Selasa, 26 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9169

Promo HOKI Dari Honda di Bulan Oktober

0

batampos.co.id – Helloo Honda Lovers, siapa nih yang mau beli motor Honda di bulan Oktober ini? Pas banget nih, Honda lagi ada Promo HOKI, yakni Honda Oktober Kejutan Istimewa.

Yuk kita liat apa aja promonya! “Ada Honda Vario 150 yang keren dan sporty banget nih, hanya dengan DP Rp2,2 juta dan angsuran hanya Rp1,014 ribu. Plus free angsuran hingga 5 kali.

“Selain itu masih ada diskon Rp500 ribu buat yang bisa tunjukin STNK lama, dan SUPER HOKI DEAL hemat hingga Rp5,7 juta lho. Oh iya plus masih ada hadiah 2 Jaket sekaligus. Yakni Jaket Sporty Vario dan Jaket Cari Aman serta free paket Plat Holder juga,” kata Sales Manager Honda Kepri, Syaiful.

Ia menjelaskan, dari segi produk, Honda Vario 150 ini sangat-sangat unggul dari segala sisi untuk matik di kelasnya.

Dengan desain Sporty, Exclusive & Futuristik, sangat cocok untuk mereka yang ingin tampil lebih sporty berkelas. Serta memiliki fitur canggih yang lengkap. Seperti Smart Key System, All LED Lighting system, Full digital panel meter, ban tubeless dengan Wavy Disc Brake.

“Serta Mesin 150cc PGM-FI eSP berpendingin udara yang lebih bertenaga dan responsive, benar benar membuat motor ini unggul dari yang lainnya,” ujar Syaiful..

Sales Counter Honda menyapa dengan Salam 1 Hati bersama Honda Vario 150. Honda Kepri untuk batampos.co.id

Selain itu ada juga Honda BeAT di program HOKI-nya Honda. Hanya dengan DP nya mulai Rp1,5 juta dan angsurannya mulai Rp804 ribu plus ada tambahan diskon Rp200 ribu serta free 1x angsuran.

“selain itu juga free aksesories Rubber Step Floor, Garnish CVR Muffler, Jaket Cari Aman dan Plat Holder,” ujarnya.

Sesuai dengan tema promo yakni HOKI (Honda Kejutan Istimewa), khusus tanggal 8 hingga 15 Oktober 2021, konsumen dengan hanya menambah DP Rp300 ribu akan diberikan kejuatan plus free 1 kali angsuran.

“Jadi yang semula free 1 kali menjadi 2 kali”, jelas Syaiful

Siapa sih yang gak kenal Honda BeAT? motor ini merupakan motor terpercaya seluruh masyarakat Indonesia, baik dari kalangan remaja, muda sampai dewasa, maupun dari pria ataupun wanita.

Dengan menggunakan mesin 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI yang tergabung dalam rangkaian teknologi eSP (enhanced Smart Power) BeAT mampu menghemat konsumsi bahan bakar hingga 60,6 km/liter (dengan fitur ISS on) sehingga mampu menempuh jarak 254,52 km dalam sekali pengisian bahan bakar.

Honda BeAT tipe CBS-ISS dan Deluxe telah dilengkapi dengan fitur ISS (Idling Stop System) yang berperan mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti dan menyala kembali saat tuas gas diputar.

Fitur ini membuat motor lebih efisien dan ramah lingkungan. Melengkapi fitur ISS, pada varian ini juga dibekali dengan teknologi terdepan yakni sensasi menghidupkan mesin motor dengan suara halus melalui teknologi ACG Starter.

Pabrikan Honda juga membekali Honda BeAT series dengan lampu depan menggunakan teknologi LED menambah kesan mewah yang memberikan pencahayaan yang optimal, berguna memberikan kenyaman berkendara di malam hari.

Selain itu, panel meter Honda BeAT telah menggunakan fitur Combined Digital Panel Meter yang modern dengan tampilan layar berwarna biru yang menyajikan berbagai informasi.

Seperti penunjuk kecepatan, odometer, bahan bakar serta fitur indikator ECO sebagai panduan berkendara yang efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Sementara itu, panel meter Honda BeAT Street telah menggunakan Digital Panel Meter dengan background layar berwarna biru menambah tampilan desain yang lebih sporty.

Ukuran yang lebih besar memudahkan penggunanya untuk membaca informasi yang ditampilkan.

“Dan masih banyak lagi Promo HOKI untuk tipe-tipe motor lainnya, jadi datang aja langsung ke Dealer sepeda motor Honda terdekat, untuk bisa langsung menikmati sensasi HOKI dan langsung miliki sepeda motor Honda baru,” tutur Syaiful.(*)

Polda Kepri Tetapkan Direktur BUMD Lingga Sebagai Tersangka Korupsi

0

batampos.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri menetapkan Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga, RL alias R sebagai tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan alat ataupun mesin pengolahan tepung ikan.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, selain RL alias R, pihaknya juga menetapkan Direktur PT PSM, ENS, dalam dugaan kasus korupsi yang sama.

“Dua orang tersangka RL alias R dan ENS ditetapkan menjadi tersangka korupsi yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 3.090.726.183,- sebagaimana yang tertuang didalam laporan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Kepri,” ujarnya, Kamis (7/10/2021).

Kabid Humas menjelaskan, kasus korupsi tersebut berawal dari penyelidikan Tim Subdit III Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Kepri terhadap pengadaan alat ataupun mesin pengolahan tepung ikan yang ada di Kabupaten Lingga.

Pengadaan mesin ini lanjutnya melalui BUMD Kabupaten Lingga yaitu PT. PSM dan RL alias R menjabat Direktur di perusahaan tersebut. Sementara pengadaan barang tersebut melalui proses penunjukkan terhadap PT. PIM dan ENS merupakan Direktur perusahaan tersebut.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt (kiri) memperihatkan foto Direktur BUMD Kabupaten Lingga RL. Foto: Humas Polda Kepri

″Proses pengadaan barang dan alat tersebut tidak melalui proses yang benar, sebagaimana peraturan tentang pengadaan barang dan jasa yang melalui proses lelang,” jelasnya.

Ia melanjutkan, RL alias R lanjutnya meminta ENS untuk menghitung kebutuhan dalam pengadaan mesin dan alat untuk proses pembuatan tepung ikan.

“Kemudian muncul angka sebesar Rp 3.090.726.183,-. RL alias R meminta uang fee sebesar Rp 150.000.000,- untuk keuntungan pribadinya,” kata nya.

Kabid Humas menjelaskan, dari hasil penyelidikan pembuatan mesin pengolahan tepung ikan tersebut ternyata tidak sesuai dengan spesifikasi. Itu terungkap saat dilakukan pengujian oleh ahli dan diketahui alat tersebut tidak bisa menghasilkan tepung ikan.

“Oleh karena itu dapat disimpulkan dari hasil penyelidikan di lapangan dilihat ada kerugian keuangan negara. Penyidik juga telah berkoordinasi dengan BPKP untuk melakukan audit terhadap keuangan maupun anggaran yang digunakan. Dari hasil Audit BPKP ditemukan kerugian keuangan Negara sebesar Rp. 3.090.726.183,″ paparnya

Dari kasus tersebu, pihaknya menyita 1 unit mobil merek Honda type CR-V beserta BPKB dan STNK, 1 unit sepeda motor merk Honda beserta BPKB dan STNK, 11 unit mesin pabrik dan surat-surat, dokumen serta rekening Koran.

″Pasal yang disangkakan adalah pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, pasal 2 ayat 1 yang berbunyi “Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara” dipidana dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar,”katanya.

Selain itu juga dikenakan pasal 3 yang berbunyi “Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara” dipidna dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1(satu) tahun dan denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

″Terhadap kasus ini penyidik juga telah menyelesaikan proses penyidikannya dan kasus ini juga telah dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan yang berdasarkan surat dari Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri. Sebagai Informasi kenapa kami tidak bisa hadirkan tersangka Inisial RL alias R karena yang bersangkutan saat ini sedang menjalani hukuman pidana penjara selama lima tahun di Rutan Tanjungpinang atas kasus Korupsi Investasi dana jangka pendek disalah satu BUMD diwilayah Bintan dengan kerugian yang dialami Negara sebesar Rp. 565 juta,″ tutupnya.

Sejarah Baru, Indonesia Berhasil Uji Terbang Pesawat dengan Bioavtur

0

batampos.co.id – Uji terbang dengan rute Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung–Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin (6/10) menandai keberhasilan penggunaan bahan bakar nabati untuk dunia aviasi.

Pesawat CN235-200 FTB mengudara dengan campuran bahan bakar bioavtur 2,4 persen atau J2.4. Itulah sejarah baru bagi Indonesia. J2.4 merupakan bahan bakar campuran bioavtur yang dihasilkan dari bahan baku 2 persen dan 2,4 persen minyak inti sawit atau refined bleached degummed palm kernel oil (RBDPKO) dengan menggunakan katalis Merah Putih.

’’Hari ini (kemarin, Red) sejarah telah tercipta,’’ ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam seremoni uji terbang pesawat CN235-200 FTB di hanggar 2 PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMF), Tangerang, kemarin.

”Berkat dukungan dan kerja sama seluruh stakeholder yang terlibat, penerbangan perdana menggunakan bahan bakar nabati campuran bioavtur 2,4 persen yang telah dinanti bangsa Indonesia akhirnya terlaksana menempuh jarak Bandung–Jakarta dengan pesawat CN235,’’ lanjutnya.

Pesawat melakukan penerbangan di ketinggian 10.000 dan 16.000 kaki. Hasilnya, performance engine dan indikator-indikator di kokpit menunjukkan kesamaan antara penggunaan bahan bakar avtur atau Jet A1 dengan J2.4. ’’Keberhasilan ini akan menjadi tahap awal dalam peningkatan kontribusi bioavtur di sektor transportasi udara dalam rangka meningkatkan ketahanan dan keamanan energi nasional,’’ papar Arifin.

Perjalanan panjang dilalui untuk sampai di tahap keberhasilan uji terbang kemarin. Dimulai dengan sinergi penelitian antara Pertamina Research & Technology Innovation (Pertamina RTI) dan Pusat Rekayasa Katalisis Institut Teknologi Bandung (PRK-ITB). Yakni, pengembangan katalis Merah Putih untuk mengonversi minyak inti sawit menjadi bahan baku bioavtur pada 2012.

Berbagai kerja sama kemudian diperluas. Proses pengujian juga telah dilalui. Arifin menjelaskan, serangkaian uji teknis dilakukan pada 8–10 September 2021. Lantas, dilakukan penerbangan perdana dengan menggunakan bahan bakar nabati (BBN) bioavtur J2.4 kemarin.

Berdasar Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2015, pencampuran BBN pada avtur ditargetkan mencapai persentase 3 persen pada 2020. Lalu, pada 2025 ditingkatkan lagi menjadi 5 persen.

Keberhasilan itu sekaligus mencerminkan upaya pemerintah dalam mendorong percepatan energi baru terbarukan (EBT) dan pengurangan emisi gas rumah kaca pada transportasi udara. ”Tentu, kita tidak akan berhenti dan berpuas diri di tahapan ini. Penelitian dan pengembangan akan terus dilakukan untuk dapat menghasilkan produk J100 dan penggunaan bioavtur dilakukan di seluruh maskapai Indonesia, bahkan mancanegara,’’ jelas mantan Dubes RI untuk Jepang itu.

Pada kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, konsep triple helix yang merupakan kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dilaksanakan secara baik dalam kegiatan uji terbang menggunakan bioavtur. Ke depan, momentum itu diyakini menjadi salah satu upaya dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara yang berbasis riset dan inovasi.

Inovasi tersebut juga diharapkan mengurangi ketergantungan impor energi. Agar hal itu terealisasi, Airlangga menargetkan nilai keekonomian bioavtur J2.4 harus terpenuhi. Itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan segala fasilitas yang diberikan pemerintah. Baik terkait perpajakan seperti super tax deduction untuk riset maupun insentif nonfiskal.

Airlangga memerinci, dengan perkiraan konsumsi avtur harian sekitar 14 ribu kl, potensi pasar bioavtur J2.4 akan mencapai Rp 1,1 triliun per tahun. ’’Pangsa pasar J2.4 diperkirakan Rp 1,1 triliun,’’ ungkapnya. (jpg)

Sang Penjual Tiket Kapal Ferry itu Kini Menjabat Sebagai Direktur Utama

0

Jimmi Ho, namanya memang tidak setenar sang ayah Hartono, pengusaha sukses di Kota Batam.

Diawal karirnya, ia hanya dikenal sebagai penjual tiket kapal Prima Ferry. Namun lambat laun kerja kerasnya membuahkan hasil, hingga dipercaya sebagai Direktur Utama PT Citra Buana Prakarsa Group.

Angga Syahbana Putra – Batam

batampos.co.id – Dengan hangat Jimmi Ho mempersilahkan wartawan batampos.co.id untuk memasuki ruang kerjanya di lantai 18 Menara Aria, Harbour Bay, Batam.

Di ruangan yang dominasi warna putih itu, Jimmi, kerap menerima tamu dan menghabiskan waktu untuk memikirkan pengembangan perusahaan yang dipimpinnya.

Suasana semakin hangat saat ia mulai menceritakan awal karirnya sebagai penjual tiket kapal ferry. Padahal kala itu dirinya adalah seorang sarjana lulusan Inggris.

“Setelah lulus kuliah saya kembali ke Batam tahun 2012 dan langsung bekerja di PT Citra Buana Prakarsa Group. Awalnya disuruh jual tiket kapal, dulu namanya Prima Ferry,” ujarnya, Selasa (5/10/2021).

Tidak lama kemudian dengan kemampuan yang dimilikinya, Jimmi dipercaya untuk menjadi Asisten General Manager (GM) Harbour Bay Mall yang berada di area Batu Ampar.

Amanah tersebut dijalankannya dengan baik. Hari-hari dilalui dengan mempromosikan keunggulan Harbour Bay Mall. Salah satunya yakni lokasinya yang satu area dengan Pelabuhan Harbour Bay dan menjadi pintu masuk bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia.

Direktur Utama PT Citra Buana Prakarsa Group, Jimmi Ho. Foto: Angga Syahbana Putra/batampos.co.id

Guna mengasah kemampuannya, pria kelahiran 24 September 1988 itu diminta untuk menjadi seorang marketing. Tugasnya kian meluas, yakni memasarkan kawasan Harbour Bay kepada para investor.

“Di sini (marketing,red) saya banyak belajar mengenai strategi menjual,” tuturnya.

Tidak lama kemudian, pria yang pernah mengenyam pendidikan di sekolah Yos Sudarso itu diminta untuk bergabung didalam bidang Business Development.

Di tempat yang baru, anak sulung dari Hartono alias Akau dan Elfa Susanti itu kembali memulai karir dari dasar.

“Di Business Development saya mulainya sebagai karyawan biasa. Di sini, saya menjadi dapat lebih kenal dan bertemu lebih banyak dengan orang luar,” ujarnya.

Ketika ditempatkan di Business Development, pria lulusan Universitas Bradford, Inggris, itu berhasil mengaet supermarket internasional yang berkantor pusat di Prancis, Carrefour dan Blitz Teater.

Sukses di Business Development, ia dipromosikan sebagai Development Manager. Dengan kepiawaiannya, Jimmi kembali berhasil mengaet investor untuk menanamkam modalnya di Kota Batam.

Hingga dipercaya menduduki jabatan sebagai Development Director dan saat ini didapuk menjadi Direktur Utama di PT Citra Buana Prakarsa.

Pekerjaan Tersulit Saat Menjadi Marketing

Jimmi mengatakan, pekerjaan yang paling sulit dijalaninya adalah sebagai marketing. Menurutnya menjadi seorang marketing tidaklah mudah.

Karena lanjutnya harus bisa mendapatkan kepercayaan dari calon pembeli.

“Karena di marketing itu kita berjualan. Didalam berjualan untuk mendapatkan kepercayaan pembeli itu kita harus berkomitmen dan berusaha, bukan hanya sekedar omongan kita saja,” ujarnya.

Selain itu kata dia, marketing juga harus mampu menjaga nama baik perusahaan kita. Ia juga menceritakan kesulitan yang dialami perusahaan yang dipimpinnya saat pandemi Covid-19 melanda Kota Batam.

Direktur Utama PT Citra Buana Prakarsa Group, Jimmi Ho, saat menjalankan pekerjaannya. Foto: Angga Syahbana Putra/batampos.co.id

“Dalam menjalankan usaha ditengah pandemi Covid-19 ini merupakan tantangan bagi kita, bagaimana agar perusahaan tetap terus berjalan dan bisa lebih maju,” jelasnnya.

Meski begitu, Jimmi mengaku bersyukur. Dengan adanya pandemi Covid-19, ia memiliki pengalaman baru untuk mengelola keuangan perusahaan agar tetap stabil.

“Kalau misalkan 40 tahun kedepan ada pandemi seperti ini lagi, kita sebagai masyarakat yang memiliki usaha sudah ada persiapan untuk menghadapinya lagi,” tuturnya.

Dalam menjalankan bisnisnya, Jimmi berkeinginan untuk mengembangkan usahanya di seluruh daerah di Indonesia.

“Sebagai putra daerah yang lahir di Batam, saya akan kembangkan terlebih dahulu Kota Batam dan seluruh daerah di Kepri. Setelah Kepri ini berkembang, saya juga akan kembangkan bisnis di daerah lainnya di Indonesia,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, di Kota Batam bisnis yang berkembang ialah dalam bidang Industrial dan pariwisata.

Karena Kota Batam memiliki letak geografis yang sangat bagus. Yakni berbatasan langsung dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia.

“Posisi kita (Batam,red) sangat bagus sekali,” ujarnya.

Dukungan dari Keluarga

Dalam menjalankan bisnisnya, Jimmi Ho selalu mendapatkan dukungan dari keluarga. Terutama kedua orang tuanya, Hartono dan Elfa Susanti. Serta sang istri dan anak-anaknya.

“Kalau dari keluarga saya sangat mendukung. Soalnya dari kecil saya hidup bukan dimanjakan. Waktu kecil kita masih tinggal di rumah biasa-biasa saja. Papa saya dari dulu kalau untuk bekerja dia non stop, dan yang menjaga kita semua yaitu mama kita,” tuturnya.

Ia juga menceritakan, dalam menjalankan bisnis kerap memiliki pandangan berbeda dengan sang ayah.

“Papa sayakan generasi dulu, dan saya di generasi sekarang. Jadi awalnya terdapat perbedaan pikiran. Tapi sekarang papa saya mengikuti bisnis yang dulunya tradisional sekarang harus mengikuti zaman modern,” katanya.

Atas usaha yang dijalankan olehnya saat ini, Jimmi sangat berterima kasih orang tuanya, istri dan anak-anaknya serta saudaranya Tommy Ho yang selalu memberikan support penuh kepadanya.

“Terutama kepada mama. Mama yang selalu mendukung penuh. Mama selalu bilang jangan gampang menyerah dan jangan putus asa,” jelasnya.

Dipercaya Menjadi Ketua PHRI Provinsi Kepri

Selain menjabat sebagai Direktur Utama PT Citra Buana Prakarsa Group, Jimmi Ho juga dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Badan Pengurus Daerah (BPD) Provinsi Kepri periode 2021-2026.

Jimmi Ho, mengatakan, setelah dinyatakan sebagai pemimpin terplih, dirinya akan membentuk struktur kepengurusan yang baru.

“Menurut saya, yang paling utama dan sangat penting, saya akan bentuk struktur kepengurusan yang baru. Di antaranya 50:50, yaitu dari profesional dan pengusaha,” ujarnya.

Ia juga akan melakukan interaksi yang lebih intens kepada pengurus dan masyarakat melalui website dan aplikasi.

“Jadi dengan adanya website maupun applikasi, nantinya sangat mempermudah kita antar daerah untuk bisa berkomunikasi langsung dengan cepat tentang PHRI,” bebernya.

Jimmi juga mengungkapkan, saat anggota yang sudah ikut tergabung dengan PHRI mencapai lebih dari 200 orang.

“Yang awalnya PHRI hanya ada sekitar 50 orang, sekarang sudah ada sekitar 200 lebih yang bergabung. Ini dikarenakan group saya dengan groupnya Timothy Tarman diajak untuk bergabung. Jadi kedepannya kita akan menjalankan benefit cros promotion,” ungkapnya.(***)

Kecelakaan Maut di Sagulung, Korban Dilindas Mobil Boks

0

batampos.co.id – Nasib tragis dialami Roni Martua Raja Silalahi, pemuda 21 tahun yang mengendarai sepeda motor Honda CB 150 R dengan nomor polisi BP 3536 OF. Pekerja galangan kapal itu tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Brigjen Katamso, persisnya di depan SMPN 9 Batam, Sagulung, Rabu (6/10) sekitar pukul 06.30 WIB.

Nyawanya tak tertolong sebab kepalanya remuk dilindas mobil boks yang melaju dari arah belakangnya. Informasi yang didapatkan, kecelakaan maut ini terjadi ketika sepeda motor Roni bersenggolan dengan sebuah angkot yang juga melintas dari arah yang sama, yakni dari Basecamp ke arah Tanjunguncang. Karena senggolan ini, sepeda motor yang ditungganginya hilang kendali sehingga terpelanting dan menabrak median jalan.

”Saat jatuh itulah, ada mobil boks di belakang yang juga dalam posisi melaju. Dia dilindas mobil itu,” ujar Anwar, saksi mata di lokasi kejadian, kemarin.

Usai kecelakaan, warga berusaha menolong korban. Namun, saat itu korban sudah tak bergerak lagi. Sekujur tubuhnya bersimbah darah dan sepeda motornya rusak berat. Korban dievakuasi ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Pos Polisi Lalu Lintas Simpang Basecamp, Aipda Nurman, membenarkan kejadian ini dan jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Embung Fatimah.

”Iya, korban meninggal dunia. Kami masih cek bersama pihak (Unit) Laka Lantas terkait kejadian ini,” ujarnya. (*/jpg)

Indonesia Gagas Health Passport ASEAN

0

batampos.co.id – Penanganan Covid-19 tidak boleh bersifat parsial. Harus ada sinergi antarnegara. Sebab, pandemi telah menjadi masalah global. Karena itu, kemarin (6/10) dalam acara Special Ministerial Conference for Asean Digital Public Health, beberapa menteri kesehatan ASEAN membeberkan strategi penanganan pandemi di negara masing-masing.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membeberkan beberapa strategi penanganan Covid-19. Di antaranya, menggiatkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Lalu, mempercepat deteksi dengan tracing, testing, dan treatment (3T). ”Jika ada kasus, orang yang kontak erat akan dites,” ucapnya.

Budi juga menyebut vaksinasi sebagai strategi Indonesia dalam penanganan pandemi. Saat ini vaksinasi telah mencapai dua juta suntikan sehari. Dengan angka tersebut, Indonesia menduduki peringkat kelima dunia sebagai negara yang paling banyak penyuntikan vaksin.

Selanjutnya adalah terapeutik. Namun, Budi menyatakan bahwa pemerintah memilih untuk melakukan tiga tindakan pencegahan daripada pengobatan. ”Ketersediaan tempat tidur dan ventilator adalah tindakan defensif,” ujarnya.

Selain itu, di hadapan beberapa menteri kesehatan ASEAN, Budi mengunggulkan aplikasi PeduliLindungi. ”Aplikasi ini untuk skrining,” katanya.

Kondisi geografis menjadi salah satu tantangan dalam penanganan pandemi di Indonesia. Karena itu, PeduliLindungi membantu untuk mengatasi kendala tersebut. Dia menargetkan seluruh penduduk Indonesia mengunduh aplikasi itu sehingga dapat membantu tracing risiko penularan Covid-19.

Budi juga mengungkapkan keinginan untuk menginisiasi dibentuknya standar kesehatan dan health passport di ASEAN. Alasannya, kebijakan kesehatan di tiap negara terkadang berbeda. Inisiasi standar kesehatan itu akan mempermudah masyarakat global. ”Bukan hanya soal traveling, tapi juga aktivitas lainnya,” ucapnya.

Chief Executive Temasek Foundation International Benedict Cheong pada acara yang sama mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan banyak pelajaran bagi seluruh pihak. Menurut dia, komunitas regional seperti ASEAN sangat perlu bersatu untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan. ”Sehingga kita dapat merespons krisis kesehatan di masa depan dengan lebih baik,” ujarnya.(jpg)

Bantuan Internet untuk Oktober Disalurkan Pekan Depan

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan kembali menyalurkan bantuan subsidi kuota internet bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Penyaluran akan dilaksanakan pada 11 sampai 15 Oktober mendatang.

Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemendikbudristek Hasan Chabibie mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan finalisasi data para penerima program kuota data gratis. Adapun, dia memastikan bahwa akan ada peningkatan dari bulan sebelumnya. Pada September sendiri diketahui ada penyaluran bantuan kepada sebanyak 24,4 juta orang.

“Untuk bulan Oktober kami sedang menunggu data final, tapi bisa dipastikan terjadi kenaikan,” jelas dia kepada JawaPos.com, Kamis (7/10).

Diharapkan kepada para penerima bantuan untuk memanfaatkan kuota tersebut demi kebutuhan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring. Tidak boleh digunakan untuk kepentingan hiburan.

“Kepada para penerima bantuan kuota internet dari Kemendikbud untuk memaksimalkan pemanfaatannya dalam mendukung proses belajar mengajar,” ucapnya.

Sebagai informasi, target pemberian bantuan kuota data internet ini sebanyak 26,8 juta. Besaran bantuan yang dialokasikan bagi peserta didik PAUD adalah 7 GB/bulan dan untuk peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 10 GB/bulan.

Sedangkan untuk guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah 12 GB/bulan. Sementara itu, bagi mahasiswa dan dosen diberikan bantuan sebesar 15 GB/bulan. (jpg)

Uang Tabungan Rp 5,8 M Raib, Nasabah Gugat Bank Mandiri

0

batampos.co.id – Moch Imam Rofi’i, seorang warga Kudus, Jawa Tengah, menggugat Bank Mandiri ke Pengadilan Negeri Kudus. Gugatan tersebut dilayangkan setelah dana yang tersimpan di rekening miliknya di bank milik pemerintah tersebut senilai Rp5,8 miliar dibobol.

Gugatan tersebut didaftarkan oleh penggugat melalui kuasa hukumnya Musafak Kasto ke Pengadilan Negeri Kudus, Rabu (6/10) dilansir dari Antara.

Menurut Musafak Kasto, hilangnya dana yang tersimpan dalam rekening itu, saat kliennya akan melakukan penarikan dana pada Mei 2021 lalu.

Ia menjelaskan, saat itu korban gagal melakukan penarikan dana akibat kartu ATM miliknya diblokir oleh pihak bank.

Menurut dia, kliennya kemudian mengurus pergantian kartu ATM di Bank Mandiri Cabang Kudus.

Setelah mendapat kartu ATM baru, kata dia, korban kemudian melakukan penarikan uang sebesar Rp20 juta melalui ATM.

“Korban kaget karena saldo yang tersisa setelah melakukan penarikan tersebut hanya Rp128 juta,” katanya.

Padahal, lanjut dia, seharusnya saldo yang tersimpan di dalam rekening mencapai Rp5,9 miliar.

Atas hilangnya uang miliaran rupiah dalam rekening tersebut, kata dia, korban kemudian meminta penjelasan dari pihak bank.

Ia menjelaskan, pihak bank memberikan data tentang adanya empat transaksi pemindahbukuan dari rekening kliennya itu.

Empat transaksi yang dilakukan di Bank Mandiri cabang tersebut masing-masing dua kali pemindahbukuan sebesar Rp2 miliar, satu pemindahbukuan sebesar Rp1,3 miliar, dan penarikan tunai sebesar Rp500 juta.

Selain itu, kata dia, dari data dan identitas orang yang memindahbukukan uang tersebut ternyata bukan korban.

“Foto, nama, tanda tangan berbeda dengan KTP dan buku tabungan juga berbeda,” katanya lagi.

Atas peristiwa itu, Moch Imam Rofi’i meminta Bank Mandiri mengembalikan dana yang tersimpan di dalam rekeningnya yang berjumlah Rp4,8 miliar, karena pelanggaran prinsip kepercayaan, kehati-hatian, serta kerahasiaan. (antara)

Polda Kepri Ungkap Kasus Korupsi yang Rugikan Negara Rp 3 Miliar

0

batampos.co.id – Polda Kepri menetapkan dua orang, inisial RL alias R dan Inisial ENS, menjadi tersangka kasus korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 3 miliar sebagaimana yang tertuang dalam laporan Hasil Audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan perwakilan Provinsi Kepri.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Abdul Rahman, di Media Center Bid Humas Polda Kepri, Kamis (7/10).

Harry Goldenhardt mengungkapkan kasus korupsi ini berawal dari penyelidikan Tim Subdit III Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Kepri terhadap pengadaan alat ataupun mesin pengolahan tepung ikan yang ada di Kabupaten Lingga. Pengadaan mesin ini melalui BUMD Kabupaten Lingga yaitu PT. PSM yang dimana Inisial RL alias R selaku Direktur di Perusahaan tersebut.

“Pengadaan barang tersebut melalui proses penunjukkan terhadap PT. PIM yang sebagai Direkturnya Inisial ENS,” ungkap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.

Lebih lanjut Harry Goldenhardt, proses pengadaan barang dan alat tersebut tidak melalui proses yang benar, sebagaimana peraturan tentang pengadaan barang dan jasa yang melalui proses lelang. Dari hal ini dapat dilihat akan timbul kerugian keuangan negara. Kemudian Inisial RL alias R selaku direktur PT. PSM meminta Inisial ENS selaku direktur PT. PIM untuk menghitung kebutuhan dalam pengadaan mesin dan alat untuk proses pembuatan tepung ikan, muncullah angka sebesar Rp 3.090.726.183.

“Inisial RL alias R meminta uang fee sebesar Rp 150.000.000 untuk keuntungan pribadinya,” jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Lalu, dari hasil penyelidikan bahwa pembuatan mesin pengolahan tepung ini ternyata tidak sesuai dengan spesifikasi. Pada saat dilakukan pengujian oleh ahli alat ini tidak bisa menghasilkan tepung ikan. Oleh karena itu penyelidik menyimpulkan dari hasil penyelidikan di lapangan dilihat ada kerugian keuangan Negara.

“Penyidik juga telah berkoordinasi dengan BPKP untuk melakukan audit terhadap keuangan maupun anggaran yang digunakan. Dari hasil Audit BPKP ditemukan kerugian keuangan Negara sebesar Rp 3.090.726.183,” beber Harry Goldenhardt.

″Barang bukti yang disita antara lain adalah 1 Unit Mobil merek Honda type CR-V beserta BPKB dan STNK, 1 Unit Sepeda motor merk Honda beserta BPKB dan STNK, 11 Unit Mesin Pabrik dan surat-surat, Dokumen serta rekening Koran,” tutu Harry Goldenhardt lagi.

Dalam kasus ini, pasal yang disangkakan adalah pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, pasal 2 ayat 1 dengan ancaman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan denda paling sedikit Rp 200.000.000 dan paling banyak Rp 1.000.000.000. Dan pasal 3 dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat satu tahun dan denda paling sedikit Rp 50.000.000 dan paling banyak Rp 1.000.000.000.

″Terhadap kasus ini penyidik juga telah menyelesaikan proses penyidikannya dan kasus ini juga telah dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan yang berdasarkan surat dari Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri. Sebagai informasi kenapa kami tidak bisa hadirkan tersangka Inisial RL alias R karena yang bersangkutan saat ini sedang menjalani hukuman pidana penjara selama lima tahun di Rutan Tanjungpinang atas kasus Korupsi Investasi dana jangka pendek disalah satu BUMD diwilayah Bintan dengan kerugian yang dialami Negara sebesar Rp 565.000.000,” tutup Harry Goldenhardt. (*/uma)

Vaksin Nusantara Tunggu Hasi Uji Klinis Fase 2

0

batampos.co.id – Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu hasil uji klinis Vaksin Nusantara yang dikembangkan oleh mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dan timnya.

Mayor Jenderal TNI (Purn) dr Daniel Tjen Sp.S, salah seorang yang tergabung dalam Tim Vaksin Nusantara mengatakan, pihaknya siap melanjutkan uji klinis fase 3. Namun masih menunggu hasil uji klinis fase 2 yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Jadi pada saat ini kemajuannya adalah, kita sedang menunggu publikasi dari uji klinis fase 2 dan apabila selesai kita akan lanjut (ke fase 3),” ujar dr Daniel dalam webinar yang digelar Beranda Ruang Diskusi dengan moderator Chelsia Chan, Dosen Hukum Media Unika Atma Jaya, pada Rabu (6/10).

Dr Daniel berharap, Vaksin Nusantara yang secara khusus saat ini ditujukan kepada kelompok-kelompok yang sangat rentan, yang oleh sesuatu dan lain hal tidak bisa mendapatkan vaksin konvensional dapat menggunakan Vaksin Nusantara.

“Apabila mereka terpapar oleh Covid-19, maka mereka akan berat. Sekali lagi keberadaan sel dendritik ini adalah untuk mengisi ruang sebagai peran serta kita karena kita ketahui bahwa ada kelompok masyarakat yang rentan hingga dan belum dapat perlindungan dari vaksin yang ada saat ini,” tutur dr Daniel.

Tim Peneliti Vaksin Nusantara, lanjut dr Daniel, bergerak sudah sesuai dengan arahan para pemimpin, termasuk dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Tentunya tim akan bekerja sesuai dengan kaidah ilmiah. Hal itu juga menjadi patokan tim untuk menentukan siapa saja yang bisa menjadi relawan Vaksin Nusantara.

“Jadi tim peneliti cermat dan kita yakin akan bekerja secara profesional. Dan di situ ada kriteria kelompok masyarakat yang mana saja bisa menjadi relawan,” kata dia.

Menurut dr Daniel, vaksin Nusantara, bersifat personal. Karena platform sel dendritik sebagai salah satu platform imunoterapi sangat bersifat individual dan presisi.

“Ada perbedaan pendekatan platform vaksin dendritik dengan vaksin yang lain. Yang kita datangkan adalah perangkatnya,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena mengatakan, pihaknya sudah meminta agar BPOM segera mengeluarkan hasil uji klinis tahap 2. Artinya, dewan terus mendukung dengan berbagai upaya agar progres Vaksin Nusantara maju ke depan.

“Kami juga terus melakukan komunikasi dengan para pimpinan DPR RI dengan pemerintah, dengan Presiden, Wapres dan menteri terkait termasuk BPOM terus kami lakukan,” ujarnya.

Di sisi lain, Melki mengaku dia dan keluarganya merupakan bagian dari relawan Vaksin Nusantara.

“Saya termasuk yang beruntung, saya relawan Vaksin Nusantara. Istri saya relawan, anak saya relawan, ponakan saya relawan, mama saya relawan,” ucapnya.

Namun lantaran Vaksin Nusantara belum ada di aplikasi Pedulilindungi, Melki mengaku juga melakukan vaksinasi dengan vaksin konvensional.

“Tapi untuk pengobatan murni saya pakai Vaksin Nusantara yang kemudian juga diterima oleh keluarga saya,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI, Silviana Murni sebagai salah seorang yang mendapatkan penyuntikan langsung Vaksin Nusantara dari Terawan mengaku tidak mendapatkan gejala apapun usai disuntik.

“Saya meyakini bahwa Vaksin Nusantara ini mampu mengakselerasi mengatasi pandemi Covid-19. Saya merasakan bahwa saya sehat. Bahkan, saya keliling Indonesia. Alhamdullilah saya bisa bertestemoni agar orang-orang bisa yakin bahwa Vaksin Nusantara ini memang sangat ditunggu,” terang Silviana. (jpg)