hanya 49 titik saja. Sehingga ada sejumlah sekolah yang belum mendapatkan bantuan internet tersebut. “Ada sekolah yang belum dapat bantuan. Tapi akan kami upayakan tahun 2018 ini semuanya bisa ter-cover,” janjinya. (sya)

Turis Singapura masih Dominasi Kunjungan Wisata Batam

0
Sejumlah turis Singapura berjalan di jembatan penyebrangan Pelabuhan Internasional Batamcenter saat berliburan ke Batam, Selasa (26/12/2017). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pergerakan jumlah turis berlibur ke Kepri selama bulan November 2017 trennya cenderung naik 3,92 persen mencapai 168.113 kunjungan. Bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya 161.770 kunjungan. Turis yang berkunjung ke Kepri ini masih didominasi warga Singapura.

“Jika dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, kunjungan wisman November 2017 naik sebesar 18,35 persen,” kata Panusunan Siregar, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Selasa (2/12).

Menurut dia, dari 168.113 kunjungan wisata mancanegara yang datang ke Kepri selama Oktober 2017 ini, diantaranya dilakukan oleh turis asal Singapura sebesar 49,91 persen, Malaysia 12,16 persen, Tiongkok 7,92 prsen, India 4,32 persen dan Korea Selatan 3,2 persen disusul Philipina 2,7 persen.

“Paling banyak itu dari Singapura 49,91 persen atau 89.691 kunjungan,” kata Panusunan.

Ia mengungkapkan secara kumulatif jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai 1.815.978 kunjungan atau naik 6,29 persen dari Januari hingga November 2017. Angka tersebut juga mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1.708.500 kunjungan.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Kepri selama November 2017 mencapai rata-rata 58,35 persen atau naik 4,85 poin dibandingkan dengan TPK Oktober 2017 yang tercatat sebesar 53,5 persen. Rata-rata lama menginap tamu asing pada hotel berbintang 1,91 hari.

“Atau turun 0,26 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Oktober 2017,” ucap dia.

Selama November 2017 jumlah kunjungan turis yang masuk ke Kepri melalui empat pintu masuk. Batam masih menjadi pintu masuk penyumbang terbesar yakni120.108 kunjungan atau 72,3 persen, disusul Bintan 32.119 kunjungan (17,8 persen) dan Tanjungpinang sebanyak 10.574 kunjungan atau 5,6 persen.

“Terakhir Karimun 6.311 kunjungan atau 4,1 persen,” jelasnya. (rng)

Banyak ASN Belum Salurkan Zakat

0

batampos.co.id – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karimun Atan AS mengatakan, hingga tahun 2017 lalu masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun yang belum menyalurkan zakatnya ke Baznas Kabupaten Karimun. Dari sekitar 4.000 ASN di Kabupaten Karimun, hanya di bawah 1.000 ASN yang membayar zakat ke Baznas Kabupaten Karimun.

“Masih rendah ASN yang bayar zakat ke Baznas Karimun, bila dibandingkan dengan instansi vertikal yang setiap triwulan menyetorkan zakat profesinya ke Baznas Karimun,” jelas Atan AS, kemarin (2/1).

Yang wajib untuk mengeluarkan zakat profesi adalah karyawan yang berpenghasilan di atas Rp 3,5 juta per bulan. Zakat yang dikenakan adalah 2,5 persen dari gaji.

“Kalau dilihat di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih sangat kecil yang membayar zakat profesi. Sesuai dengan instruksi Presiden yang mengimbau kepada masyarakat agar membayar zakatnya ke Baznas. Termasuk para ASN di lingkungan Pemkab Karimun, tergantung ketegasan Bupati Karimun. Apakah bisa melalui peraturan bupati atau yang lain, seperti daerah diluar Kabupaten Karimun,” tuturnya.

Apabila ASN yang menyalurkan zakat profesinya ke Baznas Kabupaten Karimun meningkat, maka dana bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu Baznas Kabupaten Karimun pada tahun 2017 lalu sudah berhasil menghimpun dana umat dan menyalurkannya kepada masyarakat kurang mampu lebih dari Rp 2,3 miliar. (tri)