batampos.co.id – Musim kemarau panjang mengakibatkan air di Dam Sungai Harapan dan Sungai Ladi mengalami penyusutan cukup drastis. Hujan yang sudah tidak turun berbulan-bulan membuat debit air tidak bertambah sama sekali.
Menyusutnya volume air ini berdampak pada pengaliran air bersih ke rumah warga yang ada di Kecamatan Sekupang dan Tanjunguncang.
Head of Corporate Secretary ATB Maria Jacobus mengatakan hujan yang tidak turun memang mempengaruhi debit air di semua waduk yang ada di Batam. Tidak saja debit air baku, kualitas air baku juga tidak maksimal karena musim kemarau berkepanjangan ini. Sehingga mengganggu proses pengolahan air bersih.
“Kita hanya tergantung dari hujan. Selain itu untuk Dam Sungai Harapan kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan karena sedimen yang cukup tebal,” terangnya, Kamis (29/8).
Menyusutnya debit air di dam mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat. Hal ini tidak terhindarkan karena untuk mensiasati agar cadangan air tetap terjaga.
“Untuk melancarkan produksi air bersih saat ini kami sudah menggunakan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition),” Bebernya.

Menurut Maria, menjaga ketersediaan air di Batam butuh komitmen bersama. Batam tak memiliki sumber air baku alami. Selama ini, kota industri ini menampung air hujan di waduk-waduk untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya.
Mengingat Batam sangat tergantung pada air tampungan hujan, maka komitmen menjaga lingkungan di area tangkapan air menjadi sangat strategis. Tak hanya ATB, masyarakat dan pemerintah juga harus terus menerus berperan aktif dalam menjaga daerah tangkapan air.
“Waduk dan daerah tangkapan air merupakan milik pemerintah. ATB tidak punya kewenangan untuk melakukan langkah-langkah strategis di dalam waduk dan Daerah Tangkapan Air,” jelasnya.
Hutan di sejumlah waduk sudah mengkhawatirkan. Aktifitas ilegal, seperti tambang pasir, perumahan liar, perkebunan dan sebagainya. Perusakan hutan di Daerah Tangkapan Air akan mempengaruhi curah hujan. Hutan yang semakin menipis akan menyebabkan proses kondensasi terganggu, sehingga curah hujan juga akan semakin tipis.
Data bagian Produksi ATB menunjukan bahwa curah Hujan di Daerah Tangkapan Air turun setiap tahunnya. Selain itu, hutan yang menipis akan menyebabkan sedimentasi semakin cepat, sehingga daya tampung waduk menurun.
“Mudah-mudah dengan turunnya hujan beberapa waktu ini bisa membuat debit air waduk bertambah,” tutupnya. (yui)


Chandra mengatakan bonus tersebut berupa apresiasi kepada para penyewa rusun BP Batam. “Jadi mereka bisa dapat bonus kamar gratis maksimal selama tiga hari. Tapi harus menunjukkan bukti bahwa yang berkunjung tersebut benar-benar keluarga si penyewa,” paparnya.

Menurutnya, kemampuan mendaur ulang sampah plastik menjadi tas tidak hanya memberikan nilai ekonomis tapi juga memberikankesempatan berbgai ilmu.

Tahun ini merupakan ulang tahun ke-50 karakter ciptaan Harya Suraminata (Hasmi) tersebut. Gundala pertama kali muncul dalam komik Gundala Putra Petir (Penerbit: Kentjana Agung, tahun rilis 1969). Gundala lahir di saat maraknya komik silat di pasaran, Hasmi bersama beberapa rekannya malah tampil dengan gaya berbeda, mengadaptasi komik asing namun diserap dengan kearifan lokal.