batampos.co.id – Dalam mengantisipasi masuknya narkotika ke Batam, apparat kepolisian berharap setiap pintu masuk harus dilengkapi dengan mesin pemindai atau X Ray.
Kasat Narkoba Polresta Barelag, Kompol Abdul Rahman, mengatakan, salah satu pintu masuk yang belum memiliki alat pemindai adalah Pelabuhan ASDP Punggur.
“Roro Punggur rute Batam ke Kuala Tungkal belum memilik X Ray,” jelasnya.
Kata dia, pihaknya terpaksa bekerja secara manual atau pemeriksaan secara acak kepada orang-orang yang dicurigai.
”Karena kalau tidak ada X Ray susah, karena kalau mendeteksi secara manual, misalnya memeriksa orang per orang atau petugas yang sudah distandby kan di sana agak kesulitan,” jelasnya.
Menurutnya, dengan adanya X Ray akan memudahkan pekerjaan pihaknya.
“Selain itu pola pengamanannya lebih efektif dan efesien ketika barang masuk,” katanya. (opi)
batampos.co.id – Menyambut Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2020, kompleks Vihara Dharma Murni Kaveling Lama, Kelurahan Seilekop, Kecamatan Sagulung, mulai bersolek.
Puluhan lampion cantik berwana merah terlihat menghiasi seluruh langit-langit vihara. Tampak pula sejumlah pekerja tengah sibuk mempersiapkan dupa dan kertas doa.
Pengurus harian Vihara Dharma Murni, Atok, mengatakan, menjelang, Tahun Baru Imlek 2571 kali ini tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Hanya sedikit kembali mempercantik bangunan dan lingkungan vihara.
”Bersolek (vihara) sudah jadi rutinitas menyambut Imlek. Tidak ada persiapan khusus biasa saja. Cuma memang kita mengecat ulang dan menghias lampion saja sejak sepekan terakhir ini,” katanya.
Ilustasi. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Meskipun tak ada persiapan khusus, namun Imlek kali ini diakui cukup istimewa. Sebab bulan Februari nanti merupakan hari ulang tahun vihara yang akan digelar secara meriah.
”Persiapan justru untuk HUT bulan dua nanti. Kalau sekarang biasa saja seperti kebiasaan umum menjelang Imlek,” ujarnya.
Meskipun dipersiapkan secara sederhana, namun Atok yakin saat hari perayaan nanti akan banyak yang datang untuk bersembahyang.
Untuk itu, menyambut Imlek tahun ini pengelola vihara menyiapkan ribuan dupa dan lilin besar yang akan digunakan umat untuk bersembahyang.
Itu karena setiap tahun vihara tersebut selalu ramai saat hari raya Imlek. ”Pengunjung tidak dari Sagulung saja tapi dari berbagai wilayah di Batam,” kata Atok.(eja)
batampos.co.id – Ribuan wisatawan asal Singapura diperkirakan akan menghabiskan waktu libur Imleknya di Kota Batam.
Hal ini disampaikan Kepala Pengelola Sekupang Ferry Internasional (SFT), Jumarly, Rabu (22/1/2020).
”Kebetulan timingnya sama dengan libur akhir pekan. Jadi, sudah bisa dipastikan bakal ramai nanti saat libur Tahun Baru Cina,” ucapnya.
Wisatawan asal Singapura berfoto bersama dengan latar belakang landmark Welcome To Batam. Foto: Dalil Harahap/ batampos.co.id
Arus kedatangan diperkirakan mulai terjadi, hari ini Jumat (24/1/2020). Untuk libur akhir pekan, biasanya terjadi peningkatan hingga 2.500 wisman setiap harinya.
Menurutnya sebagian dari wisman juga memiliki kerabat di Batam. Sehingga ingin merayakan Imlek bersama.
”Tidak semua wisman menginap. Ada juga yang memilih one day tour,” jelasnya.
Hal serupa juga terjadi di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS). Jumlah penumpang yang akan melakukan mudik Tahun Baru Imlek terjadi hari ini.(yui)
batampos.co.id – Jajaran Satres Narkoba Polresta Barelang terus mendalami jaringan narkotika internasional dengan mengamankan delapan orang tersangka.
Narkotika sebanyak 28,6 kilogram (kg) tersebut melibatkan tiga orang Warga Negara Malaysia, yakni Kumar Atchababboo, Rajandran Ramasamy, dan Sanggar Ramasamy serta lima orang Warga Negara Indonesia, Jan, AP, HS, DI, dan SA.
Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman, mengatakan, tiga nama terakhir merupakan pengendali masuknya narkoba itu ke Palembang melalui Batam dari Malaysia.
Mereka memesan langsung kepada bandar besar di Malaysia yang kemudian sabu tersebut dikirimkan dari Johor Bahru dengan dibawa oleh tiga orang Warga Negara Malaysia.
”Di atas tiga Warga Negara (WN) Malaysia ini masih ada lagi, orang Tiongkok katanya. Tapi keberadaannya di Kuala Lumpur,” jelasnya.
Namun kata dia, dilihat dari identitasnya, pihaknya tidak mengetahui pasti asal negara pelaku tersebut.
“Kurang tahu orang (negara,red) mana, karena orang luar. Apakah pengakuannya itu cuma mengarang atau berbohong. Tapi kami tetap mendalami atasan tiga orang warga Malaysia ini,” ujar Abdul Rahman.
Selain pemilik sabu yang merupakan WN Malaysia di Kuala Lumpur itu, Rahman mengatakan, sudah tidak ada lagi jaringan mereka.
Sebab pihak yang terlibat dari masuknya narkoba itu dari Malaysia menuju Palembang melalui Batam hanya melibatkan tiga warga Malaysia dan dua WNI yang sudah diamankan pihaknya.
”Kita sudah melakukan pendalaman dengan memeriksa tiga orang pengendalinya yang dari napi Lapas Merah Mata Palembang dengan berkoordinasi dengan petugas Lapas dan sudah tidak ada lagi selain orang Tiongkok itu. Namun kita tetap melakukan pendalaman,” tuturnya,” jelasnya.(opi)
batampos.co.id – Kejaksaan Agung melaksanakan pemblokiran dan rencana penyitaan dalam beberapa hari terakhir terkait dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.
Kemarin, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan ada ribuan sertifikat tanah yang sudah diblokir dan saat ini sedang dalam proses penyitaan.
Burhanuddin menyebutkan bahwa sertifikat-sertifikat yang disita itu merupakan gabungan dari milik para tersangka yang ditetapkan pekan lalu.
Banyaknya jumlah sertifikat tanah yang disita membuat kerja-kerja penghitungan nilai aset diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama.
”Itu belum dihitung, masih direkap-rekap. Banyak sekali, bayangkan sertifikat saja ada 1.400 sertifikat tanah,” ujar Burhanuddin di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung kemarin.
Yang baru diumumkan Kejagung adalah sertifikat tanah yang diduga milik Benny Tjokrosaputro, Komisaris PT Hanson International.
Ada sertifikat untuk 156 bidang tanah diduga atas nama Benny berlokasi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangeran.
Selain itu, ada sejumlah bidang real estate yang belum diungkap total jumlahnya yang sempat diblokir oleh Kejagung.
Untuk aset-aset Benny tersebut, Burhanuddin menegaskan saat ini tengah mengejar ke beberapa instansi terkait.
Ilustrasi
Seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
”Begini, ini kan baru, komunikasi baru kemarin (Selasa),” lanjut Burhanuddin.
Kejagung menemukan indikasi adanya fee broker fiktif dalam kasus ini dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 54 miliar.
Meski membenarkan kemungkinan itu, namun Kejagung belum memutuskan jumlah akhir dan masih mengikuti proses penyidikan untuk mendalami adanya fee broker fiktif.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Ardiansyah menyatakan penghitungan masih dimintakan Kejagung ke BPK.
”(Fee broker) Sudah disidik oleh Kejati DKI Jakarta, ini tinggal penyempurnaan. Belum (fix),” jelas Febrie, kemarin.
Setelah hattrick dengan menetapkan tersangka lima orang sekaligus, hingga kini Kejagung belum menetapkan tersangka baru.
Baik dari pihak Jiwasraya maupun swasta. Padahal, puluhan saksi baru sudah dipanggil. Bahkan Febrie menyatakan ada yang sudah memenuhi panggilan hingga dua kali.
”Dari alat bukti yang kita punya baru kepada lima orang yang sekarang (sebagai tersangka), jadi tidak bisa kita berandai-andai,” paparnya.
Hasil penyidikan sejauh ini, lanjut Febrie, ketiga tersangka dari Jiwasraya ditetapkan tersangka atas peran mereka dalam pengambilan kebijakan internal perusahaan.
Ada prosedur dalam perusahaan Jiwasraya yang mengatur adanya fee untuk broker fiktif. Untuk praktik itu sendiri normalnya harus ada perusahaan sekuritas yang melakukan proses pembelian saham fiktif.
”Ini yang sedang kita dalami,” jelas Febrie.
Febrie menambahkan, Kejagung meminta blokir 35 rekening lagi yang diduga terkait kelima tersangka di 11 bank dalam negeri.
Baik itu atas nama sendiri maupun rekening terkait yang kerap digunakan untuk transaksi pembelian saham gorengan.
Meski belum mengamankan satu unit pun, Febrie meyakini ada aset yang dilarikan di luar negeri atas nama para tersangka atau yang berkaitan dengan mereka.
”Saya pastikan ada, karena itu kita lacak terus, sampai ke mana pun kita kejar,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjelaskan bahwa proses hukum Jiwasraya tetap akan ada pada rel hukum pidana.
Tidak melenceng ke perdata selama proses penyidikan di Kejagung terus berlangsung.
”Dalam hukum pidana itu ada jalurnya sendiri. Kalau sudah masuk pidana tentu tidak bisa dibelokkan ke perdata,” papar Mahfud di kantor Kemenkopolhukam kemarin.(deb/jpg)
batampos.co.id – Innalillahiwainna Illaihi Rojiun ibu mertua Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Fatimah Binti Du’amat, meninggal dunia.
Ibunda dari Erlita Sari Amsakar itu, tutup usia pada umur 78 tahun. Di rumah duka terlihat beberapa pejabat Pemko Batam.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Ahmad. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
Salah satunya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin. Ia menyampaikan duka yang mendalam atas berpulangnya ibu mertua orang nomor dua di Kota Batam itu.
Jenazah di salatkan di Masjid Nurul Ikhwan dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Panas, Batam.(esa/*)
batampos.co.id – Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Muchlis Nadjar, me-ngatakan pihaknya akan menindak tegas truk angkutan yang tidak menggunakan penutup atau terpal. Hal ini untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengendara lainnya.
”Truk yang tidak menggunakan penutup ini sangat membahayakan dan menjadi pemicu kecelakaan. Oleh karena itu, jika kedapatan akan langsung ditilang,” ujar Muchlis.
Dia menjelaskan, truk angkutan yang sangat membahayakan yakni dengan muatan tanah atau pasir. Tanah yang diangkut kerap berceceran di jalan, bahkan mengenai pengendara.
”Selain menindak langsung, kita juga sudah mengimbau kepada perusahaan-perusahaan yang menggunakan jasa angkut untuk menggunakan penutup,” katanya.
Muchlis mengimbau bagi perusahaan yang menggunakan jasa angkut pasir atau tanah, pihaknya juga meminta untuk selalu membersihkan jalan tersebut.
”Pastinya setiap pagi, siang dan sore harus dibersihkan perusahaan ini. Demi kenyamanan pengguna jalan,” tutupnya. (*)
batampos.co.id – Investasi asing yang masuk ke Kota Batam pada 2019 mencapai USD 359 Juta.
Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Dendi Gustinandar, mengatakan, realisasi investasi di Batam terus mengalami peningkatan.
Ia menjelaskan, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam pada 2019 meningkat dibandingkan 2018.
“Realisasi investasi asing di Batam sebesar USD 359 juta, jumlah iin lebih besar dibandingkan 2018 sebesar USD 326 juta,” jelasnya, Jumat (24/1/2020).
Kata dia, total nilai invetasi yang telah tercatat berdasarkan data yang telah dihimpun oleh aplikasi Online Single Submission (OSS) melalui Direktorat Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam.
Investasi tersebut berasal dari 108 perusahaan yang menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak lebih dari 15 ribu karyawan.
Dendi melanjutkan, rincian dari nilai investasi baru sebesar USD 229 juta lebih yang terdiri dari 83 perusahaan dan menyerap 7 ribu lebih tenaga kerja.
“Nilai perluasan investasi sebesar USD 130 juta lebih dan investasi baru ini berasal dari 25 perusahaan dan menyerap lebih dari 7.900 tenaga kerja Indonesia,” jelasnya..
Adapun sektor dari investasi baru meliputi Hotel dan restoran, Industri instrumen kedokteran, mesin, elektronik, peralatan listrik dan optik; Industri kayu; Industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, persisi, optik dan jam.
Kemudian industri barang dari kulit dan alas kaki, Industri karet dan plastik, Industri karet, barang dari karet dan plastik.
Industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain, Industri kertas dan percetakan, Industri kimia dan farmasi, Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya.
Industri makanan, Jasa lainnya, Konstruksi, Listrik, gas dan air, Perdagangan dan reparasi; Perikanan; Pertambangan; Perumahan, kawasan industri dan perkantoran; Transportasi, gudang dan telekomunikasi.
Sedangkan investasi yang melakukan perluasan berdasarkan sektor pada tahun 2019 ialah sektor Hotel dan Restoran; Industri mesin, elektornik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam; Industri karet dan plastik; Industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain; Industri kertas dan percetakan; Industri kimia dan farmasi, Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya; Industri tekstil; Jasa lainnya; Konstruksi; Perdagangan dan reparasi; dan Pertambangan.
Dari perkembangan realisasi investasi baru berdasarkan Negara tahun 2019, dengan jumlah 12 negara yang berasal dari Australia, Tiongkok, Germany, Hongkong, India, Indonesia, Malaysia, Singapore, Taiwan-Province of China, UEA, United Kingdom, British Virgin Islands.
Jumlah perusahaan terbanyak berasal dari Indonesia dan Singapura yang masing-masing berjumlah 20 perusahaan. Total dari investasi baru berdasarkan Negara ini berjumlah lebih dari USD229 juta yang menyerap TKI sebanyak 7.689 orang.
Dendi mengungkapkan BP Batam akan senantiasa mengawal realisasi investasi dan perluasan di Batam.
“BP Batam mengharapkan akan lebih banyak Penanam Modal Asing (PMA) baru yang masuk ke Batam dan menciptakan lapangan kerja,” katanya.(*)
“Semua peralatan untuk proses operasi sudah siap,” jelasnya.
Menurutnya tenaga medis terdiri dari tim dokter khusus di bidangnya pun telah siap. Jumlahnya sekitar 30 orang.
Persiapannya kata dia, tinggal kestabilan kondisi fisik sang bayi. Bayi kembar siam yang akan menjalani proses pembedahan ini merupakan bayi perempuan dari pasangan suami isteri Hidayat dan Suci yang lahir secara normal di rumah sakit Santa Elizabeth, Sabtu (1/12/2019) lalu.(esa)
batampos.co.id – Dampak dari pemberitaan media massa yang memuat pernyataan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang mengatakan bahwa UWTO tak bisa dihapus memantik reaksi dari berbagai kalangan masyarakat.
Merespon hal tersebut, Rudi mengundang sejumlah media massa untuk meluruskan pernyataan yang diucapkannya saat menghadiri acara sosial di Perumahan Taman Raya, Selasa (23/1/2020).
“Saya luruskan, saya tak pernah sampaikan bahwa saya tak akan selesaikan pembebasan UWTO untuk lahan 200 meter ke bawah,” kata Rudi, Kamis (23/1/2020).
Namun untuk prosesnya, Rudi mengatakan tidak bisa melakukannya dalam waktu dekat.
Target pertama terkait persoalan lahan adalah menyelesaikan persoalan kampung tua yang merupakan amanat dari pemerintah pusat.
“Sesuai arahan Presiden yang datang Maret 2019 lalu, beliau minta kampung tua diselesaikan dan diberi sertifikat hak milik. Titiknya ada 37 dan tiga sudah selesai. Jadi sisanya yang 34 akan diselesaikan dulu,” ungkapnya.
Menurut Rudi, menyelesaikan urusan 34 titik kampung tua membutuhkan waktu yang panjang.
Kantor BP Batam. Foto: Putut Ariyotejo/ batampos.co.id
“Pegawai BP di lahan tak cukup banyak untuk selesaikan tugas ini karena masih ada tugas pelayanan tiap hari. Jadi tak mungkin loncat-loncat saya,” tuturnya.
Khusus untuk UWTO, Rudi menyatakan bahwa sumber gaji karyawan BP Batam yang paling utama itu adalah pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari UWTO.
“Ada satu hal penting, BP bisa beroperasional adalah karena PNBP dari UWTO. Jadi bukan tak saya lakukan, tapi sekarang BP bisa gajian sumbernya dari UWTO. Sebagai pimpinan BP, ini jadi satu dasar untuk mengambil keputusan,” terangnya lagi.
Ia juga melanjutkan bahwa UWTO nanti akan dibebaskan untuk lahan 200 meter kebawah.
Dan juga khusus untuk warga dengan kemampuan ekonomi, kelas menengah kebawah.
“Ini kita mau data dulu soal kemampuan ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) yang punya peranan penting dalam tentukan peranan apakah miskin atau tidak. Nanti disesuaikan dengan data Pemko Batam,” tuturnya.
“Waktunya masih cukup panjang. Karena kebanyakan tanah 200 meter kebawah dan dimiliki yang tak mampu ini banyak. Kalau ekonomi tak bagus, mengapa tak dibebaskan saja,” ungkapnya.
Rudi menegaskan proses pembebasan UWTO itu berproses. Sebelum UWTO dinihilkan, maka BP akan meningkatkan sumber PNBP dari sumber lain seperti bandara da pelabuhan.(leo)