Kepolisian Lexington, Kentucky, AS, ’’berduka’’ Senin (31/12). Sebuah truk milik Krispy Kreme (toko donat di AS) terbakar. Sopir dan penumpang truk selamat. Satu-satunya korban adalah donat yang terpanggang dan tak bisa diselamatkan.
Para petugas kepolisian yang membantu pemadaman lantas berfoto di dekat truk tersebut. Mereka berpura-pura menangis.
Foto-foto tersebut diunggah ke jejaring media sosial. Dalam waktu kurang dari 48 jam, unggahan itu viral dan dibagikan ulang 75 ribu kali di Facebook serta 30 ribu kali di Twitter. Dilansir AP, departemen kepolisian dari berbagai kota di AS ikut menyampaikan belasungkawa.
“Kami semua memiliki selera humor yang baik,’’ ujar Kyle Mounce, petugas kepolisian yang berfoto sedih di depan truk donat.
Krispy Kreme tak tinggal diam. Rabu (2/1) mereka mengirimkan ratusan donat ke Departemen Kepolisian Lexington. Donat-donat tersebut dikirim menggunakan kendaraan serupa dengan yang terbakar Senin lalu.
’’Ini yang bisa kami lakukan untuk meringankan rasa sedih mereka,’’ kata Kepala Pemasaran Krispy Kreme Doughnuts Dave Skena. (sha/c7/oni/jpg)
batampos.co.id – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I terus melayani aktivitas kepelabuhanan di seluruh wilayah perseroan di tengah perayaan tahun baru 2019.
Di seluruh pelabuhan milik Pelindo I digelar acara khusus pemberian apresiasi pelepasan kapal dan yang terakhir berlayar di 2018 dan penyambutan kapal perdana yang bersandar pada 2019.
Pemberian apresiasi penyambutan kapal perdana berlangsung di pelabuhan terbesar di Pulau Sumatera, Pelabuhan Belawan kepada kapal perdana MV Teliri berbendera Italia yang sandar di dermaga 104 pada 1 Januari 2019 pukul 00.02 WIB.
Kegiatan serupa juga berlangsung di Belawan International Container Terminal (BICT) dengan memberikan apresiasi berupa pemberian kalung bunga dan songket melayu oleh General Manager BICT, Aris Zulkarnain kepada Kapten Kapal Meratus Medan 5 Voyage 18A5/18A6, Capt. Usman Langkana.
Kapal yang berbendera Indonesia ini datang dari Port of Tanjung Pelepas Malaysia sandar di dermaga BICT tanggal 1 Januari 2019 pukul 05.00 WIB. Kapal ini membawa bongkaran 341 box atau 452 TEUs serta akan membawa muatan 335 box atau 445 TEUs.
“Kegiatan ini bentuk apresiasi Pelindo 1 kepada pengguna jasa yang telah mempercayai kami. Harapannya ke depan, kami semakin bisa terus meningkatkan pelayanan,” ujarnya. (jpg)
Telepon selular alias ponsel menjadi kawan akrab bagi banyak orang. Sejak bangun tidur hingga tidur lagi ponsel senantiasa dalam genggaman. Bahkan saat bersama kawan. Masing-masing menunduk melihat ke arah layar ponsel masing-masing.
Internet menjadi sesuatu hal yang penting agar ponsel tetap menjadi kawan setia.
Telkomsel, memberikan cakupan layanan internet yang memadai. Bahkan ke pelosok negeri. Seperti mereka yang kami foto pada Kamis (3/1/2019), asyik dengan gawai masing-masing.
Televisi tak lagi satu-satunya media yang menjadi tempat untuk menonton. Pada era digital telah ada aplikasi yang menghadirkan tontonan yang sangat variatif.
Youtube, lahir menjadi alternatif menonton.
Seperti halnya Lorensius, Hendra dan Sukamti. Mereka melihat youtube di laptop sembari menunggu kedai.
Di Tanjunguncang, Batuaji jaringan Telkomsel menyuplai sinyal internet yang memadai.
Mereka menggunakan modem Telkomsel Flash, seperti saat difoto pada Kamis (3/1/2019).
Lorensius juga menerima pembayaran online bagi masyarakat yang membayar keperluan sehari-hari.
Sejumlah warga sedang berwudhu saat akan melaksanakan sholat di Masjid Agung Batam. | Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Kantor Kementerian Agama Kota Batam bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam menyerahkan sertifikat tanah kepada 10 rumah ibadah. Terdiri dari tiga masjid, satu musala, satu vihara, tiga gereja, dan dua yayasan sosial keagamaan.
Penyerahan sertifikat dilaksanakan dalam rangkaian upacara Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (Kemenag) ke-73 tingkat Kota Batam di Dataran Engku Putri, Kamis (3/1/2019).
Upacara dipimpin oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar membacakan sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dalam amanahnya, Menteri Agama mengajak seluruh jajaran Kementerian untuk senantiasa menebarkan energi kebersamaan terutama di tahun politik ini.
”Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan,” tutur Amsakar.
Ajakan yang sama disampaikan kepada semua elemen bangsa, untuk menjaga kebersamaan dan keutuhan sesama anak bangsa. Segala ujaran, perilaku, dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara, agar dihindari.
”Mari jauhi saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati, dan saling melukai hati antarsesama anak negeri,” ujarnya.
Pemerintah, kata Amsakar, melalui peran dan fungsi Kementerian Agama hadir memberikan pelayanan keagamaan bagi semua umat beragama dengan berbagai fasilitas. Kementerian Agama menyelenggarakan pelayanan publik di bidang keagamaan dengan tiada henti melakukan inovasi.
Memasuki Tahun 2019, enam sasaran strategis program Kementerian Agama telah digariskan. Yakni, meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, meningkatnya harmoni sosial dan kerukunan umat beragama, meningkatnya kualitas pelayanan keagamaan, meningkatnya akses layanan pendidikan, meningkatnya mutu pendidikan agama dan keagamaan, dan peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama.
”Saya berpesan, enam sasaran tersebut harus tercermin dalam program kerja pusat dan daerah. Di samping itu, pembinaan toleransi dan kerukunan antar-umat beragama, pengembangan moderasi beragama dan pembangunan akhlak bangsa perlu disuarakan lebih nyaring di ruang-ruang publik,” pesan Menteri.(iza)
batampos.co.id – Aktor senior Torro Margens diketahui meninggal dunia Jumat (4/1) dini hari tadi di usia 68 tahun. Pemilik nama asli Sutoro Margono itu lahir di Paduraksa, Pemalang, Jawa Tengah, 15 Juli 1950 silam.
Dia merupakan seorang aktor dan sutradara yang aktif di era 1770-an dan 1980-an. Mulai dari ‘Si Buta dari Gua Hantu’ hingga ‘Kabayan Mencari Jodoh’ pernah dibintanginya.
Tak terhitung sinetron, ftv, dan layar lebar yang dibintanginya sejak 40 tahun silam. Pastinya, hingga sekarang Torro Margens masih aktif membintangi sinetron dan beberapa layar lebar.
Torro Margens dikenal luas oleh masyarakat karena tokoh antagonis yang seringkali dia perankan. Wajah antagonisnya akrab ditemui di sinetron ‘Rahasia Ilahi’ dan ‘Hidayah’.
Torro pun aktif dalam dunia presenter. Suaranya yang serak dan berat membuatnya juga sukses membawakan reality show ‘uka-uka,’ Gentayangan yang sempat hits pada 2000-an.
Selain sebagai aktor dan presenter, Torro juga dikenal sebagai seorang sutradara. Karyanya antara lain ‘Kabut Asmara’, ‘Saur Sepuh V’, dan lain sebagainya.
Terbaru, Torro ikut bermain di film ‘Night Bus’ yang berhasil memboyong piala FFI 2017 untuk kategori Film Terbaik, ‘Ruqyah: The Exorcism’ (2017), dan ‘Love for Sale’ (2018) yang juga dibintangi Gading Marten.
Torro juga aktif terlibat dalam Komunitas Film Sukabumi. Pegiat film itu melibatkan diri di komunitas sinematografi itu sejak 2016. (yln/JPC)
batampos.co.id – Warga Tanjungpinang yang lahir pada 26 Januari, dapat merasakan keistimewaan di tahun ini. Pasalnya Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, memberikan pelayanan paspor spesial.
Layanan tersebut diberikan melalui program Layanan Paspor Simpatik, yang merupakan program yang dilangsungkan, dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-69.
“Kami memberikan layanan gratis biaya paspor, bagi pemohon yang lahir di tanggal 26 Januari,” tutur Fatiwa Zahara, staf Teknologi, Komunikasi dan Informasi Imigrasi Tanjungpinang., kemarin.
Persyaratan ini terbuka bagi seluruh pemohon pertama pada tiga hari yang telah ditentukan.
Yakni setiap hari Sabtu, mulai dari tanggal 5. Lalu dilanjutkan kembali tanggal 12 dan berakhir di tanggal 19.
“Seluruh persyaratan lengkap dan mengikuti kebutuhan persyaratan yang berlaku,” ujar wanita yang akrab disapa Ara ini.
Ara melanjutkan, pelayanan yang diberikan secara cuma-cuma ini, berlaku bagi pemohon pembuatan paspor. Dan juga pemohon perpanjangan, pergantian paspor, habis masa berlaku tanpa perubahan data.
Layanan dapat dimanfaatkan dengan melangsungkan proses pembuatan maupun perpanjangan pergantian paspor, secara langsung.
“Tidak berlaku bagi pemohon yang mengajukan via online. Jadi dapat langsung mendatangi kantor kami,” imbuh dia.
Selanjutnya, proses permohonan dan masa jadi paspor, tetap berlaku sebagaimana jalur umum.
“Paspor jadi dalam tiga hari waktu kerja. Namun tidak dibebankan biaya,” pungkas dia. (aya)
Jenazah Putra Reza saat dimasukkan ke dalam mobil dari Dokkes Polda Kepri di RS Elisabeth Batam Kota, Kamis (3/1/2019). f. Cecep mulyana/batam pos
batampos.co.id – Putra Reza, 15, pelajar kelas 10 SMAN 10 Batam yang menjadi korban pemukulan dua oknum polisi Sabhara Polda Kepri pada Minggu (23/12) lalu, akhirnya meninggal dunia, Kamis (13/1) sekitar pukul 16.45. Saat itu, Reza dalam perawatan intensif karena tak sadarkan diri di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota.
Elyas, orangtua angkat korban dan abang kandung korban, Sutrisno yang pertama mengetahui Putra menghembuskan nafas terakhirnya. Keduanya lebih banyak menunduk dan menunggui jenazah Putra Reza di kamar jenazah.
”Saya dihubungi Elyas sekitar pukul 17.00 WIB dikabari kalau Putra meninggal dunia. Saya sekeluarga diantar juga tetangga serta kawan Putra langsung pergi ke rumah sakit menengok jenazah Putra sekaligus mengantar jenazah dipulangkan ke rumah kerabatnya di Dapur 6 Sembulang,” ujar Burhan, kerabat korban.
Burhan sendiri berencana akan mendatangi Polda Kepri untuk meminta kepolisian menindak tegas dua oknum polisi yang memukul keponakannya tersebut.
Pantauan Batam Pos di kamar jenasah Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota, puluhan orang berkumpul hendak mengantar jenazah Putra pulang ke Sembulang. Ibu angkat korban, Ratna, juga tampak hadir di kamar jenazah mendampingi suaminya, Elyas. Tak hanya kerabat korban, tetangga dan kawan korban dan puluhan polisi dari Polda Kepri berpakaian sipil juga ikut mengantarkan kepulangan jenazah ke Sembulang.
Jenazah korban dipulangkan dari rumah sakit menggunakan mobil Dokkes Polda Kepri sekitar pukul 19.30 WIB. Rencananya, jenazah akan dimakamkan pagi ini di Sembulang.
Diberitakan sebelumnya, Elyas, ayah angkat Putra mengaku mendapat kabar dari rekan anaknya melalui pesan WhatsApp bahwa Putra Reza koma dan dilarikan ke RS Santa Elisabeth Batam Kota pada pukul 03.00 WIB dini hari, Minggu (23/12). Elyas bertutur, awalnya anak angkatnya tersebut berpamitan hendak keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor. Ia sempat menasihati agar Putra tak keluar malam.
”Apalagi saat itu Sabtu malam Minggu yang biasanya jalanan di Batam ramai oleh anak-anak motor. Makanya saya sempat bilang ke dia (Putra) agar tak main keluar jauh-jauh dari rumah. Eehh.. ternyata anak saya mainnya jauh dari rumah, sampai di Engku Putri, Batam Center,” ujar Elyas.
Putra mengalami penyumbatan pembuluh darah di otak akibat pukulan. Tak hanya itu, ia juga diindikasi mendapat pukulan di bagian punggung. Putra harusnya mendapat penangangan medis seperti operasi penyumbatan pembuluh darah segera. Namun, karena tidak ada dokter spesialis bedah syaraf, terpaksa tindakan operasi ditunda hingga mendapatkan dokter bedah syaraf.
”Rencana mau dipindah rumah sakit lain di Batam. Ternyata di rumah sakit lain sudah penuh semua ruang perawatan ICU-nya. Makanya terpaksa menunggu ada dokter dulu,” terang Elyas.
Sementara Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, Ery Syahrial menyebut tindakan dua oknum polisi berpangkat Bripda yang memukul Putra merupakan tindakan yang berlebihan dan tak seharusnya dilakukan.
”Harusnya ditanya dulu, jangan asal main gebuk saja. Saya berharap ke depannya tak ada lagi kasus kekerasan yang dilakukan aparat penegak hukum,” kata Ery.
Dari cerita yang didapat Erry dari orangtua korban, saat itu korban pulang dari bermain internet di Taman Internet Engku Putri, Batam Kota. ”Selain korban, ada juga empat temannya juga mengendarai sepeda motor. Korban dikejar oleh anggota patroli menggunakan sepeda motor, dipepet dan dipukul,” terang Ery.
Ia memastikan, KPPAD Kep-ri akan mengawal proses terkait kasus yang melibatkan dua polisi Polda Kepri ini.
”KPPAD Kepri sudah melaporkan kasus ini ke Kompolnas supaya ditindaklanjuti,” imbuhnya.
Ia mendengar kabar bahwa internal polisi juga akan menindak oknum terkait. Hal ini ia apresiasi, namun, keluarga korban juga punya hak untuk melanjutkan proses hukum.
”Sejak awal mereka (keluarga korban) sudah buat pengajuan ke kami, kami akan bantu advokasi,” imbuhnya.
Ia mengatakan kejadian ini hendaknya menjadi masukan untuk polisi bahwa dalam razia harus tetap sesuai koridor yang berlaku.
”Razia tak bisa sembarang, tak boleh kekerasan, apalagi anak ini tidak dalam sebagai pelaku kejahatan,” ujarnya.
Ia menyerahkan kasus ini pada proses hukum yang berjalan. Para pelaku menurut dia bisa dipidana karena sudah diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).
”Penegasan seperti bukan berarti kami melindungi anak yang nakal, kami melindungi anak dari main hakim sendiri dan pelanggaran hak anak yang dijamin UU Perlindu-ngan Anak,” pungkasnya.
Proses Hukum Tetap Berlanjut
Kabid Propam Polda Kepri Kombes I Gede Mega Suparwitha mengatakan telah menyerahkan kedua oknum polisi tersebut ke penyidik Ditreskrimum Polda Kepri.
”Kami punya batas waktu penahanan dan penyelidikan etikanya cuma 7 hari. Dan sekarang kasus ini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum,” katanya, Kamis (3/1/2019).
Mega mengatakan, walapun kasus ini ditangani sepenuhnya pihak Ditreskrimum, sanksi etik keduanya akan tetap diberikan. Namun, sanksi etik ini dijatuhkan setelah pidana umum keduanya selesai.
”Kami pastikan ke masyarakat, tidak perlu risau dan gusar. Kasus ini akan tetap kami lanjutkan (walapun keduanya dari kepolisian). Pasti prosesnya berlanjut,” ucapnya.
Mega mengatakan ikut berduka cita atas meninggalnya Putra Reza. Ia mengatakan jajarannya sudah berusaha sebaik mungkin untuk membantu kesembuhan remaja tersebut.
Satu kompi Sabhara ikut mengantarkan kepulangan almarhum ke rumah keluarganya.
”Semuanya menggunakan baju koko. Kami benar-benar berduka,” pungkasnya.(iza/gas/ska))
batampos.co.id – KPU secara resmi melaporkan informasi hoax tujuh kontainer surat suara yang tercoblos ke Bareskrim Polri, Kamis (3/1). Laporan itu dilakukan lantaran fitnahnya dinilai sudah keterlaluan, tidak seperti sejumlah hoax yang menyerang KPU sebelumnya. KPU menilai hoax kali ini bisa mengancam kredibilitas penyelenggaraan pemilu.
Tiba di Bareskrim pukul 15.15 WIB, Ketua KPU Arief Budiman, Komisioner KPU Viryan Azis, dan Ilham Saputra diterima langsung oleh Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto di ruangannya. Hadir pula komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam pertemuan itu.
’’Nanti penegak hukum akan menindaklanjuti berdasarkan data, dokumen yang kami berikan ke Bareskrim,’’ terang Arief Budiman.
Informasi tersebut sampai pada komisioner KPU Rabu (2/1) petang. Baik dari WhatsApp grup, Twitter, maupun Facebook. Ada pula pesan suara yang menyebar di akun-akun media sosial. Dalam pesan itu disebutkan bahwa di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ada tujuh kontainer yang masing-masing berisi 10 juta surat suara.
Surat suara itu disebut berasal dari Tiongkok dan sudah dalam kondisi tercoblos pada kolom paslon presiden dan wakil presiden 01. Informasi tersebut juga mencatut institusi Marinir, dimana disebutkan bahwa yang menemukan kali pertama adalah prajurit Marinir TNI AL. Bahkan, disebutkan pula bahwa salah satu kontainer sudah disita KPU.
’’Saya sempat coba telusuri sendiri sumbernya, tapi sulit karena itu terus menyambung ke belakang,’’ ujar mantan Komisioner KPU Jatim itu.
Akhirnya, usai mengadakan konferensi pers terlait Laporan Sumbangan Dana Kampanye dia langsung mengajak sejumlah komisioner KPU mengecek langsung. Komisioner Bawaslu Rahmat Bagjda dan Mochammad Afifuddin juga diajak serta. Sekitar pukul 23.00 KPU tiba di kantor Bea dan Cukai Tanjung Priok dan menemui otoritas setempat.
Hasilnya, informasi itu bohong belaka.
’’Kami memastikan berdasarkan keterangan yang diberikan oleh pihak Bea dan Cukai, tidak ada berita tentang tujuh kontainer tersebut,’’ jelas Arief.
Termasuk juga rangkaian informasi yang mengikutinya, semua palsu.
Dia berharap pihak kepolisian melacak siapa yang menyebarkan dan membuat rekaman suara tersebut. Juga yang menulis isi rekaman tersebut.
’’Orang-orang jahat yang mengganggu dan mendelegitimasi pemilu kita harus ditangkap. Kami akan lawan itu,’’ tegas alumnus SMAN 9 Surabaya itu.
Kasus tersebut merupakan hoax kali kesekian yang ditu-jukan kepada KPU. Sebelumnya, KPU beberapa kali diserang isu hoax. Seperti isu ada 14 juta orang gila yang masuk ke dalam daftar pemilih tetap. Kemudian isu sabotase data di server KPU, juga isu kotak suara kardus.
Komisioner KPU Hasyim Asy’ari menuturkan alasan KPU bertindak reaktif kali ini. Surat suara, tuturnya, merupakan logistik utama pemilu. Satu-satunya pihak yang diberi tugas oleh UU untuk mengadakan surat suara adalah KPU.
’’Dengan berita bahwa surat suara sudah beredar dengan jumlah tujuh kontainer, itu bagi KPU serius,’’ ucapnya.
Saat ini, tuturnya, KPU belum mencetak surat suara dan pengadaan sedang berjalan. Tiba-tiba saja muncul informasi sudah ada surat suara dalam jumlah besar yang tercoblos.
’’Ini mengesankan diam-diam siapa tahu KPU sudah mencetak,’’ lanjutnya.
Selain KPU, Mendagri Tjahjo Kumolo juga menemui Kabareskrim untuk memberikan dukungan dalam pengu-sutan kasus hoax surat suara. Tjahjo menjelaskan bahwa sebagai mendagri juga memiliki tugas untuk menyukseskan konsolidasi demokrasi seperti Pemilu.
”Karena itu saya mendukung penuh upaya laporan KPU,” tuturnya.
Memang perlu untuk mengusut tuntas hoax surat suara sebanyak 31 juta tersebut. Sebab, hoaks tersebut menganggu proses konsolidasi demokrasi. ”Padahal, saya yakin KPU sudah menjalankan secara terbuka,” ungkapnya.
Partai politik juga menjadi korban dalam hoax tersebut. Sebab, aktor utama dalam pilpres dan pileg adalah parpol. ”Karena itu sebagai mendagri, sebagai pembantu presiden meminta agar kabareskrim mengusut tuntas kasus tersebut,” paparnya.
Dia menegaskan bahwa racun dalam demokrasi, seperti politik uang, ujaran kebencian, fitnah, dan SARA harus dihentikan.(byu/idr/far/lum/bay)
batampos.co.id – Penyanyi asal Malaysia Poey Stings (vokalis) ditemani sang istri, Hamizah binti Hamzah, dan Umar Abu Bakar dari Serumpun FM, berkunjung ke redaksi Batam Pos, Kamis (3/1/2019) malam. Kedatangan Poey Stings disambut hangat oleh Wakil Pemimpin Redaksi Batam Pos R Yusuf Hidayat.
Memiliki banyak penggemar di Provinsi Kepulauan Riau, Poey Stings sudah sering tampil solo di tanah Melayu ini.
“Hampir tiap bulan ke sini,” kata Poey Stings sambil tersenyum.
Dia mengaku cukup dekat dengan tokoh-tokoh Melayu di Batam seperti Nyat Kadir, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan lainnya.
Kiprahnya dalam dunia musik sudah sangat lama. Yaitu sejak tahun 1991 dengan personel yang tetap sama yaitu Poey sebagai vokalis, Nuar gitaris 2, Din Jantan gitaris 1, John bassist, dan Jaly drummer.
Bersama grupnya, Poey yang tinggal menetap di Kuala Lumpur, belum lama ini mengeluarkan tiga lagu baru, yaitu Impian Dalam Mimpi, Cinta Ana (berkisah Ali Baba) dan Dalam Diam Aku Mencintaimu versi orkestra.
Ketiga lagu baru tersebut merupakan bagian dari album Dalam Impian.
“Sampai sekarang sudah ada 13 Album,” ujar pria dengan nama asli Hasri bin Hashim.
Saat tampil menghibur penggemarnya, Poey tidak selalu bersama grupnya, namun sering tampil solo tergantung permintaan. Seperti Senin (1/1) lalu, Poey Stings tampil mengisi acara Pesta Wisata Budaya Anak Negeri 2019 di Pantai Mukalimus, Sawang, Tanjung Batu, Karimun. Acara yang dihadiri Gubernur Kepri Nurdin Basirun dipenuhi ribuan penonton. “
Di sana bawakan sembilan lagu,” kata Poey.
Sebelumnya Poey juga tampil di Dumai, Pulau Buru, Dabo Singkep, Lingga dan tentunya Batam.
Poey (kanan) saat bertandang ke redaksi batam Pos, disambut wapimred Batam Pos, R Yusuf Hidayat. foto: batampos.co.id / taufik
Untuk lagu kesukaan penggemarnya, kata Poey, masih banyak yang suka menggemari lagu-lagu Stings yang populer di pasaran.
Di antaranya Adakah Kau Setia, Kusapu Air Mata Perpisahan, Kutimang Kasih Kutimang Sayang dan Dalam Diam Aku Mencintaimu.
Saat ini, Poey Stings sering membagi aktivitasnya di IG:Poey-sting-official atau Facebook: poeystings. Penggemar juga bisa menikmati penampilan Poeystings di YouTube. (and)