Minggu, 24 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9175

Belanda Lirik Batam untuk Investasi Energi Terbarukan

0

batampos.co.id – Kota Batam dilirik investor asal Belanda yang berencana untuk berinvestasi di bidang energi terbarukan.

Kepala Biro Humas Pomosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, mengatakan, Kedutaan Besar Negeri Kincir Angin tersebut menyampaikan bahwa mereka tertarik berinvestasi di bidang energi terbarukan.

“Hal ini menjadi senyawa dengan Kota Batam, di mana Batam sedang meng-encourage investasi di bidang tersebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya,” ujarnya, usai melakukan kegiatan business gathering dengan sejumlah perwakilan negara sahabat di Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Ariastuty mengatakan, pertemuan dalam business gathering tersebut untuk memberikan informasi tentang peluang berinvestasi di Batam.

 

“Kita fokus untuk menginformasikan kepada audience yang datang dari berbagai kedutaan dan asosiasi untuk memberikan informasi yang terakhir tentang perkembangan di Kota Batam,” katanya

“Harapannya para kedutaan dan asosiasi yang datang pada hari ini dapat menangkap visi dan peluang yang ditawarkan BP Batam sehingga kita bisa berkolaborasi dengan mereka terutama dengan investor,” ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, untuk memberikan informasi perkembangan terkini di Batam, BP Batam melalui Kantor Perwakilan Jakarta menyelenggarakan Business Gathering dengan tema “Batam Update 2021 (BKPM) Pengawasan OSS” di Hotel JS Luwansa, Jakarta pada Kamis (30/9/2021).

Business Gathering ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Kepala Kantor Perwakilan BP Batam, Purnomo Andiantono; Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Aristuty Sirait; dan Kepala Sub Direktorat BKPM Wilayah Kepri, Riau dan Jambi.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia bidang Perhubungan, Denon Prawiraatmadja serta perwakilan Kedutaan Australia, Mesir, Belanda dan Kantor Dagang Taipei.(*)

Usai Dampingi Jokowi, Ini Pesan Wagub Marlin untuk Milenial

0
Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina saat mendampingi Presiden Jokowi yang berkunjung ke Pulau Setokok, Batam. (F.HumasPemprov)

batampos.co.id – Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina mengajak kaum milenial Kepri untuk memperkuat komitmen mereka dalam menjaga lingkungan. Terlebih untuk kawasan pantai, pelestarian lingkungannya, seperti hutan mangrove sangat penting. Kawasan ini sangat penting untuk perekonomian dan pariwisata.

“Mangrove yang terjaga sanga penting untuk menjaga Kepri yang terdiri dari ribuan pulau. Agar tidak abrasi dan mendukung perekonomian masyarakat sekitar. Juga seperti pesan Bapak Presiden Jokowi kemarin, bahwa pelestarian mangrove ini penting untuk perubahan iklim,” kata Wagub Marlin di Graha Kepri, Batam, Kamis (30/9).

Usai mengikuti Rapat Asistensi Kegiatan Dekonstrasi bersama Mendagri Tito Karnavian, secara virtual dari Graha Kepri, Wagub Marlin memang bercerita tentang kunjungan Presiden Jokowi ke Pulau Setokok, Batam. Menurut Wagub Marlin, semangat Presiden Jokowi dalam pelestarian hutan mangrove harus diikuti masyarakat Kepri, apalagi untuk generasi muda dan kaum milenial.

Wagub Marlin menambahkan, dengan luas Kepri yang 96 persennya adalah laut, maka garis pantainya harus dijaga. Kepri sendiri memiliki garis pantai yang cukup panjang, hingga mencapai 2,367 kilometer.

“Kita jaga bersama agar tak kena abrasi air laut. Juga untuk mendukung ekonomi masyarakat pesisir,” kata Ketua TP PKK Kota Batam ini.

Wagub Marlin, yang besar di Karimun dan beberapa kali beraktivitas dengan sampan untuk bergerak antar pulau paham dengan biota penghasil uang apa saja di kawasan pesisir dan mangrove. Seperti kepiting, udang dan benerapa jenis ikan. Dengan terpeliharanya kawasan ini, maka, sumber ekonomi masyaraka juga terjaga.

Menurut Wagub Marlin, saat di Pulau Setokok, Presiden menyampaikan bahwa 20 persen hutan mangrove di dunia ada di Indonesia. Karena itu perlu terus dilestarikan. Dengan fungsi mangrove hang bisa memperbaiki ekosistem di pesisir, mengurangi abrasi air laut, dan mengurangi emisi karbon lebih banyak dari hutan tropis di darat.

Dalam kunjungan itu, Wagub Marlin memang salah seorang pejabat daerah yang menunggu di Pulau Setokok. Presiden Jokowi saat tiba langsung disambut dengan gerimis. Menggunakan jaket merah dengan hoodie, Presiden Jokowi ikut berendam di laut Setokok untuk menanam mangrove.

Wagub Marlin menyampaikan bahwa apa yang ditunjukkan Presiden Jokowi harus meningkatkan dan memperkuat komitmen masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Presiden berbasah-basah oleh hujan dan berendam di laut Setokok menanam mangrove demi masa depan keletarian alam dunia.

“Kita semua harus mendukung gerakan itu. Peduli dengan pelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik,” kata Ketua Pikori BP Batam ini.(*/uma)

Pedagang di Batam Banyak yang Belum Divaksin, Penyebabnya…

0

batampos.co.id – Rencana penerapan pemindaian kode batang aplikasi PeduliLindungi di setiap pasar tradisional di Batam akhirnya ditunda.

Rencananya, kebijakan itu akan diterapkan Rabu (29/9) kemarin, namun diundur karena masih banyak pedagang di berbagai pasar yang belum divaksin.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, hampir setengah dari pedagang di pasar-pasar tradisional belum divaksin.

Alasannya, para pedagang tak punya waktu untuk divaksin karena sibuk berjualan.

”Memang sebagian dari pedagang tak mau meninggalkan dagangan mereka dalam waktu lama,” ujar Gustian, usai meninjau sejumlah pasar tradisional di Batam, kemarin.

Menurut dia, rencana awal turun ke pasar adalah untuk melakukan sosialisasi aplikasi PeduliLindungi.

Namun, ternyata banyak dari pedagang yang belum divaksin. Selain itu, rata-rata pedagang dan pembeli juga abai terhadap protokol kesehatan (protkes), dengan tidak memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan usai bersentuhan.

”Tadi kami turunkan tim yang berjumlah 110 orang untuk meninjau keseluruhan pasar. Hasilnya, rata-rata pedagang dan pembeli banyak abai protkes dan tak divaksin,” terang Gustian.

Karena itu, lanjut Gustian, dalam waktu dekat pihaknya akan memfasilitasi para pedagang untuk mendapatkan vaksin tak jauh dari pasar mereka berjualan. Lokasi vaksin nantinya akan disiapkan oleh pengelola masing-masing pasar.

Begitu juga dengan jadwal vaksin yang disesuaikan.

”Jadi, para pedagang bisa dengan mudah mendapatkan vaksin dan tak perlu mobile lagi. Alasannya, selama ini karena tak ingin meninggalkan jualan lama-lama. Nah, ini akan kita fasilitasi, jadi memang tak ada alasan lagi,” imbuh Gustian.

Sembari menunggu jadwal vaksin, pihaknya berharap para pedagang dapat membenahi protkes, yang kemudian akan diterapkan PeduliLindungi untuk masuk ke pasar.

”Sembari sosialisasi aturan ini, kami berharap pedagang bisa memperbaiki protkes, sebelum nantinya (pindai) PeduliLindungi diterapkan,” jelas Gustian.

Di Batam terdapat 46 pasar tradisional yang tersebar di berbagai titik. Rata-rata, aktivitas di pasar memang minim menerapkan protkes.

”Ini yang kami khawatirkan dapat kembali menaikkan angka Covid-19 di Batam,” pungkas Gustian.

Salah seorang pengunjung Pasar Toss 3000 Jodoh, Arofah, mengaku tak mempermasalahkan jika pemerintah mengharuskan pengunjung memindai kode batang aplikasi PeduliLindungi untuk masuk ke pasar.

”Karena kan tujuannya bagus, untuk memastikan yang ada di pasar sudah divaksin dan bebas Covid-19,” katanya.

Terkait masih banyaknya pedagang maupun pengunjung pasar yang abai protkes seperti tidak memakai masker, ia mengaku cemas.

Pasalnya, hal itu dikhawatirkan berpotensi menularkan Covid-19 dan menambah lagi jumlah kasus yang sudah menurun.

”Tolong di setiap pasar itu ada petugas yang mengawasi, jadi yang enggak patuh ditegur saja,” harapnya.(jpg)

Pemerintah Perluas Penerima Subsidi Upah

0

batampos.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyampaikan kabar baik bagi pekerja atau buruh sektor formal yang terdampak Pandemi Covid-19. Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri menyebut, pemerintah akan memperluas cakupan penerima Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) secara nasional di 34 Provinsi tersebar di 514 kota atau kabupaten.

Menurutnya, putusan kebijakan perluasan penerima BSU tersebut karena adanya sisa anggaran dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan untuk memperluas cakupan penerima Program BSU.

Adapun Sisa anggaran BSU tersebut sebesar Rp 1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp 8,7 Triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak Pandemi Covid-19.

Sementara realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada 6.991.873 pekerja atau buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6.9 Triliun. “Alhamdulillah ini mengalami progress yang signifikan, dari target 8.783.350 pekerja,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (30/9).

Dirjen Putri merincikan, data calon penerima BSU yang diterima kemenaker sebanyak 8.508.527 calon penerima. Kemudian setelah dilakukan pengecekan dan diverifikasi, ditemukan 758.327 data pekerja yang duplikasi bansos atau telah menerima bantuan sosial lain.

Data tersebut, kata dia, dianggap tidak memenuhi syarat penerima Program BSU. Pihaknya sendiri telah melakukan verifikasi data untuk menghindari bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU.

“Program BSU tahun 2021, sedianya akan dirampungkan dan tersalurkan seluruhnya kepada penerima yang memenuhi syarat sesuai Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 hingga akhir Oktober 2021 mendatang,” pungkasnya. (jpg)

Tetap Waspada, Covid-19 Belum Berakhir

0

batampos.co.id – Gaung Batam yang akan segera turun ke level 2 atau 1 di satu sisi memberi harapan besar dan membangkitkan kembali semangat masyarakat. Namun, di sisi lain, tak sedikit yang menganggap kabar itu sebagai bentuk berakhirnya pandemi Covid-19. Padahal, Covid-19 belum berakhir, gelombang ketiga masih mengancam.

Belum berakhirnya Covid-19 bisa dilihat dari adanya penambahan kasus baru. Per 29 September, se-Provinsi Kepri terjadi penambahan 23 kasus baru. Rinciannya, tiga orang di Batam, tujuh di Tanjungpinang, empat di Karimun, empat di Anambas, empat di Natuna, dan satu di Lingga.

Sedangkan yang meninggal ada dua orang. Satu di Kota Tanjungpinang, dan satu lagi di Kota Batam. Sedangkan pasien sembuh bertambah 21 orang.

”Jadi, tetap waspada, jangan lengah, Covid-19 belum berakhir, tetap disiplin jalankan protokol kesehatan,” ujar Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Lamidi.

Di tempat terpisah, Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG membenarkan ada penambahan tiga kasus baru di Batam, Rabu (29/9). Juga ada penambahan satu pasien yang meninggal dunia.

”Ya, ada penambahan tiga pasien positif dan tiga pasien sembuh,” ujar Didi.

Dengan adanya penambahan kasus baru ini, maka kasus aktif di Batam saat ini berjumlah 41 orang, atau turun dua orang dibandingkan satu hari sebelumnya.

Didi menyebutkan, sampai saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 25.781 orang. Dimana sebanyak 24.904 orang di antaranya sembuh serta 836 orang lainnya meninggal dunia. Ketiga pasien baru tersebut pasien terkonfirmasi tanpa gejala. ”Sepanjang 24 jam terkahir juga tercatat ada penambahan satu orang meninggal,” tambahnya.

Sementara itu, pasien yang dirawat sebagian besar menjalani isolasi mandiri di rumah dengan jumlah 22 orang. Selain itu, sembilan orang dirawat di Asrama Haji Batam dan 10 orang di sejumlah rumah sakit rujukan. ”Empat orang dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, dua orang di RSUD Embung Fatimah, dan satu orang di Graha Hermine,” sebutnya.

Dengan penambahan kasus baru ini, maka tingkat kasus aktif Covid-19 di Kota Batam sebesar 0,159 persen. Tingkat kematian 3,243 persen serta tingkat kesembuhannya saat ini berada di angka 96,598 persen. (*/jpg)

Ada Ribuan Teroris Uighur Ingin Masuk ke Indonesia

0

batampos.co.id – Kepala Densus 88 Antiteror Polri, Irjen Pol Marthinus Hukom mengatakan, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukan sekadar organisasi separatis yang ingin memisahkan diri dari NKRI. Tapi sudah masuk dalam kategori sebagai terorisme.

“KKB OPM dikategorikan sebagai terorisme karena mereka melakukan kekerasan, intimidasi, dan menyebarkan rasa takut yang menyasar masyarakat yang tidak bersalah, dan selalu memaksakan kehendaknya terhadap orang lain,” ujar Marthinus saat menjadi pembicara seminar mengenai HAM dan Penanggulangan Terorisme yang diadakan Pusat Riset Ilmu Kepolisian dan Kajian Terorisme (PRIK KT) dan Revera Institute.

Bahkan setelah penyerangan terhadap para tenaga kesehatan (nakes) KKB juga terus melancarkan teror di Bumi Cenderawasih tanpa henti, paling terbaru kelompok tersebut menembak seorang anggota Brimob atas nama Bharada Muhammad Kurniadi di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu, (25/9).

Selain KKB Papua, kata Marthinus, diketahui terdapat 12 teroris Uighur yang masuk ke Indonesia dari sekitar tahun 2011. Gerakan Uighur di Xinjiang adalah gerakan separatis, tapi ketika Uighur keluar dan mencoba masuk ke Indonesia sudah bersentuhan dengan kelompok teroris Indonesia termasuk JAD dan MIT.

“Tujuan teroris Uighur masuk ke Indonesia awalnya karena kesulitan untuk ke Syria dan memilih konflik terdekat di Asia Tenggara yaitu Poso,” ujarnya.

Informasi intelijen yang didapatnya adalah, sebanyak 12 orang Uighur yang masuk adalah bentuk watertest atau percobaan untuk para teroris Uighur lainnya yang berjumlah ribuan untuk masuk ke Indonesia.

Menurutnya, aksi terorisme Uighur juga mempengaruhi tindakan teror di negara lain, karena setelah penangkapan salah satu anggota mereka di Indonesia, lalu selang beberapa hari terjadi pengeboman kuil di Thailand. Hal ini yang diantisipasi oleh detasemen khusus 88 agar tidak terjadi teror berkelanjutan di Indonesia.

Karena itu, diperlukan program deradikalisasi yang secara khusus diberikan kepada kelompok KKB agar dapat memutus tensi antara pelaku dan aparat keamanan. Terakhir, langkah-langkah politik di level internasional juga perlu terus digalakkan khususnya dalam upaya komunikasi politik agar Indonesia mendapat dukungan dari internasional untuk penyelesaian masalah di Papua yang lebih komprehensif.

“Butuh dukungan semua kalangan dan dunia internasional,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Plt Dirjen Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM Ronny Franky Sompie, mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan keimigrasian terhadap WNI dan WNA yang melintas masuk dan membahayakan kedaulatan negara dengan menjagai pintu gerbang (perbatasan secara keseluruhan) NKRI. Perbatasan yang diawasi oleh imigrasi melingkupi, udara (bandar udara), laut (pelabuhan), dan darat (pos lintas batas negara).

“Menteri Hukum dan HAM juga telah membuat tim pengawasan orang asing yang tugasnya berkoordinasi di lapangan untuk melakukan pengawasan dari mulai level wilayah terkecil (desa). Tugas dari tim ini adalah melakukan pertukaran informasi satu sama lain dan melakukan penyelesaian terkait masalah orang asing melalui berbagai mekanisme,” ungkapnya.

Dalam konteks penanggulangan terorisme, imigrasi juga melakukan kerja sama dengan BNPT dan Polri terkait pemberian informasi mengenai daftar pencarian orang (DPO) agar dapat dimasukkan ke dalam sistem imigrasi yang secara online sudah terintegrasi di seluruh Indonesia.

“Sehingga jika ada orang asing yang masuk ke dalam DPI, akan ada sistem peringatan yang akan menolak atau menangkap DPO tersebut dengan sebelumnya berkoordinasi dengan BNPT dan Polri,” ujarnya. (jpg)

PKS Sahkan Program Poligami dengan Janda

0

batampos.co.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuat program solidaritas tiga pihak. Program baru tersebut adalah saran bagi kader partai berlogo bulan sabit kembar untuk bisa melakukan poligami dengan janda atau aromil.

Saat dikonfirmasi, Ketua Dewan Syariah Pusat PKS Surahman Hidayat mengatakan, program dari solidaritas tiga pihak ini merujuk dari Rasullulah Muhammad SAW yang membolehkan umatnya untuk berpoligami.

“Terkait status hukum barang tersebut itu kan persoalan agama bukan semata-mata budaya dalam hal ini Allah dan Rasul-nya. Nah di dalam Alquran itu dibolehkan, diizinkan dan Rasul juga mencontohkan,” ujar Surahman saat dikonfirmasi, Kamis (30/9).

Oleh sebab itu, tidak mungkin bagi partai yang dikepalai oleh Ahmad Syaikhu tersebut menjalankan program baru yang bertentangan dengan ajaran Islam dan Rasulullah Muhammad SAW.

“Jadi kita sebagai pemeluknya tidak mungkin membuat hukum yang lain. Itu tidak boleh,” katanya.

Surahman juga menuturkan, kepada kader PKS yang mampu dalam sisi finansial maka boleh saja melakukan poligami. Hal itu dimaksudkan untuk menolong para janda, fakir miskin dan anak yatim.

“Jadi kita bikin etikanya bagi yang punya kemampuan ya silakan bantu para fakir miskin, bantu anak yatim dan seterusnya-seterusnya,” ungkapnya.

Surahman juga mengaku, program solidaritas tiga pihak ini telah disetujui oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan juga DPP PKS. Mereka juga telah memberikan berbagai masukan terkait program baru PKS ini.

“Saya sebagai ketuanya sudah tanda tangan, sudah melakukan kajian dan sudah kita komunikasikan dengan Presiden PKS, dan DPP juga sudah memberi masukan-masukan, dan kemarin saya sudah tanda tangan, bismillah,” pungkasnya.(jpg)

Wali Kota Batam Ungkap Isi Perbincangan Dengan Presiden, Ini Isinya…

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengungkapkan isi perbincangan dengan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), saat berkunjung ke Batam, pada Selasa (28/9/2021) lalu.

“Saat berbicang dengan Presiden, saya laporkan hasil dari perintah beliau (Presiden) terkait pembangunan di Batam,” ujar Rudi, Kamis (30/9/2021).

Rudi mengatakan, Presiden sempat mengungkapkan rasa senang setelah melihat langsung perkembangan Batam saat ini.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat berbincang dengan Presiden RI, Joko Widodo, di ruang VVIP Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Hari ini saya ke Batam sangat menyejukkan saya,” kata Rudi menirukan perkataan Presiden, Jokowi.

Kata dia, rasa senang Presiden terkait keputusan yang tepat karena Batam di bawah satu pimpinan (ex-officio) dapat membawa Batam lebih baik.

Saat Presiden melihat perkembangan Kota Batam, ia juga menyampaikan semua rencana dan capaian pembangunan Batam.

“Beliau juga merasakan ada proses pembangunan dan perubahan di Batam. Saat datang dulu dan sekarang terasa sangat berbeda,” katanya.

Ia menjelaskan, semua yang dilaksanakan juga berdasarkan perintah Presiden bagaimana mambangun pelabuhan, bandara, pembenahan lahan, hingga akses ke industri.

“Melihat perkembangan saat ini, sempat ada pembicaraan terkait Karimun dan Bintan. Bisa jadi Batam dijadikan percontohan. Dan kondisi saat ini (di Batam) diminta untuk dilanjutkan, mungkin nanti dengan PP 41,” ungkap Rudi.(esa)

Bea Cukai Batam Percepat Layanan Impor, Ini Buktinya…

0

batampos.co.id – Provinsi Kepulauan Riau menerima sebanyak 122.400 dosis vaksin AstraZaneca yang merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Singapura, pada Rabu (29/9/2021).

Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai Kota Batam, Hembran Dita, mengatakan, dari jumlah dosis vaksin yang tiba, akan dialokasikan sebanyak 60 ribu dosis untuk Pemko Batam dan 62.400 dosis untuk Pemprov Kepulauan Riau.

Hembran mengatakan, hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Indonesia menangani pandemi COVID-19 serta memperkuat hubungan persahabatan antar kedua negara.

Kata dia, pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai Batam dalam hal ini adalah pemberian fasilitas kepabeanan dan/atau cukai serta perpajakan atas impor barang keperluan penanganan pandemi Covid-19.

Terhadap vaksin tersebut diberikan pembebasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Impor.

Pegawai Bea Cukai Batam memeriksa kelengkapan dokumen vaksin AstraZeneca yang dikirimkan pemerintah Singapura untuk Provinsi Kepri di Pelabuhan Batu Ampar. Foto: Bea Cukai Batam untuk batampos.co.id

“Bea Cukai Batam akan menjadikan prioritas utama setiap kegiatan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, termasuk distribusi vaksin sebagaimana diatur dalam PMK 188 Tahun 2020,” katanya.

Hembran mengatakan, Bea Cukai Batam juga akan menyederhanakan proses dan mengedepankan percepatan pelayanan.

Sehingga vaksin untuk penanganan pandemi covid 19 dapat segera diselesaikan administrasi kepabeanannya dan dapat cepat didistribusikan dan diakses oleh masyarakat melalui Dinas Kesehatan terkait.

Ia menjelaskan, selama tahun 2020-2021 Bea Cukai Batam telah menerbitkan sebanyak 23 kali perizinan fasilitas terkait dengan pemasukan barang penanganan pandemi Covid-19.

Seperti vaksin, oksigen, hand sanitizer, alat pelindung diri (APD) dan peralatan kesehatan lainnya.

“Bea Cukai Batam secara berkelanjutan melakukan koordinasi baik dengan instansi pusat. Seperti Kemenkes dan BNPB serta instansi di daerah seperti Dinas Kesehatan dan BPOM. Dengan adanya sinergi antar instansi maka kendala-kendala di lapangan dapat teratasi,” paparnya.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, yang menerima pemberian vaksin secara simbolis, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Singapura dan Instasi yang terlibat dalam pemasukan vaksin kali ini.

“Terima kasih kepada pihak Pemerintah Singapura yang telah memberikan bantuan vaksin yang pertama ini,” katanya.

Sebelumnya pemerintah Singapura kata dia, juga telah memberikan bantuan seperti hand sanitizer, masker dan lainnya.

“Semoga dengan adanya kedatangan vaksin ini dapat mempercepat proses vaksinasi masyarakat di Kota Batam,” paparnya.

Bea Cukai Batam berkomitmen tinggi mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19.

Selain memberikan fasilitas impor vaksin, sebelumnya juga telah memberikan fasilitas terhadap distribusi oksigen ke berbagai wilayah di Indonesia.

Pada bulan Juli lalu, PT Samator Gas Industri telah berhasil mendistribusikan 200 lebih ton oksigen dari Batam ke berbagai wilayah seperti Medan, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat. Hal ini merupakan bentuk dukungan dukungan nyata pemerintah dalam menangani pandemi di Indonesia

Selain Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai, Hembran Dita dan Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid Kedatangan vaksin kali ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, M. Rizki Baidillah dengan didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan, Zulfikar Islami dan Konsulat Singapura, Lim Yihong.(cr1)

Umrah di Masa Pandemi, Salat di Raudhah Hanya Boleh Sekali

0

batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali penyelenggaraan umrah sejak Agustus 2021. Namun, belum semua negara bisa memberangkatkan jamaah mereka.

Adapun hingga saat ini, Saudi baru memberikan izin bagi jamaah dari 10 negara, yaitu Irak, Nigeria, Sudan, Jordan, Senegal, Bangladesh, Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Uni Emirat Arab.

Kedatangan jamaah kali pertama di Saudi pada 14 Agustus lalu. Sampai saat ini, tercatat sudah 12 ribu jemaah yang berumrah.

Lantas, bagaimana penyelenggaraan umrah di masa pandemi seperti sekarang ini?

Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali mengatakan bahwa penyelenggaraan umrah saat pandemi berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Khususnya soal vaksinasi Covid-19.

Diketahui, jamaah yang sudah mendapatkan dua kali vaksin dengan vaksin yang digunakan Arab Saudi, atau dua kali vaksin selain vaksin yang digunakan Saudi lalu ditambah dengan booster, mereka tidak menjalani karantina setibanya di Jeddah atau Madinah. Mereka bisa langsung menjalankan ibadah.

“Selama di Makkah dan Madinah, jamaah mendapat kesempatan sekali menjalankan umrah, dan sekali salat di Raudhah (Taman Surga/tempat mustajab berdoa berlokasi di Masjid Nabawi, Red),” kata dia dalam keterangannya, Rabu (29/9).

“Adapun untuk Salat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, itu bisa dilakukan setiap waktu,” sambung dia.

Bagi jamaah yang baru mendapatkan satu kali vaksin, maka dia harus menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu selama empat hari. “Arab Saudi selama ini menggunakan empat jenis vaksin, yaitu Pfizer, AstraZeneca, Jhonson&Jhonson, serta Moderna,” pungkas Endang.(jpg)