Kamis, 28 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11095

BP Batam Berupaya Menekan Tarif Logistik

0

batampos.co.id – Isu tarif logistik dari Batam yang mahal kembali mengemuka di kancah nasional. Persoalan seperti ini dianggap menghambat investasi karena banyak dikeluhkan pengusaha.

Direktur Badan Pengelola Pelabuhan (BPP) Batam, Nasrul Amri Latif menyatakan bahwa tingginya biaya logistik di Batam tak lepas dari beberapa hal antara lain biaya freight (angkut kapal, red) yang tinggi, fasilitas bongkar muat tidak standar serta potensi transhipmen yang belum tergarap dengan baik.

“Selain itu, tata kelola logistik di pelabuhan yang masih dilakukan perusahaan logistik asal Singapura secara door to door tentunya,” kata Nasrul, Selasa (24/9/2019).

Untuk mengatasinya, ada sejumlah solusi jangka pendek yang tengah diupayakan BP Batam. Contohnya rencana penurunan biaya freight dari 400 dolar Amerika menjadi 250-280 dolar Amerika untuk trayek Batam-Singapura. Serta meningkatkan fasilitas efisiensi kegiatan bongkar muat dengan menyediakan harbour mobile crane (HMC), rubber tyred gantry (RTG) dan head truck (HT).

“BP Batam juga berencana memperluas area container yard (CY) yang semula 2 hektar menjadi 10 hektar dan rencana direct call pelayaran langsung dari China dan Afrika. Kami juga mendapat informasi dari Port of Singapore Authority (PSA) bahwa barge (tongkang,red) boleh sandar di Port of Singapore (PSA) yang akan kami jajaki untuk menekan biaya logistik,” tambah Nasrul.

Adapun rencana jangka menengah yang saat ini sedang digarap Badan Pengelola Pelabuhan Batam yakni pengembangan pelabuhan transhipment hub dengan penataan manajemen pengelolaan pelabuhan dan optimalisasi dermaga utara Pelabuhan Batu Ampar.

Selain itu, ke depan, di Pelabuhan Batu Ampar juga akan dilakukan integrasi pelayanan antarmoda pengangkutan untuk container dan kargo udara, pelayananan tranship dan transhipment untuk mendukung direct call yang akan tersedia hingga penyediaan fasilitas pelabuhan yang modern untuk layanan container, tanker, pergudangan, hunian, hingga pekantoran.

Tentunya untuk merealisasikan rencana tersebut membutuhkan dukungan dari Pemerintah Pusat terkait pengelolaan dan pemanfaatan Pelabuhan Batu Ampar.

“Kami berharap dengan peninjauan langsung ini pemerintah pusat dapat segera melakukan pengambilan keputusan terkait rencana pengembangan pelabuhan baik jangka pendek maupun menengah,” kata Direktur BPP Batam ini. (leo)

Visit Malaysia 2020 Targetkan 30 Juta Kunjungan Wisman

0

batampos.co.id – Malaysia kembali mengkampanyekan tahun kunjungan Malaysia atau Visit Malaysia Year 2020. Sejalan dengan Visit Malaysia 2020, Negeri Johor juga mulai mengkampanyekan Visit Johor 2020.

Peluncuran Visit Malaysia di tingkat Negeri Johor dan Visit Johor 2020 ini diselenggarakan di Holiday Villa Johor Bahru, Selasa (24/9/2019).

Selain peluncuran Visit Malaysia 2020 dan Visit Johor 2020, Tourism Malaysia wilayah selatan juga menggelar Tourism Malaysia Travel Mart @ JB and Management Session bersama penggiat industri pariwisata.

Kegiatan ini salah satu program pariwisata domestik yang melibatkan industri pariwisata untuk mendapatkan kerjasama dengan pengusaha industri pariwisata seperti Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia, MATTA, pengusaha hotel dan produk pariwisata.

Timbalan Ketua Pengarah Toursim Malaysia, Encik Zulkfly MD Said, mengatakan, peluncuran Visit Malaysia 2020, Visit Johor 2020, dan Toursim Travel Tarvel Mart merupakan upaya promosi dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Negeri Johor maupun Malaysia.

Ia mengungkapkan, hingga pertengahan tahun jumlah wisman yang masuk ke Malaysia sudah mencapai 13, 35 juta orang.

Selama periode tersebut, negara yang paling banyak memberikan kontribusi pada jumlah kunjungan wisman ke Malaysia yakni Singapura, Indonesia, dan China.

Peluncuran Visit Malaysia di tingkat Negeri Johor dan Visit Johor 2020 ini diselenggarakan di Holiday Villa Johor Bahru, Selasa (24/9). Foto: Ahmadi Sultan/batampos.co.id

“Ketiga negara inilah yang paling banyak atau top 3 wisman ke Malaysia,” kata Encik Zulkifly.

Tahun lalu, Malaysia mampu mendatangkan 25,8 juta wisman. Sementara tahun ini Malaysia menargetkan kunjungan wisman sebanyak 28,1 juta wisman.

Adapun tahun depan, saat Visit Malaysia 2020, Malaysia menargetkan kunjungan
wisman sebanyak 30 juta orang.

Negeri Johor adalah salah satu pintu masuk wisman ke Malaysia. Letaknya yang berbatasan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Indonesia membuat Johor yang berada di bagian selatan Malaysia memberikan kontribusi positif terhadap
jumlah kunjungan wisman ke Malaysia.

Pengarah Tourism Johor, Puan Hajah Zihan Ismail, memaparkan wisman yang datang melalui Johor masuk melalui 14 pintu, yakni 9 pelabuhan, satu bandara, dan jalur darat. Selama 4 tahun terakhir jumlah wisman yang masuk Johor rata-rata 15 juta orang.

Sementara tahun ini targetnya 16,6 juta orang. Sedangkan tahun 2020, targetnya 18,8 juta wisman.

“Tahun 2020 adalah tahun kunjungan Negeri Johor. Tahun kunjungan ini sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari negara tetangga, Singapura dan Indonesia,” katanya.

Ia melanjutkan, Johor tidak hanya Johor Bahru. Negeri di bagian selatan ini punya 10 daerah yang masing-masing memiliki keunikan seperti Muar dan Tanah Tinggi.

Melalui kampanye Tahun Kunjungan Johor 2020, wisatawan bisa lebih mengenal dan mengeksplore daerah-daerah di Johor.

Pengarah Kanan Bahagian Domestik dan Acara yang juga Ketua Sekretariat Visit Malaysia 2020, Dato Dr Ammar Abd Ghapar, mengatakan, hal yang senada.

Ia mengungkapkan Johor punya segalanya. Pulau yang indah, theme park, gunung, eco park, farmer, dan pantai.

Zulkifly menambahkan, Johor masih punya banyak permata yang tersembunyi (hidden gems) seperti Gunung Ledang.

Juga memiliki banyak objek wisata berstandar internasional seperti Legoland, Desaru, dan lainnya.

Sementara itu, Pengerusi Jawatankuasa Pelancongan, Pembangunan Wanita, Keluarga, dan Masyarakat Negeri Johor, Cik Liow Cai Tung, mengatakan, mini Travel Mart @ JB and Management Session diikuti 150 buyers dan 70 seller.

Mereka datang dari Johor, Singapura dan Batam. Para pelaku industri pariwisata ini menjual dan memperkenalkan beragam produk wisata.

“Khusus dari Johor, mereka memperkenalkan 20 destinasi dan 20 acara. Ini membantu mempromosikan Johor dan Visit Malaysia 2020,” katanya saat sesi tanya jawab dengan wartawan.(uma)

6 Destinasi Wisata di Kota Batam Diusulkan Menjadi Objek Vital

0

batampos.co.id – Dinas Kebudayaan dab Pariwisata (Disbudpar) Batam mengusulkan enam destinasi wisata masuk dalam daftar objek vital sektor pariwisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan keenam sektor unggulan pariwisata yaitu, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, kawasan Tanjungriau, Museum Batam, Jembatan 1 Barelang, Dendang Melayu dan  Pulau Puteri.

“Ke enam objek tersebut nanti akan dipromosikan untuk dikunjungi wisatawan,” kata Ardi, Senin (23/9/2019).

Ia mengungkapkan, keuntungan yang didapatkan dengan mengusulkan enam objek wisata ini adalah peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar dan Pemko Batam sendiri.

Gedung astaka yang berada di alun-alun Engku Putri. Bangunan ini akan dijadikan museum oleh Pemko Batam dan diusulkan menjadi objek vital. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Nanti lokasi-lokasi tersebut akan dikelola dan ditata agar nyaman untuk wisatawan. Untuk kampung tua Tanjungriau karena sudah terkenal dengan kulinernya akan dikembangkan lagi.

“Sekarang akses belum bisa dilalui bus pariwisata. Nanti kalau proyeknya sudah selesai akses ini yang paling utama, diluar kulinernya dan lainnya,” jelasnya.

Objek vital ini akan didaftarkan dalam tujuan wisata yang wajib dikunjungi oleh wisatawan.

Nanti pihaknya akan menggandeng agen travel untuk mendukung jalannya program tersebut.

“Mudah-mudahan lancar. Jadi kalau ke Batam itu mereka ada lokasi yang dituju. Dampaknya sudah pasti perekonomian,” jelas mantan Kabag Humas Pemko Batam ini.(yui)

Plafon DPRD Kota Batam Roboh, Untung Tak Ada Korban

0

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Kamis (25/9/2019) mengakibatkan robohnya plafon di lantai II gedung DPRD Kota Batam.

Robohnya plafon dikarenakan atap genteng gedung DPRD Kota Batam dilepas pihak kontraktor.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB,” ujar petugas kebersihan kantor DPRD Kota Batam, Purwo kepada batampos.co.id.

Petugas kebersihan gedung DPRD Kota Batam membersihakn puing-puing plafon yang jatuh di lantai 1 gedung DPRD Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Purwo menjelaskan, sebelum atap genteng dilepas, pihak kontraktor sudah memasangkan terpal untuk mengantisipasi hujan dan panas.

Namun dikarenakan hujan yang sangat deras, terpal tersebut tidak mampu menahan hantaman air.

Dari pantauan batampos.co.id petugas kebersihan masih membersihkan puing-puing plafon yang berserakan di lantai satu dan dua.(nto)

Kualitas Udara Batam Berangsur Normal

0

batampos.co.id – Kualitas udara Batam masih berada di kategori sedang. Namun, secara umum, kualitas udara berangsur normal dalam beberapa hari terakhir. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (24/9/2019).

Menurutnya, meskipun di daerah tetangga status sudah masuk berbahaya, ia berharap kondisi tersebut tidak terjadi di Batam karena asap kiriman dari daerah lain.

”Sejauh ini masih sedang. Tapi belum tahu sore nanti (kemarin) karena selalu ada perubahan kualitas udara,” sebutnya.

Didi mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama untuk ibu hamil dan anak-anak, hingga status dan kualitas udara normal kembali.

”Cerah tapi status masih sedang. Mudah-mudahan hujan kembali turun jadi bisa mengusir asap ini,” imbuh Didi.

Ia menyebutkan, hingga kini peningkatan kasus gangguan pernapasan sudah mulai terlihat hampir di seluruh puskesmas yang ada. Peningkatan 50-100 persen sejak serbuan kabut asap menyelimuti Kota Batam.

”Nanti kita lihat grafiknya awal bulan depan. Berapa jumlah pasien akibat gangguan kabut asap ini,” ucapnya.

Ratusan ribu masker N90 masih tersedia untuk dibagikan kepada masyarakat jika stasiun Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan angka di atas 100.

”Persediaan masih cukup. Tetap gunakan masker bagi yang ingin ke luar rumah,” imbaunya.

Sementara itu, Humas Kapal Dumailine, Asmadi, mengatakan pelayaran tetap berjalan normal. Untuk daerah yang berdekatan dengan lokasi kebakaran lahan sejauh ini juga masih aman untuk dilalui.

”Kapten kapal hanya mengurangi kecepatan saja,” katanya.

Kondisi saat ini, menurutnya, lebih baik dari kebakaran lahan yang terjadi beberapa tahun lalu. Kala itu, keberangkatan kapal harus dihentikan karena kabut asap yang sangat tebal dan tidak aman bagi pelayaran.

Kendaraan menembus kabut asap tipis yang menyelimuti kawasan di sekitar Jalan Ahmad Yani, Batam Center, Selasa (24/9).
F. Dalil Harahap/Batam Pos

”Tentu kita berharap asap segera pergi. Agar tidak ada kekhawatiran baik penumpang maupun operator kapal,” tutupnya.

Rute Pesawat ke Luar Daerah Terganggu

Rute penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam ke beberapa daerah terdampak kabut asap mengalami gangguan. Sejak kasus kabut asap, gangguan yang terjadi seperti penundaan (delay) hingga pembatalan penerbangan.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, mengaku ada enam daerah tujuan yang terkendala penerbangannya akibat kabut asap.

”Yakni Letung (Anambas), Natuna, Dumai, Jambi, Pekanbaru dan Pontianak,” katanya, Selasa (24/9).

Ia merinci, untuk penerbangan Batam menuju ke Letung, beberapa kali terjadi pembatalan. Sedangkan ke Natuna ada yang mengalami delay, namun sering juga terjadi pembatalan penerbangan. Sementara itu, rute Batam menuju ke Pekanbaru, Jambi, Dumai dan Pontianak, rata-rata mengalami delay.

”Biasanya penerbangan pagi hari (sering) delay. Karena kabut asap mulai memudar di siang hari. Setiap harinya ke Letung ada satu penerbangan, Natuna satu penerbangan, Pekanbaru itu sekitar 2 hingga 3 penerbangan, Jambi satu penerbangan, Pontianak satu penerbangan dan Dumai juga satu penerbangan,” ungkapnya.

Ia berharap kabut asap ini segera hilang. Sehingga, penerbangan dapat kembali lancar dan normal ke beberapa daerah di Sumatera dan Kalimantan.

Terkait kabut asap, Prakirawan Forecaster Stasiun Meteorologi (Stamet) Hang Nadim, Noah Dirgantara Ginting, mengatakan peluang hujan beberapa hari ke depan akan semakin meningkat. Hujan, katanya akan menghilangkan titik api (hotspot) dan memudarkan kabut asap.

”Kemungkinan hujan cukup besar, dan akan terjadi mulai siang hingga sore. Kemungkinan hujan saat dini hari juga cukup besar,” ungkapnya.

Kabut asap di Batam dan beberapa daerah lainnya di Kepri, kata dia, merupakan kiriman dari Riau dan Pontianak. Walaupun begitu, dalam beberapa hari ini kabut asap sudah mulai memudar. Jarak pandang di beberapa wilayah juga mulai membaik.

”Hari ini saja, di Hang Nadim jarak pandang sudah mencapai 5 ribu meter. Sementara itu di Natuna dan Tarempa sudah di atas 2 ribu meter. Semoga saja terus membaik,” tuturnya.

Kini, hotspot di Kepri hanya tersisa satu. Dan ia berharap masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan.

”Saya mengimbau untuk wilayah Natuna dan Anambas agar berhati-hati, karena potensi gelombang hingga 2 meter,” pungkasnya. (yui/ska/eja)

Pasar TPID Sepi Pembeli, Pedagang Lesu

0

batampos.co.id – Hari keempat sejak diresmikan Pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Komplek Niaga Mas Batamcenter masih sepi pembeli, Selasa (23/9/2019).

Kondisi tersebut membuat sejumlah pedagang yang berperan di pasar TPID lesu. Dari puluhan pedagang yang disediakan hanya beberapa pedagang yang aktif.

Itu pun rata-rata hanya diisi pedagang sayur mayur dan kebutuhan pokok lainnya, seperti minyak, beras, tepung, gula serta oleh-oleh.

Sedangkan untuk pasar basah hanya tampak seorang pedagang yang berjualan dengan beberapa ekor ayam potong segar.

Wine salah satu warga sengaja datang ke pasar tersebut karena penasaran. Namun sesampainya di sana, ia kaget melihat pasar sepi tak ada pengunjung.

“Sepanjang pasar itu sepertinya hanya saya berkunjung. Tadinya penasaran karena infonya pasar ini murah, tahunya sepi banget,” ujar wanita berusia 30 tahun ini.

Menurutnya, pasar TPID jauh dari kata menarik. Sebab, masih banyak tenan yang kosong dari pedagang. Selain itu yang dijual oleh pedagang pun tak beragam dan banyak yang tidak ada.

Para pedagang di pasar TPID sedang menyusun barang datangannya. Beberapa pedagang mengeluhkan sepinya pembeli. Foto: Cecep Mulyana/batampso.co.id

Tenantnya masih banyak yang kosong. Kalaupun ada yang jual, jualannya tak beragam. Seperti jual sayur, hanya ada beberapa pilihan,” jelasnya lagi.

Masih kata Wine, harga yang ditawarkan oleh pedagang juga tak terlalu murah. Ia menilai harga di pasar Pagi Jodoh jauh lebih murah.

Di pasar pagi juga tersedia beragam pilihan, begitu juga pasar biasa di setiap kawasan, seperti pasar Tibancenter, Pasar Mitraraya dan lainnya.

“Kalau di pasar TPID ini alakadarnya saja. Kayaknya lebih baik belanja di pasar biasa atau pasar kaget, banyak pilihannya,” imbuh warga Tiban ini.

Sementara, Sofian Sinaga salah satu pedagang mengaku transaksi jual beli di pasar TPID lesu. Sejak diresmikan, ia bisa menghitung jumlah pembeli dagangannya.

“Sepi banget. Waktu diresmikan ramai, satelah itu sepi, pembeli bisa dihitung,” ungkap Sofian.

Menurut dia, waktu pertama dibuka, pihaknya menyediakan banyak stok komoditas jenis sayuran. Namun, karena sepi, beberapa stok yang disediakan busuk.

” Kemarin kios ini penuh, ternyata sepi pembeli. Banyak yang busuk, seperti kol. Saya di sini hanya jagain, dan ini milik PT, ” jelas Sofian.

Dikatakannya, harga yang ditawarkan di pasar TPID juga jauh dari harga yang di pasarkan di tempat lain. Dimana PT tempatnya bekerja juga memasarkan di pasar Pujabahari, Jodoh .

Tak hanya Sofian, sejumlah pedagang di pasar tersebut juga terlihat lesu. Banyak dari pedagang yang akhirnya tidur karena tak ada pembeli.(she)

Dua Wanita jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Trans Barelang, Satu Orang Meninggal Dunia

0

batampos.co.id – Kembali terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan trans Barelang, pada Selasa malam (24/9/2019). Dua wanita menjadi korban tabrak lari oleh sebuah mobil.

Menurut informasi yang dihimpun seorang wanita tewas di lokasi kejadian, dan satu orang lainnya, LDS, 19, mengalami luka parah di bagian kaki dan kepala.

“Satu orang perempuan, tewas di lokasi kejadian dan mengalami luka yang cukup parah, di bagian kepala dan tangan Korban,” ujar salah satu kerabat korban, Andre, Rabu (25/9/2019).

Sementara satu wanita yang bersamanya juga mengalami luka cukup parah. Kondisi wanita saat ini telah sadarkan diri dan masih mendapatkan perawatan di ruangan ICU RSUD Embung Fatimah.

Keluarga korban lakalantas di Jalan Trans Barelang, Sagulung. mendatangi RSUD Embung Fatimah, Selasa malam (24/9/2019). Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Saat ini korban masih membutuhkan donor darah golongan darah A+ sebanyak 11 kantong, dimana pihak RSUD kehabisan stok darah,” katanya.

Saat ini pihak RSUD telah berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan berhasil mendapatkan tujuh kantong darah.

“Berharap ada pihak yang membantu mendonorkan darah bagi korban yang membutuhkan lima kantong darah,” terang Andre lagi.

Kasus kecelkaan lalu lintas itu saat ini telah ditangani Satlantas Polresta Barelang.(cr1)

Best Western Rewards Members Lebih Untung hingga 50%

0

batampos.co.id – Meningkatkan pelayanan kepada tamunya, Best Western Premier (BWP) Panbil menghadirkan Best Western Reward. Best Western Rewards merupakan program keanggotaan yang ditawarkan secara cuma-cuma oleh Best Western Hotels & Resorts untuk seluruh masyarakat di seluruh dunia, juga untuk masyarakat di Batam dan sekitarnya.

”Seperti Hotel Best Western lainnya di Indonesia, BWP Panbil juga menawarkan segudang keuntungan mulai dari potongan harga hingga point yang tidak akan pernah mati (expired),” ujar Marketing Communication Manager Best Western Premier Panbil, Hanna Kurniawati, kemarin.

Hanna menjelaskan Best Western Rewards terdiri dari lima level keanggotaan. Level pertama yaitu Blue, di mana level ini merupakan level awal ketika tamu mendaftarkan diri sebagai anggota. Pendaftaran tidak dipungut biaya alias cuma-cuma serta sangat mudah.

”Bagi tamu yang mungkin tidak memiliki waktu untuk mengunjungi website tersebut, dapat juga langsung mendatangi reception desk di area lobby Best Western Premier Panbil untuk kemudian dibantu dan diarahkan cara untuk menjadi anggota Best Western Rewards,” jelasnya.

Level kedua yaitu Gold, di mana anggota sudah menginap selama minimum 10 malam dengan menggunakan qualifying rates, yaitu harga minimum yang telah ditetapkan oleh setiap property untuk pemesanan kamar dengan menggunakan keistimewaan Best Western Rewards. Sedangkan harga corporate ataupun grup, tidak dapat dimasukkan ke dalam qualifying rates tersebut, yang artinya angota masih dapat menginap menggunakan keuntungan Best Western Rewards.

”Dengan syarat sudah mendapatkan poin sebelumnya, namun tidak mendapatkan poin tambahan karena harga yang dipakai merupakan harga spesial dan bukan harga qualifying rates,” sebutnya.

Selanjutnya, level ketiga yaitu Platinum, di mana anggota sudah menginap selama minimum 15 malam menggunakan 10 kali qualifying rates. Level keempat adalah Diamond, di mana anggota sudah menginap selama minimum 30 malam menggunakan paling tidak 20 qualifying rates dan yang terakhir (level kelima) adalah Diamond Select.

”Level ini merupakan level tertinggi di Best Western Rewards di mana anggotanya telah menginap minimal 50 malam menggunakan setidaknya 40 qualifying rates,” kata Hanna.

Lebih lanjut, Hanna menjelaskan keanggotaan Best Western Rewards ini berlaku seumur hidup dan dapat digunakan di lebih dari 4.500 Best Western Hotels & Resorts sekitar 100 negara di seluruh dunia. Untuk Best Western Indonesia sendiri, keuntungan yang diberikan seperti proses check in yang diprioritaskan, daily coffee/ tea dan snack, diskon 50 persen untuk food (A La Carte Menu, selain steak), diskon 30 persen untuk laundry, dan diskon 20 persen untuk massage.

”Ketiga diskon ini berlaku bagi anggota yang menginap ataupun tidak menginap,” terangnya.

Selanjutnya, mulai dari level Gold & Platinum mendapatkan keuntungan tambahan satu orang cuma-cuma sarapan pagi di hotel. Sedangkan level Diamond tambahan dua orang dan level Diamond Select mendapatkan tambahan tiga orang selain yang sudah dipaketkan dalam harga kamar yaitu hanya dua orang untuk sarapan.

”Bagi keanggotaan level Platinum, Diamond dan Diamond Select juga mendapatkan keistimewaan untuk late check out hingga pukul 16.00 WIB dan free room upgrade. Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” paparnya.

Selain keuntungan-keuntungan di atas, masih banyak lagi yang Best Western tawarkan. Untuk informasi lebih lanjut, datang langsung datang ke meja resepsionis di area lobby Best Western Premier Panbil. (ocu)

2.700 Kavling di Hutan Lindung Dijual, Warga Nongsa Mengadu ke BPKN

0

batampos.co.id – Ribuan warga Nongsa dan Punggur mendatangi dan mengadu ke Badan Perlindungan Konsumen Negara (BPKN) RI di DPRD Batam, Selasa (25/9/2019). Mereka meminta kejelasan status lahan kavling yang sudah sempat mereka beli dari sebuah perusahaan swasta.

Roni Saiful Bahari,36, seorang warga mengaku membeli kavling  akhir Januari lalu. Ia membeli dua kavling. Ia sudah menyetor sekitar Rp 15 juta.

“DP nya Rp 8 juta. Dan sisanya bisa dicicil Rp 500 ribu. Jadi sebenarnya tidak terlalu mahal,” katanya.

Roni mengatakan, harga setiap kavling dengan ukuran 8×12 bervariasi. Ada yang hanya belasan juta dan ada juga yang sampai Rp 30 juta. Uang muka juga bervariasi dari setiap kavling.

“Kami minta legalitas lahan kami. Minta dihadirkan pihak perusahaan dan duduk bersama membahas ini. Kami butuh kepastian karena uang kami juga sudah banyak yang masuk,” katanya.

Bertus Sinaga, juga warga meminta DPRD Batam dan BPKN untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut. Di mana sejak 2018 lalu sudah banyak warga yang membeli kavling di sana. Apalagi rata-rata pembeli kavling di sana adalah warga dengan mata pencaharian yang terbatas.

“Kami ini bukan pekerja dengan penghasilan tinggi. Hidup kami pas-pasan. Ada yang pemungut rongsokan, ada yang tukang ojek. Kami hanya ingin punya hunian yang layak,” katanya.

Andri, juga seorang warga yang membeli kavling di sana meminta agar permasalahan itu diselesaikan. Dibuat pertemuan dengan semua pihak terkait untuk membicarakan masalah tersebut.

“Kami minta pihak perusahaan untuk bertanggungjawab. Ini harus dicari solusinya dan mayarakat yang sudah menjadi korban punya legalitas lahan,” katanya.

Rolas Sitinjak, wakil ketua BPKN RI mengatakan kasus lahan di Batam sama dengan beberapa kasus lain di Indonesia. Di mana ada dua faktor penyebab masalah lahan yakni pembiaran dari stakeholder terkait dan ketidaktahuan konsumen dalam melakukan pembelian atau transaksi yang ada.

“Tapi yang jelas, BPKN akan berdiri di barisan teman teman semua. Kami akan berjuang bersama dan mencari solusi permasalahan ini,” ujarnya.

BPKN sendiri membagikan lembaran data konsumen dan lembaran pengaduan kepada semua warga. Dari hasil data tersebut akan dilakukan penelusuran.

“Jadi datanya mohon diisi. Dan kami akan dudukkan dan berupaya menyelesaikannya. Yang jelas kita tidak akan menghianati perjuangan teman teman semua,” katanya.

Ia mengatakan, selain kavling masih ada bangunan yang bermasalah. Dan BPKN masih terus mengkaji permasalan lain yang ada di Batam.

“Jadi ada juga bangunan di Tembesi dan di Nato. Jadi ini juga masih akan terus kita dalami,” katanya.

Sementara itu anggota komisi III DPRD Kota Batam Jefri Simanjuntak mengatakan, permasalahan lahan menjadi permasalahan yang paling banyak ditangani DPRD Batam.

“Paling banyak lahan yang diurusi, kemudian ada ketenaga kerjaan dan masalahan perizinan,” katanya.

Jefri mengatakan, permasalahan ini harus diselesaikan dan memag sudah mengorbankan banyak masyarakat. Dan menurutnya, permasalahan ini harus ada solusinya yang tidak memberatkan masyarakat.

“Kami percaya BPKN akan menyelesaikannya karena memang DPRD itu bukan eksekutor, itu ada lembaga lain,”katanya.

Harmidi Umar Husain mengatakan bahwa PMB memiliki sekitar 4500 kavling. Di mana uang yang sudah sempat diterima pengelola sampai puluhan miliar. Ia berharap ada solusi lain dengan menyelesaikanya secara dingin.

“Kami minta dari perusahaan jangan ada lagi penarikan uang kavling. Tetapi kita mencari solusi bagaimana ada legalitas atau pun ada hal lain misalnya mengembalikan uang konsumen yang sudah sempat masuk,” katanya. (ian)

Parkir di RSUD Embung Fatimah Tak lagi Gratis

0

batampos.co.id – Guna memberikan kenyamanan dan keamanan kepada keluarga pasien maupun pengunjung, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam akan menerapkan parkir berbayar.

Humas RSUD Embung Fatimah, Novi, mengatakan, hal itu dilakukan karena selama ini pihaknya kerap mendapatkan laporan adanya kehilangan sepeda motor.

“Ini kita lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung dan keluarga pasien saat memarkirkan kendaraanya di area RSUD,” katanya, Rabu (25/9/2019)

Ia menjelaskan, RSUD Embung Fatimah, sedang menjalin kerja sama dengan pihak ke tiga, untuk membangun pintu berbayar di gerbang utama RSUD, Batuaji.

Penerapan parkir berbayar yang akan dikelola oleh pihak ketiga tersebut, bisa memberikan pelayanan dan keamanan terhadap kendaraan pengunjung maupun keluarga pasien.

Warga berjalan di depan RSUD Embung Fatimah Batam di Batuaji, beberapa waktu lalu. RSUD Embung Fatimah akan menerapakan parpir berbayar untuk mengantisipasi kehilangan kendaraan bermotor para pengunjung dan keluarga pasien. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

“Agar pelayanan kami maksimal, dan keamanan juga terjaga bagi pengunjung,” sambungnya.

Menurutnya dengan pengelolaan parkir di RSUD bisa menekan kejadian kehilangan kendaraan bermotor di area RSUD.

“Jadi teknisnya kepihak ketiga, atau pengelola parkir akan bertanggung jawab terhadap kejadian (pencurian,red),” jelas Novi lagi.

Selain itu kata dia, RSUD Embung Fatimah saat ini masih melakukan pembahasan mengenai parkir berbayar ke Pemko Batam.

“Nanti setelah pintu masuk sudah selesai dikerjakan, kita juga akan lakukan sosialisasi. Paling lama satu bulan,” jelasnya.(cr1).