batampos.co.id – Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memuju kinerja Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam mengelola pendapatan negara bukan pajak (PNBP) terkait piutang.
Kepala Bagian Perencanaan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI, Dewi Pusporini mengatakan pihaknya menginginkan kerja sama lebih lanjut dengan BP Batam.
“Karena kami ingin agar ada perbaikan pada sistem penerimaan kami di Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian,” katanya Sabtu (7/9/2019).
Dalam bidang keuangan dan perencanaan ini, Dewi mengaku lebih difokuskan pada pengelolaan yang digunakan serta saran dan masukan monitoring dan evaluasi kinerja yang lebih kepada proses seperti penggunaan aplikasi.
Sejumlah warga sedang melakukan pengurusan dokumen perizinan di Mal Pelayanan Publik BP Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Kepala Biro Keuangan BP Batam, Siswanto mengatakan sumber PBNP BP Batam itu berasal dari pengelolaan lahan, pelabuhan laut, bandar udara, pengelolaan air dan limbah, rumah sakit dan kantor pusat.
“Dengan pengelolaan keuangan BP Batam yang sistematis mulai dari Perencanaan, Penganggaran, Pelaksanaan Anggaran, Penatausahaan, Pelaporan, Monitoring dan Evaluasi, Perumusan Kebijakan guna meraih good and clean government sehingga dalam Laporan Keuangan BP Batam sudah tiga kali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI,” kata Siswanto.
“Mekanisme penanggulangan piutang yang bermasalah adalah dengan menerbitkan surat peringatan atas piutang yang belum dibayar, pengenaan denda terhadap faktur yang terlambat dibayarkan, melakukan tindakan penyerahan Piutang di atas 2 tahun kepada KPKNL,” jelas Siswanto lagi. (leo)
batampos.co.id – Jumlah pencari kerja di Batam cukup tinggi. Setiap harinya hampir ribuan pencari kerja (pencaker) mendatangi lokasi lowongan kerja di Multi Purpose Hall (MPH) Batamindo, Mukakuning. Namun lowongan kerja terbatas.
Informasi yang didapat Batam Pos di lapangan, perusahaan membatasi usia calon pekerja, yakni yang diterima minimal umur 18 tahun dan maksimal umur 23 tahun.Namun, sebagian pencaker, rata-rata sudah di atas umur 23 tahun.
“Jika ada lowongan, saya langsung lihat persyaratan umurnya. Jika masih di terima 24 tahun, saya masih ada harapan,” ucap Rini, 24, mantan karyawan Patlite, Sabtu (7/9).
Ia mengaku sangat kewalahan mencari kerja. Sejak putus kontrak kerja dua bulan lalu, dirinya selalu menunggu perusahaan yang menerima karyawan umur 24 tahun.
Puluhan berkas lamaran ia kirim namun tak kunjung ada panggilan.
“Jarang sekali perusahaan datang buka lowongan ke sini, paling yang diambil 20 tahun ke bawah,” ucapnya.
foto: batampos.co.id / azis maulana
Rini mengaku, persaingan kerja saat ini semakin ketat. Apalagi perusahaan sangat selektif merekrut karyawan. Tak hanya skill, perusahaan juga mempertimbangkan dari sisi umur serta fisik seperti tinggi badan.
”Kami pun merasa tak percaya diri. Sebab perusahaan mengutamakan yang usia masih muda. Kalau untuk kemampuan atau skill, kami tak kalah dengan mereka yang muda-muda,” terangnya.
Sementara itu, pencaker lainnya mendapat kabar bursa kerja yang akan ditawarkan Disnaker Batam. Para pencaker ini kurang yakin, sebab kebanyakan pencaker yang ada saat ini hanya untuk level operator, dan tidak banyak perusahaan yang buka lowongan.
”Kondisinya malah berbalik, saat ini yang dibutuhkan level oparator tapi lowongan yang ada tak sebanding dengan jumlah pencaker saat ini. Jadi serba bingung, tak miliki pengalaman kerja bisa dipastikan tak akan dilirik perusahaan. Namun, kalau usai sudah di atas 25 tahun meski memiliki pengalaman kerja juga tak akan dipakai karena perusahaan juga mempertimbangkan menggunakan tenaga yang masih muda,” ujar Andika, mantan teknisi galangan kapal. (azs)
batampos.co.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Batam menggandeng berbagai pihak untuk menggelar event berstandar internasional guna menggaet wisatawan datang ke Batam.
“Sepanjang tahun ini sudah banyak acara berskala internasional yang diselenggarakan. Dalam waktu dekat ini bajafash,” kata Kepala Disparbud Batam Ardiwinata, Sabtu (7/9/2019).
Keterlibatan pelaku wisata untuk menggelar even berskala internasional ini menarik dan bisa mendongkrak wisman untuk datang ke Batam.
“Pemerintah pasti mendukung acara apapun itu selagi berdampak positif bagi kemajuan dan sekaligus memperkenalkan Kota Batam ke wisman,” ujarnya.
Turis. foto: batampos.co.id / cecep mulyana
Beberapa acara ke depan yang coba digelar di antaranya pertemuan keluarga Vietnam dunia di Batam. Selan-jutnya, Asian Bodybuilding Championship yang melibatkan 20 negara. Kemudian pertandingan Tenis Meja Dunia.
“Kemudian ada pertemuan Marga Huang. Jadi, ini semakin membuat Batam dikenal dan dipercaya untuk menjadi tuan rumah acara berstandar internasional,” bebernya.
Ardi menambahkan, di akhir tahun nanti juga ada Kesenian Seni Melayu (KSM) yang juga melibatkan peserta dari negara tetangga. Berbagai acara disiapkan untuk meramaikan KSM Desember mendatang.
“Nanti kita akan ramaikan dengan permainan tradisional asli Melayu dan pastinya menarik untuk wisman,” tutupnya. (yui)
batampos.co.id – Air Conditioner (AC) atau pendingin ruangan di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah belum ada. Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam akan mengusulkan pembelian AC 2020 mendatang.
”Listrik dan air sudah selesai. Tinggal AC yang belum,” kata Kepala DCKTR Batam Suhar, Sabtu (7/9).
Ia mengatakan masih menghitung kebutuhan pendingin ruangan untuk masjid dua lantai tersebut. Masjid berkapasitas 20 ribu lebih ini akan rampung 30 November mendatang.
”Masih dihitung sama konsultannya. Karena daya tampung banyak kemungkinan AC yang dibutuhkan juga ba-nyak,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk listrik dan air sudah dianggarkan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P).
”Tidak banyak karena hanya untuk bayar saja. Tahun depan dilanjutkan kelengkapan fasilitas masjid ini,” imbuhnya.
foto: batampos.co.id / dalil harahap
Menurutnya, masjid baru akan bisa digunakan tahun depan. Mengingat masih banyaknya pengerjaan yang harus dilengkapi.
Untuk persiapan acara 20 September sudah selesai. Pihaknya juga sudah mengecek kesiapan infrastruktur lainnya seperti menara pandang se-tinggi sembilan meter.
Pihaknya terus memantau kelanjutan pengerjaan proyek hingga berakhirnya kontrak kerja pembangunan masjid. Selain persiapan itu, saat ini seleksi untuk petugas masjid juga sudah berjalan.
”Sudah berjalan juga. Jadi, seiring masjid selesai semua-nya juga dipersiapkan,” lanjutnya.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, masjid ini menjadi salah satu ikon kota Batam. Ia sangat berharap keberadaan masjid bisa menjadi daya tarik bagi wisman, khususnya untuk wisata religi di Batam.
”Tahun ini rampung kalau untuk gedung. Berikutnya akan dilanjutkan tahun depan,” ucapnya. (yui)
batampos.co.id – Letkol infanteri Ahmad Daud Harahap kini resmi memegang tongkat komando sebagai Komandan Kodim 0316 Batam menggantikan Letkol Infanteri Romel Jangga Wardhana yang dipercaya sebagai Wasren Danjen Kopassus. Sertijab atau pergantian pimpinan di Kodim Batam digelar di lapangan Makodim Batam, Sabtu (7/9) pagi.
Perwira TNI AD kelahiran Padang Sidempuan ini sebelumnya bertugas di Natuna sebagai Komandan Batalyon Komposit I Gardapati Natuna yang pertama. Sertijab dipimpin langsung Komandan Korem 033 Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema.
Tak hanya sertijab Komandan Kodim Batam. Di tempat yang sama juga digelar sertijab Komandan Kodim Bintan dari sebelumnya Letkol I Gusti Bagus Putu Wijangsa ke Letkol I Gusti Ketut Artasuyasa. Begitu juga Komandan Kodim Tanjungbalai Karimun dari sebelumnya Letkol Rizal Analdie diserahterimakan ke Letkol Denny.
”Kepada pejabat yang lama, saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya yang telah dilakukan selama ini di daerah kerjanya. Untuk pejabat yang baru, tantangan tugas ke depan sudah menunggu. Jangan lupa koordinasi dan sinergi, kunci sukses dalam bertugas nantinya,” tegas Brigjen Gabriel Lema.
Ia juga menegaskan, keberadaan Kodim sendiri harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, diharapkan juga mampu membawa perubahan positif di jajaran Korem 033 Wira Pratama Kepri.
”Segera pahami apa yang menjadi tugas pokok tanggung jawab sebagai Komandan Kodim. Niatkan dalam memimpin secara tulus dan dan bekerja keras mengabdi ke masyarakat,” terang Gabriel.
Sementara Letkol Romel Jangga Wardhana yang merupakan Komandan Kodim Batam yang lama mengaku banyak kenangan dan dina-mika selama ia bertugas di Kodim Batam.
”Banyak pelajaran yang saya dapat atas bimbingan dan arahan dari Komandan Korem 033 Wira Pratama Kep-ri, hingga saya bisa bertugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Ahmad Daud Harahap menegaskan bahwa setelah serah terima jabatan, langkah ke depannya yang akan dilakukan adalah melanjutkan apa yang telah telah dicapai oleh Komandan Kodim Batam sebelumnya.
”Intinya saya siap mendukung tugas pokok TNI, khususnya tugas teritorial di Kodim Batam, yakni menga-mankan wilayah teritorial Batam. Kalau masyarakat aman, otomatis akan berpe-ngaruh kepada kemajuan di sektor ekonomi,” ujarnya. (gas)
batampos.co.id – Jajaran Polda Kepri menggelar razia premanisme dan senjata tajam di sejumlah daerah di Batam. Salah satu tempat yang menjadi perhatian polisi adalah ruli Simpang Dam, Kampung Aceh. Dari sana polisi mengamankan tiga orang karena memiliki sabu seberat 2,03 gram.
Sebanyak 71 orang personel yang terdiri dari Direktorat Narkoba, Direktorat Sabhara, Brimob, dan Bidang Propam diterjunkan. Satu per satu rumah yang dicurigai menjadi hunian pelaku narkoba diperiksa.
“Kegiatan ini dipimpin oleh AKBP Arthur Sitindaon. Semua yang mencurigakan kita periksa satu per satu” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Yani Sudarto, Sabtu (7/9/2019).
Yani mengatakan, razia ini digelar untuk memberangus penyakit masyarakat, seperti narkoba dan miras. Kenapa Simpang Dam, karena diduga di kawasan ini narkoba masih banyak beredar.
Selain mengamankan barang bukti sabu. Polisi juga menyita delapan buah bong, tiga buah CCTv, dua buah ketapel, tujuh buah mancis, plastik bening (diduga untuk bungkus sabu), satu senjata rakitan jenis softgun, dan 11 senjata tajam.
“Senjata tajam yang kami amankan itu ada badik, sangkur, parang hingga samurai,” tutur Yani.
Ia mengatakan bahwa razia ini akan terus dilaksanakan. Ia berharap masyarakat pro aktif dalam menjaga kamtibmas.
“Apabila ada informasi mengenai aktivitas yang mencurigakan, kabari ke kami. Pasti akan ditindaklanjuti,” ucapnya.
Kampung Aceh sudah sering menjadi target razia polisi. Setiap razia hampir selalu ditemukan narkoba dan benda-benda tajam. Keributan dan perkelahian pun sering kali terjadi di permukiman ini. (ska)
batampos.co.id – Masuknya ratusan kontainer material plastik impor yang diungkap dan diperiksa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, dibenarkan Kepala Bea Cukai Batam Susila Brata.
“Memang benar ada. Pada pemeriksaan kemarin, mekanismenya BC Batam juga turut mendampingi bersama KLHK. Kalau material plastik impor itu bersih, langsung kami kembalikan ke pemiliknya. Tapi kalau untuk yang terbukti mengandung B3, harus direekspor. Pasti kami jalankan rekomendasi KLHK untuk direekspor,” ujarnya saat menghadiri sertijab Dandim Batam, Sabtu (7/9/2019).
BC Batam, lanjut Susila, akan melaksanakan amanah KLHK yang diminta untuk direeksopr dan mana yang harus dikembalikan ke pemiliknya.
“Untuk proses reekspor sendiri, tak hanya BC Batam sendiri, tapi reekspor itu juga akan disaksikan pihak KLHK. Siapa yang merekspor itu, ya tentunya importirnya atau pihak perusahaan yang memesan material plastik impor. Kami BC Batam hanya regulator saja,” terangnya.
BC sendiri, lanjutnya, tak bisa main melarang barang masuk ke pelabuhan. Sebab untuk impor material plastik dari luar ke Indonesia, se-perti ke Batam, ada aturan yang mengaturnya yakni di Permendag Nomor 31 yang memang izinnya limbah atau tentang impor limbah.
“Kalau memang benar itu izinnya, pastinya ya harus dirilis atau diperbolehkan masuk. Tapi kalau izinnya sudah tak benar, pastinya kami akan menolak itu,” tegasnya.
Personel Bea dan Cukai Kota Batam memperlihatkan limbah plastik yang ditemukan di dalam kontainer di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
Diberitakan sebelumnya, pemeriksaan ratusan kontainer material plastik impor oleh KLHK juga dibenarkan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Djati Wicaksono Hadi.
“Untuk saat ini, dilakukan pengumpulan bahan ketera-ngan atau penyelidikan,” ujarnya kepada Batam Pos, Kamis (5/9) lalu.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam yang dilibatkan KLHK dalam pemeriksaan material limbah plastik itu sebelumnya menyebutkan ada sekitar 400 kontainer material plastik masuk ke Batam.
Namun, informasi yang dirangkum Batam Pos dari berbagai sumber, sebagian data impor material plastik sudah diverifikasi KLHK di Batam. Di antaranya importir AWR yang mendatangkan 260 kontainer. Setelah diperiksa, di-nyatakan bersih 188 kontainer, terkontaminasi sampah 66 kontainer, dan terkontaminasi limbah B3 enam kontainer.
Sedangkan, importir CN memasok 25 kontainer. Namun, semuanya dinyatakan bersih atau bebas dari kontaminasi sampah dan B3.
Importir TI memasok 47 kontainer. Hasil pemeriksaan KLHK dan DLH Batam yang ditemani BC Batam, dinyatakan bersih 22 kontainer, terkontaminasi sampah 23 kontainer, dan terkontaminasi limbah B3 dua kontainer.
Sementara itu, importir HT dari 27 kontainer yang dinyatakan bersih 19 kontainer, terkontaminasi sampah delapan kontainer, dan tidak ada yang terkontaminasi limbah B3.
Djati Wicaksono Hadi mene-gaskan barang yang masuk ke Batam dan terkontaminasi sampah maupun limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) akan dikembalikan ke negara asal atau direekspor.
“Kalau memasukkan barang yang tidak sesuai dokumen, maka harus dikembalikan kepada negara pengirim,” tegasnya. (gas/iza)
batampos.co.id – Anggota Tomodachi yang terdiri dari 253 orang mempunyai peran masing-masing dalam memperagakan cosplay.
Salah satunya Lhya. Di acara Japanese Festival di Grand Batam Mall, Lhya akan memerankan tokoh anime Filo.
“Karakter Filo ada di Anime Tate no Yuusha Nariagari sebuah seri anime tahun 2019 yang diangkat dari novel ringan karya Aneko Yusagi,” ujarnya saat ditanyai batampos.co.id, Sabtu (7/9/2019)..
Filolial kata dia, merupakan sebutan seekor burung yang membawa kereta di kota. Dalam animenya, Filo mampu berubah wujud menjadi seorang anak kecil yang imut dan suara yang menggemaskan.
Wakil Ketua Tomodachi itu mengatakan, suara Filo seperti angel (malaikat). Ditambah lagi Filo merupakan hewan surgawi, anggota tim Naofumu.
Wakil Ketua Tomodachi Batam, Lhya, menggunakan costum anime Filo. Filo merupakan tokoh anime Tate no Yuusha Nariagari. Foto: Dok Pribadi untuk batampos.co.id
“Filo dapat bertranformasi menjadi hewan maupun manusia. Ketika bertarung ia menggunakan wujud hewan dan menyerang dengan kakinya yang besar dan kuat,” jelasnya.
Filo lanjutnya memiliki kepribadian yang ceria dan sangat suka makan. Lhya mengatakan, selain memiliki costume cosplay Filo, dirinya juga memiliki lima puluh cosplay lainnya.
Namun ada beberapa cosplay miliknya yang sudah dijual kepada sesama penghobi.
“Saya jual untuk beli kostum yang baru, yang ada saat ini kurang lebih 20 kostum, termasuk boneka sampai baju kaosnya,” kata dia.
Untuk kostum Filo sendiri, Lhya membeli secara online dengan Rp 900 ribu.
“Saya beli dari luar negeri karena desainnya sudah printing dan bahannya juga jauh lebih bagus,” paparnya.
Saat ini Tate no Yusha No Nariagari kata dia, sudah memasuki epidode ke 25 dan tayang perdana pada 9 Januari 2019 lalu.(nto)
batampos.co.id – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri berhasil mengungkap sindikat prostitusi online di Karimun, Jumat (6/9/2019) lalu. Polisi menangkap dua orang yang diduga penyedia jasa prostitusi online dan penyedia tempat, serta mengamankan 26 wanita.
Pengelola dan 26 wanita yang terlibat dalam jaringan prostitusi online ini diamankan di kawasan Villa Kaveling No. 58 di Tanjungbalai Karimun. Mereka telah dibawa ke Mapolda Kepri di Nongsa, Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Umumnya, mereka masih muda, bahkan diperkirakan banyak yang masih di bawah umur atau belum dewasa. Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Kepri AKBP Ari Darmanto merinci bahwa 16 orang berasal dari Jawa Barat, sisanya dari wilayah lainnya di Pulau Jawa.
”Kami masih telusuri dan bongkar jaringan ini. Anggota udah berangkat ke Bandung, ke Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” kata Ari Darmanto, tadi malam (7/9).
Ia pun membenarkan bahwa dari 26 wanita yang diaman-kan, ada beberapa orang yang masih di bawah umur. ”Tak semuanya dewasa, ini masih kami selidiki dan kembangkan kasus ini,” sebutnya.
Menurutnya, jaringan ini merupakan sindikat prostitusi antarprovinsi. Namun, terkait sudah berapa lama jaringan ini beroperasi, Ari enggan membeberkannya. ”Nantilah, anggota masih di lapangan,” elak dia.
Jajaran Polda Kepri masih melakukan pengejaran terhadap beberapa orang pelaku lainnya, yang diduga terlibat dalam jaringan prostitusi online ini. Polisi sudah mengendus keberadaan orang-orang tersebut, salah satunya F yang terdeteksi berada di Pulau Jawa.
F diduga memiliki peranan yang cukup sentral dalam jaringan ini. Ia diduga orang yang merekrut wanita-wanita muda dari berbagai wilayah di Jawa masuk dalam bisnis haram ini. F dinilai polisi cukup licin dan lihai. Itu sebabnya, bisnisnya bisa langgeng sampai sekarang.
Polisi memasang garis polisi di Villa Kaveling Nomor 58, Karimun yang dijadikan sebagai tempat menampung PSK yang dijajakan secara daring.
Pemilik dan Penyedia Tempat ialah Kakak Beradik
Sementara itu, dua orang pria yang ditangkap di Villa Kavling ternyata kakak beradik. Mereka diduga sebagai pengelola sekaligus pemilik tempat prostitusi tersebut.
Seorang saksi mata yang enggan namanya dikorankan mengabarkan kepada Batam Pos, bahwa ada penggerebekan oleh polisi di Villa Kavling Nomor 58. Tidak hanya para pekerja seks komersial yang dibawa polisi, pemilik dan pengelola yang merupakan kakak beradik di juga ikut diamankan.
”Keduanya berinisial Ai selaku abang, dan Au selaku adik,” ungkapnya, Sabtu (7/9).
Sumber koran ini juga menyebutkan bahwa beberapa tahun lalu Ai selaku pemilik Villa Kavling Nomor 58 pernah bekerja sebagai ”papi” yang bertanggung jawab terhadap pekerja di villa tersebut. Tidak lama kemudian, villa tersebut berganti pemilik, dan Ai tidak lagi berada di sana. Hampir setahun, Ai kembali muncul dan menjadi pemilik Villa Kaveling nomor 58. Namun, warga tidak mengetahui kalau villa itu jadi tempat menampung wanita seksi yang dijajakan lewat online.
”Hanya saja tidak menutup kemungkinan ada yang minta tolong dicarikan pekerja seks di sana, dan aplikasi yang digunakan mungkin WA. Kalau aplikasi khusus saya tidak tahu,” jelas sumber tersebut.
Informasi yang dihimpun, awal penggerebekan yang dilakukan Dit Krimum Polda Kepri berdasarkan informasi atau laporan dari salah satu lembaga di Kepri yang mendapat laporan dari salah satu keluarga yang bekerja sebagai pekerja seks di Villa Kaveling Nomor 58. Setelah itu, ditindaklanjuti pihak kepolisian dengan mengamankan para wanita, pemilik serta pengelola bisnis syahwat daring itu. (ska/san)
Anak – anak memamerkan hasil karya mereka. foto: batampos.co.id / yanto
batampos.co.id – Tangan-tangan cilik terampil mendekorasi sebuah kue bolu berbentuk lingkaran. Mereka boleh menghiasi kue mereka masing-masing dengan kreasi sesuka hati.
Ini bukan kompetisi, sekadar arena ajang kreasi anak untuk menumbuh kembangkan kemampuan motorik anak dan tentu saja kreasitivitas dan kemampuan bersosialisasi anak.
Adalah Young Chef Academy Batam yang menginisiasi acara ini, YCA Cake Decoration and Treasure Hunt, Sabtu (7/9/2019) di lotte grosir, Batam Center.
Acara ini dimulai pukul 15.00 hingga 17.00.
Anak-anak sangat antusias mengikuti acara ini. Sebelum mendekor kue, mereka mencari “harta karun” berupa barang-barang yang telah ditetapkan panitia di rak lotte mart.
Menemukan “karta karun.” foto: batampos.co.id / yanto
Mereka pun berlarian, semangat. Kemudian menuju kasir untuk memindai barcode.
Panitia sedianya menargetkan 25 peserta, eh, yang mendaftar 55 peserta.
Sisilia, teacher, sekaligus panitia acara menyampaikan di Young Chef Academy mereka mengajari anak untuk praktik membuat aneka kudapan. Tujuannya kemampuan motorik anak bisa terasah.
Manajer lotte mart Zulfarian merasa puas dengan acara ini. (nto)