Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 12872

Berkas PAN di KPU Lengkap

0
Ketua DPD PAN Kab Karimun Anwar Abu Bakar ketika menyerahkan berkas ke KPU Karimun. F. Dok PAN untuk Batam Pos.

batampos.co.id – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Karimun telah mengembalikan berkas verifikasi partai ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun, Minggu (15/10) lalu. KPU Karimun menyatakan berkas yang diserahkan PAN lengkap, sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.

“Ini sebagai salah satu syarat Parpol yang wajib kami ikuti. Mulai tingkat pusat hingga daerah, harus sesuai dengan data yang ada di KPU. Dan sudah dinyatakan lengkap berkas yang kita masukkan,” kata Ketua DPD PAN Kabupaten Karimun, Anwar Abu Bakar, Senin (16/10).

Salah satu syarat verifikasi Parpol adalah pengumpulan e-KTP dan KTA yang sesuai dengan data di KPU. Data tersebut harus sinkron dengan parpol bersangkutan di dalam Sipol (System Informasi Politik) yang ada di KPU. Sehingga tahap awal verifikasi parpol di daerah sudah selesai. Sedangkan proses penjaringan bakal calon (balon) anggota legislatif untuk Pemilu 2019 mendatang sudah ada yang masuk.

Balon yang diusung oleh partai PAN tidak semuanya dari kader atau pengurus PAN, namun bisa dari masyarakat umum. Siapa pun boleh ikut serta dalam Pemilu Legislatif nanti. Sedangkan target keterwakilan di DPRD Kabupaten Karimun nanti yaitu lima kursi dan DPRD Provinsi Kepri satu kursi. Untuk DPRD Karimun akan diraih melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Karimun satu kursi, Dapil Meral-Tebing-Meral Barat satu kursi, Dapil Kundur-Kundur Barat-Kundur Utara-Belat-Ungar dua kursi dan Dapil Moro-Durai satu kursi.

“Target kami lima kursi untuk di DPRD Kabupaten Karimun, kemudian satu kursi di DPRD Provinsi Kepri. Sedangkan untuk Pusat masih dalam tahap pembahasan, termasuk keterwakilan perempuan harus ada 30 persen,” tuturnya.

Untuk mencapai target, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Bagaimana proses pencalonan wakil rakyat, salah satunya verifikasi Parpol ke KPU. Dengan demikian DPD PAN kabupaten Karimun benar-benar siap menyukseskan Pemilu serentak di tahun 2019 mendatang.

“Intinya, kita mengajak masyarakat untuk berpolitik secara sehat. Memberikan kebebasan untuk memilih wakil rakyat, melalui Parpol PAN yang saat ini masih dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara pantauan di KPU Karimun, parpol besar sudah melakukan penyerahan verifikasi termasuk parpol baru. Ada pula beberapa parpol yang ada keterwakilan di DPRD Karimun maupun pusat yang belum menyerahkan berkas verifikasi parpol hingga batas waktu pukul 24.00 WIB, kemarin (16/10) sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh KPU Pusat.(tri)

Bupati Lantik Forum Anak Kabupaten

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq foto bersama dengan Forum Anak Kabupaten Karimun. F Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq mengukuhkan 47 pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di kabupaten Karimun dalam wadah Forum Anak Kabupaten (Forakka) periode 2017 – 2019. Pengukuhan yang dilakukan Senin (16/3), Bupati mengatakan keberadaan Forakka sangat dibutuhkan saat ini, untuk memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk berorganisasi.

“Anak-anakku sekalian, manfaatkan Forakka untuk berkreasi dan berkreativitas. Ingat, masa depan ditentukan mulai sekarang. Sebagai generasi penerus harus mampu mandiri, mengingat tantangan masa depan cukup berat,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemenuhan dan Perlindungan Hak Kanak Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (KB), Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Perlindungan Anak (PA) Khairita mengatakan, pengukuhan Forakka juga bagian dari peringatan Hari Anak Nasional (HAN) walaupun sudah berlalu. Karena peringatan HAN di kabupaten/kota dapat disesuaikan dengan kebijakan daerah. Kebetulan di Karimun pelaksanaannya jadi bagian dalam peringatan hari jadi ke-18 Kabupaten Karimun.

“Peranan keluarga sangat penting untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak. Sehingga bisa memantau langsung pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh,” jelasnya.

Lanjut Khairita lagi, apabila ada kasus maupun masalah terhadap anak, bisa menghubungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Karimun melalui media online, dengan menggunakan smartphone melalui aplikasi media sosial seperti whatsApp, FB maupun telepon untuk pengaduan anak mulai usia 0 hingga 18 tahun. Metode pengaduan tersebut disebut Cetar (cepat, tanggap terhadap reaksi apapun terhadap anak)

P2TP2A ini mitra kerja dalam perlindungan anak. Semua orang bisa memanfaatkan metode pengaduan tersebut, agar bisa mencarikan solusi terhadap anak yang bermasalah,” ungkapnya.

Namun demikian, paling penting adalah peranan keluarga dalam memantau pertumbuhan anak. Sehingga ketika ada sesuatu yang tidak lazim terhadap anak bisa diketahui secepatnya, agar bisa diketahui akar permasalahan terhadap anak itu.Pelantikan Forakka diisi dengan berbagai aktraksi yang ditampilkan oleh para pelajar. (tri)

 

 

46 Tahun Berbakti, BP Batam Dipimpin 8 Kepala

0
Gambar sejumlah pejabat yang pernah menjabat dan masih menjabat kepala BP Batam, Senin (16/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pada tahun 1970-an Pulau Batam mulai dikembangkan sebagai basis logistik dan operasional untuk industri minyak dan gas bumi oleh Pertamina.

berdasarkan Kepres No. 41 tahun 1973, pembangunan Batam dipercayakan kepada lembaga pemerintah yang bernama Otorita Pengembangan Industri Pulau Batam atau dikenal sebagai Otorita Batam (OB), sekarang dikenal dengan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

Dalam rangka melaksanakan visi dan misi untuk mengembangkan Batam, maka dibangun berbagai insfrastruktur modern yang berstandar internasional serta berbagai fasilitas lainnya, sehingga diharapkan mampu bersaing dengan kawasan serupa di Asia Pasifik.

Berikut sosok yang pernah ikut mengembangkan Pulau Batam.

  • Ibnu Sutowo (1971 – 1976)
  • J.B. Sumarlin (1976 – 1978)
  • B.J. Habibie (1978 – Maret 1998)
  • J.E. Habibie (Maret 1998 – Juli 1998)
  • Ismeth Abdullah (Juli 1998 – April 2005)
  • Mustofa Widjaja (April 2005 – Mei 2016)
  • Hatanto ReksoDipoetro (Mei 2016 – Oktober 2017)
  • Lukita D Tuwo (akan dilantik 16 Oktober 2017 – )

Pulau Batam adalah salah satu pulau dalam gugusan Kepulauan Riau.

Pulau Batam merupakan sebuah pulau di antara 329 pulau yang terletak antara Selat Malaka dan Singapura.

Hanya ada satu literatur yang menyebut nama Batam, yaitu Traktat London yang mengatur pembagian wilayah kekuasaan antara Belanda dan Inggris.

Namun, menurut para pesiar dari China, pulau ini sudah dihuni sejak 231 M ketika Singapura masih disebut Pulau Ujung. (*)

Gedung Bhayangkara Fisabilillah Diresmikan

0
Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian bersama ibu Kapolda menggunting pita peresmian gedung Bhayangkara Fisabililah SPN Polda Kepri di Tanjungbatu Senin 16/10 kemarin. F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian meresmikan pemakaian gedung Bhayangkara Fisabilillah Sekolah Polisi Negara (SPN) Tanjungbatu, Senin (16/10) kemarin. Saat peresmian, Kapolda didampingi Kadis Kominfo Pemprov Kepri Guntur Sakti mewakili Gubernur Kepri.

Bangunan yang diresmikan terdiri 10 kelas dan satu ruangan dosen. Bangunan ini merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Kepri. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penekanan tombol sirene diiringi pelepasan balon, pelepasan burung merpati.

Dalam sambutanya Irjen Pol Sam Budigusdian menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Kepri, dan kabupaten Karimun atas hibah gedung ruang kelas. Termasuk pengaspalan jalan. Dukungan ini bentuk dari komitmen pemerintah Provinsi Kepri dan Karimun untuk kemajuan sekolah polisi negara (SPN) Polda Kepri di Tanjungbatu. Hibah gedung untuk melengkapi fasilitas proses pembentukan bintara polri di SPN Tanjungbatu. Saat ini terdapat 227 siswa yang sedang belajar.

“Alhamdulillah kuota terus bertambah, jika pada angkatan pertama sebanyak 200 siswa, angkatan ke dua 227 dan tahun depan sebanyak 300 siswa. Dalam hal ini membutuhkan persiapan dan diminta seluruh polres masing-masing daerah untuk mempersiapkan diri bagi remaja putra dan putrid yang berminat menjadi binta polri,” tegas Kapolda.

Ditambahkan fasilitas yang akan dibangun pada tahun depan untuk melengkapi fasilitas SPN yakni pembangunan barak dan dapur. Pembangunan gedung bhayangkara fisabililah dianggarkan APBD Provinsi Kepri sebesar Rp3,39 miliar, dan dikerjakan PT. Paku Bangun Jaya slaku kontraktor lokal.

Kapolda juga meninjau setiap ruangan gedung tersebut sepertinya cukup puas melihat dengan kualitas bangunanya. Selain itu juga bantuan kursi lipat dari BRI, dan 22 set air condition (AC) dari Hendi seorang pengusaha. (ims)

KTA Jadi Syarat Krusial

0

batampos.co.id – Pendaftaran partai politik sebagai peserta pemilu, ditutup pada pukul 00.00 WIB Senin (16/10) kemarin. Namun penyerahan berkas kepada KPU Tanjungpinang hingga Senin sore kemarin, masih menyisakan lima partai yang belum terdaftar.

Lima partai, diketahui belum menyerahkan berkas kepada KPU Tanjungpinang yakni Partai Indonesia Kerja, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Swara Rakyat Indonesia dan Partai Bulan Bintang. “Beberapa partai memang menyerahkan berkas di sore terakhir ini, Masih di jam kerja. Tapi memang kami tunggu sampai tengah malam nanti,” tutur Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria, Senin (16/10) di kantornya kemarin.

Sementara parpol yang telah diterima berkasnya oleh KPU Tanjungpinang, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Demokrat, PAN, PKS, Perindo, PSI, PPP, Gerindra, Nasdem, Hanura, Partai Berkarya, Partai Idaman, dan Partai Garuda.

Pada batas akhir waktu pendaftaran, setiap parpol diharapkan telah melengkapi seluruh persyaratan. Terutama jumlah Kartu Tanda Anggota (KTA) masing-masing parpol, minimal 207 KTA. “Jadi yang mendaftar hingga akhir nanti, kami terima seluruhnya. Kecuali mereka yang tak memenuhi syarat minimal jumlah KTA,” terang pria berkacamata ini.

Konsekuensi gugur, lajut Robby, berlaku seketika jumlah KTA tak terpenuhi. Hal ini mengacu pada Undang Undang Pemilu No 7 tahun 2017. Yang membunyikan syaratnya yakni, kartu tanda anggota harus 1:1000 jumlah penduduk di wilayah setempat.

Sementara itu, Robby memaparkan, proses lanjutan langsung berjalan hari (17/10) ini sampai dengan 15 November mendatang. Yang merupakan tahapan penelitian administrasi oleh KPU Tanjungpinang. Selanjutnya, penyampaian hasil penelitian administrasi dilanjutkan pada 16-17 November. Kemudian 18 November sampai dengan 1 Desember merupakan perbaikan administrasi oleh parpol.

Selanjutnya, KPU kembali melakukan penelitian administrasi hasil perbaikan pada 2-11 Desember. Lalu hasilnya disampaikan kepada KPU pada 12-15 Desember. (aya)

 

Keluarga Desak Polisi Ungkap Kematian Pratiwi

0

batampos.co.id – Keluarga korban Yuliana Pratiwi,27, yang ditemukan tewas di dalam septic tank, belakang Komplek Ruko Sei Datuk, Kijang, mendesak polisi agar kasus tersebut bisa diungkap.

“Sudah 10 bulan kasusnya berjalan, tapi sampai sekarang tak juga bisa diungkap apa motif kematian adik kami itu (Pratiwi, red). Kan kami ingin mengetahui penyebab kematiannya,” ungkap kakak kedua, Pratiwi, Fenty Herawati, 42, Senin (16/10).

Menurut Fenty, sejak dilakukannya pembongkaran makam Adiknya, Tiwi, 14 Januari lalu sejak itulah tidak ada komunikasi keluarganya dengan pihak kepolisian membahas kasus adiknya yang ditemukan tewas 6 Januari 2017 lalu.

“Terakhir komunikasi sama polisi saat makam adik kami dibongkar. Setelah itu, tidak ada lagi sampai hari ini. Saya dan keluarga juga pengen tahu apa yang membuat adik kami itu bisa meninggal, serta siapa pelakunya,” tegas Fenty.

Untuk itu, ia berharap agar pihak kepolisian bisa segera mengungkap kematian adik tercintanya itu. “Kami sangat menginginkan sekali polisi bisa bertindak cepat untuk mengungkap kasus ini. Kalau dibunuh ya bilang di bunuh, jangan kami dibiarkan penasaran menunggu atas ketidakpastian penyebab kematian adik kami itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto, mengaku pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kasus ini masih didalami oleh tim reskrim. Kita tunggu saja nanti hasilnya,” ujar Guntur.

Terkait dugaan kematian Pratiwi, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada unsur pembunuhan atau tidak, sebab pendalaman kasus masih dilakukan hingga saat ini.

“Terakhir kita sudah menerima hasil autopsi dari Polda Kepri. Ini yang masih didalami oleh tim kita. Mudah-mudahan kasus ini bisa secepatnya diungkap,” imbuhnya. (cr20)

Empat Tugas Berat Menanti Lukita Dinarsyah

0

batampos.co.id – Seluruh unsur pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam diganti. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi terbatas Dewan Kawasan (DK) Batam di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (16/10) malam.

Para pimpinan baru BP Batam ini rencananya akan dilantik pada Kamis (19/10).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan ada empat tugas berat yang menanti pimpinan baru BP Batam tersebut.

  • segera mengakhiri ketidakharmonisan antara BP Batam dan Pemko Batam,
  • kemudian mendorong investasi dan perkembangan ekonomi Batam,
  • mewujudkan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam.
  • memperbaiki organisasi sehingga lebih efektif. Dengan harapan, percepatan ekonomi di Batam bisa diwujudkan.

“Ini kan masa transisi saja ini. Melakukan perubahan-perubahan untuk membentuk KEK Batam,” tegas Darmin menjawab pertanyaan Batam Pos, usai rapat.

Lukita D Tuwo

Darmin menyebutkan, Dewan Kawasan menunjuk Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Kepala BP Batam.

Ia akan dibantu lima anggota atau deputi. Yakni

  • Deputi I Purwiyanto,
  • Deputi II Yusmar Anggadinata,
  • Deputi III Dwianto Eko Winaryo,
  • Deputi IV Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto,
  • Deputi V Bambang Purwanto.

Dua deputi terakhir merupakan anggota TNI dan Polri aktif.

Darmin mengungkapkan, alasan penggantian Kepala BP Batam karena melihat kerja sama atau komunikasi Kepala BP Batam sebelumnya dengan Pemerintah Kota Batam, masyarakat, organisasi, dan investor tidak berjalan dengan baik. Kemudian kinerja ekonomi Batam tidak baik.

Menurut Darmin, reorganisasi dan penggantian Kepala BP Batam telah melalui evaluasi sebelumnya.

“Kami tadi (dalam rapat terbatas) sudah memaparkan seperti apa evaluasinya. Nantilah pada waktu pelantikan kita jelaskan,” kata Darmin, tadi malam.

Lebih lanjut, Darmin mengatakan tidak ada fit and proper test yang berliku-liku dalam pemilihan kepala baru BP Batam dan lima deputinya. Fit dan proper test langsung saja dilakukan dalam rapat terbatas.

Fit dan proper test itu ya kami bahas dalam rapat aja tadi. Lah saya ini memang sudah mengecek dan ini kita sudah bicarakan dalam rapat jadi seperti yang lalu juga itu kita putuskan dalam rapat,” jelas Darmin.

Selain mengganti nama-nama pimpinan BP Batam, DK Batam juga merombak formasi pimpinan BP Batam. Yakni posisi wakil kepala BP Batam tidak ada lagi. Juga, ada perubahan tugas dan fungsi pada tiga deputi.

“Anggota 5 tetap ada. Hanya Wakil Kepala yang tidak ada,” ujar Lukita kepada Batam Pos usai rapat di Ruang Mahakam tadi malam.

Lukita enggan berkomentar banyak, tadi malam. Alasannya, ia belum dilantik sebagai kepala BP Batam. Namun intinya, kata dia, ia dan lima anggotanya akan bekerja memperbaiki perekonomian Batam.

Sementara Wali Kota Batam yang juga anggota Dewan Kawasan (DK) Batam, Muhammad Rudi, mengatakan nama-nama pimpinan baru BP Batam yang diplenokan tadi malam sudah sah.

“Tinggal dilantik. Rencananya hari Kamis (19/10).”

Setelah dilantik, kata Rudi, pimpinan baru BP Batam ini diminta menyiapkan peralihan status Batam dari kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Masa transisi itu dua tahun,” katanya.

Ia mengatakan, segala sesuatu yang menyangkut urusan perubahan status tersebut masih akan dibahas lebih lanjut. Termasuk soal pembagian wilayah dan kewenangan antara BP Batam dan Pemko Batam.

Rudi mengaku puas dengan perombakan pimpinan BP Batam ini. Menurut dia, figur para pimpinan baru BP Batam ini memiliki karakter yang terbuka dan komunikatif. Hal ini, kata dia, berbeda dengan pimpinan BP Batam saat ini yang dinilai tertutup.

“Ini keinginan semua pihak. Sesuai harapan Presiden. Mudah-mudahan Batam lebih baik,” kata Rudi.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap pimpinan BP Batam yang baru bisa menjalin komunikasi yang lebih baik dengan semua pemangku kepentingan di Batam.

“Kalau komunikasi baik, semua masalah bisa diselesaikan. Tujuannya, kita semua berharap Batam bisa lebih baik,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kepri yang juga anggota DK Batam, Jumaga Nadeak. Dia optimistis keenam pimpinan baru BP Batam akan bekerja lebih baik dari pimpinan sebelumnya.

“Karena Pak Lukita itu ketua tim teknis (Dewan Kawasan Batam). Selama ini beliau sduah menerima masukan dan keluhan semua pihak soal Batam. Ibaratnya sudah tahu seluruh penyakit di Batam ini,” kata Jumaga saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (16/10).

Ia mengatakan Lukita paham betul dengan semua permasalahan di Batam. Penyebab lambatnya ekonomi Batam ini sudah diketahui oleh Lukita. Jadi menurut Jumaga, Lukita tak lagi canggung saat diminta menakhodai BP Batam.

Dalam rapat tadi malam, Lukita Cs diberi waktu maksimal dua tahun untuk memperbaiki perekonomian Batam. Mereke diberi target EBM 27. Yakni pertumbuhan ekonomi Batam naik dari 2 persen menjadi 7 persen dalam kurun waktu dua tahun.

Permasalahan dualisme juga diminta segera diselesaikan oleh Lukita Cs.

“Nantinya khusus untuk investor dan KEK lahannya dikelola BP Batam. Sedangkan permukiman dikelola Pemko Batam,” ungkapnya.

Pembagian kewenangan dan wilayah kerja ini nantinya akan disahkan dalam nota kesepahaman atau MoU antara BP Batam dan Pemko Batam, dalam waktu dekat ini. (uma/ska/leo)

 

Pariwisata Jadi Sajian Utama di Ajang Regional Investment Forum 2017

0

Investasi di sektor pariwisata Indonesia terus digenjot guna menarik minat investor dalam dan luar negeri. Peluang investasi di sektor pariwisata pun menjadi sajian utama dalam ajang Regional Investment Forum (RIF) yang berlangsung hari ini, Senin (16/10) di Padang, Sumatera Barat. Bahwa sektor pariwisata Indonesia memiliki banyak keunggulan mulai dari produk, promosi, serta harga yang bersaing.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Kepala BKPM Tom Lembong dan Menteri Pariwisata Arief Yahya, yang hadir dalam RIF 2017, semuanya kompak memaparkan dan mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di sektor pariwista. Sektor yang telah ditetapkan menjadi unggulan oleh Presiden Joko Widodo.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam sambutan awalnya menyatakan bangga sekaligus mengucapkan rasa terima kasihnya karena dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaran RIF kali ini. Hal ini dikatakanya menjadi kesempatan besar untuk dapat memaparkan dan memberikan informasi peluang-peluang investasi di Sumatera Barat. Khususnya di sektor pariwisata.

“Padang siap terhadap investor. Siap memfasilitasi dan memberikan keamanan terhadap investor. Kita paham bahwa keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam investasi,” ujar Irwan Prayitno.

Di ajang RIF yang akan berlangsung hingga 17 Oktober esok, ada dua kawasan terpadu yang akan dipromosikan Sumatera Barat. Yakni Mandeh dan juga Gunung Padang.”Sumatera Barat sangat terbuka bagi bisnis dan investasi,” ujar Irwan Prayitno.

Kepala BKPM Tom Lembong mengatakan penyelenggaraan RIF kali ini, setelah sebelumnya digelar di Manado, menjadi momen yang sangat penting karena saat ini investaai di sektor pariwisata benar-benar sedang berkembang.

Kerja keras Presiden, Menteri Pariwisata serta seluruh kabinet sudah mulai terasa. Kebijakan-kebijakan yang diambil, seperti bebas visa menunjukkan keberpihakan pemerintah pada sektor pariwisata yang tinggi.

“Indeks pariwisata melonjak luar biasa. Investasinya juga meningkat walau masih terbilang kecil,” kata Tom Lembong. Indonesia dengan program 10 Bali Baru dikatakannya sangat “seksi” bagi investor.

Karena didalamnya tidak hanya pengembangan destinaai wisata, tapi juga infrastruktur. Dimana Indonesia juga menjadi anggota bersama 70 negara lain dalam konsep One Belt One Road dalam peningkatan pembangunan infrastruktur, mendukung konektivitas dan integrasi perekonomian di kawasan.

Pengembangan sektor pariwisata termasuk investasi di dalamnya dikatakan Tom Lembong sangat penting untuk dikejar. Salah satu faktornya adalah perkembangan atau meningkatnya kelas menengah di sejumlah negara Asia Pasifik seperti India dan Cina. Hal ini membuat perkembangan digital lifestyle di dunia berkembang masif. “Sekarang adalah eranya lifestyle dan kebutuhan akan pariwisata pun semakin nyata,” ujar Lembong.

Ia pun percaya di tangan Menpar Arief Yahya, perkembangan digital dan pariwisata akan berjalan baik.”Menpar kita ini juga mantan dirut PT Telkom. Jadi digital dan pariwisata akan terpadu dengan baik oleh dia,” tambah Lembong.

Menteri Pariwisata Arief Yahya di hadapan 114 investor mancanegara dan kepala daerah mengatakan, penting bagi daerah untuk dapat memilih sektor pariwisata dalam pengembangan. Hal ini lantaran pemimpin tertinggi negeri ini, Presiden Joko Widodo telah menetapkan pariwisata sebagai salah satu leading sector perekonomian nasional.

“Rugi kalau kita nggak pilih pariwisata karena pariwisata sudah ditetapkan sebagi yang utama. Sebagai leading sector,” ujar Menpar Arief Yahya.

Bahkan di tahun 2018 Presiden Joko Widodo juga menetapkan sektor unggulan. Pariwisata berada di unggulan nomor dua, dibawah pertanian dan di atas perikanan.

“Jadi saya sangat bersyukur Presiden sangat berkomitmen perkembangan pariwisata. Dimana seluruh kementerian/lembaga harus mendukung,” ujarnya.

Selain itu, berdasarkan data, marketing performance pariwisata Indonesia juga menunjukkan angka yang tinggi. Bahwa Indonesia masuk Top 20 The Fastest Growing Travel Destination in the World tahun 2017.

Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia juga yang tertinggi di regional dan global. Pertumbuhan pariwisata Indonesia mencapai 25 persen, empat kali lebih besar di regional dan global serta lima kali lebih besar dibanding negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

Jadi secara keseluruhan marketing pariwisata Indonesia baik dan secara produk juga baik. Video Wonderful Indonesia ditetapkan sebagai yang terbaik oleh UNWTO. Indonesia juga ditetapkan sebagai Destination of the Year mengalahkan Thailand dalam sebuah penghargaan beberapa waktu lalu.

“Price competitiveness kita juga baik. Jadi pariwisata kita adalah The Best Product, The Best Promote dan The Best Price,” ujar Menpar Arief Yahya. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak berinvestasi di Indonesia.(*)

 

Polisi Cari Pemilik Motor yang Digantung Warga

0
Warga menggantung motor orang yang kepergok akan mencuri di sebuah bengkel. F.Osias/Batam Pos.

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan sepeda motor Astrea Grand yang di gantung warga Jalan Arjuna, RT 11, RW 01, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, yang hendak melakukan pencurian beberapa hari yang lalu.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiraseno, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui siapa pemilik dari kendaraan yang di gantung warga tersebut.

“Masih kami lakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pemilik motor itu,” ujarnya, Senin (16/10).

Dikatakan Dwihatmoko, nomor mesin dan rangka di motor tersebut tidak terdaftar. Sehingga agak sukar untuk mengetahui siapa pemiliknya.

“Data dari nomor mesin dan rangka tidak terdaftar,” katanya.

Sementara itu, saat ditanya sempat viralnya foto orang yang diduga pemilik motor tersebut di media sosial Facebook. Dwihatmoko menyebutkan, bahwa semua informasi yang masuk itu saat ini ditampung pihaknya.

“Semua informasi kami tampung. Inikan masih penyelidikan,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, warga Jalan Arjuna, RT 11, RW 01, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, menggantung motor Astrea Grand warna biru di gapura yang ada dikawasan tersebut, Kamis (12/10) pagi.

Hal itu dilakukan karena pemilik motor yang diketahui hendak melakukan pencurian melarikan diri meski sempat bonyok dihajar warga.

Digantungnya motor tersebut berawal dari terpergoknya aksi pencurian yang hendak dilakukan pemilik motor tersebut oleh pria yang bernama Ucok, yang merupakan pemilik bengkel yang hendak disatroninya. Pemilik bengkel yang memang sudah mengintai pun langsung menangkap pelaku.

Pelaku sempat dihadiahi bogem mentah oleh pemilik bengkel dan warga sekitar. Namun, berhasil kabur meski dalam kondisi babak belur.(ias)

Keagungan Gunung Ijen dalam Banyuwangi Ethno Carnival 2017

0

Banyuwangi kembali menggelar parade karnaval berskala internasional bertajuk Banyuwangi Ethno Carnival (BEC). Bagi yang penasaran, silakan langkahkan kaki ke Jalan Veteran, Banyuwangi, 11 November 2017.

Acaranya dijamin paten. Keseruannya banyak. Maklum, BEC termasuk salah satu dari rangkaian acara Banyuwangi Festival yang digelar sejak 30 Januari sampai 5 Desember mendatang. Dengan mengangkat tema Majestic Ijen, BEC akan mempertontonkan keagungan Gunung Ijen. Selain itu, ada juga show potensi wisata di Banyuwangi lewat peragaan kostum bertema penambang belerang, blue fire, dan Ijen.

“Kawah Ijen sudah mendunia, temanya mendunia. Jadi budaya lokal untuk dilihat dunia. Format karnaval memang paling efektif untuk memamerkan budaya suatu daerah dam kami terus konsisten mengeksplorasi budaya kami. Banyuwangi Ethno Carnival pun kami gelar dengan tema khusus tiap tahunnya karena budaya lokal kami memang sangat kaya,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (16/10).

Dalam BEC nanti, seluruh pengalaman unik festival busana akan ditampilkan. Utamanya kostum-kostum etnik tradisional kontemporer.

Parade akan diawali oleh ratusan penari Gandrung. Inilah tarian pembuka yang sudah rutin digelar di berbagai even seni dan budaya Banyuwangi.

Setelah itu, ada barisan Banyuwangi Etho Carnival Kids dengan kostum yang menggambarkan Alas Purwo.

“Banyuwangi Ethno Carnival tahun ini diikuti 160 peserta. Dan seluruh peserta akan berlenggak lenggok menggunakan kostum karnaval mulai dari Taman Blambangan hingga Kantor Bupati Banyuwangi melewati jalan-jalan protokol Kota Banyuwangi sepanjang 2,2 kilometer,” lanjutnya.

Pesertanya pun tidak hanya lokal saja. Sekitar 40 wisatawan mancanegara juga akan turut serta mengikuti parade busana ini. Turis asing yang ikut memeriahkan acara berasal dari Rusia, Belarusia, Amerika Serikat, Perancis, dan Italia. Mereka berpakaian layaknya penari Gandrung dan ikut berjalan menyapa masyarakat Banyuwangi.

Anas menambahkan, pihaknya memang menjadikan pariwisata event (event tourism) sebagai salah satu sarana pemasaran wisata. “Event tourism berguna untuk memperpanjang siklus destinasi agar semakin panjang waktu tinggal wisatawan. Misalnya, selain berwisata ke Pantai Pulau Merah, wisatawan bisa melihat Banyuwangi Ethno Carnival. Atau setelah ke Teluk Hijau, bisa nonton jazz pantai malam harinya,” ujar Anas.

Bagi Menpar Arief Yahya, BEC 2017 ini merupakan salah satu kekayaan parade karnaval yang dimiliki Indonesia. BEC bisa menjadi jembatan antara kesenian tradisional dengan modern agar lebih diterima di panggung internasional.

“Kreasi kostum karnaval Indonesia memang bagus-bagus. Dari Jember Carnaval, Banyuwangi Ethno Carnaval, Malang Carnival, Batik Solo Carnaval, nama-namanya sudah mendunia. Jadi persiapannya harus sungguh-sungguh. Tinggal mengemasnya saja, fasilitasnya harus berstandar dunia, tidak lagi terkotak-kotak oleh birokrasi yang sempit,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)