Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9342

Pasien Isoman Akan Dapat Bantuan Bahan Pokok

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi, mengatakan Pemko Batam juga akan mempersiapkan bantuan paket bahan pokok kepada keluarga pasien yang menjalani isolasi. Adapun sembako yang dipersiapkan itu, berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan untuk masyarakat. Bahan pokok bantuan dari CSR tersebut sudah mulai terkumpul dan secepatnya akan didistrubusikan.

”Kita akan memberi sembako (bahan pokok,red) hanya berbentuk beras saja, yang lain mungkin tidak. Karena kemampuan kita terbatas dan kondisi pengusaha yang sama-sama merasakan kesusahan ini. Intinya itulah yang dibantu dari pemerintah, Forkopimda, dan semuanya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, untuk bantuan sembako yang bersumber dari APBD, pihaknya belum dapat memastikan bisa tidaknya direalisasikan. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya telah enam kali melakukan refocusing anggaran di APBD 2021, namun anggaran terbatas. Sehingga, solusinya untuk bantuan sembako itu, Pemko Batam untuk sementara menggali potensi dari CSR perusahaan.

”APBD pun entah mana lagi yang akan kira refocusing. Tapi sementara sampai ke tahap (refocusing) itu, kita akan maksimalkan potensi di masyarakat dari CSR ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini sudah banyak proyek fisik yang dianggarkan dalam APBD 2021, sudah ada pemenangnya. Sehingga, untuk menyelesaikannya tidak mudah. Sementara di sisi lain, APBD Kota Batam juga tengah mengalami defisit sebesar Rp 221 miliar.

”Itulah refocusing ini betul-betul kita cermati, mana yang belum terlaksana. Sementara sampai kesitu (refocusing), kita menggerakkan potensi dari CSR,” tutupnya.(*/jpg)

Kemensos Salurkan Bansos Rp 200 Ribu dan Beras 5 Kg

0

batampos.co.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan bantuan sosial (bansos) untuk mengurangi dampak kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat. Hal ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait perlindungan jaminan sosial pada masa PPKM.

Menteri Sosial Tri Rismaharani meminta masyarakat untuk tenang, karena dalam masa kedaruratan pemerintah menyalurkan bantuan cukup beragam untuk masyarakat. Menurutnya, program bansos yang terbaru adalah kebijakan untuk memberikan bantuan kepada 5,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Mereka ini sama sekali baru. Datanya dari pemerintah daerah. Bantuannya sebesar Rp 200 ribu/KPM selama Juli-Desember 2021,” kata Risma dalam keterangannya, Selasa (20/7).

Dia menyampaikan, Kemensos mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7,08 triliun. Selain itu, kebijakan baru yang diluncurkan dalam rangka mengurangi beban masyarakat bersamaan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat adalah penyaluran beras.

Selain itu, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan beras sebesar 5 kg khusus disalurkan untuk pekerja sektor informal terdampak pandemi di pada Jawa-Bali, yakni zona pemberlakuan PPKM Darurat.

Menurut Risma, para penerima adalah pemilik warung makan, pedagang kaki lima, pengemudi ojek, buruh lepas, buruh harian, karyawan kontrak, dan sebagainya, yang tidak bisa bekerja karena pembatasan aktifitas.

Untuk keperluan itu, Kemensos akan menyiapkan total 2.010 ton beras. Sebanyak 122 pemerintah kabupaten/kota mendapatkan masing-masing 3.000 paket beras (per paket seberat 5 kg) dan 6.000 paket (per paket seberat 5 kg) untuk enam ibukota provinsi.

Selain itu, Kemensos juga bermitra dengan Perum Bulog dalam penyaluran beras seberat 10 kg/KPM untuk 10 juta KPM PKH, 10 juta KPM BST, dan 8,8 juta KPM Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako non PKH. “Yang menyalurkan Perum Bulog, Kemensos hanya mengirimkan data penerima kepada Kementerian Keuangan,” papar Risma.

Total volume untuk beras dari Perum Bulog sebesar 200.000.000 kg. Dia mengharapkan, bantuan beras bisa memenuhi sebagian kebutuhan pokok para KPM yang terdampak pandemi “Bantuan beras dalam paket 5 kg juga sedang disalurkan oleh TNI-Polri,” papar Risma.

Dalam rangka pelaksanaan program perlindungan sosial, Kemensos juga mengoptimalisasi program bansos yang sudah eksisting, yakni PKH, BPNT/Kartu Sembako dan BST. Risma menuturkan, PKH salur tahap ketiga yakni untuk bulan Juli-Agustus-September, disalurkan pada Juli 2021.

“Kemensos juga mencairkan BST untuk 10 juta KPM selama 2 bulan yakni Mei Juni, yang cair pada Juli. Kemudian untuk 18,8 juta KPM BPNT/Kartu Sembako mendapat tambahan dua 2 bulan, yakni pada bulan Juli dan Agustus. Sehingga mereka seperti menerima 14 bulan,” papar Risma.

Untuk PKH, Risma mengingatkan, meskipun target bantuan 10 KPM, tapi sebenarnya yang mendapatkan bantuan PKH sebanyak lebih dari 33.674.865 jiwa. “Sebab bantuan untuk peserta PKH itu berdasarkan komponen yang ada dalam keluarga,” ujar Risma.

Dia mengungkapkan, anggaran untuk PKH sebesar Rp 28,3 triliun, dan BPNT/Kartu Sembako sebesar Rp 42,3 triliun yang disalurkan melalui Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara). Kemudian untuk BST anggaran sebesar Rp 15,1 triliun yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia.

“Dengan ketiga bansos ini diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat,” tandas Risma.(jpg)

Mulai 26 Juli PPKM Darurat Dibuka Secara Bertahap

0

batampos.co.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan, mulai 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat) secara bertahap. Tapi, hal ini dilakukan jika kasus Covid-19 dikatakan mulai mengalami penurunan.

“Jika tren kasus terus mengalami penurunan maka 26 juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” ujarnya secara virtual, Selasa (20/7).

Jokowi mengakui, penerapan PPKM darurat yang dimulai 3 juli 2021 yang lalu merupakan kebijakan yang tidak bisa dihindari. Kebijakan yang harus diambil pemerintah meskipun terasa sangat berat. Langkah tersebut dilakukan untuk menurunkan penularan covid-19 dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit.

“Sehingga tidak menyebabkan lumpuhnya rumah sakit lantaran over kapasitas pasien covid-19 serta agar layanan kesehatan untuk pasien dengan penyakit kritis lainnya tidak terganggu dan terancam nyawanya,” tuturnya.

Jokowi menyebut, keberhasilan PPKM Darurat terlihat dari data dimana penambahan kasus dan kepenuhan tempat tidur rumah sakit mengalami penurunan.

“Kita selalu memantau, memahami dinamika di lapangan dan juga mendengar suara-suara masyarakat terdampak dari PPKM,” pungkasnya.(jpg)

Kapal Rute Tanjungpinang-Batam Berangkat Tiga Kali Sehari

0

batampos.co.id – Hari terakhir Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Tanjungpinang, aktivitas penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) sangat sepi. Bahkan saat lebaran Iduladha jumlah penumpang turun hingga 85 persen dari jumlah normal.

Tidak hanya itu, untuk rute kapal ke Batam saat ini hanya tiga trip dalam satu hari atau paling banyak empat kali dengan jumlah tidak sampai 60 persen. Pantauan Batam Pos di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Selasa (20/7) pukul 11.30 WIB aktivitas terpantau sepi, hanya ada beberapa penumpang yang sedang menunggu kapal untuk berangkat ke Batam.

Staf Keselamatan Berlayar Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Asep Gunawan menjelaskan pada hari lebaran Iduladha aktivitas di Pelabuhan SBP Tanjungpinang sangat sepi.

Kapal pertama yang berangkat terpaksa diundur hingga pukul 11.00 WIB dengan jumlah 40 penumpang. ”Baru berangkat satu kapal jam 11.00 ke Batam, hanya 40 penumpang saja,” kata Asep, di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Selasa (20/7).

Saat ini kata Asep pihaknya tidak bisa memastikan jumlah penumpang yang akan berangkat, selama PPKM darurat mobilitas penumpang baik ke Batam ataupun ke pulau terjadi penurunan yang sangat drastis. Bahkan untuk satu kali berangkat saat lebaran Iduladha 2021 diperkirakan tidak bisa menutupi operasional.

”Kalau 40 penumpang ini sepertinya tidak cukup nutupin operasional,” ujarnya.

Saat ini keberangkatan kapal tidak bisa dipastikan seperti biasanya, rata-rata kapal berangkat setiap pukul 11.00 WIB, 14.30 WIB dan 17.30 WIB, kapal berangkat lebih lama karena menunggu penumpang penuh, sementara untuk kapal ke Pulau, kata Asep hanya satu kapal berangkat ke Anambas sementara untuk ke pulau lain tidak ada.

“Sekarang berangkat tiga kali sehari. Paling banyak empat kali,” tambahnya. (*/jpg)

PPKM Level 4 Mulai Diterapkan di Batam, Tak Boleh Lagi Isoman

0

batampos.co.id – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Batam resmi berakhir, Selasa (20/7). Mulai hari ini, Rabu (21/7), Kota Batam menerapkan PPKM Level 4, yakni level tertinggi berdasarkan grafik peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia.

”Perintah dari Pak Presiden, PPKM darurat diperpanjang sampai 31 Juli. Tapi bukan PPKM darurat lagi, namanya jadi PPKM Level 4. Itu kita laksanakan. Mudah-mudahan 31 Juli semua sudah terselesaikan,” ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Selasa (20/7).

Mengacu pada panduan Badan Kesehatan Dunia (WHO), ada empat kriteria yang digunakan untuk menentukan status level pandemi Covid-19 sebuah daerah. Yaitu, rasio pasien di rumah sakit, tingkat kematian, jumlah kasus per 100 ribu penduduk dalam rentang dua minggu, dan jumlah tes.

Sebuah daerah, misalnya, masuk level 3 jika ada 10-30 orang per 100 ribu penduduk dalam satu pekan terakhir yang dirawat di rumah sakit. Kemudian, 2-5 kasus kematian per 100 ribu penduduk dan 50 sampai 150 kasus aktif per 100 ribu penduduk dalam rentang dua pekan.

Kemudian, sebuah daerah masuk level 4 jika ada lebih dari 30 orang per 100 ribu penduduk dalam satu pekan terakhir yang dirawat di rumah sakit. Kemudian, lebih dari 5 kasus kematian per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 150 kasus aktif per 100 ribu penduduk dalam rentang dua pekan.

Berdasarkan perkembangan kasus, tingkat kematian, rasio pasien di rumah sakit, dan jumah tes di Kota Batam, pemerintah pusat menetapkan PPKM darurat untuk Batam sejak 12 Juli-20 Juli. Dengan parameter penetapan PPKM darurat, yakni Batam masuk daerah dengan kriteria level 4.

Dengan kata lain, PPKM darurat diputuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Jawa dan Bali lalu menyusul 48 kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Batam dan Tanjungpinang karena statusnya sudah level 4. Namun, mulai hari ini, istilah darurat diganti menjadi level 4.

Dengan demikian, PPKM darurat dan PPKM level 4 sesungguhnya sama saja, hanya istilah saja yang berbeda. Rudi melanjutkan, di hari pertama pemberlakuan PPKM level 4 ini, dirinya akan mengumpulkan seluruh Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah).

Sebab, dalam pemberlakukan PPKM level 4, tidak boleh lagi ada pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing. Seluruh pasien positif Covid-19 akan dikumpulkan di satu tempat, agar bisa memutus penularan Covid-19 di Kota Batam.

”Kalau tak muat, akan kami tempatkan di beberapa tempat. Seperti di rusun atau Asrama Haji. Kepada yang terjangkit positif saya mohon maaf. Kalau nanti kami kumpulkan jangan timbul perasaan diasingkan, karena kami ingin yang sakit ini dapat disembuhkan dan tidak menjangkit kepada yang tidak sakit,” tegasnya.(*/jpg)

Kronologi Kasus Pemalsuan Dokumen PCR Oleh Pria Bercadar

0

batampos.co.id – Seorang penumpang yang menggunakan jilbab dan cadar ketahuann memalsukan dokumen PCR pada penerbangan Citilink rute Jakarta-Ternate pada Minggu (18/7) lalu. PT Citilink Indonesia (Persero) buka suara terkait beredarnya informasi tersebut.

“Dapat kami sampaikan bahwa penumpang tersebut telah melalui serangkaian proses pemeriksaan dokumen perjalanan oleh petugas di bandara keberangkatan,” kata VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia Resty Kusandarina dalam keteranganny, Selasa (20/7).

Resty memaparkan, penumpang tersebut menggunakan identitas dan dokumen PCR dengan hasil negatif milik istrinya. Hal tersebut diketahui ketika setelah mendarat di Ternate dan semua penumpang sudah turun dari pesawat, pramugari Citilink melihat bahwa penumpang yang diduga perempuan dengan menggunakan jilbab dan jaket panjang masuk ke dalam toilet pesawat (lavatory).

“Kemudian, ketika keluar dari lavatory, penumpang ini terlihat sebagai laki-laki dengan menggunakan kaos pendek dimana jaket dan hijabnya terjuntai,” ucapnya.

Pramugari Citilink kemudian segera melaporkan kepada petugas darat dan keamanan di bandara kedatangan untuk dilakukan pemeriksaan dan diketahui bahwa boarding pass dan KTP penumpang tersebut berbeda.

Selanjutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen penerbangan yang telah dilakukan oleh petugas darat setempat, penumpang yang diduga telah memalsukan dokumen penerbangan tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan satgas gabungan setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang belaku.

Pihaknya komitmen dalam menjaga nilai-nilai keselamatan dan kenyamanan penerbangan, Citilink akan melakukan koordinasi lebih erat kepada seluruh stakeholders untuk memastikan kelengkapan dokumen perjalanan penumpang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kami turut mengimbau kepada seluruh penumpang Citilink untuk selalu mematuhi persyaratan dokumen perjalanan dengan melakukan pembaharuan informasi secara berkala mengenai ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat, baik di bandara keberangkatan maupun di bandara yang akan dituju,” pungkasnya.

Diketahui, penumpang Citilink berinisial DW diduga memalsukan dokumen hasil tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR) agar bisa berangkat ke Ternate, Maluku Utara. Pria tersebut melakukan perjalanan dari Jakarta.

Kepala Operasional Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Ternate, Muhammad Arif Gani mengatakan, DW berhasil mengelabui petugas di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, dengan memakai data diri istrinya dan memakai pakaian cadar karena tes PCR hasil negatif milik istrinya.

Namun saat tiba di Bandara Baabullah Ternate, ia kemudian dilaporkan pramugari setelah kedapatan membuka cadar dan menggantikan pakaian kemeja di dalam toilet pesawat. Arif mengatakan pramugari tersebut langsung menghubungi pihak Bandara Sultan Baabullah Ternate, untuk melakukan penahanan, karena alasan DW mencurigakan.

DW kemudian diminta melakukan tes usap antigen oleh petugas bandara dan hasilnya positif Covid-19. “Setelah hasil positif Covid-19 pihak bandara langsung menghubungi tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Ternate, untuk melakukan evakuasi dengan memakai pakaian alat pelindung diri (APD), kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans menuju rumah untuk melakukan isolasi mandiri dan akan diawasi oleh petugas Satgas,” ujarnya.(jpg)

Kasus Covid-19 Naik Lagi, Meninggal 1.280 Jiwa

0

batampos.co.id – Angka kasus Covid-19 harian pada Selasa (20/7) kembali naik. Yaitu 38.325 orang dalam sehari. Padahal kasus sempat turun dalam tiga hari berturut-turut. Kini total sudah 2.950.058 orang terinfeksi Covid-19

Pada Senin (19/7), kasus tercatat 34.257 kasus. Minggu (18/7) 44.721 kasus. Sabtu (17/7) 51.952 kasus.

Sementara itu, kasus Covid-19 terbanyak harian disumbang Jawa Barat 6.928 kasus. DKI Jakarta 6.213 kasus. Jawa Timur 5.654 kasus. Jawa Tengah 3.423 kasus. Banten 2.865 kasus.

Sedangkan, kasus aktif naik drastis 10 kali lipat hingga 7.254 orang, dibanding kemarin, Senin (19/7) yakni 702 kasus. Jumlah pasien aktif kini sebanyak 550.192 orang.

Angka kematian pun masih tinggi yaitu 1.280 jiwa sehari. Angka kematian menjadi tinggi seiring dengan angka ketersediaan tempat tidur (BOR) di RS yang semakin penuh. Jawa Tengah mencatatkan kematian paling tinggi sebanyak 303 jiwa sehari. DKI Jakarta 268 jiwa sehari. Jawa Tengah 268 jiwa sehari.

Sementara itu, kasus Covid-19 terbanyak harian disumbang Jawa Barat 6.928 kasus. DKI Jakarta 6.213 kasus. Jawa Timur 5.654 kasus. Jawa Tengah 3.423 kasus. Banten 2.865 kasus.

Sedangkan, kasus aktif naik drastis 10 kali lipat hingga 7.254 orang, dibanding kemarin, Senin (19/7) yakni 702 kasus. Jumlah pasien aktif kini sebanyak 550.192 orang.

Ada 179.275 spesimen yang diperiksa. Lebih rendah dari sebelumnya di atas 200 ribu spesimen. Dan ada total 114.674 orang yang diperiksa dengan metode TCM, PCR, dan antigen. Angka positivity rate mencapai 33,42 persen.

Pasien sembuh harian bertambah 29.791 orang. Paling banyak kasus sembuh terjadi di DKI Jakarta sebanyak 12.071 orang. Dan total angka kesembuhan saat ini sebanyak 2.323.666 orang.

Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Tak ada provinsi di bawah 10 kasus. Dan tak ada satupun provinsi dengan nol kasus.(jpg)

Idul Adha di Singapura, Masjid Wajibkan Jamaah Tes Covid-19

0

batampos.co.id – Singapura mengeluarkan aturan ketat untuk merayakan Hari Raya Idul Adha 2021. Apalagi saat ini negara tetangga seperti Malaysia dan Indonesia sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Delta.

Singapura telah memberlakukan serangkaian pembatasan untuk mengekang penambahan kasus. Seperti dilansir dari Asia Tatler, Selasa (20/7), sejumlah masjid juga mewajibkan jamaah menjalani tes Covid-19.

Singapura melakukan pembatasan jumlah jamaah untuk masuk ke dalam masjid. Ada 19 masjid yang memerlukan Pre-Event Testing (PET) Covid-19 bagi yang belum divaksinasi dan 47 masjid yang tidak. Setiap masjid umumnya akan memiliki tiga sesi. Singapura memberlakukan sistem booking pemesanan untuk bisa beribadah di masjid. Namun, jika tak dapat tempat, jamaah bisa menonton khotbah secara online.

Pelaksanaam pemotongan kurban juga jadi bagian yang sangat penting dari Hari Raya Idul Adha. Daging kurban biasanya akan dibagikan kepada yang membutuhkan atau dengan orang-orang di komunitas

Tahun ini, Singapura memodifikasi pembagian daging kurban. Bahkan, Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) telah mengumumkan bahwa tidak ada ternak yang akan diimpor ke Singapura untuk ritual tahunan tersebut. Sebaliknya, 51 masjid akan memfasilitasi pemotongan kurban. Setiap masjid yang berpartisipasi akan menyediakan 120 domba untuk kurban.

Muslim yang memilih untuk berpartisipasi akan menerima daging mulai 24 Juli dan sebagian dari daging akan dibagikan kepada penerima Zakat MUIS.

Pemerintah Singapura juga merekomendasikan orang tua yang tidak divaksinasi agar tidak keluar rumah. Pembatasan makan di luar juga masih dibatasi kelompok yang terdiri dari lima orang.(jpg)

Mulai Hari Ini, Penumpang Penerbangan Harus Gunakan Aplikasi Pedulilindungi

0

batampos.co.id – Setelah sukses melakukan uji coba selama dua minggu, pemerintah mulai hari ini akan menerapkan penggunaan aplikasi Pedulilindungi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara. Peraturan ini akan berlaku sementara untuk penerbangan Jakarta-Bali-Jakarta untuk mereka yang menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Bandar Udara Soekarno-Hatta.

Mengutip laman resmi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), informasi hasil tes swab PCR dan bukti vaksinasi sebagai syarat melakukan perjalanan udara juga akan secara otomatis tercantum di aplikasi Pedulilindungi sehingga akan membantu masyarakat untuk dapat melakukan check in secara online.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan drg. Oscar Primadi, MPH mengatakan, integrasi data ini ditujukan untuk menghindari penggunaan hasil tes dan kartu vaksinasi manual yang mudah dipalsukan.

“Penerapan sistem check in online dengan database hasil tes PCR dan vaksinasi sudah kita uji coba selama 2 minggu dan berjalan dengan baik. Mulai hari ini, kebijakan tersebut kita berlakukan secara resmi karena selain menghindari bukti tes dan vaksinasi palsu. Mekanisme ini memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang hendak bepergian karena tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hard copy yang dapat menimbulkan antrian dan kerumunan,” ujarnya, dikutip Selasa (20/7).

Oscar Primadi menambahkan bahwa dengan mekanisme tersebut, maka dapat dipastikan bahwa hanya penumpang yang sehat yang bisa masuk ke pesawat.

“Semua data penumpang yang telah melakukan vaksinasi dan hasil pemeriksaan PCR/antigen tersimpan dengan aman di big data Kemenkes yang diberi nama New All Record atau NAR. Seluruh big data NAR ini terkoneksi dengan aplikasi Pedulilindungi sehingga proses pengisian e-HAC yang selama ini sudah berjalan tidak akan berlaku lagi dan beralih ke aplikasi Pedulilindungi,” tuturnya.

Dengan diberlakukannya kebijakan ini, penumpang yang akan bepergian dapat melakukan pemeriksaan tes swab PCR di laboratorium yang telah terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan.

“Saat ini sudah ada sejumlah lab yang terafiliasi dengan Kemenkes dan sudah memasukkan data ke dalam NAR. Sehingga, hanya hasil swab PCR dari lab tersebut yang dapat dipakai sebagai syarat penerbangan,” imbuhnya.

Dengan mekanisme baru ini, maka pengecekan kesehatan penumpang dilakukan saat keberangkatan dan bukan saat kedatangan sehingga bisa membuat para penumpang merasa lebih aman dan nyaman.

“Di situasi seperti ini, pengecekan hasil tes kesehatan perlu dilakukan secara ketat untuk memastikan penumpang pesawat benar-benar dalam keadaan sehat. Melalui integrasi sistem ini, kita juga dapat mendorong dan memantau pelaksanaan tes dan lacak secara real time sehingga ini akan membantu upaya penurunan laju penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya.(jpg)

BP Batam Catat Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan

0
Infografis Ali Ibenk/batampos.co.id

Badan Usaha Pelabuhan BP Batam mencatat kenaikan volume bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Barang pada Semester I 2021 sebesar 18 persen yakni dari 261.394 TEUs pada Semester 1 2020 menjadi 307.785 TEUs.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris, mengungkapkan, kenaikan volume bongkar muat peti kemas pada Semester 1 tahun 2021 cukup menggembirakan mengingat hampir seluruh sektor lumpuh akibat pandemi Covid-19.

“Kinerja Pelabuhan Barang di tahun 2021 ini cukup optimis melihat kenaikan volume Bongkar Muat Peti Kemas di Semester I, dibandingkan periode yang sama di tahun 2020,” ujar Nelson di Batu Ampar, Selasa (13/7/2021).

Peningkatan volume Bongkar Muat Peti Kemas di Semester I Tahun 2021 ini didominasi oleh kegiatan perdagangan luar negeri, terutama ekspor yang meningkat 36 persen dibandingkan Semester 1 2020, yakni dari 174.543 TEUs menjadi 239.061 TEUs.

Nelson mengatakan bahwa jumlah kunjungan kapal barang di Semester I ini juga mengalami peningkatan sebesar 1,1 persen dibandingkan periode yang sama di Tahun 2020.(*/esa)