Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9154

MUI Ingatkan Dampak Buruk Nikah Siri Tercatat dalam KK

0

batampos.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki kebijakan bahwa pasangan nikah siri bisa tercatat dalam Kartu Keluarga (KK).

Hanya saja, pernikahan tersebut tidak tercatat dalam akta atau memiliki surat nikah resmi.

Menanggapi kebijakan tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam, KH Lukman Rifa’i, mengatakan, pernikahan siri sah menurut hukum Islam.

Sebab, pernikahan yang tidak tercatat secara resmi oleh negara ini, telah memenuhi rukun pernikahan dalam Islam.

”Namun demikian, demi kemaslahatan semua pihak, sebaiknya pernikahan itu dilaksanakan secara resmi dan tercatat. Sehingga, sah menurut hukum Islam dan hukum negara,” ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Ia melanjutkan, pasangan nikah siri boleh saja dilayani dalam pembuatan KK.

Namun, ia mengingatkan agar berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan nikah siri dan bisa mendapatkan KK.

Sebab, jika tidak berhati-hati, menurut Lukman, malah akan menimbulkan beberapa dampak yang tidak baik.

”Nanti masyarakat berpikir merasa cukup nikah siri saja tanpa perlu dicatatkan, karena mendapatkan status layanan yang hampir sama dengan nikah tercatat,” katanya.

Bahkan, sambung Lukman, dalam jangka panjang nikah siri yang tercatat dalam KK berpotensi menggerus peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai lembaga pencatat pernikahan.

Ia menambahkan, dampak lainnya dari kebijakan ini, akan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Misalnya, ada pasangan yang belum menikah namun mengaku sudah menikah secara siri, kemudian merekayasa Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dan saksi, sebagaimana syarat pasangan yang menikah siri dalam mengurus KK.

”Jadi, harus berhati-hati dalam penerapannya. Karena bisa menimbulkan beberapa dampak,” imbuhnya.

Adapun, Kemendagri mengeluarkan kebijakan ini karena di masyarakat banyak terjadi pernikahan siri.

Banyaknya angka pernikahan siri kemudian menimbulkan sejumlah persoalan. Di antaranya, adalah banyak anak-anak dari pernikahan siri yang tidak diurus akta kelahirannya.

Sehingga, Kemendagri membuat aturan baru dalam rangka percepatan akta kelahiran.

Akhirnya, seluruh peristiwa perkawinan, baik yang tercatat resmi maupun nikah siri, di dalam KK diberi keterangan kawin.

Sehingga, si anak bisa membuat akta lahir. Begitu pun dengan kaum perempuan, bisa terhindar dari kerugian-kerugian apabila
pernikahannya tidak masuk dalam KK.

Setelah pernikahan siri ini masuk dalam KK, maka semuanya memiliki kepastian hukum.

Termasuk urusan waris dan lainnya. Sebelumnya, Disdukcapil Kota Batam juga menyatakan pasangan yang menikah siri dapat mengurus dokumen KK.

Asalkan, melengkapi persyaratan berupa dokumen nikah siri serta membuat SPTJM.

Sebelumnya, senada dengan Ketua MUI Batam, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkarnain Umar, juga menganjurkan agar pernikahan sebaiknya dicatatkan secara resmi.

Menurutnya, pernikahan yang sah secara agama dan negara adalah pernikahan yang tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA).

Disebutnya, pernikahan siri tidak dapat digolongkan dengan pernikahan yang sah karena belum terdaftar di KUA.

”Oleh sebab itu, bagi pasangan suami istri siri ini, kami sarankan isbat (penetapan) nikah, karena selain terdaftar di Disdukcapil, mereka juga akan terdaftar di KUA,” ujar Zulkarnain.

Isbat nikah adalah mengesahkan pernikahan yang sudah pernah terjadi di masa lalu namun belum dilegalkan.

Selain itu, setelah isbat nikah, pasangan mendapatkan buku nikah yang disyahkan berdasarkan tahun pernikahan awal sehingga bisa mengakomodir anak-anaknya jika ingin mengurus akta kelahiran/KK dan lainnya.

Kepala Disdukcapil Kota Batam, Heryanto, mengatakan, pada prinsipnya semua penduduk Indonesia wajib terdata dalam KK.

Namun, untuk pasangan nikah siri, Dukcapil tidak dalam posisi menikahkan, melainkan hanya mencatat telah terjadinya pernikahan.

”Hal ini sesuai dengan apa yang dipaparkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri,” ujarnya, Selasa (12/10/2021).

Nantinya, dalam KK itu akan ada informasi bahwa pernikahan tersebut belum tercatat oleh negara.

”Akan ditulis nikah belum tercatat atau kawin belum tercatat,” tambah Heryanto.(jpg)

Enam Kecamatan di Batam Bebas dari Kasus Covid-19

0

batampos.co.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Batam mengumumkan bahwa ada enam kecamatan di Batam yang kini berstatus zona hijau atau bebas dari kasus Covid-19. Keenam kecamatan ini adalah; Sekupang, Bulang, Galang, Batuampar, Seibeduk, dan Belakangpadang.

Sementara sisanya enam kecamatan lainnya masih berstatus zona kuning dengan jumlah kasus aktif berkisar antara dua sampai delapan kasus.

”Benar, sudah ada enam kecamatan di Batam zona hijau atau nol kasus aktif,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid -19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, Rabu (13/10).

Kasus aktif tertinggi masih berada di Kecamatan Batuaji dengan delapan orang. Sedangkan kecamatan lainnya seperti Batam Kota empat kasus. Nongsa, Bengkong, Sagulung, dan Lubukbaja masing-masing dua kasus. ”Jumlah keseluruhan kasus aktif saat ini tinggtal 20 kasus,” sebut Didi.

Bila melihat data per kelurahan, sebanyak 52 kelurahan dari 64 kelurahan di Batam zona hijau atau nol kasus. Sedangkan sisanya 12 kelurahan lainnya berzona kuning.

Adapun 14 kelurahan berzona kuning itu adalah, Taman Baloi, Belian, Sungai Langkai, Sungai Binti, Bukit Tempayang, Buliang, Kibing, Batu Besar, Kabil, Lubukbaja Kota, Tanjunguma, dan Bengkong Sadai.

Sepanjang 24 jam terakhir terdapat penambahan tiga orang positif Covid-19 yang sembuh, dengan jumlah keseluruhan pasien sembuh sebanyak 24.952 orang. Sementara itu terdapat penambahan pasien baru satu orang dengan jumlah keseluruhan 25.810 pasien, dan 838 pasien meninggal.

”Hari ini ada tambahan empat pasien sembuh, satu pasien baru dan pasien yang meninggal nol,” tambahnya.

Adapun 20 kasus aktif itu saat ini sebanyak satu orang dirawat di Asrama Haji Batam, 11 orang isolasi mandiri dan delapan orang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19.

Didi menuturkan, capaian vaksinasi di Batam juga terus meningkat, yakni dosis pertama total sudah mencapai 757.365 orang, atau 83,47 persen. Kemudian dosis kedua sudah sebanyak 542.960 orang atau 59,84 persen. (jpg)

Indonesia Kembali Terima 688.800 Dosis Vaksin AstraZeneca

0

batampos.co.id – Indonesia menerima kedatangan 688.800 dosis vaksin AstraZeneca bantuan pemerintah Prancis, Rabu (13/10). Vaksin tersebut merupakan kedatangan tahap ke-88 melalui dose-sharing jalur Covax Facilities.

”Sore ini (13/10), telah tiba 688.800 dosis vaksin AstraZeneca sebagai dose-sharing jalur Covax Facilities dari pemerintah Prancis,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seperti dilanisr dari Antara di Jakarta.

Dia menyatakan, dengan kedatangan vaksin itu, total dukungan vaksin Prancis yang telah diterima Indonesia berjumlah 3.852.340 dosis AstraZeneca. Jumlah itu melebihi komitmen awal yaitu 3.000.000 dosis yang disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron, kepada Presiden Joko Widodo pada 4 Agustus.

”Apresiasi mendalam atas bantuan dan dukungan dari Prancis. Solidaritas dan kerja sama yang kuat menjadi modal utama kita bersama mengatasi pandemi Covid-19,” ujar Retno.

Dengan kedatangan vaksin dari Prancis itu, jumlah vaksin yang telah tiba di Tanah Air secara total mencapai 281.216.720 dosis. Baik berupa vaksin jadi mau pun masih dalam bahan baku atau bulk.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Usman Kansong menambahkan, pemerintah akan terus bekerja keras guna memenuhi kebutuhan vaksin untuk rakyat Indonesia. Dengan penduduk yang besar upaya untuk melakukan akselerasi vaksinasi akan terus dilakukan.

”Percepatan vaksinasi tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat,” tutur Usman.

Dia juga menekankan, vaksin dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan akan menjadi modal yang kuat bagi Indonesia untuk terus menurunkan angka penyebaran virus Covid-19.

”Oleh karena itu, ayo vaksinasi, dan terus patuhi protokol kesehatan,” ucap Usman.(jpg)

BP Batam Dukung Kebijakan Visa Bagi Kegiatan Pariwisata

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menyambut baik keputusan pemerintah yang baru saja memutuskan penambahan jenis kegiatan Orang Asing dalam rangka pemberian visa, di bidang wisata, perfilman dan pendidikan.

Pemerintah telah menetapkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-03.GR.01.05 Tahun 2021, tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Hukum dan Hak Aasi Manusia Nomor M.HH-02.GR.01.05 Tahun 2021 Tentang Jenis Kegiatan Orang Asing Dalam Rangka Pemberian Visa Selama Masa Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 dan pemulihan Ekonomi Nasional.

Berdasarkan Keputusan tersebut, terdapat penambahan jenis kegiatan Orang Asing dalam rangka pemberian visa selama penanganan penyebaran Covid-19.

Yakni: kegiatan wisata dan pembuatan film sebagai jenis kegiatan visa kunjungan dengan indeks visa B211A, kegiatan dalam rangka pembuatan film yang bersifat komersial dan telah mendapat izin dari instansi berwenang sebagai jenis kegiatan visa tinggal terbatas dengan indeks visa C312.

Serta Pendidikan sebagai jenis kegiatan visa tinggal terbatas dengan indeks visa C316.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait (kanan) dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, I Ismoyo. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan, pihaknya menyambut baik keputusan pemerintah ini dalam rangka upaya percepatan pemulihan ekonomi Batam, dengan mendorong kembali kegiatan berusaha dan merangsang sektor wisata yang selama ini seolah menjadi mati suri akibat dampak langsung pandemi Corona Virus Disease 2019.

“ini merupakan momen yang amat baik, untuk kembali menggeliatkan sektor-sektor penting, yang selama ini benar-benar menjadi mati suri akibat terjangan Covid-19. Sektor wisata kita harapkan dapat bangkit, agar dapat menggerakan roda perekonomian,” ujarnya.

Lebih lanjut Tuty menjabarkan, tugas utama BP Batam selama pemulihan ekonomi berlangsung adalah meningkatkan jumlah investasi asing ke Batam.

Selain konsen terhadap industri manufaktur sebagai fokus utama pengembangan Batam, Kepala BP Batam yang juga Walikota Batam Muhammad Rudi, juga fokus terhadap pengembangan infrastruktur dan wisata Batam itu sendiri.

Terlebih kini Batam telah memiliki dua KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) yang strategis yakni KEK Batam Aero Technic (BAT) dan KEK Nongsa.

Semangat optimisme kebangkitan ekonomi Batam ini dilansir, seiring menurunnya kasus Covid-19 di Batam dan Indonesia yang membawa harapan baru bagi masyarakat.

Reaksi optimis para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan para pengusaha terus digaungkan, guna percepatan pemulihan ekonomi nasional selama pandemi berlangsung.

Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, I Ismoyo, mengatakan, keputusan ini terkait penambahan kegiatan meliputi wisata, perfilman dan pendidikan.

Hal itu lanjutnya merupakan perwujudan dukungan kebijakan Keimigrasian dalam fungsi fasilitator pembangunan ekonomi.

Selaras dengan kebijakan KEK dalam PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang KEK yang melaksanakan UU Cipta Kerja, tentunya ini menjadi kebaikan dan kesempatan bagi Batam dalam menghidupkan kembali kegiatan wisata Orang Asing secara bertahap sejalan dengan perkembangan angka Covid-19 yang menurun, serta dukungan daya saing industri perfilman di KEK.

“Visa untuk kunjungan wisata sudah ditetapkan kebijakannya. Dukungan industri perfilman makin didorong, dan ini baik buat Batam. Kita harapkan bagus buat masyarakat Batam dari sisi roda ekonomi tentunya,” kata Ismoyo.

Lebih lanjut ia mengatakan, orang asing pemegang visa atau izin tinggal yang sah dan berlaku kini dapat masuk wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi setelah memenuhi protokol kesehatan.

“Seiring penurunan kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah membuka kembali akses bagi Orang Asing ke Indonesia. Jenis visa yang berkaitan dengan para pelaku usaha di Batam antara lain, visa kunjungan, visa tinggal terbatas dan izin tinggal terbatas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, permohonan visa kunjungan dan visa tinggal terbatas dapat diajukan secara elektronik dengan melampirkan persyaratan yang telah ditentukan dan melampirkan bukti telah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap, surat pernyataan bersedia mematuhi seluruh protokol kesehatan yang berlaku di Indonesia dan bukti kepemilikan asuransi kesehatan/asuransi perjalanan.

“Mereka juga harus bersedia untuk dikarantina atau isolasi mandiri (isoman) apabila nantinya terkonfirmasi positif Covid-19 dan menanggung biaya hidup secara pribadi selama isoman,” paparnya.(*)

Penerbangan Internasional ke Bali Dimulai Hari Ini

0

batampos.co.id – Penerbangan internasional ke Bali mulai dibuka hari ini (14/10). Ketua Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sutrisno Iwantono menyambut baik pelonggaran tersebut. Kebijakan tersebut sangat dinanti sektor perhotelan dan restoran. Sebab, Bali merupakan destinasi yang kontribusi wismannya sangat signifikan.

Sutrisno yakin keputusan tersebut akan berdampak positif pada ekonomi dan bisnis pelaku usaha. ”Namun, seberapa besar? Tentu tidak bisa berandai-andai. Kita coba tunggu untuk melihat perkembangan itu,” ucap dia.

Menurut dia, penentu keberhasilan pembukaan penerbangan Bali terhadap geliat ekonomi dan pariwisata tidak hanya dari faktor dalam negeri. Tapi juga melihat respons dari turis asing yang akan datang ke Indonesia. Sebab, kalau bukan musim libur, turis asing yang biasa berwisata itu kelompok-kelompok usia lanjut. Mereka sudah pensiun dan memiliki waktu yang lebih senggang.

”Tapi kelompok tersebut masih dibayangi ketakutan terkait penularan Covid-19. Walaupun dibuka belum tentu juga mereka akan pergi. Mudah-mudahan bisa menghasilkan angka-angka yang menggemberiakan,” terang Sutrisno yang juga Ketua Badan Pimpinan Daerah PHRI DKI Jakarta tersebut.

Di sisi lain, Sutrisno mengimbau agar pembukaan penerbangan Bali tidak ditanggapi sembrono oleh pelaku usaha maupun pengunjung. ”Jangan kemudian jumawa, lantas tidak taat prokes. Kalau tidak taat kan khawatir terjadi peningkatan gelombang ketiga,” tutur Sutrisno.

”Pelaku usaha tetap taat prokes. Dan masyarakat tetap disiplin. Vaksin juga kunci penting yang akan meningkatkan daya tahan tubuh,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) M. Ikhsan Ingratubun menyebut, kebijakan membuka penerbangan membuka keran ekonomi pariwisata Bali. Mengingat, pariwisata Pulau Dewata terbilang mati suri selama hampir 2 tahun terakhir.

”Karena selama pembatasan mobilitas, Bali memang tidak ada usaha yang bisa diandalkan,” ujar Ikhsan.

Menurut dia, kebijakan dan iklim usaha yang kondusif itu akan membuat bisnis UMKM sehat. Apalagi, UMKM pariwisata Bali menjadi salah satu sumber pendapatan negara. (jpg)

Travel Bubble Kepri Berlaku, 19 Negara Boleh Masuk

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri tetap akan melanjutkan kebijakan travel bubble, meskipun Pemerintah Kota (Pemko) Batam meminta kebijakan tersebut ditunda.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Buralimar, mengatakan, saat ini Pemprov Kepri tinggal menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat. “Kami menghormati keinginan Wali Kota Batam yang meminta travel bubble di Batam ditunda sementara. Langkah ini adalah untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19 gelombang ketiga,” ujar Buralimar, Rabu (13/10) di Tanjungpinang.

Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Kepri tersebut mengatakan, Provinsi Kepri sudah sangat siap, baik itu menyambut wisatawan mancanegara maupun wisatawan Nusantara.

Menurutnya, untuk menggairahkan kembali dunia pariwisata Provinsi Kepri, Pemprov Kepri akan meminta beberapa kemudahan ke pemerintah pusat.

“Bicara insentif pariwisata tentunya tidak semata soal anggaran, tetapi lewat kebijakan-kebijakan strategis juga bagian dari perhatian. Keinginan kita bagi wisman yang sudah vaksin hendaknya bebas karantina ketika berkunjung ke Kepri. Sedangkan untuk domestik juga bebas PCR bagi yang sudah vaksin,” jelas Buralimar.

Disebutkannya, dari pembicaraan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dengan Menteri Pariwisata (Menpar), Sandiaga Uno, kabar baik untuk Provinsi Kepri akan disampaikan beberapa hari ke depan.

Lebih lanjut Buralimar mengatakan, Kepri saat ini sudah mendekati fase new normal. Apalagi, mengingat pemerintah pusat sudah menetapkan Kepri berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

“Capaian vaksinasi juga terus menjanjikan di Provinsi Kepri. Karena untuk dosis pertama sudah mencapai pada angka 85 persen,” jelasnya.

Ditanya apakah sudah ada konfirmasi wisatawan mancanegara akan berkunjung ke Provinsi Kepri setelah ada kebijakan membuka pintu wisman dari luar negeri? Mengenai hal itu, Buralimar mengatakan belum ada. Ia berharap dengan adanya penyampaian resmi hari ini memberikan kabar baik untuk Provinsi Kepri.

“Kepri sebagai daerah pariwisata tentu sangat berharap aktivitas wisata bagi wisnus dan wisman dibuka. Karena banyak yang bergantung dengan aktivitas wisata, mulai dari pelaku wisata sampai kelompok-kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah,” terang Buralimar.

Sementara itu, Pemerintah pusat memberikan izin pada wisatawan dari 19 negara di dunia untuk berwisata ke Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) seiring pembukaan Bandara Bali untuk penerbangan internasional, hari ini (14/10). Meski demikian, masih butuh waktu hingga wisatawan pertama menjejakkan kakinya di Pulau Dewata. (*/jpg)

Di Batam, Kasus Demam Berdarah Meningkat

0

batampos.co.id – Sebagai penyakit menular berbahaya di Indonesia, demam berdarah dengue (DBD) perlu mendapat perhatian di tengah pandemi Covid-19.

Pasalnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, sampai Selasa (12/10/2021), jumlah kasus DBD mencapai 480 kasus.

Sebarannya merata di seluruh wilayah kecamatan di Kota Batam.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020 lalu, jumlah kasus DBD ini mengalami penurunan.

Dimana, tahun lalu terdapat 528 kasus DBD pada periode yang
sama. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, perlu mewaspadai kemungkinan peningkatan DBD karena memasuki musim hujan.

Kondisi musim hujan ini sangat memungkinkan memunculkan banyak genangan air.

Secara umum, nyamuk Aedes Aegypti senang tinggal di air yang relatif jernih, utamanya di bak-bak mandi.

”Untuk kasus kematian belum ada, dan semoga tidak sampai ada yang meninggal,” ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Ditambahkan Didi, kasus DBD cenderung fluktuatif. Namun, saat musim hujan seperti sekarang ini, kejadian penyakit DBD akan meningkat.

Pada musim hujan, populasi aedes aegypti akan meningkat karena telur yang belum menetas akan menetas ketika habitat perkembangbiakannya mulai tergenang air hujan.

Kondisi tersebut akan meningkatkan populasi nyamuk sehingga dapat menyebabkan peningkatan penularan penyakit DBD.

”Kelangsungan hidup nyamuk aedes aegypti akan lebih lama bila tingkat kelembaban tinggi selama musim hujan sehingga masyarakat harus lebih waspada pada saat memasuki musim hujan,” ungkap Didi.

Berbagai upaya terus dilakukan Dinas Kesehatan Batam untuk penanganan kasus DBD ini.

Salah satunya dengan memberikan penyuluhan ke masyarakat, sampai peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan programnya ’Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik’.

”Kita aktifkan kembali gerakan 1 rumah 1 jumantik,” kata Didi.

Adapun, tugas para jumantik ini menjadi mitra puskesmas dalam mencegah dan menurunkan angka penyakit DBD.

Selain itu, kader ini juga bertugas untuk memantau kondisi lingkungan sekitar dari penyebaran penyakit melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Didi mengimbau masyarakat berperan aktif mencegah DBD, dengan cara lebih peduli terhadap lingkungan.

Misalnya, membersihkan tempat-tempat yang kotor dan kumuh serta menggalakkan program 3M plus.

”3M Plus yaitu menguras, mengubur, dan menutup wadah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menggunakan pelindung tambahan agar tak digigit nyamuk,” pungkas Didi.(jpg)

Testing Melebihi 1 Juta, Penularan Covid-19 Rendah

0

batampos.co.id – Angka testing Covid-19 Indonesia menunjukkan perkembangan sangat baik. Peningkatan angkanya konsisten selama 4 minggu berturut-turut dan per 10 Oktober 2021, jumlah orang yang diperiksa dalam satu minggu mencapai lebih dari saru juta orang per minggu atau tepatnya 1.203.873 orang. Pada minggu terakhir ini juga, persentase orang positif hanya 0,71 persen dari total orang yang diperiksa.

“Tentunya ini adalah perkembangan yang sangat baik dengan tingginya jumlah orang yang diperiksa. Maka kasus Covid-19 di Indonesia pun dapat segera terdeteksi dan tidak dibiarkan semakin menular,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Rabu (13/10).

Dalam pemeriksaan Covid-19 di Indonesia, ada dua jenis metode yang digunakan. Pertama, adalah deteksi materi genetik virus atau Nucleic Acid Amplification Test (NAAT) seperti PCR dan TCM atau tes cepat molekular. Tes ini sebagai standar utama pemeriksaan dan penegakkan diagnosis Covid-19. Digunakan untuk pasien positif, suspek atau orang diduga terinfeksi, kontak erat maupun syarat tertentu bagi pelaku perjalanan.

Untuk jenis kedua, adalah deteksi antigen. Tes rapid antigen lebih sering digunakan sebagai skrining awalan, maupun syarat beberapa aktivitas sosial-ekonomi termasuk pelaku perjalanan. Meski demikian, deteksi NAAT tetap merupakan standar utama sehingga penegakan diagnosis tes antigen untuk pasien maupun kontak erat perlu dilengkapi dengan tes NAAT jika tersedia. “Agar semakin akurat hasilnya,” imbuh Wiku.

Di Indonesia sendiri penggunaan antigen mulai digunakan sejak bulan Maret 2021. Perlu diperhatikan bahwa jumlah orang yang diperiksa dengan PCR dan TCM, maupun antigen, jumlahnya fluktuatif seiring dengan berjalannya waktu.

Seperti saat lonjakan kedua pada bulan Juli lalu, terlihat bahwa jumlah gabungan PCR dan TCM lebih tinggi dibandingkan antigen. Yaitu lebih dari 700 ribu orang atau hampir 2 kali lipat dari antigen sekitar 400 ribu orang. Gabungan PCR dan TCM pun mendominasi lebih dari 60 persen pemeriksaan Covid-19 pada saat itu.

“Hal ini menunjukkan bahwa jenis pemeriksaan pada saat itu lebih banyak pada penegakkan diagnosis pada pasien Covid-19, orang bergejala maupun kontak erat,” lanjut Wiku.

Seiring penurunan kasus dan peningkatan kembali aktivitas sosial-ekonomi, jumlah tes antigen kembali mendominasi, berkebalikan dari kondisi sebelumnya. Data menunjukkan bahwa selama hampir 8 minggu terakhir jumlah orang yang diperiksa dengan antigen konsisten lebih tinggi dibandingkan gabungan PCR dan Antigen.

Bahkan pada 3 Oktober lalu jumlah orang yang diperiksa dengan antigen mencapai hampir 1 juta orang atau 4 kali lipat dari gabungan PCR dan TCM yang hanya 260 ribu orang saja. Adanya peningkatan cakupan testing ini patut diapresiasi.

“Angka gabungan PCR dan TCM yang rendah ini dapat menandakan jumlah orang yang bergejala maupun kontak eratnya juga menurun drastis,” papar Wiku.

Namun, penting diingat bahwa tes PCR dan TCM, serta tes deteksi NAAT lainnya perlu terus ditingkatkan sebagai standar utama pemeriksaan Covid-19. Pada keadaan kasus rendah seperti sekarang, penting menjaga jumlah pemeriksaan tetap tinggi. Agar jika penularan kembali meningkat, dapat segera terdeteksi dan cepat ditangani sebelum lonjakan kasus signifikan terjadi.

Sementara pemeriksaan antigen sebagai skrining dapat digunakan dan menjadi akurat dengan catatan alatnya memiliki akurasi tinggi. Dibuktikan dengan izin edar dan rekomendasi dari instansi kesehatan. Kemudian, sampel diambil oleh petugas kesehatan terlatih dengan metode yang benar dan dilengkapi dengan tes konfirmasi PCR atau TCM jika tersedia.

Untuk itu masyarakat yang bergejala atau kontak erat dimohon segera melakukan pemeriksaan PCR atau TCM atau tes deteksi NAAT lainnya. “Jika masyarakat mendapati hasil tes antigen positif atau negatif, tetap perlu dikonfirmasi ulang dengan tes deteksi NAAT jika tersedia. Agar hasilnya benar-benar akurat,” Wiku menambahkan.

Pada sisi pemerintah perlu terus mendorong penggunaan metode deteksi NAAT yang akurat dan lebih mudah dijangkau. Terkait metode pemeriksaan Covid-19, saat ini di Indonesia telah dikembangkan metode Loop Mediated Isothermal Amplification (LAMP) yang kedepannya akan diberdayakan disamping PCR dan TCM.

Sedangkan di berbagai negara lain terdapat beberapa jenis tes deteksi NAAT yang secara resmi digunakan. Seperti Nicking Endonuclease Amplification Reaction (NEAR), Transcription Mediated Amplification (TMA), Helicase Dependent Amplification (HDA), Cluster Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats (CRISPR)
dan Strand Displacement Amplification (SDA).

“Seluruh metode pemeriksaan tersebut baik deteksi NAAT maupun antigen perlu dilakukan random checking dan kalibrasi secara berkala agar hasil pemeriksaan valid dan akurat,” pungkas Wiku. (jpg)

BP Batam Sosialisasikan Perizinan Sektor Transportasi Kepelabuhanan

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi meluncurkan Sistem Perizinan Online Terpadu pada akhir September lalu.

Sebagaimana diketahui, peluncuran ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, ada total 67 jenis perizinan dari 8 sektor usaha yang berada di bawah kewenangan BP Batam.

“Nanti akan dibangun gedung PTSP terpadu. Seluruh perizinan instansi vertikal nanti bisa diletak di gedung baru tersebut. Nanti urusan perizinan tidak perlu ke saya lagi, tapi cukup di Direktur PTSP. Ini kita lakukan untuk songsong Batam kedepan agar lebih baik,” kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi setelah meluncurkan Sistem Perizinan Online Terpadu.

Sejalan dengan hal tersebut, untuk mewujudkan implementasi PP 41 tahun 2021, BP Batam menggelar sosialisasi Sistem Perizinan Online Terpadu pada aplikasi IBOSS khususnya sektor transportasi bidang kepelabuhanan.

Dalam hal ini perizinan Surat Pernyataan Kerja Bongkar Muat (SPKBM) kepada lebih dari 100 pelaku usaha yang terdiri dari asosiasi dan pengusaha bongkar muat Indonesia di Gedung PDSI BP Batam, Batam Centre, pada (12/10/2021) pagi.

BP Batam mensosialisasikan pperizinan sktor transportasi kepelabuhanan kepada 100 pelaku usaha di gedung PDSI BP Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

“Ini wujud implementasi dari PP 41 tahun 2021 dan rangkaian dari peluncuran sistem online terpadu akhir September lalu oleh Kepala BP Batam, bahwa dengan aplikasi ini proses perizinan bagi pelaku dan perusahaan bongkar muat sektor transportasi bidang kepelabuhanan di wilayah kerja BP Batam akan lebih cepat transparan, akuntable, murah, dan terintegrasi,” terang Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam Harlas Buana.

Harlas menambahkan, sejak serah terima pemberkasan dari KSOP khusus Batam pada pertengahan Agustus lalu, BP Batam telah menerbitkan lebih dari 2.940 perizinan SPKBM sampai dengan kemarin Selasa (12/10/2021)

Ia menilai hal itu lebih memudahkan pelaku usaha dalam mengurus perizinan dengan efisiensi waktu.

“Sebelum kemarin launching kita kan masih manual, itu manual saja teman-teman pelaku usaha sudah mengapresiasi karena kita lebih cepat,” ucap Harlas.

Dalam sosialisasi tersebut, BP Batam memaparkan alur perizinan SPKBM pada aplikasi IBOSS oleh Kasubbid Sistem Informasi Perizinan BP Batam, Ronny Ansis, selaku narasumber.

Dukungan regulasi sesuai PP nomor 41 tahun 2021, terdapat 8 sektor usaha yang ditangani BP Batam mulai dari Perizinan Berusaha Sektor Transportasi Bidang Kepelabuhanan, Perizinan Berusaha Sektor Kesehatan, Perizinan Berusaha Sektor Perdagangan, Perizinan Berusaha Sektor Perindustrian, Perizinan Berusaha Sektor Sumber Daya Air, Limbah, dan Lingkungan, Perizinan Berusaha Sektor Kehutanan, Perizinan Berusaha Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Perizinan Berusaha Sektor Kelautan dan Perikanan.(*)

AHM Siapkan Ajang Adu Kreatifitas untuk Anak Vokasi

0

batampos.co.id – Sebagai upaya memberikan dukungan terhadap dunia vokasi di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) menyiapkan ajang adu kreativitas bagi siswa SMK dalam mengemas pemahaman materi ajar dalam sebuah video pendek.

Dalam Vocational Video Challenge 2021, sebanyak 689 siswa turut membuat konten video menarik tentang apa yang mereka pelajari dari kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

Bekerjasama dengan jaringan Main Dealer sepeda motor Honda, seleksi Vocational Video Challenge 2021 dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari seleksi di regional seluruh Indonesia hingga penjurian tingkat nasional.

Setidaknya 689 video diseleksi tingkat regional pada 1-30 September 2021 dan terpilih 40 video terbaik yang lanjut ke tahap seleksi tingkat nasional pada 12–15 Oktober 2021.

Video belajar sepeda motor Honda yang dibuat para siswa berdurasi maksimal 10 menit dan terbagi menjadi 3 tema materi, yaitu Pemeriksaan Tekanan Bahan Bakar dan Reset ECM,
Penyetelan Renggang Valve dan Penggantian V-Belt dan Roler.

Salah seorang peserta melakkukan perbaikan sepeda motor yang digelar AHM pada ajang adu kreativitas bagi siswa SMK. Foto: AHM untuk batampos.co.id

Pembuatan video dilakukan di laboratorium SMK masing-masing dengan unit sepeda motor Honda dan peralatan sesuai prosedur
kerja di industri, dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat dalam pengawasan guru pembimbing di sekolah.

Video kreativitas para peserta dinilai berdasarkan originalitas video, kualitas video, kesesuaian konten video dengan tema yang dipilih dan juga nilai dari sisi cara menyampaikan materi.

Selain itu, penilaian juga dilihat dari sisi penerapan keselamatan kerja dan pengunaan alat dan bahan sesuai peraturan yang berlaku.

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, mengatakan, kegiatan ini merupakan sarana untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa SMK terhadap materi yang mereka pelajari selama masa mandemi ini.

Ajang ini sekaligus memberikan tantangan bagi siswa vokasi agar mereka mampu mengemas sebuah pesan pembelajaran dengan bahasa dan kreativitas ala anak muda.

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri dalam dunia pendidikan, kami berusaha memberikan wadah yang menarik untuk mendampingi siswa SMK belajar teknik dan bisnis sepeda motor di masa pandemi ini,” katanya.

Ajang itu lanjutnya, bisa menjadi tempat siswa SMK menyalurkan kreativitas dalam mengemas materi belajar yang menarik dan menyenangkan tanpa menghilangkan unsur edukatif.

Manfaatnya kata dia, tidak hanya untuk peserta, tapi bagi seluruh anak vokasi yang ingin belajar teknik dan bisnis sepeda motor melalui video ala milenial.

Untuk dapat ditonton dan dipelajari generasi vokasi di berbagai daerah, video belajar siswa SMK diunggah di media sosial youtube masing-masing sekolah dengan tagar #VVC2021.

Dari beragam video kreatif yang diajukan, dipilih 3 video terbaik dengan total hadiah Juara 1 sebesar Rp5.000.000,-, Juara 2 Rp4.000.000,- Juara 3 sebesar Rp3.000.000,-.

Selain itu akan dipilih satu video terfavorit berdasarkan jumlah viewer terbanyak di kanal youtube masing-masing sekolah
dengan hadiah sebesar Rp2.000.000,-.

Sedangkan bagi para peserta yang berhasil lolos di tingkat
regional akan mendapatkan biaya beasiswa sebesar Rp1.000.000.,-.(*)