Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 9933

Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis Bersalah Terkait Skandal IMDB

0

batampos.co.id – Hakim Mahkamah Tinggi Mohd Nazlan Mohd Ghazali memutuskan, bekas Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak dinyatakan bersalah atas tujuh tuduhan berhubungan kasus dana RM42 juta atau Rp143 miliar dari SRC International Sdn Bhd, bekas anak perusahaan 1MDB, yang kini berada di bawah Kementerian Keuangan.

Keputusan ini disampaikan setelah mendapati pihak pembela gagal menyampaikan alasan yang masuk akal. Atas perbuatannya, Najib Razak didapati bersalah melanggar Pasal 23 (1) Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (SPRM).

Pengadilan mendapati tim pembela gagal menyampaikan alasan yang masuk akal atau munasabah terhadap pendakwaan jaksa bagi tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

“Kesimpulannya, dalam penghakiman saya, setelah mempertimbangkan semua bukti yang dikemukakan di mahkamah ini, saya dapati pihak pembelaan tidak berhasil membantah anggapan terhadap tuduhan terhadap tertuduh di bawah Pasal 23 (1) Undang-Undang SPRM 2009,” kata Mohd Nazlan di Kuala Lumpur, Selasa (28/7) dikutip dari Antara.

Jika terbukti bersalah dikenai hukuman mengikuti Pasal 24 undang-undang yang sama yang memperuntukkan penjara maksimum 20 tahun dan denda minimum lima kali nilai korupsi atau RM10.000 ( Rp 34 juta) mengikut mana yang lebih tinggi.

Hingga kini media masih menunggu pernyataan resmi dari Pengadilan Tinggi. Sedangkan Najib Razak bersama para pimpinan UMNO juga belum meninggalkan gedung mahkamah.

Sementara itu media masih bergerombol di depan pintu masuk mahkamah sedangkan pihak pengadilan hanya mengizinkan media dengan kartu khusus, untuk mengikuti sidang melalui rekaman televisi pada ruang yang sudah disediakan.(antara)

Selain Zona Hijau, Kemungkinan Sekolah di Zona Kuning Diizinkan Buka

0

batampos.co.id – Pembelajaran tatap muka di sekolah tampaknya bakal diperluas. Selain zona hijau, ada kemungkinan sekolah di zona kuning diizinkan buka. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mengkaji aspirasi para orang tua yang menginginkan zona kuning dibuka untuk sekolah tatap muka.

Hal itu disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo seusai rapat kabinet terbatas virtual kemarin (27/7). Menjawab pertanyaan koran ini mengenai pembelajaran jarak jauh (PJJ), Doni menuturkan bahwa tidak lama lagi ada pengumuman dari Kemendikbud. ’’Daerah-daerah selain zona hijau juga akan diberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan belajar tatap muka dengan cara terbatas,’’ terangnya.

Meski demikian, Doni enggan menjelaskan lebih lanjut zona apa saja yang dibuka dan bagaimana pembatasan yang akan dilakukan Kemendikbud.

Sebab, hal itu merupakan wewenang penuh Kemendikbud selaku pengambil kebijakan pendidikan.

Pada awal tahun ajaran baru 13 Juli lalu, Doni menyampaikan bahwa pihaknya mendapat aspirasi dari sejumlah orang tua dan pimpinan sekolah. Mereka menuntut agar zona kuning dibuka untuk kegiatan belajar tatap muka. Saat itu, aspirasi tersebut masih dikaji bersama dengan Kemendikbud.

Kala itu Doni sudah memberikan gambaran, bila aspirasi tersebut disetujui, akan ada batasan-batasan yang ketat. ’’Maksimal setiap pelajar hanya dua kali (dalam seminggu) mengikuti kegiatan (belajar tatap muka),’’ tutur Doni yang juga menjabat kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Selain itu, pelajar yang ikut sesi tatap muka harus dibatasi. ’’Persentase pelajar yang ada di ruangan tidak boleh lebih dari 30 persen atau 25 persen,’’ lanjutnya. Bila aspirasi tersebut dikabulkan, tambahan daerah yang boleh buka hanya sampai zona kuning. Zona oranye, apalagi merah, masih dilarang menggelar kegiatan belajar tatap muka.

Di luar itu, Doni mengapresiasi sejumlah guru di daerah yang kreatif dalam mengajar dengan menyesuaikan kondisi PJJ. Misalnya, yang menggunakan radio panggil atau HT sebagai sarana mengajar. ’’Karena tidak ada rotan, akar pun jadi,’’ ujarnya. Berkat kreativitas para guru hebat itu, kegiatan belajar-mengajar bisa tetap berlangsung di tengah keterbatasan.

Rencana pembukaan daerah selain zona hijau untuk sekolah tatap muka itu langsung mendapat kritik tajam dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Wakil Sekjen FSGI Satriwan Salim menegaskan, keputusan tersebut akan sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa siswa, guru, dan orang tua. ”Dan itu jumlahnya jutaan,” ujarnya.

Satriwan meminta pemerintah tidak grusa-grusu mengambil kebijakan tersebut. Sebab, berdasar survei FSGI sebelumnya, di zona hijau saja banyak sekolah yang tidak siap untuk membuka kegiatannya kembali. Selain tidak siap anggaran, sekolah-sekolah itu belum memiliki sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan. ”Even di zona hijau saja belum siap. Bagaimana dengan zona lain malah,” tegas guru SMA Labschool Jakarta tersebut.

Menurut dia, jika skenario itu dijadikan solusi dari masalah PJJ yang belum optimal, pemerintah salah besar. Seharusnya, untuk memaksimalkan PJJ, pemerintah menambah hot spot di daerah. Caranya, bekerja sama dengan Telkomsel. ”Orientasi Telkomsel untuk saat ini jangan bisnis dulu. Tapi, kembali pada fitrahnya sebagai BUMN untuk mencerdaskan anak bangsa,” paparnya. Kemudian, bekali anak dengan gawai.

Bila hal itu tidak memungkinkan dilakukan dalam waktu dekat, pemerintah bisa mengatur sentra pembelajaran di desa. Yakni, dengan memanfaatkan balai desa yang diklaim Kemenkominfo sudah dialiri internet. ”Atur agar guru dan murid bisa belajar dari sana dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” tuturnya.

Apabila keputusan itu tetap diambil, dia menilai langkah Kemendikbud tersebut seolah melempar tanggung jawab. Ketika semua kebutuhan untuk PJJ tidak bisa dipenuhi, Mendikbud Nadiem Makarim justru memaksakan anak dan guru di zona nonhijau untuk masuk sekolah.

Dia meminta pemerintah belajar dari kejadian di Pariaman, Sumatera Barat. Ketika ada pemaksaan untuk membuka kembali satuan pendidikan, ternyata dua guru malah terpapar Covid-19. ”Akhirnya libur lagi. Ini justru merugikan siswa dan guru,” jelas alumnus Universitas Indonesia tersebut.

Jawa Pos telah mengonfirmasi Kemendikbud atas wacana tersebut. Hingga berita ini ditulis tadi malam, belum ada tanggapan. Namun, sebelumnya Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Jumeri sempat memberikan sinyal terkait skenario baru itu. Dia menyebutkan, bakal ada keputusan soal PJJ pada Agustus mendatang bersamaan dengan pengumuman mengenai evaluasi PJJ pada tahun ajaran baru.(jpg)

bright PLN Batam hadirkan Gebyar GRANADA Untuk Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 75

0

batampos.co.id – Program Gebyar GRANADA (Gratis Naik Daya) hadir kembali untuk masyarakat Kota Batam utnuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun.

Pelaksanaan harian (Plh) Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri, mengatakan, promo tersebut diberikan bagi pelanggan yang akan menambah daya listrik Rumah Tangga, Bisnis, Industri dan Pemerintah Tegangan Rendah (TR).

“Thema Promo “Indonesia Maju, Gebyar GRANADA Gratis 100 persen. Program ini bertujuan untuk memudahkan pelanggan mendapatkan tambahan daya listrik dan memenuhi kebutuhan listrik di saat pandemi virus corona-19,” jelasnya, Senin (27/7/2020).

Program GRANADA lanjutnya berlaku kepada pelanggan Rumah Tangga (R), pelanggan bisnis (B) Industri (I) dan Pemerintah (P) dari daya 450 VA sampai dengan daya 197 kVA.

“Dalam program GRANADA pelanggan dibebaskan dari Biaya Penyambungan (BP), namun dikenakan penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL),” ujarnya.

Kata dia, UJL tersebut merupakan jaminan atas pemakaian daya dan energi listrik selama menjadi pelanggan PT PLN Batam dan apabila pelanggan tersebut berhenti akan dikembalikan.

“Ini merupakan salah satu program kami untuk masyarakat pelanggan bright PLN Batam dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita yang ke 75 tahun ini. Mengingat banyaknya permintaan masyarakat pelanggan bright PLN Batam yang ingin naik daya, tapi terkendala biaya penyambungan,” kata dia.

Program tersebut lanjutnya dilaksanakan mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020 di empat Area Pelayanan bright PLN Batam. Yaitu Batam Centre/Imperium, Nagoya, Batuaji dan Area Tiban.

Program GRANADA bright PLN Batam memberikan beberapa kemudahan bagi pelanggan, pertama pelanggan tidak dipungut biaya penyambungan hanya membayar penyesuaian UJL, SLO dan materai.

Kedua pelanggan tidak harus menunggu lama untuk menikmati listrik karena akan dilayani dengan layanan one day service atau pelayanan satu hari jika semua persyaratan terpenuhi.

“Bagi calon pelanggan yang ingin mendapatkan Tambah Daya Gratis ini, dapat menghubungi Contact Centre bright PLN Batam Telepon atau Handphone 0778123 atau 123 atau datang langsung ke Kantor Pelayanan bright PLN Batam terdekat dengan kediamannya, dengan membawa identitas diri dan struk pembayaran rekening listrik terakhir dan copy kepemilikan rumah atau persil“, beber Samsul.

Persyaratan lain yang harus dipenuhi pelanggan diantaranya; sudah melunasi seluruh kewajiban, tidak ada perubahan instalasi dari 1 phasa ke 3 phasa.

Tagihan rekening listrik pelanggan akan dikenakan tarif listrik reguler sesuai dengan Pergub No 21 Tahun 2017 dengan menggunakan kWh meter pascabayar.

“Inilah yang dapat kami berikan untuk masyarakat pelanggan bright PLN Batam, yang dapat dinikmati masyarakat Batam secara langsung. Selain program-program sosial kemasyarakatan melalui CSR dan program pelayanan lainnya,” tuturnya.

“Pada hakekatnya bright PLN Batam berpartisipasi aktif meningkatkan Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau melalui Ketenagalistrikan,”tutup Samsul.(*)

Skema dan Air Baku yang Dihasilkan Dari IPAL

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Kebutuhan air baku di Pulau Batam Provinsi Kepulauan Riau sangat tergantung dengan air hujan.

Namun dikarenakan curah hujan sudah mulai menurun, Badan Pengusahaan (BP) Batam membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berpusat di Bengkong Sadai bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol.

Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, awalnya limbah domestik yang ditampung di IPAL akan langsung dibuang ke laut meski sudah memenuhi baku mutu lingkungan.

Namun, kata dia, itu urung dilakukan dikarenakan limbah domestik tersebut dapat digunakan kembali untuk memenuhi kebutuhan air baku.

“Jadi, nanti limbah domestik yang telah diolah di IPAL dan memenuhi standar baku mutu lingkungan akan dikembalikan ke Waduk Duriangkang,” jelasnya, Selasa (28/7/2020).

Penyaluran, kata dia, akan dilakukan melalui pipa sepanjang 9 kilometer dari IPAL di Bengkong hingga ke Waduk Duriangkang.

Selain mendapatkan sumber air baku baru, dengan adanya IPAL, akan menghasilkan pupuk kompos yang dapat digunakan untuk menghijaukan Kota Batam.

“Jumlahnya bisa 18 m3 per hari,” jelasnya.(esa/adv)

Desa Pesisir Timur Salurkan BLT Tahap Kedua, Tahap Ketiga 2 Hari Lagi

0

batampos.co.id – Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, berikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap kedua bagi warga kurang mampu yang kehilangan mata pencaharian akibat dampak pandemi Covid-19.

“Penyaluran BLT ini diserahkan dengan cara dibagi langsung dengan jumlah uang kes sebesar Rp 600 ribu,” sebut Kepala Desa Pesisir Timur, Sabli di ruang kerjanya kepada Batampos Online, Selasa (28/7/2020).

Dia berharap penyaluran bantuan itu dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Hal itu agar bantuan dari pemerintah ini tepat sasaran, karena masyarakat sangat membutuhkannya, apalagi untuk menyambut hari raya idul adha,” sebutnya.

Lanjut dia lagi, pihaknya akan segera memberikan bantuan BLT tahap ketiga dalam waktu dekat ini kepada masyarakat. “Insyallah hari Kamis (30/7/2020),” kata Sabli.

Bantuan BLT yang berumber dari Dana Desa (DD) tersebut diserahkan di kantor Desa Pesisir Timur, yang didampingi Wakil Camat Siantan dan Babinsa. Adapun jumlah penerimanya berjumlah 55 KK. (fai)

Terbaru, Nasib Karyawan Hotel Harmoni One Ditentukan Besok

0

batampos.co.id – Puluhan karyawan Hotel Harmoni One kembali melakukan pertemuan dengan pihak manajemen dan pemilik hotel, Selasa (28/7/2020).

Pertemuan tersebut membahas permintaan para karyawan agar gaji mereka dibayar lebih dari 50 persen.

Ketua Serikat Pekerja, Karyawan Hotel Harmoni One, Wahyu Ade Winangun, mengatakan, aksi unjuk rasa yang keempat itu mereka lakukan untuk meminta kepastian secara jelas dari manajemen agar tidak terjadi mogok kerja oleh para karyawan.

Puluhan karyawan Harmoni One saat melakukan unjuk rasa. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Hari ini yang hadir sekitar 51 orang dan kita ke sini untuk menyerahkan nama-nama karyawan kepada pemilik hotel,” jelasnya.

“Dari pihak manajemen, untuk ke putusanya besok pagi. Semoga menemukan titik terang,” paparnya.

Menurutnya, jika tidak ada kepastian mereka akan terus melakukan aksi unjuk rasa di halaman hotel.(nto)

Bocah 14 Tahun Kendalikan Komplotan Begal

0

batampos.co.id – Kawanan begal kerap beraksi di wilayah Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Mereka bahkan kerap menggunakan senjata tajam saat beraksi. Usai dilakukan pengejaran, polisi berhasil menangkap 4 tersangka, sedangkan 2 lainnya masih buron.

Kasat Reskrim Polres Kota Bandara Soekarno Hatta, Kompol Alexander mengatakan, kasus ini bermula pada aksi pembegalan pada 1 Juli 2020 sekitar pukul 02.15 WIB. Korban yang pulang bekerja langsung dihadang komplotan begal tersebut.

“Korban menggunakan sepeda motor Yamaha Xeon melintas di Jalan Parimeter Utara Bandara Soekarno Hatta dan dihadang oleh enam orang yang mengendarai tiga kendaraan berboncengan,” kata Alexander kepada wartawan, Selasa (28/7).

Dia menuturkan, para pelaku beraksi dengan cara mendekati korban dari arah berlawanan. Mereka kemudian mengeluarkan senjata tajam untuk mengancam korban.

“Pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa celurit dan parang mengancam untuk menyerahkan kendaraan milik korban,” imbuhnya.

Pelaku kemudian berhasil ditangkap usai dilakukam pengejaran. Mereka yakni AS, 14; ASB, 19; R, 20; dan DC, 20. Dalam kasus ini, polisi masih mengejar tiga DPO. Dua adalah pelaku pembegalan, dan satu lainnya sebagai penadah barang curian.

“Otak dari kejahatan ini adalah tersangka satu yang baru berumur 14 tahun karena perannya mengajak, menodong korban dan menjual barang hasil kejahatan,” pungkas Alexander.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP. Mereka terancam hukuman di atas 12 tahun penjara.(jpg)

Keterbatasan Handphone, Murid di Tanjungpinang Belajar Sendiri di Sekolah

0

batampos.co.id – Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Tanjungpinang datang ke sekolah untuk belajar saat murid lainnya belajar dari rumah dengan sistem daring/online, Firman Saputra, 8, tetap semangat belajar secara tatap muka  meskipun belajar sendirian di kelasnya.

Selain Firman ada 10 murid lainnya dikelas berbeda yang belajar tatap muka secara terbatas. Firman dibimbing langsung seorang guru yang telaten dan sabar mengajarinya menulis dan membaca. ”Saya senang sekali bisa belajar di sekolah,” kata Firman, Senin (27/7).

Selama diterapkan sistem belajar daring, Firman mengaku sehari harinya mengikuti orang tuanya yang bekerja sebagai buruh bangunan. ”Sore baru pulang ke rumah. Malam baru buat PR. Kirimnya pakai HP (ponsel, red) punya bapak,” akunya polos.

Firman yang tinggal di Jalan Hang Lekir Tanjungpinang ini juga mengaku sangat senang dan gembira saat diizinkan belajar tatap muka, meskipun belajar sendirian di kelas.

”Kan ada ibu guru yang temanin. Jadi bisa belajar nulis dan baca dengan ibu guru,” kata murid kelas dua ini.

Tanpa teman sekelas, Firman Saputra belajar sendiri di SD Negeri 06 Tanjungpinang Timur, Senin (27/7).
(Foto:Yusnadi/Batampos)

Terpisah, guru yang mengajar Firman yakni Rita Zahara, 43 mengatakan, awalnya Firman belajar daring seperti murid lainnya. Namun karena keterbatasan gawai, proses belajar mengajar kurang optimal.

Karena hal tersebut, Rita inisiatif menemui dan meminta orang tua Firman menitipkan anaknya di sekolah. Tujuannya agar Firman dapat belajar tatap muka mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB.

”Orang tuanya setuju. Kepala Sekolah pun mengizinkan Firman belajar tatap muka terbatas agar pembelajaran lebih optimal,” ungkap Rita.

Firman, kata Rita, termasuk salah seorang murid yang tekun dan rajin belajar. Diakui Rita, tekad dan semangat belajarnya sangat tinggi meskipun di tengah keterbatasan gawai dan kekurangan orang tuanya.

”Alhamdulillah dia (Firman) sudah bisa menulis. Tapi belum lancar mengeja dan membaca karena dia lupa,” ungkap Rita.(*/yus/jpg)

Segini Pasokan Air Baku yang Diperolah dari Pengolahan Limbah Domestik di IPAL Bengkong Sadai

0

batampos.co.id – Kebutuhan air baku di Pulau Batam Provinsi Kepulauan Riau sangat tergantung dengan air hujan.

Namun dikarenakan curah hujan sudah mulai menurun, Badan Pengusahaan (BP) Batam membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berpusat di Bengkong Sadai bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol.

Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, awalnya limbah domestik yang ditampung di IPAL akan langsung dibuang ke laut meski sudah memenuhi baku mutu lingkungan.

Namun, kata dia, itu urung dilakukan dikarenakan limbah domestik tersebut dapat digunakan kembali untuk memenuhi kebutuhan air baku.

“Jadi, nanti limbah domestik yang telah diolah di IPAL dan memenuhi standar baku mutu lingkungan akan dikembalikan ke Waduk Duriangkang,” jelasnya, Selasa (28/7/2020).

Penyaluran, kata dia, akan dilakukan melalui pipa sepanjang 9 kilometer dari IPAL di Bengkong hingga ke Waduk Duriangkang.

Selain mendapatkan sumber air baku baru, dengan adanya IPAL, akan menghasilkan pupuk kompos yang dapat digunakan untuk menghijaukan Kota Batam.

“Jumlahnya bisa 18 m3 per hari,” jelasnya.

Ia mengatakan, ke depannya air yang berada di saluran drainase, terutama di samping IPAL akan diolah dan dialirkan kembali ke Waduk Duriangkang bersamaan dengan air hasil olahan limbah domestik.

“Jadi, lumayan banyak air baku tambahan untuk masyarakat Batam, dari olahan IPAL ada (air baku) sekitar 230 liter per detik,” tuturnya.

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berpusat di Bengkong Sadai yang dikerjakan BP Batam bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Sehingga, kata dia, akan dapat mengatasi krisis air baku di Kota Batam.

Ia melanjutkan, pembangunan IPAL pada tahap pertama dilakukan di kawasan Batam Centre dan diperkirakan selesai pada Desember 2020.

“Tujuan utama pembangunan IPAL di Batam adalah untuk menjaga waduk dari limbah domestik dan kualitas perairan pantai,” tuturnya.

Dengan adanya IPAL juga akan meningkatkan estetika lingkungan. Dengan begitu investor akan lebih tertarik menanamkan modalnya di Pulau Batam.

“Sektor pariwisata kita juga akan lebih baik karena lingkungan, drainase dan perairan atau pantai menjadi lebih bersih,” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, sudah 43 perumahan yang terpasang pipa IPAL dan terhubung langsung ke pusat pengolahannya di Bengkong Sadai.

Seorang pekerja sedang mengelas pipa di kawasan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Bengkong Sadai. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

BP Batam, kata dia, berencana akan membangun 11 ribu pipa sambungan rumah.

Dengan begitu pengolahan limbah domestik bisa lebih maksimal dan keuntungan lainnya bagi masyarakat adalah tidak perlu lagi rutin untuk menyedot septictank.

Iyus juga menegaskan, dengan adanya IPAL dapat menjaga kualitas air baku dari pencemaran limbah domestik dan mencegah menjamurnya eceng gondok di waduk.

Sementara itu Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, BP Batam terus berupaya untuk menambah pasokan air baku di waduk-waduk di seluruh Kota Batam.

Tidak hanya melalui IPAL, BP Batam, kata dia, juga melakukan tehnologi modifikasi cuaca (TMC) bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“Kita ingin meningkatkan pelayanan dan keandalan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum),” jelasnya.(esa/adv)

Hasil Operasi Ganti Kelaminnya Gagal, Ratu Kecantikan ini Ditinggal Pacar

0

batampos.co.id – Operasi ganti kelamin yang dilakukan lakukan Ratu kecantikan waria Thailand justru berubah petaka. Organ vital transgender yang bernama Yolrawee Saisupee itu bernanah dan berbau busuk.

Perempuan berusia 23 tahun itu pun mengaku sudah mengeluarkan uangnya sebesar 240.000 THB atau sekitar Rp 110 jutaan demi mengganti penisnya dengan vagina buatan. Hal itu dilakukan Saisupee demi menyenangkan pacaranya.

Mengutip DailyStar, Saisupee diduga mengalami malapraktik di sebuah klinik kecantikan, menjadi perhatian banyak warga. Bahkan, organ vitalnya itu sudah menjalani dua kali operasi di klinik yang sama tetap saja tidak memuaskan, justru malah membusuk.

Melihat kenyataan demikian, Saisupee lantas meminta bantuan hukum untuk menggugat klinik yang membuat dirinya menjadi korban malapraktik. Thailand memang dikenal akan surganya ladyboy atau waria.

Ratu kecantikan waria asal Thailand, Yolrawee Saisupee (23) menggugat klinik kecantikan yang mengoperasi alat vitalnya. (Dilystar)

Diketahui, hampir di setiap sudut kota, terdapat klinik-klinik dan rumah sakit yang menawarkan operasi ganti kelamin. Bisa dibilang, sulit membedakan mana laki-laki dan perempuan.

Operasi kelamin di Thailand sendiri sangat beragam, mulai dari paket ekonomis 100.000 THB sampai kelas premium. Sejumlah warga Indonesia sendiri menjadi pasien di beberapa rumah sakit Bangkok yang melayani operasi kelamin. Operasi penggantian alat kelamin dalam dunia medis dikenal dengan nama genitoplasti.

Prosedur untuk mengubah alat kelamin laki-laki menjadi perempuan adalah dengan mengangkat penis dan testis. Proses tersebut dilanjutkan dengan pembuatan vagina (vaginoplasti). (jpg)