Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 11191

Pelni Tambah Tiket 1.254

0

batampos.co.id – Setelah sempat menghapus penjualan tiket untuk penumpang non seat, PT Pelni Batam akhirnya kembali membuka pelayanan khusus bagi penumpang yang tidak kebagian tiket kelas ekonomi dan kelas lainnya.

Manager Operasional PT Pelni Batam, Dicky Dermawandi mengatakan setelah menggelar rapat bersama instansi dan pemerintah daerah, akhirnya Pelni kembali memberikan dispensasi penumpang sebanyak 1.254 tiket.

Ia menjelaskan, sebelumnya Direksi PT Pelni telah mengeluarkan kebijakan untuk menghapuskan penjualan tiket untuk yang non seat. Namun karena tingginya animo masyarakat untuk mudik menggunakan angkutan KM Kelud, maka hal itu kembali diterapkan.

“Iya ini karena permintaan dari Pemda juga dan instansi terkait. Jadi kami menyurati pusat dan dispensasi kembali diberikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” kata dia, Rabu (15/5).

Dicky menambahkan dengan adanya penambahan ini, total penumpang yang akan diangkut KM Kelud mencapai 3.865 untuk sekali jalan. “Sebelumnya kan hanya 2.607 penumpang. Jadi kemarin itu ada kekhawatiran dari Pemda pemudik tidak terangkut semua jadi Kemenhub memberikan tambahan,” lanjutnya.

Untuk itu, bagi penumpang yang belum membeli tiket masih ada banyak tiket yang tersedia. Khusus untuk puncak arus mudik masih ada 20 persen tiket dari total kapasitas yang tersedia.

“Yang terjual sudah 80 persen. Jadi silahkan pesan saat ini. Calon penumpang bisa mendapatkan tiket di loket atau di ritel moderen lainnya. Bisa juga melalui website resmi Pelni,” terangnya

Pria yang sebelumnya bertugas di Makasar ini mengungkapkan untuk saat ini terjadi peningkatan hingga 70 persen untuk penumpang kapal KM Kelud. “Itu low season. Namun kalau peak season masih terus berlanjut pemesanan. Nanti pas keberangkatan baru bisa terlihat grafiknya,” lanjutnya.

Ia mengimbau bagi pemudik untuk tidak membatasi barang bawaan saat mudik nanti. Meskipun aturan menyebutkan bebas bagasi hingga 40 kilogram.

“Saat mudik banyak sekali barang bawaan penumpang. Kalau bisa bawa secukupnya saja,” imbaunya.

Untuk persiapan mudik lebaran nanti, semua sudah siap tinggal keberangkatan di pelabuhan saja. Nanti juga akan ada enam unit bus untuk mengangkut penumpang menuju dermaga. “Sama dengan tahun lalu. Karena pelabuhan masih sama. Semoga ke depan bisa layak lagi pelabuhannya,” harap Dicky. (yui)

Jelang Mudik, Hang Nadim Tingkatkan Pengawasan

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Musim mudik Idul Fitri telah dekat. Bandara Internasional Hang Nadim pun berbenah diri. Tidak hanya meningkatkan pelayanan, Hang Nadim juga memperketat pengawasan dan pengamanan.

Karena tidak ingin ada oknum-oknum penumpang yang memanfaatkan mudik lebaran, untuk menyelundupkan barang-barang ilegal seperti sabu.

“Kemampuan Avsec di Hang Nadim sudah kami tingkatkan. Dari 24 tenaga avsec level basic, telah menjalani pelatihan dan naik menjadi level senior,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, Rabu (15/5).

Tenaga-tenaga avsec yang usai menjalani pelatihan ini, akan ditempatkan dibeberapa titik vital Bandara Hang Nadim, salah satunya di Security Check Point pertama dan kedua. “X Ray dalam kondisi baik,” ucapnya.

Saat musim mudik nanti, kata Suwarso akan diterapkan sistem buka dua pintu masuk. Hal ini untuk memudahkan masyarakat masuk ke terminal keberangkatan Hang Nadim. Selain itu, juga memecah tumpukan penumpang.

“Kalau kami buka satu pintu masuk, akan terjadi penumpukan. Jadi kami buka dua pintu. Setiap satu pintu dijaga sebanyak 12 orang avsec, mulai dari pintu masuk, depan walkthought, pengamatan X Ray hingga pemeriksaan manual,” tuturnya.

Untuk memberikan pengawasan dan pengamanan optimal. Suwarso mengatakan penumpang yang mengantri di depan SCP pertama, 5 hingga 10 orang. “Petugas juga akan memilah, dugaan bawaan penumpang yang diduga memiliki potensi menyelundupkan barang ilegal. Apabila ada dugaan itu, kami melakukan pemeriksaan manual,” ungkapnya.

Di sekitaran kawasan SCP pertama, tidak hanya ditempatkan 12 orang Avsec saja. Tapi juga beberapa petugas yang patroli. “Ada patroli pengamanan dalam dan luar bandara,” tutur Suwarso.

Nantinya, di H-7 hingga H+7 lebaran didirikan dua posko. Satu posko gabungan pengamanan yang terletak di luar terminal. “Satu lagi posko pengamatan yang berada di dalam terminal. Posko untuk melakukan pencatatan penumpang yang datang dan berangkat,” ujarnya.

Suwarso mengatakan bahwa Bandara Hang Nadim telah siap menyambut para pemudik Idul Fitri 1440 Hijriah. (ska)

April Realisasi Belanja 21,88 Persen

0
ilustrasi

batampos.co.id – Realisasi belanja Pemerintah Kota masih minim. Secara umum, (Pemko) Batam hingga April yakni 21,88 persen.

“Ini yang bisa kami tarik datanya (belum ada data Mei, red),” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Abdul Malik, Rabu (15/5).

Malik menyebutkan, minimnya realisasi belanja pada triwulan satu karena permulaan tahun masih banyak proyek yang masih tahap lelang. Realisasi belanja akan meningkat pada triwulan selanjutnya.

“Dan, kalau kontrak belum selesai belum ada yang mengajukan pencairan juga,” imbuhnya.

Sementara dinas teknis, sejauh ini ada yang mulai mengerjakan proyek dan ada juga yang belum karena masih tahap lelang. Yang sudah memulai yakni proyek di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam.

“Pekan ini kami mulai,” kata Kepala DBM SDA, Yumasnur.

Sementara di Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam (Disperkimtan) masih tahap lelang. Rencananya akan dimulai Juni mendatang. Menurutnya, proyek di Disperkimtan tidak banyak yang membutuhkan waktu lama. Target walikota Batam semua proyek fisik selesai November, ia yakini sesuai rencana.

“Pekerjaan tidak besar, paling 2 bulan sampai 4 bulan selesai,” kata Kepala Disperkimtan, Eryudhi Apriadi.

Sementara di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Kepala Dinas CKTR Suhar mengatakan proyek fisik sudah selesai lelang, sebagian sudah ada yang akan mulai dikerjakan. Namun ia mengatakan, tidak banyak proyek yang besar di Cipta Karya.

“Hanya revitalisasi masjid agung yang besar. Dan ini pun kan multiyears tiga tahun. Sekarang baru DED,” kata Suhar. (iza)

Parkir Liar Kembali Dikeluhkan Warga

0

batampos.co.id – Tim Satuan Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kota Batam beberapa waktu yang lalu mengamankan tiga juru parkir (jukir) liar di kawasan Jembatan I Barelang dan Pelabuhan Sekupang. Meski sudah sering dilakukan penindakan, jukir liar ini kembali beraktivitas memungut uang parkir.

Ketua Saber Pungli Kota Batam AKBP Mudji Supriadi menegaskan, pihaknya tidak akan pernah berhenti dalam melakukan penindakan setiap adanya dugaan pungli di Kota Batam. Termasuk pungli dalam bentuk kegiatan parkir yang sudah sering menjadi keluhan masyarakat di kawasan bebas parkir.

“Anggota kita sudah disebarkan di lapangan untuk mencari adanya informasi pungli dalam bentuk apapun. Jika kita temukan, langsung kita sikat,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Wakapolresta Barelang ini.

Ia meminta kepada Masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan adanya kegiatan pungli dalam bentuk apapun. Sebab, peran aktif masyarakat ikut mensukseskan kerja Tim Saber Pungli kedepannya. Masyarakat dapat melaporkan dugaan yang ditemukan ke beberapa wadah, seperti situs internet, telepon, dan pesan singkat.

Kepada masyarakat yang melapor, tentunya Tim Saber Pungli akan merahasiakan identitas masyarakat yang melapor tersebut. Hotline pelayanan pengaduan adanya dugaan penyelewengan dapat menghubungi 0812 8412 610 atau 0812 7569 2001, yang berkedudukan di Satreskrim Polresta Barelang dan dioperasikan oleh anggota Cyber Pungli Kota Batam.

“Kalau ada masyarakat yang menjadi korban pungli atau mengetahui adanya praktik pungli, silahkan menghubungi nomor hape saya atau nomor anggota tim saber pungli dan kita akan langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan,” katanya.

Mudji menambahkan, selama ini Tim Saber Pungli melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) berdasarkan hasil penyelidikan anggota Tim Saber Pungli di lapangan. Partisipasi masyarakat tak hanya dapat membantu pekerjaan Satgas Saber Pungli. Tapi, juga dapat memberikan pengawasan menyeluruh terhadap pelayanan publik di Kota Batam. (gie)

Kepala BP Batam Terkesan

0

Kepala BP batam Edy Putra Irawady mengaku terkesan.  “Ini positif, Saya senang karena safari ini sangat substansial, aku Edy.

“Saya sudah janji sama kawan-kawan, saya mau muter-muter kegiatan yang dilakukan BP Batam,” ucapnya

Edy mengikuti kegiatan safari ramadhan yang dilksanakan pihaknya di Masjid Jami Al Huda, Komp. Rajawali Bandara pada Jumat (17/5/2019) sore.

Kedatangannya dan rombongan telah ditunggu dan diterima dengan baik oleh masyarakat dan jamaah masjid.

“Selamat datang kepada Bapak Kepala beserta rombongan, ucapan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami ini sebagai tempat penyelenggaraan buka bersama, saat ini sedang dalam pembangunan rumah imam dan marbot semoga terlaksana dengan baik dan tepat waktu,” kata Ketua Takmir Masjid Jami Al Huda, Sabri dengan singkat saat menyambut rombongan.

Safari BP Batam di hari ke 12 ramadhan ini adalah kegiatan perdana yang Edy ikuti setelah menjabat sebagai Kepala BP Batam sejak Januari lalu.

“Ini positif, Saya senang karena safari ini sangat substansial ada bantuan, santunan, ceramah dan makan bersama dengan menu yang sama ini kan satu kenikmatan tersendiri bagi saya mudah mudahan berlanjut terus, terus terang itu yang paling terkesan bagi saya,” ungkapnya.

“Alhamdulillah bisa berkumpul dengan bapak bapak ibu komplek rajawali, biasanya kalau di Jakarta saya hanya menunggu orang kantor saya dan sekarang saya harus keliling keliling dan terimakasih rekan rekan BP Batam sudah mengingatkan saya,” tambahnya.

Menurutnya kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan ketaqwaan dan menjaga kebersamaan diantara para pegawainya dengan masyarakat sekitar.

“Jadi ada dua hal esensi dari safari, satu menyatukan asupan persamaan rohani, kedua adalah menyatukan kebersamaan kemajemukan kita sebagai BP Batam,“ katanya.

Ia pun akan berupaya mengikuti kegiatan safari ramadhan di berbagai masjid di Kota Batam yang dijadwalkan oleh pihaknya.

Dalam kesempatan tersebut ia secara simbolis menyerahkan bantuan bagi pembangunan masjid kepada pengurus masjid Jami Al Huda. (*)

Dinas Sosial Menduga PMKS di Batam Memiliki Jaringan di Kota Batam

0

batampos.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam terus melakukan penjangkauan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di sejumlah wilayah di Batam. Hanya saja, dari upaya tersebut PMKS yang tersebar diberbagai kawasan ini tetap saja masih ada.

Dari pengamanan yang dilakukan Dinas Sosial Kamis (16/5/2019), Sekretaris Dinsos Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan, beberapa PMKS adalah orang-orang baru dan sisanya sudah pernah diamankan sebelumnya.

Menurutnya, maraknya PMKS di sejumlah lokasi ini di Kota Batam, mengindikasikan adanya pihak-pihak yang memang mengkoordinir dan memanfaatkan PMKS. Hal itu terlihat dari jangkauan lokasi para PMKS khususnya mereka yang penyandang disabilitas.

Seperti tuna netra yang bisa berada hingga ke jalan-jalan utama di Kota Batam. “Kita juga bisa lihat bagaimana mereka (tuna netra) itu dituntun ketika beraksi, orang yang menuntun seperti tidak peduli, tidak ada ikatan dengan mereka,” kata Leo, Kamis (16/5/2019) malam.

Guna mewujudkan Kota Batam sebagai kota wisata, Dinsos mengelar razia dan mengamankan 35 PMKS dari beberapa lokasi di Kota Batam. Foto: Bobi/batampos.co.id

Leo melanjutkan, indikasi lain mereka memiliki jaringan terlihat setelah penjangkauan. Dimana ada berbagai pihak yang datang untuk menjamin PMKS yang terjaring oleh Dinsos.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri buat Dinsos yang memang harus memproses PMKS. Mulai dari pendataan hingga proses verifikasi masalah yang dihadapi PMKS.

“Kita tidak selesai pada penjangkauan saja, kita betul-betul identifikasi. Tapi memang kadang belum apa-apa sudah ada yang mau mengambil dengan berbagai alasan,” kata Leo lagi.

Meskipun demikian, Leo menjelaskan bahwa pihaknya tetap bertindak sesuai aturan yang berlaku. Para penjamin yang ingin mengambil PMKS yang terjaring penjangkauan, harus menyertakan sejumlah bukti yang mendukung pernyataannya.

Seperti memperlihatkan KK untuk penjamin yang mengaku keluarga dari PMKS ini. Proses penjangkauan sendiri, kata dia, Dinsos rutin menggelar kegiatan tersebut. Dalam sebulan mereka melakukan penjangkauan sebanyak lima kali.

Tidak hanya itu saja, proses pengawasan sendiri terus dilakukan setiap saat, di luar agenda penjangkauan tersebut.(bbi)

Harta Mantan Bupati Bangkalan Dilelang Secara Online, Nilainya Mencapai Rp 63,28 Miliar

0

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan terpidana kasus korupsi dan pencucian uang mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron. yang mencapai Rp 63,28 miliar terdiri atas barang bergerak dan barang tidak bergerak.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menyampaikan jumlah barang rampasan dari Fuad Amin yang akan dilelang instansinya sebanyak 14 objek lelang. ”Barang yang dilelang mulai dari tanah, rumah, apartemen, dan sepada motor,” terang Jumat (17/5/2019)

Febri mengatakan, dari total Rp 63,28 miliar barang yang dilelang, objek lelang dengan nilai paling tinggi adalah tanah dan bangunan seluas 2.345 meter persegi. Objek lelang tersebut berupa rumah dua lantai yang beralamat di Jalan Cipinang Campedak II, Kelurahan Cipinang Campedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Berdasar data dari KPK, objek lelang itu tercatat atas nama H. Kusnadi. ”Dengan nilai limit Rp 33,63 miliar,” ungkap Febri. Lantaran sudah lama kosong, rumah tersebut tampak kurang terurus. Namun demikian, nilainya tetap besar. Selain luas, letak rumah itu juga turut berpengaruh.

Mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron, usai diperiksa penyidik KPK, beberapa waktu lalu. KPK bakal melelang barang rampasan Fuad Ali Imran yang mencapai Rp 63,28 miliar. Foto: Hendra Eka/jawa pos

Di samping rumah tersebut, 13 objek lelang barang rampasan dari Fuad Amin terdiri atas sembilan apartemen, tiga bidang tanah, dan satu unit sepeda motor. Febri menjelaskan bahwa seluruh objek lelang tersebut dilelang lewat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III.

Dengan metode penawaran lelang secara online. ”Tanpa kehadiran peserta lelang dengan menggunakan aplikasi lelang via internet,” imbuhnya. Mantan Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu menyebutkan, laman website yang bisa diakses oleh peserta lelang adalah https://lelang.go.id.

Dia pun mengungkapkan bahwa lelang dibuka sejak pengumuman disampaikan oleh dirinya kemarin sampai akhir bulan ini. ”Dengan penutupan penawaran lelang pada hari Selasa, 28 Mei 2019 pukul 11.00 waktu server aplikasi lelang,” bebernya.
Untuk melihat objek lelang secara detail, KPK sudah memajang semua objek lelang di website mereka.

Yakni www.kpk.go.id. Sebelum membuka lelang barang rampasan dari Fuad Amin kemarin, lembaga antirasuah sudah melelang barang rampasan dari Fuad Amin lainnya. Yakni barang rampasan yang ada di Surabaya, Jawa Timur. Dari total delapan objek lelang, tiga di antaranya laku terjual. (syn)

Alumni Lemhannas Taplai Kepri Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Darul Aitam Batam

0

batampos.co.id – Alumni Lemhannas Taplai Kepri Republik Indonesia (ALTKRI) menggelar buka puasa bersama yang disejalankan dengan Bakti sosial bersama anak yatim piatu di Panti Asuhan Darul Aitam, Batam Center, Jumat (17/5/2019) sore.

Ketua Umum ALTKRI, Razaki Persada, mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa syukur dan implementasi nilai-nilai kebangsaan Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Umum ALTKRI, Razaki Persada, menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen dari seluruh pengurus hingga anggota ALTKRI sebagai organisasi masyarakat yang benar-benar peduli dan memperhatikan sesama.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk menjalin silaturahmi dan berbagi rezeki kepada sesama yang membutuhkan. Dengan adanya kegiatan ini semoga kedepannya bisa memberikan manfaat ke seluruh anggota ALTKRI dan masyarakat,” jelasnya.

Alumni Lemhannas Taplai Kepri Republik Indonesia (ALTKRI) berfoto bersama Pimpinan dan anak-anak Panti Asuhan Darul Aitam. Foto: Dokumentasi ALTKRI untuk batampos.co.id

Sementara itu, Muhammad Khotib, Pimpinan Panti Asuhan Darul Aitam, mengapresiasi bakti sosial para ALTKRI yang telah mau berkunjung dan mengelar buka bersama anak-anak Yatim Piatu di tempatnya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu dari Lemhannas ini, yang telah bersedia mengunjungi kami dan mengelar Buka Puasa Bersama anak-anak kami,” ujarya.

Menurutnya, kegiatan itu sangat berarti bagi Panti Asuhan Darul Aitam. “Semoga Bapak dan Ibu selalu diberikan kemudahan rezeki, kesehatan dan sukses dalam pekerjaan dan usahanya masing-masing. Amin,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Alumni Lemhannas Taplai Kepri Republik Indonesia menyerahkan santunan untuk operasional panti asuhan serta bantuan sembako dalam bentuk beras, minyak goreng, mie instan, telor, susu, perlengkapan mandi hingga keperluan wanita.(*)

Server Lelet, Orangtua Cemas Anaknya Tidak Bisa Sekolah

0

batampos.co.id – Sistem pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online atau daring yang diterapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Batam sulit diakses atau lelet. Hal ini membuat ratusan berkas siswa terkendala untuk diunggah ke sistem PPDB.

Ketua PPDB SMPN 3 Batam, Ami, mengatakan, memang ada kekhawatiran ratusan pendaftar tidak masuk di sistem karena operator kesulitan mengunggah data siswa. “Dari 400 pendaftar, baru puluhan yang bisa diunggah karena sistemnya lelet,” kata dia, Jumat (17/5/2019).

Ia menjelaskan, untuk proses ukur jarak tidak ada kendala. Namun, ketika operator harus memasukkan data pendaftar, sistem menjadi lambat. “Beberapa kali gagal juga. Tapi operator terus berupaya untuk menginput. Kadang sore, bahkan sudah dicoba malam hari juga,” sebutnya.

Orangtua calon siswa mendaftarkan anaknya di SMPN 47 Batam di Sekupang, Jumat (17/5/2019). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Ami berharap di sisa waktu pendaftaran, sistem online bisa berfungsi dengan baik. Sebab, sekolah harus meranking siswa yang diterima berdasarkan jarak. Sejauh ini, berdasarkan perhitungan jarak menggunakan Google Maps, jarak paling jauh itu sekitar tiga kilometer dan paling dekat 100 meter.

“Kalau tidak bagus juga tentu harus manual. Namun demikian, kami tetap berharap sistem bisa bekerja cepat agar PPDB berjalan dengan lancar,” harapnya. Hal yang sama terajadi di SMPN 47, Marina. Server PPDB down sejak, Kamis (16/5/2019). Server tidak stabil sehingga memakan waktu bisa sampai satu jam hanya untuk memasukkan data satu peserta.

Hal ini dikeluhkan salah seorang orangtua calon siswa, Anita. “Lambat kali prosesnya. Padahal banyak yang antre. Bisa satu jam hanya untuk satu orang saja. Sudah mau tiga jam saya nunggu di sini tapi belum juga dapat giliran,” katanya.

Kendala itu ternyata juga dikeluhkan panitia. Selain menyita waktu, panitia juga kerap menerima komplain dari pendaftar. “Kadang bisa hang total. Untung ini masih bisa jalan walaupun lola (loading lama). Kemarin malah sempat berhenti total hampir dua jam. Kerjaan jadi lanjut sampai sore jadinya,” ujar seorang panitia PPDB di loket input data.

Ketua panitia PPDB SMPN 47, Jazin, mengakui adanya kendala teknis tersebut. Namun, dia memastikan proses input data tetap berjalan sampai tuntas hingga 30 peserta per harinya.

“Tetap terlayani cuma mungkin agak lambat. Sehari kita batasi 30 peserta sesuai nomor urut yang sudah didapat sebelumnya,” ujar Jazin. Kepala Disdik Batam Hendri Arulan mengatakan, karena sistem online menyebabkan server kurang mampu bekerja maksimal.

Hal itu dikarenakan banyaknya data yang masuk. Untuk itu, pihaknya berencana menambah kekuatan server jika sekolah masih kesulitan untuk menginput data pendaftar. “Kami lihat dulu. Kan waktu pendaftaran masih panjang. Jika masih lelet, tidak tertutup kemungkinan kami akan tambah server,” ujarnya.

Hendri mengungkapkan, karena waktu input yang bersamaan jadi sistem mengalami sedikit kendala. Untuk itu ia menyarankan kepada operator untuk bisa menginput sore atau malam hari.

“Kalau pagi atau siang mung-kin masih padat data yang masuk. Kami minta operator bisa input sepulang taraweh. Mungkin sistem bisa bekerja lebih cepat dan tidak lelet,” terangnya.

Hal ini bisa menjadi solusi bagi sekolah yang saat ini capaian input datanya masih rendah. “Kalau pagi semua sekolah online. Jadi sekolah bisa ambil jalan alternatif yaitu sore atau malam,” jelasnya.

Kata dia, sistem hanya lelet tidak sampai down. Hal itu menurutnya, tidak menjadi masalah. “Karena input data tidak harus saat pendaftaran. Jadi, masih ada waktu untuk menye-lesaikan input data ini,” ungkapnya.(yui/eja)

Warga Kota Batam Berburu Uang Baru

0

batampos.co.id – Ratusan warga memadati lokasi penukaran uang di Tiban Center, Sekupang (18/5). Mereka rela mengantre untuk mendapatkan uang baru pecahan Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu jelang lebaran yang tinggal dua minggu lagi.

Lewandy, warga Tiban I yang ikut mengantre mengatakan sudah datang sejak pukul 08.00 WIB. Ia berencana menukarkan uang untuk persiapan lebaran mendatang.

“Saya tukar Rp 1.5 juta. Titipan dari keluarga yang lain juga. Lumayan buat angpao anak-anak yang ke rumah nanti,” sebutnya.

Menurutnya penukaran uang ini sangat membantu warga yang tidak sempat ke bank karena kesibukan bekerja.

Dewa, warga Sekupang, menukarkan uang baru pecahan Rp 5 ribu. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan uang pada Ramadan dan Jelang Hari Raya Idulfitri tahun 2019, Kantor Perwakilan BI Provinsi Kepri mempersiapkan uang rupiah baru sebesar Rp4,532 triliun lebih. Foto: Yulitavia/batampos.co.id

“Alhamdulillah sudah dapat uang pecahannya. Tadi antre 15 menit saja menunggu panggilan dari petugas,” ujarnya. Sementara itu untuk pelayanan uang pecahan khusus lebaran ini, Bank Indonesia bersama bank yang lain menyiapkan lima mobil untuk warga menukarkan uang.

Meskipun cuaca mendung warga tetap antusias menunggu untuk menukarkan uang mereka jelang lebaran mendatang.(yui)