Kamis, 25 Juni 2026
Beranda blog Halaman 11337

Tunda Perjalanan ke Hongkon­­­g

0

batampos.co.id – Pemerintahan Singapura mengimbau warganya menunda perjalanan ke Hongkong akibat gelombang unjuk rasa yang semakin masif di seluruh kota.

”Tunda perjalanan ke Hong-kong apabila tidak ada urusan penting. Ada protes skala besar yang terjadi di seluruh Hongkong sejak Juni lalu yang menjadi semakin tidak terkoordinir setiap harinya. Protes ini dapat terjadi dengan sedikit atau tanpa pemberitahuan dan bisa berubah menjadi kekerasan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) seperti dilansir dari Channel News Asia, Sabtu (17/8).

Gelombang unjuk rasa ini, bahkan merembet dan mengganggu operasional Bandara Hongkong. Sejumlah penerbangan dibatalkan sejak 12 Agustus lalu.

”Oleh karena itu orang Si-ngapura disarankan untuk menunda perjalanan tidak penting ke Hongkong, mengingat perkembangan saat ini. Jika Anda sudah berada di Hongkong, Anda harus me-ngambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan pribadi Anda. Anda disaran-kan untuk tetap waspada, memantau perkembangan melalui berita lokal dan memperhatikan instruksi dari otoritas setempat,” kata MFA.

MFA juga mengimbau warga-nya yang ada di Hongkong harus menghindari lokasi demonstrasi. ”Hindari protes dan pertemuan publik besar-besaran, dan tetap berhubu-ngan dengan keluarga dan teman-teman Anda sehingga mereka tahu Anda aman,” katanya, seraya menambahkan bahwa orang Singapura di Hongkong didorong untuk mendaftar eRegister di situs web-nya sehingga mereka dapat dihubungi jika diperlukan. (*)

Memperluas Pemanfaatan Gas Bumi, Memeratakan Keadilan Energi

0

Upaya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membagikan konverter kit atau alat untuk mengubah pemakaian bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) pada suatu kendaraan di Kota Batam, membuahkan hasil positif. Kini, gas bumi yang dikenal ramah lingkungan dan juga hemat dalam pemakaian tersebut, telah dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat Batam yang tinggal di batas negeri.

RATNA IRTATIK, Batam

Masih lekat dalam benak Agus, 46, salah seorang sopir taksi Blue Bird di Kota Batam saat ia membawa pulang uang dalam jumlah yang cukup banyak dari penghasilan mengemudikan taksi. Hari itu, ia bisa memperoleh hampir Rp 500 ribu untuk diserahkan pada istrinya.

Memang, kala itu, ia seharian bolak-balik mengantar tamu ke bandara dan balik lagi ke pusat kota, Nagoya dan Batam Centre. Jarak bandara ke dua kawasan itu memang lumayan jauh.

“Tapi sebenarnya yang bikin kami dapat penghasilan banyak itu karena bahan bakar mobil yang hemat, jadi enggak habis hanya untuk beli bahan bakar,” kata Agus, di sela waktu senggangnya menunggu penumpang di kawasan Batam Centre, Jumat (16/8) lalu.

Di mobil taksi yang dikendarai Agus, memang sudah menggunakan konverter kit. Adapun, konverter kit adalah rangkaian komponen khusus untuk mengonversi atau mengubah pemakaian bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) yang dimasukkan atau diinjeksikan ke dalam ruang bahan bakar pada silinder mesin kendaraan bermotor.

Agus bertutur, sejak menggunakan gas bumi untuk bahan bakar mobil taksinya, ia memang bisa menghemat sekitar 40 persen ketimbang saat menggunakan BBM.

“Misalnya saya pergi dari Nagoya ke Jembatan Barelang itu kalau dulu pakai BBM, bisa habis sampai Rp 100 ribu, tapi kalau pakai gas cuma Rp 60 ribu,” paparnya.

Dengan begitu, Agus mengaku bisa menyisihkan lebih banyak pendapatan untuk diberikan pada keluarganya. “Kita bersyukur karena pemerintah membuka opsi bahan bakar gas ini, jadi secara tidak langsung sangat membantu masyarakat,” tuturnya.

SPBG di Kota Batam
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Sejak 2017 lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan menggandeng PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memang mulai menggalakkan penggunaan gas bumi sebagai alternatif BBM dengan membagikan 300 unit konverter kit gratis. Adapun, yang mendapatkan konverter kit tersebut antara lain kendaraan umum seperti mobil taksi dan mobil dinas Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Tercatat, sebanyak 18 unit mobil dinas Pemko Batam mulai menggunakan gas bumi sebagai bahan bakarnya terhitung mulai Rabu (6/9/2017) lalu.

Kepala Bagian Humas Sekretaris Daerah Kota Batam Efrius mengatakan, pihaknya mengapresiasi pembagian konverter kit gratis untuk mobil dinas Pemko Batam. Pasalnya, penggunaan bahan bakar gas bumi dinilai lebih hemat ketimbang menggunakan BBM.

“Secara umum, yang pakai mobil (dinas) menyebut memang lebih hemat,” ujar Efrius, Sabtu (17/8) lalu.

Penghematan tersebut, sambung Efrius, sesuai dengan arahan Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang meminta semua instansi di lingkungan Pemko Batam untuk berhemat dan menekan semua biaya operasional. Termasuk, operasional kendaraan dinas. “Karena kalau biaya operasional bisa lebih murah, tentu imbasnya pada penghematan di APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Batam,” katanya.

Jika pos pengeluaran di APBD Kota Batam bisa dihemat, ia mengatakan, anggaran tersebut juga bisa dialihkan untuk hal lain yang dinilai lebih penting dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Misalnya, untuk pembangunan berbagai proyek infrastruktur yang memang tengah digalakkan di kota yang berbatasan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia ini.

“Misalnya buat bangun jalan, sehingga manfaatnya yang merasakan masyarakat. Jadi hanya dengan beralih ke (bahan bakar gas) gas, kita bisa ikut membangun daerah kita,” jelas pria yang akrab disapa Feri tersebut.

Lebih lanjut, Feri juga mengatakan, penggunaan bahan bakar gas bumi dinilai tepat untuk menyukseskan upaya Pemko Batam untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor. Mengingat, emisi kendaraan yang menggunakan gas bumi lebih ramah lingkungan ketimbang BBM. “Kalau sudah ramah lingkungan, kita berharap bisa mendukung penilaian minimnya pencemaran udara di Kota Batam untuk mendapatkan Adipura,” harapnya.

Beberapa waktu lalu, Division Head Corporate Communication PT Perusahaan Gas Negara, Desy Anggia menyebut 300 konverter kit tersebut dipasang untuk kendaraan dinas sebanyak 106 unit kendaraan, serta taksi 194 unit kendaraan.

Menurutnya, beberapa kendaraan yang telah dipasang konverter kit, termasuk kendaraan dinas diklaim sudah banyak yang mendatangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang terletak di Kampung Belian, Batam Center. “Sejak dipasang tanggal 6 September itu, SPBG sudah aktif digunakan,” tutur Desy.

Desy mengatakan, sosialisasi pembagian dan pemasangan konverter kit di Batam adalah bagian dari peran aktif pemerintah untuk mendukung program pemerintah dalam konversi bahan bakar minyak ke gas bumi di berbagai sektor perekonomian.

“PGN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gas Bumi terus berupaya untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi secara nasional, termasuk salah satunya di wilayah operasional PGN di Batam,” paparnya.

Pihaknya kini mendorong pemerintah daerah (Pemda), baik itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau maupun Pemko Batam untuk memperbanyak kendaraan dinas yang menggunakan BBG. Namun, lantaran mahalnya harga konverter kit yang satu unitnya bisa mencapai sekitar Rp 15 juta, maka pihaknya mengusulkan agar pemda untuk meminta tambahan ke Kementerian ESDM. “Apalagi kalau mau menyukseskan Batam sebagai kota gas, maka peralihan ke gas ini harus diperbanyak,” ujarnya.

Jika nantinya terjadi peningkatan permintaan gas bumi seiring bertambahnya pengguna BBG, baik untuk trasnportasi, rumah tangga, industri maupun komersial lainnya, pihaknya menyatakan siap membangun SPBG baru lagi. “Rencana ada penambahan dua unit lagi,” sebutnya.

Desy menyatakan, pembagian konverter kit oleh PGN sudah sesuai dengan sejumlah aturan pemerintah. Antara lain, Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 8103.K/12MEM/2016 tanggal 30 Desember 2016 tentang Penugasan Kepada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) dalam Penyediaan, Pendistribusian, dan Pemasangan Paket Konverter Kit untuk Kendaraan Dinas dan Kendaraan Bermotor Angkutan Penumpang Umum Tahun 2017.

“Dengan pemakaian gas bumi, masyarakat telah berperan serta dalam menggunakan energi baik yang lebih ramah lingkungan, aman, dan efisien. Apalagi penggunaan BBG dapat menghemat pengeluaran bahan bakar sebesar 20-40 persen,” jelasnya. (*)

Kanal Media Digital ATB, semakin Dekat dengan Pelanggan

0

Kanal media digital saat ini sudah menjadi barang wajib yang harus dimiliki oleh perusahaan, terlebih bagi perusahaan yang bergerak dibidang utilitas atau pelayanan publik. Melayani kebutuhan masyarakat yang menyangkut hajat hidup orang banyak, tentu saja bukan pekerjaan mudah.

Kesuksesan sebuah perusahaan sangat bergantung kepada tingkat kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Perusahaan harus mampu menjaga citra positif perusahaan sebagai elemen penting untuk mempertahankan kepercayaan (trust) pelanggan.

Perusahaan sulit memperoleh trust jika citra perusahaan buruk di mata pelanggan. Citra perusahaan (corporate image) menjadi elemen penting yang harus terus dijaga baik dari internal maupun eksternal perusahaan.

Beberapa program utama digagas PT Adhya Tirta Batam (ATB) selaku pemegang konsesi pengelolaan air bersih di Batam untuk meningkatkan dan mengelola corporate image. Diantaranya melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR) yang ditujukan kepada pelanggan dan masyarakat Kota Batam seperti program penanaman pohon, beasiswa, cerdas cermat, pembagian sembako dhuafa, penyerahan hewan kurban, donor darah, pertandingan futsal, program literasi hingga aktif menyalurkan informasi ke berbagai lini media sosial serta memperluas akses kanal media digital bagi pelanggan.

Pelanggan bisa menikmati akses informasi dan pengaduan, salah satunya melalui aplikasi ATB Mobile Apps

Saat ini, kanal media digital menjadi salah satu fokus ATB untuk membangun citra perusahaan. ATB semakin memperluas akses bagi pelanggan, masyarakat dan investor yang membutuhkan informasi seputar produk dan layanan ATB secara akurat.

Pertimbangan mengoptimalkan kanal ini dikarenakan penetrasi smartphone demikian tinggi di Indonesia. ATB berupaya menjangkau pelanggan melalui media digital, terutama di perangkat ponsel pintar yang sudah tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat masa kini.

“Saat ini penetrasi smartphone sangat tinggi di Indonesia. Penggunaan perangkat ponsel pintar sudah lumrah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari mayoritas masyarakat kita. Sehingga ATB harus semakin dekat dengan pelanggan dari sisi akses layanan informasi dan pengaduan,” jelas Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB saat ditemui di Kantor Pelayanan Pelanggan ATB Sukajadi pada Senin (12/8/2019).

ATB telah mengelola beragam kanal media digital dalam rangka membangun corporate image. Mulai dari official website www.atbbatam.com yang berisikan informasi seputar ATB serta layanan online pengaduan pelanggan, Interactive Voice Response (IVR), ATB Mobile Apps, self service ATB Kios-K, e-Magazine Bening hingga media sosial mainstream seperti Fanpages Facebook, Instagram, Twitter dan Youtube.

Memaksimalkan penggunaan kanal media digital untuk lebih dekat dengan pelanggan dinilai cukup efektif dilakukan. Media sosial misalnya, sudah menjadi kebutuhan yang vital bagi kaum milenial sehingga bisa dimanfaatkan untuk mendukung kinerja perusahaan. Namun tentu saja dalam implementasinya memiliki tantangan tersendiri. Menangani keluhan pelanggan melalui media sosial, cukup rumit. Pasalnya setiap pelanggan itu unik dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Berinteraksi dengan pelanggan di media digital publik harus dengan strategi komunikasi yang tepat. Ada hal yang bisa kita kendalikan, seperti berbahasa yang ramah, santun dan memberikan informasi yang akurat. Tapi ada juga hal yang berada diluar kendali kita yaitu komentar warganet yang senang berdebat atau berkomentar negatif.

“Setiap staf pelayanan yang berinteraksi dengan pelanggan baik secara langsung maupun melalui media sosial selalu kita bekali dengan kemampuan merespon, berkomunikasi, product knowledge dan pengendalian emosi yang mumpuni untuk memberikan solusi yang tepat terhadap kebutuhan pelanggan. Kuncinya jangan baper dan berikan layanan terbaik,” jelas Maria. (Corporate Secretary ATB).

 

Kelompok 12 KKN PPM Unrika Sediakan Wadah Konsultasi

0

Sekitar 25 orang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Riau Kepulauan (Unrika) kelompok 12, menyediakan wadah konsultasi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Perumahan Pondok Permata, Tembesi, Batuaji.

Konsultasi yang didapatkan masyarakat berupa pengetahuan mengenai, hukum, ekonomi dan teknik. “Ini bentuk pengabdian kami ke masyarakat,” kata Dosen Pembibing Lapangan (DPL) Kelompok 12 KKN PPM Unrika, Rahmanidar, Sabtu (17/8).

Masyarakat, katanya dapat bertanya-tanya ke mahasiswa mengenai tentang apa saja. Misalnya masyarakat menanyakan perihal kasus hukum, bisa berkonsultasi di posko yang didirikan di salah satu rumah milik masyarakat. Tak hanya itu, masyarakat juga bisa mendapatkan pengetahuan bagaimana cara memasang listik yang baik dan benar.

“Atau mengenai ekonomi. Cara mengelola uang dengan baik,” ujarnya.

Selain menyediakan wadah konsultasi. Mahasiswa Unrika ini juga melakukan memiliki beberapa program lainnya, yakni pembenahan lingkungan, fasum, taman. Lalu para mahasiswa juga memberikan edukasi, berupa les gratis bagi anak-anak sekitara perumahan.

“Ada bahasa inggris, atau matematika. Banyak tips yang didapat masyarakat dari para mahasiswa disini,” ucapnya.

KKN PPM ini, kata Rahmanidar akan dilaksanakan selama 8 Agustus hingga 8 September.

“Dan kegiatan hari ini, karena kami bertepatan dengan HUT RI. Kami membuat acara bersama masyarakat, memperingati kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

Kegiatan perlombaan diadakan, mulai dari lomba mewarnai, memasukan pena ke dalam botol, dan beragam lomba lainnya.

Terkait kegiatan ini, Ketua Kelompok 12 KKN PPM Unrika, Bani Halawa mengatakan sangat senang. Karena respon masyarakat cukup bagus,dengan kedatangan mereka di perumahan ini. “Semoga banyak manfaat yang didapat masyarakat dari kedatangan kami,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Perumahan Pondok Permata, Indra mengatakan kegiatan ini sangat positif. Kedatangan mahasiswa UNRIKA cukup membantu di lingkungan mereka. “Saya harapkan tahun berikutnya, ada lagi. Dengan suasana baru. Dan ditingkatkan dari tahun ke tahun,” pungkasnya. (ska)

Nas Daily Diprotes Pemerintahan Singapura

0

VIDEO Blogger asal Arab, Nusseir Yassin yang terkenal dengan nama Nas Daily mendapat protes dari Singapura. Pria yang mendapatkan ketenaran setelah mendokumentasikan perjalanannya dalam video satu menit di Facebook setiap hari, sedang membuka lowongan kerja terbuka. Mencari warga Vietnam untuk dipekerjakan di Singapura. Ini bertentangan dengan peraturan ketenaga-kerjaan Singapura.

”Saya mencari pembuat video terbaik di Vietnam untuk bergabung dengan saya dalam posisi penuh waktu. Anda harus tahu cara membuat video, terbaik dalam pemotretan atau pengeditan, ”tulis Nas dalam lowongan terbuka itu.

Selain memberikan alamat email, posting-an Nas tersebut juga turut menginformasikan akan memberikan hadiah senilai 500 dolas AS terhadap pengikutnya yang membagikan posting-an tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, unggahan tersebut, telah disukai lebih dari 6.100 dan dibagikan lebih dari 600 kali.

Aliansi Tripartit Ketenaga-kerjaan Singapura (TAFEP) pun menindaklanjuti keluhan ini.

”Ini diskriminasi terhadap pekerja. Terlepas dari media dimana iklan pekerjaan di-posting, TAFEP mengharapkan semua pengusaha untuk mematuhi Pedoman Tripartit tentang Praktik Ketenagakerjaan yang Adil (TGFEP), yang berlaku untuk semua pekerjaan di Singapura,” ujar juru bicara TAFEP melalui email seperti dilansir dari Channel News Asia, Sabtu (17/8).

TAFEP menegaskan, perkataan yang yang mengecualikan orang Singapura atau menunjukkan preferensi untuk orang non-Singapura dengan basis kerja di Singapura tidak diperbolehkan.

”Dan sebagai bagian dari Fair Consideration Framework (FCF), pengusaha tidak dapat mengajukan lowongan tanpa mengiklankan di Pusat Tenaga Kerja Singapura selama 14 hari kalender dan memberikan pertimbangan yang adil kepada pelamar pekerja lokal,” ujar sang jubir.

FCF merinci persyaratan perekrutan, hanya pekerjaan tertentu, seperti yang ada di perusahaan dengan kurang dari 10 karyawan atau membayar gaji tetap sebesar SGD 15.000 ke atas, yang dikecualikan dari persyaratan periklanan Jobs Bank.

TAFEP me-ngungkapkan, Nas Daily dianggap tak sesuai de-ngan perundang-unda-ngan ketenagakerjaan Singapura.

”Perlu tindakan yang tepat terhadap mereka yang melanggar persyaratan TGFEP dan FCF,” ungkapnya.

”Kami sangat mendorong pengusaha untuk merujuk ke situs web TAFEP untuk daftar kata dan frasa yang harus dihindari dalam iklan pekerjaan,” kata juru bicara itu.

Menanggapinya, Yassin me-ngungkapkan, membuka lowongan karena vlognya, Nas Daily, berkembangan sangat cepat, khususnya untuk kalangan pengikutnya di Vietnam.

”Itulah sebabnya saya ingin pembuat video terbaik untuk video tentang Vietnam, karena mereka memahami budaya,” katanya.

”Saya ingin melatih mereka di Singapura selama beberapa bulan kemudian mempekerjakannya di Vietnam,” ungkapnya.

Terkait viralnya protes terkait lowongan pekerjaan yang disebut tak memenuhi persyaratan ketenagakerjaan di Singapura, pria keturunan Israel-Palestina ini pun me-ngungkapkan bahwa media terlalu membesar-besarkan.

”Media Singapura menulis ini itu, seolah itu masalah besar. Padahal, kenyataannya tidak. Saya mengakui telah mengecewakan sekelompok kecil warga Singapura,” ungkap Nas yang kini masih berada di Islandia.

Yassin sendiri pindah ke Singapura pada April lalu. Di sana, ia mendirikan perusahaan miliknya, Nas Daily Company. Ia telah mempekerjakan lima warga Singapura.

”Saya selalu mempekerjakan penduduk setempat, para videografer hebat. Cuma statusnya hanya sebagai part-time,” ujarnya. (*)

Ismeth Abdullah is Back !!!

0

batampos.co.id – Mantan Gubernur Provinsi Kepri pertama, sekaligus mantan Ketua Otorita Batam, Ismeth Abdullah menyatakan diri maju dalam pencalonan Pilgub Provinsi Kepri 2020.

Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan pewarta saat meresmikan kantor badan pemenangan Ismeth Abdullah (BPIA) 2020 di kantor DPP BPIA yang berada di Komplek Orchid Bisnis Centre Blok D Nomor 1-2 Batam Kota, Sabtu (17/8) sore.

”Kalau dikatakan saya akan maju tahun depan pada Pilgub Provinsi Kepri, saya tegaskan iya, insya Allah saya maju,” tegas Ismeth.

Sebagai langkah awal, Ismeth membuka kantor pemenangannya.

”Kenapa kami harus ada kantor? Karena, biar kami bisa atur strategi selanjutnya. Untuk saat ini kami sedang konsen melakukan pertemuan-pertemuan dengan para tokoh masyarakat di Kepri, serta pertemuan dengan beberapa pengurus parpol dan saat ini terus berjalan,” bebernya.

Partai politik apa saja yang sudah menyatakan memberikan dukungan ke dirinya, Ismeth enggan menyebutkan satu per satu.

”Intinya kami sudah ada komunikasi dengan beberapa parpol. Dan beberapa sudah menyatakan diri siap mengusung saya maju dalam Pilgub Kepri 2020,” terangnya.

Namun, tak menutup kemungkinan, Ismeth nantinya maju dari jalur independen.
Kalau memungkinkan, pihaknya bisa saja maju melalui jalur independen dengan target minimal 150 ribu dukungan warga melalui bukti KTP.

”Namun kalau ternyata banyak parpol yang nantinya mengusung saya maju dalam Pilgub Kepri 2020, saya akan maju melalui jalur parpol. Saat ini kami fokus menggodok kepengurusan di setiap kabupaten/kota di Kepri. Dalam waktu dekat kepengurusan akan dilakukan pelantikan semua,” ujarnya.

Ismeth mengaku dirinya ingin kembali maju dalam pencalonan Pilgub Kepri 2020 setelah sembilan tahun pensiun karena didasari dengan kondisi Kepri, khususnya Batam yang menjadi barometer perekonomian Kepri bukannya makin membaik, justru makin merosot.

”Saya ingin memajukan Provinsi Kepri menjadi lebih baik lagi dari saat ini. Saya ingin menghidupkan sektor investasi yang bermuara pada terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat yang memang saat ini sektor tersebut lagi lesu. Terbukanya lapangan kerja yang semakin banyak, otomatis akan meningkatkan daya beli masya-rakat, perkonomian mikro juga kembali hidup seperti pertokoan, warung, rumah makan, bahkan hunian hotel pun juga ikut terdongkrak dan kembali bergairah,” tegasnya.

Ismeth berjanji, apabila dirinya nanti terpilih memimpin Provinsi Kepri untuk lima tahun ke depan, akan memberikan insentif bagi wisman yang berkunjung ke Batam, begitu juga dengan investor yang ingin berinvestasi atau membuka usaha di Batam.

Pantuan Batam Pos, beberapa tokoh masyarakat ikut menghadiri peresmian rumah pemenangan Ismeth Abdullah sekaligus deklarasi. Seperti mantan pejabat BP Batam, Fitrah Kamaruddin, Bambang Isdianto, pemilik yayasan sekolah MHS, petinggi organisasi Pemuda Pancasila Banjir Banjarnahor, beberapa pengurus Ikabsu seperti sekretarisnya, Fisman, serta beberapa perwakilan parpol seperti yang terlihat yakni perwakilan PKB dan Hanura. (gas)

Perampok Dihajar Massa

0

batampos.co.id – Anggota satuan Polsek Bengkong berhasil mengamankan seorang perampok bernama Octavianus, Sabtu (17/8) persis di depan kios pangkas rambut Eko Bana, Bengkong Kolam.

Kapolsek Bengkong AKP Yu­­hendri mengatakan, pria 24 ta­­­hun itu sebelumnya sempat di­hajar massa yang berada di se­kitar lokasi. Bahkan, sepeda motor yang dirampas dari korbannya, Ryhad Dussol Lihin, yakni motor Be­at BP 3831 OO turut dibakar massa.

”Korban lagi nongkrong di depan Vihara Seipanas, namun pelaku bersama kawanan datang dan meminta korban membubarkan diri. Akhirnya korban pindah dekat pangkas rambut. Namun, pelaku kembali datang dengan membawa senjata tajam, bambu, balok kayu,” kata Yuhendri.

Melihat hal itu korban bersama temannya langsung kabur demi menyelamatkan diri. Namun, pelaku berusaha mengejar dan memukul kaki korban hingga terjatuh.

”Melihat korban tak berdaya, pelaku langsung membawa kabur motor yang dikendarai korban,” sebutnya.

Melihat kejadian tersebut warga langsung mengamankan pelaku dan menghajarnya. Karena tersulut emosi, warga bahkan membakar motor yang baru saja dirampas dari korban.

Sementara, kawannya berhasil kabur. “Masih dalam pengejaran,” ucapnya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor yang dibakar massa, tiga batang kayu balok, dan STNK motor.

Yuhendri menjelaskan bahwa pihaknya masih mengejar kawan pelaku yang berhasil kabur. Menurut informasinya pelaku datang bersama lima rekannya dengan menggunakan dua sepeda motor.

”Masih lidik. Identitas juga sudah kami kantongi. Mudah-mudahan pelaku segera tertangkap. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak supaya cepat terrungkap,” jelasnya. (yui)

Jemaah Haji Indonesia Ikut Memeriahkan HUT ke-74 RI di Makkah

0

Terbentang jarak 8.388 km, kemeriahan perayaan HUT ke-74 RI terasa juga di Makkah. Tepatnya di Hotel Rizq Palace, di kawasan Misfalah, tempat menginap jemaah haji Indonesia. Setelah prosesi potong kue, dilanjutkan dengan lomba balap karung.

Di antara jemaah yang ikut memeriahkan peringatan kemerdekaan Indonesia itu adalah Taufik Haryono dari Embarkasi Bekasi. ”Alhamdulillah, kami mendapatkan fasilitas yang baik dari pihak hotel,” tuturnya. Sehingga tetap bisa merasakan meriahnya 17 Agustusan seperti di Tanah Air.

Pemilik Hotel Rizq Palace Bassam Abdulrazzaq ikut menyampaikan selamat HUT ke-74 untuk bangsa Indonesia.

”Tujuan kami memfasilitasi ini supaya memberikan rasa kebahagiaan kepada jemaah haji Indonesia,” tuturnya.

Dia menjelaskan, hotelnya baru terlibat dalam pelayanan akomodasi haji Indonesia sejak tahun lalu.

Bassam menjelaskan meskipun sedang berada di Makkah untuk menjalankan ibadah haji, jemaah perlu merasakan aura kebahagiaan perayaan kemerdekaan Indonesia. Dia berharap jemaah Indonesia bisa merasakan seolah-olah sedang berada di kampung halaman.

Dia juga menuturkan, sudah maksimal memberikan pelaya-nan. Mulai dari menyiapkan gym dan fasilitas tenis meja. Kemudian air zamzam gratis setiap hari. Lalu layanan city tour di dalam kota Makkah.

”Juga ada kajian Alquran dan belajar membaca Alquran di hotel,” tuturnya.

Menag Lepas Kepula-ngan Jemaah Haji

Sementara itu, Sabtu dini hari Menag Lukman Hakim Saifuddin melepas kepulangan kloter JKS-01 menuju Tanah Air di Tawarat Al Misfalah Hotel. Rombongan jemaah asal Bogor itu terbang menuju Indonesia Sabtu pagi pukul 08.15 WAS.

Sesuai ketentuan, delapan jam sebelum jadwal penerbangan, jemaah sudah berangkat dari hotel ke bandara Jeddah. Sepanjang 17 Agustus ada pemulangan 13 kloter jemaah haji Indonesia dari Jeddah.

Di hadapan para jemaah yang akan naik bus, Lukman menyampaikan sejumlah pesan.

”Selaku Amirul Hajj, atas nama seluruh petugas haji Indonesia, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” katanya. Sebab Lukman mengakui bahwa pelayanan yang diberikan masih jauh dari sempurna.

Dia berharap jemaah bisa memaklumi. Petugas haji sudah memberikan pelayanan yang maksimal kepada hampir 214 ribu jemaah haji reguler Indonesia. Lukman juga memberikan penjelasan bahwa pelayanan haji diberikan di luar negeri. Dengan kondisi sosial, budaya, tradisi, dan adat istiadat, serta iklim yang berbeda dengan di Tanah Air.

”Kalaulah merasa tidak puas, kami mohon maaf sebesar-besarnya,” jelasnya. Dia berharap kepada jemaah haji Indonesia supaya meninggalkan pengalaman atas kurang maksimalnya pelayanan haji di Arab Saudi. Jangan dibawa sampai ke Tanah Air.

Lalu, Lukman juga berpesan supaya seluruh jemaah Indonesia bersyukur karena bisa berhaji tahun ini. Kemudian juga diberi kesehatan hingga proses pemulangan ke Tanah Air. Dia mengingatkan bahwa orang yang sehat dan banyak uang sekalipun, belum tentu bisa berhaji tahun ini. Sebab ada ketentuan kuota.

Lukman juga berharap jemaah bisa menjaga kemabruran. Baginya ada dua hal untuk bisa menjaga kemabruran. Pertama adalah mensyukuri kesempatan yang diberikan Allah untuk bisa berhaji.

”Kita ini orang pilihan dari Allah,” jelasnya.

Cara kedua menjaga kemab-ruran adalah kualitas ibadah individu maupun sosial. Dia mengatakan, jemaah haji harus bisa menebarkan manfaat kepada sesama. Untuk itu Lukman berpesan supaya sepulang di kampung halaman, jemaah haji bisa mening-katkan kesalehan sosial.

f. Hanni Sofia/antara
Jemaah haji asal Jabar ikut memeriahkan HUT ke-74 RI dengan menggelar lomba balap karung di Makkah, Sabtu (17/8).

Catatan sampai kemarin siang kemarin atau hari ke-42 masa operasional haji, ada 211 jemaah yang wafat. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni 194 orang. Pada hari pertama ada satu orang jemaah yang ditanazulkan.

Kepala Daker Makkah Subhan Cholid menuturkan, di hari pertama pemulangan, ada 18 kloter yang berangkat menuju Jeddah. Paling banyak kloter yang menuju Jeddah bisa mencapai 22 kloter setiap harinya. Sepekan ke depan, selain mengatur jemaah yang menuju Jeddah, petugas Daker Makkah juga mengatur jemaah menuju Madinah. ”Nanti tahu-tahu Makkah sudah sepi,” jelasnya.

Ditemui di sela exit meeting di Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah kemarin sore Subhan menuturkan pendorongan 18 kloter menuju Jeddah berlangsung lancar. Bahkan lebih cepat sampai Jeddah dibandingkan sebelumnya. Dia berharap proses pemulangan berjalan lancar sampai jamaah tiba di Tanah Air dan di rumah masing-masing.

Bagi jemaah yang masih di Makkah dan menunggu pemulangan, diharapkan memperhatikan urusan ibadah. Di antaranya adalah pelaksanaan tawaf Ifadah dan sa’i yang menjadi bagian dari rukun haji. Selain itu juga ada kewajiban haji yakni tawaf wada. Jemaah beserta pembimbing diharapkan bisa mengatur waktu sehingga pelaksanaan tawaf Ifadah dan tawah wada tersebut berlangsung lancar.

Subhan juga mengingatkan menjelang kepulangan se-perti ini, jamaah sebaiknya tidak mengunjungi tempat-tempat yang jauh dari hotel. Misalnya untuk berbelanja. Apalagi bagi jemaah yang masih belum terlalu hafal rute untuk kembali ke hotel. Namun, dia bersyukur sampai saat ini tidak ada kasus jemaah terpisah dari rombongan sampai menjelang kepulangan.

Sementara itu Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengapresiasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) atas suksesnya penyelenggaraan haji 1440H/2019 M.

”Saya apresiasi sukses penyelenggaraan haji tahun ini,” terangnya dalam rapat evaluasi awal penyelenggaraan haji di Makkah, kemarin.

Apresiasi juga diberikan Dubes Agus atas pertemuan Lukman dengan Gubernur Makkah yang juga Wakil Ke-tua Komite Tertinggi Penyelenggaraan Haji Khalid Al Feisal bin Abdul Aziz. Pertemuan itu berlangsung di Imarat-Makkah yang berlokasi di Mina, 12 Agustus 2019.

Dubes Agus menjelaskan, Gubernur Makkah adalah penasihat raja, Rais Lajnah Markaziyah (Ketua Komite Haji Pusat) dan Wakil/Naib Lajnat al-Hajj al-Ulya (Wakil Ketua Komite Tertinggi Penye-lenggaraan Haji). Dalam pertemuan kali pertama antara Menag dengan Gubernur Makkah itu, Lukman meminta penambahan daya tampung tenda-tenda dan toilet di Mina bagi jemaah Indonesia. Usulannya, dengan meningkatkan bangunan tenda dan toilet.

Kepada Gubernur Makkah, Lukman juga mengusulkan agar layanan fast track diperluas. Tahun ini, layanan tersebut hanya diberlakukan bagi embarkasi Jakarta. Lukman ingin layanan fast track bisa diterapkan di seluruh embarkasi. Dalam pertemuan itu Lukman tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Mekkah atas peningkatan kualitas layanan kepada jemaah haji Indonesia.

Hasil pertemuan tersebut Gubernur Makkah merespons positif usulan Lukman. Menurutnya, layanan sudah mulai dikembangkan. Dari sebelum-nya hanya Indonesia dan Malaysia, tahun ini diberlakukan juga Pakistan,  Bangladesh, dan India. Terkait pemberlakuan fast track di seluruh embarkasi di Indonesia, masih dikaji karena menyangkut ketersediaan SDM.

Terkait renovasi Mina, Gubernur Makkah mengatakan bahwa saat ini sudah dibentuk Lembaga atau Dewan Khusus proyek Mina dan Arafah. Dewan ini diketuai langsung oleh Putra Mahkota, Pangeran Muhammad bin Salman. (hilmi styawan)

Pertumbuhan Ekonomi Malaysia Digerakkan Beragam Proyek Besar

0

batampos.co.id – Pertumbuhan ekonomi Malaysia untuk paruh kedua tahun ini terlihat semakin sehat karena didorong oleh proyek-proyek besar yang sedang berlangsung, meskipun ketidakpastian ekonomi global masih menghantui. Hal ini diungkapkan langsung Penga-mat Ekonomi Malaysia yang juga pengusaha Maybank Kim Eng Group, Lee Ju Ye .

Dia mengatakan, di antara mega proyek tersebut adalah East Coast Rail Link (ECRL) yang telah dihidupkan kembali dan MRT 2 Lembah Klang serta proyek LRT 3 yang akan menjadi faktor yang menopang pertumbuhan dalam jangka panjang.

”Tentu saja ada risiko turun ke babak kedua dan saya pikir Malaysia tidak akan terhindar dari ketegangan perdagangan Cina-AS. Ekspor masih negatif dan sentimen konsumen telah turun sedikit serta sentimen bisnis,” ujar Lee seperti dilansir dari Kantor Berita Malaysia, Bernama, kemarin.

Dia mengatakan, minat yang ditunjukkan perusahaan-perusahaan internasional dalam memindahkan operasi mereka ke Malaysia akan menghasilkan angka ekspor positif bagi negara yang akan datang, disumbangkan oleh produk-produk manufaktur. Oleh karena itu, skenarionya adalah Malaysia telah meng-ungguli sebagian besar nega-ra Asean lainnya yang mencatat pelambatan pada kuartal kedua 2019 (2Q19).

Dia juga mengatakan, Malaysia adalah satu-satunya negara di kawasan itu yang tidak memangkas perkiraan pertumbuhan yang menghasilkan angka yang lebih baik di 2Q19.

ilustrasi

”Produk domestik bruto kuartal kedua Malaysia (GDP) mengejutkan di atas 4,9 persen, lebih tinggi dari perkiraan konsensus di 4,7 persen dan saya pikir ini adalah berita positif bagi negara.

”Di antara bidang-bidang yang mendorong pertumbuhan masih konsumsi swasta yang tetap tangguh dan Anda memiliki investasi swasta yang lebih baik juga. Saya pikir Malaysia melihat semua manfaat yang datang dari perang perdagangan Cina-AS sampai batas tertentu,” tambahnya.

Menurut Lee, Malaysia melihat persetujuan investasi asing langsung (FDI) melonjak kuat di sekitar 100 persen pada 2018 serta pada kuartal pertama 2019, dengan lebih banyak perusahaan tertarik untuk pindah ke Malaysia.

Sementara itu, mengomentari kemungkinan resesi teknis yang diharapkan pada tahun 2020, karena ketidakpastian ekonomi dan efek dari perang perdagangan Cina-AS, dia mengatakan, situasinya tidak akan seburuk seperti 2008 karena tidak melibatkan krisis keuangan global.

”(Situasi) akan benar-benar tergantung pada bagaimana hal-hal terjadi antara Cina dan AS selama beberapa bulan ke depan. Kami tidak berharap melihat resesi pada 2019, tetapi pada tahun 2020, itu terlihat mungkin jika kedua negara melanjutkan untuk berdebat tentang perdagangan juga sisi teknologi.

”Jadi, saya pikir Asean mungkin akan memasuki tahun 2020 dalam suasana hati-hati, terutama negara-negara yang berorientasi eksternal seperti Singapura dan Thailand, dan Malaysia sampai batas tertentu,” tambahnya.

Lee mengatakan, krisis saat ini lebih condong ke isu-isu terkait perdagangan bila dibandingkan dengan lingkungan resesi 2008, yang menghasilkan efek limpahan yang lebih besar ke seluruh perekonomian.

“Bahkan untuk negara seperti Singapura, kami tidak berpikir resesi akan sedalam yang kita lihat di 2008,” ujarnya. (*)

Kho Ping Hoo; Digemari Presiden hingga Pembaca yang Balas Dendam

0

Di sela kemeriahan ulang tahun republik ini tiap 17 Agustus, tidak banyak yang tahu bahwa tanggal tersebut adalah hari lahir maestro penulis cerita silat. Penulis itu berjasa menumbuhkan minat baca remaja Indonesia era ’70-an hingga ’80-an. Tak lain adalah Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo.

ANDA mengenal nama-nama seperti Soeharto, B.J. Habibie, Gus Dur, Sultan Hamengkubuwono IX, Mahfud MD, Emha Ainun Nadjib, atau Tri Rismaharini? Mereka adalah tokoh besar dari latar belakang dan profesi berbeda. Tapi ada satu hal yang membuat mereka sama. Apa itu? Mereka adalah penggemar cerita silat (cersil) karya Kho Ping Hoo.

Gaya tulisannya yang menarik, diselingi alur cerita dan konflik yang seru serta memantik imajinasi pembaca, membuat penggemar ceritanya penasaran untuk terus melanjutkan ke jilid atau judul-judul berikutnya. Penggemar cersilnya beragam.

Dari masyarakat biasa hingga pejabat dan tokoh-tokoh penting yang disebutkan tadi.

Budi Santoso, petani tembakau di Temanggung, mengungkapkan kenangannya saat masih SMP di tahun ’70-an. Saat itu ada belasan teman di kelompoknya. Dari belasan itu, dia dan dua anak lagi terbiasa membaca cersil Kho Ping Hoo.

“Kami sering ngobrol tentang kisah seru di cersil itu dan memperagakan gerakan-gerakan silatnya. Teman yang lain penasaran dan kemudian satu per satu ikut membaca. Akhirnya, kami semua menjadi pembaca setia Kho Ping Hoo hingga dewasa,” kenangnya.

Sementara itu, Supradaka, dosen sebuah perguruan tinggi di Jakarta, tertarik karena cersil Kho Ping Hoo menyajikan konflik antartokoh dengan menarik dan kadang mengejutkan.

“Saya selalu dibuat penasaran oleh ceritanya dan tambahan ilustrasi di cersil ini benar-benar membangun imajinasi saya,” jelas pengagum kisah Pendekar Bongkok, salah satu judul dari seri Bu Kek Siansu, karya masterpiece Kho Ping Hoo.

Lain lagi pengakuan Hari Hardono. Pemerhati komik kelahiran Semarang itu lebih menyukai karya Kho Ping Hoo yang berlatar silat Indonesia. Judul favoritnya adalah Badai Laut Selatan.

“Bahasanya runtut dan enak dibaca. Apalagi, ada bumbu erotis yang dikemas dengan manis,” ujar lelaki penggemar paku payung (pines) itu.

Kho Ping Hoo lahir di Sragen pada 17 Agustus 1926. Anak ke-2 dari 12 bersaudara pasangan Kho Kiem Poo dan Sri Welas Asih itu hidup penuh keprihatinan. Sejak belia, Kho Ping Hoo terbiasa kerja serabutan dan upahnya diserahkan kepada sang ibu yang berprofesi sebagai pedagang di pasar. Dia sangat menyayangi ibunya. Dari sang ibulah dia mengenal banyak pelajaran dan petuah-petuah tentang kehidupan. Ibunya pandai bercerita dan merangkai kalimat-kalimat bijak yang mudah dipahami anak-anaknya.

Kemampuan bercerita itulah yang kelak menurun kepada Kho Ping Hoo sehingga lihai menuliskan cerita-cerita yang menarik dalam setiap karyanya. Sedangkan dari sang ayah, dia mencontoh kebiasaan membaca buku, terutama buku-buku filsafat yang menjadi kegemarannya. Pendidikan formalnya hanya sampai kelas 1 di HIS (Hollandsch-Inlandsche School). Kepiawaian menulisnya terasah secara otodidak.

Kho Ping Hoo semasa hidup (FILE KELUARGA)

Kho Ping Hoo mengawali karir menulisnya tahun 1956, saat tinggal di Tasikmalaya. Awalnya, dia menulis cerpen roman percintaan di majalah Selecta, Pancawarna, Star Weekly, dan lain-lain. Bersama beberapa penulis di kota itu, dia mendirikan majalah Teratai sebagai wadah bagi komunitas penulis. Untuk mendorong penjualan Teratai, mereka punya ide memuat cerita-cerita silat yang waktu itu diminati masyarakat.

Kho Ping Hoo lalu menghubungi Oey Kim Tiang, seorang penulis dan penerjemah cerita silat Mandarin yang terkenal saat itu, untuk menyumbangkan karyanya ke Teratai. Namun, permintaan tersebut ditolak. Penolakan Oey Kim Tiang itulah yang membuat Kho Ping Hoo memberanikan diri untuk mencoba menulis sendiri cerita silat, bukan menerjemahkan seperti Oey Kim Tiang. Sebab, dia memang tidak bisa membaca huruf Mandarin.

Sejak saat itu Kho Ping Hoo rutin menulis cerita silat Mandarin. Judul cersil pertamanya adalah Pedang Pusaka Naga Putih (Pek-liong Po-kiam). Di tahun-tahun selanjutnya, cersil karyanya terus mengalir deras dan makin digemari pembaca. Selain cersilnya dimuat di majalah, Kho Ping Hoo juga menerbitkan sendiri karya-karyanya lewat penerbit Jelita yang didirikannya serta mengedarkannya sendiri ke toko-toko buku dan persewaan komik yang pada masa itu menjamur di berbagai daerah.

Pecahnya kerusuhan berbau rasial pada tahun 1963 membuat Kho Ping Hoo sekeluarga pindah ke Solo. Menurut Lina Setyowati (Kho Djoen Lien), adik bungsunya di Sragen, kakaknya sangat sedih saat peristiwa itu terjadi.

“Saya nggak masalah rumah dan harta benda saya dibakar, tapi saya sangat sedih karya-karya saya ikut musnah,” kenang Lina, menirukan ucapan Koh Ping, begitu dia biasa memanggil sang kakak.

Menurut Lina, Koh Ping adalah pribadi yang sangat mengayomi dan melindungi seluruh keluarga. Koh Ping juga menanggung pendidikan adik-adiknya, memberi modal usaha, bahkan membelikan tanah dan rumah untuk sang ibunda.

“Koh Ping ibarat beringin bagi kami. Dia jadi pelindung dan panutan. Dia juga menjadi penengah dan pendamai jika adik-adiknya ada masalah keluarga,” ungkap Lina.

Setelah menetap di Mertokusuman, Solo, pada1964, Kho Ping Hoo mendirikan CV Gema, percetakan dan penerbit karya-karyanya selanjutnya. Dalam catatan CV Gema, Kho Ping Hoo sudah menulis 133 judul cersil, baik judul lepas maupun serial. Terdiri atas 110 judul cerita silat Mandarin dan 23 judul cerita silat berlatar budaya Indonesia. Tiap-tiap judul terdiri atas puluhan jilid. Yang terbanyak adalah Jodoh Rajawali, 62 jilid.

Data itu belum mencakup karya-karya awal saat Kho Ping Hoo masih berada di Tasikmalaya. Sepeninggal Kho Ping Hoo, CV Gema dipimpin Bunawan Sastraguna, sang menantu, dibantu anak-anak Kho Ping Hoo yang lain hingga sekarang.


Bunawan Sastraguna, sang menantu yang memimpin CV Gema, menunjukkan karya terlaris. (WAHYU KOKKANG/JAWA POS)

Bunawan mengembangkan CV Gema dengan mencetak ulang karya-karya Kho Ping Hoo yang hingga kini masih sangat banyak penggemarnya. Seri Bu Kek Siansu adalah yang paling banyak dicetak ulang. Dan, dari 17 judul di seri itu, Pendekar Super Sakti merupakan judul yang paling laris. “Kami tidak ingat lagi sudah berapa kali cetak ulang,” terang Bunawan.

Pembeli cersil Kho Ping Hoo tersebar bahkan hingga mancanegara. Tercatat, ada pembeli dari Amerika, Belanda, Australia, Arab Saudi, dan Taiwan. Ada juga pembeli yang memborong dalam jumlah besar semua judul, baik untuk koleksi pribadi maupun perpustakaan.

“Ada lagi jenis ‘pembaca balas dendam’, yakni mereka yang saat remaja dulu sering dimarahi orang tuanya lantaran lebih suka baca komik daripada belajar dan kini, saat mereka sudah sukses dan kaya, mereka borong semua judul karya Kho Ping Hoo untuk dibaca sesuai urutan serialnya,” imbuh Bunawan. (WAHYU KOKKANG, Solo-Sragen, Jawa Pos)