Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11600

Batam Dapat Dana Kelurahan Rp 22 Miliar

0
ilustrasi

batampos.co.id – Batam mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan dari pemerintah pusat yang diperuntukkan untuk kelurahan. Totalnya mencapai Rp 22 miliar.

”Jadi per kelurahan akan mendapatkan sekitar Rp 300 juta,” kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam Pebrialin, Kamis (10/1/2019) siang.

Jika dirata-rata maka masing-masing kelurahan akan mendapatkan DAU sebesar Rp 343.750.000. Sebab, saat ini tercatat ada 64 kelurahan. Namun, besaran dana yang akan diterima setiap kelurahan akan diatur melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Batam.

Berbeda dengan program yang telah lebih dalu diluncurkan Pemko Batam, yakni Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) yang Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di kecamatan, maka dana ini KPA-nya langsung ke kelurahan.

”Dana ini (DAU tambahan, red) untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Kalau PIK kan hanya ke infrastruktur,” jelasnya.

Dikatakannya, untuk pembagian persentase penyaluran untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat masih dibicarakan.

”Nanti akan diatur dalam Perwako (Peraturan Wali Kota), sebutnya.

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Syarifuddin mengatakan, dari dua arah program ini, pemerintah pusat memang mengarahkan agar komposisi pendanaan infrastruktur atau sarana prasarana dari program ini lebih besar ketimbang pemberdayaan masyarakat.

Hanya saja, Syarifuddin tak menyebut secara rinci. Namun dia mengatakan minimal dari anggaran DAU tambahan tersebut 50+1 persen untuk infrastruktur.

”Kami kembalikan ke kepala daerah. Mi-salnya 60:40 atau 70:30, yang disesuaikan dengan urgensi yang ada,” imbuh dia.

Terkait penyaluran per kelurahan, ia mengatakan daerah akan membuat aturan yang mengatur dan menentukan jumlah dana yang didapatkan setiap kelurahan.

”Nanti setiap kelurahan boleh jadi tidak sama. Misal jumlah penduduknya 8 ribu KK (kepala keluarga), kan dapatnya tidak sama dengan hanya 100 KK,” terangnya.(iza)

Puskesmas di Batam akan Rekrut Dokter Spesialis dan Beli Alat Canggih

0
Pegawai Puskesmas Tanjunguncang, Batuaji mengecek tensi pasien yang datang berobat.
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Rencana perubahan bentuk layanan puskesmas menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) tahun 2020 mendatang juga dibarengi dengan berbagai keistimewaan. Di antaranya, puskesmas boleh merekrut dokter spesialis, sekaligus membeli alat-alat pengobatan modern yang canggih.

”Asal kekuatan anggaran dari pendapatan BLUD tersebut mampu,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi, Kamis (10/1/2019).

Saat ini, rata-rata puskesmas di Batam hanya memiliki dokter umum dan dokter gigi. Namun, untuk dokter spesialis, mayoritas belum ada. Termasuk dari sisi alat, fasilitas kesehatan yang dimiliki puskesmas juga terbatas. Ambil contoh, pemeriksaan ibu hamil. Di puskesmas, layanan ini biasanya hanya berupa klinik Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Tenaga medis yang melayani adalah bidan.

Namun nanti jika sudah berubah jadi BLUD, puskesmas dibolehkan merekrut dokter spesialis kandungan, sekaligus mendatangkan alat mengecek kandungan seperti ultrasonografi (USG).

”Boleh rekrut dokter spesialis, asalkan tadi, anggaran mampu,” katanya.

Kepala Dinas menjelaskan, tujuan dari BLUD ini adalah meningkatkan pelayanan puskesmas itu sendiri. Nantinya puskemas diberikan wewenang untuk mengelola keuangan mereka sendiri.

”Jika terjadi kekosongan, mereka bisa beli sendiri,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kata dia, nantinya semua puskemas akan menjalani penilaian yang meliputi kesanggupan menjalankan BLUD, memiliki tata kelola puskesmas, memiliki rencana yang strategis, standar pelayanan minimal serta laporan hasil audit terakhir atau pernyataan bersedia diaudit.

”Jadi, penilaiannya kami ambil dari sini. Puskesmas yang mendapatkan nilai terbaik akan ditetapkan sebagai BLUD dan mulai beroperasi tahun depan,” bebernya.

Karena itu, Dinkes Kota Batam juga sudah mulai memberikan pembekalan kepada seluruh puskesmas.

”Tadi (kemarin, red) sudah mulai pembekalan. Nanti bulan Maret kan sudah mulai penilaian oleh tim teknis,” katanya.

Ia menjelaskan, meskipun nanti puskesmas menjadi BLUD, pihaknya tetap memperhatikan biaya pengobatan. Terutama, bagi masyarakat umum yang tidak menggunakan fasilitas dari Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan.

”BLUD bukan orientasinya keuntungan melulu. Soal biaya pengobatan nanti akan kami koreksi dulu,” sebutnya.

Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam terkait pengaturan biaya pengobatan di puskesmas yang akan menjadi BLUD. Pihaknya juga akan menyesuaikan biaya pengobatan sesuai dengan keadaan. Selain itu, Dinkes Batam juga akan mengambil perbandingan dengan daerah lain di Indonesia yang sudah menerapkan kebijakan serupa.

”Nanti kami cari harga terbaik, aga masyarakat umum tidak terbebani,” ucap Didi. (yui)

Defisit Neraca Perdagangan Indonesia makin Parah

0

batampos.co.id – Neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit tajam sepanjang 2018. Pada periode Januari-November 2018, defisit perdagangan tercatat sebesar 7,51 miliar dolar AS.

Ekonom Senior Indef, Faisal Basri, menilai kinerja neraca perdagangan 2018 sebagai yang terburuk sejak Indonesia merdeka.

“Sejak merdeka, defisit perdagangan hanya tujuh kali. Tahun 2018 defisit perdagangan terburuk sepanjang sejarah,” ujar Faisal di akun Twitter-nya, Kamis (10/1/2019).

Defisit perdagangan pernah terjadi di antaranya tahun 1945, 1975, 2012, 2013, 2014, dan 2018. Bila dilihat, defisit perdagangan 2018 yang paling parah.

Peneliti Indef, Bhima Yudhistira, menilai buruknya kinerja Neraca Perdagangan Indonesia karena beberapa faktor. Pertama, Bhima menyebut impor BBM naik signifikan karena harga minyak dunia sempat menyen-tuh level tertingginya di 70-80 dolar AS per barel dari April hingga pertengahan November 2018. Harga tersebut dinilai tertinggi sejak harga minyak dunia mulai terpukul pada 2014.

Pemerintah dan BUMN juga berkontribusi besar atas naiknya laju impor bahan baku dan barang modal pada proyek infrastruktur. Laju impor juga didorong oleh Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Besi dan Baja.

Akibat Permendag 22, impor besi dan baja melonjak tajam sebesar 27,81 persen pada periode Januari-November 2018.

Lanjut Bhima, minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) yang merupakan ekspor unggulan Indonesia terpukul sepanjang 2018. Selain proteksi dari pasar AS, Eropa, dan India, produk CPO Indonesia mengalami dampak penurunan harga. Proteksi dan penurunan harga memicu nilai ekspor sawit (nonmigas) menurun sekitar 10,82 persen.

“Padahal CPO kontribusinya cukup besar terhadap total ekspor nonmigas. Harga CPO ambruk kinerja ekspor loyo. Di semester kedua efek perang dagang mulai berimbas ke ekspor komoditas lain karena Cina kurangi permintaan bahan baku,” jelasnya.

Pemerintah tak menampik maupun membenarkan defisit neraca perdagangan Indonesia selama tahun lalu merupakan yang terparah dibandingkan tahun-tahun yang lalu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, tak seharusnya hal tersebut dibesar-besarkan. Masyarakat juga perlu melihat dari sisi defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) di tahun lalu yang diprediksi masih lebih baik dibandingkan 2014.

“Memang udah keluar (datanya)? Jangan digede-gedein,” ujar Darmin di kantornya, Jakarta, Rabu (8/1).

Darmin memproyeksi, CAD sepanjang tahun lalu hanya sekitar 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Sementara itu realisasi CAD di 2017 sebesar 1,7 persen dari PDB. Angka proyeksi CAD di 2018 sedikit lebih baik dibandingkan CAD sepanjang 2014 sebesar 3,09 persen terhadap PDB maupun sepanjang 2013 sebesar 3,19 persen terhadap PDB.

foto: batampos.co.id / dalil harahap

Target Ekspor Rendah

Pertumbuhan ekspor nonmigas tahun ini dipatok lebih rendah daripada 2018. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas 2019 mencapai 7,5 persen. Target tersebut turun 3,5 persen dari tahun lalu. Pada 2018 pemerintah membidik pertumbuhan ekspor nonmigas 11 persen. Namun, target itu meleset. Sebab, hingga November 2018, pertumbuhan ekspor nonmigas baru 7,5 persen.

’’Tidak tercapainya target pemerintah untuk pertumbuhan ekspor nonmigas tersebut disebabkan ketidakpastian perekonomian global. Itu terutama dengan tren perlambatan ekonomi dunia pada tahun ini,’’ ujar Enggar di kantornya, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Meski meleset, Mendag mengklaim target pertumbuhan ekspor nonmigas telah melampaui rencana kerja pemerintah (RKP) yang dipatok 5–7 persen.

Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor Januari–November 2018 meningkat menjadi 150,14 miliar dolar AS jika dibandingkan selama periode sama 2017 yang mencapai 139,7 miliar dolar AS.

’’Dengan pertumbuhan tersebut, pemerintah berhasil mempertahankan surplus neraca nonmigas di tengah ketidakpastian kondisi perdagangan global akibat efek perang dagang yang ditimbulkan AS,’’ urai Mendag.

Keputusan pemerintah untuk menetapkan target ekspor lebih rendah tahun ini, menurut Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), sudah sesuai dengan prediksi mereka. Apindo memprediksi kinerja ekspor nonmigas Indonesia pada 2019 tidak lebih baik daripada 2018 lantaran masih tingginya ketidakpastian di berbagai sektor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menyatakan bahwa pada 2019 tantangan terbesar muncul dari potensi berlanjutnya perang dagang antara AS dan Tiongkok. Hal itu kembali menimbulkan gangguan pada rantai pasok global yang pada akhirnya mengganggu kinerja ekspor nasional.

“Tantangan 2019 lebih berat,’’ ujarnya.(agf/c22/oki)

Pegawai BP Batam Lepas Lukita D Tuwo hingga di Pintu Terminal VIP Bandara Hang Nadim

0
Lukita D Tuwo (V) berfoto bersama dengan pegawai sebelum terbang ke Jakarta.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – ….. kami cinta padamu kami masih menyayangimu… walau di hati saja namun tuk slamanya….

Lagu itu didendangkan secara koor di halaman ruang VIP Bandara hang Nadim Batam, Jumat (11/01.2019) pagi ini.

Lukita menyalami pegawai BP yang mengerumuninya, senyampang koor itu berkumandang.

Pegawai BP Batam melepas kepergian Lukita D Tuwo, mantan Kepala BP Batam yang bertugas selama 15 bulan di Batam.

Keharuan telah nampak beberapa hari sebelumnya saat pengganti Lukita dilantik di Jakarta. Sehari kemudian Lukita berpamitan secara resmi dengan pegawai BP Batam yang dilaksanakan di balauirung BP Batam.

Hari ini mereka ramai-ramai ke bandara Hang Nadim untuk melepas langsung. (ska)

Semua Penerbangan Domestik Kenakan Biaya Bagasi

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Satu per satu maskapai penerbangan di Indonesia menghapus layanan gratis bagasi bagi penumpangnya. Setelah sebelumnya Lion Air dan Wings Air, kini gilirian Cililink yang menerapkan kebijakan serupa dalam waktu dekat.

Vice President Sales dan Dis­tribusi Citilink Indonesia Amalia Yaksa Parijata mengatakan penghapusan layanan bagasi gratis Citilink merupakan penyesuaian dari Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 tentang Standar Pela­ya­nan Penumpang Kelas Ekonomi.

Ia mengatakan, ketentuan baru itu hanya diberlakukan untuk penerbangan domestik. Sedangkan untuk penerba­ngan internasional masih menggunakan aturan yang la­ma. Dimana masing-masing pe­numpang mendapatkan la­yanan gratis bagasi hingga 10 kg.

“Bagi penumpang yang menjadi member Supergreen atau Garudamiles, akan tetap mendapatkan (gratis) 10 kilogram bagasi,” ucapnya.

Citilink Indonesia, kata Amalia, termasuk dalam kategori maskapai dengan pelayanan dengan standar minimum (no frills). Di pasal 22 butir C PM 185 Tahun 2015 disebutkan, maskapai no frilss dapat mengenakan biaya untuk mengangkut bagasi.

Saat ini, lanjut Amalia, manajemen Citilink sedang melakukan koordinasi dengan stakeholder, baik eksternal maupun internal. Hal ini guna untuk menyiapkan infastruktur pendukung yang diperlukan untuk pelaksanaan kebijakan baru ini.

“Nantinya juga dipersiapkan SOP, SDM, dan sosialisasi juga ke masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap ketentuan terbaru terkait bagasi tercatat ini dapat berjalan dengan baik. Dan Citilink, kata Amalia, akan terus menjaga kualitas pelayanan penerbangan yang selalu mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan bagi seluruh penumpangnya.

“Ketentuan ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam dinamika iklim industri penerbangan nasional yang positif dengan persaingan yang sehat,” tuturnya.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, mengaku sudah mendapat informasi terkait penghapusan bagasi gratis oleh Citilink Indonesia.

“Saya dengar pagi ini (kemarin, red) Citilink akan ke Kemenhub. Terkait wacana penghapusan free bagasi,” kata Suwarso, Kamis (10/1/2019).

Penghapusan gratis bagasi ini, menurut Suwarso, murni wewenang dari pengelola maskapai sendiri.

“Kami hanya diminta Kemenhub lebih memberikan pengawasan ekstra di check in area. Ini bentuk antisipasi atas kebijakan ini,” ucapnya.

Sebelumnya, maskapai Lion Air Group yakni Lion Air dan Wings Air telah terlebih dahulu menerapkan kebijakan bagasi berbayar tersebut. Namun, kebijakan itu ditunda dari rencana awal yang akan diberlakukan per 8 Januari 2018. Informasinya, kebijakan bagasi berbayar di Lion Air dan Wings Air ini akan efektif pekan depan.


SEJUMLAH petugas mengatur lalu lintas barang di terminal kargo Bandara Hang Nadim Batam, kemarin. Saat ini sejumlah maskapai menghapus layanan bagasi gratis untuk penerbangan domestik.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

28 Ribu Ton per Tahun

Sementara itu arus lalu lintas barang kiriman melalui terminal kargo Bandara Internasional Hang Nadim Batam sangat tinggi. Otoritas Bandara Hang Nadim mencatat, sepanjang 2018 lalu sekitar 28.060 ton barang yang dikirimkan keluar Batam.

Direktur Badan Usaha Bandara Udara Hang Nadim Suwarso menyebutkan jumlah barang yang dikirimkan tersebut terus bertambah tiap tahunnya.

“Selalu naik,” katanya, Kamis (10/1/2019).

Ia mengatakan, lonjakan pengiriman paling banyak terjadi di 2017. Sebelumnya di 2016, barang yang dikirim keluar Batam sekitar 15 ribuan ton. Namun di 2017 angkanya melonjak menjadi 20.853 ton.

Sementara sepanjang 2018 lalu jumlah kiriman barang melalui terminal kargo Hang Nadim melonjak menjadi 28.060 ribu ton. Setiap bulannya, rata-rata ada 2 ribu ton barang kiriman melalui Hang Nadim.

“Untuk tahun ini kami tidak bisa memperkirakan naik atau turun,” ucap Suwarso.

Terkait pengiriman barang melalui Hang Nadim, Suwarso mengatakan, di terminal kargo Hang Nadim ada dua perusahaan yang mengelola pengiriman barang yakni DBM dan Persero. Tarif per kilo kedua perusahaan ini ditentukan dari Peraturan Kepala BP Batam.

“Itu masuk PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), sekilonya Rp 30 ribu,” ucap Suwarso.

Dan sejak 2016, tarif pengiriman barang di Hang Nadim tidak pernah mengalami kenaikan.

“Kalaupun ada masyarakat bilang tarif pengiriman barang naik mungkin tergantung jasa pengiriman barangnya. Kalau kami di BP Batam, naik atau turunnya PNBP tarif kargo itu, berdasarkan kebijakan Kepala BP Batam,” ucapnya.

Ia mengatakan saat ini hampir seluruh maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Hang Nadim melayani jasa pengangkutan barang.

“Lion Air, Citilink, Garuda, Sriwijaya semuanya melayani. Namun, Lion Air paling banyak diminati beberapa jasa pengiriman karena memiliki rute paling banyak dan lengkap,” ungkapnya. (ska)

SMA Maitreyawira Makin Intensif Latihan

0

batampos.co.id – Tim bola basket Sekolah Menengah Atas (SMA) Maitreyawira (SMW) Batam kian matang mempersiapkan kompetisi bola basket antarpelajar SMA/SMK se-Kepri yang bertajuk Batam Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) keempat. Jelang bergulirnya event ini pada 25 Januari nanti, baik tim putra maupun putri makin mengintensifkan latihan.

”Rutin latihan, biasanya malam hari. Formasi tim juga sedikit berubah karena ada pemain baru, jadi butuh kekompakan lagi dan mengasah skill per individunya,” kata pelatih tim putra SMA Maitre-yawira Batam, Kriswanto, Kamis (10/1/2019).

Sebagai tim yang diperhitungkan mengingat SMA Maitreyawira sebagai juara bertahan pada Batam Pos-HSBL pertama dan kedua, pihaknya juga tak ingin memandang remeh lawan.

”Kami tetap konsen untuk mencapai target menjadi yang terbaik, namun peserta lainnya tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujarnya.

Ia yang juga Sekretaris Umum Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Batam ini, menambahkan dari progres latihan yang dilakukan sudah menunjukkan hasil yang baik. Diharapkan pemain dapat membaca permainan lawan lebih maksimal nantinya.

Sementara tim putri SMA Maitreyawira Batam yang dilatih Frangky, juga memantapkan para pemain dengan mental dan mengasah mindset untuk mengatur strategi permainan.

”Sejauh ini cukup baik, dan tidak banyak perubahan dari latihan-latihan biasanya,” terang Frangky.

Diketahui tim putri SMA Maitreyawira Batam berhasil meraih juara 2 di Batam Pos-HSBL tahun lalu, yang merupakan HSBL pertama untuk tim putri.

”Kami tetap menargetkan juara, dan semoga bisa bawa pulang kemenangan lagi,” ungkapnya. (nji)

Lansia Dijambret saat Olahraga Pagi

0

batampos.co.id – Polisi menggagalkan aksi penjambretan di dekat kawasan Orchid Park, Batam Center, Kamis (10/1) sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu penjambret, Fikar, 27, bersama seorang rekannya yang masih buron memaksa Chu Hook, 81, dan istrinya menyerahkan perhiasan kalung dan cincin yang ia kenakan dengan menodongkan pisau.

Aksi penjambretan ini bermula ketika Fikar bersama temannya yang belum diungkap identitasnya itu mengendari sepeda motor di dekat kawasan Orchid Park. Ketika itu, dua pelaku melihat Chu Hook bersama istrinya hendak berolah raga pagi. Tiba-tiba, mereka berpapasan dan melihat korban mengenakan barang berharga.

”Waktu itu, kami sama-sama turun dari sepeda mo­tor untuk menanyakan alamat. Setelah itu, kami todongkan pisau ke depan matanya,” tutur Fikar saat ditemui di Mapolresta Barelang.

Saat mengancam dengan pisau itu, istri Chu Hook ketakutan.

Fikar langsung merampas kalung emas yang dipakai istri Chu Hook. Sementara Chu Hook sempat melakukan perlawanan untuk mempertahankan cincin dan jam tangannya. Perlawanan itu mengakibatkan luka di bagian tangannya.

Beruntung, pada saat bersamaan salah seorang anggota polisi lewat di sekitar lokasi kejadian dan melepaskan tembakan ke udara. Rekan Fikar yang mendengar letusan senjata api langsung kabur dengan sepeda motor yang mereka gunakan. Sementara, Fikar tak sempat kabur dan akhirnya berhasil diamankan polisi.

”Saya tidak sempat kabur karena dengar bunyi tembakan. Kawan saya kabur pakai motor. Saya baru kali ini menjambret karena tidak ada uang untuk sehari-hari,” katanya.

Dari penangkapan ini, polisi mengamankan dua buah pisau yang digunakan pelaku dalam aksinya. Selain itu, diamankan juga satu buah kalung emas yang sebelumnya dipakai korban.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan membenarkan kejadian ini. Hingga kemarin, pelaku masih dimintai keterangan di ruang Jatanras Polresta Barelang. Untuk satu pelaku yang masih buron, ia sudah menerjunkan anggota Unit Opsnal Polresta Barelang untuk memburunya.

”Pelaku baru saja kita amankan. Namun, untuk yang lainnya masih kita dalami keterangannya. Termasuk sudah berapa kali dia melakukan aksinya,” ujarnya. (egi)

Rambut Pendek dengan Warna Terang

0
Hair Stylist Batam, Reza, menata rambut Ayu dengan potongan bob rata sedagu yang diwarnai copper gold dan highlight di Falisha Salon & Spa Batam Center, Kamis (10/1). (Febby Anggieta Pratiwi/Batam Pos)

batampos.co.id – Rambut dengan potongan dan pewarnaan yang pas jelas memengaruhi penampilan. Sese-orang akan terlihat berbeda dari biasanya. Maka sama halnya dengan fashion, rambut juga memiliki trennya sendiri.

Para hair stylist dunia pun sudah lebih dulu memprediksi tren gaya rambut yang bakal booming di 2019 ini. Untuk potongan rambut didominasi dengan potongan pendek bergelombang. Sementara pada pewarnaan lebih banyak memakai warna-warna ha-ngat seperti kuning dan merah ke oranye.

”Karena sudah diprediksi demikian, maka permintaan konsumen untuk dandanan rambut seperti itu (potongan pendek dengan warna terang, red) mulai tinggi,” kata Reza, hair stylist Batam, Kamis (10/1).

Hair stylist di Falisha Salon & Spa Batam Center ini berpendapat, hal-hal yang berkaitan dengan kekinian banyak jadi konsumsi masyarakat. Apalagi sekarang merupakan era dimana orang berani untuk tampil beda.
”Dandanan rambut ini memang menonjolkan sisi kekiniannya,” sebutnya.

Reza menjelaskan, rambut pendek dapat menegaskan bentuk wajah dan lebih simpel dalam hal perawatan. Sedangkan pewarnaan dengan warna-warna terang (hangat) agar lebih cocok dengan skin tone. ”Skin tone orang Indonesia umumnya kuning langsat, sehingga masih masuk dengan pewarnaan rambut terang,” paparnya.

Di tempatnya bekerja, potongan rambut pendek dengan model bob rata sedagu jadi favorit, terutama pelanggan yang sudah memiliki rambut tebal. Agar menambahkan sisi girly, tak sedikit yang meminta untuk memakai poni.

Kalau pewarnaan, sambung Reza, copper gold yang sering diminta konsumennya. Pasalnya lebih cocok dengan makna kekinian yang percaya diri (PD), energik, atau orang yang bebas, dan dinamis. Ditambah dengan sentuhan highlight yang dapat menonjolkan warna rambut, sehingga membuat wajah terlihat lebih cerah.

Sebagai seorang hair stylist yang juga berkecimpung di dunia make-up sejak 2008 lalu, ia juga harus memberikan edukasi, saran, maupun rekomendasi lebih dulu kepada pelanggan. ”Karena bukan hanya soal tren, tapi gaya rambut patut disesuaikan. Seper-ti orang pendiam rambutnya diwarnai dengan warna terang, pasti akan terlihat aneh bahkan tidak cocok,” ucapnya.

Begitu halnya dalam proses pewarnaan yang harus memperhatikan kondisi rambut. ”Jika belum pernah diwarnai bisa langsung memakai pro-ses bleaching, tapi kalau sudah pernah terpapar zat kimia sebaiknya dilakukan perawatan terlebih dahulu agar tidak semakin rusak dan rontok,” saran wanita asal Medan itu.

Bagi Ayu yang memilih tampil kekinian dengan potongan rambut bob sedagu dan pewarnaan copper gol, mengaku dandanan tersebut sangat cocok baginya. Ya, dengan kulit kuning langsatnya membuat Ayu terlihat shiny (berkilau) di tengah banyak orang. ”Saya suka banget model ini, sesuai dengan ekspektasi,” ujar wanita karir tersebut.

Di sisi lain, mode potongan rambut pendek menurut pelajar SMP Negeri 6 Batam Siska, membuat penampilannya lebih imut. ”Karena masih sekolah, belum berani warnain rambut. Tapi dari dulu memang suka dengan rambut pendek sebahu dan berponi, kan imut,” tuturnya.(gie)

Ditinggal Pak Lukita saat sedang Sayang-sayangnya

0

batampos.co.id – Lukita Dinasyah Tuwo, menjabat sebagai Kepala BP Batam sekira 15 bulan saja. Namun, kesannya layaknya 15 tahun. Karyawan BP Batam seolah sudah dekat dan lekat dengannya.

Tengok saja, saat perpisahan di balairung BP Batam mereka antusias dan haru melepas kepergiannya.

Sehari setelah sertijab dengan Edy Putra, Lukita menyempakan diri berpamitan secara khusus kepada unit kerja yang ada di Kantor BP Batam Center dan yang terpisah.

Lukita D Tuwo saat pamitan dengan pegawai di bagian Pengembangan Manajemen Kinerja.

Foto perpisahan sederhana ini menyebar melalui lini masa medsos tiap karyawan.

Pagi ini, pun karyawan BP Batam melepas kepergian mantan Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo di VIP Bandara Hang Nadim.

Tengok apa yang mereka siapkan….

(ptt)

 

Ngebut Tuntaskan Regulasi Jabatan ex-Officio Kepala BP Batam

0

ANGGOTA Tim Teknis DK Batam Taba Iskandar (kiri) saat rapat di kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Kamis (10/1/2019). F. tim teknis DK Batam untuk Batam Pos

batampos.co.id – Tim Teknis Dewan Kawasan (DK) Batam terus menggesa regulasi yang mengatur jabatan ex-officio kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam oleh wali kota Batam. Tim ini menggelar rapat perdana di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

“Rapat akan digelar secara maraton,” ujar anggota Tim Teknis DK Batam Taba Iskandar, Kamis (10/1) malam.

Anggota Komisi I DPRD Kepri tersebut menjelaskan, ada sembilan Kementerian yang dilibatkan dalam rapat ini. Antara lain Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Lalu Kementerian Perdagangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, dan Sekretariat Kabinet. Sedangkan dari Kepri dihadiri perwakilan dari BP Batam, Pemprov Kepri, dan Wali Kota Batam Muhammad Rudi.

Politikus Partai Golkar tersebut menyebutkan, ada tiga poin strategis yang dibahas dalam pertemuan perdana kemarin. Pertama persoalan waktu. Karena masa kerja tim teknis sangat singkat, maka rapat pembahasan reguliasi jabatan ex-officio kepala BP Batam harus digesa sehingga tidak molor dari tenggat waktu yang diberikan.

Kemudian membahas rencana kerja BP Batam dalam periode sementara ini. Yakni Januari-April 2019. Menurut Taba, dalam periode tersebut, tanggung jawab yang diemban Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BP Batam Edy Putra Irawady secara umum ada empat.

Pertama penyiapan laporan peralihan jabatan ex-officio yang di dalamnya menyangkut tentang aset, Barang Milik Negara, keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM), dan audit.

Kemudian tugas Plt kepala BP Batam mengenai peningkatan iklim investasi. Untuk mendukung hal itu, Menko Perekonomian akan memfasilitasi pelaku usaha dan calon investor di Batam dalam waktu dekat.

Rencana kerja berikutnya adalah melakukan konsolidasi di internal BP Batam, baik itu soal anggaran, organisasi, dan SDM. Ditegaskan Taba, Plt kepala BP Batam hanya melaksanakan tugas rutin yang tidak bersifat kebijakan (policy).

“Apalabila ada kebijakan strategis disampaikan ke De­w­an Kawasan Batam me­lalui Tim Teknis. Sedangkan poin terakhir adalah menyiapkan regulasi dan tata kelola keuangan dan penge­lolaan aset dalam pelaksana­an jabatan ex-officio,” tegas Taba.

Dikatakannya juga, dalam melaksanakan rencana kerja tersebut, Plt kepala BP Batam akan berkoordinasi dengan wali kota Batam.

(jpg)