Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 10902

Ketua PWI Kepri Berikan Piagam Penghargaan untuk Polresta Barelang dan Kapolsek Belakangpadang

0

batampos.co.id – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau, Candra Ibrahim, memberikan piagam penghargaan kepada Polresta Barelang dan Kapolsek Belakanganpadang, AKP Ulil Rahim, atas inovasi dan kepedulian meningkatkan minat baca masyarakat.

Khususnya para remaja pesisir dengan mendirikan Balai Bhabinkamtibmas dan Perpustakaan Mini di Pulau Kasu, Rabu (11/10/2019) pagi.

Penghargaan itu diterima langsung Wakapolresta Barelang, AKBP Muji Supriadi, dan Kapolsek Belakangpadang, AKP Ulil Rahim.

“PWI Kepri akan selalu memberikan apresiasi bagi pihak-pihak yang peduli dengan pembangunan mental dan pendidikan serta mening-katkan minat baca di tengah masyarakat,” ungkap Candra dalam sambutannya.

Candra mengatakan, inovasi dan terobosan yang dilakukan Kapolsek Belakangpadang merupakan langkah nyata dalam menangkal masuknya berbagai ancaman.

Baik itu tindak kriminalitas maupun ideologi asing yang dibawa oleh perkemba-ngan teknologi.

“Merangkul remaja, menyibukkan mereka dengan kegiatan membaca dan musik-musik tradisional merupakan langkah nyata antisipasi kejahatan yang rawan terjadi di daerah perbatasan,” paparnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau Candra Ibrahim (kiri)memberikan piagam penghargaan kepada Wakapolresta Barelang AKBP Muji Supriadi, Rabu (11/10/2019). Foto: Dokumentasi PWI Kepri untuk batampos.co.id

Ia berharap, apa yang dilakukan Kapolsek Belakangpadang ini dapat ditiru instansi-instansi lain, khususnya yang bersinggungan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Belakangpadang AKP Ulil Rahim menjelaskan, dibangunnya Balai Bhabinkamtibmas ini bertujuan untuk mempererat hubungan masyarakat dengan pihak kepolisian, khususnya sektor Belakangpadang.

“Kami sengaja mendirikan balai ini di Pulau Kasu karena pulau inilah yang berada di tengah dan pulau yang paling padat penduduknya di gugusan Kecamatan Belakangpadang,” jelasnya.

Ia berharap dengan didirikannya Balai Bhabinkamtibmas ini, hubungan masyarakat dan kepolisian dapat lebih akrab lagi, serta dapat meningkatkan minat baca masyarakat khususnya para remaja.

Wakapolresta Barelang, AKBP Muji Supriadi, dalam pengarahannya menekankan agar Balai Bhabinkamtibmas ini tidak hanya dijadikan simbol, tapi juga harus dipergunakan sebagaimana mestinya.

“Jangan hanya diresmikan, setelah itu sepi karena tidak dipergunakan,” jelasnya.

“Gunakanlah untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, untuk konseling, bahkan kalau ada masalah di tengah warga, gunakanlah balai ini untuk tempat berembuk,” kata dia lagi.

“Jangan langsung bawa ke polsek, kecuali untuk kasus narkoba, itu tak ada ampunnya,” jelasnya.

Muji juga mengapresiasi langkah Kapolsek Belakangpadang, yang telah melakukan inovasi dengan mendirikan Balai Bhabinkamtibmas ini.

“Saya bangga memiliki anak buah seperti Pak Ulil, beliau penuh inovasi dan trobosan, dan dapat merangkul warga,” pujinya.

Balai Bhabinkamtibmas tersebut dibangun di lahan yang dihibahkan salah seorang warga, serta pembangunannya pun hasil sumbangsih warga secara bergotong royong.

Pada kesempatan itu juga pihak Polresta Barelang memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya.

Serta bantuan juga diberikan dari Camat Belakangpadang kepada Balai Bhabinkamtibmas berupa satu unit komputer.

Begitu juga dengan Himpunan Melayu Raya yang telah menyumbangkan alat musik dan Alquran untuk pembinaan pemuda, serta dari Imigrasi Belakangpadang menyerahkan bantuan berupa alat tangkap untuk pembinaan nelayan.(rng)

Rumah Zakat Dirikan BUMMAS untuk Wujud Kemandirian Desa

0

batampos.co.id – Rumah Zakat sebagai salah satu lembaga filantropi mengoptimalisasi pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah melalui program pemberdayaan masyarakat yaitu program Desa Berdaya.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, program Desa Berdaya merupakan program pemberdayaan dalam cakupan wilayah desa, melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup program capacity building (pembinaan masyarakat), ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiapsiagaan bencana.

Targetnya, desa dapat mengembangkan kelembagaan lokal yang berdaya untuk mengatasi permasalahannya sendiri serta dapat berkolaborasi dengan pemerintah desa sehingga menjadi mandiri.

“Salah satu yang menjadi indikator keberdayaan atau kemandirian desa ini adalah dalam bidang ekonomi. Karenanya, kami membangun BUMMAS (badan usaha milik masyarakat) di desa berdaya yang kami bina,” ujar Nur Efendi, CEO Rumah Zakat.

Tim Rumah Zakat saat menyambangi rumah warga. Foto: rumah Zakat untuk batampos.co.id

BUMMAS kata dia, merupakan badan usaha milik masyarakat sebagai wujud dari socio enterprise dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat serta menjadi tulang punggung keberlanjutan program Desa Berdaya.

“Saat ini Rumah Zakat telah membangun 73 BUMMAS di 14 provinsi,” ujarnya.

Ke 14 provinsi itu ialah Aceh, Banten, D.I Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Riau, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara.

“Dimana 25 bergerak di bidang microfinance, 31 di bidang microbisnis dan 17 di bidang agrobisnis,” tambahnya.

Pembentukan BUMMAS lanjutnya, diharapkan dapat turut serta memberantas kemiskinan.

Serta menguatkan kemandirian desa, karena dengan semakin kuat desa maka 40% masalah ekonomi indonesia mampu terselesaikan.

“Semoga kami dapat terus menambah dan mengembangkan BUMMAS di seluruh Desa Berdaya yang saat ini telah berjumlah 1,510 di 61 Kota dan 197 Kabupaten” tutup Efendi.(*)

Akhirnya, Suku Cadang Mesin Pembangkit PLN Tiba

0

batampso.co.id – bright PLN Batam mengklaim kondisi kelistrikan Batam akan segera pulih.

Pasalnya, suku cadang untuk mesin pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di Tanjunguncang yang menga-lami kerusakan, telah tiba pada Selasa (10/9/2019).

“Suku cadang, peralatannya serta tenaga ahli PT Siemen dari Swedia telah tiba pada Selasa kemarin,” kata Corporate Secretary Bright PLN Batam, Denny Hendri Wijaya, Rabu (11/9/2019).

Denny mengaku, proses pengiriman dan perjalanan suku cadang untuk mesin PLTG ini cukup panjang.

“Suku cadang diproduksi di Swedia, tempat mesinnya berasal. Kemudian dikirim ke Jakarta dulu untuk menyelesaikan administrasi. Setelah itu barulah dikirim di Batam, makanya baru kami terima kemarin,” ungkapnya.

Suku cadang mesin (PLTG) Tanjunguncang tiba di Batam setelah dikirim dari Swedia. Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

Selanjutnya, setelah suku cadang diterima, maka perbaikan gas turbin PLTG Tanjunguncang yang mengalami kerusakan segera bisa dimulai.

Menurut Denny, jika prosesnya berjalan lancar, maka butuh waktu dua hingga tiga minggu untuk memperbaikinya.

“Setelah diperbaiki, maka dilanjutkan dengan satu minggu untuk pengujian,” jelasnya.

“Kami akan berupaya supaya bisa diperbaiki secepatnya sehingga dapat beroperasi lagi. Dengan begitu, akan menambah daya listrik di sistem kelistrikan Batam-Bintan,” paparnya.

Ia mengimbau agar warga Batam bisa berhemat listrik, karena Batam tengah memasuki musim kemarau.

“Mengingat kondisi cuaca panas, serta perbandingan daya mampu pembangkit yang ada dengan beban puncak penggunaan listrik yang hampir sama,” kata dia.

“Kami imbah supaya berhemat listrik, terutama pada beban puncak, hingga perbaikan mesin rampung,” tuturnya.(leo)

Ada Kabut Asap, Penerbangan Masih Oke

0

batampos.co.id – Kabut asap masih terlihat dan dapat dirasakan di Kota Batam, Rabu (11/9/2019). Namun sejauh ini, kabut asap tersebut dinilai belum mengganggu penerbangan.

”Kami memang ada menerima laporan (kabut asap), mulai menebal. Tapi jarak pandang masih bagus,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, Rabu (11/9/2019).

Ia mengatakan, dari laporan BMKG, jarak pandang di Bandara Internasional Hang Nadim masih di atas 10 kilometer.

Perubahan cuaca yang cepat membuat petugas AirNav Hang Nadim harus selalu waspada. Meski ada kabut asap penerbangan di Bandara Hang nadim Batam masih normal. Foto: Cecep Mulyana/ batampos.co.id 

Kasi Datin Stamet Hang Nadim, Suratman, menegaskan, kabut asap tersebut bukanlah kiriman dari Riau maupun Kalimantan.

Karena lintasan asap, maupun angin tidak bertiup ke arah Kepri, khususnya Batam. Penyebab kabut asap ini, ditengarai akibat titik api atau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepri.

Hingga Rabu (11/9) sore, terpantau sebanyak tujuh titik api di Lingga dan Karimun.

”Pantauan satelit terkait sebaran asap, ada asap akibat Karhutla di Pulau Sumatera dan Kalimantan tidak ada menyebar sampai wilayah Kepri,” pungkasnya.(ska)

PGN Raih 5 Penghargaan pada Ajang The Best Contact Center Indonesia

0

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meraih 5 penghargaan dalam 4 kategori dalam ajang The Best Contact Center Indonesia Tahun 2019 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (10/9). The Best Contact Center Indonesia merupakan ajang tahunan yang digelar oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).

Empat kategori yang diraih PGN dalam ajang tersebut diantaranya The Best Operation Contact Center, The Best IT Support TeamWork, The Best Agent Back Office, dan The Best of The Best Agent Back Office. Dalam ajang yang di gelar satu tahun sekali itu PGN meraih 1 platinum, 2 silver, dan 2 bronze award.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengucapkan rasa syukur dengan raihan PGN dalam ajang tersebut. Rachmat mengatakan, PGN akan terus mengembangkan Contact Center dan berinovasi secara profesional dalam memberikan layanan informasi energi baik gas bumi kepada publik lewat layanan digitalnya sehingga peran PGN sebagai subholding gas di Indonesia dapat dirasakan di masyarakat.

“Ini merupakan tahun ke tujuh PGN dalam mengikuti ajang yang di gelar ICCA. Dengan adanya ajang ini, PGN tidak puas sampai disini, PGN akan terus berinovasi secara profesional dalam mengembangkan layanan digitalnya, sehingga publik mengetahui tugas dan fungsi PGN hadir di tengah-tengah masyarakat.” ujar Rachmat di Jakarta.

Kompetisi yang digelar tahun ini diikuti oleh kurang lebih 400 peserta yang terdiri dari 50 organisasi yang merupakan lembaga negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bank, asuransi dan jasa keuangan, e-commerce, dan perusahaan retail. Kompetisi ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap peningkatan kompetensi praktisi contact center dalam bidang pelayanan serta meningkatkan kontribusi contact center dalam mendukung bisnis perusahaan/organisasi.

Rachmat menambahkan, saat ini PGN melalui inovasinya telah mengembangkan layanan PGN 360 Degree Integrated Solution untuk mengoptimalkan layanan pelanggan. Melalui layanan ini PGN memberikan layanan terintegrasi berupa pembangunan infrastruktur gas bumi, pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor, layanan engineering, operasi dan pemeliharaan serta sistem pendukung lainnya yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

“PGN saat ini terus menegaskan perannya sebagai subholding gas di Tanah Air. PGN yang juga merupakan pionir pemanfaatan gas bumi nasional, terus melakukan inisiatif dan terobosan untuk memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai infrastruktur gas bumi dalam rangka menjalankan peran agent of development untuk peningkatan pemanfaatan dan memenuhi kebutuhan domestik gas bumi.” tutup Rachmat. (*)

Menara Pandang di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Diuji Coba

0

batampos.co.id – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam meninjau progres menara pandang Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah jelang uji coba yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Kepala DCKTR Batam, Suhar, mengatakan, pihaknya sudah meminta dengan operator untuk meninjau progres menara pandang tersebut.

Ia menjelaskan, fasilitas menara pandang ini merupakan salah satu yang diunggulkan selain bangunan masjid.

Ia bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, mengecek fasilitas lift yang akan digunakan pengunjung untuk menuju puncak menara pandang.

”Sudah lumayan progresnya. Nanti akan dilanjutkan uji kelayakan oleh operator proyek,” ujarnya.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Batuaji berdiri menjulang dengan menara pandang setinggi 99 meter. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Sebelum difungsikan kata dia, keamanan dan kenyamanan lift harus diuji terlebih dahulu. Menurut Suhar, pihak operator menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ini, menara pandang akan menjalani uji kelayakan.

”Mudah-mudahan tidak ada kendala dan dilanjutkan tahap uji coba,” sebutnya.

Lift itu kata dia, akan membawa pengunjung menikmati keindahan dari ketinggian 99 meter.

Keberadaan menara ini merupakan salah satu daya tarik yang ditawarkan kepada pengunjung.

Suhar mengungkapkan, berbagai fasilitas pendukung terus dilengkapi demi kenyamanan pengunjung.

Infrastruktur bangunan masjid juga terus dikebut sesuai dengan target penye-lesaian tahun ini.

”Sesuai de-ngan kontrak pengerjaan akan berakhir 30 November mendatang. Meskipun begitu tanggal 20 mendatang sudah cek final,” ujarnya.(yui)

Ruli di Batuaji Terbakar

0

batampos.co.id – Rumah Liar (Ruli) di kampung Danau Merah, Batuaji, terbakar, Kamis (12/9/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Rumah-rumah semi permanen tersebut sangat cepat dilahap si jago merah, membuat masyarakat di lokasi tersebut panik.

Mereka terus berusaha untuk memadamkan api dengan alat dan air seadanya. Terlebih saat itu angin berhembus dengan kencang. Sehingga membuat api kian membesar dan memembuat rumah mereka rata dengan tanah.

Sementara sebagain warga lainnya hanya bisa menangis melihat kediaman mereka hangus terbakar.

Warga yang menetap di Ruli di kampung Danau Merah, Batuaji, mencoba memadamkan api. Foto: Eja/batampos.co.id

Teriakan meminta pertolongan terus mengema di lokasi tersebut. Bahkan sebagain warga lainnya panik ketika buah hatinya tidak ada disamping mereka.

Sampai berita ini selesai diketik, belum diketahui secara persis berapa jumlah rumah dan korban akibat kebakaran tersebut.

Yanti salah seorang warga sekitar terlihat pasrah ketika melihat kediamannnya rata dengan tanah.

Menurutnya, beberapa warga sudah mencoba menghubungi pihak pemadam kebakaran. Namun mobil pemadam kesulitan mendekati lokasi karena akses jalan yang sempit.

“Tidak tau lagi pak dari mana apinya. Habislah rumah kami ini,” tangis Yanti, seorang warga.(eja)

Pembaca, Akan Ada Pemadaman Bergilir

0

batampos.co.id – Kemampuan pasokan listrik kelistrikan Batam-Bintan kembali mengalami penurunan pasokan sebesar tiga persen atau sekitar 12 MW, akibat gangguan mesin pembangkit peaker Gas Turbin di Panaran sehingga mesin ini tidak dapat dioperasikan.

Untuk mengesa pemulihan sistem kelistrikan tersebut, bright PLN Batam akan melakukan pemadaman bergilir.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, mesin pembangkit peaker Gas Turbin di Panaran tim pemeliharaan PT DEB/PT MEB sebagai IPP atau pemilik mesin, telah melakukan upaya perbaikan.

Namun sampai hari ini belum berhasil mengatasi gangguan pada alat kontrol vibrasi yang menjadi penyebab mesin tidak dapat dioperasikan.

Tim pemeliharaan sedang mengupayakan untuk segera mengatasi gangguan tersebut secepatnya.

Tim pemeliharaan mengupayakan saat mengatasi gangguan mesin pembangkit di Panaran. Foto: bright PLN Batam untuk batampos.co.id

Dengan berkurangnya kemampuan pasokan listrik ke sistem Batam-Bintan menyebabkan PLN Batam melakukan pemadaman secara terbatas.

Khususnya pada beban puncak siang pukul 13.30-16.00 WIB dan malam pukul 18.00 – 21.00 WIB.

Disamping itu, suhu udara di pulau Batam yang mengalami peningkatan, akan menteriger melonjaknya pemakaian listrik.

Oleh karena itu PLN Batam memohon kesediaan pelanggan untuk melakukan pengurangan penggunaan tenaga listrik, khususnya waktu beban puncak siang dan malam.

Pengurangan pemakaian listrik pelanggan dapat meminimalisir besar dan lamanya pemadaman.

Alokasi Jadwal dan area pemadaman terbatas dapat dilihat di website PLN Batam. Karena hal tersebut, manajemen bright PLN Batam memohon maaf atas belum normalnya keistrikan Batam.

Manajemen PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat Pulau Batam.(*/esa)

21 September, Pasar Dengan Harga Termurah di Kota Batam Diresmikan

0

batampos.co.id – Pasar TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) terus digesa persiapannya. Pasar yang berlokasi di belakang Sekolah Kallista Batam Center ini akan menjual harga kebutuhan pokok, khususnya bahan pangan dengan harga standar dari distributor.

Pantauan Batam Pos di lokasi, kios sudah terpampang nama-nama jenis pangan dari distributor tertentu yang akan dijual.

Tidak hanya itu, lampu, air serta lapak juga sudah siap digunakan. Selain itu, lapak promosi yang jadi pembeda dengan pasar pada umumnya, yakni layar videotron juga sudah mulai terpasang.

”Semua sudah oke, air maupun listrik sudah semua, tinggal pasang bola lampu,” kata Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Batam, Aryanto, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Atasi Pedagang Nakal, Pengelola Pasar Diminta Tampilkan Daftar Harga di Videotron

“Plang nama sudah kami pasang dan videotron sedang proses. Pada prinsipnya progresnya baik,” kata dia lagi.

Bahkan, ia mengaku kemarin telah rapat dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam.

Menurutnya, Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, cukup intens menyiapkan pasar yang akan jadi rujukan tersebut.

Plang kios di dalam Pasar TPID yang berada di Pasar Niaga Mas, Batam Center sudah terpasang, Rabu (11/9/2019). Pasar tersebut akan diresmikan pada 21 September 2019 mendatang oleh wali kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Tanggal 16 sampai 18 September barang distributor sudah masuk. Grand opening pasar tanggal 21 September,” ucapnya.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, akan terus melakukan penyempurnaan, terutama perihal interior pasar.

Dengan demikian pasar ini tidak seperti pasar pada umumnya karena memiliki kekhasan dan nyaman untuk dikunjungi.

”Tiang-tiang di pasar itu akan kami beri ornamen motif Batik Batam,” ujarnya.

“Lalu kami siapkan spot foto tiga dimensi. Ini kami lakukan supaya pasar ini enak untuk dikunjungi,” papar dia lagi.

Baca Juga: Di Sini Pasar yang Harganya Termurah di Kota Batam

Pasar ini kelak akan diresmikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Selain pejabat dari Kemendag, dijadwalkan hadir Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Diah Natalisa.

”Karena ini terkait inovasi pelayanan publik, deputi akan hadir. Selain itu pak Gubernur Babel (Erzaldi) juga direncanakan hadir,” katanya.

Tidak hanya itu, sejumlah perwakilan daerah lain juga akan hadir guna menyaksikan peresmian sekaligus melihat pasar TPID yang akan diisi puluhan distributor pangan dan dijamin harga kebutuhan bukan harga pasar tapi harga distributor.

”Dari daerah lain juga akan hadir, seperti Jambi. Mereka ingin tahu bagaimana cara mengumpulkan distributor dalam satu pasar seperti kita,” kata dia.(iza)

Juara Bintang Radio RRI Batam Dikirim Jawa Timur

0

batampos.co.id – Michelle Tan Dirgantara dan Satrio Frans Manurung juara Bintang Radio RRI Batam dikirim ke Batu Malang, Jawa Timur, untuk mengikuti audisi tingkat nasional, pada Selasa (22/10/2019) hingga Sabtu (26/10/2019) mendatang.

Keduanya berhasil menjadi juara setelah menyisihkan 200 peserta yang mengikuti audisi Bintang Radio RRI Batam.

Ketua panitia Bintang Radio Batam, Ririn, menjelaskan, Audisi Bintang Radio RRI serentak dilaksanakan di se-Indonesia.

“Kita ada 68 satuan kerja RRI, untuk perwakilan Kepulauan Riau ada 3 satker yaitu Batam, Tanjungpinang dan Natuna,” jelasnya, Rabu (11/9/2019) malam.

Menurutnya, total peserta yang mengikuti Bintang Radio RRI Batam sebanyak 200 orang. Dari jumlah tersebut tersisa 18 peserta yang masuk ke babak Grand Final.

Michelle Tan Dirgantara (kiri) dan Satrio Frans Manurung juara Bintang Radio RRI Batam yang akan dikirim ke Batu Malang, Jawa Timur, untuk mengikuti audisi tingkat nasional. Foto: Dhiyanto/batampso.co.id

“Di Grand Final diambil 2 pemenang, satu pria dan satu wanita. Yaitu Michelle Tan Dirgantara dan Satrio Frans Manurung,” katanya.

Keduanya kata Ririn, yang merupakan juara satu akan dikirim ke Batu Malang, Jawa Timur, untuk mengikuti audisi Bintang Radio RRI tingkat Nasional.

Michelle Tan Dirgantara, yang ditanyai batampos.co.id, merasa bangga menjadi Juara 1 dalam kontes Bintang Radio RRI Batam.

“Ada 9 peserta wanita dan ternyata saya terpilih jadi juara,” paparnya.

Michelle mengaku memang sudah memiliki persiapan khusus untuk mengikuti Bintang Radio RRI Batam.

Para juara BintanG Radiao RRI Batam berfoto bersama dengan para panitia seusai acara. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Remaja 17 tahun itu mengaku, sudah menghafal semua lagu yang akan dinyanyikan dalam audisi tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan Satrio Frans Manurung. Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, itu merasa puas bisa menjadi juara 1 dalam Bintang Radio RRI Batam.

“Saya tadi membawakan lagu berjudul ‘Tak Pernah Padam’ dari Sandhy Sandoro,” ujarnya.

Final Audisi Bintang Radio RRI Batam diselenggarakan di Mall Botania Batam (MB 2). Kegiatan tersebut didukung koran Harian Batampos, batampos.co.id serta Alvatron.

Pada event tersebut juga diisi dengan pencabutan undian bagi para pembeli koran Batam Pos dengan berbagai hadiah menarik.(nto)