Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9139

Gubernur Kepri Belum Berani Hapus Antigen

0

batampos.co.id – Lantaran Provinsi Kepri masih tertahan di level 3, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad belum berani mencabut rapid test antigen dari daftar syarat perjalanan laut antardaerah di Provinsi Kepr.

Menurut gubernur, kebijakan ini akan dievaluasi ketika sudah ter-
jadi penurunan level.

“Untuk mencabut kebijakan itu (rapid tes, red) harus didasari referensi dan catatan yang kuat. Karena tujuan diberlakukannya kewajiban rapid antigen untuk mengurangi mobilitas masyarakat dari suatu daerah ke daerah lainnya,” ujar Ansar di Tanjungpinang, Kamis (23/9/2021)

Dijelaskannya, tujuan penerapan kebijakan tersebut untuk menekan penyebaran Covid-19 agar bisa dikendalikan dengan baik.

Fokus pihaknya bagaimana Kepri bisa turun level 1 atau 2.

“Apalagi semua kabupaten/kota sudah zona kuning. Terkait apa yang menjadi penyebab kita masih tertahan di level tiga sudah dievaluasi, dan akan diperkuat lagi bersama kabupaten/kota,” tegasnya.

Masih kata gubernur, mengenai persoalan antigen, kebijakan wajib antigen sebagai syarat bepergian pada warga di Pelabuhan itu, perlu terus dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 antar kabupaten dan provinsi.

Sedangkan bagi penumpang maskapai penerbangan antarpulau di Kepri, gubernur memberikan keringanan, cukup menggunakan pemeriksaan rapid antigen dan tidak harus PCR swab.

“Kemarin kita berikan diskresi, untuk penerbangan antardaerah seperti ke Natuna dan Lingga bagi penumpang pesawat tidak harus PCR Swap, tapi cukup antigen,” jelasnya.

Disinggung adanya kebijakan Pemkab Lingga menghapus rapid test antigen sebagai persyaratan perjalan laut antardaerah?

Mengenai hal itu, Mantan Bupati Bintan tersebut menyarankan Pemkab Lingga mengkaji kembali kebijakan peniadaan tes antigen bagi calon penumpang kapal, yang masuk maupun
keluar dari dan ke wilayah Kabupaten Lingga.

“Karena saat ini kasus Covid-19 masih fluktuatif, tentu akan lebih sulit mengatasinya bila sudah menyebar. Maka, sebaiknya betul-betul dikajilah,” jelasnya lagi.

Namun demikian, ia juga tidak dapat berbuat apa-apa jika hal tersebut sudah menjadi kebijakan Bupati Lingga.

Apalagi, kebijakan itu dibuat bertujuan membantu meringankan beban masyarakat.

Namun ia tetap mengingatkan kepada Pemkab Lingga agar dalam penerapannya dapat dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat.(jpg)

IndiHome akan Berikan Kompensasi Kepada Pelanggan

0

batampos.co.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyebut telah mempersiapkan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak sesuai aturan yang berlaku.

Hal ini sehubungan dengan adanya gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak pada Minggu (19/9/2021) lalu,

Vice President Marketing Management Telkom, E. Kurniawan, menyampaikan, pada prinsipnya Telkom akan memberi kompensasi sebagaimana tertuang dalam kontrak saat awal berlangganan sesuai dengan segmen pelanggan.

“Bagi pelanggan IndiHome yang terdampak, tentu kami akan memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan pada kontrak berlangganan masing-masing pelanggan,” ujar Kurniawan melalui keterangan resminya.

Dia melanjutkan, kenyamanan pelanggan adalah fokus utama mereka. Dan sejak tanggal 20 September Layanan telah dapat digunakan pelanggan yang krusial menggunakan jaringan untuk belajar atau bekerja dari rumah.

“Tentunya Telkom pun tidak menginginkan terjadinya gangguan kabel laut yang mengakibatkan penurunan kualitas yang dirasakan pelanggan. Kami telah mengalihkan routing layanan ke network lainnya dan saat ini fokus untuk mempercepat perbaikan kabel laut JaSuKa serta memberikan win-win solution bagi pelanggan,” lanjut Kurniawan.

Terkait dengan pembayaran tagihan IndiHome, Telkom akan memberlakukan kebijakan bebas denda dan pengunduran batas akhir pembayaran hingga 25 September 2021.

Sebelumnya diberitakan bahwa sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak mengalami gangguan pada Minggu, 19 September 2021.

Hal ini membuat banyak pelanggan Indihome tidak bisa mendapatkan akses internet seperti biasanya.

Dalam pernyataan Telkom sebelumnya, perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan setelah adanya gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak yang terjadi pada Minggu (19/9/2021).(jpg)

Airlangga dan Habib Syeikh Jadi Tuan Rumah Haul Ki Ageng Gribik

0
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (istimewa)

batampos.co.id – Airlangga Hartarto, anak cucu Ki Ageng Gribig, mengatakan kegiatan rutin menggelar haul Ki Ageng Gribig adalah amanat ayahnya, Hartarto. Ini merupakan bentuk terima kasih, karena Ki Ageng Gribig telah menyebarkan agama Islam, berjuang melawan penjajahan, dan berjuang untuk Indonesia.

“Saya hadir di acara itu bukan sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan juga Menko Perekonomian,” ujar Airlangga dalam sambutan sebagai tuan rumah haul Ki Ageng Gribig, di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (23/9).

Airlangga mengatakan apa yang dilakukan bersama keluarga memperingati acara haul setiap tahun sebagai upaya melestarikan tradisi yang diwariskan Ki Ageng Gribig.

“Sebagai dzurriyah, anak cucu, cicit yang selalu nyadong berkah ke leluhur. Kami rutin mengadakan haul Ki Ageng Gribig, menjalankan amanat ayah saya Pak Hartarto. Harapannya, tidak lain dan bukan kami takdzim kepada leluhur. Rasa terima kasih selama hidupnya menyebarkan agama Islam, berjuang melawan penjajahan dan berjuang untuk Indonesia,” papar Airlangga.

Ketua Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) ini mengharapkan atas washilah leluhurnya Ki Ageng Gribig, pandemi Covid-19 bisa segera diangkat dan ekonomi kembali pulih.

Ki Ageng Gribig, menurut Airlangga, adalah seorang ulama yang bisa menggabungkan unsur ilahiyah dengan budaya masyarakat dan membantu ekonomi masyarakat. Meski sudah ratusan tahun lalu wafat, Airlangga mengatakan sampai saat ini bermanfaat membangun ekonomi masyarakat sekitar.

“Semoga tahlil dan doa yang kita panjatkan dikabulkan Allah, semoga washilah Ki Ageng Gribig, pandemi bisa diangkat oleh Allah SWT, rakyat kembali sejahtera,” tandasnya.

Airlangga menceritakan bahwa Ki Ageng Gribig memiliki kebiasaan membagikan apem dengan melantunkan wirid Ya Qowiyyu. Meski demikian dalam dua tahun ini, Airlangga mengatakan tidak dilakukan karena masih dalam suasana pandemi.

Airlangga juga mengaku, bersama keluarga mendapatkan inspirasi menafsirkan kata Apem. A diartikan sebagai Akar sejarah yang kuat yakni menjaga tradii, budaya dan warisan para pahlawan bangsa. Huruf P diartikan persatuan dan kesatuan yakni menjaga kerukunan, menanamkan toleransi, menjaga kemajemukan dan kebinekaan.

Huruf E ekonomi kerkayatam pembangunan ekonomi harus dipusatkan untuk kemakmuran rakyat dan huruf M diartikan masyarakat yang maju, beragama, berakhlakul kharimah, terciptanya masyarakat yang maju, berilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan iman dan takwa, berbudi pekerti luhur.

“Nilai-nilai APEM inilah menjadi garis perjuangan saya dimanapun saya berada. Dan ini menjadi amanah keluarga untuk dijaga dan dijalankan,” kata Airlanggga.

Airlangga sempat memohon restu agar senantiasa diberi kemudahan dalam menjalankan tugas menanggulangi Covid-9 dan mengembalikan kondisi pertumbuhan ekonomi.

Dalam haul tersebut hadir diantaranya Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Umar Al Muthohar, Rois Syuriah PWNU KH Ubaidillah Shodaqoh, Gus Ghofur Maimoen Zubair, Ketua MUI Jateng dan pengasuh pesantren dari Pati, Kudus, Habib dan Kiai se Solo Raya dan Jawa Tengah.

Tradisi Ya Qowiyyu Mbah Gribig

Selama ratusan tahun sejak 1600-an, Ki Ageng Gribig telah mewariskan tradisi yang disebut Saparan (bulan kedua penanggalan Jawa). Masyarakat setempat juga mengenal dengan tradisi Ya Qowiyyu. Ya Qowiyyu sendiri diyakini berasal dari lantunan doa Yaa Qowiyyu, yaa aziz Qowwina wal muslimin, yaa qowiyyu warzuqna wal masulimin. Bacaan tersebut umum diamalkan sebagai doa memohon kekuatan.

Haul yang diselanggarakan oleh Majelis Dzikir dan Sholawat Ahlul Hidayah (Majelis AH) pimpinan Nusron Wahid itu digelar di area makam Ki Ageng Gribig pada Kamis malam ini.

“Acara ini untuk menandai sekaligus meneladani perjuangan ulama besar bernama Mbah Gribig (Ki Ageng Gribig), keturunan Raja Majapahit Brawijaya V dari Sultan Agung, Mataram,” ujar Nusron.

Nusron berujar Airlangga Hartarto merupakan Mustasyar Aam/Ketua Dewan Penasihat Majelis AH adalah Pemangku makam Ki Ageng Gribig. Dari silsilah leluhur Jawa, Ki Ageng Gribig adalah cucu Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit, putra dari R.M. Guntur atau Prabu Wasi Jolodoro.(*/)

PLN Batam Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir, Ini Jadwalnya…

0

batampos.co.id – bright PLN Batam akan melakukan pemadaman bergilir pada Jumat (24/9/2021).

Pemadaman dilakukan disebabkan adanya pengurangan pasokan listrik akibat gangguan pasokan gas kepada pembangkit PT PLN Batam.

Informasi dan jadwal pemadaman dapat diakses website plnbatam.com.

Sebelumnya, bright PLN Batam menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan karena terjadi pemadaman mendadak di beberapa wilayah di Batam pada Kamis (23/9/2021).

Hal itu diakibat penurunan Pressure gas ke pembangkit listrik berbahan bakar gas PLN Batam yang mengakibatkan beberapa pembangkit gas PLN Batam mengalami penurunan daya cukup signifikan.

Pembangkit PLN Batam yang mengalami penurunan tekanan gas. Karena hal ini PLN Batam melakukan pemadaman secara bergilir di Kota Batam. Foto: PLN Batam untuk batampos.co.id

“Hal ini menyebabkan sistem kelistrikan di Batam mengalami defisit kurang lebih ± 23 MW, dan sampai dengan dikeluarkannya Release ini, informasi penyebab turunnya pressure gas tersebut belum kami terima secara resmi,” ujar Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean.

Beberapa upaya yang dilakukan pihaknya untuk meminimalkan pemadaman yaitu, perintah siaga untuk seluruh pembangkit tetap beroperasi dalam kondisi emergency.

Serta tambahan daya excess power dari beberapa captive power. PLN Batam juga berharap agar pressure serta volume gas tidak terganggu lagi agar pembangkit gas dapat operasi maksimal sehingga tidak terjadi pemadaman listrik kembali.

”Kami mohon maaf kepada pelanggan atas kondisi gangguan ini, beberapa upaya sedang kami lakukan untuk meminimalkan pemadaman diantaranya mengoptimalkan pembangkit emergency (PLTD) kami sembari menunggu tekanan (pressure gas) normal kembali, kemudian rekan-rekan operasi intens berkomunikasi dengan TGI (Transportasi Gas Indonesia) sebagai transporter gas ” tutur Bukti.

bright PLN Batam mengimbau kepada pelanggan untuk menghemat pemakaian energi listrik dan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir banyaknya wilayah yang terkena padam.

“Kita berharap semoga penormalan pressure gas dapat segera diatasi,” tutup Bukti.(esa)

Wali Kota Batam Sampaikan Hal Ini Terkait Pembelajar Tatap Muka Tingkat SLTA

0

batampos.co.id – Kota Batam sudah menjalankan proses Pembelajaran Tatap Muka untuk (PTM) tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sejak Selasa (21/9/2021) lalu.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, untuk PTM tingkat SLTA pihaknya masih menunggu persetujuan dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

“Untuk tingkat SLTA, itu tergantung Pak Gubernur. Kita tunggu saja karena wewenangnya ada di provinsi,” ujarnya, Kamis (23/9/2021).

Ia menjelaskan, apabila sudah mendapatkan persetujuan, pihaknya akan langsung memberikan izin PTM untuk tingkat SLTA.

Namun lanjutnya, sekolah yang hendak menjalankan PTM tetap harus meminta izin kepada Dinas Pendidikan.

Setelah itu, pihak Dinas Pendidikan akan melakukan peninjauan untuk melihat kesiapan protokol kesehatan di sekolah tersebut.

“Tapi jangan lupa prokes (protokol kesehatan,red) harus dijalani,” katanya.

Siswa SMP Negeri 12 Batam mencuci tangan saat memasuki sekolah untuk mengikuti uji coba belajar tatap muka di sekolah, Kamis (25/2/2021) lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Sebelumnya, diberitakan pada hari pertama PTM di Kota Batam berlangsung dengan lancar. Guru-guru menyambut siswanya dengan riang dan gembira.

Para siswa pun terlihat senang dan semringah, karena dapat bersekolah kembali dan bertemu dengan teman-temannya.

Kepala SMPN 12 Batam, Nurmi, mengaku sangat senang melihat murid-muridnya dapat kembali bersekolah.

”Tak terkira rasanya, senang sekali. Anak-anak pun juga
begitu, orangtuanya juga. Kami berdoa semoga proses
belajar mengajar ini berjalan lancar,” kata Nurmi, Rabu (22/9/2021).

Ia mengatakan, sekolah tatap muka ini sudah diperbolehkan sejak Selasa (21/9) lalu. Namun, SMPN 12 Batam baru resmi melaksanakannya setelah para siswa mendapatkan izin dari para orangtuanya.

Nurmi mengatakan, siswa yang menjalani sekolah tatap muka, harus atas persetujuan orangtua atau walinya. Persetujuan ini ditandangani di atas materai.

”Jika tidak diizinkan orangtua, anak masih tetap bersekolah, tapi secara online. Kami tidak memaksa orangtua harus mengizinkan,” ujarnya.

Anak yang tidak menjalani sekolah tatap muka, bisa menyaksikan guru mengajar secara online.

”Bagi yang tatap muka, tidak ada PR (pekerjaan rumah), yang online ada PR-nya. Al- hamdulillah, sebanyak 95 persen dari 1.028 siswa kami melaksanakan sekolah tatap muka hari ini,” tutur Nurmi.

Nurmi mengatakan, hampir sebagian besar siswa SMPN 12 Batam sudah divaksin. Namun, ada sebanyak 20 anak belum divaksin, karena alasan belum cukup umur dan pernah terpapar Covid-19.

Sistem sekolah, kata Nurmi, dilakukan dengan sistem sif. Dimana, untuk sif pertama dari pukul 07.30 hingga 10.20. Sif kedua dari pukul 10.30 hingga 12.40. Dalam satu sif, siswa hanya belajar sekitar 2,5 jam saja.

”Kita mengurangi jam pelajaran. Contoh pelajaran matematika yang sebelumnya dua jam, sekarang hanya satu jam saja,” ungkapnya.

Proses belajar mengajar ini sangat memperhatikan protokol kesehatan. Pembersihan dengan menggunakan disinfektan tidak hanya di ruang kelas, tapi juga hingga ke toilet.

Nurmi berharap kondisi segera membaik, sehingga tidak perlu lagi melaksanakan sistem belajar mengejar dalam dua sif.

Salah satu siswi SMPN 12 yang ditanya soal perasaanya bisa kembali sekolah tatap muka, mengaku sangat gembira.

”Alhamdulillah, saya sangat senang bisa kembali belajar
tatap muka. Bisa berinteraksi langsung dengan guru-guru dan teman-teman itu sangat menyenangkan,” ujar Nasya Thalita Salsabila, siswa Kelas 8.

Ia bersyukur pandemi Covid-19 di Batam terus melandai, sehingga pemerintah akhirnya mengizinkan proses belajar mengajar tatap muka.(esa/jpg)

Pastikan Ekonomi Rakyat Tetap Bergerak, Menko Airlangga Tinjau UMKM Rumahan

0
Menko Perekeonomian Airlangga,Hartarto di salah satu lokasi binaan UMKM usAHA di Surakarta, Kamis (23/9). (istimewa)

batampos.co.id – Dalam rangka memantau Program Dukungan UMKM yang termasuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi salah satu kelompok pemberdayaan masyarakat yakni UMKM usAHA di Kota Surakarta. Kegiatan UMKM ini juga memiliki fokus pada pelatihan dan bantuan kepada para pelaku UMKM.

Pada kesempatan tersebut, 8 UMKM dengan jenis usaha ultramikro dan mikro menampilkan produknya yang bergerak antara lain di bidang kebutuhan sehari-hari (kelontong), warteg, bahan pangan, makanan olahan, agen air mineral/gas/minyak tanah, dan kebutuhan sekolah.

“UMKM usAHA mengajak masyarakat untuk membangun ekonomi Indonesia dimulai dari lingkungan terkecil mereka, yaitu dengan berbelanja di UMKM atau warung tetangga mereka sendiri. Untuk itu, UMKM usAHA berfokus untuk melatih UMKM-UMKM rumahan yang dekat dengan masyarakat dan terdampak langsung pandemi Covid-19, melalui program WirausAHA Maju,” tutur Menko Airlangga, di salah satu lokasi binaan UMKM usAHA di Kelurahan Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Kamis (23/9).

Melalui Program WirausAHA Maju, UMKM usAHA telah berhasil memberikan pelatihan kepada 11.325 pelaku UMKM dari 28 Kabupaten/Kota se-Pulau Jawa. Untuk Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri sudah 2.080 pelaku UMKM berhasil diberikan pelatihan.

Hal tersebut juga mendapat perhatian dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang dalam kesempatan itu juga mengharapkan UMKM agar dapat terus mengembangkan setiap potensi yang ada sehingga mampu beroperasi dalam skala yang lebih besar.

Pada gelombang pertama ini, pelaku usaha mikro diberi pelatihan pengelolaan usaha secara lebih baik. Materi pelatihan yang diberikan antara lain mengenai dasar-dasar sikap dan pola pikir kewirausahaan secara umum mencakup konsumen atau pelanggan, sales atau profit, dan tema yang lain, kemudian kiat-kiat membuka usaha dan memasarkan produk.

Ada pula program usAHA Borong Usaha, yaitu program bantuan untuk usaha mikro yang membutuhkan, berupa pembelian produk. Produk yang dibeli bisa digunakan untuk kegiatan sosial, misalnya dibagikan pada masyarakat secara gratis, atau dikirimkan ke warga yang lakukan isolasi mandiri.

“Disampaikan UMKM usAHA juga telah memiliki aplikasi bernama WirausAHA sebagai salah satu cara memantau proses bisnis pelaku UMKM yang telah dilatih. Pelatihan adalah hal terpenting untuk menambah kemampuan dan nanti akan juga diberi bantuan pendampingan. Di sini perbankan siap mendorong, apalagi rata-rata pengusaha UMKM (di Jayengan) ini sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun,” kata Menko Airlangga.

Menko Airlangga selanjutnya berdialog santai bersama para pelaku UMKM, menanyakan perkembangan usaha mereka masing-masing. Ia pun mengapresiasi lingkungan usaha di Gang Jayengan itu yang cukup baik menyelenggarakan Prokes dengan menyediakan tempat cuci tangan. Kunjungan diakhiri dengan memberikan bantuan peralatan usaha secara simbolis.(*/)

Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Honorer Ditunda

0

batampos.co.id – Pengumuman hasil seleksi kompetensi untuk guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 rencananya dilaksanakan hari ini, 24 September. Namun, diketahui bahwa pengumumannya ditunda.

Hal ini juga sudah dikonfirmasi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Sesditjen GTK) Nunuk Suryani. Kata dia, terkait kapan pengumuman hasil seleksi kompetensi akan diinformasikan lebih lanjut. “Segera diinfokan kembali,” jelas dia kepada wartawan, Jumat (24/9).

Adapun, pada 23 September lalu juga sudah dikeluarkan Surat Pengumuman Nomor 5363/B/GT.01.00/2021 tentang Penundaan Pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi 1 Guru ASN-PPPK Tahun 2021. Surat tersebut juga telah ditandatangani oleh Dirjen GTK Iwan Syahril.

“Sehubungan dengan masih berlangsungnya proses pengolahan nilai Seleksi Kompetensi 1 Guru PPPK, bersama ini kami sampaikan bahwa pengumuman Hasil Seleksi Kompetensi 1 Guru PPPK yang semula dijadwalkan tanggal 24 September 2021 ditunda sampai pengumuman lebih lanjut,” tulis surat tersebut.

Jadwal terbaru akan diumukan melalui laman https://gurupppk.kemdikbud.go.id. Untuk diketahui, ujian Seleksi Kompetensi PPPK Guru tahap pertama berlangsung pada 13-17 September 2021 yang dilaksanakan di 1.134 lokasi tersebar di 501 kabupaten/kota dari 33 provinsi.

Sebelumnya, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan bahwa ada sekitar 100 ribu guru honorer yang akan diangkat menjadi PPPK. “Berdasarkan seleksi pertama saja ya, sekitar hampir 100 ribu guru honorer dari seluruh Indonesia akan segera diangkat menjadi guru PPPK,” terang dia, Kamis (23/9). (*/jpg)

Polsek Gelar Vaksinasi ke Pulau-Pulau

0

batampos.co.id – Polsek-polsek yang ada di Kota Batam semakin gencar melayani program vaksinasi. Berbagai upaya terus dilakukan agar masyarakat yang memenuhi syarat semuanya menerima vaksin. Polsek Galang Batam misalnya, melaksanakan program vaksin jangkau pulau.

Ini adalah terobosan terbaru dari Polresta Barelang untuk melayani vaksinasi masyarakat di pulau-pulau. Polisi melalui polsek setempat mendatangi masyarakat di pulau-pulau untuk melayani vaksin. Polsek Galang melakukannya di Pulau Panjang, Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kamis (23/9). Sasarannya adalah seluruh masyarakat yang memenuhi syarat vaksin.

”Itu untuk semua kalangan, dosis pertama dan dosis kedua juga,” ujar Kapolresta Barelang, KBP Yos Guntur, melalui Kapolsek Galang, AKP Herman Kelly.

Kegiatan ini berjalan sukses, sebab masyarakat pulau cukup antusias menerima program vaksinasi tersebut. ”Ada yang baru dosis pertama, ada juga yang sudah dosis kedua. Alhamdulillah hari ini (kemarin, red) polsek melayani sampai ke pulau-pulau. Masyarakat sangat antusias,” ujar Sekretaris Camat Galang, Hardianus.

Tahapan proses vaksinasi diawali dengan pengecekan barcode, pengecekan kesehatan dan penyuntikan vaksin. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah meningkatkan herd immunity masyarakat untuk menjadi Indonesia yang tangguh dan tumbuh. Selama pelaksanaan vaksinasi tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. (*/jpg)

Penularan Covid-19 Meluas di Singapura

0

batampos.co.id – Penanganan Covid-19 di Singapura terhambat karena lonjakan kasus baru mencapai puncak. Warga mulai khawatir dan memprotes pemerintah karena penanganan dinilai lambat.

Kementerian Kesehatan (MOH) mengakui situasi di lapangan sangat tegang dengan meningkatnya jumlah kasus. Kini pemulihan di rumah menjadi strategi alternatif perawatan untuk pasien Covid-19.

Beberapa pasien yang menjalani pemulihan di rumah mengatakan mereka belum menerima instruksi dari pihak berwenang tentang tes atau apa yang harus mereka lakukan setelah dinyatakan positif. Pemerintah Singapura meminta warga bersabar dan tetap tenang.

“Lonjakan kasus telah menyebabkan penundaan penanganan dan kami meminta kesabaran dan pengertian Anda. Kami akan menghubungi Anda sesegera mungkin,” kata Kemenkes Singapura dalam menanggapi pertanyaan media.

Pada Rabu (22/9), Singapura melaporkan rekor 1.453 kasus Covid-19 lokal baru. Pasien pemulihan di rumah sekarang mencapai hingga 40 persen kasus setiap hari.

Sejak 15 September, pasien yang divaksinasi lengkap berusia 12 hingga 50 tahun dapat pulih di rumah jika memenuhi kriteria. Ini diperluas pada 18 September untuk pasien Covid-19 berusia hingga 69 tahun.

“Pasien tersebut tidak boleh memiliki penyakit penyerta atau penyakit bawaan yang parah. Mereka harus bisa mengisolasi diri di sebuah ruangan, sebaiknya punya kamar mandi di dalam,” kata Kemenkes Singapura.

“Juga tidak boleh ada anggota rumah tangga yang berusia lebih dari 80 tahun atau berada di salah satu kelompok rentan, seperti ibu hamil atau mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah,” tambah Kemenkes.

Mereka yang menjalani pemulihan di rumah akan menerima SMS yang memberikan informasi lebih lanjut tentang apa yang harus mereka lakukan selama periode 10 hari. “Cobalah untuk tidak menghubungi hotline karantina, hotline Depkes, hotline QSM, ini hanya akan membuat sistem macet,” kata Kemenkes.

“Kami sedang menyiapkan sistem teman pemulihan rumah dan meningkatkan sumber daya kami, dan teman pemulihan rumah akan menghubungi kembali,” imbuh Kemenkes.

Pasien Covid-19 bisa dirawat di rumah sakit dan fasilitas perawatan masyarakat bagi yang berusia 80 tahun ke atas, atau jika mereka berusia 70 tahun ke atas dan tidak divaksinasi. Mereka yang memiliki penyakit yang mendasari juga dirawat di rumah sakit atau fasilitas perawatan masyarakat.

Sementara itu, Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengatakan kelompok tugas manajemen kasus Covid-19 melakukan yang terbaik untuk meningkatkan operasi dan memastikan semua pasien dirawat dengan baik. Vaksinasi juga terus digenjot.

“Kami sekarang mendorong pasien yang divaksinasi lengkap untuk pulih di rumah sebisa mungkin,” kata Perdana Menteri Lee.

“Hal ini tidak terlalu mengganggu mereka, apalagi jika gejalanya ringan. Selain itu, juga akan mengurangi kebutuhan tempat tidur rumah sakit, sehingga yang sakit parah bisa mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan,” jelasnya.

“Saya tahu ini adalah saat yang menegangkan bagi mereka yang memiliki anggota keluarga yang menderita Covid-19. Beberapa dari Anda mengungkapkan rasa frustrasi, atau mempertanyakan mengapa Kemenkes membutuhkan waktu lama,” jelasnya. Kemenkes mendorong orang yang lebih muda dan divaksinasi untuk pulih dengan isoman di rumah.(jpg)

Pemko Batam Beri Keringanan Pajak, Cek Jumlah Tagihan di Sini

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan relaksasi pajak tidak hanya kepada masyarakat umum, tapi juga pelaku usaha. Khususnya di sektor perhotelan dan restoran. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, di tengah pandemi saat ini hampir semua sektor usaha terkena dampaknya. Karena itu, Pemko Batam tentunya akan terus berusaha agar dapat membantu bagaimana kegiatan usaha tetap jalan.

”Saat ini, kita fokus bagaimana usaha para pelaku usaha ini tetap jalan, jangan sampai tutup,” kata Rudi usai kegiatan Sosialisasi Kebijakan dan Relaksasi Pajak Daerah Kota Batam Tahun 2021 di Swiss Belhotel Harbour Bay, Kamis (23/9).

Karena itu, dengan adanya kebijakan relaksasi pajak ini, diharapkan dapat mengurangi beban para pelaku usaha dan juga masyarakat Kota Batam. Sehingga kegiatan usaha dapat tetap berjalan, meskipun belum optimal.

Rudi juga menegaskan, upaya penanganan Covid-19 di Kota Batam masih terus dilakukan Pemko Batam bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pihaknya mengingatkan bahwa pandemi belum belum berakhir, karena itu protokol kesehatan harus terus dijalankan.

”Gelombang kedua berhasil kita lewati, tapi jangan lengah karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” ujarnya.

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah, menambahkan, Pemko Batam saat ini telah mengeluarkan Perwako Nomor 54 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Jatuh Tempo, Pengurangan Piutang Pokok, dan Penghapusan Sanksi Administrasi Berupa Bunga atau Denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Batam.

“Kebijakan ini dikeluarkan Pak Wali sebagai relaksasi pajak serta stimulus untuk masyarakat yang memiiliki piutang pajak kepada pemerintah untuk membayar kewajibannya,” kata Azmansyah.

Adapun ketentuanya, diskon 50 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 1994 sampai 2012. Kemudian diskon 30 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 2013 sampai 2015 dan diskon 20 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 2016 sampai 2018.

Selain itu, Pemko Batam juga menghapus denda piutang PBB-P2 tahun 1994 sampai 2020 dan mengundur jatuh tempo pembayaran sampai 30 November 2021 mendatang. Untuk cek tagihan masyarakat dapat mengunjugi laman https://esppt.batam.go.id.

“Kebijakan ini berlaku mulai 1 September sampai 30 November 2021, karena itu mari bayar pajaknya untuk bangun Kota Batam,” jelasnya.

Untuk pembayarannya dapat dilakukan melalui loket, ATM, m-Banking pada bank dan minimarket yang ditunjuk. Di antaranya seperti Bank Riau Kepri, BNI, Bank bjb, Bank BTN, BRI, dan juga Indomaret.

Selain pemberian diskon untuk PBB-P2, Azmansyah juga mengatakan Pemko Batam juga membebaskan denda dan bunga pajak daerah Kota Batam periode tahun 2015 sampai 2021. Di antaranya pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak penerangan jalan (bersumber daya tenaga listrik yang dihasilkan sendiri), dan pajak parkir. Kebijakan ini berlaku mulai 1 September sampai 31 Desember 2021.

“Sebagaimana Keputusan Wali Kota Batam Nomor KPTS.309/HK/VIII/2021 tentang Pemberian Pembebasan Sanksi Administrasi berupa Denda atau Bunga Pajak Daerah,” katanya. (*/jpg)

Play sound