Senin, 27 April 2026
Beranda blog Halaman 11204

Cabai Rawit Merah Rp 150 Ribu per Kg

0

batampos.co.id – Kaum ibu-ibu tak henti-hentinya mengeluhkan kenaikan harga bumbu dapur. Di Pasar Botania 1, harga cabai rawit merah yang akrab disebut cabai setan dijual hingga Rp 200 ribu per kilogram (kg).

Devi, warga Batam Center, kaget mengetahui harga cabai setan ditawari Rp 200 ribu per kg oleh penjual. Awalnya ia tak percaya saat membeli ke salah satu pedagang, tetapi ketika ia pergi ke pedagang lainnya, harganya tetap sama.

”Penjual lainnya ada yang Rp 150 ribu, kemudian saya cari lagi, dapat paling murah Rp 120 ribu per kg. Jadinya saya beli satu ons, Rp 12 ribu,” imbuh wanita berusia 30 tahunan ini.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Tak hanya cabai, di pasar ia juga kesulitan mencari bawang merah yang masih segar. Bawang merah juga mahal, yakni Rp 35 ribu per kg.

”Bawang merah pada jelek, bahkan ada yang sudah cocok jadi bibit. Harganya juga tinggi,” ungkapnya lagi.

Begitu juga yang dirasakan Indri, warga Botania. Ia mengeluh karena harga pasca Lebaran masih tetap tinggi.

”Saya pikir sudah turun, ternyata masih pada mahal. Harga cabai setan tingginya minta ampun,” katanya.

Asnah, pedagang di Pasar Botania 1, mengatakan harga cabai setan masih tinggikarena pasokan dari daerah penghasil belum begitu lancar.

”Iya memang mahal. Kemarin kami sempat beli di atas Rp 150 ribu per kg. Sekarang sudah turun, kami jual Rp 150 ribu per kg,” tuturnya.

Ia juga mengakui daya beli masyarakat juga masih rendah. Tak banyak yang berbelanja seperti hari biasa. Sejumlah pedagang juga masih belum beraktivitas normal seperti biasanya.

”Memang harga-harga masih pada mahal. Yang beli juga masih sepi,” ujarnya.

Harga daging ayam segar juga belum turun dari di pasaran. Pantauan di pasar basah Sagulung dan Fanindo, harga daging ayam segar bervariasi antara Rp 36 hingga Rp 38 ribu per kilogramnya, Sabtu (8/6). Sedangkan untuk daging ayam beku Rp 34 ribu per kg.

Harga telur juga masih mahal yakni Rp 45 ribu per papan. Mahalnya harga ini tersebut membuat pedagang kuliner mengalami kesulitan menjual barang dagangannya.

Nico, 42, pemilik rumah makan mengatakan, sehari sejak Lebaran harga ayam segar naik. Ia khawatir apabila menaikkan harga jual per porsinya pembeli akan berkurang.

”Sulit mau jual dengan harga normal, daging ayam naik lagi. Apalagi warung makan seperti saya,” ungkapnya.(*)

Sampah Perumahan Mulai Diangkut

0

batampos.co.id – Sampah di be­berapa perumahan di Batam ak­hirnya diangkut petugas Di­nas Kebersihan, Sabtu (8/6). Rea­ksi cepat dari petugas ini tid­ak mengakibatkan penum­pu­kan sampah di perumahan warga.

”Ada perubahan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya, sampah cepat diangkut. Biasanya kalau Lebaran gini, bisa berminggu-minggu menumpuk,” kata salah satu warga Perumahan Cendana Batam Center, Ayu.

Ia mengaku senang karena pemerintah langsung tanggap untuk membersihkan lingkungan mereka.

”Kami sudah mulai khawatir juga sampah numpuk lagi, soalnya tahun ini banyak warga yang tidak mudik. Tapi syukurlah tidak ada masalah soal sampah,” ungkapnya.

Di kawasan Ruko Palm Regency, Jalan Laksamana Bintan juga tidak sempat terjadi penumpukan sampah.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

”Senang, gak menumpuk (sampah). Kalau saya biasanya biar gak menumpuk langsung buang sendiri ke tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di pasar basah. Tapi sekarang tidak perlu lagi, sangat berterima kasih sama petugas kebersihan Batam,” ucap Budi, pemilik salah satu ruko di kawasan tersebut, Budi.

Tidak hanya di perumahan dan ruko, area TPS yang tersedia di pasar basah juga tak dibiarkan menumpuk.

”Tiap pagi sudah diangkut. Kadang subuh sudah datang,” ucap pedagang di Pasar Botania 2, Anto.

Dengan langkah pembenahan untuk menjaga kebersihan lingkungan itu, diharapkan warga juga ikut bekerja sama untuk membuang sampah pada tempatnya.

”Terkadang masih ada juga yang tidak peduli dengan asal lempar kantong-kantong berisi sampah di luar TPS. Itu juga beresiko untuk lingkungan,” ungkap Anto yang juga dibenarkan pembelinya dari warga KDA, Fatma. (nji)

Dikarenakan Waduk Kering, Aliran Air ke Pelanggan Distop

0

batampos.co.id – Terhitung hari Minggu (9/6/2019) aliran air bersih ke pelanggan distop.

Hal itu disebabkan pasokan air dalam waduk utama mengering.

Belum dapat dipastikan kapan suplai air ke pelanggan akan mormal kembali. Yang pasti saat ini kondisi waduk kering dan cukup memprihatinkan.

Perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Karimun cabang Tanjungbatu terpaksa melakukan langkah ini sebab waduk yang mereka kelola di Tempan, Desa Lubuk mengering.

Hal itu disampaikan Arman pelaksana tugas kepala cabang PDAM Tirta Karimun Tanjungbatu kepada batampos.co.id Sabtu (8/6/2019).

Lebih lanjut dikatakan sepekan yang lalu sudah ia sampaikan pada pelanggan jika kondiai air dalam waduk utama kering.

Kondisi waduk PDAM Tirta Karimun cabang Tanjungbatu di Tempan desa Lubuk mengering, suplai air ke pelanggan dihentikan

Bahkan menjelang lebaran kemarin suplai air dihentikan. Namun dalam beberapa hari sempat turun hujan.

“Sehingga air masih bisa kami suplai,” ujarnya.

“Kami mohon maaf atas kurang nyaman pelayanan hal itu disebabkan terjadinya penyusutan debit air baku di waduk tempan, makanya mulai hari Minggu (9/6/2019) suplai air ke pelanggan dihentikan sementara,” tegasnya

Dikatakan suplai air akan dioperasikan kembali jika debit air baku di waduk tempan sudah mencukupi. Diakuinya selama ini kita mengandalkan turun hujan, sehingga jika musim kemarau air dalam waduk mengering. Sebenarnya lokasi waduk cukup besar dan luas sehingga saat musim hujan dapat menampung bayak air. Tapi saat masuk musim hujan waduk bisa kering seperti sekarang ini. (ims)

Ada Harimau Benggala di Safari Lagoi Bintan

0

batampos.co.id – Bagi Anda yang berlibur ke Kabupaten Bintan, jangan lupa melihat Harimau Benggala di kawasan lembaga konservasi Safari Lagoi Bintan yang terletak di Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi.

Humas PT Safari Bintan Lagoi, Chandra Gumelar mengatakan untuk melengkapi pariwisata di Bintan, Safari Lagoi Bintan mendatangkan empat ekor Harimau Benggala terdiri dari dua jantan dan dua betina. Dimana dua dewasa dan dua anak harimau.

Empat ekor Harimau tersebut didatangkan dari Jawa Tengah pada pekan lalu dan sekarang menjadi bagian keluarga safari Lagoi Bintan. Kedatangan hewan buas ini tentunya dilengkapi dengan perizinan dan exhibit tempat main harimau yang memenuhi persyaratan dan cukup luas untuk bermain dan berenang

Dia menjelaskan, harimau ini yang pertama di Provinsi Kepulauan Riau dan akan menumbuhkembangkan pariwisata di Pulau Bintan. ”Baru kita datangkan, memang buat menyambut liburan lebaran,” kata dia.

Selain Harimau Benggala, Safari Lagoi juga memiliki koleksi satwa langka lainnya seperti Orang Utan, Gajah, Komodo, Buaya, Rusa, Beruang, Buaya, Siamang, Owa, Kasuari, Merak dan berbagai jenis burung dan tentunya banyak spot foto menarik lainnya. (met)

Singapura Stop Gunakan Sedotan Plastik

0

SEBANYAK 270 gerai makanan dan minuman di Singapura telah menghentikan penggunaan sedotan plastik dalam setiap transaksi kepada pelanggan mereka. Kebijakan ini baik. Namun oleh sejumlah pengamat industri, proses menghentikan penggunaan sedotan plastik bagi masyarakat Singapura ini juga masih mempunyai pekerjaan rumah yang banyak. Salah satunya, menangani limbah plastik yang sudah ada sebelumnya.

World Wide Fund for Nature (WWF) seperti dilansir dari Channel News Asia, Sabtu (8/6) kemarin menyebutkan, beberapa otlet lokal lainnya di Singapura juga tidak akan menggunakan sedotan plastik lagi mulai 1 Juli mendatang.

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif PACT (Plastic ACTion) oleh WWF, yang didukung oleh Badan Lingkungan Nasional dan Zero Waste Singapura.

Melissa Lam, seorang pengusaha yang perdana memulai bisnis sedotan dari bambu di negara tersebut menyebutkan, adalah pilihan bijak untuk menghentikan penggunaan sedotan plastik atau berbagai bahan plastik untuk konsumsi.

SEDOTAN atau pipet minuman yang terbuat dari bahan bambu. Sedotan ini bisa digunakan berkali-kali dan lebih berdampak baik buat lingkungan. Singapura telah mencanangkan bebas dari sedotan plastik mulai tahun ini.

”Ini jalan terbaik untuk menyelamatkan lingkungan. Menjalankan bisnis menjual sedotan yang dapat terurai di alam ini, menurutku adalah langkah yang besar untuk mulai mengubah dunia. Saya lebih melihatnya sebagai sebuah perubahan kecil tapi bermakna besar daripada sebuah prestasi,” ungkapnya merendah.

Ia menyebutkan, Singapura termasuk negara yang sedikit terlambat untuk mulai mengkampanyekan pembatasan penggunaan plastik ini.

”Tapi tak masalah. Semoga sikap terhadap penggunaan plastik ini semakin meluas,” ungkapnya.

Data AlphaBeta, The Final Straw dan the Cyan Project mendata, sebanyak 2,2 juta sedotan digunakan di Singapura setiap hari. (*)

Putin Bela Huawei

0

batampos.co.id – Presiden Rusia Vladimir Putin membuka acara Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) dengan pesan yang unik. Dia hanya membicarakan peluang investasi atau visi ekonomi Rusia. Dalam pidato sebagai tuan rumah, dia malah menyebut raksasa teknologi asal Tiongkok: Huawei.

’’Saya prihatin atas situasi perusahaan itu. Mereka tidak hanya ditindas, tapi juga dihilangkan,’’ katanya menurut Agence France-Presse (AFP).

Pesan Putin sedikit keluar dari konteks. Namun, semua itu dilakukan demi tamu kehormatannya, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dalam hari terakhir kunjungan kenegaraannya. Tampaknya, pria 66 tahun itu ingin segera mempererat hubungan kedua negara.

Tiongkok dan Rusia memiliki musuh yang sama saat ini. Yakni, Amerika Serikat (AS). Rusia sudah punya gesekan dengan AS setelah pendudukan Semenanjung Krimea yang dulu merupakan milik Ukraina. Sementara itu, Tiongkok sedang melakukan perang dagang dengan Presiden AS Donald Trump sejak tahun lalu.


Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Cina Xi Jinping menghadiri sesi Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF), Rusia (7/6).
F.Maxim Shemetov/reuters

Pada 2018, volume perdagangan mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan nilai USD 107 miliar (Rp 1.525 triliun). Pada kunjungan kali ini, mereka juga menandatangani perjanjian ekonomi senilai lebih dari USD 20 miliar (Rp 284 triliun).

’’Romansa dua kepala negara ini terjadi karena pertikaian Xi dan Trump. Mungkin kerja sama militer mereka juga akan lebih erat,’’ ujar Shi Yinhong, profesor di Renmin University of China, kepada South China Morning Post.

Di mata Xi, Putin merupakan sosok kebalikan Trump. Saat Trump melarang Huawei di negaranya, Putin justru menyambutnya dengan gembira. Ketika Trump membuat pasokan barang ke Tiongkok tersendat, Putin siap membantu.

Cherkizovo Group, produsen komoditas daging terbesar di Rusia, menyatakan sanggup menggantikan pasokan daging dan kedelai dari AS. Pasokan agrikultur AS saat ini tersendat setelah Tiongkok terpaksa menerapkan tarif untuk membalas kebijakan Trump.

’’Kami siap kerja sama jangka panjang dengan Tiongkok,’’ ujar Sergey Mikhailov, CEO Cherkizovo. (bil/c14/dos)

Arus Balik di Pelabuhan Laut Padat

0

batampos.co.id – Diperkirakan puncak arus balik mulai terjadi di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) juga pada hari ini, seiring habisnya waktu cuti bersama.

Kepala Pos Syahbandar PDS, Parsaoran Samosir mengatakan arus balik sudah mulai berlangsung sejak, Sabtu (7/6). Warga yang akan segera kembali bekerja kembali ke Batam setelah menghabiskan liburan di pulau terdekat seperti Tanjungbalai Karimun.

“Puncaknya besok (hari ini, red), diperkirakan arus kedatangan akan berlangsung sejak pagi hingga kapal terakhir atau pukul 17.00 WIB,” kata dia saat dijumpai di PDS.

Karena jaraknya yang tidak terlalu jauh. Operator kapal berkesempatan mengangkut penumpang tiga kali dalam satu hari.

“Jadi mereka nanti bolak-balik untuk bawa penumpang. Mereka yang liburan ke Batam berarti balik ke daerah asal itu juga arus balik. Begitu juga sebaliknya mereka yang liburan di luar Batam juga mulai kembali,” terangnya.

Ia memperkirakan ribuan penumpang akan datang dan pergi melalui PDS. Ia berharap cuaca cukup mendukung sehingga arus kedatangan dan keberangkatan berjalan dengan lancar.

“Kami selalu komunikasi dengan petugas Syahbandar tujuan dan yang akan menuju ke Batam. Kalau cuaca aman jalan, kalau tidak bearti ditunda keberangkatannya,” ujarnya.

Untuk arus kedatangan, menurut Parsaoran persiapan tidak seperti arus keberangkatan. Hal ini karena penumpang turun langsung menuju pintu keluar pelabuhan. Berbeda dengan yang berangkat, penumpang menunggu di ruang tunggu untuk diberangkatkan, jadi persiapannya lebih diperhatikan.

“Mereka datang kan langsung pulang, tidak ada aktivitas di pelabuhan. Mudah-mudahan lancar baik yang berangkat maupun yang datang besok,” ujarnya.

Berdasarkan data manifest penumpang, jumlah penumpang yang meninggalkan Batam H-7 berjumlah 40.605 penumpang. Sedangkan untuk yang kedatangan 12.574 penumpang.

Humas Dumai Line Batam, Asmadi mengatakan untuk persiapan arus balik, pihaknya sudah menyiapkan armada untuk mengangkut penumpang menuju Batam. Ia menyebutkan untuk keberangkatan dari Dumai ada tujuh armada yang disiapkan, sedangkan untuk Buton ada dua dan Selatpanjang ada satu unit armada.

“Beberapa armada dialihkan untuk mengangkut penumpang dari tiga daerah tersebut. Sedangkan untuk antar pulau bisa diangkut armada lain seperti Mikonatalia dan lainnya. Besok mungkin pukul 09.30 WIB sudah mulai arus balik,” kata dia. (yui)

Hari Ini Puncak Arus Balik

0

batampos.co.id – Puncak arus balik lebaran melalui Bandara Hang Nadim Batam diperkirakan, Minggu (9/6/2019) hari ini. Sementara jumlah pemudik yang melalui bandara ini tercatat 104.280 orang.

Sabtu (8/6) pagi ratusan penumpang rute Palembang-Batam sampai di Bandara Hang Nadim Batam. Salah satu penumpang bernama Ahmad mengatakan maskapai yang ia tumpangi pagi itu penuh penumpang. Meski begitu tak banyak penumpang yang datang membawa bagasi.

“Penumpang yang menunggu barang di kedatangan bagasi juga sedikit. Banyak yang pakai tas ransel karena biaya bagasi mahal,” ujar Ahmad.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan arus balik H+2 hari raya Idul Fitri sudah mulai terlihat. Meski begitu, ia belum bisa memastikan data berapa penumpang yang datang hari itu.

“Untuk data masih di rekap sampai nanti malam. Jadi belum bisa dipastikan. Namun sudah mulai ramai,” ujarnya kepada batampos.co.id

Ia membenarkan puncak arus balik penumpang ke Batam diperkirakan terjadi pada Minggu (9/6) hingga seminggu ke depan. Namun, yang paling banyak penumpang diperkirakan hari ini.

“Diprediksi lebih dari 10 ribu penumpang datang besok (hari ini, red). Untuk penambahan maskapai yang datang, saya juga belum dapat info,” ujarnya.

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Dijelaskan Suwarso, di H+1 lebaran terjadi penurunan arus balik dibanding tahun lalu. Data pada 7 Juni tercatat penumpang yang datang 6.099 orang. Sedangkan di tahun lalu tercatat kedatangan 7.834 orang.

“Untuk kedatangan memang mengalami penurunan 28,44 persen. Begitu juga dengan keberangkatan turun 45,78 persen dibanding tahun lalu,” sebut Suwarso.

104.280 Orang Pemudik

Sementara itu, sejak 27 Mei hingga 7 Juni, jumlah penumpang yang mudik melalui Bandara Hang Nadim sudah mencapai 104.280 orang.

“Total jumlah penumpang itu merupakan keseluruhan sepanjang momen lebaran yang pergi dari Hang Nadim,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso, Sabtu (8/6).

Sebagai data, penumpang berangkat pada tanggal 27 Mei ada 7.407 orang. Tanggal 28 Mei ada 7.615 orang, tanggal 29 Mei ada 9.063 orang, tanggal 30 Mei ada 10.317 orang, tanggal 31 Mei ada 9.589 orang, tanggal 1 Juni ada 10.336 orang, tanggal 2 Juni ada 10.257 orang, tanggal 3 Juni ada 10.860 orang, tanggal 4 Juni ada 8.717 orang, tanggal 5 Juni ada 7.602 orang, tanggal 6 Juni ada 5.736 orang dan tanggal 7 Juni ada 6.781 orang.

“Untuk daerah tujuan, lebih banyak didominasi dari kota-kota di Sumatera dan Jawa. Seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru, Padang hingga Surabaya,” paparnya. (leo/she/yui)

BP Batam Sangat Menyukai Ide Pemerintah

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam sangat menyukai ide pemerintah yang ingin menjadikan Batam sebagai pusat relokasi industri dari Tiongkok yang terkena imbas perang dagang antara Tiongkok dan Amerika. Selain Batam, ada satu lokasi lainnya di Jawa Tengah.

“Sepaham dengan yang disampaikan Pak Presiden. Karena perang dagang, iklim investasi di Tiongkok tidak kondusif sehingga memunculkan peluang baru bagi Batam,” kata Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady, Sabtu (8/6).

Saat ini, perang dagang membuat sejumlah industri dari Tiongkok melirik negara lain untuk menghindari tarif tinggi bagi produknya ketika memasuki pasar Amerika. “Jika cepat melakukan relokasi investasi, tentunya akan memunculkan keuntungan dalam neraca transaksi,” paparnya.

Batam diyakini Edy dapat menjadi pilihan utama karena lokasinya yang strategis. Ditambah lagi kota kepulauan ini memiliki Free Trade Zone (FTZ) dengan berbagai fasilitas bebas pajaknya.

foto: batamnpos.co.id / cecep mulyana

“Artinya, bagi Amerika yang tidak memiliki FTA atau CEPA, akan memilih Batam sebagai entrypoint dalam mendapatkan preferensi tarif untuk masuk ke pasar domestik maupun ekspor. Sekaligus memberikan kemudahan pasokan bahan baku secara multisourcing,” terang pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menko Bidang Perekonomian ini.

Seperti industri elektronik, komponen, tekstil, kimia, dan permesinan asal Tiongkok yang akan relokasi bagi pabrik-pabriknya.

Ditambah lagi perusahaan-perusahaan asal Amerika seperti industri otomotif, industri, makanan dan minuman, dan industri berteknologi maju, juga akan melakukan hal serupa agar produknya bisa masuk pasar Tiongkok.

“Dampak positif lainnya kita akan menikmati diskon atau penurunan harga. Mengingat, pelarian pasar atau portshopping kedelai, kapas, dan produk pertanian Amerika yang terhambat masuk ke China oleh adanya dampak perang dagang tersebut,” terangnya.

Edy menegaskan perubahan lingkungan investasi ini membuat berbagai kebijakan yang mendorong percepatan investasi di Batam, sehingga perlu dilakukan beberapa perubahan. Contohnya penerapan kebijakan Online Single Submission (OSS), dan beragam kemudahan perizinan lainnya. (leo)

Terkerek Harga Cabai dan Bawang Putih, Inflasi Lebaran Tinggi

0

batampos.co.id – Seperti tahun-tahun sebelumnya, inflasi Lebaran kali ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan-bulan biasa. Namun, angkanya tidak terlalu jauh berbeda dengan yang lalu. Harga komoditas menjadi faktor utama yang memicu tingginya inflasi.

Tepatnya harga cabai, bawang putih, dan bawang merah. Meski begitu, inflasi tahun ini tidak melampaui target pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memprediksi inflasi Lebaran mencapai 0,6 persen. Sebab, harga tiga komoditas pangan itu masih tinggi hingga pekan kelima Mei.

’’Sampai akhir bulan, harga cabai dan bawang putih masih tinggi dan naik,’’ katanya, beberapa waktu lalu.

Semula, Darmin berharap harga tiga komoditas tersebut kembali normal saat memasuki Lebaran. Sebab, waktunya bersamaan dengan panen raya.

’’Semestinya karena sudah panen itu (harga) mulai turun. Yang sempat naik tinggi itu bawang putih,’’ ungkapnya.

Berdasar data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Na­sional (PIHPS), harga rata-rata cabai merah pada akhir Mei berkisar Rp 44 ribu per kilogram. Harga tersebut naik menjadi Rp 57.950 per kilogram pada 3 Juni dan naik lagi menjadi Rp 63.500 per kilogram per 4 Juni.

Sementara itu, harga bawang putih yang tercatat Rp 41.500 per kilogram pada akhir Mei menjadi Rp 42.150 per kilogram pada 3 Juni. Harga itu lantas naik lagi menjadi Rp 42.550 per kilogram mulai 4 Juni.

foto: daily hunt

Bawang merah yang dijual Rp 36.600 per kilogram pada akhir Mei lantas mengalami kenaikan harga menjadi Rp 38.300 per kilogram pada 3 Juni. Esoknya, harga komoditas tersebut sudah naik lagi menjadi Rp 38.900 per kilogram.

Darmin menyatakan, angka inflasi itu masih berada dalam batas normal jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun lalu. Tahun lalu perayaan Idulfitri jatuh pada 15 Juni. Saat itu inflasi Juni tercatat 0,59 persen.

’’(Inflasi tahun ini, red) Bisa meleset, tapi perkiraan saya nggak jauh,’’ ujarnya. Pada bulan-bulan normal, inflasi berkisar 0,3 persen.

Dia juga memprediksi inflasi 2019 berada pada angka 3,5 persen. Angka itu masih sesuai dengan target inflasi tahunan yang ditetapkan pemerintah (3,5 persen). Meski mengalami kenaikan karena harga komoditas pangan cukup tinggi saat ini, dampak inflasi hanya akan bersifat sementara. Jadi, angka inflasi tidak bakal terpengaruh secara keseluruhan.

’’(Harga) cabai dan bawang boleh naik, tapi bisa turun lagi. Beda dengan beras, kalau sudah naik, turunnya dikit,’’ jelas Darmin.

Di tempat terpisah, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengumumkan hasil survei pemantauan harga. Menurut dia, sampai pekan kelima Mei, angka inflasi masih tetap rendah. Yakni, pada level 0,47 persen secara month-to-month (mtm).

’’Sementara untuk inflasi secara tahunan (year-on-year) itu 3,1 persen,’’ terangnya.

Perry menyebutkan, beberapa komoditas pangan lain yang berkontribusi terhadap inflasi adalah daging ayam dan dan beberapa jenis buah. Faktor yang menyumbang deflasi adalah harga beras, tarif angkutan udara, dan harga beberapa jenis sayuran.

Rendahnya tingkat inflasi hingga pekan kelima Mei tersebut, kata Perry, tidak terlepas dari peran pemerintah pusat dan daerah serta BI dalam menjaga kestabilan harga.

’’Alhamdulillah, harga-harga terpantau rendah terkendali. Stok di seluruh Indonesia juga cukup,’’ ungkapnya.

Itulah bukti bahwa pemerintah dan BI bersinergi memastikan ketersediaan pasokan dan distribusi pangan dengan baik. Karena itu, Perry optimistis inflasi tahun ini sesuai dengan target pemerintah. Yaitu, 3,5 persen plus minus 1 persen. Bahkan, pihaknya meyakini realisasi inflasi secara full year mungkin bisa lebih rendah daripada target.

’’Akhir tahun ini kita perkirakan inflasinya bisa lebih rendah daripada 3,5 persen. Inflasi yang rendah itu bisa mendukung daya beli,’’ terang Perry.

Sementara itu, ekonom Asian Development Bank (ADB) Institute Eric Alexander Sugandi memprediksi inflasi Mei 2019 berada di level 5,5 persen (mtm) dan 3,18 persen (yoy). Menurut dia, kenaikan harga bahan makanan dan tiket transportasi menjadi penyebab utama inflasi. ’’Selain itu, item komunikasi dan rekreasi mendorong inflasi,’’ katanya. (vir/ken/c14/hep)