Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 9877

Razia Busana Ketat, Puluhan Warga Terjaring

0

batampos.co.id – Sebanyak 36 warga Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, terjaring razia busana ketat yang dilakukan polisi wilayatul hisbah di ruas Jalan Manekroo, Johan Pahlawan.

Kepala Bidang Satpol PP Wilayatul Hisbah Aceh Barat Aharis Mabrur seperti dilansir dari Antara di Meulaboh menjelaskan, mereka yang terjaring itu terdiri atas 13 laki-laki dan 23 perempuan. Razia dan pengawasan itu dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar berbusana sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Menurut dia, razia busana ketat tersebut digelar dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan pelaksanaan syariat Islam di Aceh dengan melibatkan anggota Polres Aceh Barat, Kodim 0105 Aceh Barat, dan polisi militer. Hal tersebut sesuai dengan pasal 23 juncto pasal 13 Qanun Nanggroe Aceh Darusslam Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Akidah, Ibadah, dan Syiar Islam.

”Setiap orang Islam di Aceh wajib untuk berbusana islami,” ujar Aharis Mabrur.

Aharis Mabrur menyebutkan, ke-36 pelanggar syariat Islam yang tidak mengenakan busana secara islami tersebut semuanya mendapatkan pembinaan dari petugas dan mendapatkan teguran.

”Setelah mengisi surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, para pelanggar dikenakan sanksi takzir berupa teguran dan nasihat dari polisi Wilayatul Hisbah,” terang Aharis Mabrur.

Selain itu, dalam razia tersebut, petugas juga turut melakukan sosialiasi protokol kesehatan kepada masyarakat untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19 kepada masyarakat, terutama pentingnya menggunakan masker saat harus keluar rumah.(jpg)

Jokowi Sebut Aparat yang Menakut-nakuti Pengusaha dan Masyarakat Adalah Musuh Negara

0

batampos.co.id – Perilaku aparat penegak hukum yang kerap menakuti-nakuti para pengusaha dan masyarakat mendapatkan sorotan dari Presiden Joko Wododo (Jokowi). Ia menegaskan aparat model tersebut adalah musuh negara.

Jokowi berjanji, pihaknya tidak akan mentolerir tindakan aparat penegak hukum yang kerap meresahkan tersebut.

“Saya peringatkan aparat penegak hukum dan pengawas yang melakukan seperti ini adalah musuh kita semuanya, musuh negara. Saya tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran ini‎,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam aksi nasional pencegahan korupsi‎ di Istana Bogor, Rabu (26/8).

Jokowi juga menuturkan, aparat hukum yang kerap menakuti pengusaha dan masyarakat ini akan menganggu pembangunan nasional di Indonesia. Karena itu mantan wali kota Solo yang terkanal dengan usaha meubelnya itu meminta jangan lagi ada aparat yang melakukan cara-cara kotor ini.

“Penyalahgunaan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras inilah yang membahayakan agenda pembangunan nasional,” katannya.

Jokowi juga menambahkan, akibat aparat penegak hukum yang kerap menakut-nakuti pengusaha itu. Maka imbasnya adalah pembangunan nasional tidak menjadi cepat. Melainkan lambat karena para pengusaha takut.

“Sebab yang seharusnya bisa kita kerjakan secara cepat kemudian menjadi lamban dan bahkan tidak bergerak karena adanya ketakutan-ketakutan itu,” tegasnya

Jokowi Berharap Masyarakat Takut Kepada Allah dan Api Neraka

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk terus melakukan sosialisasi terhadap pencegahan korupsi. Sehingga masyarakat semakin sadar dan tidak melakukan segala macam hal yang terkait dalam tindakan korupsi.

“Gerakan budaya anti korupsi harus terus kita galakkan. Masyarakat harus tahu apa itu korupsi. Kita semua tahu apa itu gratifikasi, masyarakat harus menjadi bagian untuk mencegah korupsi. Antikorupsi itu sudah seharusnya jadi kepantasan dan kepatutan yang harus menjadi budaya,” ujar Jokowi dalam pidatonya di aksi nasional pencegahan korupsi, di Istana Bogor, Rabu (26/8).

Presiden juga berharap, hal baik itu harus terus disosialisasikan, Sampai pada tahap masyarakat menolak korupsi bukan karena ada hukuman penjara dan sanksi lainnya. Melainkan takut karena Allah dan siksa api neraka. Sehingga hal ini perlu menjadi perhatian penting.

“Takut melakukan korupsi bukan hanya terbangun atas ketakutan terhadap denda dan terhadap penjara, takut melakukan korupsi juga bisa didasarkan pada ketakutan kepada sanksi sosial. Takut dan malu pada keluarga kepada tetangga dan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan api neraka,” katanya.

Oleh karena itu Jokowi mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadi bagian penting dari gerakan budaya antikorupsi ini, tokoh agama, tokoh budaya tokoh masyarakat dan para pendidik institusi pendidikan keagamaan kesenian adalah bagian yang sangat penting dari upaya pencegahan ini.

“Dengan keteladanan kita semua nya dengan perbaikan regulasi dan reformasi birokrasi saya yakin Insya Allah Masyarakat akan menyambut baik gerakan budaya antikorupsi ini,” ungkapnya.

Jokowi berjanji akan terus mengikuti aksi pencegahan korupsi dari waktu ke waktu. Marilah bersama-sama laksanakan samakan visi dan selaraskan langkah untuk membangun pemerintahan.

“Pemerintahan yang efektif yang efisien dan inovatif. Sekaligus bebas dari korupsi,” pungkasnya.(jpg)

Ekonomi Indonesia 2020 Bisa Masuk Zona Negatif

0

batampos.co.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut ekonomi Indonesia kemungkinan berada di zona negatif tahun ini. Sebab, kondisi ekonomi saat ini terus berangsur menurun.

Pada kuartal-I ekonomi tumbuh hanya 2,97 persen. Malah pada kuartal-II, ekonomi mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melihat, belum pulihnya konsumsi masyarakat serta investasi akibat pandemi Covid-19 menjadi penyebab utama beratnya laju ekonomi tahun ini. Belanja pemerintah yang digenjot dengan tambahan stimulus dan penanganan dampak Covid-19 tampaknya tak cukup mengompensasi. Sementara itu kegiatan ekspor dan impor juga masih lesu.

“Downside risk menjadi lebih besar, atau kemungkinan perekonomian akan berada pada zona negatif keseluruhan tahun,” katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/8).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyampaikan, outlook pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 berada di kisaran -1,1 persen hingga 0,2 persen. Sejumlah lembaga dunia memiliki proyeksi beragam, misalnya Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan PDB Indonesia tahun ini terkontraksi 0,3 persen.

Sementara itu Bank Dunia meramalkan PDB Indonesia di angka nol persen, dan Asian Development Bank (ADB) memperkirakan PDB Indonesia -1 persen. Lebih lanjut Sri Mulyani merincikan, konsumsi rumah tangga dan LNPRT akan tumbuh di kisaran -1,3 persen hingga nol persen.

Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi masih akan terkontraksi 4,2 persen atau paling minim 2,6 persen. Kegiatan ekpor masih akan mengalami kontraksi 5,5 persen sampai 4,4 persen.

“Impor juga masih kontraksi 10,5 persen hingga 8,4 persen,” kata Sri Mulyani.

Dia menambahkan, konsumsi pemerintah masih akan positif di kisaran 2 persen hingga 4 perse, seiring penambahan stimulus dari APBN dan penanganan ekonomi yang cukup besar.

“Kalau kita lihat keseluruhan outlook, selain yang di bawah kontrol pemerintah yaitu belanja pemerintah, ini akan sangat tergantung pada gerakan konsumsi dan investasi. Ini yang menjadi pusat perhatian kita di kuartal-III dan kuartal-IV,” pungkas Sri Mulyani.(jpg)

Pesan Sekda Kota Batam untuk Para Dewan Hakim MTQ ke 30

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, memuji penampilan para peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-30 Kota Batam.

Ia berharap, dewan hakim benar-benar netral agar Batam memiliki kontingen kuat untuk dikirim di MTQ tingkat provinsi nantinya.

“Saya lihat, para peserta sangat bagus-bagus. Semoga dengan penyelenggaran tingkat kota ini, Batam punya qari dan qariah andal nantinya,” ujar Sekda saat menyaksikan penampilan peserta melalui siaran langsung di Channel YouTube Dinas Kominfo Kota Batam, Rabu (26/8/2020).

Ia meminta para dewan hakim benar-benar jeli dan netral agar apa yang diharapkan ke depannya terwujud. Ia menargetkan, Batam akan menjadi juara umum di tingkat provinsi.

“Mereka yang juara akan menjadi perwakilan Batam. Rencana, MTQ tingkat provinsi akan dilaksanakan 19-24 September nanti,” ujarnya.

Sekda Batam, Jefridin Hamid, menyaksikan siaran langsung penampilan peserta MTQ ke-30 Batam di Channel YouTube Dinas Kominfo Kota Batam, Rabu (26/8/2020). Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Jefridin juga mengevaluasi pelaksanaan MTQ Batam. Pada hari ketiga pelaksanaan MTQ ini, menurut dia, sudah berjalan baik dan sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Adapun MTQ tingkat Batam sudah berlangsung sejak 24 Agustus 2020 lalu dan dilaksakan hingga 29 Agustus 2020 mendatang.

“Selain mencari qari dan qariah, penghafal Al-Qur’an dan sebagainya yang andal, kita juga berharap melalui MTQ ini bisa menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an pada generasi di Batam,” kata dia.

Cabang yang dilombakan dalam MTQ tahun ini, yakni:

  1. Cabang Seni Al-Qur’an dengan lima kategori.
  2. Golongan tartil putra dan putri.
  3. Golongan tilawah anak-anak putra dan putri.
  4. Golongan remaja putra dan putri.
  5. Golongan tilawah cacat netra putra dan putri.
  6. Golongan tilawah dewasa putra dan putri.
  7. Qira’at Al-Qur’an hanya untuk golongan mujawwad dewasa putra dan putri.
  8. Cabang Hafalan Al-Quran dengan lima kategori.
  9. Cabang Syarh Al-Qur’an, cabang Fahm Al-Qur’an putra dan putri.
  10. Cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an dengan empat kategori.

“Tiga cabang lainnya yang diperlombakan, MMQ putra dan putri, lomba stan bazar, dan lomba qasidah rebana,” kata Sekda.(*/esa)

Ini Hasil Swab Pedagang Tos 3000 yang Melawan Petugas Covid-19 

0

batampos.co.id – HL pedagang Tos 3000 yang sempat melakukan perlawanan saat akan dievakuasi ke RSKI Galang dinyatakan positif Covid-19.

Hal ini diutarakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

“Iya positif,” ujarnya, Rabu (26/8/2020).

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan diketahui hanya HL saja yang positif Covid-19. Sementara keduanya anaknya negatif.

HL sempat marah-marah saat akan dibawa petugas ke RSKI Galang saat dijemput Komplek Trikarsa Ekualita, Sungai Panas, Batam Kota, Senin (24/8/2020).

HL merupakan kerabat dan jamaat gereja berkaitan erat pasien yang merupakan pendeta dan dinyatakan meninggal dunia dan positif corona Covid-19 pada 19 Agustus 2020 lalu.

Sebelumnya, terkait warga kontak erat dengan pasien Covid-19 yang menolak dikarantina bahkan sempat kabur, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam mengambil tindakan tegas.

Salah satunya, Hertina Linda, warga yang kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 433 di Tiban, Sekupang. Hertina sempat membalurkan air liur jenazah Covid-19 ini ke wajahnya karena tak yakin penyebab kematiannya akibat Covid-19.

”Kami sudah amankan (Hertina Linda, red) secara protokol Covid-19, Senin (24/8),” kata kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, kemarin.

Didi mengungkapkan, Linda diangkut oleh tim medis ketika berada di salah satu klinik. Ia berencana akan melakukan rapid test karena sudah kontak langsung dengan jenazah pasien Covid-19 nomor 433.

”Dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Lubukbaja. Sempat menolak dibawa, namun petugas berupaya agar dia dan anaknya mau dibawa ke RSKI Galang untuk menjalani karantina,” ungkapnya.

Soal video penjemputan paksa anak Linda di Perumahan Marcelia, Didi menjelaskan evakuasi paksa dilakukan karena yang bersangkutan menolak dievakuasi untuk karantina di RSKI Galang.

Bahkan, saat akan dibawa ke RSKI Galang, sempat meronta-ronta dan menolak untuk dimasukkan ke dalam mobil ambulans. ”Kalau kita sesuai aturan saja. Mereka yang tidak patuh tentu harus ada tindakan tegas, agar bisa memberikan efek jera kepada semua masyarakat terhadap penanganan semua orang yang berhubungan langsung dengan Covid ini,” terangnya.

Didi menambahkan, tujuan Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan ini adalah dalam rangka melindungi masyarakat Batam agar tidak tertular virus corona. Ini merupakan langkah antisipasi pemerintah setempat untuk memutuskan mata rantai wabah ini.

”Ibu dan dua anaknya itu masuk kategori kontak erat dengan pasien 433. Sudah beberapa hari ini kita cari, sebelumnya kami sudah data tapi dia tidak mau ikut bersama warga yang kontak erat lainnya. Baru kemarin (24/8, red) dapat kesempatan yang tepat,” jelasnya. (esa/jpg)

Gugus Tugas Evakuasi Paksa Wanita yang Balurkan Air Liur Jenazah Covid-19 ke Wajahnya

0

batampos.co.id – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam mengambil tindakan tegas terhadap warga kontak erat dengan pasien Covid-19 yang menolak dikarantina bahkan sempat kabur,

Salah satunya, Hertina Linda, warga yang kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 433 di Tiban, Sekupang. Hertina sempat membalurkan air liur jenazah Covid-19 ini ke wajahnya karena tak yakin penyebab kematiannya akibat Covid-19.

”Kami sudah amankan (Hertina Linda, red) secara protokol Covid-19, Senin (24/8),” kata kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (25/8).

Didi mengungkapkan, Linda diangkut oleh tim medis ketika berada di salah satu klinik. Ia berencana akan melakukan rapid test karena sudah kontak langsung dengan jenazah pasien Covid-19 nomor 433.

”Dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Lubukbaja. Sempat menolak dibawa, namun petugas berupaya agar dia dan anaknya mau dibawa ke RSKI Galang untuk menjalani karantina,” ungkapnya.

Soal video penjemputan paksa anak Linda di Perumahan Marcelia, Didi menjelaskan evakuasi paksa dilakukan karena yang bersangkutan menolak dievakuasi untuk karantina di RSKI Galang.

Bahkan, saat akan dibawa ke RSKI Galang, sempat meronta-ronta dan menolak untuk dimasukkan ke dalam mobil ambulans. ”Kalau kita sesuai aturan saja. Mereka yang tidak patuh tentu harus ada tindakan tegas, agar bisa memberikan efek jera kepada semua masyarakat terhadap penanganan semua orang yang berhubungan langsung dengan Covid ini,” terangnya.

Didi menambahkan, tujuan Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan ini adalah dalam rangka melindungi masyarakat Batam agar tidak tertular virus corona. Ini merupakan langkah antisipasi pemerintah setempat untuk memutuskan mata rantai wabah ini.

”Ibu dan dua anaknya itu masuk kategori kontak erat dengan pasien 433. Sudah beberapa hari ini kita cari, sebelumnya kami sudah data tapi dia tidak mau ikut bersama warga yang kontak erat lainnya. Baru kemarin (24/8, red) dapat kesempatan yang tepat,” jelasnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, masyarakat harus mendukung langkah pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan Covid-19. Termasuk soal warga yang menjemput paksa jenazah, padahal positif Covid-19.

”Kan sudah dijemput orangnya. Saya minta semua turut dan patuhilah aturan yang ada. Karena ini menyangkut penanganan Covid-19. Soal tindakan, tim medis sudah berusaha dengan baik,” ujarnya. (*/jpg)

Testing dan Tracing Covid-19 Masih Kurang, Hanya Sepertiga dari Target WHO

0

batampos.co.id – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan agar uji spesimen pasien Covid-19 per hari bisa digenjot hingga 30 ribu tes. Hanya saja, nyatanya hampir setiap hari, uji tes Covid-19 masih jauh dari angka tersebut. Rata-rata hanya 20 ribu spesimen. Bahkan pada akhir pekan dan awal pekan, uji spesimen anjlok di bawah 20 ribu karena kurangnya SDM dan banyak laboratorium yang libur.

Masalah tersebut diakui oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Wiku Adisasmito. Dia mengakui bahwa pemeriksaan orang secara nasional masih jauh dari target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Standar WHO yaitu pemeriksaan orang 1 per 1.000 penduduk per minggu.

“Dilihat bahwa pergerakan jumlah pemeriksaan per orang dari waktu ke waktu berbeda-beda. Kami gunakan standar WHO,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (25/8).

Dengan jumlah penduduk Indonesia lebih dari 250 juta jiwa, maka yang harus dites adalah sebanyak 267.700 tes per minggu. Prof Wiku mengakui di Indonesia keseluruhan baru mencapai 35,6 persen dari standar WHO. Artinya masih sepertiganya dari target WHO.

Terlihat sejak Juli ada 89.712 tes. Kemudian 27 Juli-2 Agustus 85.402, 3-9 Agustus 90.063, lalu 10-16 Agustus 89.123, dan 16-23 Agustus 95.463.

“Ini memang capaiannya masih jauh dari target yang diminta oleh WHO dan standar internasional,” katanya.

“Dan pemerintah RI dengan seluruh Pemda berusaha keras memenuhi target ini, sekarang 320 lab di bawah 12 lembaga yang kerja keras tingkatkan testing,” tambah Prof Wiku.

Tingkatkan Testing, Tracing, dan Isolasi

Sebelumnya baru-baru ini kepada JawaPos.com (grup Batampos Online), Co-Founder Kawal Covid-19 Elina Ciptadi menyoroti angka testing dan tracing yang masih minim di tanah air. Paling tinggi baru terjadi di DKI Jakarta.

“Testing, tracing kurang, plus isolasi bagian dari tracing. Baru DKI Jakarta yang mencapai target 1 orang per 1.000 penduduk tiap minggu. Itu minimumnya yang kalau dikonversi yakni 40 ribu tes per hari,” tegas Elina.

Menurut Elina yang mengutip WHO dalam menetapkan syarat re-opening yakni positivity ratenya harus di bawah 5 persen. Sedangkan bicara Pulau Jawa saja, angka positivity rate masih belum memenuhi syarat, di atas 5 persen semua.

“1 tes per 1.000 penduduk per minggu baru DKI Jakarta, yaitu 4 orang per 1000 penduduk per minggu. Sudah 4 kali WHO. Tapi masalahnya apa? Masalahnya DKI belum melewati, positivity rate masih di atas 5 persen. Walaupun tesnya tinggi, tapi positivity rate masih di atas 5 persen. Ini jadi gambaran skala wabah belum menyusut,” tukas Elina.

“Kita enggak tahu, berapa rate penyebaran wabahnya, kecepatannya berapa. Kita enggak tahu, testing rate di tiap provinsi, enggak semua provinsi buka datanya. Orang itu diisolasi mulai kapan dan gejala kapan. Tracing juga masih rendah,” tambahnya.

Bagaimana peta kewaspadaan di tanah air? Menurut Elina, mengamati juga di negara-negara lain dengan melihat ada suatu formula di sebuah wilayah yang berhasil menekan angka Covid-19, tracing yang dilakukan yaitu 30 orang per kasus positif. “Dan, Indonesia baru mengisolasi 7 orang per kasus positif. Perlu meningkatkan itu 5 kali, untuk tracing,” jelasnya.

“Memang mengisolasi orang segitu banyak enggak mudah. Kalau kontaknya banyak, ya banyak yang diisolasi. Tapi di Indonesia, enggak semua bisa begitu. Di Indonesia banyak yang kerja harian, enggak kerja, ya enggak dapat upah. Jadi kalau diisolasi 2 minggu, ya masalahnya kompleks banget,” ungkapnya.

Pihaknya mengusulkan akan lebih murah jika semua kontak erat dilakukan tes swab, hanya jika positif saja yang diisolasi. Kesimpulannya, kata dia, kalau ekonomi mau bergerak, Indonesia harus tes massal.

“Tes massal itu keniscayaan. Untuk ekonomi yang lebih baik. Kalau kita mau kalahkan wabahnya. Ada vaksin, dengan atau tanpa vaksin, skala wabahnya ini harus kita selesaikan,” tutupnya.(jpg)

Tempat Tak Resmi, UMKM Bakal Tak Dapat Bantuan Rp 2,4 Juta

0

batampos.co.id – Rencana pemberian bantuan pemerintah untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 2,4 juta untuk empat bulan, masih dalam tahap pendataan. Namun, ada salah satu syarat yakni bagi calon penerima bantuan, yakni tak boleh menempati lokasi terlarang atau tak resmi untuk berjualan.

Camat Sagulung, Reza Khadafi, memastikan bahwa pelaku usaha yang menempati lokasi seperti buffer zone atau zona penghijauan, tidak akan mendapatkan bantuan stimulus dari pemerintah tersebut.

”Itu aturan dari pusat langsung dan kita sebagai pemerintah di wilayah ini juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk membuka usaha di lokasi yang sah atau resmi,” ujar Reza, Selasa (25/8).

Larangan menempati lahan penghijauan ini, sebut Reza, sudah diatur dalam peraturan daerah dan selama ini pihaknya sudah berusaha maksimal untuk melakukan tindakan, baik berupa teguran dan pengarahan hingga penggusuran paksa.

Namun, melihat sikap tidak kooperatif dari sebagian oknum masyarakat ini, pihak kecamatan kembali mempertegas dengan memastikan bahwa bantuan stimulasi untuk koperasi dan pelaku UMKM dari Pemerintah Pusat, tidak berlaku bagi mereka yang menempati lokasi penghijauan.

”Biar dijadikan teguran juga, supaya tak lagi menempati row jalan. Aturan semua sudah jelas, jadi itulah risikonya kalau tidak mau mengindahkan aturan yang ada,” kata Reza.

Khusus untuk berkas bantuan stimulus tersebut, kata Reza, sudah sangat banyak diterima oleh pihak kelurahan. Berkas yang diterima tentunya akan ditelaah dan diverivikasi agar tidak menyalahi aturan yang ada. ”Berkas itu akan dikirim ke pusat nanti, di sana yang verifikasi layak atau tidak,” katanya.

Salah satu pelaku usaha yang berjualan ayam penyet, Ofa, mengaku sangat menunggu bantuan tersebut. Ia menyebut, bantuan yang akan dikucurkan dengan skema Rp 1,2 juta untuk dua bulan pertama itu, akan sangat membantu permodalan seperti usahanya.

”Semoga lancar dan kita yang membutuhkan karena terdampak Covid-19 ini segara dapat bantuan,” katanya. (*/jpg)

MenPAN-RB Instruksikan ASN Kampanyekan Penggunaan Masker

0

batampos.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengintruksikan aparatur sipil negara (ASN) untuk mengajak masyarakat menggunakan masker. Hal ini senada dengan ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan pentingnya menggunakan masker sampai vaksin dipublikasikan.

“Saya minta kepada seluruh aparatur negara, baik pusat dan daerah dapat mengambil peran utama untuk mengedukasi dan memberi pemahaman serta ikut aktif menggerakkan dan mengorganisir masyarakat dilingkungannya dan masyarakat secara luas agar selalu dan pentingnya memakai masker,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8).

Penggunaan masker ini harus terus dilakukan untuk menghindari penyebaran virus. Tjahjo juga meminta agar masyarakat semakin disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan sampai vaksin Covid-19 tercipta.

“Disiplin protokol kesehatan, rutin mencuci tangan dan selalu menerapkan protokol kesehatan secara sungguh-sungguh,” jelasnya.

Kata dia, pandemi Covid-19 telah memasuki babak baru, yakni tatanan normal baru, atau adaptasi kebiasaan baru. Maka dari itu, para ASN perlu mengkampanyekan dan mengedukasi seluruh lapisan masyarakat.

“Masyarakat, baik ASN maupun swasta, terutama yang tidak termasuk dalam kelompok rentan, dapat kembali beraktivitas dengan memperhatikan protokol kesehatan secara benar,” ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi telah mengeluarkan arahan terbaru terkait penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Salah satu arahannya adalah pentingnya pemakaian masker dan percepatan pembagian masker di kalangan masyarakat sampai ditemukannya vaksin Covid-19.

“Sebelum vaksinnya itu disuntikkan ke masyarakat, kuncinya saya kira paling penting adalah pemakaian masker,” katanya usai rapat kabinet terbatas (ratas), Senin (24/8).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta agar jajarannya secara serius mengampanyekan penggunaan masker. “Saya melihat promosi untuk pemakaian masker ini belum kelihatan,” tuturnya.

Menurutnya, dengan disiplin yang baik terhadap protokol kesehatan, ekonomi dapat lebih cepat pulih, atau minimal tidak jatuh terlalu dalam.

“Tolong ini betul-betul segera yang berkaitan dengan ajakan untuk memakai masker, membagi masker itu betul-betul pelaksanaannya bisa dipercepat, karena ini juga akan memperkuat confidence dari masyarakat, dari dunia usaha, dari pasar, mengenai cara-cara penanganan yang kita lakukan,” imbuh dia.(jpg)