Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 13162

Pembangunan Sentra Pengolahan Kelapa Sudah Berjalan

0
 M Rahmayadi. F. Wijaya/Batam Pos.

batampos.co.id – Kabid Perindustrian Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Lingga, M Rahmayadi menjelaskan, program Industri Kecil Menengah (IKM) sentra pengolahan kelapa di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan sudah berjalan pada tahap pembangunan fisik.

“Tahap awal dibanguan tiga bangunan fisik untuk kantor, UPT dan pembangunan gudang produksi. Semua sedang berjalan,” ujar Rahmayadi ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/8) pagi.

Pada pembangunan tahap awal di tahun ini, anggaran dana bersumbur dari pusat yang akan digunakan sebesar Rp 4,8 miliar. Dana tersebut digunakan selain untuk pembangunan fisik juga sebagai biaya konsultan dan sebagainya.

Sedangkan untuk pengolahan sabut ditargetkan akan beroperasi pada tahun depan setelah dilakukan pengadaan alat pengolahan sabut. Sehingga seluruh unsur dari kelapa dapat digunakan dan dimanfaatkan yang berujung pada peningkatan PAD Kabupaten Lingga.

“Seluruh manfaat kelapa nantinya akan dieksplor. Dari air kelapa dibuat menjadi jelly, daging nya untuk santan kemasan, sabut dibuat menjadi coco pit dan lainnya,” kata Rahmayadi.

Pembangunan IKM centra pengolahan kelapa dengan menggunkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat ini dimaksudkan supaya dapat memanfaatkan potensi yang ada di Pulau Singkep yang memiliki banyak tanaman kelapa. Selama ini, potensi tersebut belum dapat digarap dengan serius karena belum adanya sarana dan prasarana yang mendukung.

Sehingga Bupati Lingga Alias Wello memandang perlunya dilakukan pembangunan centra pengolahan kelapa di Pulau Singkep. Selain untuk mengubah kelapa lebih bernilai ekonomis, pembanguanan centra pengolahan kelapa ini juga bakal menjadi lapangan kerja yang dapat menampung tenaga kerja lokal.

“Tentunya ke depan bakal dibutuhkan tenaga kerja untuk memenuhi permintaan konsumen,” ujar Rahmayadi. (wsa)

DPRD Setujui Tatib Cawagub

0

batampos.co.id – Seluruh Fraksi di DPRD Kepri menyepakati tata tertib (tatib) pemilihan Wakil Gubernur Kepri untuk diteruskan ke Kemendagri.

Sementara itu, Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Provinsi Kepri dan Pengacara Gubernur Kepri, Andi Muhammad Asrun sepakat untuk tidak melanjutkan perkara gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Yakni, dengan sebuah proposal kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

“Disetujuinya Tatib ini menunjukan adanya progres kerja yang baik dari Panitia Khusus (Pansus) Wagub Kepri. Artinya selangkah lagi tatib pemilihan ini akan disahkan dan dapat digunakan,” ujar Jumaga Nadeak menjawab pertanyaan media usai sidang paripurna di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, Rabu (2/8).

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, apabila tahapan ini selesai, DPRD akan segera menerbitkan surat Keputusan pembentukan panitia pemilihan (panlih). Dijelaskannya, setiap produk hukum yang dibuat DPRD Kepri, tentu harus mendapatkan persetujuan dari Kemendagri.

“Jika disetujui Kemendagri, maka nanti akan menerbitkan SK Panlih untuk melanjutkan tugas sampai selesai pemilihan,” papar Jumaga. (jpg)

 

Adipura akan Diarak Keliling Kota

0
Trofi Adipura Kategori Kota Sedang yang diraih Tanjungpinang tahun 2017. F. Humas Pemko Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Kota Tanjungpinang kembali memperoleh Anugerah Adipura tahun ini. Anugerah ini kali kedua setelah tahun sebelumnya juga berhasil meraih Adipura. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah diundang menerima anugerah itu di Jakarta, Rabu (2/8) malam.

“Anugerah ini merupakan hasil kerja keras kita semua, baik itu pemerintah dan utamanya seluruh masyarakat Tanjungpinang,” ujar Lis singkat.

Keberhasilan Tanjungpinang mempertahankan Anugerah Adipura ini mendapat apresiasi dari anggota legislatif, Pepy Candra. Kata politisi perempuan dari Partai Demokrat ini, keberhasilan ini memang sudah sepatutnya diapresiasi. “Itu prestasi. Kami ikut berbangga,” ujarnya.

Menurut Pepy, boleh-boleh saja larut pada euforia. Tapi jangan sampai terlena. Lantaran kerja mempertahankan, kata dia, lebih berat ketimbang meraih. “Kalau bisa Adipura ini jadi tradisi, rutin setiap tahun bisa diraih,” kata Pepy.

Sementara itu, Kabag Humas Pemko Tanjungpinang, Boby menjelaskan, pada Jumat (4/8) mendatang, anugerah Adipura akan diarak keliling kota. Rencananya akan dimulai dari Bandara RHF berlanjut sampai seluruh jalan-jalan utama di sepanjang kota. Boby berharap, masyarakat bisa melihat dan turut meramaikan arak-arakan ini.

“Biar semarak. Karena inilah prestasi dan hasil kerja keras bersama. Begitu pesan Pak Wali,” katanya. (aya)

Kemendikbud Bangun SLB Tingkat SD di Ranai

0

batampos.co.id – Kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) mengucurkan dana Rp 2 miliar untuk pembangunan gedung sekolah luar biasa (SLB) di Natuna tahun ini. Keberadaan SLB diharapkan mampu memberikan pendidikan bagi anak berkebutihan khusus (ABK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Natuna, Marka DJ mengatakan, sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, sudah disiapkan lahan seluas satu hektare untuk pembangunan gedung SLB tersebut di kawasan jalan Sihotang Ranai.

“Akhirnya kerja keras kita membuahkan hasil. Setelah melalui beberapa proses verifikasi, Kemendikbud tahun ini membangun gedung SLB tingkat dasar,” kata Marka di kantornya, Rabu (2/8).

Untuk pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung SLB, sepenuhnya akan dilaksanakan pihak Provinsi Kepri. Sementara Daerah hanya bertanggungjawab pada pengawasan.

“Jadi pelaksananya dari Provinsi dengan cara swakelola. Lahan untuk bangunan berada di jalan Sihotang, Ranai,” ungkapnya.

Kabupaten Natuna sambung Marka, sudah selayaknya memiliki sekolah luar biasa tingkat dasar. Sebab dari data awal, hampir setiap desa terdapat satu anak berkebutuhan khusus.

“Anak berkebutuhan khusus punya hak sama dengan anak normal lainnya untuk mendapatkan pendidikan secara layak. Dan sekarang sudah terjawab,” ujarnya.

Dikatakan Marka, selain gedung, pemerintah pusat melalui pemerintah Provinsi juga akan melengkapi tenaga pendidik SLB. Hal ini dilakukan agar tahun depan SLB bisa menerima murid baru.

“Semoga saja tahun ini selesai bangunan fisiknya. Tahun depan anak anak memiliki kebutuhan khusus itu bisa sekolah ditempat yang seharusnya,” tutupnya.(arn)

Bacaan Wajib Wanita; Jangan Kenakan Celdam Berbahan Renda

0
ilustrasi

batampos.co.id – Area kewanitaan merupakan organ paling vital dengan kondisi yang lembab. Jika tidak bersih, maka infeksi jamur dan keputihan bisa datang kapan saja.

Trainer di VZ Skin Care di Depok II Tengah, Novie Dytha menyarankan, sebaiknya celana dalam atau underwear yang dipilih yakni berbahan katun. Para perempuan sebaiknya menghindari bahan renda karena sulit menyerap keringat.

“Bagi perempuan yang suka memakai celana dalam berbahan renda di keseluruhan bagian, sebaiknya hindari. Karena tidak menyerap keringat, akhirnya bakteri, gatal dan keputihan,” katanya.

Cara lainnya tentu jangan memakai celana denim (jeans) ketat. Sehingga bagian miss v tertekan dan sulit mendapatkan udara. Selain itu, kata dia, jangan langsung menggunakan celana dalam ketika area miss v belum kering usai buang air.

“Jangan langsung pakai celana, keringkan dulu. Saran saya, sebaiknya dengan lap atau handuk kering. Lap atau handuk kering bisa digunakan di berbagai sisi lipatan usai buang air kecil beberapa kali, kemudian cuci bersih,” katanya.

Jika memang sudah mengalami keputihan, maka langkah yang tepat adalah dengan melakukan V-Spa. Selain diberikan antiseptik dan antibiotik, V-Spa juga dapat membuat area kewanitaan harum dan bersih.

“Bedanya V-Spa dengan ratus, kalau V-Spa itu pakai medis. Sedangkan ratus itu dibakar dan di uap. Tujuannya sama, tetapi ratus lebih membunuh bakteri dengan cara yang tradisional,” katanya. (ika/JPC)

Awasi Penggunaan Gadget pada Anak Secara Ketat

0

batampos.co.id – Istri Gubernur Kepri, Noor Lizah Nurdin meminta seluruh orangtua di Kepri untuk mengawasi dan tegas terhadap penggunaan gadget pada anak. Sebab gadget bisa menjadi salah satu jalan terjadinya kekerasan terhadap anak.

Penegasan itu disampaikan Noor Lizah Nurdin saat membuka seminar sehari bersempena dengan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2017 tingkat Provinsi Kepri dan Tingkat Kota Batam, Rabu (2/8). Tema yang diangkat “Perlindungan Anak kepada Organisasi Wanita di Kota Batam Tahun 2017.”

Noor Lizah mengatakan setiap orangtua merupakan garda terdepan dalam memberikan perlindungan terhadap anak dalam segala bentuk kekerasan. Salah satu pintu masuk kekerasan tersebut adalah gadget tersebut.

“Anak-anak yang lemah kontrol dari orangtuanya akan sangat bebas menggunakan gadget. Dengan situasi psikologis mereka yang sangat rentan bisa gampang terpengaruh hal-hal negatif. Mulai dari pornografi, sasaran kelompok teroris, seks bebas, penjualan anak, pemerkosaan sampai pada paham-paham radikal yang bertentangan dengan ideologi bangsa,” ungkap Noor Lizah dihadapan peserta seminar yang rata-rata berasal dari seluruh organisasi perempuan se-Kepri.

Lebih lanjut Noor Lizah menyampaikan bahwa pengaruh negatif pada anak-anak hanya bisa diselamatkan oleh orangtuanya dan linkungan yang sehat. Oleh karena itu, Noor Lizah meminta seluruh orangtua meningkatkan komunikasi pada anak dan termasuk pengawasan. Dunia cyber hanya bisa diimbangi dengan membangun komunikasi secara intensif dengan anak.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua I PKK Kota Batam Erlita Sari Amsakar, Asisten Deputi Anak Berkebutuhan Khusus Indra Gunawan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Kepala Badan Pemberdayaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Pemberdayaan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Misni, Kepala Badan Perempuan Kota Batam Umiyati, para Pimpinan Organisasi Perempuan, Pemerhati Perempuan dan Anak. (bni)

Pedagang Bendera Musiman mulai Ramai

0
Roni, pedagang bendera di tepi jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Batuaji menyusun bendera yang dijualnya, Senin (1/8). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id –  Menjelang Perayaan HUT kemerdekaan ke-72 tahun, pedagang bendera dan pernak-pernik kemerdekaan musiman mulai ramai di sepanjang jalan R Soeprapto dan Brigjen Katamso, Batuaji, salah satunya di simpang Fanindo Batuaji.

Di lokasi ini, ada tiga pedagang musimam yang berjualan. Salah satunya, Roni yang sudah tiga hari belakangan ini menjajakan atribut kemerdekaan. Meski belum sepenuhnya ramai, namun  ia mengaku para pembeli sudah mulai berdatangan.

“Ini masih awal-awal, yang beli hanya dua dan tiga orang saja,” kata Roni, yang membuka lapak di Simpang Fanindo, Batuaji, Rabu (2/8).

Atribut kemerdekaan yang dijual Roni cukup beragam. Mulai dari bendera berukuran kecil hingga bendera gedung sepanjang 10 meter, selain itu ada umbul-umbul hingga tonggak bendera. Segala jenis atribut itu ia jual bervariasi, mulai Rp 5 ribu hingga Rp 70 ribu.

Dia mengatakan sejumlah atribut yang ia jual tersebut didatangkan dari Pekanbaru. Roni mengaku sengaja datang dari Pekanbaru untuk menjual.

“Saya dari tahun lalu ke Batam. Tujuannya memang untuk menjual pernak-pernik ini,” ucapnya.

Dari hasil jualannya selama sebulan, Roni bisa meraup untung hingga jutaan rupiah. “Lumayan buat kembali modal,” katanya.

Senada juga yang dikatakan Rahmat yang memanfaatkan momen bulan Agustus untuk membuka lapak dan menjual atribut kemerdekaan.

“Baru buka hari ini,” ujar Rahmat.

Salah satu pembeli, Dion mengaku setiap tahunnya membeli bendera dan umbul-umbul untuk menyemarakkan perayaan HUT Kemerdekaan RI. Selain membeli bendera untuk dikibarkan di rumah, ia mengaku tengah mencari umbul-umbul untuk kelak di pasang di lingkungan tempat tinggalnya.

“Ya untuk memeriahkan sekaligus menghormati peringatan kemerdekaan,” kata warga Pulau Buluh ini.

Begitupun dengan Nurhasanah, warga Taman Cipta Indah, Tanjunguncang yang tengah mencari bendera.

“Ada himbauan dari Pemerintah untuk pasang bendera, makanya saya beli,” katanya. (cr19)

Pelanggan PGN Terus Bertambah

0
Tim penanggulangan gangguan (TPG) PGN Batam,Wahyu Ahmad mengecek aliran gas baru yang dialirkan ke Regulating Station (RS) untuk perumahan Sentosa Perdana, Batuaji. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – PT Perusahaan Gas Negera (PGN) Kota Batam mengklaim adanya pertumbuhan jumlah pelanggan selama tahun 2017. Jika dirata-ratakan pertumbuhaan pelanggan hingga pertengahan tahun 2017 sebesar 30 persen.

Sales Area Head PGN Batam, Amin Hidayat mengatakan pertumbuhan didorong karena adanya peningkatan infrastruktur gas. Peninngkatan itu dilakukan PGN bersama pemerintah untuk beberapa wilayah terutama di Kawasan Perdagangan dan Bisnis Nagoya.

“Pelanggan komersil bertambah lumayan banyak” kata Amin, Rabu (2/8) di Batamcenter.

Dikatakannya,  hampir seluruh restoran dan hotel di Kawasan Nagoya menjadi pelanggan PGN. Konsumen komersil itu, ada yang baru berdiri, ada juga yang baru beralih dari bahan bakar minyak, LPG atau bahan bakar lainnya. Terakhir, PGN baru saja menandatangani kontrak dengan tiga pelanggan baru.

“Saya optimis jumlah itu akan bertambah terus, karena kami terus melakukan penyambungan,”  terang Amin.

Menurut dia, ketiga perusahaan penyambung baru itu diperkirakan mengonsumsi gas sebesar 20.000 meter kubik per bulan dengan kontrak selama 5 tahun. Sementara itu, untuk jaringan gas rumah tangga, ia mengatakan PGN masih menunggu penugasan pemerintah pada tahun ini.

“Tahun 2016 PGN sudah menyalurkan Jargas untuk 4.000 rumah tangga di pemukiman di Kecamatan Sagulung. Selain itu jug ada program sayang ibu dan lainnya,” pungkas Amin. (she)

Bila Ingin Istri Cepat Hamil, Peluklah Dia Kala …

0
ilustrasi

Pelukan itu sederhana tapi dhasyat manfaatnya, bisa hamil!

Dilansir dari Boldsky, Kamis (3/8) hamil tak sekadar membutuhkan sperma dan sel telur. Ada banyak faktor lain yang bisa mempercepat proses atau mempermudah kehamilan.

Salah satu hormon tersebut adalah oksitosin yang dilepaskan saat proses dipeluk. Ini dapat membantu menenangkan mood, mengurangi tekanan darah dan stres. Hal itu juga bisa menciptakan perasaan cinta dan tanpa pamrih.

Mengapa Pelukan?

Perempuan sangat suka dipeluk sebelum, saat, dan usai bercinta. Hal itu dikenal sebagai pelepasan hormon oksitosin.

Apa Itu Oksitosin?

Oksitosin adalah hormon bahagia yang dapat membuat siklus reproduksi lebih normal. Oksitosin juga menenangkan ibu jika sudah memiliki anak untuk lebih peduli kepada buah hatinya.

Selama Melahirkan

Suami yang memeluk dan menenangkan istri saat proses persalinan membantu prosesnya tak terlalu sakit. Hormon itu akan dilepaskan saat daerah bawah Miss V meregang saat melahirkan bayi. Hormon itu juga masuk selama tahap menyusui.

Pelukan dan Kehamilan

Ketika pria rajin memeluk dan membuat nyaman pasangannya saat bercinya maka akan membuat hormon oksitosin lepas dan perempuan lebih cepat hamil.

Kontak Kulit

Kontak sentuhan dalam pelukan antara kulit dan kulit membuat perempuan merasa nyaman. Begitupun saat bunda memeluk bayinya.

Apa yang Merangsang Oksitosin?

Stres dapat membunuh kadar hormon oksitosin. Ketegangan akan membuat hormon ini tak berfungsi. Sebaliknya, rasa tenang dan lingkungan rumah yang nyaman, serta kondisi kammar membuat hormon oksitosin lebih meningkat.

Pelukan Selama Kehamilan

Meskipun kadar oksitosin bervariasi, puncaknya adalah saat persalinan. Dengan cara ini, oksitosin selama masa kehamilan tidak bisa diabaikan. Suami harus lebih sering memeluk dan membuat pasangannya nyaman. (ika/JPC)

Opick Hibur Masyarakat Natuna

0
Penyanyi religi, Opick berdiri menghibur ratusan warga Natuna pada penutupan PEN 2017.

batampos.co.id – Pekan Ekspo Natuna (PEN) tahun 2017 yang digelar di lapangan bola kaki SMPN 1 Ranai berlangsung semarak dan lancar.

Pada penutupan  PEN 2017 ini ditutup dengan penampilan penyanyi religi, Opick dengan lantunan lagu Tombo Ati dan lagu religi lainnya yang tak asing didengar masyarakat,  Selasa (1/8).

Opick yang diberikan kesempatan berwisata di Natuna mengakui takjub dengan pemandangan esksotis laut dan batu di sepanjang pesisit pantai di Natuna.

Pada malam penutupan PEN 2017, masyarakat juga terhibur juga disuguhkan pertunjukan sejumlah atraksi seni dan budaya.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengajak, semua elemen masyarakat Natuna untuk bangkit dan terus bersatu memajukan sektor pariwisata agat lebih diminati para wisatawasan lokal maupun mancanegara.

Dalam kesempatan tersebut, Hamid menyampaikan catatan sebagai bahan kajian dan evaluasi dalam pengembangan kepariwisataan Natuna ke depan. Yakni Natuna memiliki sejumlah destinasi wisata sangat patut diperjuangkan, menjadi unggul dan bernilai jual. Ditambah budaya masyarakat Natuna yang beragam diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi pengembangan wisata.

“Kekayaan itu harus dipupuk, secara terus menerus guna menambah khasanah kekayaan budaya daerah, agar mampu berperan aktif dalam mendukung percepatan pengembangan pariwisata Natuna ke depannya,” kata Hamid saat menutup pekan expo Natuna 2017.

Kepada penggagas dan penggiat seni budaya didaerah, diharapakan terus berkarya untuk mendukung pengembangan pariwisata yang tidak bisa terlepas dari peranan kesenian sebagai daya tarik.

Sementara Pemerintah daerah tetap berupaya dan memberikan dukungan kepada pelaku seni agar terus berkembang. Dan menjadikan kesenian daerah sebagai warisan kekayaan yang hurus dilestarikan, pendukung pariwisata.

“Pelaku seni harus menjadi motivator. Tingkatkan kualitas sebagai daya tarik bagi wisatawan,” sebut Hamid.(arn)