Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11530

Dishub Benahi Pelabuhan di Belakang Padang

0
Penumpang menaiki Boat Pancung di Pelabuhan Tanjungriau dari Belakangpadang. Boat pancung adalah satu-satunya alat tranportasi menuju Belakangpadang ke Tanjungriau, selain lewat Pelabuhan Sekupang. F. Dalil Harahap/Batam PosF Dalil harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam akan membenahi pelabuhan yang ada di depan Kantor Camat Belakangpadang, yang menghubungkan ke Pulau Manis.

“Sebelumnya pelabuhan itu digunakan Imigrasi. Tapi tahun ini sudah bisa digunakan warga yang ingin ke Belakangpadang dari pulau lain. Jadi masyarakat tak perlu memutar lagi,” kata Kepala Dishub Batam, Rustam Efendi, Senin (25/2/2019) usai menghadiri Apel Wali Kota di SMAN 1 Batam.

Dengan direnovasinya pelabuhan tersebut, nantinya warga bisa menghemat perjalanan mereka hingga 30 menit. Tidak saja itu, ke depan wisatawan di Pulau Manis diharapkan bisa singgah ke Belakangpadang.

“Jadi semua memang mengarah ke wisata. Perlahan infrastruktur mulai dibenahi,” sebutnya.

Pihaknya menyiapkan anggaran Rp 120 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 ini. Saat ini prosesnya masih berjalan. Pengerjaan rencananya akan dimulai akhir April mendatang.

“Sekarang konsultan sudah masuk. Mungkin akhir April sudah jalan,” jelasnya.

Ia menambahkan setiap tahunnya infrastruktur hinterland (pesisir, red) selalu menjadi prioritas, termasuk pelabuhan. Menurutnya kebutuhan sarana dan prasarana di pulau-pulau sangat dibutuhkan.

“Akses itu sangat penting. Selain bantuan alat transportasi tentu sarana pendukung juga harus disiapkan,” bebernya.

Sementara itu, Camat Belakangpadang Yudi Admajianto mengatakan tahun ini ada dua kegiatan besar yang dilaksanakan di kecamatannya. Satu di antaranya adalah pelabuhan depan Kantor Camat Belakangpadang.

“Dari Pulau Sarang, Lengkang, Pecung, Pemping bisa langsung ke pelabuhan ini untuk urusan ke Kantor Camat. Akan lebih hemat sekitar 30 menit,” ujarnya.

Selain untuk warga, pelabuhan ini juga diharapkan bisa menarik wisatawan mancanegara untuk datang ke Pulau Belakangpadang. Khususnya mereka yang menginap di Sanggraloka Pulau Manis.

“Aksesnya langsung berhadapan dengan Pulau Manis. Kita harap bisa untuk wisatawan juga. Mereka bisa lihat Belakangpadang, jalan-jalan di sini, bisa naik ojek, becak. Itu yang kita harap,” sebut Yudi.

Selain pelabuhan, di Belakangpadang juga akan dibangun jalan poros yang menghubungkan dua kelurahan di pulau tersebut. Jalan poros dari Kampung Baru sampai ke Sekanak Raya ini juga diharapkan bisa memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

“Sekarang kondisinya itu cukup parah. Karena akar pohon sudah naik. Insya Allah tahun ini dikerjakan,” tutur mantan Kepala Bagian Humas Setdako Batam tersebut.(yui)

Ratusan Atlet Taekwondo CTC Ikut UKT

0
foto: batampos.co.id / ryan agung

batampos.co.id – Central Taek-wondo Club (CTC) menggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) pada Minggu (24/2) lalu di Sekolah Mondial Batam. UKT ini diikuti lebih 400 taekwondoin dari 20 dojang di Batam. UKT ini diperuntukkan bagi taekwondoin yang mengenakan sabuk putih hingga sabuk merah.

”Ada 400 lebih atlet taekwondo dari 20 dojang ini berada di bawah binaan CTC. UKT dilaksanakan selama satu hari di Sekolah Mondial,” jelas Ketua panitia Leonaldo Benny yang juga menjabat Ketua CTC, Minggu (24/2).

Ia berharap dengan digelarnya UKT ini, taekwondoin CTC bisa terus meraih dan meningkatkan prestasinya di tahun-tahun mendatang. Berbagai materi diujikan dalam kegiatan ini. Mulai ketahanan fisik maupun kemampuan teknik. Di antaranya adalah kemampuan kyu-rogi, poomsae, hingga sparring.

Ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana penyerapan materi yang diajarkan oleh sabeumnya. Juga kekurangan yang harus dibenahi sebagai kelanjutan pembinaan.
UKT ini, lanjutnya, digelar CTC sedikitnya tiga kali dalam setahun. Dan untuk semakin meningkatkan kualitas taekwondoin CTC, Maret mendatang akan digelar kejuaraan internal CTC.

”Tepatnya akan dilaksanakan, Minggu (24/3). Target penyelenggaraan kejuaraan ini adalah peningkatan prestasi dan kualitas taekwondoin CTC,” paparnya.

Sebenarnya, kejuaraan ini adalah kali kelima digelar oleh CTC. Hanya saja untuk yang pertama hingga keempat diperuntukkan secara umum. Untuk kali kelima ini memang akan dilaksanakan secara internal dan hanya bagi taekwondoin CTC yang belum pernah berlaga dalam kejuaraan.

Ia berharap kejuaraan ini menjadi sarana bagi taekwondoin CTC untuk merasakan atmosfer pertandingan. Juga nantinya sebagai ajang regenerasi atlet dan pencarian bibit unggul taekwondoin CTC.

”Kejuaraan ini akan dimanfaatkan sebagai ajang pencarian bibit unggul. Taekwondoin berbakat CTC akan digembleng dalam training center (TC) untuk diturunkan dalam kejuaraan di level nasional dan internasional,” jelasnya.

Leonaldo berharap melalui kejuaraan-kejuaraan ini akan muncul taekwondoin CTC yang mampu berkiprah di tingkat nasional.

”Harus ada Wendy Setiawan-Wendy Setiawan lain yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Tetapi, untuk bisa mengukir prestasi di tingkat nasional tentu saja membutuhkan proses yang tidak mudah. Leonaldo juga meminta dukungan orang tua dan pemerintah agar bisa mengantarkan taekwondoin Batam berjaya di tingkat nasional.

”Terima kasih pada peran orang tua dan pemerintah yang terus mensupport taekwondoin CTC hingga bisa mampu berkiprah di level nasional. Tanpa dukungan dari orang tua dan pemerintah, hal ini tidak akan terwujud,” tutupnya. (yan)

Harga Tiket Pesawat dan Bagasi Berbayar Kerek Inflasi di Batam

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Dampak kenaikan harga tiket pesawat dan penerapan bagasi berbayar sejumlah maskapai penerbangan kian meluas. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling merasakan imbas paling berat dari situasi ini.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri Gusti Raizal Eka Putra mengungkapkan tingginya harga tiket otomatis mengurangi minat masyarakat bepergian dengan pesawat. Sehingga penjualan pusat oleh-oleh juga akan turun.

Kondisi ini diperparah dengan kebijakan sejumlah maskapai yang menerapkan bagasi berbayar. Kebijakan ini secara langsung akan membuat para penumpang pesawat mengurangi atau bahkan meniadakan barang bawaan karena tidak mau membayar biaya bagasi pesawat.

“Kenaikan tiket ini sebenarnya dari Desember sudah mahal sekali. Secara kasat mata nampak bandara saat ini sepi sekali,” kata Gusti Raizal di Hotel Radisson Batam, Senin (25/2).

Ditanya soal angka, Gusti mengaku belum mendapat laporan resminya. Namun, ia memastikan sektor UMKM sangat terpukul dengan kondisi saat ini.

“Saya belum dapat angkanya. Tapi kenaikan harga tiket ditambah dengan bagasi berbayar berdampak pada UMKM,” paparnya.

Gusti mengatakan, saat ini penumpang pesawat enggan membeli oleh-oleh maupun souvenir untuk dibawa ke daerah tujuan. Alasannya karena takut dikenakan biaya bagasi yang mahal.

Bahkan tak jarang ada penumpang yang mengeluh karena biaya bagasi yang harus dibayar lebih mahal dari nilai atau harga oleh-oleh yang dibawa.

“Jadi sekarang orang yang datang dan keluar lebih banyak orang yang bertugas dinas dan kantor saja. Kalau untuk orang-orang yang ingin liburan terkena dampak,” ucapnya.

Selain UMKM, Gusti juga menyebut dampak bagasi berbayar dan mahalnya tiket pesawat ini meluas ke sektor lainnya. Seperti perhotelan, pariwisata dan turunannya. Namun, ia mengaku masih akan mengkaji lagi data-data validnya.

Selain memukul sektor usaha, kenaikan harga tiket dan penerapan bagasi berbayar juga berpotensi mengerek inflasi di Batam dan Kepri. Bahkan Gusti menyebut kenaikan inflasi ini sudah mulai terjadi sejak akhir tahun lalu.

“November tahun lalu inflasi Batam di bawah nasional, Desember kita kesulitan kendalikan.”

Gusti mengatakan, situasi ini telah menjadi perhatian tim pengendali inflasi daerah (TPID) Provinsi Kepri. Bahkan anggota TPID Kepri seperti wali kota maupun gubernur Kepri telah mengirim surat ke Presiden Joko Widodo untuk meminta agar kebijakan tiket dan bagasi maskapai ini ditinjau kembali.

Menurut Gusti, kebijakan harga tiket maupun tarif bagasi berbayar merupakan ranah pemerintah pusat. Sehingga pihak daerah tidak bisa mengontrol harga-harga tersebut.

Hal ini berbeda dengan harga-harga bahan makanan dan volatile food yang bisa dikendalikan daerah. “Bahan makanan bisa ditekan dari target 5 persen jadi 3,48 persen pada akhir tahun 2018. Ini hasil koordinasi yang baik di daerah,” katanya.

Sementara Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, hingga kemarin pemerintah pusat belum merespons surat yang dikirim Wali Kota Batam Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu. Dalam suratnya Rudi meminta Presiden Joko Widodo meninjau ulang kebijakan bagasi berbayar dan kenaikan harga tiket pesawat.

“Sampai sekarang tak ada jawaban, kami menunggu,” kata Amsakar, Senin (25/2).

Walau belum mendapat jawaban, pihaknya berharap pemerintah pusat menjadikan pembahasan harga tiket salah satu isu yang harus segera didapat penyelesaiannya.
“Mudah-mudahan itu jadi pemikiran serius karena tak hanya berpengaruh pada keluar masuk orang, tapi juga barang,” imbuhnya.

Tarif Bagasi Belum Naik

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Sementara Lion Air Group memastikan saat ini belum ada kenaikan tarif bagasi setelah sempat mengalami perubahan pada 16 Februari lalu.

“Kami masih menggunakan tarif bagasi yang ditetapkan 16 Februari,” kata District Manager Lion Air Group Batam M Zaini Bire, Senin (25/2).

Ia membenarkan sebelumnya ada wacana perubahan untuk kedua kalinya setelah naik per 16 Februari 2019. Namun hingga pembaharuan yang diterimanya pada Senin (25/2) siang, belum ada perubahan tarif.

“Sampai detik ini tidak ada update terbaru,” ungkapnya.

Tarif bagasi Lion Air Group sempat mengalami perubahan pada 16 Februari sejak kebijakan bagasi berbayar resmi diterapkan pada 22 Januari lalu. Perubahan tarif terjadi baik untuk pembelian bagasi prepaid untuk 5 kilogram, 10 kilogram, 15 kilogram, maupun juga pembelian bagasi di konter check in.

Untuk pembelian bagasi prepaid, mengalami sedikit kenaikan. Misalnya untuk bagasi per 5 kg untuk rute Batam ke Jakarta, sebelumnya Rp 140 ribu naik menjadi Rp 175 ribu. Rute Batam ke Medan sebelumnya Rp 80 ribu, naik menjadi Rp 95 ribu. Batam ke Pekanbaru biasanya Rp 55 ribu per 5 kg, saat ini menjadi Rp 65 ribu.

Begitu juga dengan rute Batam-Surabaya. Jika sebelumnya tarif prepaid-nya Rp 120 ribu per 5 kg, saat ini naik menjadi Rp 140 ribu. Lalu rute Batam ke Padang naik dari Rp 65 ribu menjadi Rp 80 ribu.

Namun, tarif bagasi untuk pembelian di konter check in di bandara turun. Untuk rute Batam-Jakarta, tarif per 1 kg biasanya Rp 55 ribu, kini turun menjadi Rp 48 ribu.
Sementara rute Batam-Medan yang sebelumnya Rp 30 ribu, saat ini turun Rp 27 ribu per kg. Begitu juga untuk rute Batam ke Padang, sebelumnya Rp 24 ribu kini turun menjadi Rp 21 ribu per kg-nya. (ska/leo)

Truk Tanah Kembali Marak, Jalan Utama Kotor dan Berdebu

0

batampos.co.id – Truk pengangkut tanah kembali dikeluhkan masyarakat pengguna jalan di Batuaji. Pasalnya kendaraan proyek ini bebas hilir mudik di jalan raya tanpa menutupi bak muatan. Material tanah atau pasir yang dimuat truk-truk tersebut tercecer di sepanjang jalan.

Imbasnya jalan jadi kotor dan berdebuh sehingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.

Keluhan ini datang dari warga pengguna jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, sebab ruas jalan menuju kawasan industri galangan ini sangat kotor. Puluhan truk beroda sepuluh hilir mudik sepanjang waktu siang hingga malam hari. Kendaraan ini angkut tanah untuk aktifitas reklamasi di sekitar wilayah Marina hingga Tanjunguncang. Ironisnya bak muatan truk-truk ini tidak ditutupi penutup sehingga material tanah jatuh dan berterbangan di sepanjang jalan.

Tumpahan tanah itu dibiarkan begitu saja di badan jalan sehingga diterpa angin hingga ke pemukiman warga.

“Bukan jalan saja, tapi rumah-rumah dekat jalanpun kotor karena debuh jalanan itu,” tutur Indri, warga perumahan Barelang, Tanjunguncang, Senin (25/2/2019).

Keluhan serupa juga datang dari warga pengguna jalan dan yang berdiam di sepanjang jalan R Suprapto dan Trans Barelang. Aktifitas truk pengangkut tanah yang padat setiap saat membuat jalanan jadi kotor dan berdebuh. Kecelakaan lalu lintas akibat tumpahan tanah di badan jalan utama itu sudah tak terhitung lagi. Pengendara khususnya sepeda motor kerap terkecoh karena jalan yang ditutupi debuh tanah yang cukup tebal itu.

“Kadang serba salah kalau di depan ada mobil atau truk lewat. Debuh itu berterbangan dan pengendara motor yang di belakang siap-siap makan debuh atau tabrakan karena tidak bisa melihat akibat debuh itu,” ujar Sarmanto, warga lainnya.

Warga yang berdiam tak jauh dari badan jalan juga mengeluhkan dampak dari tumpahan truk pengangkut tanah itu. Banyak warga khususnya anak-anak yang mengalami gangguan pernapasan akibat debuh jalan tersebut.

Warga berharap agar pihak kepolisian dan dinas terkait segera menertibkan aktifitas truk tanah yang tidak mengindahkan aturan tersebut. (eja)

Pak Wawa Geram Anak Buahnya Konsum Narkoba

0
Amsakar Ahmad
foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Wakil Wali Kota (Wawako) Batam Amsakar Achmad atau yang akrab disapa Pak Wawa dibuat geram oleh ulah oknum guru yang tertangkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri karena kedapatan mengonsumsi narkoba jenis sabu di Batuaji, beberapa waktu lalu.

”Kalau betul, harus berhenti, tak ada kompromi dengan narkoba. Ini pelanggaran besar, apalagi pelanggarnya adalah seorang guru,” kata Amsakar, kemarin.

Akan tetapi, pihaknya akan menunggu informasi lebih lanjut dari BNNP Kepri terkait hasil pemeriksaan terhadap oknum yang bersangkutan. Ke depan, hukuman juga akan merujuk pada mekanisme kepegawaian yang berlaku.

”Yang jelas (hukuman) berat, karena ini pelanggaran besar,” katanya.

Ditanya terkait seringnya tes urine di Pemko Batam, namun satu sisi justru ada pegawai yang tertangkap karena narkoba, Amsakar menolak untuk disebut kecolongan.

”Belum tentu yang di tes si A, lalu dia yang tertangkap. Justru bisa saja si B,” kata dia.

Untuk pegawai lain, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer ia mewanti-wanti agar tidak mengikuti jejak para pelanggar atau pemakai narkoba. Kembali ia tegaskan, Pemko Batam meru-pakan instansi yang intens melawan peredaran barang haram tersebut.

”Yang melanggar pasti kena sanksi berat, narkoba sangat tidak baik untuk kita dan masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, dua oknum guru SD negeri di Batam yakni Ir, 40, dan Ka, 28, diamankan petugas BNNP Kepri, Sabtu (16/2). Keduanya ditangkap saat mengonsumsi sabu di mes sekolahnya di Batuaji, Batam. Ir merupakan guru PNS sedangkan Ka adalah guru honorer.

Ir mengaku sudah mengonsumsi narkoba sejak 2013. Sekali membeli, Ir menghabiskan uang sebesar Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu. Sementara Ka, mengaku baru menggunakan narkoba sejak 1,5 tahun terakhir. Ka mengaku mengenal narkoba sejak bergaul dengan Ir.(egi)

Andre Terancam Penjara 15 Tahun

0
Tersangka saat diajak bicara Kapolresta Barelang.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Andre Ripakartini, penganiaya Muhamad Risky, anak pacarnya yang masih berusia 3 tahun, terancam hukuman penjara 15 tahun. Pria berusia 21 tahun itu dinilai terbukti melakukan tindak kekerasan terhadap Rizky hingga mengakibatkan bocah malang itu tewas.

Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu dijerat dengan pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak.

”Kita jerat dengan pasal 80, dimana tindak kekerasan yang mengakibatkan kematian diancam dengan hukuman penjara 15 tahun dan denda Rp 3 miliar. Ancaman hukumannya lebih berat karena dia lex spesialis atau asas penafsiran hukum yang menyatakan bahwa hukum bersifat khusus, mengesampingkan hukum yang bersifat umum,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Hengki, Senin (25/2).

Hengki menjelaskan, indikasi adanya tindak kekerasan yang diduga dilakukan tersangka Andre Ripakartini terhadap anak pertama dari Siti Margareta itu, didapati polisi dari hasil autopsi jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Ditemukan adanya sejumlah luka bekas penganiayaan di tubuh Muhamad Rizky.

Antara lain, luka memar pada bagian mata kanan, hidung, punggung, perut serta dagu. Tindak kekerasan itu membuat korban mengalami gangguan kesehatan, hingga akhirnya meninggal dunia.

Kejadian itu bermula pada Kamis (21/2) di Jalan Flamboyan Nomor 13, Lubukbaja, Andre bersama ibu korban atau pacarnya, Siti Margareta sekitar pukul 05.00 WIB mengantar Muhamad Rizky dan adiknya ke tempat saudara Margareta, Jumidah Sembiring.

Usai mengantarkan korban, Andre mengantar Margareta ke tempat kerjanya di salah satu kedai kopi di kawasan Lubukbaja.

Tidak lama kemudian, Andre kembali menjemput Muhamad Rizky dan dibawa pulang ke rumahnya di Jalan Flamboyan tersebut. Di sana, karena Rizky terus-menerus menanyakan keberadaan ibunya, Andre kesal dan menganiaya Rizky hingga meninggal dunia.

”Motifnya pelaku mengaku emosi karena korban rewel menanyakan ibunya, di situ terjadi penganiayaan. Tapi bagaimana pun, namanya anak-anak harus tetap dirawat dengan baik. Tidak boleh melakukan kekerasan,” tegas Hengki.

Dalam jumpa pers yang dilakukan di Mapolsek Lubukbaja sebelumnya, polisi juga menampilkan sejumlah barang bukti. Termasuk pakaian yang digunakan korban saat terjadinya tindak kekerasan hingga menyebabkan meninggal dunia tersebut.

”Sekarang kami masih terus mengembangkan kasus kekerasan terhadap anak ini. Kasus ini akan terus didalami oleh Polsek Lubukbaja,” imbuhnya. (egi)

Penempatan TNI Aktif di Kementerian Bisa Timbulkan Benturan Kepemimpinan dan Peradilan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Usulan untuk menempatkan perwira aktif TNI di kementerian/lembaga sipil terus mendapat penolakan. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai rencana tersebut bukan hanya mengancam demokrasi yang dicita-citakan reformasi, namun bisa menimbulkan sejumlah benturan ketentuan.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, perwira aktif secara status masih di bawah komando angkatan bersenjata. Oleh karenanya, pengaruh ataupun pengendalian komando dari institusi militer sangat mung-kin dilakukan.

Imbasnya, bisa saja kebijakan yang kelak diambil bukan merujuk pada sikap menteri di kementerian, melainkan kepentingan TNI.

Jika hal itu terjadi, maka sama saja dengan pengendalian institusi sipil oleh militer. Padahal, kondisi itu menjadi semangat perubahan saat reformasi.

“Itu berbahaya, itulah cikal bakal lahirnya orde baru. Kalau semua dimasuki dan dikendalikan tentara mau jadi apa negara kita. Cita-cita demokratis makin jauh,” ujarnya kepada Jawa Pos, Senin (25/2/2019).

Selain benturan kepemimpinan, benturan ketentuan juga bisa terjadi di peradilan. Anam mencontohkan, jika perwira tersebut melakukan penyelewenangan dalam kebijakan kementerian, maka akan terjadi kekosongan hukum. Sebab, perbuatannya ada di isntitusi sipil.

“Pengadilan umum gak mengatur (TNI) diadili di mana, kan tambah rumit,” imbuhnya.
Belum lagi potensi lahirnya gejolak dari birokrat asli juga sangat mungkin terjadi. Dia mencontohkan, karir PNS seseorang yang sudah dibangun lama bisa buyar dengan kebijakan tersebut.

“Yang benar-benar jagoan, pintar, mentok kariernya karena slotnya diisi oleh tentara,” tuturnya.

Bagi TNI sendiri, kata Anam, ada kerugian yang bisa diala-mi. Yang paling terlihat profesionalisme TNI sebagai pertahanan negara terganggu. Sebab, banyak perwiranya yang sibuk mengurusi hal-hal di luar pertahanan.

Padahal, berdasarkan buku putih yang dibuat TNI, skema ancaman di tingkat regional dan internasional meningkat.

“Kalau ancaman meningkat TNI urus yang lain namanya kontradiksi dengan apa yang mereka baca sendiri di buku putih,” terangnya.

Oleh karenanya, Anam mendesak agar usulan tersebut tidak diteruskan. Dia mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk tidak menye-tujui usulan tersebut. Jangan sampai, Jokowi dianggap sebagai pemerintahan yang memberi legitimasi kembalinya dwifungsi TNI.

Anam menambahkan, rencananya, dalam waktu dekat lembaganya akan menyampaikan pernyataan resmi kelembagaan untuk menolak usulan tersebut.

“Kami sejak awal sudah menolak. Jumat ini kami mau siapkan posisi komnas secara resmi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengusulkan agar perwira TNI bisa masuk ke kementerian/lembaga.

Hal itu dinilai bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan adanya perwira TNI yang nonjob. Usulan tersebut disampaikan saat Rapimnas TNI-Polri dibuka di Istana Negara, akhir bulan lalu. (far)

Seorang Wanita Hendak Terjun dari Jembatan VI

0

batampos.co.id – Respon cepat jajaran polsek Galang berhasil menyelamatkan seorang wanita paruh baya yang akan terjun dari atas jembatan VI, Barelang, Senin (26/2/2019) siang. Wanita yang berinisial Rs ini belakangan diketahui sedang depresi berat karena masalah keluarga.

Kapolsek Galang AKP Heri Sujati mengatakan, aksi nekad wanita yang tengah terpengaruh obat itu nyaris saja terjadi. Rs yang merupakan warga Batuaji datang dengan sepeda motor. Sebelum terjun dia sempat menelan delapan butir obat sakit kepala yang membuatnya teler.

“Saat dia telan obat itu, warga yang lewat curiga sehingga lapor ke kantor kami,” ujat Heri.

Terima laporan, anggota Polsek Galang langsung bergerak ke lokasi jembatan dan mendapati wanita sakau itu berdiri di tepi jembatan.

“Sudah mau loncat dia, tapi anggota langsung tangkap. Kalau terlambat dikit lagi sudah lah,” ujar Heri.

Awal diamankan jajarannya kata Heri, cukup kesulitan menenangkan wanita berusia 30 an tahun itu sebab masih terpengaruh dengan obat-obat yang dikonsumsinya tadi.

“Setelah tenang kami bawa ke kantor. Komunikasi tak nyambung karena pengaruh obat tadi,” katanya.

Saat ini Rs telah dikembalikan ke keluarganya melalui peguyupan tempat asalnya.

“Masalah keluarga sepertinya jadi depresi dia,” ungkap Heri. (eja)

Galang Kepedulian untuk Palestina lewat Teater Kemanusiaan

0

Krisis kemanusiaan di Palestina terus berlanjut hingga hari ini. Konflik itu mengakibatkan tingkat pengangguran yang tinggi, ketersediaan energi listrik yang terbatas, hingga tercemarnya 97 persen air yang tidak dapat dikonsumsi. Akan tetapi, masyarakat Negeri Syam itu tak surut semangat berjuang di tengah krisis yang menimpa.

Semangat itu juga yang membuat Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kepulauan Riau bekerja sama dengan Teater Kaca Politeknik Negeri Batam menggelar pagelaran seni pertunjukan teater, Sabtu (23/2). Sorak-sorai penonton terdengar di lapangan Welcome to Batam itu.

Dengan penuh penghayatan, penampilan para pemain teater membuat penonton larut dalam haru. Mereka memainkan peran sebagai warga Palestina yang ditimpa banyak tragedi kemanusiaan. Ketua Teater Kaca Taufan mengungkapkan rasa bangganya bisa ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini.

“Saya sangat berterima kasih telah diajak berpartisipasi untuk pementasan kemanusiaan ini,” ungkap Taufan, Sabtu (23/2).

Aksi teatrikal ini, tambah Taufan, ingin membuat penonton larut dan peduli pada sesama.

“Penampilan teater yang mengangkat isu kemanusiaan di Palestina ini juga saya rasa cukup sukses mengajak pengunjung untuk lebih peduli,” tambah Taufan.

Tak hanya teater, ACT dan Teater Kaca juga menampilkan pembacaan puisi tentang Palestina. Relawan ACT juga menyajikan orasi kemanusiaan serta long march mengelilingi lapangan Welcome to Batam. Zahidah dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kepri mengatakan, aksi ini merupakan bentuk dukungan rakyat Indonesia, khususnya di Kepri kepada rakyat Palestina.

Selain itu, tambah Zahidah, ACT juga akan mendatangkan tokoh agama dari Palestina ke Kota Batam. Tokoh dari Palestina ini akan menceritakan bagaimana kondisi Tanah Syam saat ini. Berbagai krisis yang nyata terjadi akan menjadi bahan obrolan.

Di akhir pementasan, ACT melakukan penggalangan dana yang akan berakhir pada 28 Februari mendatang.

“Harapan besar dari aksi ini ialah mengajak masyarakat untuk peduli pada kondisi Palestina, serta jangan biarkan Palestina sendiri,” tegas Zahidah. [*]

Penting Punya BPJS Kesehatan! Ini Manfaatnya Buat Kamu

0
ilustrasi

Pasti banyak dari kamu yang sudah familiar dengan BPJS Kesehatan. Bantuan asuransi kesehatan dari pemerintah ini banyak banget lho manfaatnya. Asuransi kesehatan adalah salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan untuk masa depan yang lebih terjamin.

Buat kamu yang belum terlalu paham soal seluk beluk BPJS Kesehatan, baca ulasan berikut biar kamu tambah well-informed dan bisa menggunakan fasilitas yang diberikan dengan baik dan maksimal!

Fasilitas BPJS Kesehatan yang bisa didapat

Manfaat yang bisa kamu dapatkan meliputi pelayanan kesehatan tingkat pertama, pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, sampai rawat inap.

Untuk pelayanan kesehatan tingkat pertama dan non spesialistik, kamu bisa mendapat kemudahan dalam administrasi pelayanan, pelayanan promotif dan preventif, pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis, tindakan medis non spesialis (operatif dan non operatif), pelayanan obat dan bahan medis habis pakai, transfusi darah sesuai kebutuhan medis, pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama, dan rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi.

Jika kamu menerima pelayanan kesehatan tingkat lanjutan rawat jalan, kamu bisa mendapat pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi spesialistik oleh dokter spesialis atau sub spesialis, tindakan medis spesialistik sesuai indikasi medis, pelayanan alat kesehatan implant, pelayanan penunjang diagnostik lanjutan sesuai indikasi medis, rehabilitasi medis, pelayanan darah, pelayanan dokter forensik, pelayanan jenazah, dan lain sebagainya. Untuk yang rawat inap, yang bisa kamu manfaatkan adalah layanan perawatan inap non intensif, perawatan ruang inap intensif, dan pelayanan kesehatan lainnya yang ditetapkan oleh Menteri.

Manfaat menggunakan BPJS Kesehatan

Inilah kelebihan BPJS Kesehatan dibanding asuransi kesehatan lainnya:

1.Murah

Walaupun murah, perawatan dan pengobatan yang diberikan tidak kalah memadai kok! Ada tiga kelas dengan harga yang berbeda yaitu kelas 1 seharga Rp80.000, kelas 2 Rp51.000, dan kelas 3 Rp25.500 yang masing-masingnya dibayarkan setiap bulan.

2.Jaminan seumur hidup

Jaminan berlaku hingga seumur hidup tanpa batasan umur, tidak seperti asuransi lainnya yang membatasi jaminan hingga penerima asuransi berusia 100 tahun.

3.Tidak ada pengecualian

Saat daftar, kamu tidak perlu memberikan keterangan penyakit yang diderita dan harga premi tetap sama sesuai kelas yang dipilih.

Sekarang, sudah tidak perlu repot lagi bayar BPJS Kesehatan Pakai Traveloka aja! Caranya mudah, aman, dan cepat. Kamu akan dapat informasi rinci dan jelas, serta notifikasi yang cepat setelah kamu berhasil transaksi. Lebih efisien!

Play sound