Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 13358

Inilah Peringkat 10 Besar Lulus UN SMA se-Kepri 2017

0
(ilustrasi)

batampos.co.id – Pelajar SMA Yos Sudarso tabun ini lulus ujian nasional dengan nilai tertinggi dari ribuan peserta UN tahun ini.

Pemilik nilai UN tertinggi tingkat SMA di Kepri itu adalah Sherry Anastasya. Nilai UN nya 375,50.

Dibawah Sherry ada Jassline Mutiara dari SMA Negeri 3 Batam dan Calmess Felia Halim dari SMA Mondial.

Keduanya punya nilai UN yang sama yakni 370.00.

Peringkat keempat miluk Windi Andini dari SMA Negeri 1 Batam dengan nilai 369,00. Disusul rekan sekolahnya Diandri Taqla Alnindya dengan nilai 368,50.

Diurut enam besar milik Kevin Marhan Cunis dari SMA Kartini dengan nilai 367.00.

Lalu urut 8 besar yang sama-sama punya nilai 365.00 yakni Devina Jumara dari SMA Negeri 3 Batam, Jupriadi dari SMA Yos Sudarso dan Tri Novia dari SMA Maitrea. (spt)

Duo Serigala Bergoyang, Duo Serigala Dikecam

0
Aksi panggung Duo Serigala yang disoal warga (Malut Post)

batampos.co.id – Penampilan grup dangdut, Duo Serigala dinilai tampil terlalu seronok alias vulgar.

Senin (1/5) lalu mereka tampil di Lapangan Salero, Kota Ternate, Maluku Utara.

Dari foto-foto yang beredar, Duo Serigala tampil diperkuat Pamela Safitri dan satu wanita lainnya. Namun tampaknya bukan Ovi Sovianti yang selama ini aktif bersama grup pemilik Goyang Dribble itu.

Di sana Duo Serigala terlihat memakai pakaian seksi berwarna merah di atas panggung. Pakaian yang terbuka itu memperlihatkan lekuk tubuh serta bagian paha dua wanita tersebut.

Bahkan dalam salah satu foto yang diunggah akun Instagram @lambenyinyir, bagian dada Pamela tampak sedikit terbuka. Hal tersebut langsung menuai kecaman dari netizen.

“Sampai segitunya orang nyari duit ya min @lambenyinyir,” tulis @shakila_aline.

“Parah banget sih ampun @lambenyinyir,” komentar @cicih.ogy.

“Aduh muntah tuh kelihatan. Malu ngga ya?,” ucap @xmahkenzo.

Hingga saat ini, pihak Duo Serigala belum angkat bicara terkait kecaman penampilan di Ternate tersebut. (ded/JPG)

Zulaikha, Juara 2 pada MTQ Internasional di Iran

0

Nama Indonesia kembali harum di kancah internasional. Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) internasional ke-34 Republik Islam Iran, Zulaikha asal Provinsi Kepri meraih juara 2 golongan tilawah pelajar putri.

Gedung SPC Tak Akan Dihibahkan, Sewa Saja

0
foto: suprizal tanjung / batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam (Pemko) Batam mengirim rombongan ke Pekenabaru Provinsi Riau membicarakan kemungkinan peralihan aset Sumatera Promotion Centre (SPC), Jumat (28/4) lalu. Namun sayang, opsi peralihan belum disetuji oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad mengatakan, pihak Provinsi Riau mengajukan sistem sewa dan pinjam pakai. Mendapat respon tersebut, Pemko Batam tak ingin patah arang. “Kita akan negosiasi lagi. Kalau harus sewa menyewa seperti jeruk makan jeruk,” kata Amsakar, Senin (1/5).

Dalam kesempatan tersebut Pemko Batam mengutus Sekda Kota Batam Jefriddin, Kepala Bappeda Wan Darussalam, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Gustian Riau, juga Kepala Bagian Hukum Pemko Batam Demi Hasfinul.

Dia berharap, dalam waktu dekat peralihan aset diamini pemerintah provinsi Riau. Targetnya, sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) diajukan dan dibahas.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur mengungkapkan operasionalisasi Mall Pelayanan Publik Batam, tinggal menunggu keputusan terkait gedung.

“Sekarang lagi finalisasi, tinggal masalah gedung saja,” ucap Asman di Nongsa Batam, Minggu (23/4).

Asman mengaku tidak mempersoalkan siapa yang kelak mengelola mall tersebut, hal yang penting adalah pelayanan perizinan untuk masyarakat dapat dilakukan dengan mudah.

“Yang penting masyarakat mudah urus izin , itu saja,” imbuhnya.

Di mall tersebut, Asman menyebutkan seluruh perizinan bergabung, baik samsat, pajak, imigrasi, pertanahan hingga  urusan pernikahan. “Semuanya nyatu dalam satu gedung,” terangnya.

Dia menambahkan, tidak hanya Batam yang akan jadi tempat penerapan sentra perizinan tersebut, dua kota lain yakni Surabaya dan Jakarta.

“Ini jadi ciri khas, perizinan itu tidak susah, perizinan itu gampang,” pungkasnya.  (cr13)

Data Tidak Valid, Banyak Warga Tak Dapat Raskin

0

batampos.co.id – Kepala Desa Batu Berdaun Zainal menyayangkan data warga penerima raskin di desanya tidak sesuai dengan kondisi terakhir masyarakatnya. Dari 115 warga yang telah didata desa hanya sebanyak 91 warga saja yang mendapat jatah raskin di desa tersebut.

“Apalagi data 91 itu bukan data terbaru. Itu data lama, ada yang sudah pindah dan sebagainya,” ujar Zainal ketika dimintai keterangan, Minggu (30/4) pagi.

Zainal menambahkan, data 91 warga penerima raskin di Desa Batu Berdaun tidak sesuai dengan kondisi terbaru yang ada di lapangan. Sedangkan data 115 warga yang masuk dalam kategori penerima raskin sebenarnya telah masuk dalam validasi Kantor Desa dan sesuai dengan kondisi terakhir sekaligus sesuai survei lapangan yang dilakukan desa.

Artinya ada 24 warga yang membutuhkan tidak dapat bantuan raskin. Selain memang hak mereka untuk mendapat jatah raskin, mereka juga masih sebagai warga Desa Batu Berdaun yang berhak menerima jatah raskin tersebut.

Untuk itu, Zainal mengaku bingun dengan kondisi data yang yang diberikan Dinas Sosial. Selain jumlah yang kurang, data tersebut juga bersumber dari hasil survei beberapa tahun yang lalu. Sehingga Zainal mengharapkan adanya upaya perubahan data agar sesuai dengan kondisi lapangan yang sebenarnya.

“Jika ada koordinasi yang baik antara desa dan dinas bersangkutan, tentu tidak akan terjadi kesalahan data ini,” ujar Zainal.

Data menjadi salah satu alasan terjadinya kesalahan pemberian raskin atau bantuan sosial lainnya. Seharusnya data yang ada melalui survei dan tinjauan lapangan sebelum dijadikan acuan. Karena kondisi perekonomian yang saat ini semakin terpuruk, menjadikan masyarakat sangat membutuhkan bantuan. (wsa)

Singapura Tertarik Investasi Pariwisata

0
Ketua BP Kawasan Karimun Cendra (tengah) ketika memberikan penjelasan kepada Dubes. F. Tri/batampos.

batampos.co.id – Dalam acara promosi investasi Karimun bertajuk Business and Investment Forum Regency of Karimun di Hotel Pan Pacific, Singapura, Kamis (27/4) lalu yang difasilitasi Dubes RI untuk Singapura dengan Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun. Bahwa dari hasil polling yang dilakukan, dari 75 perusahaan yang hadir 43 persen tertarik berinvesatasi disektor pariwisata.

”Rata-rata mereka cukup tertarik untuk berinvestasi di Karimun. Artinya, potensi lahan yang ada di Karimun dapat dibuka peluang bisnis berbagai sektor usaha. Seperti, industri perminyakan dan gas, pariwisata, perkebunan,” jelas Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, beberapa waktu lalu.

Sedangkan 36 persen perusahaan juga berminat untuk berinvestasi di bidang industri pendukung industri perminyakan dan gas, dan tujuh persen sektor industri galangan kapal atau shipyard. Dan responding terhadap daerah kabupaten Karimun dinyatakan sangat potensial sebagai tempat investasi dengan melihat lokasi wilayah yang strategis.

” Kita dorong Karimun untuk maju, seperti kota-kota lainnya sebagai salah satu tempat berinvestasi dibagian Barat Indonesia,” ungkapnya.

Lanjutnya lagi, kegiatan diskusi dengan 70 perusahaan di Singapura, termasuk perusahaan Internasional dari Amerika, Eropa dan Asia, memang khusus untuk mempromosikan peluang investasi di Karimun, baik dalam Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) maupun non-FTZ.

” Nah melalui kegiatan inilah, kita dapat mempromosikan Karimun yang lebih fokus kepada para perusahaan International yang ada di Singapora ini,” katanya lagi.

Sementara itu Kepala BP Karimun Cendra Nawazir mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan lahan untuk pariwisata seperti pantai Pongkar dan Pantai Pelawan sebagai daerah tujuan investasi bagi perusahaan di Singapura.

” Mereka berminat kita urus semuanya. Mulai dari awal hingga selesai, agar para investor tersebut biar dapat beroperasi secepatnya yang akan berdampak terhadap penambahan tenaga kerja,” ucapnya.

Dalam forum diskusi tersebut, kata Cendra lagi sebagai sarana untuk mempromosikan peluang investasi bagi perusahaan di Singapura.

“Kita ini sedang berjualan, tentunya harapan ada yang berminat untuk berinvestasi nanti. Dan sudah empat lima kali mengadakan yang seperti ini, saya baru dapat dua perusahaan. Sebagai tindaklanjut kegiata yang sama di Batam dan Binta,” ujarnya optimis.(tri)

Dinas Bina Marga Batam Data Titik Banjir

0
Ini bukan kolam renang atau arena off road, tapi ini jalan utama di Batam yang setiap hujan selalu banjir. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yusmanur mengaku melibatkan seluruh camat di maindland untuk mendata titik banjir. Diakuinya, beberapa bulan terakhir, titik banjir di Batam mengalami penambahan yang cukup signifikan.

“Kita sudah data dan memang mengalami penambahan titik (banjir). Makanya kita undang seluruh camat dan SKPD terkait membahas persoalan ini lebih detail lagi. Meminta masukan tentang wilayah mereka (yang berpotensi banjir),” kata Yusmanur, kemarin.

Sebelumnya, 60 lokasi titik banjir tersebar dari pusat bisnis Nagoya hingga Batuaji.

“Makanya kita lakukan antisipasi di titik rawan banjir,” tambahnya.

Untuk drainase sendiri, ia mengaku Batam memiliki tiga kategoti drainase. Yakni, drainase primer, sekunder dan tersier. Primer drainase utama yang mengalirkan ke laut. Sekunder yang mengarahkan air ke primer dan tersier yang mengalirkan ke sekunder.

“Yang primer misal yang membelah Sagulung dan bermuara ke laut,” terangnya.

Kemudian drainase sekunder, dari awal Bros ke Baloi dan yanga ada di Dana Graha.

Namun demikian, Yusmanur mengakui, jumlah drainase saat ini masih sangat kurang bila melihat kebutuhan Kota Batam saat ini. “Memang harus ada penambahan lagi, agar titik banjir ini bisa diminimalisir. Namun kita juga sesuaikan dengan anggaran,” jelasnya. (rng)

Tiga Kapolsek dan Empat Kasat Diganti

0
Kapolres Karimun, AKBP Armaini menyematkan tanda jabatan kepada AKP Teuku Fajrian Kenedy, Kasat Lantas yang baru. F. sandi/batampos.

batampos.co.id – Kapolres Karimun AKBP Armaini, Sabtu (29/4) melakukan serah terima jabatan terhadap tujuh orang perwira di lingkungan Polres Karimun. Mereka terdiri dari tiga pejabat Kapolsek, yakni Kapolsek Kawasan Pelabuhan, Tebing dan Kapolsek Moro. Kemudian, empat Kasat, yakni Kasat Res Narkoba, Sabhara, Binmas dan Kasat Lantas.

Jabatan Kapolsek Kawasan Pelabuhan yang baru dijabat oleh AKP Anwar Syarifudin. Pejabat yang lama AKP Sudirman menempati jabatan baru di Propam Polda Kepri. Kemudian, Kapolsek Tebing dijabat oleh AKP Budi Hartono menggantikan AKP Andi Amir yang menempati jabatan sebagai Spripim Kapolda Kepri. Kapolsek Moro yang baru AKP Donris E Pasaribu menggantikan AKP I Ketut yang pindah sebagai Kasat Sabhara Polres Karimun.

Selanjutnya, Kasat Narkoba AKP Nendra menggantikan AKP Sanitio yang pindah ke SDM Polda Kepri. Kasat Lantas AKP Teuku Fajrian Kenedy menggantikan AKP Syamsurizal yang pindah tugas menjadi Kapolsek Tanjungpinang Timur. Pejabat lama di Sat Sabhara AKP Edwar pindah ke Ditreskrimsus Polda Kepri. Dan, Kasat Binmas AKP Eriman menggantikan AKP Hadi yang pindah ke Itwasda Polda Kepri.

”Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik harus segera mengenali lingkungan tugasnya. Yang utama adalah lingkungan internal. Tujuannya, untuk mengetahui dan menemukan apa saja kelemahan atau kekurangan yang ada di internal kerjanya. Mulai dari sektor sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana serta dukungan anggaran, Serta sistim kerja yang telah berjalan selama ini. Jika memang ada, maka segera melakukan perbaikan,” ujar Kapolres Karimun Armaini.

Selain melakukan perbaikan, kata Kapolres, pejabat yang bertanggungjawab terhadap satuan tugasnya juga wajib melaporkan temuan yang dimaksud kepada pimpinan. Sehingga, bisa segera diambil langkah-langkah untuk mengantisipasi. Hal ini penting dilakukan, karena salah satu tugas dan fungsi Polri itu adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, jika sistim di internal sudah baik, maka pada saat memberikan pelayanan kepada masyarakat juga akan profesional.

”Kemudian, pejabat yang baru harus mengenal lingkungan eksternal atau masyarakat. Seperti apa tantangan tugas yang akan dihadapi. Mulai dari situasi keamanan, sosial, ekonomi dan politik. Jika sudah dapat dianalisa, maka dapat diperoleh hal-hal apa saja yang harus dilakukan. Ibaratnya, pejabat baru di polisi itu layaknya seperti dokter. Melakukan analisa dan mendiagnosa apa yang perlu dilakukan. Jika organisasi itu tidak sehat, maka perlu disehatkan dan bagaimana cara menyehatkannya,” paparnya. (san)

May Day, Arus Penumpang SBP Naik 10 Persen

0

batampos.co.id – Arus penumpang yang hilir mudik dari Tanjungpinang-Batam di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) mengalami kenaikan 10 persen. Kenaikan itu dipicu dari banyaknya pegawai pemerintahan dan karyawan swasta menikmati liburan berkenaan perayaan Hari Buruh Sedunia (May Day).

“Dampak dari May Day di Pelabuhan SBP sangat siginifikan. Keberangkatan dari Tanjungpinang-Batam dan sebaliknya hanya naik10 persen saja dari hari biasanya,” ujar Kepala Pos Pelabuhan Domestik SBP, Sutoyo ketika dikonfirmasi, Senin (1/5).

Armada kapal yang melayani jasa keberangkatan domestik, kata Sutoyo sebanyak 39 trip pulang dan pergi (pp) dalam sehari. Diantaranya rute Tanjungpinang-Batam dilayani 34 trip pp yaitu berasal dari jasa Armada Oceana 21 trip pp dan Marina Expres 12 trip pp. Sedangkan rute Tanjungbatu, Senayang, Daik Lingga, Tanjungbalai Karimun, Sungai Tanam, Dabo Singkep, dan Anambas sebanyak enam trip pp dalam sehari.

Dari total trip pp yang diberlakukan, lanjut Sutoyo jumlah penumpang yang menggunakan berbagai jasa armada kapal tersebut mencapai 3000-3500 orang dalam sehari. Dikarenakan 1 Mei ini berkenaan peringatan Hari May Day dan libur, sambung Sutoyo jumlah penumpang mengalami kenaik sebanyak 10 persen atau mencapai 4000-4500 orang dalam sehari.

“Kenaikan 10 persen itu berasal dari penumpang tujuan Tanjungpinang-Batam dan sebaliknya. Sedangkan antar pulau tidak mengalami kenaikan,” bebernya.

Ditanya pengaruh aktivitas pelayaran akibat cuaca hujan, Sutoyo mengaku sampai detik ini seluruh armada masih beroperasi seperti biasanya. Namun jika diketahui secara tiba-tiba terjadi cuaca buruk dan jarak pandang tidak memungkinkan. Maka pihaknya akan menunda pelayaran untuk sementara waktu.

“Aktivitas pelayaran masih normal dan lancar. Tapi jika secara mendadak cuaca buruk melanda, maka kita terpaksa menunda keberangkatan sampai dipastikan aman,” sebutnya.

Sementara itu, Salah seorang penumpang asal Batam, Novia mengaku dirinya baru tiba di Pelabuhan SBP ini. Keberadaannya disini untuk menikmati liburan sehari penuh ke Tanjungpinang dan Bintan.

“Kami mau nikmati liburan sama teman. Pastinya mau cobain kuliner dan tempat wisata di Tanjungpinang dan Bintan,” katanya.

Ditanya keasikan menikmati liburan ke Tanjungpinang dan Bintan, janda dua anak ini mengatakan kedua daerah tersebut banyak menyuguhkan kuliner dan wisata. Sehingga menjadi lokasi kunjungan yang paling asik ketimbang di Batam.

Untuk Tanjungpinang, kata Novia banyak menyuguhkan berbagai menu kuliner yang membuat lidahnya selalu penasaran. Karena selalu ingin mencoba dan terus mencoba seluruh hidangan di setiap rumah makan dan restoran.

Kemudian di Bintan, lanjut Novia pastinya lokasi wisatanya. Keindahan pantai, pasir putih dan hutan mangrovenya memang menajubkan dan tiadantara. Apalagi di Kawasan Pariwisata Lagoi, lokasinya sangat indah bahkan membuat pengunjung sepertinya selalu ingin berada disana selamanya.

“Semua pengunjung pasti ingin ke Lagoi. Karena lokasinya sangat menajubkan dan membuat diri serasa nyaman. Makanya kami datang kesana,” ungkapnya. (ary)

Disperindag Pemko Batam Coba Tekan Harga Bahan Pokok Menjelang Puasa

0

batampos.co.id – Bulan Ramadahan, beberapa minggu lagi akan menyapa. Biasanya menjelang bulan penuh rahmat,harga bahan-bahan pokok merangkak naik. Oleh Sebab itu Disperindag Kota Batam mencoba menekannya, dengan melakukan beberapa kebijakan.

“Ada tiga, pertama kami menjalin kerjamsa dengan Tanjungjabung barat, Kerinci. Untuk memasok sembako yang dibutuhkan masyarakat,” kata Kepal Disperindag Kota Batam, Zarefriadi, Senin (1/5).

Ia mengatakan kerjasama ini, pihaknya juga ikut serta mebawa BUMD Batam. Barang-barang naik, kata Zaref akibat pasokan yang tersendat. Sehingga sering pedagang memanfaatkan momen terlambatnya pasokan tersebut, untuk menaikan harga bahan pokok.

“Sebenarnya harga itu, terkait dengan pasokan. Karena kita berada di daerah Kepulauan, pasokan sering tersendat akibat cuaca atau lamanya pengiriman,” ucap Zaref.

Karena hal ini, Zaref akan berkoordinasi dengan Dishub Kota Batam atau instansi lainnya. Agar ada angkutan khusus dari Kualatungkal sebagai pintu keluar bahan-bahan pokok yang datang Pulau Sumatera, ke Batam.

Sebab hingga saat ini, perjalanan Kapal Roro yang menjadi komoditi utama membawa bahan-bahan pokok tersebut tak langsung menuju Batam.

“Ke Lingga dulu, baru ke Batam. Kan lama jadinya, kami sedang memikirkan supaya ada angkutan langsung,” ujarnya.

Pekerja Toko Nelson di Pasar Mitra Raya, Batamcentre mengangkat karung beras untuk disusun. Pemko Batam menyurati Presiden Joko Widodo minta kran impor gula dan beras dibuka khusus Batam. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

Selain menyediakan trasnportasi khusus yang langsung memabawa sembako langsung dari Pulau Sumatera. Zaref juga mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan distributor. Agar jangan menaikan harga terlalu tinggi, saat pasokan kurang.

“Kami sudah melakukan pembicaraan itu dengan distributor Batam maupun Provinsi,” tuturnya.

Lalu, kata Zaref pihaknya akan melakukan operasi pasar. Saat ini tender operasi pasar, sedang dilakukan pihak Disperindag. Sebab pada beberapa waktu lalu, tendernya dibatalkan. “Setelah selesai tendernya, kami segera lakukan operasi pasar,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan ini dapat menenakan harga pasar, menjelang ramadhan. “Semoga saja,” tuturnya.  (ska)