Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 11191

Harga Kebutuhan Pokok Kembali Naik

0
Harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Salah satunya cabai rawit yang dijual Rp 60 ribu per kilogram. foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Harga-harga kebutuhan pokok tidak kunjung stabil, bahkan cenderung merangkak naik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Misalnya harga ayam potong segar dan telur, masih tinggi di pasar-pasar tradisional di wilayah Sagulung dan Batuaji, Rabu (15/5/2019).

Pantauan batampos.co.id di Pasar Fanindo, Batuaji kemarin, harga daging ayam segar kini mencapai Rp 39 hingga Rp 41 ribu per kilogram (kg). Sedangkan ayam beku/es hanya terpaut tipis, yakni di kisaran Rp 35 sampai Rp 37 ribu per kg.

Sejumlah pedagang mengaku harga ayam segar cenderung mengalami kenaikan. ”Harga (ayam segar, red) tak bisa dipastikan. Malah sering naik dari distributor,” ujar Hendrie, pedagang daging dan ayam segar di Pasar Fanindo, Batuaji kemarin.

Tidak hanya itu, harga telur juga terus merangkak naik. Di Pasar Aviari dan Fanindo, Batuaji, misalnya, semula Rp 39 ribu naik menjadi Rp 42 ribu per papan (isi 30 butir). Seperti diutarakan Wiranti, 33, pedagang grosiran sembako di Pasar Aviari.

Dia menyebutkan, harga telur ayam buras kini mencapai Rp 42 hingga Rp 44 ribu per papan. Padahal sebelumnya sempat turun di kisaran Rp 37 ribu-Rp 38 ribu per papan. ”Beli 10 butir aja sudah Rp 15 ribu. Harga telur ayam memang rata-rata naik di sejumlah pasar,” ungkapnya.

Tidak hanya komoditas ayam segar dan telur yang berangsur naik, harga cabai juga masih tinggi. Di Pasar Botania 1, cabai rawit hijau dijual Rp 60 ribu per kg. Begitu juga cabai merah keriting dibandrol Rp 60 ribu per kg.

Asni, pedagang sayur mayur mengatakan harga cabai naik Rp 10 ribu per kg dibanding pekan lalu. Namun, kata dia, meski tinggi tapi ketersediaan cabai terpenuhi karena saat ini stok memang banyak.

”Iya cabai naik lagi. Biasanya Rp 50 ribu per kg untuk cabai merah keriting, sekarang Rp 60 ribu,” sebutnya.  Ditanya penyebab kenaikan harga cabai, Asni mengaku tidak tahu pasti. Sebab harga dari pemasok memang sudah tinggi.

”Ya kalau harga di Jodoh dengan di sini (Pasar Botania 1, red) jauhlah. Disitukan (Pasar Jodoh, red) untuk penjual grosiran,” imbuhnya. Begitu juga harga bawang merah dijual Rp 32 ribu per kg, atau naik Rp 4.000 dibanding sebelumnya.

Sedangkan harga bawang putih dijual Rp 35 ribu per kg, naik Rp 5.000 dibanding pekan lalu. Kondisi yang sama juga terjadi di Pasar Mitra Raya, dimana harga cabai merah dijual Rp 50 ribu – Rp 55 ribu per kg. Cabai rawit Rp 50 ribu per kg.

Sedangkan di pasar Tos 3000 Jodoh, harga cabai merah keriting dijual di atas Rp 44 ribu – Rp 48 ribu per kg. Begitu juga cabai rawit hijau di kisaran Rp 40 ribu – Rp 44 ribu per kg.

”Cabai setan agak mahal, Rp 55 ribu per kg. Stoknya juga terbatas. Jadi harga agak mahal,” ujar Ujang, pedagang di Tos 3000 Jodoh. Sementara itu, untuk harga bawang merah di Pasar Tos 3000 dijual Rp 27 ribu – Rp 28 ribu per kg, bawang putih Rp 25 ribu – Rp 29 ribu per kg.

Sedangkan daging ayam segar rata-rata dijual Rp 38 ribu – Rp 42 ribu per kg. Sementara daging sapi beku Rp 85 ribu – Rp 89 ribu per kg, daging sapi segar Rp 130 ribu – Rp 145 ribu per kg.

Daging Sapi dan Ayam Beku Sepi Peminat

Pasar murah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam digelar di Taman Lestari Batuaji, kemarin (15/5/2019) diserbu pembeli. Hanya saja, untuk komoditas daging sapi dan ayam beku justru kurang diminati.

”Cabai, bawang, ikan, beras Bulog, minyak goreng, dan telur ayam masih jadi primadona. Sementara daging sapi dan ayam beku sepi peminat,” ungkap Kepala Bagian Perekonomian Zurniati, kemarin.

Ia merinci, harga komoditi di pasar murah, yakni bawang putih dijual Rp 25 ribu per kg, bawang merah Rp 25 ribu per kg, cabai merah asal Yogyakarta Rp 33 ribu per kg, sedangkan cabai merah Rp 40 ribu per kg, telur ayam Rp 38 ribu per papan.

”Kalau daging sapi beku Rp 75 ribu per kg dan ayam beku Rp 30 ribu per ekor. Tadi daging hanya laku sekitar 10 kg,” ucap dia. Menurutnya, daging sapi dan daging ayam biasa ramai diburu warga jelang dan awal Ramadan serta jelang Lebaran mendatang.

Ia menyampaikan, pada saat tersebut distributor daging sampai diikutsertakan dua distributor. ”Biasanya itupun gak cukup. Satu distributor bawa setengah ton, sebentar saja habis,” imbuh mantan Camat Sekupang ini.

Sejatinya, menjelang Lebaran hampir semua komoditas diminati, kecuali di hinterland seperti di Galang. ”Kecamatan Sekupang, distributor (untuk daging) kita bawa, ludes semua. Sagulung dan Batuaji dua distributor,” ucapnya.

Pasar murah akan berlangsung selama 13 hari dengan melibatkan sedikitnya 17 distributor. Zurniati mengatakan dengan partisipasi para distributor itu, komoditas pangan yang dijual semakin lengkap. ”Masing-masing punya stan sendiri. Kurma hingga kue Lebaran pun ada,” terangnya.(azis, Adian, yashinta)

Kelompok Maling Kotak Infaq Terekam CCTv

0

batampos.co.id – Pelaku kejahatan pencurian semakin nekad di Batam. Tanpa memandang tempat dan waktu asal ada kesempatan mereka beraksi. Maling nekat terakhir terjadi di Sagulung yakni membobol kotak infaq di masjid Baitul Hamdi perumahan Buana Impian, Tembesi.

Maling yang terekam kamera CCTv masjid ini beraksi saat warga setempat sedang mempersiapkan menu makanan untuk sahur sekitar pukul 03.30 WIB. Pelaku masuk ke dalam masjid layaknya orang yang sedang bersiap untuk menuaikan salat subuh. Karena situasi masjid masih sepih, pelaku langsung mencongkel kotak infaq di dekat pintu masuk masjid. Uang sekitar Rp 3 juta dalam kotak infaq dibawa pergi oleh pelaku.

Aksi pencurian baru diketahui saat warga akan melaksanakan salat subuh. Berdasarkan rekaman CCTv, pelaku berjumlah sekitar empat orang.

Candra perwakilan pengurus masjid akhirnya melapor kejadian itu ke Mapolsek Sagulung.

Kanit reskrim polsek Sagulung Iptu Supardi membenarkan laporan tersebut. Pelaku masih dalam penyelidikan. “Masih didalami,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian itu Supardi menghimbau masyarakat dan segenap pengurus rumah ibadah pada umumnya agar lebih waspada lagi kedepannya. Jika ada barang berharga atau uang yang ada di rumah ibadah sebaiknya diamankan di tempat yang aman saat ditinggal kosong. (eja)

Melahirkan di Kamar Kos Sendiri Bayi Kembar Nk Tewas

0

batampos.co.id – Bayi kembar yang baru lahir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar kos yang berada di Perumahan Permata Puri I, Kelurahan Buliang, Batuaji, Selasa (14/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Dua bayi berjenis kelamin laki-laki dan perempuan ini diduga sengaja dibiarkan oleh Nk, ibu kandungnya usai melahirkan karena malu sang ayah tak mau bertanggung jawab.

Nk kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam dan dalam pengawasan jajaran Polsek Batuaji. Sementara, dua bayi nahas tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk ditindaklanjuti.

Informasi yang didapat, Nk melahirkan dua bayinya, Selasa (14/5) pagi. Bayi pertama lahir sekitar pukul 10.00 WIB dan bayi kedua sejam kemudian. Belum diketahui secara pasti apakah kondisi dua bayi saat dilahirkan hidup atau sudah meninggal dunia, sebab Nk sendiri tak bisa memastikannya.

Jenazah dua bayi nahas itu ditemukan di tempat berbeda. Satu dalam kamar kos bersama ibunya dalam posisi terbungkus kain. Satu lagi di kamar mandi yang diletakkan dalam ember.

Awal mula terkuak, warga mengira hanya satu bayi yang dilahirkan sehingga bayi yang pertama kali ditemukan dalam kamar kos ibunya langsung dibawa ke RSUD. Saat ditangani pihak medis di RSUD diketahui, bayi itu tidak sendirian alias kembar sehingga polisi kembali menggeledah kamar kos Nk. Dari penggeledahan itu, kembali ditemukan satu bayi dalam ember di kamar mandi.

Kepada polisi, Nk mengaku tidak tahu persis apakah kedua bayi itu masih hidup atau sudah mati saat dilahirkan.

Yang pasti menurutnya, tak ada tangisan bayi saat dilahirkan, sehingga dia bergegas memotong tali pusar. Kedua bayi itu diletakan begitu saja dalam kamarnya sebelum akhirnya dia jatuh pingsan. Dia sadar sudah menjelang malam sehingga hanya membawa satu bayi yang terbungkus kain ke kamar mandi. Sementara satu lagi dibiarkan di dalam kamar karena dia sudah terkulai lemas.

Kejadian itu terkuak ketika Mi, penghuni kos lain yang baru pulang kerja di Mukakuning berusaha mencari Nk. Sebab, beberapa kali dipanggil Nk tak merespons. Mi mencoba mengintip dari jendela kamar dan melihat Nk terba-ring tak berdaya dan di sampingnya ada bayi yang terbungkus kain tadi.

”Rupanya pingsan dia. Bayinya dibiarkan begitu saja di dekat tempat tidurnya. Pikirnya anak kucing (pertama lihat) tapi ternyata bayi. Satu bayi saja di kamar itu makanya tak tahu kalau dia melahirkan bayi kembar,” kata Mi saat dijumpai di lokasi kejadian.

Temuan itu langsung disampaikan ke RT/RW setempat, yang kemudian di lanjutkan ke Mapolsek Batuaji. Menurut Mi, Nk selama ini dikenal pribadi yang pendiam dan tertutup. Dia juga diketahui menjalin hubungan dekat dengan seorang pria berinisial Rp.

Terkait masa kehamilan Nk, Mi dan empat penghuni lain mengaku tak tahu sebab selama ini Nk selalu tertutup.

”Perutnya memang agak besar. Kami tanya katanya penyakit mag dia,” ujar Mi.

Hal senada diakui tetangga-tetangga sekitar yang mengaku perut Nk selama ini agak membesar seperti orang hamil, namun mereka tak curiga sebab saat ditanya Nk selalu berkilah kalau dia memiliki riwayat penyakit di bagian perut.

”Pernah dia belanja di warung saya ini. Saya tanya kok besar dek perutmu. Katanya ada penyakit di bagian perutnya,” kata seorang ibu yang tak mau menyebutkan namanya.

Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe membenarkan kejadian itu. Korban bayi kembar sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk ditindaklanjuti. Sementara ibu bayi tersebut masih dirawat di RSUD Embung Fatimah.

”Bayinya sudah meninggal saat ditemukan. Untuk kepastian masih tunggu hasil visum. Ibu dua bayi itu sudah diamankan tapi sementara masih dirawat di rumah sakit, belum pulih dia setelah melahirkan,” ujar Dalimunthe.

Kesimpulan sementara, kata Dalimunthe, Nk diduga malu sehingga menutupi masa kehamilan hingga proses melahirkan dari orang lain. Nk hamil dari seorang pria berinisial Rp. Namun, Rp sendiri diinformasikan sudah lama pergi meninggalkan Nk.

”Ini masih dugaan semua. Bisa saja bayi itu meninggal karena tak dirawat setelah dilahirkan. Dia (Nk) sudah lemas duluan sebelum mengurus bayinya. Tapi pastinya nanti tunggu hasil visum,” ujar Dalimunthe. (eja)

Ribuan Warga Berebut Tiket Gratis

0
Ribuan masyarakat Kota Batam memadati kantor Pelni untuk mendapatkan tiket mudik gratis yang disediakan PT Inalum. Foto: Yuli/batampos.co.id

batampos.co.id – Ribuan calon pemudik mengantre di Kantor PT Pelni Batam, Sekupang, Kamis (16/5/2019). Antrean sudah terlihat sejak pukul 07.00 WIB demi mendapatkan tiket gratis yang diberikan PT Indonesia Aluminium (Inalum).

Lisma, salah seorang calon pemudik gratis menuturkan sudah menunggu selama dua jam untuk mendapatkan tiket gratis.

“Saya ke Belawan. Kemarin tahu informasi dari kawan-kawan juga,” kata perempuan berjilbab hitam ini.

Menurutnya, untuk mendapatkan tiket gratis dirinya mempersiapkan beberapa persyaratan yang diminta penyelenggara yaitu e-KTP dan KK untuk mendapatkan tiket gratis bersama KM Kelud. Baca Juga: Baca, sebelum Mudik melalui Mengkapan dan Kualatungkal

“Saya pulang bersama anak-anak dan suami juga. Berlima kami mau lebaran di kampung,” ujarnya.

Masyarakat Kota Batam yang ingin mendapatkan tiket mudik gratis dari PT Inalum rela antre sejak pukul 05.00 WIB. Foto: Yuli/batampos.co.id

Hal serupa disampaikan Hasanudin. Dirinya mengaku sudah mengantre sejak pukul 05.00 WIB dan sangat berharap bisa mendapatkan tiket gratis agar dapat mudik bersama keluarganya. Baca Juga: Pelni Angkut 7.076 Pemudik Gratis Tahun Ini

“Anak-anak kebetulan libur, jadi mau lebaran di kampung. Mudah-mudah bisa dapat, kan lumayan gratis. Kalau naik pesawat mahal lagi,” kata dia.

Sementara itu Kepala PT Pelni Cabang Kota Batam, Sugiyanto, mengatakan ada seribu tiket gratis yang disediakan oleh PT Inalum. Menurutnya, PT Inalum meminjam tempat di PT Pelni karena tidak memiliki kantor cabang di Kota Batam.

“Semua mekanisme diserahkan pada Inalum. Kalau kami penyedia angkutan saja,” imbuhnya.(yui)

Empat Tahun Warga Kampung Monggak Menanti Janji Wali Kota Batam

0
Salah satu bagian ruas jalan Kampung Monggak-pasir Panjang yang berlumpur. Foto: Bobi Bani/batampos.co.id

batampos.co.id – Dua tahun sudah warga Kampung Monggak, Rempang Cate, Kecamatan Galang, menanti janji Wali Kota Batam, Muhammad Rudi untuk mengaspal ruas jalan di kampung mereka.

Ruas jalan sepanjang tujuh kilometer tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat Monggak untuk menuju jalan utama Trans Barelang. Rais, warga Kampung Monggak, mengatakan, ruas jalan di area tersebut sangat berbahaya jika dilalui saat hujan turun meski tidak terlalu lebat.

Kata dia, selain becek dan berlumpur, warga harus ekstra hati-hati karena badan jalan menjadi licin.

“Serba salah juga, kalau hujan becek, kalau panas berdebu. Sampai baju kita juga kuning kena debu jalan,” kata Rais ketika ditemui batampos.co.id di salah satu bagian jalan yang becek, di Kampung Monggak, Kamis (16/5).

Rais melanjutkan, upaya untuk meminta pemerintah melakukan pengaspalan jalan yang menghubungkan dua kampung itu yaitu Kampung Monggak dan Pasir Panjang, dengan jalan Trans Barelang sudah sering dilakukan. Hanya saja, realisasinya masih jauh dari harapan. Baca Juga: Jalan Rusak “Hantu” bagi Pengendara di Batam

Menurutnya, panjang jalan sekitar tujuh kilometer, sementara ruas jalan yang diaspal hanya dua kilometer dan pengerjaannya dilakukan secara bertahap dengan rentang waktu yang cukup lama.

Padahal lanjutnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat berkunjung ke Kampung Monggak, pada akhir 2015 lalu berjanji akan melakukan pengaspalan penuh pada tahun 2017.

Namun hingga tahun 2019, hal tersebut belum juga terealisasi. Hal yang sama juga dikeluhkan Muminatun. Guru di SDN 007 Batam yang terletak di Kampung Monggak itu sudah tidak ingat berapa kali dirinya terjatuh saat melintasi ruas jalan tersebut terutama saat musim hujan.

“Saya mengajar di sini sejak sejak 2012,” katanya singkat. Wanita 38 tahun itu berharap pemerintah bisa segera memperhatikan dan memperbaiki jalan yang menjadi jalur utama masyarakat, termasuk dirinya yang tinggal di luar Kampung Monggak.(bbi)

Relokasi Pelabuhan Bongkar Muat Terkendala Perizinan

0

batampos.co.id – ”Sekarang kita terkendala izin dari pusat. Semua persyaratan sudah kita lengkapi, mudah-mudahan segera terealisasi. Memang, membutuhkan waktu cukup lama untuk memindahkan pelabuhan bongkar muat,’’

Gubernur Minta ASN yang Ditangkap Polda Jambi Dipecat

0

batampos.co.id – Gubernur buka rahasia bahwa Roma pernah meminta jabatan tertentu kepada dirinya. Namun, ia menolak memberikan jabatan itu.

Dua Oknum Polisi Dituntut 30 Bulan Penjara

0

batampos.co.id – Dua terdakwa juga memohon kepada majelis hakim untuk memberikan keringanan hukuman dengan alasan dua terdakwa merupakan tulang punggung keluarga dan ingin berdinas kembali di kepolisian. Sementara itu, satu terdakwa lainnya yakni Rizki Finanda masih menunggu surat penuntutan selesai.

Presiden Minta Ketemu Gubernur Kepri, ada apa?

0
Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun (kanan) berbincang dengan Presiden Joko Widodo usai acara buka bersama di kediaman Ketua DPD Oesman Sapta Odang di Kuningan, Jakarta, Rabu (15/5). Presiden minta dijadwalkan pertemuan khusus dengan Nurdin guna membahas rencana pembangunan di Kepri. Foto: humas pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Praktikno untuk mengatur pertemuan di Istana dengan Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Barisun.

Perintah itu disampaikannya dalam pertemuan sing­kat saat kedatangan Jokowi di aca­ra buka puasa bersama, Ke­tua DPD, Oesman Sapta Odang di Kuningan, Jakarta, Rabu (15/5).

Menurut Nurdin, pertemuan itu nantinya akan membahas kel­anjutan pembangunan strategis di Provinsi Kepri yang banyak terkait dengan Jakarta. Baik yang bersumber dari APBN maupun yang terkait dengan regulasi.

“Kita minta proyek-proyek strategis dipercepat. Juga dukungan regulasi terhadap banyak hal. Apalagi terkait investasi dan kepariwisataan,” kata Nurdin usai bertemu dengan Jokowi, kemarin.

Nurdin berharap pertemuan itu secepatnya digelar. Apalagi dalam pertemuan singkat kemarin, Presiden terlihat sema­ngat sekali saat membicarakan rencana pem­bangunan di Provinsi Kepri. Baca Juga: Wujudkan Pembangunan Jembatan Babin

Saat itu kata dia, Presiden Jokowi langsung memanggil Mensesneg, Pratikno.
Saat jalan beriringan, Nurdin menyampaikan banyak hal tentang Provinsi Kepri. Tak lama setelah itu, Presiden Jokowi langsung memanggil Menseneg yang berjalan di belakangnya.

Di antara rencana pemb­a­ngungan infrastruktur di Provinsi Kepri yang menjadi perhatian khusus Presiden adalah Jembatan Batam-Bintan. Proyek ini salah satu yang disetujui Jokowi tahun lalu.

Untuk memastikan itu, Jokowi malah sudah menjanjikannya saat ke Batam, awal April lalu. “Pak Presiden komit dengan janjinya untuk Kepri. Kita berharap semuanya berjalan lancar,” kata Nurdin. Baca Juga: Jembatan Babin Segera Terwujud, Tim dari PUPR Minggu Depan Lakukan Pengecekan

Tentang Jembatan Batam-Bintan, Menteri PUPR, Basuki Hadimulyo, bahkan sudah mendapatkan detail engineering design (DED) terbaru dari Provinsi Kepri. Dari DED terbaru itu diketahui biaya untuk pem­bangunan jembatan tersebut tidak terlalu tinggi.

Karena memanfaatkan teknologi dan lainnya. Sebelumnya, ada tujuh proyek strategis di Kepri yang sudah direstui Presiden Jokowi dalam pertemuan tahun lalu. Di antaranya pembangunan Jembatan Batam-Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjungsauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, pengembangan Pelabuhan Batuampar, pengembangan dan modernisasi Bandara Hang Nadim dan pembangunan Batam Light Rapit Transit (LRT).

Saat ini, pembangunan KEK Galang Batang sudah berjalan. Proyek lainnya terus digesa dan disesuaikan dengan aturan yang berlaku.(jailani)

Bintan Triathlon Dihelat 7 hingga 9 Juni Targetkan 1.300 Atlet

0

batampos.co.id – Selain kategori-kategori biasanya, dia menyebut, ada dua kategori baru yang disuguhkan Bintan Triathlon 2019.