Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 9999

BP Batam Buka Layanan BLINK Kolaborasi Dengan BPPRD Pemko Batam

0

batampos.co.id – Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar kembali program BP Batam Layanan Keliling (BLINK) pada Rabu (19/8/2020) Perumahan Anggrek Sari, Batam Center.

Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Purnomo Andiantono, mengatakan, kegiatan tersebut yang ketiga kalinya dilaksanakan BP Batam setelah sebelumnya sempat dihentikan pada Maret 2020 lalu, akibat pandemi Covid-19 yang melanda Kota Batam.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menerapkan protokol Kesehatan pencegahan Covid-19.

“Program BLINK ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Selain untuk mengedukasi masyarakat, kehadiran kami juga diharapkan mampu mempermudah pengurusan dokumen lahan, khususnya perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT),” ujar Andiantono.

Warga Perumahan Anggrek Sari memanfaatkan layanan BLINK. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Andiantono mengatakan, pada kegiatan BLINK kali ini, BP Batam menggandeng juga Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Pemko Batam, sebagai bentuk sinergi antar dua instansi tersebut.

“Berbeda dengan sebelumnya, kali ini kami bersinergi dengan BPPRD Batam dalam pelayanan publik. Jadi masyarakat cukup hadir sekali, tapi bisa mengurus dua hal, yakni perpanjangan UWT dan pembayaran PBB,” jelas Andiantono.

Ia mengimbau kepada masyarakat Batam agar untuk memanfaatkan fasilitas dan kemudahan layanan yang diberikan, baik dari BP Batam maupun BPPRD sebagai sarana untuk konsultasi sekaligus pengurusan langsung UWT dan PBB.

“Selain itu, BP Batam juga memberikan insentif, yaitu bagi masyarakat yang melunasi UWT pada Periode 27 Februari 2020 sampai dengan 26 Agustus 2020, maka tidak kenakan denda keterlambatan, khusus tanah yang luasnya 250 meter persegi atau kurang,” ujar Andiantono.(*)

Seorang Anggota TNI Tewas Tergantung, Tangan Terikat ke Belakang

0

batampos.co.id – Warga Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Rabu (19/8) mendadak geger. Musabnya, warga di desa tersebut menemukan seorang anggota TNI-AD tergantung di pohon jambu mete. Adapun korban pertama kali ditemukan oleh Audi saat hendak pergi berkebunnya sekitar pukul 06.00 Wita.

Sebelum sampai kebun, di tengah jalan Audi menemukan seseorang mengenakan baju loreng seragam lengkap tergantung pohon. Melihat kejadian itu, Audi langsung bergegas melaporkan hal tersebut ke warga sekitar. Selanjutnya warga menghubungi pihak kepolisian.

Saat ditemukan kondisi korban cukup aneh. Pasalnya, pria tersebut tergantung dengan tangan terikat ke belakang. Hasil identifikasi, pria tersebut merupakan Badan Pembina Desa (Babinsa), Rahantari bernama Serda Rusdi.

Terkait kejadian ini, Kapolres Bombana, AKBP Andi Herman membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar, seorang Babinsa Desa Rahantari dan Desa Eemokolo,” kata Andi Herman saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon .

Ia mengungkapkan bahwa korban merupakan Kesatuan dari Koramil 1413-05 Kabaena. Kata dia, saat ini korban dibawa ke Puskesmas setempat.

“Korban sudah dibawa ke Puskesmas dan rencanannya akan diotopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Pada prinsipnya, polisi sedang melakukan penyelidikan mendalam,” ungkapnya.

Saat ini, tim Satuan Reskrim Bombana sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kematian korban.(jpg)

15.360 Karyawan di Kota Batam Kena PHK

0

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam memprediksi angka pengangguran di tahun 2020 akan meningkat.

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, ada berbagai faktor penyebab pengangguran di Kota Batam akan melonjak.

Salah satunya adalah pandemi Covid-19 yang membuat beberapa sektor terdampak dan berhenti beroperasi.

”Kalau bertambah, sudah pasti. Namun, besarnya berapa kita baru bisa lihat di akhir tahun nanti,” kata Selasa (18/8/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Rudi menjelaskan, kondisi saat ini masih sangat sulit. Hal ini disebabkan sektor pariwisata yang tidak berjalan seperti biasanya.

Jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) didominasi dari sektor pariwisata, sebab hotel memutuskan tidak beroperasi, karena tidak ada tamu yang datang untuk menginap.

Ilustrasi pekerja di Kota Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Berdasarkan data terakhir, jumlah perusahaan yang melaporkan ke Disnaker terkait pengurangan karyawan sebanyak 330 perusahaan, dengan total karyawan mencapai 15.360 orang.

Pengurangan karyawan ini berlangsung sejak melemahnya perekonomian karena pandemi Covid-19.

”Itu data terakhir yang kami punya. Karena kondisi sempat
membaik dan perusahaan tidak ada mendaftarkan lagi kondisi perusahaan mereka terbaru,” ujarnya.

“Data yang ada saat ini belum bisa menjadi acuan, sebab banyak yang tidak lapor,” katanya lagi.

Lanjut Rudi, belum membaiknya kondisi ekonomi membuat pengusaha memutuskan untuk menutup operasional usaha mereka, seperti hotel.

Rudi menyebutkan, beberapa hotel berbintang yang menutup
usahanya di antaranya, Nagoya Plaza. Bahkan, hak karyawan
juga akan segera ditunaikan oleh perusahaan.

”Sudah beberapa kali mediasi dan kesepakatan sudah didapatkan. Tinggal pembayaran saja lagi,” ujarnya.

Mengenai informasi berhentinya Hotel GGI Batuampar, Rudi mengaku belum menerima informasi terkait hal itu.

Menurutnya, pengusaha biasanya melapor jika ada permasalahan antara manajemen dan pekerja.

”Kalau semua berjalan dengan baik dan tanpa persoalan, mereka tidak lapor ke kami. Saya pikir pengusaha sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum benar-benar menutup usahanya,” katanya.

Ia menambahkan, karena Covid-19 ini, memang banyak sektor yang terdampak. Namun, masih ada yang berjalan dengan
baik seperti sektor industri.

Meskipun tidak terlalu banyak, tapi hingga kini perekrutan
masih terus berlanjut.

”Itu informasi yang saya terima. Jadi mudah-mudahan cepat membaik, sehingga semua sektor bisa pulih kembali,”
ucapnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan masih berusaha menyelesaikan per-oalan Covid-19, agar pariwisata bisa kembali hidup.

”September ini kita harapkan ada peningkatan kunjungan dari
wisnus. Dan informasinya Singapura juga akan kasih kelonggaran akhir tahun nanti” katanya.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, mengatakan, selama masa pandemi ini pihaknya membuat program yang mendukung pelaku usaha kerakyatan. Hal ini guna membantu membangkit perekonomian.

”Sesuai arahan pusat, saat ini perekonomian masih terjun bebas. Untuk itu, perlu gebrakan agar pelaku usaha kerakyatan ini bisa maju sehingga mendongkrak ekonomi Batam,” ujarnya.(jpg)

Kasus Covid-19 di Indonesia Sudah Capai 144.945 Orang, Sembuh 98.657 Pasien

0

batampos.co.id – Pertambahan kasus baru Covid-19 di tanah air dalam 24 jam terakhir sebanyak 1.902 kasus. Sehingga kini totalnya sudah 144.945 orang terinfeksi Covid-19 per Rabu (19/8).

Sebaran kasus positif terbanyak terdapat di DKI Jakarta yakni sebanyak 551 kasus. Jawa Timur 335 kasus, Jawa Tengah 131 kasus, Jawa Barat 104 kasus, dan Kalimantan Timur 91 kasus.

Angka pasien sembuh bertambah signifikan sebanyak 2.351 orang. Angka kesembuhan terbanyak terdapat di provinsi DKI Jakarta sebanyak 566 pasien yang sembuh. Kini total sudah 98.657 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Sementara itu, angka kematian bertambah 69 jiwa. Kasus kematian terbanyak terjadi di provinsi Jawa Timur sebanyak 19 orang. Kini sudah 6.346 orang meninggal dunia karena Covid-19.

Pasien berstatus suspek sebanyak 79.174 orang. Uji spesimen yang diuji kembali mendekati target pemerintah 30 ribu spesimen yakni 26.078 spesimen.

Sudah 484 kabupaten kota terdampak Covid-19. Hanya 3 provinsi dengan nol kasus. Dan ada 8 provinsi melaporkan kasus di bawah 10 orang.(jpg)

IPAL Merupakan Solusi Ketersediaan Air Bersih Batam di Masa Depan

0

batampos.co.id – Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dipusatkan di Bengkong Sadai akan menghasilkan air baku baru untuk Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, IPAL merupakan solusi untuk ketersediaan air bersih di Kota Batam.

“Limbah domestik yang diolah di IPAL memiliki mutu baku yang baik bagi lingkungan dan dapat digunakan kembali sebagai air baku,” jelasnya, Rabu (19/8/2020).

Ia menjelaskan, IPAL mampu menghasilkan air baku 230 liter per detik. Sehingga dapat membantu mengatasi krisis air baku.

Selain itu lanjutnya, IPAL dapat menjaga kualitas air baku waduk dari limbah domestik dan mengurangi menjamurnya eceng gondok, serta akan mendukung pelayanan dan keandalan sistem pengelolaan air minum (SPAM) di Kota Batam.

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berpusat di Bengkong Sadai yang dikerjakan BP Batam bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol. Foto: Messa Haris

“Mekanismenya, air limbah domestik dari rumah-rumah warga akan dialirkan dengan menggunakan pipa dan sebelum diteruskan ke IPAL di Bengkong Sadai, sampah dan sedimen limbah domestik akan dipisahkan di lima stasiun pompa,” paparnya.

Ia melanjutkan, setelah masuk ke IPAL, limbah domestik akan diolah dengan menggunakan teknologi bakteri.

“Bakteri-bakteri ini kita disimpan di dalam rumah bakteri dengan kedalaman sekitar 5,5 meter,” tuturnya.

Ia mengatakan, limbah domestik yang telah dimakan oleh bakteri akan kembali diolah sedimentasinya yaitu berupa lumpur dan diolah menjadi pupuk siap pakai dengan jumlah 18 meter kubik per hari.

“IPAL ini yang dipusatkan di Bengkong Sadai memiliki luas lahan 7 hektar yang dapat menghasilkan air baku baru 230 liter per detik,” tuturnya.(esa/adv)

BPOM Sebut Obat Covid-19 Belum Valid

0

batampos.co.id – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya angkat bicara terkait kombinasi obat Covid-19 yang ditemukan peneliti Universitas Airlangga bersama Badan Intelejen Negara (BIN) dan TNI AD. BPOM mengungkapkan ada beberapa catatan masalah yang harus dikoreksi dan diteliti atau dikaji ulang oleh tim peneliti. BPOM menyebutnya dengan istilah obat tersebut belum valid atau sahih.

Kepala BPOM Penny Lukito menjelaskan hari ini pihaknya menerima hasil laporan penelitian uji klinis berdasarkan inspeksi atau monitoring yang dilakukan BPOM sejak 28 Juli. Maka tugas BPOM saat ini adalah me-review atau meninjau ulang hasil uji klinis terbaru dari peneliti.

“Sudah ada pertemuan dengan tim peneliti dan sponsornya dalam hal ini BIN dan TNI AD. Hasil ini akan kami review. Kami lakukan apresiasi, upaya dilakukan bersama Unair sebagai peneliti sebagai inisiator. Ini upaya bersama untuk menemukan obat dalam hadapi pandemi,” kata Penny kepada wartawan, Rabu (19/8).

Pada saat inspeksi atau monitoring per 28 Juli 2020 terkait 3 kombinasi obat Covid-19 yang dilakukan tim Unair, BPOM masih menemukan beberapa masalah atau gap. Baik itu temuan Critical Major (dampak validitas uji klinis dan hasil yang didapatkan), ataupun Minor.

“Tanggal 28 Juli itu adalah inspeksi kami yang pertama ya. Pelaksanaan uji obat ini dimulai sejak tanggal 3 Juli untuk uji klinis. Dan selama inspeksi itu, BPOM menemukan Critical Finding atau Temuan Kritis,” tegasnya.

Untuk itu, BPOM memberikan catatannya pada peneliti untuk ditindaklanjuti saat itu. “Perlu ditindak lanjut lagi penelitiannya. Nah hari ini, tim peneliti sudah kembali menyampaikan kepada kami hasil dari respons atas monitoring atau inspeksi yang kami lakukan. Maka kami masih akan me-review lagi. Belum sampai ke sana (izin edar),” jelasnya.

Maka, Penny menegaskan status obat ini masih menunggu hasil review dari BPOM atas catatan-catatan dan temuan BPOM pada hasil monitoring. Karena pada dasarnya, catatan yang diberikan oleh BPOM harus diperbaiki peneliti. BPOM tak menjawab butuh waktu berapa lama untuk akhirnya bisa sampai kepada izin edar bisa dikeluarkan.

“Dari apa yang diserahkan ke kami, nanti akan dilihat lagi. Bukan masalah cepat-cepatan ya. Ya berusaha cepat memang penting. Tapi hasil harus menentukan validitasnya. Dan hasil yang diharapkan,” tegasnya.

Tugas dari BPOM, kata dia, adalah mendampingi vaksin atau obat yang diedarkan dan dipasarkan agar bermutu serta aman. Penny mengklaim komitmen BPOM dalam memberikan izin untuk percepat penanganan pandemi sudah ditunjukkan dengan pemberian izin emergency terhadap penggunaaan beberapa obat. Termasuk yang sekarang sudah digunakan sebagai terapi pasien Covid-19.

“Namun tugas BPOM untuk melindungi masyarakat. Institusi BPOM terkait dengan perkembangan obat dan melindungi bangsa kita. Temuan obat, itu juga kerja sama dengan seluruh komunitas internasional,” katanya.

Untuk itu, BPOM akan memastikan proses uji klinis riset dari setiap obat dan vaksin berlangsung dengan tata cara kaidah scientific yang sesuai dengan standar berlaku secara internasional. Maka pihaknya melakukan pendampingan sejak awal pada saat riset diajukan untuk memberikan izin klinis tentang persetujuan pelaksanaan.

“Nah setelah dilakukan uji klinis, BPOM lakukan monitoring dan inspeksi. Apakah itu sudah sesuai dengan kaidah uji klinik yang baik. Misalnya parameter yang ditetapkan sebagai inklusi, aspek yang dimasukkan ke dalam risetnya. Itu harus dilakukan dengan baik,” katanya.(jpg)

39 Kantor Bank Indonesia Sudah Tidak Terima Penukaran Uang Pecahan Rp 75 Ribu

0

batampos.co.id – Dari total 46 kantor Bank Indonesia (BI) yang tersebar di seluruh penjuru negeri, sebanyak 39 kantor sudah kehabisan slot untuk penukaran uang Rp 75 ribu edisi khusus HUT RI ke-75.

Hal ini dikarenakan antusiasme masyarakat untuk memiliki uang baru yang terbit tepat pada Peringatan Ke-75 Kemerdekaan RI sangat tinggi.

Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi menyambut gembira antusiasme masyarakat.

“Peminatnya sangat luar biasa,” katanya dalam jumpa pers virtual Selasa (18/8/2020) seperti yang dilansir dari JawaPos.com.

Terlebih uang pecahan Rp 75 ribu edisi spesial tersebut dicetak hanya 75 juta lembar. Saat ini hanya tersisa tujuh kantor perwakilan BI dalam negeri yang masih melayani penukaran.

Julie bersama pasangannya Welly memperlihatkan uang peringatan kemerdekaan (UPK) ke 75 RI setelah menukarkannya di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Yakni, kantor perwakilan BI Sibolga, Papua, Papua Barat, Lhokseumawe, Ternate, Gorontalo, dan Mamuju.

“Masyarakat bisa langsung ke kantor-kantor tersebut untuk menukarkan,” ungkapnya.

Rosmaya menegaskan, uang tersebut merupakan alat pembayaran yang sah sehingga bisa digunakan untuk bertransaksi.

Namun, dia memahami tidak sedikit masyarakat yang ingin mengoleksi maupun menjualnya kembali.

Baru sehari diluncurkan, telah bermunculan lapak di dunia maya yang menjual uang Rp 75 ribu dengan harga fantastis. Berdasar pemantauan Jawa Pos, ada lapak beralamat di Kabupaten Aceh Barat yang menjual uang edisi kemerdekaan itu seharga Rp 1,375 juta.

“Yang sudah dapat uangnya untuk disimpan atau ada yang menawarkan untuk dibeli ya mangga aja. Itu masing-masing, kami tidak mengatur seperti itu,” ucapnya.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim mewanti-wanti agar masyarakat tidak tertipu dengan uang rupiah yang palsu.(jpg)

Lagi, Dokter Meninggal Dunia Karena Covid-19

0

batampos.co.id – Dokter Orthopedi Sub Spesialis Orthopedi Anak, dr. Sulis Bayusentono, M. Kes., Sp.OT(K) meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

Dilansir dari JawaPos.com, kabar duka itu dibenarkan oleh rekan sejawatnya sesama ahli orthopedi, dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT. Almarhum meninggal pada Selasa (18/8/2020).

“Iya benar (meninggal) tadi sore. Iya (positif),” kata dr. Adib yang juga Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT.

Menurut dr. Adib, profesi almarhum dr. Sulis adalah spesialis yang langka di Indonesia. Hanya ada 10 Sub Spesialis Orthopedi Anak di Indonesia.

“Betul (hanya sedikit). Pendidikan sub spesialis juga masih dari luar negeri,” ujar dr. Adib.

Dokter Orthopedi Sub Spesialis Orthopedi Anak, dr. Sulis Bayusentono, M. Kes., Sp.OT(K) meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

Bagi dr. Adib yang sangat mengenalnya semasa kuliah mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, almarhum adalah orang baik sejak mahasiswa.

Sosoknya dikenal sebagai aktivis mahasiswa yang masih memegang idealisme sampai sudah menjadi staf orthopedi FK Unair.

“Selalu aktif dalam kegiatan sosial dan bahkan beliau akhir-akhir ini sering memberikan bantuan dan datang ke pesantren-pesantren,” jelasnya.

Kenangan bersama almarhum, dr. Adib pernah menjadi pembinanya saat almarhum masih menjadi mahasiswa. Kabar ini memukul dunia kedokteran khususnya di bidang orthopedi.

“Saya termasuk yang membina beliau saat mahasiswa kedokteran Unair. Saya angkatan 1992 beliau 1996. Saya cukup dekat dan beliau masih sering konsultasi mengenai organisasi sama saya,” kata dr. Adib.

“Iya ini berita yang paling sedih,” pungkasnya.(jpg)

Tahun Depan Ruas Jalan Industri Akan Dilebarkan, di Sini Lokasinya…

0

batampos.co.id – Tahun depan ruas-ruas jalan yang berada di kawasan industri di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, akan dilebarkan.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pembangunan tersebut sebagai upaya untuk menggeliatkan perekonomian di Kota Batam.

“Kita harus bergerak cepat membangun Batam ini. Rencana tahun depan pembangunan jalan itu mengarah ke Seibeduk, Batuaji, dan Sagulung,” ujarnya, Rabu (19/8/2020).

Namun, pria yang menjabat Wali Kota Batam itu belum dapat merinci ruas jalan mana saja yang akan dilebarkan.

Ia mengaku, jalan industri ini nantinya juga bisa dilewati masyarakat Batam.

“Rencana menggunakan anggaran BP Batam,” ujarnya.

Ia mengatakan, Pemko dan BP Batam harus berkolaborasi untuk mempercepat pembangunan di kota yang berseberangan dengan Singapura dan Malaysia itu.

Ia yakin, dengan semua bergerak, maka Batam bisa menyusul ketinggalan khususnya di sektor infrastruktur.

Ruas jalan di kawasan industri Kabil telah selesai dikerjakan oleh BP Batam beberapa waktu lalu. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

“Kita harus berpacu, tak boleh lambat,” ujarnya.

Rudi menjelaskan, jabatannya sebagai Wali Kota Batam dan Kepala BP Batam akan berakhir pada Maret 2021 mendatang. Namun, lanjutnya, perencanaan pembangunan tidak boleh terhenti.

“Kalau infrastruktur sudah layak, akan sangat mudah meyakinkan investor datang ke Batam,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini pembangunan di Batam sempat terhenti akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Bahkan, anggaran pembangunan pun dialihkan untuk menangani wabah global tersebut.

“Pembangunan sekarang sebatas memperbaiki jalan dan membangun taman. Tahun depan kita pacu lagi pembangunan jalan ini,” ujarnya.

Pada kepemimpinannya, sejumlah jalan terlihat sudah lebar. Titik-titik kemacetan juga sudah hilang.

Bahkan, jalan yang awalnya hanya dua lajur, dibangun menjadi enam lajur. Hasil kinerja Rudi tersebut pun banyak mendapat apresiasi. Terakhir dari Kadin Batam yang menganugerahkan kepada Rudi sebagai Wali Kota Pembangunan Batam.(*/esa)

Polda Kepri Bekuk Oknum PNS yang Edarkan Pil Ekstasi

0

batampos.co.id – Ditres Narkoba Polda Kepri membekuk tujuh orang pelaku pengedar narkotika jenis ganja dan pil ekstasi yang salah satu tersangkanya adalah oknum PNS di Kota Tanjung Pinang berinisial RSP alias R.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, mengatakan, tujuh orang yang diduga tersangka Tindak Pidana Narkoba tersebut berinisial RSP alias R, DS alias D, BN alias B, AEZ alias A, RK alias M, AK alias A dan DS alias D.

“Keberhasilan ungkap kasus Narkoba jenis ganja dan pil ekstasi ini, diungkap dalam waktu yang tidak terlalu lama yaitu dari tanggal 14 Agustus sampai dengan 16 Agustus 2020, di beberapa wilayah Provinsi Kepri,” ujarnya, Rabu (19/8/2020).

Para pelaku lanjutnya dibekuk di wilayah Kota Tanjung Pinang, Batu Ampar dan di Baloi Permai Kota Batam.

“Ada lima laporan polisi yang kita peroleh dan hasilnya kita mengamankan tujuh orang tersangka,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt (kanan) dan Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Mudji, memperlihatkan barang bukti yang diamankan dari para pelaku. Foto; humas Polda Kepri untuk batampos.co.id

Kata dia, dari dua tersangka pengedar pil ekstasi, salah satunya berinisial RSP alias R yang membawa, memiliki, dan menyimpan narkotika jenis Pil Ekstasi sebanyak 77 butir adalah oknum PNS di Kota Tanjung Pinang

“Barang bukti yang berhasil disita dari tangan ketujuh tersangka ini totalnya ada 1,48 kilogram daun ganja kering dan 77 butir pil ekstasi,” tuturnya.

Pengungkapan kasus tersebut kata dia, menunjukkan keseriusan kita dalam pemberantasan Narkoba di Wilayah Provinsi Kepri,” katanya.

Para tersangka lanjutnya akan dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 114 Ayat (1), ayat (2) Dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2).
“Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun,” paparnya.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi, mengatakan, daun ganja kering yang didapatkan dari pelaku berasal dari salah satu daerah di Sumatera.

“Saat tim melakukan penangkapan, barang haram tersebut sudah berbentuk pecahan-pecahan paket yang siap diedarkan,” ucapnya.

Sementara itu lanjutnya, pil ekstasi yang dimiliki oleh oknum PNS diduga kuat akan diedarkan oleh tersangka di wilayah Kota Tanjung Pinang.(*/esa)