Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 11391

Pembaca, Pemadaman Listrik Masih Berlanjut

0
ilustrasi

batampos.co.id –  PLN Batam akan melakukan pemadaman listrik bergilir, bahkan hingga besok, Jumat (22/3/2019).

Semula pemadaman diperkirakan hanya berlangsung hingga hari ini, Kamis (21/3), namun dikarenakan perawatan mesin pembangkit listrik butuh waktu lebih lama, maka pemadaman bergilir berlanjut.

Humas PLN Batam Yoga Perdana mengatakan, pemadaman bergilir dilakukan karena ada perawatan pembangkit. Kali ini, perawatan pembangkit listrik tenaga batubara di Tanjungkasam. Perawatan terpaksa dilakukan karena tenaga pembangkit mulai tidak maksimal.

”Ini perawatan rutin. Jadwal sebenarnya April, namun karena ada pemilu kami majukan. Kalau yang kemarin, perawatan pembangkit gas. Lagi pula sebelumnya juga sedang adanya ujian nasional, makanya ditunda,” ujar Yoga, Rabu (20/3/2019).

Karena itu, ia berharap masyarakat bisa mengetahui informasi tersebut untuk persiapan sebelum pemadaman. ”Pemadaman sudah sejak Sabtu (16/3). Untuk jadwal-jadwal dan lokasi daerah yang terkena dampak pemadaman lihat di website kami,” terangnya.

Dijelaskan Yoga, pemadaman sebenarnya khusus untuk kawasan industri, namun juga berdampak ke rumah tangga yang satu jaringan. Durasi pemadaman 2 hingga 3 jam per satu wilayah yang dijadwalkan padam bergilir hingga pukul 23.30 WIB.

”Pemadaman bergilir namun tidak untuk semua rumah tangga. Jika ada yang padam melebihi jadwal, berarti beban di daerah tersebut masih tinggi, sehingga menunggu beban daerah lain turun dulu,” tutur Yoga.

Riadi, warga Batam Center mengeluhkan pemadaman listrik di rumahnya yang sudah dua kali terjadi. Apalagi pemadaman berlangsung pada siang hari di saat cuaca cukup panas.

”Mati lampu dari jam setengah dua hingga jam 5 sore. Jelas ini mengganggu waktu tidur anak-anak. Anak-anak yang seharusnya istirahat tak jadi karena kepanasan,” ujarnya.

Sementara itu, keluhan juga diungkapkan Yani. Menurut dia jadwal pemadaman bergilir tak tepat waktu. Di jadwal pemadaman bergilir hanya berlangsung 11.00 WIB 13.00 WIB, namun kenyataanya hingga pukul 14.00 WIB listrik masih padam. ”Jadwal pemadaman molor. Kami sebagai ibu rumah tangga tak bisa berbuat banyak ketika lampu mati cukup lama,” sesalnya. (rng)

 

Pembangunan Cluster The Nove Capai 58%

0

batampos.co.id – Sukses dengan penjualan tower pertama yang diberi nama Kaina Tower, tidak membuat Nuvasa Bay yang dikembangkan Sinar Mas Land lengah, dengan terus melakukan pembangunan di area The Nove.

Saat ini progres pembangunan Cluster The Nove mencapai 58 persen untuk rumah tapak tahap pertama, dan sedang berlangsung pengerjaan pondasi untuk Kaina Tower kemudian menyusul pembangunan untuk Kalani Tower.

”Pembangunan telah mencapai 58 persen dan ditargetkan proyek perdana Nuvasa Bay, The Nove dapat selesai tepat waktu. Rencananya, serah terima rumah tapak tahap pertama akan dilakukan akhir 2019 dan Kaina Tower di akhir 2020,” kata Project Sales & Marketing Departement Head Nuvasa Bay, Raichan Bohari, kemarin.

Meski telah memiliki beragam keunggulan serta fasilitas dan keindahan alam yang telah disiapkan pengembang, pihaknya juga tidak luput menawarkan program khusus untuk pembelian di Maret hingga April 2019 ini. Promo itu bertemakan ”Spring Vaganza”.

Lebih lanjut Raichan menuturkan, promo menarik ini dimulai sejak Maret hingga April 2019 yang menawarkan uang muka 15 persen dari harga jual yang dapat dicicil hingga 24 bulan (24 kali).

”Dengan cicilan mulai Rp 3,5 juta per bulan atau Rp 120 ribu per hari, Anda sudah dapat memiliki hunian di tepi pantai Nuvasa Bay,” ungkapnya.

Masih dalam promo ini juga, nantinya setiap konsumen yang memilih unit di Cluster The Nove akan langsung mendapatkan voucher senilai Rp 5 juta untuk pembelian produk elektonik.

Ia menjelaskan, Nuvasa Bay yang terbentang di atas lahan seluas 228 hektare ini memiliki garis pantai sepanjang 1,2 kilometer, dengan panorama yang indah dari laut dan pantai nan asri, serta lapangan golf Palm Spring yang terbentang di sekelilingnya.

”Proyek premium yang cukup banyak memperoleh penghargaan ini, berada di lokasi strategis Nongsa yang hanya 30 menit dari Singapura, 15 menit dari Bandara Hang Nadim, 2 menit dari Nongsa Ferry Terminal, dan 15 menit dari Batam Center dengan Outer Ring Road yang segera dibangun,” paparnya.

Sementara untuk fasilitas yang disuguhkan bertaraf internasional. Seperti club house, rumah sakit, hotel bintang 5 dan 4, sekolah dan universitas, serta area komersil untuk aktivitas sehari-hari berupa super market, food court, cafe atau restoran, bank dan ATM centre, lifestyle retail centre, juga beach club dan area wahana air yang unik.

Sedangkan pada desain produk The Nove, berkonsep chic eksterior yang merupakan buah tangan arsitek kelas dunia, Jason Pomeroy dari Pomeroy Studio, Singapura.

”Untuk informasi lebih lengkap, dapat langsung mengunjungi Seaside Lounge Nuvasa Bay (marketing gallery) kami sekaligus melihat show unit yang berada di Jalan Hang Lekiu, Nongsa,” tutup Raichan. (nji)

Walikota Batam Cabut Rekomendasi untuk PT KIN di Teluktering

0

batampos.co.id – Walikota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan telah mencabut rekomendasi pengembangan Teluk Tering untuk PT Kencana Investindo Nugraha (KIN).

“Kami surati Gubernur Kepri (Nurdin Basirun) rekom kami batalkan, perusahaan yang bersangkutan juga sudah mencabut permintaan lahannya,” kata Rudi Selasa (19/3).

Rekomendasi sendiri, ia ungkapkan telah dicabut Senin (18/3). Menurutnya, pencabutan rekomendasi dan pembatalan rencana investasi tersebut karena urusan yang berbelit-belit.

“Inikan baru rekom sifatnya, dan sampai hari ini belum ada izin prinsip dari gubernur. Makanya yang punya tak mau lagi investasi maka kembalikan,” imbuhnya.

Dikonfirmasi soal aktivitas penimbunan tanah di pantai sekitar Teluk Tering yang kini sedang berjalan, Rudi memastikan bukan merupakan aktivitas perusahaan yang ia berikan rekomendasinya.

“Saya pastikan 100 persen yang pernah kami rekom tak ada diganggu gugat, satu sentipun, karena kan tengah laut,” ucap dia.

Sementara aktivitas pinggir pantai ia akui tidak mengetahuinya. Perihal ini ia meminta untuk dikonfirmasi ke Gubernur Kepri Nurdin Basirun. “Saya tak ada rekom selain perusahaan tadi. Sekarang telah dicabut, berarti tak ada satupun yang saya rekom sekarang,” katanya.

Ia mengatakan, dalam hal ini gubernur memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin. “Gubernur punya hak untuk memberikan izin tanpa rekom saya, mungkin seperti yang menimbun itu,” ujarnya.

Untuk diketahui, PT KIN telah direkomendasikan oleh Pemko Batam, tanggal 9 Maret 2018 lalu. Dalam prosesnya, rekomendasi ini diterpa isu politis karena diduga terkait kepentingan petinggi Partai Nasdem, partai politik tempat Rudi bernaung.

Sebelumnya, Rudi menyampaikan, sejauh ini hanya PT KIN yang menyampaikan proposal dan meminta rekomendasi ke Pemko Batam. Sementara perusahaan lain yang juga mengincar proyek reklamasi dan pengembangan Teluk Tering meminta rekomendasi langsung ke Pemerintah Provinsi Kepri.

“Siapa yang minta ke kami, kami kasih rekomendasi. Yang tidak minta, tak dikasih,” tegasnya, belum lama ini. (iza)

Kunjungan Wisman Tiongkok Lagi Tren Di Kepri

0
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok tengah mendominasi jumlah kunjungan pariwisata ke Kepri. Kontribusi wisman asal negeri tirai bambu ini turut menyumbang kenaikan tingkat okupansi hotel berbintang di Kepri.

“Turis dari Tiongkok banyak yang masuk. Mereka biasa menginap di hotel seperti Travelodge, Pacific, Best Western Premiere (BWP) dan lain-lain,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansyur, Selasa (19/3).

Mansyur mengatakan bahwa peningkatan kunjungan wisman dari Tiongkok ini terjadi karena Pemerintah Tiongkok menganjurkan agar warganya banyak berlibur ke luar negeri. “Karena secara ekonomi, mereka sudah sangat stabil. Sehingga dianjurkan lebih banyak berlibur keluar negeri,” paparnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, jumlah wisman dari Tiongkok memang mengalami peningkatan sepanjang dua tahun terakhir ini. Sepanjang tahun 2017, jumlah kunjungan mencapai 163.859. Kemudian meningkat hingga 58 persen pada tahun 2018 dengan jumlah kunjungan mencapai 259.248.

Sedangkan untuk Januari tahun ini, jumlah kunjungan wisman Tiongkok mencapai 19.475. Jumlah tersebut membuat turis asal Tiongkok duduk sebagai peringkat kedua jumlah kunjungan terbanyak setelah Singapura.

Kontribusi wisman asal Tiongkok meningkatkan tingkat hunian kamar (TPK) hotel berbintang di provinsi Kepri pada Januari lalu mencapai rata-rata 63 persen atau naik 7,33 poin dibanding TPK November 2018 sebesar 58,30 persen.

Sedangkan rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia juga ikut naik menjadi 2,07 hari atau naik 0,36 persen dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Desember 2018.

Tren kunjungan wisman asal Tiongkok baru terjadi pada saat ini. Sebelumnya, tren kunjungan wisman asal Taiwan sempat gencar terjadi di Kepri pada pertengahan 1980-an hingga 1990-an. Kemudian setelah itu tren kunjungan wisman asal Korea menyusul pada awal 1990-an hingga pertengahan 2000-an.

Meskipun begitu, kontribusi tersebut tak terlalu berdampak pada jumlah pemasukan hotel di Kepri.”Pasalnya mereka mengambil paket hemat. Hotel-hotel di Batam juga banyak yang menurunkan paketnya karena jika terlalu mahal akan mengacaukan biaya operasional,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid mengatakan prospek pariwisata di Batam sebenarnya sangat cerah. “Namun naiknya harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar akan mengancam keberlangsungan pariwisata Batam di masa depan,” ucapnya.

Saat ini pelaku pariwisata yang merupakan anggota Apindo sudah banyak mengeluh karena terjadinya penurunan pendapatan usaha dari bisnisnya.

“Dengan mahalnya harga tiket pesawat domestik, maka masyarakt lebih memilih wisata keluar negeri dibanding dalam negeri. Sehingga hampir semua destinasi wisata saat ini, para pelaku pariwisata menjerit karena susahnya meningkatkan pendapatan,” ucapnya.

Rafki juga mengimbau kepada maskapai penerbangan untuk mempertimbangkan kembali keputusannya mematok batas atas tarif penerbangan.”Dampaknya benar-benar luar biasa terhadap sektor lainnya. Mulai dari usaha wisata, kuliner, oleh-oleh, souvenir, kargo dan usaha terkait lainnya begitu terpukul dengan kenaikan tarif tersebut,” tegasnya. (leo)

Rute Tambahan Trans Batam Tak Kunjung Terwujud

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Saat ini jumlah rute atau trayek atau koridor Trans Batam yang efektif baru 8 rute. Ada tiga rute lagi yang sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu tetapi tak bisa direalisasikan. Jumlah armada yang terbatas menjadi penyebabnya.

“Susah tahun ini direalisasikan karena memang armada masih sangat terbatas,’ kata kepala UPT Trans Batam, Faisal, Rabu (20/3/2019).

Faizal mengatakan, ada tiga rute yang memang direncanakan untuk ditambah yakni Tembesi- Galang, Nongsa-Jodoh dan Nongsa-Punggur. Untuk tiga koridor ini memang sudah banyak permintaan dari warga agar Pemko segera mewujudkannya.

“Tapi mau bagaimana lagi, armada kita memang sangat terbatas. Kalau armada kita cukup, ya akan kita buka,” tambahnya.

Beberapa waktu lalu, seorang pengawas Trans Batam, Aji mengakui bahwa sesuai dengan Perwako no 35 tahun 2015, bahwa ketiga koridor tersebut harus dilalui trans Batam. Tetapi memang armadanya yang sangat terbatas.

“Jadi memang kita upayakan agar itu bisa segera dibuka. Kalau sekarang ini, koridor yang efektif hanya delapan koridor,’ katanya.

Terkait pelayanan di Trans Batam, Dishub terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Termasuk fasilitas yang ada di dalam bus, seperti pendingin udara dan sebagainya.

“Sejauh ini tarif juga masih tetap. Intinya kita akan memberikan yang terbaik kepada masyarakat,’ tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini jumlah bus trans Batam totalnya 82 unit.Yang rutin setiap hari beroperasi hanya 57 unit. Ada beberapa yang dijadikan cadangan dan ada beberapa yang sudah tak layak jalan.

Sementara itu, anggota komisi III DPRD Batam, Werton Panggabean mengatakan permintaan penambahan koridor ini memang sudah banyak disuarakan warga. Daerah Galang yang menjadi objek wisata harusnya bisa dilalui banyak armada trans Batam. Ini akan merangsang pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan ke Galang.

“Sudah banyak yang minta agar ke daerah Galang ini ada trans Batam. Kalau itu ada, jumlah kunjungan ke destinasi wisata di sana akan bertambah,’ ujarnya.

Tetapi kembali karena anggaran yang minim makanya penambahan armada sangat sulit dilakukan. Ia berharap Pemko untuk meminta hibah setiap tahunnya dari kementerian.”Kalau armadanya semakin banyak, yakinlah penumpang akan semakin banyak juga. Dan pelayanan yang sudah baik harus terus ditingkatkan,” katanya. (ian)

Damkar Catat 90 Titik Kebakaran

0

batampos.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam mencatan sepanjang tahun 2019 ini, terdapat 90 titik kebakaran baik lahan maupun permukiman warga.

Kepala Damkar Batam, Azman mengatakan kebakaran paling banyak terjadi di Bulan Maret yang mencapai 40 titik kebakaran dan semua rata-rata merupakan kebakaran hutan.

“Mayoritas di bulan ini memang hutan. Kemarin ada yang di Kawasan Dam Muka Kuning, Baloi, Simpangjam dan ada juga yang di hutan Tanjungriau,” sebutnya.

Ia menjelaskan kondisi cuaca yang sangat panas menjadi faktor kebakaran selain kelalaian manusia. Kondisi hutan saat ini kering jadi api sangat cepat merambat.

Ia menyebutkan beberapa titik api bahkan sulit untuk dipadamkan karena lokasinya yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam kebakaran. Untuk kondisi seperti ini petugas cukup mengawasi api agar tidak menjangkau permukiman warga.

“Seperti yang di hutan Baloi kemarin. Petugas berada di lapangan hingga pukul 02.00 WIB dini hari. Armada tidak bisa masuk jadi cukup diawasi dan mengamankan lokasi yang terdekat dari khalayak ramai,” terang Azman.

Disinggung mengenai kesanggupan armada pemadam kebakaran, ia mengungkapkan hingga saat ini cukup untuk mengatasi titik kebakaran yang ada. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BP Batam dan Maggala Agni setiap ada kejadian kebakaran.

“Kalau diperlukan baru kita akan minta bantuan ke KLH. Namun sejauh ini belum ada rencana untuk mendatangkan helikopter lagi. Masih bisa kami atasi yang sekarang ini,” ungkapnya.

Ia tetap meminta kepada warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan terutama hutan. Saat ini sudah puluhan hektar terbakar akibat kelalaian manusia. “Jangan sembarang membakar lahan, buang puntung rokok atau melakukan tindakan yang menyebabkan kebakaran,” imbaunya. (yui)

Dinas Lingkungan Hidup Lanjutkan Pemasangan Barcode Retribusi

0

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam melanjutkan pemasangan barcode bagi objek retribusi sampah tahun ini. Hal ini dikatakan Kepala DLH Batam Herman Rozi, Rabu (20/3).

“Masih sama dengan tahun lalu jumlahnya. Kalau tidak salah ada 21 ribu rumah lagi tahun ini yang akan kami pasangi barcode retribusi tersebut,” sebutnya.

Mantan camat Lubukbaja ini menargetkan tahun ini pembayaran non tunai semakin meningkat. Hal ini diharapkan semakin menekan angka kebocoran retribusi sampah.

Saat ini lanjutnya, pemasangan barcode sudah memasuki tahun ketiga. Hingga saat ini pemasangan barcode ini diperkirakan sudah mencapai 30 ribu lebih rumah atau objek sampah.

“Bertahap lah untuk pemasangan ini. Memang belum semua kecamatan terpasang. Tapi ke depan akan kamu tuntaskan,” ujarnya.

Ia menyebutkan saat ini kecamatan yang sudah terpasang barcode objek sampah ini diantaranya Sekupang, Lubukbaja dan Batamcenter. Pemasangan juga akan dilanjutkan di Bengkong dan kecamatan lainnya.

Disinggung mengenai target tahun ini, Herman menuturkan sama dengan tahun lalu yaitu Rp 35 miliar. Ia berharap tahun ini bisa mencapai target yang diberikan Wali Kota Batam.

“Hingga bulan ketiga ini saya belum dapat laporan. Tentunya kami berharap tercapai bahkan melebihi. Makanya kami optimalkan non tunai dan mengurangi pembayaran uang cash,” lanjutnya.

Herman menambahkan, saat ini pihaknya masih berupaya memaksimalkan, pelayanan pengangkutan sampah di sembilan kecamatan mainland (perkotaan, red). Menurutnya kalau pelayanan sampah terus membaik, kesadaran warga untuk membayar retribusi semakin tinggi.

“Kendala di lapangan banyak yang kami datangi tapi orangnya tidak ada di rumah, sehingga petugas ada yang dijadwalkan berkerja di hari Minggu untuk memaksimalkan pendapatan,” terangnya.

Disinggung mengenai armada yang ada, ia menambahkan saat ini kondisi armada yang ada cukup untuk melayani pengangkutan sampah. Seluruh armada dioptimalkan operasionalnya. “Yang ada saat ini ya kami manfaatkan. Selain itu kami menjadwalkan pengangkutan agar semua terangkut,” tutupnya.

 

Pemilih Batam Bertambah 5.866 Orang

0
Mustari Abdul Hamid, 40, Panitia Pemutahiran Data Pemilih (Panterlin) untuk 2019 pemilihan Legislatif dan Presiden dan Wakil Presiden mendata daftar pemilih atau mensensus ulang di rumah Johar Bins Usaman,50 di Perumahan Sumberindo RT 07/RW 12, Tanjunguncangm, Batuaji, Senin (7/5/2018). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Jumlah pemilih Batam bertambah 5.866 pasca proses pendataan daftar pemilih tetap tambahan (DPT-b) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam, Rabu (20/3/2019).

Komisioner KPU Batam, Sudarmadi mengatakan setelah melakukan pendataan terdapat sebanyak 10.261 warga yang mengajukan permintaan pindah memilih baik keluar maupun masuk.

Ia merinci total pemilih masuk Batam mencapai 5.866 pemilih dan keluar sebanyak 4.395 pemilih. Selanjutnya data pemilih ini akan diajukan untuk mendapatkan tambahan surat suara di pemilihan 17 April mendatang.

Ia menambahkan, sebelumnya pleno DPT-b ini telah dimulai di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) sebelum di plenokan tingkat kota.

Sudarmadi menyebutkan sebelumnya total DPT hasil perbaikan sebanyak 650.876 pemilih. Hasil DPT-b ini akan diplenokan di tingkat provinsi dan nasional dalam waktu dekat ini.

“Cadangan dua persen tidak bisa mengakomodir DPT tambahan ini jadi kami akan usulkan surat suara tambahan, nanti sekalian dengan pergantian surat suara yang rusak,” lanjutnya.

Sudarmadi mengungkapkan pendaftaran pindah memilih sudah ditiup sejak minggu lalu. Warga yang ingin pindah sudah tidak lagi diproses. Untuk warga yang memiliki e-KTP Batam yang belum masuk DPT tetap bisa memilih.

“Nanti jam 12.00 WIB di hari pemilihan berlangsung mereka tetap bisa memilih,” ujarnya.

Sementara itu Komisioner KPU Batam, Muliadi Evendi mengatakan setelah merampungkan proses pelipatan terdapat 2.028 lembar surat suara rusak ditemukan.

Saat ini surat suara masih masih berada di Kantor KPU Batam. Selanjutnya surat suara ini akan terlebih dahulu diplenokan untuk memilah kembali surat suara tersebut.

“Nanti kita lihat dulu kerusakannya. Kalau bisa ada yang kami selamatkan ya gak jadi diusulkan untuk pergantian,” terangnya. (yui)

Pasca Pekerjaan, Suplai Air Tahap Pemulihan

0
Pekerjaan interkoneksi pipa utama ATB di Simpang Beringin

Pekerjaan optimalisasi jalur transmisi dan distribusi ATB di Simpang Beringin, Kepayang, Barelang, dan Central Batu Aji, sudah selesai dilakukan Rabu (20/3) dini hari. Usai pekerjaan suplai air mengalir bertahap ke pelanggan.

“Tim sudah bekerja maksimal, pekerjaan bisa berjalan dengan baik. Saat ini tahap pemulihan suplai air ke pelanggan masih berlangsung secara bertahap,” ucap Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB, Rabu (20/3).

Maria mengatakan, selama masa pemulihan suplai air tidak serta merta mengalir dengan lancar. Pipa-pipa yang sebelumnya kosong terlebih dahulu diisi dengan suplai air sampai berjalan normal.

“Pelanggan yang berada dekat dari area Instalasi Pengolahan Air (IPA) akan lebih awal mendapatkan suplai air. Sebaliknya, pelanggan yang berada di wilayah tinggi dan jauh dari IPA membutuhkan waktu agar suplai bisa mengalir ke tempat pelanggan,” sebut Maria

Adapun wilayah-wilayah yang terdampak dari pekerjaan, Rabu (20/3) malam sudah mendapatkan suplai air. Bahkan lebih dari 60 persen wilayah terdampak seperti Batam Centre, Batu Aji, Marina dan Barelang suplai sudah mengalir.

“Wilayah yang terkena dampak sebagian besar sudah kembali mendapatkan suplai, meski belum maksimal. Beberapa wilayah ujung seperti Tanjung Uncang, Saguba dan sekitarnya recovery belum normal,” ujar Maria

Menurut Maria, saat suplai sudah mengalir usai perbaikan, pelanggan cenderung menggunakan air lebih banyak. Terlebih kondisi cuaca yang cukup panas terik berdampak pada konsumsi air bersih yang meningkat. Semakin banyak pelanggan menggunakan air, berpengaruh ke pelanggan lainnya terutama yang berada di daerah tinggi dan jarak yang jauh.

“Toleransi penggunaan air di pelanggan juga diperlukan, hal ini agar suplai air bisa mengalir ke tempat pelanggan lainnya. Pelanggan yang berada di dataran rendah bisa lebih berhemat menggunakan air, agar pelanggan di ujung pipa bisa mendapatkan aliran air,” ucap Maria.

Dapat diselesaikannya pekerjaan interkoneksi sejumlah pipa utama ATB, diharapkan aliran air bisa lebih optimal mengalir ke pelanggan. Informasi seputar ATB bisa menghubungi Call Center ATB (0778) 467111, atau inbox di fanpage ATB Batam. (*)

Polisi Tindak Pengendara Dibawah Umur

0
ilustrasi
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Jajaran Sat Lantas Polresta Barelang akan menindak tegas pelajar yang belum layak tapi nekad mengendarai kendaraan bermotor. Tindakan berupa tilang akan dilakukan apabila para pelajar di bawah umur itu kedapatan membawa kendaraan dan tidak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Wakil Kasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo mengimbau seluruh pelajar agar tertib berlalu lintas. Bagi mereka yang belum berhak, juga diminta tidak mengendarai kendaraan bermotor. Langkah ini juga untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan karena belum siapnya pengendara. Terlebih, pelanggar lalu lintas juga didominasi kalangan pelajar.

”Karena kecelakaan lalu lintas yang rugi bukan hanya yang bersangkutan, tapi pengguna jalan yang lain juga. Untuk itu harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan peruntukannya,” ujarnya.

Sabagai upaya menciptakan keselamatan di jalan, petugas kepolisian juga telah melakukan program penyuluhan ke sekolah-sekolah untuk tertib berlalu lintas.

Mereka yang ditugaskan memberi pengarahan dan penyuluhan adalah dari Unit Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa (Dikyasa). Materi yang diberikan berupa keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dalam berlalu lintas.

”Kalau belum waktunya memenuhi syarat memang tidak diperbolehkan mengendarai sepeda motor. Ini tidak hanya untuk pengamanan mereka sendiri, tapi pengendara lain dan juga sekolah,” katanya.

Selain itu pihaknya juga meminta kepada orangtua juga ikut berpartisipasi dengan tidak memberikan sepeda motor kepada anak yang belum memiliki SIM. Pihaknya akan tegas melakukan tindakan berupa tilang, apabila mendapati pelajar yang belum memenuhi syarat mengendarai sepeda motor.

”Tidak ada toleransi kalau kaitannya dengan penindakan dan penegakan hukum,” tegasnya.

Sebagai patokan, 2018 lalu jumlah angka kasus kecelakaan lalu lintas menurun. Meski jumlah kasus menurun, namun jumlah korban laka lantas yang meninggal dunia maupun luka ringan mengalami pe-ningkatan. Tahun lalu, korban meninggal akibat lakalantas di Batam 86 orang. Korban mengalami luka berat 103 orang. Luka ringan sebanyak 743 orang. (egi)