Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13583

Masyarakat Batam Kerap Parkir di Badan Jalan

0

Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Program Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk menjadikan kawasan Nagoya lebih tertib ternyata tidak mendapat dukungan warga. Hal itu dapat dilihat dari masih banyaknya pengendara yang parkir disepanjang jalan yang telah dilebarkan. Bahkan, sejumlah juru parkir memunggut biaya parkir pengendara yang parkir disepanjang jalan tersebut.

Seperti Selasa (9/5) siang, belasan mobil berjejer parkir di tepi pedistrian jalan yang baru diperbaiki. Bahkan, ada beberapa mobil yang parkir melintang hingga menganggu pengguna jalan yang ingin berbelok.

“Jalan itu diperlebar, tapi ternyata digunakan untuk parkir mobil. Posisinya parkirnya juga asal dan kadang buat macet kalau sudah sore,” terang Dimas, kemarin.

Menurut dia, sejumlah juru parkir juga sengaja memanfaatkan situasi tersebut untuk memunggut biaya parkir. Mereka memfasilitasi pengendara yang hendak pergi ke area toko sekitar dengan parkir di badan jalan tersebut.

“Ada tukang parkirnya. Tapi tak ada perhatiaan pemerintah,” terang Dimas.

Kabag Humas Pemko Batam Ardi Winata menegaskan pihaknya melarang keras untuk kendaraan parkir di daerah tersebut. Apalagi kawasan tersebut sengaja diperlebar agar menjadi tujuan wisata.

“Tak ada yang boleh parkir disana, karena jalan kita perlebar untuk mempercantik tatanan kota. Nanti kita tindak,” tegas Ardi.

Sementara Wali Kota Batam Muhammad Rudi sempat mengatakan akhir tahun 2018 nanti, Nagoya-Jodoh akan jadi kawasan tujuaan wisata. Karena itu, Pemko mempercantik dan memperindah kawasan tersebut dengan pelebaran jalan serta perbaikan infrastruktur.

“Nagoya-Jodoh akan jadi wajah Batam. Makanya semua dipercantik dan harus bersih. Dan saya harap masyarakat bisa mendukung program ini. Sebab Batam akan jadi Kota wisata,” pungkas Rudi di Seipanas, Minggu (7/5). (she)

Tekan Harga Bahan Pokok, Sarankan Pengusaha Manfaatkan Tol Laut

0
Tol Laut sedang sandar di pelabuhan Tarempa kemarin. F. Syahid/batampos.

batampos.co.id – Untuk menekan harga bahan pokok di Anambas yang tergolong masih tinggi atau mahal, nakhoda kapal tol laut Romi Supriyadi, menyatakan pihaknya siap menjembatani masyarakat dengan pemilik toko di Jakarta. Sehingga nantinya harga barang pokok bisa  menjadi murah.

“Ayo semua pengusaha kecil bersatu, dan mengusulkan surat ke Disperindag, agar belanja langsung ke Jakarta yang harganya jauh lebih murah dengan menggunakan angkutan kapal tol laut,”ujar Romi.

Pengusaha yang beralasan tingginya biaya bongkar muat itu salah besar. Menurut Romi itu hanya alasan saja yang kerap dilontarkan para pengusaha di Anambas, agar tidak menurunkan harga barang pokok.

“Itu hanya modus saja agar para pengusaha tetap menjual barang tinggi. Masyarakat tidak tahu itu. Tol Laut ini berguna untuk masyarakat,” ungkapnya kepada wartawan Selasa (9/5).

Romi menguraikan, program Tol Laut yakni untuk mengurangi disparitas harga dan menstabilkan kebutuhan pokok di daerah perbatasan, terluar dan tertinggal. Biaya angkut Tol Laut sudah disubsidi oleh Pemerintah Pusat, sehingga ongkosnya menjadi Rp 273 ribu perton.

“Ini sangat murah jika dibandingkan dengan kapal cargo yang tarifnya mencapai Rp500 ribu per ton. Itu masih diluar biaya bongkar muat,” ungkapnya.

Dengan Tol laut, biaya muat kekapal menggunakan crane tidak bayar, sama halnya untuk membongkar tidak bayar lagi. Jadi biaya Rp 273 ribu itu sudah mencakup seluruhnya. (sya)

Operasi Patuh Mengutamakan Penindakan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian membuka apel Operasi Patuh 2017, Selasa (9/5) di Mapolda Kepri. Operasi Patuh ini, sangat berbeda dengan Operasi Simpatik yang telah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu.

Operasi Simpatik pihak kepolisian lebih mengedepankan edukasi tanpa menilang.

“Tapi kali ini tidak lagi, lebih ke langkah preventif dengan cara represif. Tindakan tegas yang dilakukan seperti penilangan,” kata Irjen Pol Sam Budigusdian.

Ini dilaksanakan untuk melakukan pengamanan sebelum masuknya Ramadan. Tak hanya itu, operasi ini dilakukan setelah Mabes Polri melihat adanya grafik peningkatan kasus kecelakaan lalulintas. Sehingga penindakan tegas dilakukan, agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalan.

“Ada kenaikan sebesar 5 persen, sehingga perlu dilakukan operasi ini,” tuturnya.

Mengenai penerapan operasi ini, Sam mengatakan kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam kegiatan ini agar selalu mengekedapankan polisi yang humanis. Walau melakukan tindakan tegas, kata Sam pihak kepolisian haruslah melakukan 3 S.

“Senyum, sapa dan salam,” ungkapnya

Hal ini dilakukan, agar menghilangkan kesan negatif di masyarakat yang selama ini melekat pada saat operasi. Ia mengatakan bila ada masyarakat yang dimintai pungli atas penindakan selama operasi patuh.

“Laporkan saja ke Propam Polda Kepri, Propam Polresta dan Polres. Dan akan ditindaklanjuti dengan tegas,” tuturnya.

Mengenai pungli ini, Sam mengingatkan kepada jajarannya untuk tak melakukan perbuatan yang tak terpuji ini.

“Saat operasi jangan menimbulkan atau bertindak yang menciderai instansi Polri. Bertindaklah sesuai dengan aturan yang ada,” ungkapnya.

Ia mengatakan operasi ini dilakukan serentak diseluruh Indonesia. Dimana akan dilakukan mulai 9 hingga 22 Mei.

“Selama 14 hari,” tuturnya.

Sam mengatakan ada beberapa tujuan yang disasar yakni meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, turunnya angka lakalantas, berkurangnya titik kemacetan dan terwujudnya situasi serta kondisi kamseltibcar. (ska)

Hindari Jalan Ambles, Tulang Lutut Iswandi Bergeser

0
Sebagian jalan raya Seibati amblas, lubang menganga sedalam 120 centimeter, dan lebar berdiameter 1,5 meter. Kondisi jalan ini telah memakan korban. F. Yadi untuk batampos.

batampos.co.id – Hujan deras yang turun sejak Senin (8/5) malam lalu, menyebabkan sebagian jalan raya Seibati amblas. Lubang menganga sedalam 120 centimeter, dan lebar berdiameter 1,5 meter itupun, memakan korban, Iswandi, dan isterinya Herni yang hendak menuju kantin SMAN 4 Karimun menggunakan motor.

Sekitar pukul 04.30 WIB, Iswandi yang melaju dari arah Seiayam tidak menyadari jika jalan Seibati menuju lokasi SMAN 4, sudah amblas. Begitu melihat jalanan yang tidak jauh dari waduk PDAM itu amblas, Iswandi mencoba mengelak. Tapi nahas, motor yang ditungganginya malah terjatuh akibat jalanan licin diguyur hujan.

Akibatnya, Iswandi mengalami pergeseran tulang di bagian lutut, dan bahu. Sedangkan isterinya, Heni hanya mengalami luka lecet. Kedua korban yang mendapat pertolongan dari warga setempat, dilarikan warga ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, warga sekitar langsung menutup jalan tersebut.

Terpisah Kapolsek Tebing, AKP Budi Hartono Sik membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan korban, diketahui keduanya berangkat dari rumah menuju kantin sekolah sekitar pukul 03.40 WIB. Ketika itu, hujan yang mengguyur sejak malam belum reda.

“Ketika melewati jalan di area waduk Seibati, Iswandi yang mengendarai motor kaget melihat sebagian badan jalan sudah ambruk. Nahasnya, saat menghindari lubang tadi, motor Iswandi malah tergelincir karena licin. Keduanya pun terjatuh,” tutur Kapolsek.
Saat kejadian, korban sempat mendapat pertolongan warga setempat. Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan perawatan.

“Akibat terjatuh tadi, Iswandi diketahui mengalami pergeseran tulang lulut, dan tulang bahu. Sedangkan isterinya Herni mengalami luka lecet, dan benjol di bagian belakang kepala,” ujar Kapolsek.

Zulkarnaen, salah seorang guru SMA Binaan mengaku mengetahui jalan Seibati ambruk sekitar pukul 06.00 WIB. “Saya dengar ada korban yang terjatuh karena mengelak lubang tersebut. Kejadiannya sekitar pukul 04.30 WIB. Korban lalu dilarikan ke RSUD Muhammad Sani,” sebut Zulkarnaen. (enl)

Polres Bintan Gelar, Operasi Patuh Seligi 2017

0

 

batampos.co.id – Polres Bintan mengelar operasi Patuh Seligi 2017, mulai Selasa (9/5) hingga Senin (22/5) mendatang. Ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan berlalulintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan yang kian marak terjadi di Bintan.

Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto, melalui Wakapolres Bintan Kompol Dandung Putut Wibowo, mengatakan operasi yang digelar selama 14 hari ini akan dilakukan diberbagai lokasi di Bintan.

Dengan mengikutsertakan personil gabungan diantaranya, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Jasaraharja serta unsur lainnya.

“Operasi ini akan kami lakukan secara maksimal. Diharapkan dapat menimbulkan kesadaran bagi para pengguna jalan untuk lebih tertib dan disiplin dalam berkendara,” ungkap Dandung, Selasa (9/5).

Dalam pelaksanaan operasi patuh Seligi ini kata Dandung selain dilakukan langkah preventif juga akan dilakukan penegakan hukum. Ini sebagai bentuk perhatian serius untuk meningkatkan keselamatan dalam berlalulintas.

Diakuinya kesadaran masyarakat Bintan, dalam menaati lalu lintas sampai saat ini masih terbilang rendah.

Hal ini disebabkan seiring meningkatknya jumlah kendaraan serta pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah banyak. Sehingga hal tersebut harus diantisipasi dengan diikuti pola kinerja yang profesional.

“Mudah-mudahan dengan operasi ini dapat menciptakan kesadaran pengendara dalam berlalu lintas,” imbuhnya. (cr20)

Hindari Penyebaran Berita Hoax

0
Direktur Operasional Batam Pos Candra Ibrahim memaparkan materi pada kuliah umum Studi Jurnalistik di kampus UMRAH Tanjungpinang, Selasa (9/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Direktur Operasional Batam Pos, Candra Ibrahim mengharapkan mahasiswa dan mahasiswi di Provinsi Kepri turut memahami etika jurnalistik. Menurutnya, dengan memahami etika jurnalistik bisa membentengi untuk mencegah terjadinya berita hoax.

“Di era digitalisasi ini, penggunaan media sosial mendapat sorotan belakangan ini. Karena menjadi alat bagi penyebaran berita-berita hoax,” ujar Candra Ibrahim saat memberikan kuliah umum di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Selasa (9/5).

Pria yang merupakan mantan Ketua GP Ansor Kota Batam tersebut menjelaskan, dalam organisasi-organisasi jurnalis juga diberikan pelatihan-pelatihan jurnalistik secara mendalam. Sehingga saat menyampaikan sebuah pemberitaan tetap harus mengacu pada kode etik.

“Boleh dikatakan saat ini, media sosial sudah merongrong kebebasan pers. Apalagi berita hoax belakangan ini menjadi tema yang sangat viral dibicarakan. Pers adalah benteng yang tepat untuk menangkal persoalan tersebut,” papar Candra Ibrahim.

Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri itu juga memaparkan, dalam bekerja UU Pers menjadi acuan yang harus ditaati. Menurutnya, diera keterbukaan informasi publik ini, mahasiswa yang merupakan agen perubahan perlu untuk mendapatkan pendidikan jurnalistik.

“Bisa saja diantara adik-adik mahasiswa yang mengikuti kuliah umum sekarang ini, lulus nanti menjadi seorang jurnalis. Bagi kami jurnalis, berita adalah karya yang berharga,” tutup Candra Ibrahim.

Sementara itu, Eka Putra Ramdani yang mengikuti kuliah umum tersebut mengatakan, kuliah umum tentang pendidikan jurnalistik ini memberikan bekal bagi mahasiswa dan mahasiswi sebelum terjun praktik tentang jurnalistik. Menurutnya selain teori, juga dibutuhkan penerapannya.

“Antusias mahasiswa FKIP sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan ini. Sehingga mereka bisa memahami, bahwa etika jurnalistik itu sangat pendidik dalam menghasilkan sebuah karya,” ujar Eka Putra.(jpg)

Sekdes Tewas Tergantung di Pohon Cengkih

0

batampos.co.id – Warga Desa Air Putih Kecamatan Suak Midai Natuna, mendadak dikagetkan dengan penemuan sosok mayat yang tergantung di dahan cengkih, sekitar 04.30 WIB, Selasa (9/5). Jasad yang tergantung adalah Sukarmin, Sekretaris Desa (Sekdes) setempat.

Masih mengenakan seragam pegawai negeri sipil (PNS), korban sudah tidak bernyawa lagi. Dileher terjerat seutas tali nilon yang terlilit di dahan cengkih sekitar empat meter dari tanah. Diketahui Sukarmin sudah memiliki serorang istri dan seorang anak. Sebelum ditemukan tewas tergantung, Sukarmin masih terlihat ngantor seperti biasa.

“Hari Senin kemarin itu, Sukarmin (Korban,red) masih saya lihat ada ngantor. Kami juga tak tahu persis persoalannya,” ujar Janual.

Polsek Midai yang menerima laporan mendatangi lokasi penemuan mayat. Polisi harus memanjat batang cengkih untuk menurunkan jasad korban. Kondisinya sudah kaku dan tidak mengenakan baju, hanya celana coklat PNS.

Tewasnya Sekretaris Desa tergantung di dahan cengkih mengejutkan sebagian kerabat dekatnya. Bahkan beberapa hari sebelumnya sukarmin masih ke Ranai, mengurus administrasi Desa. Sukarmin dikenal teman yang ramah dan mudah bergaul.

“Korban itu ramah, terkahir kami ketemu di acara STQ di masjid agung kemarin. Ceria saja orangnya, seperti tak ada masalah atau apa. Kami kaget terima kabar ini,” ungkap Erwin

Kapolsek Midai, Iptu Kamaludin mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak menemukan kejanggalan. Dugaan kuat, Sukarmin bunuh diri dilihat dari kondisi fisik. Lidah terjulur dan mengeluarkan kotoran.

“Kami tidak temukan sesuatu yang curiga, untuk saat ini diduga bunuh diri. Di lokasi hanya ditemukan sepede motor dan helm milik korban,” kata Kamalaludi lewat telepon.

Kamaludin, mengatakan latar belakang persoalannya masih belum pasti, apakah masalah rumah tangga atau karena tersandung masalah penyalahgunaan anggaran Desa saat masih Pejabat Kepala Desa Air Putih.

“Tapi kabar itu belum bisa menjadi patokan motif sesungguhnya,” sambung Kamaludin.

Camat Midai, Nusvianto Mazda mengatakan, Sukarmin bekerja diperbantukan di bagian Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kantor Camat Midai. Dan dikenal pegawai yang patuh dan baik.

“Sebenarnya korban tugas di Kantor Desa Air Putih, karena kekurangan tenaga pegawai di kecamatan, jadi diperbantukan dibagian pelayanan terpadu kantor camat saat ini, kami sangat kehilangan,” kata Nusvianto.(arn)

Pembangunan Oxley Convention City Batam Dimulai

0

batampos.co.id – Oxley Holdings Limited Singapura bekerjasama dengan PT Oxley Karya Indo Batam resmi memulai pembangunan kawasan terpadu Oxley Convention City di Batam. Pembangunan kawasan prestisius itu diawali dengan peletakan batu pertama di lokasi proyek, di Jalan Raja Fisabilliah, Batam, Selasa (9/5).

Peletakkan batu pertama ditandai dengan menekan tombol sirine oleh Deputi CEO & Executive Direktur Oxley Holdings Limited, Eric Low, Pemilik PT Karya Indo Batam, Poni, Duta Besar Republik Indonesia di Singapura, Ngurah Swajaya, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam Gintoyono, Ketua DPRD Batam Nuryanto, dan Kapolresta Barelang AKBP Hengki.

“Peletakan batu pertama ini memang sesuai jadwal yang kami tentukan, dengan lama pengerjaan sekitar 36 bulan, dan serah terima akan dilakukan 2020 mendatang,” ujar Eric Low usai acara, kemarin.

Eric mengatakan pihaknya sengaja memilih Batam sebagai lokasi pembangunan mahakarya kawasan hunian terpadu ini karena posisinya yang strategis dan berbatasan dengan Singapura dan Malaysia. Oxley Holdings Limited merupakan pengembang kenamaan asal Singapura. Selain di Singapura, Oxley Holdings Limited sudah mengembangkan kawasan serupa di London (Inggris), Kamboja, dan Cina. Dan saat ini, selain di Batam, Oxley tengah menyelesaiakan proyeknya di Malaysia, Irlandia, serta Kamboja.

“Indonesia merupakan negara kedelapan yang dikembangkan pengembang Oxley Holding Limited, dan Batam merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang dipilih pengembang karena letak yang stategis dekat dengan Singapura dan Malaysia,” jelasnya.

Dia menjelaskan, Oxley Convention City dibangun dengan dana proyek sekitar Rp 3 triliun. Pembangunan kawasan ini akan melibatkan arsitek terkenal di Singapura, yakni Surbana Jurong yang sudah mendesain proyek-proyek megah di Singapura.

Oxley Convention City dibangun di atas tanah seluas dua hektare, dengan status lahan UWTO hingga 2051 atau 35 tahun. Proyek ini terdiri dari lima tower yang terdiri dari tiga tower untuk hunian mewah atau apartemen yang terdiri dari 32 lantai dengan total 624 unit hunian untuk tower A, tower B sebanyak 569 unit, dan tower C total 442 unit.

Kemudian satu tower untuk hotel yang terdiri dari 21 lantai dengan total 520 kamar. Sedangkan satu tower lagi untuk perkantoran (office tower) setinggi 25 lantai dengan 320 kantor dan unit komersial sebanyak 130 unit.

“Hingga saat ini sudah terjual 400 unit apartemen dan 50 unit untuk ruko. Penawaran promo yang kami berikan saat ini yakni diskon tambahan sebesar 2 persen bagi konsumen yang ingin memiliki apartemen kedua di Oxley Convention City,” ucapnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Gintoyono Batong, berharap kehadiran Oxley Convention City bisa meningkatkan perekonomian dan bisa menjadi mahakarya kebanggaan Kota Batam.

Ia juga berkomitmen, pemerintah akan mendukung proyek kawasan terpadu itu dengan mempermudah semua perizinan yang diperlukan. Apalagi Kota Batam termasuk 93 kota dominasi kota cerdas. Predikat kota cerdas ini dilihat dari kemudahan layanan perizinan.

“Wali kota berpesan, mudahkan perizinan jangan memperlambat pekerjaan yang cepat, atau menghambat pembangunan demi kemajuan Kota Batam nantinya,” ucap Gintoyono yang hadir mewakili Wali Kota Batam, Rudi. (cr12)

Pungli di Pelabuhan Batuampar Menahun

0
Tim saber Pungli Polda Kepri membawa A terduga pelaku pungli dari kantor Pelabuhan Batuampar , Senin (8/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kasatker Terminal Umum Pelabuhan Batuampar, Adil Satiadi diamankan Polda Kepri pada Senin (8/5) lalu terkait pungli. Dari pengakuan para pengusaha ke Polisi hal ini sudah berlangsung sejak lama. Bahkan sebelum Adil menjabat sebagai Kasatker.

“Sudah lama, akan kami dalami lagi,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Selasa (9/5).

Mengenai pendapatan pungli tersebut, Sam menjelaskan dalam satu harinya minimal Adil mendapatkan setoran dari 10 kegiatan bongkarmuat.

Sekali kegiatan bongkarmuat, Adil menerpakan tarif minimal Rp 10 hingga 15 juta, bila uang ini tak dibayarkan maka Satker Pelabuhan Batuampar tidak memperbolehkan barang tersebut keluar.

Sehingga hal ini sangat menyulitkan para pengusaha. Karena waktu adalah uang yang lebih berharga. Para pengusaha tersebut terpaksa membayar uang pungli tersebut, agar usaha mereka tetap lancar.

“Kabarnya begitu, tapi para pengusaha tak ingin mengadukannya. Karena tak ingin ada masalah, mereka cuma ingin berusaha dengan nyaman tanpa gangguan. Makanya bayar lagi,” ungkapnya.

Walaupun para pengusaha, sudah membayarkan sejumlah uang untuk penerimaan negara. Kasatker tersebut tak mau peduli, tetap meminta uang pungli.

“Uang untuk layanan buka pintu namanya dan sudah lazim di kalangan pengusaha,” ungkap Sam.

Karena diduga sudah lama, Sam mengatakan pihaknya akan melakukn penelusuran aset milik Adil. Apakah aset tersebut didapat dari hasil pungli atau tidak. Polisi juga akan menggenakan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sam berharap Adil dapat kooperatif bisa membongkar bobroknya pengelolaan di Pelabuhan Batuampar.

Dari informasi berkembang praktik pungli serupa banyak terjadi di beberapa pelabuhan. Menangapi hal ini, Sam mengatakan pihaknya akan fokus pada kasus ini dulu.

“Ini saja masih berjalan,” ucapnya.

Kasus pungli ini, menimbulkan efek domino di Pelabuhan Batuampar. Dimana akibat barang tak bisa dibongkar, biaya labuh kapal meninjadi lebih meningkat dari biasanya.

“Kan kapal sandar ada durasinya, pasti nanti mereka akan kena lagi biaya,” kata Kasubdit III Tipidkor Polda Kepri AKBP Arif Budiman.

Sehingga menyebabkan biaya yang harus dikeluarkan pengusaha di Pelabuhan Batuampar lebih banyak. Dan itu menambah biaya beban produksi pengusaha.

“Ini menambah beban jadinya,” ungkap Arif.

Dari informasi yang didapat Batam Pos, praktik ini menahun  disebut ada aliran dana punglinya. Adil yang baru saja menjabat dari Februari sebagai Kasateker, sudah melakukan pungli dari bulan itu tersebut hingga sekarang.

“Dari awal menjabat sudah tahu (pungli,red), asumsikan sendiri aja,” ujarnya.

Uang yang diterima oleh Adil, diterima dari seseorang bernama karyawan PT LJS (Lautan Jaya Sukses). Agar bisa memudahkan perusahaan itu untuk mengeluarkan barangnya berupa module dari Pelabuhan Batuampar. Sehingga disepakati Adil, mereka akan bertemu di Batuampar. Transaksipun dilakukan, karyawan LJS memberikan uang Rp 10 juta.

“Dan dalam dashboard mobil As (adil) ditemukan lagi uang Rp 6 juta,” tutur Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian.

Atas perbuatan tersangka ini, pihak kepolisian menjeratnya dengan pasal 12 huruf e dan 11 Undang-Undang RI no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Paling singkat 4 tahun, paling lama 20 tahun penjara,” kata Sam. (ska)

Mulai Hari Ini Simpang Jam Ditutup, Pahami Manuver Lalulintasnya

0

batampos.co.id – Hari ini, Rabu (10/5), jalur dari arah Sekupang menuju Batamcenter dan sebaliknya ditutup.

Penutupan ini dilakukan karena adanya aktifitas penimbunan jalan di bawah Fly Over Simpang Jam yang diidentifikasi terdapat titik banjir.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Andar sibarani menyatakan, penutupan ini berlangsung hingga satu bulan lebih.
Pengendara yang dari arah Sekupang hendak menuju ke Batamcenter akan dialihkan ke kiri atau menuju ke Simpang Indomobil.

“Yang ditutup itu dari arah Tiban dan Batamcenter. Karena dibawah itu, akan dilakukan peninggian jalan. Makanya dia minta kita untuk menutup jalan dari arah Batamcenter dan Sekupang,” katanya, Senin (8/5) siang.

Sementara, jalur dari arah Simpang Kepri Mall menuju ke Simpang Indomobil dan sebaliknya tidak ditutup oleh kepolisian. Sementara, lajur dari arah Simpang Kepri Mall menuju Simpang Indomobil dan sebaliknya, akan jalan terus.

“Jalanan dari arah Bandara menuju Batuampar dan sebaliknya, akan menggunakan satu lajur. Sementara di dua lajur akan dilakukan pengerjaan,” katanya.

Dijelaskan Andar, kepadatan di Simpang Jam pada saat peninggian jalan itu tidak akan terhindarkan. Untuk mengurai padatanya kendaraan, polisi melarang kendarat berat untuk melintas selama pengerjaan jalan berlangsung.

“Dikhawatirkan, kendaraan berat itu melintas akan menambah kepadatan di sana. Makanya, untuk kendaraan berat tidak diperbolehkan melintas,” katanya.

Kementerian PU-PERA dan pihak proyak memasang himbauan kepada warga di simpang Kabil supaya menghindari jalur ke Jodoh dan Nagoya supaya tidak melewati Simpang Jam, Senin (8/5). Simpang Jam akan ditutup Senin (10/5) selama 40 hari kerja untuk penyambungan jalan layang. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Andar menambahkan, pemberitahuan penutupan lajur dari arah Sekupang menuju ke Batamcenter dan sebaliknya telah disebarkan melalui beberapa sepanduk yang sudah mulai terpasang. Selain sepanduk, pemberitahuan juga telah disebar melalui media elektronik maupun cetak.

“Kepada pengendara, saya himbau kalau bisa untuk menghindari Simpang Jam. Misalnya dari Bandara menuju ke Simpang Gelael, langsung saja belok ke kanan saat di simpang Kepri Mall,” imbuhnya. (cr1)