batampos.co.id – Taman Jodoh Boulevard dan Maritim Square kembali dipenuhi Pedagang Kaki Lima (PKL), Senin (11/11/2019).
Beberapa di antara pedagang tersebut merupakan pedagang yang sebelumnya berjualan di sekitar Pasar Induk Jodoh.
”Saat ini jualan dari pagi sampai malam dan tidak permanen di sini, kabarnya mau dipindahkan,” ucap Frans, seorang pedagang di sekitar Taman Jodoh Boulevard, kemarin.
Menurut informasi yang didapat, kini para pedagang mulai berjualan terutama saat pagi hingga malam hari.
Terutama, pedagang mainan, baju, dan sebagainya. Sedangkan yang berjualan malam hari, rata-rata didominasi pedagang yang berjualan makanan.
Beberapa pedagang mengaku nekat berjualan di lokasi yang pernah digusur oleh Pemko Batam tersebut, lantaran mereka butuh uang untuk hidup sehari-hari.
Pedagang kembali membuka lapak jualan di Jodoh Boulevard, Batuampar, Senin (11/11/2019). Foto: Azis Maulana/batampos.co.id
“Mau tidak mau jualan dulu, revitalisasi pasar induk juga belum mulai,” ucap pedagang lainnya, yang tak berkenan menyebutkan namanya.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam Suhar menuturkan, untuk rencana revitalisasi Pasar Induk Jodoh memang sudah ada.
Nantinya, setelah pasar selesai direvitalisasi, para pedagang tersebut akan ditempatkan di sana.
”Kunci penataan wilayah tersebut adalah penataan pasar induk. Setelah itu, baru yang lain bisa kita benahi,” katanya.
Karena itu, sambung dia, penataan para pedagang juga tergantung seberapa cepat bisa menyelesaikan revitalisasi Pasar Induk Jodoh.
”Artinya agar lebih memudahkan relokasi pedagang tersebut,” jelasnya.
Terkait aktivitas pedagang berjualan di area tersebut, ia mengatakan pihak kecamatan juga terus mengawasi aktivitas pedagang di sana.(zis)
batampos.co.id – Pemko Batam akhirnya merilis pengumuman seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.
Dalam penerimaan CPNS tahun ini, Pemko Batam hanya mendapatkan 140 kuota untuk beberapa formasi.
“Pengumumannya sudah diteken Pak Wali Kota, sudah kami upload di web media center,” kata Sekretaris Daerah Batam, Jefridin, Senin (11/11/2019).
Ia melanjutkan, informasi yang sudah disebar berisi persyaratan hingga tahapan rekrutmen CPNS.
Alamat web yang dimaksud Jefridin yakni https://bkpsdm.batam.go.id dan https://mediacenter.batam.go.id.
“Semua kita online-kan, termasuk ini (pengumuman). Tak ada tatap muka,” ujar dia.
Meski proses rekrutmen sudah serba online, Jefridin menyebut tetap ada potensi calo yang berkeliaran.
Bahkan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berpesan agar peserta tidak terpengaruh iming-iming oknum yang menjanjikan lolos CPNS.
“Yang menentukan kelulusan adalan peserta sendiri, bukan siapa-siapa,” imbuhnya.
Dalam pengumuman, salah satu yang diatur yakni tentang Indeks Prestasi Komulatif (IPK).
Jefridin meluruskan, yang bisa melamar dengan IPK minimal 2,5 hanyalah pelamar yang lahir di Kota Batam yang dibuktikan akta kelahiran dan KTP Kota Batam.
Para peserta CPNS saat mengikut tes CAT beberapa waktu lalu. Pemko Batam mengimbau kepada para peserta tes CPNS untuk waspada terhadap calo. Foto: batampos.co.id/Cecep Mulyana
Baik itu kualifikasi pendidikan D-III dan maupun D IV/S1. Sedangkan pelamar yang tidak lahir di Batam, meski ber-KTP Batam, untuk kualifikasi pendidikan D-III dan jenjang DIV/S1, IPK-nya minimal minimal 3,0.
Sedangkan untuk pelamar dengan kualifikasi dokter, dokter gigi, dan apoteker, IPK minimal 3,0.
Untuk pelamar formasi tenaga kesehatan harus melampirkan ijazah profesi asli dan transkrip nilai profesi, Surat Tanda Registrasi (STR) asli yang masih berlaku.
Syarat ini berlaku bagi pelamar farmasi tenaga kesehatan seperti dokter, dokter gigi, dokter spesialis, apoteker, asisten apoteker, bidan, perawat, perawat gigi, dan pranata laboratorium kesehatan.
Untuk pelamar formasi tenaga pendidikan, pelamar pada formasi jabatan guru yang memiliki Sertifikasi Pendidik sesuai dengan jabatan guru yang dilamar (linier) yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Agama akan diberikan nilai SKB maksimal.
Sementara pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menerangkan jenis atau tingkat disabilitasnya, dan mampu secara fisik melaksanakan tugas jabatan pada formasi yang dipilih.
Penyandang disabilitas yang dimaksud adalah pelamar yang berkebutuhan khusus dengan kriteria mampu melakukan tugas seperti menganalisis, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi.
“Untuk kuota disabilitas khusus 2 persen dari jumlah formasi. Artinya 3 formasi untuk Kota Batam di pengumuman sudah ada,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Batam, Hasna.
Pendaftaran CPNS sudah dibuka secara online mulai Senin (11/11) kemarin. Pendaftaran akan berlangsung hingga Senin (25/11).
Verifikasi dilakukan dari tanggal 11 November 2019 hingga 6 Desember 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi berkas akan diunggah pada tanggal 9 Desember 2019.
Lalu jadwal masa sanggah hasil pengumuman 10 hingga 12 Desember 2019. Sedangkan pengumuman hasil sanggahan pada 20 Desember 2019.
Tahapan seleksi akan dijadwalkan pada Januari hingga Maret 2020. Sedangkan, integrasi data dengan BKN dan pengumuman kelulusan pada April 2020 mendatang.
Kemudian, pemberkasan bagi perserta yang dinyatakan lulus seluruh tahapan seleksi CPNS juga dijadwalkan pada April 2020.(iza)
batampos.co.id – Ribuan tenaga guru honorer bakal tidak mendapatkan gaji ke-13 tahun 2020 mendatang. Hal ini karena tidak ada usulan yang masuk ke Komisi IV DPRD Batam saat pembahasan APBD 2020 bersama Pemko Batam.
Padahal, pegawai honorer lain di Pemko Batam diusulkan bakal dapat gaji ke-13.
Menanggapi itu, para guru honorer yang mengabdi di beberapa satuan pendidikan di Batam mengaku kecewa.
Pasalnya, ada kesan ketidakadilan jika yang diberi gaji ke-13 hanya pegawai honorer bukan guru.
Widya, salah satu tenaga honorer guru, cukup kecewa jika benar dia dan ribuan rekan seprofesi lainnya tidak mendapatkan gaji ke-13 tahun depan.
”Kalau honorer lain dapat, tentu kami kecewa. Karena status masih sama. Ini bisa jadi kesenjangan sosial antara kami dan honorer lainnya,” ujar dia, Senin (11/11/2019).
Menurutnya, untuk beban kerja, guru mengemban tugas yang tidak mudah. Untuk itu, sudah sewajarnya guru juga mendapat perhatian dari pemerintah.
”Kalau yang lain dapat, harusnya kami juga. Toh kan tidak ada beda. Status masih sama-sama yaitu tenaga honorer,” ucapnya.
Untuk itu, ia sangat berharap ada keadilan antara guru dan tenaga honorer lainnya. Jika pemerintah mengusulkan untuk memberikan gaji ke-13 bagi tenaga honorer, harusnya semua dapat dan merata.
”Pas mendengar kami tidak dapat itu sudah pasti kecewa. Kok ada beda antara kami dan honorer lainnya,” paparnya.
Sejumlah guru honorer Pemko Batam berunjuk rasa terkait pengangkatan CPNS di depan kantor Wali Kota Batam, beberapa waktu lalu. Guru honorer berharap tahun depan bisa mendapat gaji ke-13 seperti pegawai honorer lainnya di Pemko Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos
“Mudah-mudahan ada informasi yang jelas terkait ini. Karena nanti pasti ribut kalau guru tidak dapat, sedangkan yang lain menerima,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Hendri Arulan, enggan mengomentari terkait informasi guru honorer yang tidak memperoleh gaji ke-13 seperti honorer lainnya.
”Saya tak bisa komentar. Cukup dari mereka (Komisi IV, red) saja. Nanti ribut pula,” kata Hendri saat dihubungi Batam Pos, kemarin.
Terpisah, Komisi IV DPRD Batam menghendaki agar pegawai honorer guru di lingkungan Pemko Batam mendapatkan gaji ke-13 tahun depan.
Karena sebagaimana diketahui, untuk tahun 2020 nanti semua tenaga honorer Pemko Batam bakal mendapatkan gaji ke-13. Namun disayangkan hal tersebut tidak berlaku untuk guru.
Anggota Komisi IV DPRD Batam, Aman, mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar tidak ada perbedaan tenaga honorer guru dengan honorer lainnya.
”Artinya memang perlu tangan dingin wali kota. Karena memang kalau dilihat dari jumlah guru honorer sangat banyak,” ujarnya.
“Tapi bagaimana pun itu tak bisa dijadikan dasar mereka tidak dianggarkan,” kata Aman lagi.
Disebutnya, peran dan tanggung jawab seorang guru dalam mendidik siswanya sangat luar biasa.
Bahkan, secara administrasi, seorang guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih besar dari honorer lainnya.
Dengan peran seperti inilah seharusnya seorang guru harus mendapat apresiasi yang lebih dari pemerintah diban-dingkan tenaga honorer lainnya.
”Ini kan justru terbalik,” sesal Aman.
Bahkan, sampai saat ini, gaji guru honorer juga masih menggunakan perhitungan yang lama.
Sementara, untuk gaji tenaga honorer selain guru, sudah menggunakan standar harga barang terbaru.
Dimana, lulusan SMA digaji Rp 2,95 juta. Untuk D3 Rp 3 juta dan S1/S2 digaji yakni Rp 3,15 juta.
”Ini sudah terbaru dan berlaku di semua dinas. Tapi untuk guru honorer masih yang lama. Makanya kemarin kami minta agar disesuaikan,” bebernya.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam, Muhammad Yunus, juga mempertanyakan kenapa pemerintah daerah, khususnya dinas terkait tidak menganggarkan gaji ke-13 bagi guru honorer.
Begitu juga dengan besaran gaji yang diterima guru honorer juga tidak sesuai dengan standar baru.
”Harusnya jangan pilih seper-ti ini. Bahkan untuk honorer di Disdik ada (dianggarkan), masak guru honornya tak dapat,” sesal Yunus.(yui/rng)
batampos.co.id – Pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Batam masih menunggu arahan dari Ketua Dewan Kawasan (DK) Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam yang baru, Airlangga Hartarto. Saat ini pembahasan mengenai KEK masih dalam tahapan rapat demi rapat.
“Nanti sore masih ada rapat koordinasi (rakor). Setelah itu sebaiknya tanya ke Pak Kepala BP ya,” ungkap Deputi II BP Batam, Enoh Suharto, Senin (11/11/2019).
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, juga pernah mengungkapkan bahwa ia masih menunggu jadwal untuk bertemu dengan Ketua DK membahas mengenai arahan KEK.
Rudi mengatakan sudah memasukkan surat permohonan untuk bertatap muka.
“Kapan diundang kami akan datang. Kami ingin meminta petunjuk ke depan,” paparnya.
“Intinya kami hanya laksanakan segala aturan dan arah ke depannya ada di Pak Menko,” tuturnya lagi.
Nanti setelah arahannya diketahui, maka akan disampaikan lewat tim teknis.
“Ketika tim teknis mulai bekerja, kami akan diundang. Ini nanti merupakan keputusan Pak Menko, itulah yang akan kami jalankan,” paparnya.
Sebagai gambaran, Enoh pernah menyampaikan sedikit mengenai KEK yang rencananya akan diterapkan di Batam, tepatnya di Bandara Hang Nadim dan Nongsa Digital Park.
Pertama, soal insentif. Keunggulan melalui fasilitas dan insentif yang bisa dinikmati di KEK itu antara lain adanya fasilitas tax holiday.
Kemudian aturan kepemilikan lahan. Pada umumnya, tanah di Batam hanya bisa dimiliki dengan status hak guna bangunan (HGB) dengan masa sewa 30 tahun sewa awal, lalu dilanjutkan dengan 20 tahun perpanjangan pertama dan 20 tahun perpanjangan berikutnya.
“Maka di KEK setelah pabriknya mulai komersil, maka bisa ajukan perpanjangan selama 50 tahun,” ucap Enoh, baru-baru ini.
Kedua, mengenai administratornya. Enoh mengungkapkan bahwa di Batam aturan mainnya beda.
“Tata kelola agak beda dengan yang lainnya. Khusus usulan BP Batam, aturan mainnya agak beda,” paparnya.
Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos
“Administrator dibranded di BP Batam, dimana layanan perizinan di BP dan Pemko disatukan dilimpahkan ke BP sebagai administrator,” jelasnya.
“Sehingga tidak ada tumpang tindih. Tapi khusus ini masih dibahas, kami masih harus mendapatkan arahan dari Menko terlebih dahulu,” katanya lagi.
Ketiga mengenai lalu lintas barang dan jasa. Enoh menjelaskan bahwa mengenai pemasukan barang ke dalam wilayah KEK dari luar KEK atau dari kawasan FTZ juga tidak ada problematika sulit.
Tidak akan ada pengurusan perizinan barang ke BC karena BC sudah menerapkan sistem online.
“Masalah pemasukan barang, nanti Bea dan Cukai (BC) pakai IT Inventory. Sehingga lalu lintas barang, perizinannya tidak ada itu,” jelasnya.
Penetapan dua KEK di Batam menjadi prioritas utama kepemimpinan Rudi dalam empat bulan pertama ia menjabat sebagai Kepala BP Batam pada akhir September lalu. Hal ini sudah sering disampaikannya di depan forum-forum publik.
“Perintah pada kami itu dalam empat bulan adalah perubahan. Perubahan itu nanti bisa di pelabuhan, proses lahan, atau KEK yang akan meluncur pada akhir tahun,” kata Rudi di akhir Oktober lalu.
”Saya hanya mengawasi. Kami sudah sepakat bahwa perubahan demi perubahan akan diwujudkan dalam waktu dekat,” jelasnya.
“Batam akan bertransformasi jadi KEK, tidak hanya dua tapi tambah terus. Kami akan siapkan semua fasilitas,” tambahnya lagi.
Meski begitu, KEK dinilai memiliki sejumlah kelemahan sehingga tidak cocok diterapkan di Batam.
Mantan Deputi II BP Batam, Yusmar Anggadinata, membeberkan hal tersebut.
“Peraturan utamanya, KEK itu dibuat untuk mengembangkan wilayah-wilayah yang belum berkembang. Dengan harapan ada industri atau kegiatan ekonomi utama lainnya yang menjadi pemain utama untuk tumbuh berkembang,” ungkapnya.
Sedangkan free trade zone (FTZ) dibangun di wilayah-wilayah perbatasan negara dengan maksud agar wilayah perbatasan tersebut dapat mengambil manfaat dari cross border trade.
“Kemudian berkembang karena adanya kegiatan ekonomi yang berbasis kepada perdagangan dan ekspor impor,” katanya lagi.
Jadi, menurut Angga, wilayah-wilayah perbatasan sebaiknya menggunakan FTZ sebagai metode strategi untuk membangun dan berkembang. Sedangkan wilayah dalam menggunakan KEK.
“Tapi regulasi dan kelembagaan KEK yang ada sekarang masih lemah, karena penge-lola KEK tidak benar-benar berkuasa dalam hal kewenangan penerbitan perizinan investasi,” ucapnya.
Angga menyarankan FTZ yang ada sekarang lebih baik dibenahi dan ditambah fasilitasnya.
“Kembalikanlah kelembagaan dan regulasi FTZ kembali murni atau kalau dalam bahasa gaulnya, FTZ plus-plus,” paparnya.
Di dalam FTZ yang murni, institusi BC tidak boleh berada di semua tempat, tapi hanya ditempatkan pada pintu perbatasan dari FTZ ke Indonesia saja.
“Atau di pintu domestik bandara, pelabuhan, terminal feri. Di luar itu akan dijaga oleh BP Batam,” ungkapnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyetujui dua titik kawasan ekonomi khusus (KEK) di Batam.
Yakni KEK Bandara Hang Nadim dan KEk Nongsa Digital Park. Setelah disetujui, maka peraturan pemerintah (PP) terkait dua KEK tersebut akan disahkan.
“Dari hasil rapat 1 Oktober kemarin sudah diputuskan menyetujui dua KEK, yakni KEK maintenance repair and overhaul (MRO) dan KEK Nongsa Digital Park.
Menko selaku Ketua Dewan Kawasan (DK), Darmin Nasution juga sudah menyampaikannya kepada Dewan Nasional KEK agar segera diproses dan diajukan PP-nya,” kata Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Mugiarso, belum lama ini
Menurut Susi, kedua lokasi KEK tersebut sudah benar-benar siap baik secara administrasi dan teknis.
Sedangkan usulan KEK satu lagi di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam masih dalam tahapan finalisasi.
Realisasi KEK ini kabarnya akan rampung dalam satu bulan karena juga merupakan target yang diberikan DK kepada Kepala BP Batam, Rudi.
“Rancangan PP mengenai insentif sedang diajukan ke Presiden,” katanya.(leo)
batampos.co.id – Merek sandal ikonik asal Brazil, Havaianas, mengumumkan bahwa mereka akan memulai kampanye “Donate Your Old Sandals”.
Dari rilis yang diterima batampos.co.id, kampanye tersebut dimulai sejak Kamis (7/11/2019) lalu.
Kampanye tersebut dalam semangat memperingati Hari Pahlawan, mengajak masyarakat untuk mendonasikan sandal lama yang masih layak pakai.
“Ini merupakan waktu yang tepat untuk menumbuhkan rasa kepahlawanan kita. Maka dari itu, Havaianas mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk datang ke toko kami dan menyumbangkan sandal yang sudah tidak terpakai,” jelas Jitin Kapoor selaku Managing Director PT Kanmo Retailindo.
Kata dia sandal-sandal tersebut, nantinya akan diproses lebih lanjut dan dipergunakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.
“Selain itu, kami juga memberikan voucher Rp 50 ribu bagi setiap donatur yang berpartisipasi,” tuturnya.
Berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Gerai Havaianas mengkampanyekan program Donate Your Old Sandals. Nantinya sandal yang terkumpul akan diproses lebih lanjut dan dipergunakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id
Kata dia, sangat mudah untuk berpartisipasi pada kampanye “Donate Your Old Sandals”. Pelanggan dapat membawa sandal lama layak pakai milik mereka ke setiap dropping point di gerai Havaianas Jakarta, Surabaya, dan Bali, pada 4 sampai 30 November 2019 mendatang.
Sendal lama layak pakai tersebut bisa berasal dari berbagai macam merek. Havaianas akan membersihkan kembali sendal-sendal tersebut dan memastikan bahwa kondisinya layak untuk digunakan.
Berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT), nantinya sandal yang terkumpul akan diproses lebih lanjut dan dipergunakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.
Muhammad Basair selaku Manajer Kemitraan ACT mengapresiasi kepedulian Havaianas yang menginisiasi program “Donate Your Old Sandals”.
“Havaianas tidak hanya mengajak publik untuk menjadi ‘Pahlawan Lingkungan’ dengan mendonasikan sandal layak pakai yang sudah tidak digunakan, agar tidak dibuang dan menciptakan limbah,” jelasnya.
Program itu kata dia, untuk mengajak publik peduli terhadap saudara-saudara yang membutuhkan.
“Insyaallah, ACT akan membantu pendistribusian sandal-sandal ini untuk masyarakat prasejahtera,” jelas Basair. Pendistribusian sandal layak pakai ini diperkirakan dimulai pada pekan kedua Desember 2019.(*)
batampos.co.id – Tujuh pelaku begal sadis yang kerap beraksi di wilayah hukum Polsek Batam Kota akhirnya diringkus Unit Opsnal Polsek Batam Kota bersama Sat Reskrim Polresta Barelang.
Sebelum beraksi, para pelaku kerap pesta minuman keras (miras). Setelah menenggak miras tersebut, empat pelaku tak segan melukai korban yang melakukan perlawanan saat mereka beraksi.
”Mereka bermula dari klub motor yang biasa nongkrong di salah satu wilayah di Kota Batam,” ujar Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo di Mapolresta Barelang, Senin (11/11/2019).
“Kemudian mereka berkembang dengan menggelar pesta miras. Akhirnya, uang tidak ada mereka melakukan tindakan kriminal berupa pembegalan di beberapa titik di Batam Kota,” jelasnya lagi.
Dijelaskan Kapolres, awal penangkapan komplotan begal ini bermula dari laporan yang diterima Polsek Batam Kota tentang adanya dua aksi begal yang terjadi di Botania dan dekat Hotel Harmoni One Batam Kota, Selasa (29/10/2019) dan Rabu (6/11/2019) lalu.
Dari laporan tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan dan polisi berhasil mengamankan tujuh pelaku di beberapa tempat berbeda.
Tujuh pelaku yang diaman-kan tersebut adalah Dedi Saputra Lubis, 22, Ariesko Levy Saputra, 21, M Leo, 20, Lutfi Yudistira, 19, Andi M, 19, Musryari, 18, dan M Juliadi, 22.
Anggota polisi mengawal tujuh pembegal saat ekspos di Mapolresta Barelang, Senin (11/11/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
”Semua kejadian begal ini terjadi sekitar pukul 12 malam ke atas. Jadi waktu yang dipilih mereka ialah pada saat jalanan sepi dan korbannya saat itu melintas di jalan Batam Kota,” katanya.
Dari penangkapan ini, salah satu pelaku yang juga merupakan otak pelaku, Dedi Saputra Lubis, dihadiahi timah panas karena berusaha melakukan perlawanan saat hendak diamankan.
Usai diamankan, seluruh pelaku bersama barang bukti berupa tiga buah senjata tajam dan satu unit ponsel dari hasil begal di depan Halte Politeknik Negeri Batam serta empat unit sepeda motor.
”Dari data yang kita miliki, mereka semua pemain baru,” ujarnya.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi aktif membantu tugas Polri, sehingga anggota Polri dapat segera mengungkap kasus begal yang meresahkan ini,” tuturnya lagi.
Ia menambahkan, terhadap tujuh pelaku begal tersebut dikenakan pasal 365 ayat (2) KUH Pidana tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.
”Karena dilakukan bersama-sama pada malam hari dan mengakibatkan luka terhadap korban,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pelaku, ML mengaku, saat kejadian itu kondisi mereka dalam keadaan mabuk usai menengggak miras. Dimana, ia diajak salah satu temannya MJ yang baru gajian untuk berpesta miras.
”Begal ini ide kami bersama. Kondisinya kami mabuk dan lukai korban pakai senjata tajam,” paparnya.
“Korban semuanya ada tiga orang, yang kami ambil HP (handphone/ponsel) sama dompet,” ujarnya lagi.(gie)
batampos.co.id – Ekonomi kreatif masih menyimpan potensi besar di Indonesia. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memprediksi, tahun ini sektor ekonomi kreatif mampu tumbuh 10 persen. Optimisme tersebut didukung kehadiran platform digital yang membuat akses pasar ekonomi kreatif makin luas.
Berdasar catatan Kadin, pada 2016, ekonomi kreatif menyumbang Rp 1.000 triliun ke PDB Indonesia, kemudian meningkat jadi Rp 1.105 triliun pada 2018. Tahun ini, angkanya diprediksi kembali naik menjadi Rp 1.211 triliun.
Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani mengungkapkan, saat ini jumlah penduduk usia produktif di Indonesia amat besar. Sumber daya manusia itulah yang harus disiapkan agar bisa menjadi tenaga terampil dalam menjawab tantangan fenomena ekonomi digital yang menjadi bagian dalam ekonomi kreatif.
Hasil riset terbaru dari laporan e-Conomy SEA 2019 oleh Google, Temasek, dan Bain Company mencatat, pertumbuhan tren ekonomi digital di ASEAN termasuk Indonesia cukup pesat. Tahun ini, diprediksi internet ekonomi Indonesia bisa mencapai USD 40 miliar.
Riset itu juga melaporkan bahwa tingkat pertumbuhan Indonesia mencapai 49 persen, atau paling pesat di Asia Tenggara. Pertumbuhan ekonomi digital itu mencakup lima sektor. Yakni, e-commerce, media daring, transportasi berbasis aplikasi daring, wisata dan perjalanan, serta jasa keuangan digital.
Indonesia, lanjut dia, harus dapat memetik manfaat optimal dari bonus demografi yang akan diperoleh pada 2035. Karena itu, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi pemerintah dan dunia usaha untuk mempersiapkan bonus demografi tersebut.
Kegiatan membatik
“Kita yakini kontribusi ekonomi kreatif di Indonesia akan terus bertambah,” ujarnya.
Sementara itu, tahun ini pelaku industri e-commerce memastikan kembali menggelar pesta diskon bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).
Target transaksi Harbolnas tahun ini mencapai Rp 7,8 triliun selama dua hari penyelenggaraan pada 11 dan 12 Desember 2019. Diproyeksikan ada 300 peserta dari berbagai platform e-commerce yang ikut meramaikan Harbolnas tahun ini.
Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung menyebutkan, saat pergelaran Harbolnas, transaksi online dapat meningkat delapan kali lipat dari hari biasa. Target tahun ini pun meningkat dibanding realisasi tahun lalu Rp 6,8 triliun, seiring jumlah peserta yang bertambah.
“Jumlah transaksi pasti naik karena peserta bertambah terus,” ucap Untung di Jakarta, pekan lalu.
Diperkirakan, ada 300 peserta yang mengikuti Harbolnas tahun ini, bertambah dibanding tahun lalu sebanyak 254 peserta. Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti Harbolnas tercatat 170.
Platform yang hadir pada Harbolnas tahun ini menjajakan banyak produk mulai kecantikan, fashion, kesehatan, otomotif, perangkat keras, kebutuhan rumah tangga, hingga elektronik. Beberapa di antaranya yang sudah mengonfirmasi keikutsertaannya di Harbolnas tahun ini adalah Bukalapak, Lazada, Elevania, Zalora, dan MAP. (*)
batampos.co.id – Niat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menambah armada baru tahun 2020 mendatang tak bisa kesampaian.
Hal itu dikarenakan anggaran yang awalnya diusulkan sekitar Rp 80 miliar akhirnya dipangkas menjadi sekitar Rp 62 miliar.
“Saya tak hapal persis, tapi awalnya sekitar Rp 80 miliar. Karena keterbatasan anggaran menjadi Rp 62 miliar di 2020,” kata kepala Dinas Lingkungan Hidup, Herman Rozie, Senin (11/11/2019).
Herman mengatakan, dengan adanya rasionalisasi anggaran di 2020 tersebut maka sudah dipastikan tidak akan ada penambahan sarana prasarana, mobil, alat berat dan vacum sweeper.
“Jadi tak jadi diadakan. Sudah dua tahun ini tidak ada penambahan armada ,” katanya.
Saat ini jumlah armada di DLH sekitar 120 unit yakni 116 roda enam, dua bentor dan dua pickup.
Anggota Satgas Kebersihan DLH mengangkut sampah di area Batuaji. DLH gagal membeli armada baru karena adanya pemangkasan anggaran dari Rp 80 miliar menjadi Rp 62 miliar. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
“Kalau dibilang kurang ya memang kurang. Kalau ada armada yang masuk bengkel di satu wilayah maka akan langsung kita perbantukan dari wilayah lainnya,” jelasnya.
“Kerepotan memang tetapi ya masalah sampah ini tak bisa ditunda-tunda,” katanya lagi.
Dari total anggaran yang akan dikelola nantinya, hampri 90 persen untuk bidang kebersihan. Termasuk untuk bayar gaji tenaga dan satgas DLH.
“Tapi kita tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” jelasnya.
“Sejauh ini memang keluhan masalah sampah ini pelan-pelan sudah berkurang,” tambahnya lagi.
Sementara Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean, mengatakan, anggaran untuk DLH tahun depan sangat minim.
Dan memang sudah selayaknya ada penambahan armada untuk perbaikan pelayanan persampahan di Batam.
“Kalau mau objektif, pelayanan persampahan memang sudah mulai maksimal di Batam. Sudah jarang keluhan yang kita terims. Makanya kita berharap DLH terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,’ tambahnya.
Menurut Werton, sebagian besar anggaran yang dimiliki DLH untuk bidang pengangkutan sampah dan gaji Satgas. Sementara adanya pemangkasan atau rasionalisasi karena memang perkiraan defisit di 2020 mendatang.
“Kalau saya pada dasarnya masalah kebersihan ini sangat penting. Tetapi karena keterbatasan anggaran. Dan kita berharap 2021 mendatang akan ada penambahan armada di DLH untuk pelayanan yang lebih baik,” katanya.(ian)
batampos.co.id – Alibaba Group telah memulai Festival Belanja Singles Day pada 11 November (11.11) pukul 00.00 dini hari waktu setempat. Baru sejam dimulai, Alibaba mengklaim telah mencatat pencapaian yang menakjubkan.
Dalam satu jam pertama, Gross Merchandise Volume (GMV) dari transaksi yang dibayarkan dengan Alipay mencapai USD 12 miliar atau setara dengan Rp 168 triliun. Pencapaian tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, angka penjualan tahun ini meningkat sekitar 22 persen. Pada Singles Day tahun lalu, pendapatan Alibaba dalam satu jam pertama sebesar CNY 69 miliar atau sekitar Rp 138 triliun. Sedangkan untuk penjualan total Alibaba melalui platform-nya selama festival promo 11.11 ini mencapai nilai USD 30 miliar atau sekitar Rp 420 triliun.
Dalam keterangan tertulisnya kepada JP Group, pada satu jam pertama sejak 11.11 dimulai, ada sejumlah daftar negara dengan jumlah penjualan tertinggi ke Tiongkok. Negara-negara tersebut adalah Jepang, Amerika Serikat (AS), Korea, Australia, Jerman, Inggris, Perancis, Italia, Kanada, dan Selandia Baru.
Adapun 10 kategori teratas produk impor yang dibeli konsumen Tiongkok berdasarkan GMV adalah suplemen makanan untuk kesehatan. Posisi selanjutnya ada masker wajah, susu bayi dan balita, makeup, popok, set perawatan kulit, emulsion (bagian dari perawatan kulit), serum kulit wajah, pembersih wajah, serta nutrisi bayi dan balita.
Beberapa jam sebelum festival belanja 11.11 dimulai, platform streaming video Alibaba, Youku, menyajikan acara gala dan countdown 11.11 untuk merayakan peluncuran resmi festival belanja tahunan ini. (*)
batampos.co.id – Gerindra salah satu kendaraan politik yang diperhitungkan di Pilkada Kepri 2020 mendatang. Soerya dan Isdianto melontarkan pujian ke parpol besutan Prabowo Subianto tersebut.