batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Lingga terus berupaya untuk mempertahankan pencapaian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun ini. Untuk itu, Pemkab Lingga melalui Inspektorat menggelar kegiatan pemantauan hasil pemeriksaan Inspektorat tahun anggaran 2019 di Daik Lingga.
Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Lingga M Nizar, mantan Ketua DPRD Kabupaten Lingga ini menyarankan kepada seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bunda Tanah Melayu ini untuk secepatnya melakukan laporan dan menggesa seluruh desa dan kelurahan yang ada di wilayahnya untuk segera menyerahkan laporan kepada Inspektorat.
“Dalam hal ini, kewenangan Inspektorat harus koordinasi dengan desa-desa dan kepala sekolah,” kata Nizar dalam pertemuan tersebut.
Selain itu, Nizar mengharapkan dengan cepat terselesaikannya laporan ini, Pemkab Lingga juga memiliki indikator terhadap kondisi kehidupan masyarakat selama ini. Dari laporan itu dapat diketahui tingkat kesejahteraan masyakarat di Kabupaten Lingga, sehingga pemerintah dapat mengambil sikap lebih cepat.
Dari kerja keras ini, aku Nizar, Pemkab Lingga dengan seluruh elemen yang ada di dalamnya dapat terlihat indikator kebersamaan untuk memajukan Kabupaten Lingga. Jika laporan cepat terselesaikan, maka Pemkab Lingga tentunya dapat mempertahankan capaian WTP tahun lalu untuk diteruskan pada tahun ini.
“Teruslah berupaya dan jangan lelah demi pencapaian kemajuan Kabupeten Lingga lebih baik lagi,” kata Nizar.
Menurutnya, jika seluruh kecamatan dapat membantu dan menggesa seluruh desa dan kelurahan yang ada di wilayah mereka masing-masing, tentunya pencapaian dan penyelesaian laporan ini akan lebih cepat lagi terselesaikan. (wsa)
batampos.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (18/04), sehari setelah Pemilu 2019 diperkirakan akan menguat. Sebelumya sehari jelang Pemilu 2019 IHSG ditutup positif 46,39 poin atau 0,72 persen ke posisi 6481.54. Proses penyelenggaraan pemilu menjadi hal positif yang mampu membuat investor menilai baik pada Indonesia.
Analis Panin Sekuritas, Wiliam Hartanto, mengatakan prediksi penguatan ini karena harapan pasar terpenuhi.
Hal ini nampak dari masuknya dana asing ke seluruh saham emiten konstruksi.
Hal ini menunjukkan kesiapan mereka menghadapi hasil pemilu.
Pilpres memiliki pengaruh besar, market sudah ditahan lajunya sejak Februari. Ini menunjukkan market baru akan beraksi setelah adanya kepastian dari hasil pemilu.
Melihat ke belakang, dibandingkan dengan Pemilu 2014 lalu, kondisi pasarnya sama dengan kondisi pasar tahun ini. Di mana pelaku pasar antisipasi dan IHSG cukup tertahan pergerakannya, namun secara diam-diam dana asing berkumpul di saham-saham konstruksi dan BUMN.
Hal senada disampaikan Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji. Ia memproyeksikan IHSG akan menguat usai pemilu akibat beberapa hal. Euforia pelaksanaan pemilu yang aman dan damai. Lalu, euforia surplusnya neraca perdagangan per Maret sebesar 540 juta dolar AS.
Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih, menuturkan bahwa rupiah dipastikan menguat setelah hasil Pemilu. Dia mengungkapkan, saat ini di pasar Amerika Serikat (AS) posisi rupiah sudah menguat terhadap dolar AS yakni di posisi Rp 13.977 per dolar AS.
“Biasanya kalau di sana (AS) dibuka menguat, besok (hari ini pembukaan perdagangan) juga akan kebawa (menguat),” katanya, kemarin.
Lana melanjutkan, penguatan rupiah ini sebagai bentuk euforia dari masyarakat Indonesia terkait hasil pemilu. Di samping itu, bagi investor, usainya gelaran pesta demok-rasi ini mengakhiri ketidakpastian di pasar. Sehingga, mereka bisa mengkalkulasi return serta menghitung risiko investasi di Indonesia. Dampaknya, aliran modal asing akan kembali deras.
“Memang biasanya inflow (aliran modal asing masuk), karena ketidakpastian sudah berkurang. Ini bisa bagian dari sentimen positif terhadap rupiah,” lanjutnya.
Namun, Lana menekankan bahwa derasnya aliran modal asing ini sifatnya musiman. Dia menguraikan, setiap tahun pemilu, modal asing selalu konsisten masuk ke Indonesia sampai akhir tahun.
“Itu terjadi di Pilpres 2004, 2009, dan 2014. Setelah pilpres baru bervariasi, ada yang naik ada yang turun,” imbuhnya.
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, investasi tahun ini akan didorong oleh berkurangnya ketidakpastian akibat pemilu. Di samping itu, proyek infrastruktur masih akan dijalankan meski tidak akan seagresif seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Infrastruktur itu berdampak,” kata Darmin usai menggunakan hak pilihnya dalam pemilu, Rabu (17/4).
Dari 223 proyek infrastruktur strategis, ada 65 proyek yang masih dalam proses pembangunan. Jika pembangunan itu terus dijalankan, maka pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak. Investasi pun akan lebih deras mengalir karena infrastruktur di Indonesia sudah lebih memadai. Selain itu, jika proyek infrastruktur yang sudah dibangun dinilai berhasil, maka hal tersebut akan menjadi sentimen yang baik bagi optimisme investor.
Realisasi investasi sendiri sebenarnya sudah melambat sejak tahun lalu. Pada 2018, realisasi investasi hanya tumbuh 4,1 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp 721,3 triliun. Kinerja Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 328,6 triliun, tumbuh melesat 25,3 persen. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) turun 8,8 persen, dengan angka realisasi Rp 392,7 triliun.
Perlambatan investasi ini disebabkan beberapa hal. Di antaranya sikap wait and see investor karena Indonesia akan menghadapi tahun pemilu, serta perang dagang yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global.
“Sebenarnya kalau untuk kebijakan kita lima tahun ke depan itu tadinya praktis sudah kita siapkan sejak 2-3 tahun lalu. Tapi ya tiba-tiba ada dadakan itu (perang dagang) juga,” ujar Darmin.
Untuk itu, dia mengimbau agar pemerintah dan para menteri ekonomi yang menjabat nantinya bisa fokus pada ekspor dan investasi. Dari sisi investasi, Online Single Submission (OSS) perlu dilanjutkan dan disempurnakan agar menyatu dengan perizinan di daerah. Kemudian, pembangunan infrastruktur dan tax holiday juga perlu dilanjutkan.
Sementara untuk meningkatkan ekspor, pelatihan vokasi perlu diperbanyak agar neraca jasa tidak semakin menambah defisit, di saat neraca dagang juga belum mengalami surplus yang besar. Dengan begitu, neraca transaksi berjalan juga tidak mengalami pelebaran defisit.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menambahkan, aliran modal asing akan kembali mengalir deras ke Indonesia. Selain karena Indonesia mampu menyelenggarakan pemilu yang tertib dan aman, kepercayaan investor asing pada Indonesia juga akan semakin membaik.
“Setelah pemilu, orang akan fokus bagaimana pemerintahan menjalankan program-programnya,” tutur Ani. (nis/rin)
batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batam menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam telah gagal menyelenggarakan Pemilu 2019 sesuai aturan. Karena itu, Bawaslu berencana melaporkan KPU Batam ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP). Tak hanya sanksi etik, komisioner KPU Batam juga terancam hukuman pidana.
“Karena tak main-main, yang dilakukan KPU Batam sudah melanggar aturan dan masuk ranah pidana,” kata komisioner Divisi Hukum Bawaslu Batam Mangihut Rajagukguk, Rabu (17/4).
Mangihut mengatakan, pihaknya menemukan banyak kegagalan dan pelanggaran yang dilakukan KPU Batam dalam pelaksanaan pemilu pada Rabu (17/4) kemarin.
Di antaranya pelanggaran distribusi logistik pemilu yang belum beres hingga hari H, kemarin.
Menurut Mangihut, hingga hari H kemarin masih berlangsung distribusi logistik pemilu di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Batam. Padahal, seharusnya, kata dia, distribusi logistik harus sudah selesai paling lambat pada H-1 pemilu.
“Pencoblosan itu tanggal 17 April. Sedangkan pendistribusian logistik itu tanggal 16 April, bukan lagi pas pencob-losan baru logistik didistribusikan,” ujarnya.
Tak hanya itu, Bawaslu juga mendapati banyak TPS yang kekurangan surat suara. Parahnya lagi, KPU terkesan tidak profesional dalam menangani masalah kekurangan surat suara ini.
Misalnya, dalam kasus kekurangan surat suara di Kecamatan Sekupang. Untuk menutupi kekurangan itu, KPU Batam mengambil jatah surat suara untuk Kecamatan Batuampar dengan cara membongkar kotak suara yang masih tersegel.
“Itu kan sudah ngawur dan karut marut,” tegas Mangihut.
Saat ini, Mangihut menyebut pihaknya tengah menginventarisir temuan-temuan di lapangan untuk disampaikan ke DKPP. Mangihut juga berharap KPU Provinsi Kepri segera mengevaluasi kinerja KPU Batam dalam pemilu kali ini.
Sementara komisioner KPU Provinsi Kepri Widiyono Agung mengaku menerima banyak laporan terkait masalah dalam pelaksanaan pemilu di Batam, kemarin. Menurut dia, laporan yang paling banyak terkait keterlambatan logistik pemilu.
Widiyono mengatakan, distribusi logistik pemilu di Batam yang terakhir dilakukan adalah untuk wilayah Sei Langkai, Kecamatan Sagulung.
Keterlambatan terjadi karena akses jalan ke Sei Langkai sangat sempit. Jalan ke wilayah itu tidak bisa dilalui dua truk dari dua arah yang berlawanan.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana
“Jadinya cuma bisa dua angkut, lalu berangkat. Masuk dua lagi, angkut lalu berangkat. Tidak bisa banyak,” ucapnya.
Masalah ini, kata Widiyono, memang akan menjadi bahan evaluasi KPU Kepri. Namun, ia enggan menyampaikan sanksi-sanksi yang mungkin dijatuhkan untuk para komisioner KPU Batam.
“Saya belum mau membuat komentar yang panas dulu, nanti saja. Setelah ini selesailah,” ungkapnya
Pantauan Batam Pos, distribusi logistik pemilu ke sejumlah TPS di Batam memang mengalami keterlambatan, kemarin. Bahkan keterlambatan ini terbilang sangat parah.
Di TPS 040 Tiban Baru, misalnya. Logistik baru sampai di TPS sekitar pukul 09.45 WIB, atau sekitar tiga jam jelang TPS tutup.
Ketua KPPS TPS 040 Tibanbaru, Kuswanto, mengatakan keterlambatan ini jelas berimbas pada molornya proses pencoblosan di TPS tersebut.
“Harusnya pukul 07.00 WIB kita sudah mulai pemilihan, namun karena keterlambatan ini pemilihan baru dimulai pukul 10.00 WIB lewat,” kata dia.
Keterlambatan pengiriman logistik ini juga terjadi di TPS 21 Tiban Indah, Kecamatan Sekupang. Akibatnya, proses pencoblosan di TPS tersebut juga molor.
Kasus serupa juga terjadi di TPS 39 Patam Lestari, Sekupang. Proses pencoblosan harus molor dari jadwal karena pengiriman logistik ke TPS tersebut terlambat.
“Logistik baru tiba tadi pagi,” kata Ketua KPPS 39 Patam Lestari, Dodi.
Tak hanya di Kecamatan Sekupang, keterlambatan logistik pemilu ini juga terjadi di beberapa kecamatan lainnya. Seperti di Kecamatan Sagulung.
Selain masalah keterlambatan distribusi logistik, sejumlah TPS juga mengalami kekurangan surat suara. Komisioner Bawaslu Batam Nopialdi yang ditemui kemarin, mengaku belum memiliki angka pasti, berapa jumlah kekurangan surat suara di Batam.
“Masih kami kumpulkan, baik jumlah dan jenisnya kami belum tahu pasti. Yang jelas kekurangan terbanyak untuk surat suara DPD dan Pilpres,” kata Nopialdi, kemarin.
Menurutnya, KPU Batam sudah berinisiatif menutupi kekurangan surat suara itu dengan mengambil langsung ke Jakarta. Namun hingga kemarin sore belum ada informasi lebih lanjut dari KPU Batam.
Solusi lainnya, anggota KPU Batam mengambil surat suara dari Tanjungpinang karena di sana ada kelebihan surat suara.
“Itu informasi yang kami terima. Semua ini merupakan kebijakan KPU,” imbuhnya.
Siap Bertanggung Jawab
Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam Syahrul Huda menyatakan siap bertanggung jawab jika pihaknya dianggap gagal dan melanggar aturan pelak-sanaan pemilu. Namun, ia mengklaim pihaknya sudah berupaya bekerja sebaik mungkin.
“Kami sudah bekerja seoptimal mungkin, namun ternyata masih banyak kendala,” kata Syahrul saat ditemui usai mencoblos di TPS 039 Patam Lestari, Sekupang, kemarin.
Syahrul mengatakan, semua pihak boleh saja menilai kinerja KPU Batam. Namun, menurutnya, segala upaya telah dilakukan termasuk mengupayakan mencari dan menjemput sendiri logistik ke pusat.
“Saya tak bisa berbuat apa-apa soal logistik ini. Yang jelas kami sudah berbuat semaksimal mungkin,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, siap bertanggung jawab jika diminta pihak kepolisian untuk memberikan keterangan terkait permasalahan yang ada saat ini.
“Tentu saya harus siap. Karena ini sudah konsekuensi pekerjaan,” imbuhnya. (gas/yui)
batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengklaim ekspor nonmigas dari Batam mengalami peningkatan. Penyebabnya, karena Batam dapat pasar baru dari negara pecahan Uni Soviet, yakni Kazakhstan.
”Ada pasar baru yakni Kazakhstan. Pasar ekspor baru untuk barang konsumsi dan pakaian jadi,” kata Kepala BP Batam Eddy Putra Irawadi, Selasa (16/4/2019) di Gedung Marketing Centre BP Batam.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, ekspor ke Kazakhstan menga-lami peningkatan hingga 191.965 persen. Dan pada Maret lalu, nilai ekspor Kazakhstan mencapai 53,68 juta dolar Amerika. Padahal di tahun sebelumnya, nilai ekspor bahkan tidak sampai ke angka 1 juta dolar Amerika.
”Baru kemudian ekspor naik itu ke Swiss. Lebih tajam ini naiknya sekitar 364 persen. Saya belum tahu ekspor apa, tapi dari yang saya dengar itu barang konsumsi,” paparnya.
Ekspor ke Swiss pada Maret lalu mencapai 30,33 juta dolar Amerika. Nilainya jauh meningkat jika dibandingkan dengan Maret 2018 yang mencapai 6,52 juta Dolar Amerika.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, nilai ekspor Kepri pada Maret 2019 turun sebesar 2,34 persen dibanding Februari. Nilainya sebesar 736,84 juta dolar Amerika.
”Ekspor migas Maret sebesar 377,13 juta dolar Amerika atau turun 4,66 persen dari Februari 2019. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai 359,71 juta dolar Amerika atau naik hanya 0,22 persen,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi, Rahmad Iswanto.
Ekspor terbesar yakni barang mesin dan peralatan listrik sebesar 97,06 juta dolar Amerika. Secara kumulatif dari Januari hingga Maret, nilainya sudah mencapai 305,73 juta dolar Amerika atau berkontribusi sebesar 24,62 persen untuk ekspor nonmigas.
”Sedangkan negara tujuan ekspor terbesar yakni ke Singapura dengan nilai ekspor 451,82 juta dolar Amerika. Kalau secara kumulatif dari Januari, maka nilainya sudah mencapai 1.556,96 juta dolar Amerika atau sekitar 62 persen,” paparnya. (leo)
batampos.co.id – Central Aquatic Club (CAC) bekerja sama dengan sekolah-sekolah menggelar pelatihan renang untuk siswa TK hingga SMA sederajat. Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan animo pelajar terhadap olahraga renang.
Ketua CAC Putra menuturkan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini sebagai ajang untuk memperkenalkan olahraga renang pada pelajar dan generasi muda Batam. Selain itu, juga untuk mencari bibit-bibit baru dalam olahraga renang.
”Ini sebagai sarana sosialisasi pada generasi muda dan pada pelajar di Batam akan pentingnya renang. Apalagi bagi kita yang tinggal di kepulauan,” tutur Putra, Rabu (17/4).
Renang, menurut Puta, memiliki beberapa keuntungan. Di antaranya adalah merangsang fungsi motorik, meningkatkan adaptasi, dan sosialisasi.
”Berenang salah satu jalan keselamatan dan hidup anak-anak. Ditambah dengan kondisi geografis Batam yang dikelilingi perairan, menjadikan renang sebagai salah satu keterampilan yang wajib dikuasai,” ucapnya.
Beberapa sekolah, lanjutnya, sudah menjalin kerja sama untuk pelatihan renang dengan CAC. Baik itu dari lingkup play group hingga SMA.
”Ini adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesempatan siswa untuk berprestasi di masa mendatang. Apalagi O2SN saat ini susah mempertandingkan cabor renang,” jelas Putra.
Selain itu, CAC juga bermaksud untuk mencari bibit unggul cabor renang di Kota Batam. Pembinaan usia dini dan KU 4 menjadi fokus pembinaan atlet renang di CAC.
”Renang hingga saat ini memiliki ratusan atlet yang berkompetisi secara rutin dalam tiga hingga enam bulan sekali. Ini menunjukkan dalam hal prestasi, renang sangat fokus dalam membina atletnya,” tuturnya.
Senada, Pelatih CAC Andi Muhammad mengatakan pelajar sangat antusias dalam pelatihan yang dilaksanakan oleh CAC. ”Apalagi saat diberikan materi mengenai teknik berenang yang benar,” tegasnya.
Menurutnya, penguasaan materi berenang sangat diperlukan sebagai bekal pelajar dan generasi muda. ”Apalagi untuk teknik berenang bisa dikatakan masih lemah,” kata Andi.
Beragam materi diberikan dalam pelatihan renang yang ditawarkan oleh CAC. Seperti teknik dasar berenang, penguasaan gaya, hingga penanganan cedera dalam berenang.
”Ini yang harus dikuasai oleh generasi muda dan pelajar. Jika tertarik untuk masuk ke jalur prestasi bisa langsung bergabung untuk berlatih secara rutin dengan CAC,” ajaknya. (yan)
batampos.co.id – Ribuan turis Tiongkok menyerbu Batam sejak awal April lalu. Jumlah ini jauh meningkat dan baru pertama kali terjadi di Batam.
Pengelola Pelabuhan Internasional Ferry Batam Center, Nika Astaga mengatakan jumlah turis Tiongkok yang masuk melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter mencapai ribuan orang. “Yang banyak itu sekitar minggu lalu, Dalam satu hari bisa ratusan sampai 1600. Awalnya 600, kemudian 1000, kemudian 1600 orang,” ujar Nika.
Menurut dia, sebelumnya jumlah turis Tiongkok yang datang ke Batam hanya beberapa puluh orang. Berbeda dengan turis Korea yang jumlahnya cukup banyak datang ke Batam tiap akhir pekan.
“Kalau turis Korea sudah rutin, berbeda dengan turis Tiongkok. Saya saja kaget lihat data jumlah turis Tiongkok, ” jelasnya.
Namun dijelaskan, kedatangan turis Tiongkok murni untuk jalan-jalan di Batam. Terbukti dari jumlah turis Tiongkok kembali berangkat melalui Pelabuhan Internasional Batamcentre.
“Ini memang turis, soalnya ada anak-anak dan orangtua juga. Ada yang satu hari hingga tiga hari, kemudian balik lagi lewat Singapura, ” imbuh Nika.
Sementara kemarin, Rabu (18/4) arus penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center normal. Tak ada lonjakan penumpang baik di keberangkatan maupun kedatangan. Jadwal kapal yang berangkat dan datang pun seperti hari-hari biasa.
” Kalau arus penumpang masih normal. Jumlah yang berangkat maupun datang normal – normal saja, ” beber Nika.
batampos.co.id – Krisis air bersih kembali terjadi di rumah susun sewa (rusunawa) Pemko Batam I di Tanjunguncang, Batuaji. Sudah sepekan ini suplai air baik dari pipa ataupun mobil tanki ATB tak jalan.
Ratusan kepala keluarga yang menghuni rusun di simpang PT Batamec itu kembali resah. Mereka kembali kewalahan mendapatkan stok air bersih sebab sejumlah bak penampungan yang ada sudah benar-benar kosong.
“Stok terakhir pagi tadi. Saat ambil (dari dalam bak penampungan) saling berebutan sampai perang mulut sesama warga pagi tadi. Sudah seminggu ini baik yang dari pipa ataupun tanki tak muncul lagi,” ujar Andre, penghuni blok C Rusunawa, Kamis (18/4/2019).
Air yang dialirkan melalui pipa pada malam hari terakhir mengalir Sabtu (13/4) lalu, begitu juga dengan pasokan manual menggunakan mobil tanki sudah sepekan tak berjalan. Warga rusun kembali mempertanyakan tanggungjawab dan kebijakan pihak ATB sebab persoalan ini terjadi sudah bertahun-tahun dan sepertinya bukan persoalan yang serius bagi pihak ATB.
“Padahal kami bayar terus biaya beban meteran Rp 45 ribu per bulan. Tapi ini dianggap sebelah mata oleh ATB. Mau komplain dan protes yang seperti apa lagi baru mereka tanggap secara serius. Kemarin ribut di media baru sibuk antar pakai tanki, sekarang lengah dikit kembali lagi tak ngalir,” keluh Anita, penghuni lainnya.
Jika pihak ATB tetap tak mengalirkan atau mengantar air hingga Jumat (19/4) hari ini maka tak ada lagi stok air bagi penghuni rusun. Jika itu terjadi maka penghuni rusun semakin kewalahan sebab sepanjang siang kemarin saja mereka sudah sibuk membeli air galon isi ulang hingga ke pasar Fanindo.
“Tolonglah ini diperhatikan secara serius. Kalau besok (Jumat) tak diantar juga mau cari kemana kami untuk mandi, masak dan mencuci,” harap Anita.
Pantauan Batam Pos di lokasi rusunawa, empat bak penampungan di blok A,B,C dan D yang dihuni penghuni rusunawa sama sekali tak ada stok air. Bak-bak tersebut sudah kosong sama sekali.
Pihak pengelolah rusunawa setempat mengakui persoalan itu namun mereka juga tak bisa berbuat banyak karena sudah berulang kali komplain ke pihak ATB namun hasilnya tetap sama. Warga tetap kewalahan dapatkan pasokan air bersih. (eja)
batampos.co.id – Proyek fisik di bawah Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) rencananya akan mulai dikerjakan akhir April ini. DBM SDA menunggu proses lelang yang sedang berlangsung.
”Sekarang masih proses lelang, mungkin akhir April mulai dikerjakan,” ucap Kepala DBM SDA Batam Yumasnur, Rabu (17/4/2019).
Ia mengatakan, tahap pertama yang fokus dikerjakan adalah proyek lanjutan tahun lalu. Untuk diketahui, proyek yang paling menonjol adalah pelebaran sejumlah jalan protokol.
Seperti, di ruas jalan dari Simpang Kuda Seipanas ke Bengkong, Simpang Kabil ke Simpang Masjid Agung Batam atau Jalan Ahmad Yani, Simpang Baloi ke Simpang Baloi Center atau Jalan Bunga Raya, dan dari Simpang Baloi Center menuju ke Simpang Masjid Jabal Arafah atau Jalan Pembangunan.
”Juga dari Simpang Baloi ke Simpang Kampung Nelayan. Sedang proses lelang dulu,” kata dia.
Tidak hanya proyek jalan, proyek drainase juga kini sedang dalam proses lelang. Namun, ia mengaku tidak hafal titik persis proyek tersebut. Pembenahan drainase juga dilakukan seiring pembangunan jalan di Batam.
”Infrastruktur terus kita kembangkan,” ujarnya.
Seiring semangat Pemko Batam melebarkan jalan di sejumlah titik, ada juga jalan yang terpaksa tidak bisa dilebarkan karena keterbatasan anggaran. Seperti, jalan dari Cikitsu ke arah Bandara di Batam Kota, padahal jalan ini cukup padat dilalui kendaraan.
”Rencananya memang akan dilebarkan, tapi belum tahun ini. Anggaran juga terbatas, tentu proyek fisik dilakukan bertahap,” imbuhnya.
Dyah, warga Batam, berharap pemerintah dapat melebarkan segera jalan tersebut. Menurutnya jalan tersebut selain berada ke pusat perbelanjaan, juga kerap menjadi alternatif menuju bandara.
”Apalagi kalau sore, sering macet kalau di sini,” ucapnya. (iza)
batampos.co.id – Memasuki pengujung April, enam perusahaan di Batam akan melakukan ekspansi atau perluasan. Bahkan nilainya lebih besar jika dibandingkan dengan nilai investasi baru.
“Nilai proyek ekspansi mencapai Rp 1,8 triliun dan akan merekrut 1.724 orang tenaga kerja. Keenam perusahaan itu juga semuanya ada di Batamindo,” kata Kepala Badan Pe-ngusahaan (BP) Batam Eddy Putra Irawadi di Gedung Marketing Centre BP Batam, Selasa (16/4/2019).
Salah satu perusahaan yang melakukan ekspansi terbesar yakni PT Infineon Tecnologies Batam. Perusahaan ini joint venture antara Jerman, Malaysia, Singapura, dan Hongkong. Perusahaan industri semikonduktor dan komponen elektronik ini berinvestasi sebesar Rp 884 miliar dan akan merekrut 1.000 tenaga kerja.
Berikutnya, PT Siix Electronics Indonesia dari Jepang akan ber-investasi sebesar Rp 689 miliar dan akan merekrut 100 tenaga kerja. Siix bergerak di bidang industri barang dan peralatan teknik. Lalu, ada PT NOK Asia Batam dari Singapura. Industri barang dari karet ini berekspansi senilai Rp 96,5 miliar dan akan merekrut 50 tenaga kerja. Kemudian, PT Rubycon Indonesia dari Jepang yang bergerak di bidang industri semikonduktor dan komponen elektronik akan berinvestasi Rp 89 miliar dan akan merekrut 250 orang tenaga kerja.
Selanjutnya, ada PT Excelitas Technologies Batam dari Singapura yang juga bergerak di bidang industri semikonduktor dan komponen elektronik akan ber-investasi Rp 29 miliar dan akan merekrut 140 tenaga kerja. Dan terakhir PT Ciba Vision yang bergerak bidang industri lensa kontak. Perusahaan joint venture sejumlah negara Asia, Eropa dan Amerika ini akan ekspansi senilai Rp 11,9 miliar dan akan merekrut 184 orang tenaga kerja.
Sedangkan untuk investasi baru, hingga pertengahan April, investasi yang sudah pasti masuk ke Batam sudah mencapai angka Rp 691,4 miliar dengan jumlah rekrutan sebanyak 1.162 tenaga kerja.
foto: batampos.co.id / cr1
“Kepercayaan kepada Batam sebagai wilayah investasi terus meningkat dalam empat tahun ini. Ada juga klinik berusaha yang mampu memberikan kenyamanan usaha di Batam,” kata Eddy lagi.
Ada tiga nama besar yang pernah diberitakan sebelumnya sudah memastikan berinvestasi di Batam. Nama-nama tersebut antara lain Maruho Hatsugyo Batam yang berasal dari Jepang.
“Maruho ini bergerak di bidang usaha industri barang dari kawat. Nilai investasinya Rp 23,4 miliar dan merekrut 22 orang tenaga kerja,” ujar Eddy.
Berikutnya, yakni PT Sammyung Precision Batam dari Korea. Perusahaan ini bergerak di bidang industri semikonduktor dan komponen elektronik. Nilai investasi sebesar Rp 63 miliar dan akan merekrut 80 orang tenaga kerja. Lalu, ada PT Simatelex Manufactory Batam yang berasal dari Hongkong.
Perusahaan ini bergerak di bidang industri peralatan listrik rumah tangga. Nilai investasinya Rp 45 miliar dan akan merekrut 80 orang tenaga kerja. Dan terakhir ada PT Pegatron Technology Indonesia dari Taiwan. Perusahaan ini bergerak di bidang industri komputer barang elektronik dan optik. Nilai investasi Rp 500 miliar dan akan merekrut 1.000 tenaga kerja.
Ketiga perusahaan yang disebut di awal ini buka di Kawasan Industri Batamindo.Dalam waktu dekat, salah satu perusahaan dari Tiongkok bernama QR Enterprize yang bergerak di bidang industri pompa air akan segera membuka pabrik di Batam. Tapi belum diketahui berapa nilai investasi dan tenaga kerjanya. (leo)
batampos.co.id – Selepas selesainya renovasi Masjidilharam, pemerintah Arab Saudi memang royal menambah kuota haji. Ini diungkapkan oleh pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dadi Darmadi. Dia mencontohkan Saudi menambah kuota haji India sebanyak 25 ribu kursi.
Lebih lanjut peneliti Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah itu menjelaskan Kementerian Agama (Kemenag) harus adil dalam mendistribusikan kuota tambahan tersebut.
’’Sebaiknya kuota tambahan ini diprioritaskan bagi calon-calon jemaah haji dengan kualifikasi tertentu,’’ katanya, Rabu (17/4).
Di antaranya merujuk pada daftar tunggu antrean berikutnya sesuai dengan data di sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) Kemenag. Kemudian diperuntukkan bagi jemaah calon haji (JCH) lanjut usia tetapi masih mampu dan sehat alias istitoah. Melalui cara tersebut, diharapkan bisa mengurangi daftar tunggu secara tepat dan strategis.
’’Yang saya khawatirkan adalah bagaimana proses pendistribusiannya. Di pusat dan di daerah,’’ jelasnya. Dadi mengatakan masyarakat perlu mendorong supaya Kemenag pusat dan daerah bisa berlaku adil dalam pendistribusian tambahan kuota tersebut.
Pendistribusian itu harus adil, transparan, dan terpercaya, serta merata dengan sebaik-baiknya. Selain itu Dadi menuturkan pemerintah Arab Saudi seharusnya menyampaikan secara utuh terkait tambahan kuota tersebut. Tidak sebatas menambah kuota sebanyak 10 ribu kursi. Tetapi juga memberikan tambahan fasilitas di Mina. Khususnya terkait kapasitas tenda dan toilet.
Pada kondisi normal dengan jumlah kuota sebanyak 221 ribu orang, kerap muncul keluhan antrean panjang untuk menggunakan toilet. Kemudian juga tidur berdempet-dempetan selama di Mina.
Dadi berharap kapasitas di Mina itu disesuaikan dengan adanya tambahan kuota hati tersebut. Sementara itu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu merespons adanya tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu kursi itu. Dengan adanya penambahan kuota jemaah tersebut, sekurangnya akan ada penambahan sekitar 25 kelompok terbang (kloter). Kemenkes menyiapkan sumber daya kesehatan yang diperuntukkan bagi setiap kloter.
”Salah satunya akan ada penambahan TKHI (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia) sebanyak 25 dokter dan 50 perawat,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup.
.
Eka menjelaskan bahwa setiap kloter akan dilayani tiga tenaga kesehatan. Setiap kloter pasti ada satu dokter dan dua perawat.
Selain tenaga kesehatan, pemerintah jugamenambah stok obat esensial bagi jemaah sebanyak 10 ribu paket. ”Ini di luar obat-obatan pribadi milik jemaah haji,” ucapnya.
Penambahan juga berlaku pada vaksin meningitis meningokokus yang wajib diberikan bagi seluruh jemaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Yang tidak kalah pentingnya adalah perlunya segera dilaksanakan pemeriksaan kesehatan tahap kedua. Tujuannya untuk mengetahui pemenuhan kriteria istitaah kesehatan haji sekaligus dilanjutkan dengan dilakukan pembinaan kesehatan pada masa keberangkatan.
”Kita harus siapkan semuanya. Sebagai respon penambahan kuota tersebut,” kata Eka.
“Namun demikian kami tetap menunggu konfirmasi dan informasi lebih lanjut dari Kemenag dan hasil rapat kerja dengan DPR,” imbuhnya. Hal ini berkaitan dengan penambahan anggaran untuk kegiatan medis ketika musim haji. Eka menolak menyebutkan berapa dana tambahan yang dibutuhkan. (wan/lyn)