Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9095

Airlangga Ajak Negara ASEAN Manfaatkan Pasar Internet yang Tumbuh Cepat

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (istimewa)

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan MEA mendukung penuh upaya berkelanjutan pada peningkatan keterampilan digital UMKM melalui berbagai inisiatif di ASEAN, seperti ASEAN SME Academy, Go Digital dan ASEAN Access, dan integrasi UMKM ke dalam Rantai Pasok Global (Global Value Chain).

Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AECC) ke-20 yang digelar secara virtual pada Senin (18/10) di Jakarta. Pertemuan yang dipimpin oleh Minister at the Prime Minister’s Office and Minister of Finance and Economy II, Brunei Darussalam, Dato Dr. Amin Abdullah ini dihadiri oleh seluruh Menteri Dewan MEA dari 10 Negara Anggota ASEAN.

“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam merancang kebijakan dan regulasi mengelola disrupsi dan memaksimalkan keuntungan dari ekonomi digital melalui pendekatan kolektif transformasi digital di ASEAN,” sambung Airlangga.

Pertemuan menyepakati dua dokumen penting sebagai komitmen pengembangan ekonomi digital. Pertama, Bandar Seri Begawan Roadmap to Accelerate ASEAN’s Economic Recovery and Digital Economy Integration dan kedua, ASEAN Leaders’ Statement on Advancing Digital Transformation in ASEAN.

Lebih jauh Menko Airlangga menekankan kondisi pandemi telah mengakselerasi proses transformasi digital di dunia termasuk di ASEAN. Menko juga mengajak negara-negara ASEAN untuk memanfaatkan pasar internet yang tumbuh cepat di dunia untuk membangun ekonomi digital ASEAN seperti e-commerce, dukungan pada travel dan ride hailing.

Sementara itu, Edutech dan Healthtech menjadi sektor utama pendukung ekonomi digital baru di ASEAN di masa pandemi. Sebagai gambaran, pengguna internet di ASEAN meningkat dari 260 juta pada 2015 menjadi 400 juta pada 2020. Hingga Januari 2021, penetrasi pengguna internet di ASEAN telah mencapai 69 persen.

Menko Airlangga menginformasikan kepada negara-negara ASEAN saat ini Indonesia tercatat telah memiliki 1 decacorn startup yaitu GoTo (Gojek-Tokopedia) dan 6 unicorn startup yaitu, Bukalapak, Traveloka, OVO, J&T Express, Xendit (Payment Gateway) dan yang terbaru yaitu Ajaib (Fintech).

Indonesia juga dalam Forum G20 Innovation League 2021 yang dilaksanakan di Sorrento, Italia memenangkan 2 penghargaan untuk stratup inovasi unggulan yaitu Nalagenetics (kategori Mobility and Healthcare) dan Ruangguru (kategori Artificial Intelegence).

Untuk mendukung agenda transformasi digital dimana Pemerintah sebagai fasilitator, Menko Airlangga menekankan 5 hal. Yakni penciptaan regulasi yang inklusif, koheren dan holistik untuk pengembangan ekonomi digital dan mendukung inovasi; memperluas infrastruktur telekomunikasi dan menjamin akses internet yang terjangkau; memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dalam penelitian dan perumusan kebijakan; mempercepat literasi digital dan mempersiapkan talenta digital; dan meningkatkan produktivitas dan inovasi melalui digital di sektor publik.

Sektor pariwisata menjadi salah satu perhatian utama dengan mengupayakan pembukaan kembali sektor pariwisata yang aman sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. Indonesia telah membuka kembali Bali, Batam dan Bintan sebagai tujuan wisata internasional pada 14 Oktober 2021, dengan penerapan protokol kesehatan (prokes), melalui standar nasional dan sertifikasi Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (CHSE).

“Pada isu prioritas Sustainable, Indonesia memberikan dukungan dan berkomitmen untuk menerapkan prinsip ekonomi sirkular sebagai bagian dari ekonomi berkelanjutan dan menciptakan peluang peluang pekerjaan hijau. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional dengan berkomitmen mengurangi limbah makanan hingga 50 persen dan limbah tekstil hingga 14 persen,” ujar Menko Airlangga.

Isu krusial lain yang dibahas adalah hasil dari MTR Cetak Biru MEA 2025 di mana peningkatan nilai perdagangan intra-ASEAN yang relatif moderat selama beberapa tahun terakhir. Untuk itu, Menko Airlangga menjelaskan perlunya mendorong hasil dari MTR ini sebagai katalis efektivitas program-program strategis yang lebih tepat sasaran berdasarkan parameter terukur dan dapat tercapai. Program blue economy dan green economy perlu menjadi perhatian sebagai mesin pertumbuhan baru dan menjaga ASEAN tetap relevan dengan perkembangan global.

Indonesia yang akan memegang Keketuaan ASEAN pada 2023 memegang peranan penting dalam merumuskan arah ASEAN pasca 2025. Ada lima isu penting yang perlu menjadi perhatian yaitu: Digitalisasi, teknologi dan inovasi, Kesehatan Publik, Perubahan Iklim dan kelangkaan sumber daya, Perubahan kekuatan ekonomi global, dan Pergeseran demografi dan urbanisasi.

“ASEAN Community Post-2025 Vision perlu memperhatikan kondisi yang terjadi saat ini melalui peningkatan kolaborasi penelitian dan pengembangan bidang bioteknologi khususnya untuk mendukung kapasitas produksi vaksin di ASEAN. Pembahasan lebih lanjut terkait penyusunan ASEAN Community Post-2025 Vision perlu melibatkan tiga pilar, terutama dalam membahas isu-isu lintas sektoral yang sedang berkembang dan kapasitas mekanisme kelembagaan ASEAN,” pungkas Airlangga. (*/)

Kasatpol PP dan Kadishub Batam Diminta Lakukan Hal Ini

0

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan pesan khusus kepada Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) yang baru, Salim dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Reza Khadafy, untuk segera berkonsolidasi di internal dan langsung mengevaluasi mana yang sudah baik dan perlu diperbaiki.

“Khusus untuk tampilan di Mako (Markas Komando Satpol PP) jangan seperti sekarang, Mako harus berwibawa jangan berserak dan rumput tinggi-tinggi, itu pak Reza (Kepala Satpol PP Batam, Reza Khadafy),” katanya, saat memimpin apel gabungan serah terima Kasatpol PP dan Kadishub Kota Batam di Dataran Engku Putri, Senin (18/10/2021).

Selain itu, lanjutnya, ia meminta kepada seluruh anggota Satpol PP Batam, bekerja dengan maksimal dan jangan sampai bekerja berdasarkan pembiayaan.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyaksikan serah terima jabatan Kasatpol PP Kota Batam dari Salim kepada Reza Khadafy. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Ia tak ingin, niat baik melayani masyarakat tercoreng oleh oknum-oknum yang mengedepankan uang.

“Jangan bekerja berdasarkan pembiayaan, tak ada biaya tak kerja. Kita ciptakan rasa aman, nyaman di tengah masyarakat,” katanya.

Amsakar juga menyampaikan pesan kepada Kepala Dishub Batam. Ia ingin beberapa layanan yang ada semakin baik. Seperti uji KIR, parkir, Trans Batam, dan sebagainya.

“Jangan sampai ada praktik sesat. UPT Parkir, Trans Batam, sering menjadi perbincangan, khususnya untuk sektor pendapatannya,” ujarnya.

Ia berharap, semua pegawai di dua OPD tersebut mendukung semua program pimpinan yang baru. Ia tak ingin ada selisih paham di tingkat internal.

“Jangan sibuk menggusur jabatan pimpinan untuk mendapatkan jabatan itu, haram hukumnya itu,” tegas Amsakar.

Tersisa 29 Kasus Covid-19 Aktif Tanjungpinang

0

batampos.co.id – Perkembangan kasus Covid-19 di Tanjungpinang terus bergerak ke arah yang lebih baik, saat ini angka penularan kasus dalam satu hari cenderung sedikit, selama lima hari belakang paling tinggi 5 kasus.

Berdasarkan data satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tanjungpinang pada Sabtu (16/10) kemarin terdapat 5 pasien yang sembuh sehingga total kasus aktif yang tersisa sekarang hanya 29 kasus, 4 di antaranya dirawat di rumah sakit, 17 di Villa Lohas dan 8 menjalani isolasi mandiri.

Sementara kasus kematian juga turun drastis dalam 10 hari belakang, hanya terdapat satu pasien terpapar yang meninggal dunia. Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengapresiasi semangat masyarakat, TNI, Polri, tenaga kesehatan (Nakes), unsur vertikal, dan jajaran Pemko Tanjungpinang memperkuat soliditas dalam membangun kota Tanjungpinang di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini, menjadi kekuatan bagi semua pihak menyongsong tahun 2022 keluar dari dampak Covid-19, utamanya pemulihan ekonomi.

”Semangat kekompakan, gotong royong, bahu membahu dan kebersamaan inilah yang membuat kota Tanjungpinang mampu mengatasi berbagai tantangan di masa pandemi Covid-19,” kata Rahma, Minggu (17/10).

Sementara itu, Koordinator Lapangan Protkes Satgas Covid-19 Kota Tanjungpinang, Surjadi menambahkan saat ini ibu kota Provinsi Kepri sudah di posisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 dan setiap level itu memiliki konsekuensi pembatasan kegiatannya yang harus disikapi sama-sama.

”Ekonomi jalan, tetapi kita tidak boleh lalai dengan kondisi ini. Disiplin protokol kesehatan harus tetap dijalankan,” tambah Surjadi.(*/jpg)

Indonesia Negara Tersukses di Piala Thomas

0

batampos.co.id – Dibutuhkan waktu 19 tahun bagi Indonesia untuk bisa kembali mengangkat Piala Thomas. Tadi malam (17/10) penantian hampir dua dekade tersebut tuntas setelah Anthony Sinisuka Ginting dkk mengalahkan perlawanan Tiongkok 3-0 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.

Itulah gelar ke-14 bagi skuad Merah Putih. Sekaligus menahbiskan diri sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Thomas.

Kali terakhir Indonesia juara Piala Thomas pada edisi 2002 di Guangzhou, Tiongkok. Setelah itu, Indonesia hanya dua kali masuk ke babak final. Yakni, pada 2010 di Kuala Lumpur setelah kalah oleh Tiongkok (0-3) dan pada 2016 di Kunshan, Tiongkok, harus mengakui keunggulan Denmark (2-3).

Hasil final tadi malam mengulang memori edisi 2000 di Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu Indonesia juga mengalahkan Tiongkok dengan skor mutlak 3-0.

Tim Indonesia yang dikapteni Hendra Setiawan tampil meyakinkan dalam ajang Piala Thomas 2020 yang penyelenggaraannya harus mundur pada 2021 karena pandemi Covid-19. Indonesia yang menjadi unggulan pertama tidak terkalahkan sepanjang turnamen. Sukses menjadi juara grup A setelah mengalahkan Aljazair (5-0), Thailand (3-2), dan Taiwan (3-2).

Kemudian, pada fase gugur, Indonesia menaklukkan Malaysia (3-0) di perempat final dan mengandaskan Denmark (3-1) di semifinal. Puncaknya, Tiongkok, sang juara bertahan, dibikin tak berdaya di babak final.

Anthony Sinisuka Ginting membuka keunggulan Indonesia. Dia unggul atas Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, 21-16 dalam tempo 77 menit. Meski kehilangan set pertama, Ginting akhirnya bisa menemukan ritme permainan dan memenangi dua game berikutnya.

Ginting mengakui sempat gugup di game pertama. Ada tekanan tersendiri sebagai tunggal pertama untuk memenangi pertandingan. Apalagi, saat semifinal melawan Viktor Axelsen (16/10), dia gagal menyumbang poin.

”Selanjutnya, saya bisa mengontrol permainan. Saya bisa bermain baik dan mengambil kemenangan ini. Puji Tuhan, akhirnya saya bisa bermain bagus di game kedua dan ketiga,” kata peraih perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu.

Fajar Alfian/M. Rian Ardianto yang dipercaya turun sebagai ganda pertama memperkuat posisi Indonesia atas Tiongkok menjadi 2-0. FajRi, demikian mereka dikenal, sukses menaklukkan He Ji Ting/Zhou Hao Dong dalam straight game 21-12, 21-19.

”Lawan juga bukan pasangan aslinya. Kami sangat percaya diri untuk mengalahkan mereka. Ganda China itu pasangan dadakan sehingga rotasinya belum berjalan baik. Ini tentu kami manfaatkan kesempatan,” kata Fajar.

FajRi sangat bangga akhirnya dipercaya tampil pada Piala Thomas. Apalagi turun dalam laga puncak dan menjadi ganda pertama. Sebelumnya, dari empat penampilan, mereka hanya kalah sekali. ”Keberhasilan ini sangat penting bagi kami untuk tidak menjadi pasangan pelapis terus. Ini menambah kepercayaan diri kami,” ujar Rian.

Kemenangan Indonesia tadi malam dipastikan lewat tunggal kedua Jonatan Christie. Peraih emas Asian Games 2018 itu mengakhiri perlawanan Li Shi Feng dalam waktu 82 menit. Jojo unggul dalam rubber game 21-14, 18-21, 21-14.

Gelar ke-14 Piala Thomas bagi Indonesia melengkapi raihan kapten tim Hendra Setiawan. Hendra telah bergelimang gelar individu, termasuk emas Olimpiade. Raihan itu merupakan kesuksesan pertamanya di kejuaraan beregu.

Memang Hendra hanya sekali turun di Piala Thomas kali ini. Yakni, saat melawan Aljazair di fase grup. Namun, kehadirannya sebagai pemain paling senior sangat dibutuhkan tim.

Sementara itu, partner Hendra di ganda putra, M. Ahsan, kembali bermain pada laga terakhir penyisihan grup melawan Taiwan. Coach Herry I.P. memasangkannya dengan Daniel Marthin.

Bagi Daniel dan duetnya di ganda putra, Leo Rolly Carnando, serta tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo, ini merupakan keikutsertaan perdana mereka di Piala Thomas. Dan, mereka langsung turut merasakan kesuksesan.

Sayang, keberhasilan menjadi juara tadi malam terasa kurang lengkap. Lagu Indonesia Raya memang berkumandang. Tapi, bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan dalam seremoni virtual tadi malam karena Indonesia mendapat sanksi dari Badan Antidoping Dunia (WADA). Indonesia disanksi lantaran tidak mematuhi prosedur tes doping.(jpg)

 

Tujuh Kecamatan di Batam Kini Zona Hijau

0

batampos.co.id – Batam memang layak turun ke PPKM level 1. Hal ini bisa dilihat dari data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam yang mengumumkan bahwa ada tujuh kecamatan yang berstatus zona hijau atau bebas dari kasus Covid-19.

”Sudah ada tujuh zona hijau atau nol kasus aktif,” kata Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid -19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Minggu (17/10).

Ia mengatakan, berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Batam, tujuh kecamatan tersebut, adalah Sekupang, Bulang, Galang, Batuampar, Belakangpadang, Seibeduk, dan Kecamatan Sagulung.

Sementara sisanya enam kecamatan berstatus zona kuning dengan jumlah kasus aktif berkisar antara satu sampai dengan enam kasus. Kasus aktif tertinggi masih berada di Kecamatan Batuaji dengan jumlah enam orang,

Sedangkan kecamatan lainnya seperti Batam Kota dan Nongsa dua kasus, serta Bengkong dan Lubukbaja masing-masing satu kasus. ”Jumlah keseluruhan kasus aktif saat ini berjumlah 12 kasus,” tambah Didi.

Bila melihat data per kelurahan, lanjutnya, sebanyak 56 kelurahan dari 64 kelurahan di Batam zona hijau atau nol kasus. Sedangkan sisanya 8 kelurahan lainnya berzona kuning. Adapun 14 kelurahan berzona kuning itu, adalah Baloi Permai, Taman Baloi, Kibing, Tanjunguncang, Kabil, Ngenang, Tanjunguma, dan Kelurahan Bengkong Sadai.

Selain itu, sepanjang 24 jam terakhir terdapat penambahan satu orang positif Covid-19 yang sembuh, dengan jumlah keseluruhan pasien sembuh sebanyak 24.962 orang. Namun juga terdapat penambahan pasien baru satu orang dengan jumlah keseluruhan 25.813 pasien dan satu orang pasien meninggal dengan jumlah 838 orang pasien.

Adapun 12 kasus aktif tersebut, saat ini, sebanyak enam orang dirawat di rumah sakit dan enam orang lainnya isolasi mandiri. (*/jpg)

Aplikasi PeduliLindungi Diterapkan di Setiap Fasilitas Publik

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri akan menerapkan aplikasi PeduliLindungi di setiap fasilitas publik dan pusat keramaian di Provinsi Kepri. Kebijakan tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 menjadi meluas.

“Sebagai langkah awal, penerapan aplikasi besutan Kemenkominfo itu akan dilakukan di kawasan perkantoran Gubernur Kepri, Pulau Dompak. Selanjutnya, baru diikuti perkantoran lain di luar Dompak dan pusat-pusat keramaian lainnya seperti di mall dan sebagainya,” ujar Gubernur Ansar Ahmad di Aula Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang belum lama ini.

Namun demikian, mantan anggota DPR RI tersebut belum dapat memastikan kapan penerapan aplikasi itu akan dilakukan. Karena masih banyak aspek-aspek lain yang perlu disiapkan untuk mendukung penerapan aplikasi tersebut.

“Karena itukan perlu sarana dan prasarananya juga. Supaya nanti bisa maksimal. Karena kebijakan ini adalah upaya bersama untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri,” jelas gubernur.

Lebih lanjut katanya, saat ini Pemprov Kepri telah meminta kerja sama dari seluruh pelaku industri dan juga pariwisata agar dapat mensosialisasikan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka mengedukasi masyarakat. Ditegaskannya, penyebaran Covid-19 tidak cukup hanya Pemerintah yang bergerak namun butuh kerja sama semua pihak.

“Agar pandemi Covid-19 di Kepri bisa dikontrol dan memproteksi kawasan pariwisata serta memfilterisasi kawasan-kawasan kerumunan dengan prevalensi yang luas,” jelasnya lagi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Moch Bisri mengatakan, dengan ditetapkannya Provinsi Kepri berada di level 1 PPKM, tentu ini sesuatu yang menggembirakan. Namun sesuai penegasan Menko Marves, masyarakat diminta untuk tidak bereuforia, sehingga menyebabkan lengah. (*/jpg)

Berharap Guru yang Lolos Passing Grade PPPK Diluluskan

0

batampos.co.id – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) meminta untuk para guru honorer peserta tahap 1 yang lolos passing grade seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) namun tidak ada formasi dapat langsung lulus. Hal ini juga diharapkan dilakukan pada mereka yang tidak dapat formasi karena tak berasal dari sekolah induk.

“P2G memohon kepada KemenPAN-RB dan BKN agar mereka yang nilainya di atas passing grade tidak perlu mengikuti tes tahapan 2 dan 3 lagi. Artinya otomatis dinyatakan lulus dan ditempatkan,” ungkap Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim dalam keterangannya, Senin (18/10).

Sebab, cukup banyak hasil nilai tesnya di atas passing grade dalam PPPK tahap 1, tetapi tidak ada formasi di sekolah tempat mereka mengajar. Atau tak lolos karena bukan berasal dari sekolah induk, hal ini dirasa tidak adil. “Ini kan kasihan sekali,” ucap dia.

Terkait sangat minimnya formasi yang diajukan sekolah ke pemerintah daerah (pemda) maupun yang disetujui pemda dan pemerintah pusat, ini menjadi fakta menyedihkan secara nasional. Contoh kasus di Kabupaten Garut, formasi yang disetujui pemerintah daerah hanya 196 formasi, sedangkan jumlah kebutuhan formasi guru honorernya mencapai angka 8.801 formasi. Di sisi lain dalam tes PPPK tahapan 1 yang lulus passing grade diperkirakan lebih dari 1.000 orang.

“Mereka tak bisa menjadi PPPK karena minimnya formasi yang tersedia. Kami betul-betul memohon kepada Mas Menteri Nadiem Makarim dan MenPAN-RB menambah jumlah formasi guru PPPK, mendorong pemerintah pusat berkoordinasi dan mendesak pemda untuk mengusulkan tambahan formasi guru PPPK, sedapat mungkin disesuaikan dengan angka kebutuhan yang riil di daerah, agar dapat mengakomodir semua guru honorer,” terang Satriwan.

Mengingat formasi guru PPPK yang tersedia terbatas, sekarang 2021 ini saja pemda hanya mengajukan 506.252 formasi, padahal janji Mas Nadiem Mendikbudristek membuka 1.002.616 formasi. “Ini masalah pokoknya,” tutur dia.

Terakhir pihaknya pun meminta pemda dan pemerintah pusat mengkalkulasi dan membuat road map guru honorer yang lulus PPPK nanti, bagaimana penempatan mereka setelah lulus, mendapatkan SK dari pemda. Sebab, perlu diingat keberadaan guru PPPK bisa berpotensi menggeser keberadaan guru honorer yang sudah ada di sekolah tersebut.

“Bisa-bisa para guru honorernya terbuang, lalu mau dikemanakan? Ini menjadi fakta bentuk diskriminasi lain bagi guru honorer,” pungkasnya. (jpg)

4 Daerah di Kepri PPKM Level 1, Termasuk Batam

0

batampos.co.id – Hari ini, Senin (18/10), pemerintah akan kembali mengevaluasi level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masing-masing daerah di Indonesia. Evaluasi ini berdasarkan asesmen yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri, menyampaikan, dari asesmen yang dilakukan Kemenkes di Kepri, beberapa kota dan kabupaten turun ke level I. ”Secara provinsi, Kepri masih masuk level 1. Namun, untuk kota dan kabupaten, tidak hanya Tanjungpinang yang berada di level 1, akan bertambah,” kata Bisri, Minggu (17/10).

Ia menjelaskan, Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Karimun, sudah bisa berada di PPKM level 1. Hal ini karena berdasarkan positify rate yang terus menurun setiap harinya dan tracing masif dilakukan pemerintah kota atau kabupaten.

Sedangkan Lingga dan Natuna, masih tetap bertahan di level II PPKM. Walaupun ada peningkatan dilakukan pemerintah dua kabupaten tersebut. Namun, asesmen Kemenkes menyatakan kedua kabupaten ini, belum bisa turun ke level 1.

”Tapi, semua ini kembali lagi ke kebijakan pemerintah pusat, Senin (18/10). Contohnya dua pekan lalu, Kepri itu hasil asesmen masih berada di level II, tapi keputusan pemerintah pusat menyatakan sudah bisa turun ke level 1. Karena ada faktor vaksinasi dimasukkan,” ucapnya.

Bisri mengaku tidak mengetahui capaian vaksinasi masih menjadi poin dalam penurunan level PPKM atau tidak. Sejauh ini, berdasarkan asesmen Kemenkes, yang dimasukkan dalam penilaian level PPKM yakni positify rate, angka kematian, BOR (Bed Occupancy Rate), tracing, testing, dan treatment.

”Pandemi ini sudah mulai terkendali, tapi untuk turun menjadi endemik butuh waktu panjang. Kemungkinan jika kasus ini terus turun dan menjadi nol, pandemi akan berubah menjadi endemik,” jelasnya.

Kunci pengendalian ini, kata Bisri, adalah testing dan tracing yang masif dilakukan setiap pemerintah kota dan kabupaten. Setiap ada temuan kasus positif, wajib melakukan tracing sebanyak mungkin, minimal 15 orang kontak terdekat pasien positif.

”Sejauh ini, testing, tracing, treatment (3T) sudah bagus, dan kami pemerintah akan menjaga ini. Begitu juga dengan capaian vaksinasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, 3T dan vaksinasi saja tidak cukup. Pemerintah masih membutuhkan peran serta masyarakat, mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara selalu mematuhi protokol kesehatan (protkes).

”Jangan lengah, saat ini masih pandemi. Potensi kasus meningkat selalu ada, masyarakat bisa membantu pemerintah mengendalikan virus ini dengan mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Bisri meminta masyarakat tidak terlena dengan penurunan kasus atau level PPKM. Masyarakat harus tetap waspada. ”Tahun depan diharapkan sudah bukan pandemi lagi, tapi endemik,” harapnya. (*/jpg)

Tes Psikologi untuk SIM, Bayar Rp 100 Ribu

0

batampos.co.id – Bagi pemohon atau pengendara yang akan mengajukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan perpanjangan SIM, wajib melampirkan syarat terbaru yakni surat hasil tes psikologi. Untuk itu, pemohon diharuskan mengikuti tes di lembaga psikologi yang telah ditunjuk dan membayar Rp 100 ribu.

Administrasi Arka Trans Psikologi Karin, mengatakan persyaratan untuk tes psikologi bagi Warga Negara Indonesia (WNI) membawa e-KTP asli dan fotokopi e-KTP serta surat kesehatan. Untuk Warga Negara Asing (WNA), ditambah Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) dan paspor yang asli dan fotokopi. ”Biaya psikotes Rp100 ribu,” jelasnya.

Sejak awal Oktober 2021 hingga saat ini, sebanyak ratusan warga yang telah melakukan tes psikologi. Menurut Karin, hasil tes berlaku selama enam bulan. ”Waktu tesnya 15 hingga 20 menit saja,” terangnya.

Seperti diketahui, tujuan dari tes psikologi ini guna mengetahui tingkat emosi dari pemohon SIM yang meliputi kemampuan berkonsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan menyesuaikan diri, dan stabilitas emosi.

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP I Made Putra Hari Sugana menjelaskan, hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 81 Ayat 1 dan Ayat 4.

Surat keterangan hasil tes psikologi, lanjut I Made, dikeluarkan oleh lembaga psikologi yang telah mendapatkan rekomendasi dari Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kepri. ”Untuk di Tanjungpinang lembaga yang ditunjuk yakni ARKA Psikologi,” jelasnya.(*/jpg)

Kasus Covid-19 Turun Drastis, Tersisa 1 Pasien di RSUD Batam

0

batampos.co.id – Upaya pemerintah daerah dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Batam untuk menekan lajunya penyebaran Covid-19 mulai berbuah manis. Angka penyebaran Covid-19 menurun drastis dan bahkan hampir tak ada lagi pasien baru.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, misalnya, saat ini tersisa satu pasien Covid-19 lagi, Minggu (17/10). Ini adalah pasien yang masuk pekan lalu dan masih dalam tahap pemulihan.

Pasien baru nihil dalam sepekan belakangan ini. Ini tentunya menjadi kabar baik bagi masyarakat Batam sebab penyebaran Covid-19 di Kota Batam berhasil ditekan. Kabar baik ini diharapkan menjadi dorongan yang baik kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap patuh dan setia dengan aturan protkes.

”Saat ini sudah membaik. Penyebaran Covid-19 mulai menurun dan di RSUD tersisa satu pasien lagi. Namun demikian, kita semua harus tetap waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. Mari terus berjuang agar wabah ini segera hilang,” ujar Wadir Pelayanan Medik RSUD Embung Fatimah, Sri Rupiati, kemarin.

Berkurangnya pasien Covid-19 ini juga menjadi angin segar bagi tenaga medis (nakes) di RSUD. Mereka merasa lega sebab perjuangan panjang melawan pandemi selama hampir dua tahun terakhir akhirnya membuahkan hasil. Mereka berharap agar wabah ini segera berakhir dan tak ada lagi pasien Covid-19.

”Biar bisa fokus dengan layanan medis lain seperti sedia kala. Selama pandemi ini mewabah, kami sebagai nakes selalu dilanda perasaan waswas. Khawatir ikut terjangkit dan juga harus berkerja keras merawat pasien yang begitu banyak. Semoga tak ada lagi ke depannya agar bisa kembali normal seperti sebelumnya,” ujar Erna, seorang petugas medis. (*/jpg)

Play sound