Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11372

BPOM Amankan 428 Kaleng Makanan Ilegal Dari Pekan Baru

0
Kepala BPOM Kepri, Yosep memperlihatkan makanan kaleng ilegal yang diedarkan di kabupaten Karimun. Makanan kaleng ilegal tersebut didatangkan distributor dari Kota Pekanbaru, Riau. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepri me-ngamankan 428 kaleng makanan ilegal, Kamis (9/5) di Tanjungbalai, Karimun. Dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan BPOM Kepri terhadap distributor, makanan ilegal itu didatangkan dari Pekanbaru.

”Kami masih belum melakukan menetapkan tersangka, karena pemeriksaan ini masih terus berjalan,” kata Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan, Senin (13/5). Menurutnya, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat ke BPOM Kepri yang menyebutkan ada makanan tanpa izin beredar di Tanjungbalai, Karimun.

Mendaoatkan informasi tersebut BPOM Kepri, langsung melakukan pengecekan. ”Ternyata memang ada, beberapa makanan kaleng yang dijual di toko tidak memiliki izin edar,” ujar Yosef. Baca Juga : BPOM Perketat Jual Beli Obat dan Makanan

Pihaknya lantas melakukan penelusuran dan menemukan gudang distributor makanan yang tak memiliki izin edar tersebut. Di gudang tersebut, pihaknya menemukan 60 kaleng Mili Peach Halves, 96 kaleng Mili Cut Asparagus, 192 kaleng New Moon Razor Clams, Mie tujuh kardus dan 80 kaleng Flying Wheel Abalone.

”Khusus untuk Abalone itu, ternyata harganya sangat mahal. Satu kaleng dijual dengan harga Rp 900 ribu,” ujar Yosef.  Makanan kaleng abalone ini, kata Yosef, biasanya hanya keluar saat perayaan besar saja.

Yosef menuturkan dari pengakuan distributor, makanan tersebut hanya diedarkan di daerah Tanjungbalai Karimun saja. ”Tapi kami masih melakukan penelusuran terkait ini,” tuturnya.

Apabila terbukti melakukan pelanggaran, pelaku pendistribusian makanan ilegal tersebut dijerat dengan menggunakan pasal 142 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. ”Dengan sanksi pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak 4 miliar rupiah,” ujarnya.

Yosef mengatakan, pangan ilegal sangat berisiko terhadap kesehatan. Karena diedarkan sebelum melalui evaluasi mutu dan keamanan oleh BPOM. Kepada para konsumen, Yosef berharap agar selalu cerdas membeli produk pangan.

Agar aman, masyarakat harus melakukan cek KLIK yakni cek kemasan (jangan terima produk dengan kemasan rusak), cek label (kelengkapan label seperti nama dan alamat produsen atau importir, komposisi, netto, kode produksi), cek izin edar (harus terdaftar di BPOM) dan cek kedaluwarsa.

”Apabila masyarakat membutuhkan informasi ataupun aduan tentang Obat dan Makanan dapat menghubu-ngi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BPOM atau datang langsung di kantor BPOM,” pungkasnya. (ska)

Nasabah Mandiri Yang Berbelanja di Bintan 21 Gratis Minyak Goreng dan Diskon 20 Persen Fiestapoin

0

Belanja menggunakan Kartu Kredit Bank Mandiri di Supermarket Bintan 21, mendapatkan Minyak Goreng Sunco dan diskon 20 persen Fiestapoin. Program ini merupakan program kerjasama yang diadakan di bulan Ramadan antara Bank Mandiri dengan Supermarket Bintan 21.

Branch Sales Manager Bank Mandiri Cabang Tanjungpinang Ade Hijrah Putra mengatakan bahwa program ini rutin dilakukan di setiap event Ramadan. Dimana pihaknya memberikan penawaran dan benefit khusus kepada nasabah Bank Mandiri.

“Khususnya yang terus senantiasa untuk bertransaksi menggunakan kartu kredit Bank Mandiri,” katanya, Senin (13/5).

Dijelaskan dia, customer base kartu kredit bank mandiri mencapai 25ribu sedangkan kartu debit bank mandiri sebanyak 350 ribu yang ada di Kepulauan Riau. Untuk memfasilitasi dan memudahkan nasabah Bank Mandiri tersebut perlu diadakan program taktikal di salah satu merchant yakni di Supermarket Bintan 21. Mekanisme program ini cukup mudah, nasabah kartu kredit bank mandiri belanja diatas Rp 500.000 maka mendapatkan 1 Liter minyak goreng Sunco dan potongan harga 20 persen menggunakan fiestapoin.

Sementara bagi nasabah yang bertransaksi diatas Rp 200 ribu menggunakan kartu debit Bank Mandiri hanya mendapatkan diskon 20 persen dari fiestapoin.

“Dengan diadakannya program ini diharapkan nasabah yang memiliki poin dan tidak pernah digunakan poinnya, bisa ditukarkan dengan berbelanja di Supermarket Pasaraya Bintan 21,” papar Hijrah.

Hijrah menambahkan apabila nasabah Bank Mandiri untuk cek poin bisa melalui electronic banking yakni dari mandiri online, sms banking, dan anjungan tunai mandiri (ATM). Sedangkan poin nasabah tersebut bisa didapatkan dari transaksi di merchant, pembayaran tagihan dan auto debet rekening, pembelian pulsa di aplikasi mandiri online, transfer rekening, dan top up e-wallet.

Terdapat 30 merchant potensial di Tanjungpinang dengan kategori supermarket/mini market dan restaurant yang bisa diberikan program fiestapoin dan program taktikal Bank Mandiri

“Harapannya di tahun 2019 ini 30 merchant tersebut sudah ada bentuk kerjasama terkait program lokal yang tujuannya memudahkan nasabah Bank Mandiri menikmati program dan benefit dari fiestapoin,” Tutup Hijrah (adv/rng)

Komisi II DPR RI dan Ombudsman Meminta Penunjukan Wali Kota Batam Sebagai Ex Officio Dibatalkan

0

 

Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady saat menghadiri RDP di Komisi II DPR RI membahas mengenai wali kota sebagai ex officio, Senin (13/5/2019). foto: istimewa

batampos.co.id – Komisi II DPR RI bersama Ombudsman RI meminta pemerintah untuk membatalkan rencana penunjukan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sebagai Ex Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Pembatalan tersebut merupakan kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di gedung DPR RI, Senin (13/5/2019). DPR RI dan Ombudsman menilai penunjukan Wali Kota Batam sebagai Ex Officio berpotensi terjadinya mal administrasi. Baca Juga: Ex Officio Kepala BP Batam Belum Ada Kepastian

Dalam hasil kesimpulan tersebut juga disebutkan agar pemerintah membuat Peraturan Pemerintah (PP) mengenai hubungan kerja antara Pemkot Batam dengan BP Batam.

Kesimpulan rapat RDP di Komisi II DPR RI terkait Wali Kota Batam sebagai ex officio Kepala BP Batam. Foto: Istimewa

Agar dapat diatur dengan jelas pembagian kewenangan dan mekanisme koodinasi antara Pemko dan BP Batam sesuai amanah UU Nomor 53 Tahun 1999 juncto UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah Pasal 360 ayat 4. Baca Juga: Catatan Pengusaha jika Walikota sebagai Ex Officio Kepala BP Batam

Selain itu, Komisi II DPR RI meminta Ombudsman RI untuk menindaklanjuti keputusan rapat dengan segera mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo, terkait hasil kajian penyelesaian masalah Batam.

Komisi II DPR RI juga meminta pimpinan DPR RI untuk segera menindaklanjuti keputusan rapat dengan segera mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo, terkait kesimpulan rapat nomor 1 untuk selanjutnya agar segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) DPR RI penyelesaian masalah Batam.

Tidak hanya itu, Komisi II DPR RI terkait dengan poin 1 meminta pemerintah untuk menangguhkan pembahasan RPP tentang perubahan kedua atas PP Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Dalam rapat tersebut anggota Komisi II DPR RI, Dwi Ria Latifa, menyampaikan pemerintah lebih baik mencari solusi banyaknya masyarakat Kota Batam yang banyak di PHK.

Menurutnya pemerintah harusnya berbicaralah tentang bagaimana pegawai BP Batam sudah resah karena sebentar lagi nasibnya akan dipertanyakan. Kemudian tentang investasi yang tidak masuk di Batam gara-gara ribut terus persoalan tersebut.

“Dan bicaralah tentang bagaimana masyarakat Batam sekarang tidak lagi seperti dulu, ekonomi mati. Tadi pak ketua bilang datang ke Kota Batam seperti kota mati, saya juga sedih itu kampung kelahiran saya,” katanya.(esa)

Pembangunan PLTMG di Natuna belum Terwujud

0

batampos.co.id – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) di Natuna hingga saat ini belum direasliasikan. Padahal sebelumnya pihak PLN sudah melaksanakan kajian dan melakukan peninjauan di lapangan untuk menetapkan lokasi yang cocok.

Menurut manajer PLN Ranai Dwi Ristiono, rencana pembangunan PLTMG untuk mengembangan kelistrikan di Natuna sudah disiapkan. Bahkan sudah menetapkan lokasinya di Penarik, Kecamatan Bunguran Selatan.

Namun untuk merealisasinya, sambungnya Dwi, pihak PLN juga melihat rasio pemakaian listrik di Natuna. Karena daya yang diproduksi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), baik di Ranai dan Piang Tengah Selat Lampa saat ini mengalami surplus daya.

ilustrasi PLTMG
foto: plnbatam.com

”Pembangunan PLTMG akan dilaksanakan jika pemakaian listrik di Natuna sudah meningkat dari sekarang. Karena saat ini saja kami masih surplus daya,” jelasnya, Jumat (10/5).

Dwi mengatakan, PLTMG akan dibangun di Natuna jika pemakaian listrik sudah meningkat sebesar 40 persen dari beban puncak saat ini sebesar 6.700 kilowatt. Sementara kondisi saat ini, pada posisi beban puncak, surplus daya masih 3.500 kilowatt.

”PLTMG di Natuna sudah direncanakan Jika beban daya meningkat dengan pesat. Maka rencana PLTMG akan dibangun di Penarik sebagai supplai daya dengan pola operasi sinkron antar pembangkit,” jelasnya.

Bahkan saat ini PLN sedang dalam proses pemasangan jaringan yang sudah menggunakan sistem penghantar berisolasi (A3CS). Jika jaringan ini selesai dibangun, maka pasokan daya listrik akan bersumber dari PLTD Pian Tengah. (arn)

Belajar Nyaman di Perpustakaan BP Batam

0

batampos.co.id – Sejak awal dibangun pada tahun 1971, Kota Batam memang didesain untuk menyaingi negara tetangga Singapura. Sehingga fokus pembangunan saat itu hingga sekarang memang untuk mendukung perkembangan daerah industri dan teknologi.

Fokus pada pembangunan ekonomi yang terus dilakukan, walaupun realisasi tujuan untuk mengimbangi perkembangan Singapura nampaknya semakin jauh, sedikit banyak telah mempengaruhi aspek lain yang sejatinya tidak kalah penting. Salah satunya adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui penyediaan fasilitas pendidikan.

Walaupun secara umum proses belajar mengajar di Batam telah berlangsung, akan tetapi hadirnya dukungan pada proses tersebut masih menjadi hal yang tidak banyak ditemui. Contohnya adalah fasilitas perpustakaan yang nyaman, lengkap, dan mudah diakses oleh pelajar dan masyarakat secara umum.

Meskipun demikian, tidak berarti fasilitas pendukung tersebut tidak ada sama sekali. Beberapa perpustakaan yang ada di Batam, meskipun tidak banyak, cukup mumpuni menghadirkan kenyamanan bagi pengunjung.

Perpustakaan Badan Pengusahaan (BP) Batam adalah salah satunya. Berlokasi di lingkungan Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) BP Batam di Jalan Engku Putri, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Perpustakaan BP Batam memiliki koleksi yang tergolong lengkap, mampu memenuhi kebutuhan anak-anak sekolah hingga mahasiswa.

Abdul Rojak, Pegawai Perpustakaan BP ini menjelaskan, setidaknya ada sekitar 12 ribu bahan bacaan yang menjadi koleksi perpustakaan yang buka pada setiap Senin sampai Jumat ini. Jumlah tersebut bisa saja lebih banyak jika menghitung buku-buku yang belum terdata dalam sistem di perpustakaan.

foto” batampos.co.id / bobi bani

Koleksi-koleksi yang ada di perpustakaan yang terletak di lantai dua ini diantaranya filsafat, karya umum, agama, ilmu sosial, kesusateraan, ilmu terapan, bahasa, tugas akhir skripsi, tesis, dan koleksi lainnya.

Hadirnya perpustakaan ini, lanjut Rojak, tidak hanya dirasakan warga Batam saja, perpustakaan ini juga menjadi tempat tujuan bagi mahasiswa dari luar daerah yang meneliti tentang perkembangan Kota Batam sebagai tugas akhir mereka.

“Mahasiswa dari daerah lain ada yang sampai S3 (Strata 3) mengambil data di sini, kalau anak-anak sekolah yang PKL sudah banyak,” kata Rojak ketika ditemui di perpustakaan pada Senin (13/5).

Rojak melanjutkan, kenyamanan pengunjung memamg menjadi prioritas perpustakaan yang berdiri pada 2008 ini. Selain menghadirkan bahan bacaan, pengunjung akan dimanja dengan fasilitas komputer, televisi, dan wifi gratis yang bisa dinikmati. Perpustakaan ini juga dilengkapi dengan online katalog yang memudahkan pengunjung menemukan koleksi yang mereka cari.

Berada di kawasan PDSI BP membuat prosedur masuk ke perpus ini terbilang ketat. Meskipun demikian hal tersebut tidak lantas membuat langkah masyarakat untuk datang menjadi sulit, karena para penjaga di kawasan ini sangat ramah. Mereka yang baru pertama kali berkunjung akan diarahkan langsung menuju ke perpustakaan tanpa khawatir tersesat.

Sampai di depan pintu masuk, para tamu akan melewati spanduk besar bertuliskan ucapan selamat datang ke Perpustakaan BP Batam. Melewati pintu masuk ini, pengunjung akan langsung bisa melihat susunan rak yang berisi koleksi buku.

Sebelum sampai di sana dan memilih koleksi bacaan, para pengunjung dihadapkan pada meja daftar hadir di bagian depan, dan sebuah pintu kecil dengan rolling dor di bagian kanan menuju rak yang terlihat sebelumnya. Di sanalah Rojak dan satu rekannya bertugas melayani pengunjung yang datang.

Rasa dingin yang menyamankan memang sudah terasa sedari awal kita memasuki kawasan ini. Begitu juga dengan suasana senyap khas perpustakaan yang membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.

Diantara beberapa rak dengan ukuran kecil dan besar yang berdiri, tersusun dua meja lengkap dengan delapan kursi empuk. Jaraknya kedua meja ini tidak terlalu jauh, namun tidak mengganggu masing-masing tamu yang ada di meja. Di sisi lain ruangan, terdapat meja dengan sekat-sekat yang diperuntukan buat mereka yang ingin benar-benar fokus. Biasanya orang-orang yang datang dan menempatkan meja tersebut adalah mereka yang datang membawa laptop.

Tidak hanya itu, di perpustakaan ini juga terdapat (Bank Indonesia (BI) Corner, berisi rak khusus dengan kumpulan buku-buku ekonomi, dua sofa, televisi, dan satu unit komputer. Rojak menjelaskan, BI Corner ini sudah ada di perpustakaan sejak akhir 2018 lalu.

Perpustakaan ini juga menyediakan lokasi lain, pengunjung yang tidak ingin membaca sambil duduk di kursi atau di meja, bisa memanfaatkan karpet yang disediakan untuk mereka yang ingin membaca sambil duduk lesehan. Karpet tersebut diletakan berada di bagian pojok perpustakaan berhadapan dengan rak buku berisi koleksi biografi tokoh-tokoh nasional dan dunia.(bbi)

Hindari Konvoi, SMKN 1 Batam Umumkan Kelulusan Melalui Website

0
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Batam akan mengumumkan kelulusan siswa melalui website sekolah. Hal itu dilakukan guna menghindari para siswa melakukan konvoi di jalanan.
Humas SMKN 1 Kota Batam, Junaide, mengatakan pengumuman akan diluncurkan tepat pukul 16.00 WIB. Pihaknya berharap siswa kelas 12 yang sudah mengikuti UNBK diharapkan tidak datang dan kumpul di sekolah.
Karena hasil kelulusannya dapat dilihat dari rumah. “Nanti pukul 16.00 WIB melalui website. Biar anak-anak tak ngumpul dan konvoi-konVoi yang tak berguna,” ujarnya, Senin (13/5/2019).
Disinggung tentang hasil kelulusan, Junaide belum mau menyampaikannya ke media. Namun, dia memastikan bahwa hasilnya cukup memuaskan. “Cukup memuaskan, secara provinsi saya rasa kawan-kawan (media) uda tahu,” ujarnya.(eja)

Sepeda Motor Raib di Parkiran

0

batampos.co.id – Sepeda motor Honda Beat BP 2xx2 CG milik Thamrin, pekerja galangan kapal di Tanjunguncang lenyap saat dia sedang menjalahi salat Dzuhur.

Pelaku diduga dua orang remaja yang datang ke lokasi masjid dengan satu sepeda motor. Sepeda motor korban dibawa pergi dengan cara didorong.

“Tadi ada yang lihat kalau ada dua orang anak yang keluar (dari lingkungan masjid) sambil dorong motor Beat seperti sepeda motor saya,” ujar Thamrin, saat mengadu ke Mapolsek Batuaji.

Thamrin juga yakin jika sepeda motor yang didorong dua remaja itu adalah sepeda motornya sebab dia saat parkir di lupa kunci stang sehingga memudahkan pelaku untuk bawa keluar dengan cara dorong bergandengan sepeda motor tadi.

“Saya sering salat di masjid itu aman-aman saja selama ini. Apalagi itu kan tempat ibadah, makanya tak kunci stang,” katanya.

Laporan Thamrin diterima dan didalami jajaran Polsek Batuaji sehingga besar harapan Thamrin sepeda motornya bisa ditemukan kembali.

Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe sebelumnya menghimbau masyarakat untuk lebih hati-hati lagi dengan kendaraan saat parkir sekalipun di tempat yang aman. Biasakan kunci ganda dan parkir di tempat yang aman.

“Lihat betul-betul situasi di sekitar saat parkir. Pastikan aman dan kenakan kunci ganda. Jangan sampai lupa kunci kontak atau peluang lain yang bisa menimbulkan niat pelaku kejahatan,” tegas Dalimunthe. (eja)

SMAN 10 Batam Umumkan Hasil UN, Malam Ini Pukul 20.00 melalui WA

0
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 10 Batam, Heni Aprianie

batampos.co.id – Pengumuman hasil ujian nasional 2018/2019 untuk tingkat sekolah SMA dilaksanakan serentak pada Senin (13/5) hari ini. Pada prosesnya tiap sekolah memiliki kebijakan tersendiri terkait bagaimana proses pengumuman itu disampaikan kepada para siswa.

Ada yang dilakukan dengan cara konvensional dengan menghadirkan para siswa di sekolah, ada juga model lain dengan memanfaatkan kemudahan komunikasi melalui media sosial.

SMAN 10 Batam merupakan salah satu sekolah yang menggunakan cara tidak biasa dalam memberikan pengumuman. Kepada 100 siswanya yang menjalani UNBK tahun 2019 ini, pihak sekolah memberikan pengumuman dengan memanfaatkan aplikasi pesan Whatapps (WA).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 10 Batam, Heni Aprianie menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan siswa dan orangtua siswa terkait pengumuman ini. Secara teknis nantinya koordinasi akan dilakukan dalam grup WA yang telah dibentuk.

Untuk pengumuman sendiri, pihaknya akan memberikan langsung melalui jalur pribadi kepada siswa yang bersangkutan.

“Karena hasil itu privasi siswa, jadi kami sampaikan secara pribadi kepada mereka,” kata Heni ketika dihubungi pada Senin (13/5/2019).

Untuk waktu tepat pengumuman sendiri, Heni menjelaskan pihaknya memilih pukul 20.00 WIB. Waktu ini dipilih berdasarkan beberapa pertimbangan, utamanya untuk menghindari para siswa melakukan konvoi kelulusan, terlebih saat bertepatan dengan momen bulan puasa.

Wanita dengan tahi lalat di bagian dagu ini juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian perihal kemungkinan aktivitas konvoi muridnya ini. Meskipun demikian ia berharap para siswa tidak sampai melakukan aksi tersebut, karena dapat membahayakan keselamatan mereka.

“Kalau ada konvoi juga, sungguh keterlaluan ya, karena ini (pengumuman) waktunya sudah malam,” kata Heni lagi.

Selain itu, Heni juga mengungkapkan bahwa pihaknya juga sudah mewanti-wanti kepada para siswa untuk tidak melakukan konvoi. Jika tetap membandel, pihak sekolah akan menahan surat kelulusan sementara mereka. Ancaman tersebut, lanjut Heni, untuk menakuti siswanya.

Lebih jauh, wanita asal Jawa Barat ini mengaku kesulitan menghadapi momen yang dianggap sebagai perayaan bagi para siswa ini. Tahun 2018 lalu, pihaknya sempat tidak membolehkan siswa membawa seragam untuk menghindari aksi coret-coret seragam, akan tetapi hal tersebut tetap berlangsung.(bbi)

Menukar Uang Baru di Pinggir Jalan

0
MANFAATKAN MOMEN: Uang pecahan lembaran Rp 5 ribu, 10 ribu, dan 20 ribu yang dijajakan untuk ditukarkan menjelang lebaran. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

batampos.co.id – Meski lebaran masih lama, namun jasa penukaran uang baru untuk lebaran kembali muncul di Kecamatan Lamongan. Bairi, salah satu penerima penukaran uang baru, mengatakan, dirinya ingin konsumennya tahun lalu mengetahui keberadaannya.

Sehingga, dia memilih mulai menerima jasa penukaran uang baru di pinggir jalan. “Kalau sekarang lebih awal lagi dibanding tahun lalu. Karena semakin lama semakin banyak jasa penukaran uang di sini,” ujarnya.

Menurut dia, sebagian pengguna jalan mampir menanyakan nilai jasa penukaran uang baru. Mereka diperkirakan menukarkan uang pecahan saat menerima gaji.

Meski demikian, ada sejumlah orang yang mulai menukarkan uangnya dengan pecahan uang baru. Nilainya, Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.

“Kalau sekarang, dominan para pengusaha yang melakukan penukaran. Karena dia tahu semakin mendekati lebaran, jasanya semakin mahal,” jelasnya.

Biasanya, lanjut Bairi, ketika puasa memasuki hari ke-20, banyak orang yang menukarkan uang baru. Sebab, sebagian di antara mereka sudah menerima gaji dan THR.

“Jasa penukaran sama seperti tahun kemarin. Penukaran uang Rp 100 ribu, minta jasa tambahan Rp 10 ribu. Begitu seterusnya,” ujarnya.

Dia mewaspadai adanya uang palsu. Jika menerima uang palsu, maka dirinya bakal merugi. “Pastinya mengajak teman untuk melakukan pengawasan pembeli agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan nantinya,” katanya.(bj/mal/yan/jar/min/JPR)

Kue Jungkong, Lembut, Dingin di Mulut

0
Kue jungkong
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Bulan suci Ramadan merupakan waktu yang tepat berburu makanan tradisional yang mulai langka dijual di pasaran. Sebab, saat sejumlah pelaku usaha berlomba-lomba menawarkan makanan yang jarang ditemui sehari-harinya.

Seperti Kue Jungkong makanan khas Bangka Belitung misalnya. Makanan bertekstur lembut dan rasa manis ini bisa membuat pencicipnya bernostagia dengan masa kecil.

Ciri khas dari kue jongkong memiliki tiga lapisan warna yang sangat khas yaitu bagian paling bawah berwarna coklat gelap, dibagian tengah hijau pandan dan bagian paling atas berwarna putih. Ke khasan yang dimiliki membuat sebagian orang susah melupakan kue tradisional yang satu ini.

Satu lagi yang menjadi ciri khas kue jungkong yang asli adalah menggunakan bahan pewarna alami bukan pewarna buatan, dan tentu saja tidak menggunakan bahan pengawet. Warna hitam yang ada pada lapisan terbawah menggunakan gula merah yang dihaluskan, warna hijau berasal dari pandan sekaligus sebagai pengharum aroma, sedangkan bagian warna putih adalah perpaduan antara tepung dan santan.

Nah, kue Jungkong ini biasanya ada di bazar-bazar Ramadan. Seperti di Bazar Worderfood Ramadhan (BWR) yang digelar Pemko Batam di Dataran Madani, Jalan Haji Fisabillah, Batamcenter.

Wati, penjual kue Jungkong mengaku kue ini cukup laris. Apalagi untuk menikmatinya, tak cukup hanya dengan satu kue jungkong.

“Alhamdulillah banyak yang suka. Karena memang yang jualnya tak banyak,” ujarnya.

Menurut dia, kue Jungkong ini dijual dengan harga yang varitif dan ramah di kantong. Untuk gelas kecil misalnya, kue Jungkong di jual Rp 2500, sedangkan yang ukuran besar Rp 6000.

“Kalau yang kecil Rp 5000 dua. Biasanya orang beli lebih dari satu karena rasanya yang memang enak,” pungkas Wati. (she)

Play sound