Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 11622

Gebyar 5 Windu Yayasan Keluarga Batam

0

batampos.co.id – Lima windu atau 40 tahun Yayasan Keluarga Batam (YKB), menjadi pencapaian luar biasa dalam mengembangkan Sekolah Kartini Batam. Mulai dari tingkat TK hingga SMA/SMK dan SLB, Sekolah Kartini mampu mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang berdaya saing global berbasis religius. Untuk itu, YKB pun tak tanggung-tanggung menggelar beragam acara yang di mulai sejak Maret 2018 hingga ditutup Sabtu (12/1) ini.

“Di peringatan HUT ke 40 tahun YKB sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena banyak pencapaian-pencapaian yang diraih dalam pembangunan pendidikan anak,” terang Ketua YKB Sri Soedarsono yang memimpin upacara penutupan Gebyar 5 Windu YKB di lapangan SMA Kartini, kemarin.

Sebagai sekolah swasta yang aktif di segala kegiatan peningkatan mutu siswa dan guru, Sekolah Kartini mendorong anak didik untuk menyesuaikan diri dengan revolusi industri 4.0 agar tidak tertinggal. “Mengikuti kemajuan teknologi menjadi modal untuk siap bersaing dalam dunia kerja di era globalisasi ini. Untuk kami juga harus segera menyesuaikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, apresiasi yang besar untuk YKB dalam mencerdaskan anak bangsa. “Sama-sama kita tahu bahwa YKB sangat banyak berkontribusi terhadap pendidikan anak di Kota Batam. Meskipun pemerintah bertanggungjawab penuh terhadap sekolah negeri, namun perkembangan sekolah swasta tetap menjadi perhatian kami,” tutur Hendri.

Mengangkat tema ‘Cerdas Anak Kartini Cerdas Bangsaku’, Ketua Panitia Pelaksana Retno Winaryanti menyebutkan, kegiatan penutupan Gebyar 5 windu YKB diawali upacara yang dihadiri sejumlah siswa/i dan guru SekoLah Kartini Batam. Lebih kurang ada 2.600 peserta upacara. Dilanjutkan acara pawai (defile) masing-masing tingkat sekolah, penampilan seni, dan permainan tradisional balap karung.

“Nanti malam (kemarin,red) menjadi malam apresiasi untuk para penyelenggara Gebyar 5 windu YKB yang diisi dengan acara makan malam bersama dan hiburan di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batu Ampar,” tutup Retno. (nji)

Melirik Wisata ke Luar Negeri

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Harga tiket pesawat Jakarta-Bali mencapai paling murah Rp 750 ribu di sejumlah situs penjualan tiket pesawat. Kalau pulang pergi, tarifnya bisa Rp 1,5 juta.

Padahal, biasanya tarif terendah menuju Pulau Dewata hanya Rp 550 ribu-an.

Tidak hanya itu saja, untuk kategori penerbangan berbiaya murah rute Padang-Jakarta dengan lama penerbangan 1 jam 50 menit dibanderol dengan harga Rp 1.134.000 untuk jadwal penerbangan tiga hari ke depan yang dalam kondisi normal hanya Rp 700 ribu. Itu artinya, tarif pulang pergi ke Padang bisa mencapai Rp 2,2 juta.

Kalau udah lihat harga tiket yang mahal di waktu normal, liburan ke luar negeri pun bisa jadi alternatif di tengah mahalnya harga tiket. Selain harganya yang tidak kalah berbeda jauh, nuansa liburannya pun lebih menyenangkan dan bahkan sangat berkelas.

Apa bisa?

1. Jakarta – Kuala Lumpur (Malaysia)

Tarif tiket pesawat terendah menuju dari Jakarta menuju Kuala Lumpur tercatat hanya sebesar Rp 950 ribu untuk pulang pergi lho. Tarif itu sewaktu-waktu bisa berubah tergantung tanggal pemesanan. Tapi, biaya itu juga bisa lebih murah jika dapat tiket promo dari sejumlah agen perjalanan.

2. Jakarta – Singapura

Tarif tiket pesawat menuju Singapura ini juga tercatat sangat murah. Untuk pulang pergi, biaya yang dikenakan hanya Rp 1,22 juta saja. Biasanya, banyak juga yang menawarkan tarif promo Jakarta-Singapura di bawah Rp 1 juta-an.

3. Jakarta – Bangkok (Thailand)

Liburan ke Negeri Gajah Putih ini juga terhitung nggak mahal-mahal banget tiket pesawatnya. Sejumlah penyedia jasa tiket daring menjualnya dengan harga Rp 1,7 juta untuk pulang pergi. Biasanya, agen travel juga banyak memberi promo tarif tiket pesawat untuk ke Thailand yang bisa di bawah Rp 1,5 juta-an.

4. Jakarta – Manila (Filipina)

Nah, kalau negara yang satu ini, masih bisa dibilang murah untuk dijadikan pilihan liburan ke luar negeri. Dengan biaya tiket Rp 2,5 juta-an, kamu bisa dapet tiket pulang pergi Indonesia-Filipina. Selain itu, biaya berlibur disana juga nggak mahal-mahal banget kok, apalagi kalau liburan bareng temen. (JPC)

Batam Pos-BJB Batam Gelar Futsal Persahabatan

0

KEDUA tim futsal dari Bank Jabar Banten (BJB) Kota Batam dan Batam Pos, berfoto bersama usai melakukan pertandingan futsal persahabatan di lapangan futsal Ikan Daun Batamkota, Sabtu (12/1) pagi. Pertandingan kali ini untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi melalui olahraga.
f. Guntur Marchista Sunan/Batam Pos

batampos.co.id – Bank Jabar Banten (BJB) Kota Batam menggelar pertandingan futsal persahabatan dengan tim futsal Batam Pos di lapangan futsal Ikan Daun Batamkota, Sabtu (12/1) pagi.

Pada pertandingan futsal persahabatan kali ini, tim futsal Batam Pos menurunkan skuad terbaiknya yang digawangi oleh Kamal, Johandri, Diwan serta Wakil Direktur Batam Pos sendiri, Guntur Marchista Sunan.

Sedangkan tim futsal dari BJB Kota Batam juga tak mau kalah dengan menurunkan skuad mumpuninya yang masih muda-muda yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Cabang BJB Batam, Asep Wahyu Ismail.

Pada pertandingan futsal persahabatan kali ini, baik tim BJB maupun Batam Pos saling menunjukkan kemampuan olah bola serta kerjasama yang ciamik satu dua pemain.

Kedua tim saling adu serang. Pada lima menit pertama, tim BJB mampu menceploskan bola ke gawang tim Batam Pos melalui sepakan kaki kiri salah satu pemain andalan BJB Banten.

Akurasi umpan yang disodorkan oleh Asep Wahyu Ismail dari tengah lapangan, mampu dikonversikan menjadi gol dari sisi sayap kiri.

Tertinggal satu gol, tim Batam Pos mencoba memperbaiki permainan dengan menempatkan Diwan sebagai pemain bertahan yang sesekali maju membantu penyerangan dari tengah lapangan. Namun usaha tersebut ternyata belum juga menemukan permainan terbaik.

Selang dua menit, lagi-lagi tim dari BJB mampu menceploskan gol yang kedua dari skema serangan balik yang begitu cepat dan akurat.

Tertinggal dua gol, beberapa pemain pengganti dimasukkan. Guntur Marchista Sunan yang semula mengisi posisi gelandang tengah pengumpan berpindah ke sisi sayap serang kiri.

Umpan terukur dari sisi sayap kanan yang dilakukan Diwan, mampu diselesaikan dengan satu sontekan halus oleh Guntur yang mampu memperdaya penjaga gawang kubu lawan. Batam Pos mampu memperkecil ketertinggalannya melalui satu gol yang dicetak Guntur Marchista Sunan.

Selang tiga menit berjalan, posisi Guntur digantikan Alfian. kedua tim mencoba mencari celah dengan mencoba menusuk ke depan. Namun beberapa kali, usaha kedua tim kandas di kaki pemain belakang.

Diwan dan Johandri mencoba bekerjasama satu dua kali umpan. Karena kedua pemain ini dijaga ketat pemain belakang lawan, bola mencoba disodorkan ke Kamal. Mengatahui posisi Alfian berdiri bebas di tengah depan, Kamal mencoba mengumpankan ke Alfian. Melewati dua pemain belakang dengan gocekannya, Alfian langsung menendang bola tepat mengarah ke sisi kanan gawang lawan yang tak mampu dihalau oleh penjaga gawang lawan.

Skor pun berubah sama kuat 2-2. Usai menyamakan kedudukan, kedua tim saling meningkatkan tempo permainannya.

Pada permainan kali ini meski berlangsung dalam tempo yang cepat, tak ada satupun permainan yang menjurus kasar. Semua pemain tahu bagaimana harus bermain cantik dan bersih.

Kepada Batam Pos, Pimpinan Cabang BJB Batam, Asep mengatakan, selaing mencari keringat, futsal kali ini juga untuk mempererat tali silaturahmi serta menambah relasi.

“Kedepannya kami berharap bisa eksis dalam berkolaborasi dengan Batam Pos, bersinergi dalam hal apa saja demi memajukan Batam serta memajukan masing-masing instansi baik itu BJB maupun Batam Pos,” terang pimpinan cabang BJB Batam yang baru menjabat pada 15 Oktober 2018 lalu.

Sedangkan Wakil Direktur Utama Batam Pos, Guntur Marchista Sunan menyambut baik BJB Kota Batam yang ingin lebih mempererat kerjasama dalam hal apapun itu kedepannya.

“Kami dari Batam Pos sangat terbuka dan welcome, khususnya kepada BJB Batam. Ini merupakan awal 2019 jalan menuju sinergitas kami perusahaan koran dengan perbankan dalam hal ini BJB Kota Batam. Kami siap apapun nantinya BJB inginkan terkait kolaborasi dan sinergitas dengan kami,” terang Guntur mengakhiri. (gas)

Bobol Kantor Lurah, Pencuci Mobil Dibekuk Polisi

0
ilustrasi

batampos.co.id – M Adi, tukang cuci mobil mendekam di polsek Seibeduk sejak, Senin (7/1/2019) lalu. Pemuda 19 tahun ini merupakan pelaku pembobolan kantor kelurahan Mangsang, Seibeduk, Minggu (6/1/2019) dini hari.

Dia beraksi bersama Aj, rekannya yang saat ini masih buron. Dari dalam kantor kelurahan itu, mereka berhasil bawa pulang satu unit televisi LCD 29 inchi merk Sharp dan infocus warna hitam yang bernilai jutaan rupiah.

Aksi pembobolan mulanya berjalan mulus. Keduanya masuk dengan cara merusak pintu belakang kantor kelurahan. Barang yang dicuri itu rencananya akan dijual, namun sebelum terjual Markus malah dibekuk polisi atas laporan pihak kelurahan.

“Ada dua tersangka tapi satu masih DPO (dicari, red). Dia duluan kabur sebelum yang satu ini ditangkap,” ujar Kapolsek Seibeduk AKP Joko Purnawanto, Minggu (13/1/2019).

Kedua tersangka ini diduga pemain lama yang meresahkan masyarakat Batam sehingga polisi bertekan akan mengusut tuntas sepak terjang mereka. “Yang masih DPO tetap akan kami cari. Mereka akan didalami lagi karena kejadian seperti ini sudah meresahkan,” ujar Joko.

Aksi pembobolan ini terkuak saat pegawai kelurahan hendak membersihkan kantor kelurahan pada Minggu (6/1/2019) pagi. Pegawai menemui pintu belakang kantor sudah rusak dan dua barang elektronik tadi yang ada di dalam kantor sudah tak ada lagi. Kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Seibeduk saat itu juga.

“Dari laporan itu kami dapat petunjuk sehingga mudah menangkap pelaku ini,” tambah Kanit Reskrim Polsek Seibeduk Ipda Budi Santosa.

Atas perbuatannya itu, pemuda yang bekerja sebagai tukang cuci mobil itu dijerat pasal 363 ayat 1 ke 4e, 5e, tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman tujuh tahun penjara. (eja)

Dan …. JNE pun Menaikkan Tarif Jasa Pengiriman

0

batampos.co.id – Maskapai penerbangan tak lagi memberi kuota bagasi gratis, harus bayar. Harga tiket pun melambung.

Kini, JNE salah satu operator jasa kurir mengumumkan menaikkan tarif per 15 Januari 2019.

Lengkap, sudah.

Kenaikan tarif itu diumumkan JNE melalui aku resmi medsos mereka.

JNE menulikan selama 3 tahun terakhir JNE tidak melakukan penyesuaian tarif.

“Maka per tanggal 15 Januari 2019, JNE melakukan penyesuaian tarif untuk pengiriman dari Jabodetabek ke seluruh Indonesia,” tulis @JNE_ID

Khusus untuk pengiriman dari Jabodetabek ke Jabodetabek masih berlaku tarif normal.

Chief Executive Officer JNE Logistics Johari Zein menjelaskan bahwa keputusan perusahaannya untuk menaikkan tarif pengiriman barang sudah dibahas sejak pertengahan tahun lalu. Demikian seperti dikutip dari cnnindonesia.

(ptt)

Terbang Samarinda – Surabaya, Langsung bersama Lion Air

0
foto: batampos.co.id / putut Ariyotejo

batampos.co.id – Lion Air membuka rute baru. Surabaya–Samarinda, langsung.

Sebelumnya, terbang menuju Samarinda dari Surabaya harus melalui Balikpapan.

Area Manager Lion Air Surabaya Dyfi Suciyanti mengatakan, untuk dari Surabaya, rute tersebut merupakan yang pertama diluncurkan tahun ini dengan jumlah frekuensi penerbangan satu kali sehari. Namun, pekan depan frekuensi terbang bertambah menjadi dua kali sehari.

“Dengan adanya rute baru ini, total ada hampir 79 penerbangan,” ujarnya dikutip dari Kaltim Post, Minggu (13/1/2019).

Samarinda dinilai punya potensi yang besar. Apalagi, pemerintah juga menggarap dengan menyiapkan bandara baru. Yaitu, Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto yang merupakan bandara pengganti Bandar Udara Temindung.

Setelah bandara yang baru siap dan buka untuk penerbangan komersial, lanjut dia, pihaknya berkontribusi untuk menerbangi rute tersebut.

“Meski, sebenarnya secara Lion Group kami sudah lama ke sana seperti dari Jakarta. Selain itu, dari Bandara Kertajati juga ada rute ke Samarinda,” paparnya.

Pasar potensial untuk rute tersebut adalah para pelaku usaha seperti pedagang. Sebagai kota bisnis, animo masyarakat Samarinda untuk terbang ke Surabaya tinggi. Penerbangan tersebut juga menjadi rute connecting ke berbagai destinasi dari Surabaya.

“Wisatawan ada, segmen mahasiswa juga ada,” katanya.

Pihaknya menargetkan tingkat keterisian bisa penuh. Penerbangan perdana kemarin terisi full sebanyak 215 seat. “Pada penerbangan minggu depan ditargetkan sebanyak dua kali juga full. Seluruh seat merupakan kelas ekonomi,” jelas Dyfi. (JPG)

Sulit Cari Kerja di Batam, Ribuan Pencaker Daftar Pelatihan

0
foto: batampos.co.id / yulitavia

batampos.co.id – Kesulitan menemukan pekerjaan membuat Masrizal mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam. Mengganggur kurang lebih hampir delapan bulan ia berharap setelah mengikuti pelatihan dasar ini bisa mendapatkan pekerjaan.

“Sudah lama nganggur. Jadi pas dapat informasi ada pelatihan saya sangat ingin ikut,” kata dia usai mendaftarkan diri di SMPN 3 Batam, Sekupang, Sabtu (12/1).

Ia mengatakan selama delapan bulan ia sudah berkeliling setiap hari mendatangi kawasan industri yang ada di Batam. Mulai dari Muka Kuning, Batamindo hingga Batuampar guna mendapapatkan pekerjaan.

“Setiap hari cari terus. Cuma kalau lelaki memang agak kesulitan mencari pekerjaan. Teman saya yang perempuan waktu sama- sama cari kerja sudah dapat, saya belum,” keluh pria asal Padang, Sumatera Barat ini.

Pria 23 tahun ini sebelumnya juga pernah bekerja di salah satu perusahaan sebagai operator. Ia memilih pelatihan dasar pipe filter di pelatihan kali ini.

“Belajar dulu yang dasar, setelah itu baru mau cari kerja lagi. Mana tau bisa magang di perusahaan pengerjaan pipa,” sebutnya.

Menurutnya setiap hari kawasan industri dipenuhi pencari kerja. Ia mengaku sudah berkali- kali mencoba memasukkan lamaran namun belum ada panggilan.

“Sekarang saya tinggal sama kakak, mudah-mudahan setelah ikut pelatihan ini saya bisa dapat kerja. Kan ada sertifikatnya nanti,” lanjutnya.

Hal serupa dikatakan peserta lainnya, Zahra Putri, perempuan berjilbab ini mengatakan sangat senang dengan pelatihan ini. Ia memilih mengambil pelatihan tata kecantikan karena ingin buka usaha salon kecantikan.

“Lumayan kan gratis. Jadi bisa modal dasar sebelum buka usaha,” kata dia.

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan ribuan pencaker sudah mendaftar sejak pagi akan mengikuti serangkaian tes dan seleksi untuk berebut 912 kuota yang disediakan tahun ini.

“Antusias mereka sangat tinggi. Karena memang mereka butuh. Dan jenis pelatihan yang kami berikan ini memang yang dibutuhkan dunia kerja,” sebutnya.

Pelatihan ini dikhususkan bagi mereka yang memiliki e-KTP Batam. Saat ini puluhan ribu pencari kerja terdaftar di Disnaker. Ia berharap pelatihan ini bisa membantu pencaker untuk menemukan pekerjaan nantinya.

“Kami latih dulu yang dasar saja. Semoga dengan sertifikat yang kami berika bisa menjadi pertimbangan bagi perusahaan untuk menerima nantinya,” jeasnya.

Tes ini akan dilaksanakan selama dua hari. Peserta yang terpilih juga akan diberikan pelatihan atau magang di perusahaan selama tiga bulan.

“Yang terbaik akan kami carikan tempat magang. Kami sudah kerja sama dengan beberapa perusahaan. Kalau kinerja mereka bagus besar kemungkinan bisa dikontrak sama perusahaan tersebut,” jelas

Rudi mengatakan pendaftaran tidak saja diikuti mereka yang usia produktif, namun banyak juga dari kalangan ibu- ibu. Mereka kebanyakan memilih pelatihan garmen, tata boga dan tata rias.

“Berharapnya setelah pelatihan mereka bisa buka usaha sendiri. Dan menjadi wirausaha, karena kalau sudah tidak usia produktif perusahaan juga kadang ada batasan usia pekerja yang akan mereka terima,” sebutnya.

Sementara itu, ribuan pencari kerja (pencaker) berebut pendaftaran dan seleksi pelatihan yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam. Pendaftaran yang dibuka pukul 09.00 WIB akan digelar hingga Minggu (13/1). Peserta pelatihan membawa ijazah, kartu kuning hingga pas foto untuk mendaftar.

Setelah mendaftar, peserta langsung mengikuti seleksi ujian pengetahuan dasar. Hasilnya akan diumumkan 17 dan 18 Januari mendatang. Pelatihan rencananya akan digelar bulan Februari mendatang. Ada 32 pelatihan yang diberikan kepada pencaker diantaranya HRD, Scafolfing, piper filter, garmen, tata rias kecantikan, autocad, K3 dan lainnya.

Selain pelatihan pencari kerja, pelatihan atau peningkatan keahlian juga akan digelar bagi tenaga kerja. Disnaker membuka kesempatan peningkatan sertifikasi ini bagi tenaga kerja yang sudah bekerja di perusahaan. (yui)

Pengusaha Jual-Beli Online Keluhkan Mahalnya Ongkir

0
ilustrasi

batampos.co.id – Penghapusan bagasi gratis bagi penumpang oleh maskapai perusahaan serta naiknya biaya kargo cukup berdampak terhadap pelaku usaha online (daring/dalam jaringan) yang ada di Batam.

Pelaku usaha online, Yani mengatakan kenaikan untuk pengiriman barang dari Batam ke luar sebenarnya sudah terjadi sejak Desember lalu, berbeda dengan daerah lain yang baru berlaku bulan ini.

“Kalau mengeluh sudah pastilah. Karena kami punya buyer kan bertanya- tanya juga kok naik. Padahal permintaan lumayan banyak,” kata dia yang dijumpai usai mengirim barang di Tibancenter, Sabtu (12/1/2019).

Menurutnya, untuk jasa pengiriman seperti JNE itu kenaikan cukup drastis lebih dari 10 ribu lebih per paketnya. Banyak sekarang sesama pelaku jualan beralih ke jasa Lion Parcel karena lebih murah.

“Kalau yang ini kebanyakan permintaann dari pembeli. Karena sewaktu pemesanan mereka tanya dulu ongkir beberapa jasa pengiriman,” sebutnya.

Mengenai permintaan belanja akhir- akhir ini memang cukup mengalami perubahan. Karena tidak sedikit dari mereka yang tidak jadi berbelanja karena mahalnya ongkos kirim.

“Kami tidak tahu kenapa kok mahal begini. Padahal untuk Batam sendiri berjualan online salah satu mendapatkan penghasilan yang mudah. Barang di sini banyak, dan Batam memang terkenal dengan produk seperti tas, sepatu yang memang sering dibeli sama orang dari daerah lain,” ujarnya.

Solusinya agar produk tetap jalan, pelaku usaha online berusa mencarikan jasa pengiriman yang paling murah.

“Ya cuma itu solusinya. Kami akan cari cost paling murah agar barang tetap terjual dan menjaga pelanggan,” imbuh ibu tiga anak ini.

Perempuan yang sudah berjualan online selama lima tahun lebih ini mengungkapkan, berjualan online merupakan salah satu penopang perekonomian keluarga.

“Untungnya memang tidak banyak, tapi kalau dapat pesanan cukup banyak kan lumayan. Yang jelas kami minta ongkos kirim ini kembali normal lagi,” lanjut Yani.

Hal senada juga dikatakan Elisabeth. Pelaku online ini kebanyakan mendapatkan pesanan ke Indonesia bagian timur. Ia menyebutkan saat ini ongkos pengiriman tergolong sangat tinggi.

“Sekarang saya kirim barang ke Sorong itu Rp 160 ribu, sebelumnya hanya Rp 105 ribu. Berapa persen itu naiknya,” kata dia.

Sebulan ia bisa mengirim 70 hingga 100 paket ke luar dari Batam. Menurutnya sangat lumayan bagi ibu rumah tangga seperti dia.

“Buat jajan anak dan uang sekolah sangat membantu. Tapi sejak ongkir naik ini ada penurunan. Kadang ongkir lebih mahal dari barang sehingga mereka cancle, terang perempun yang akrab disapa Lisbeth ini.

Perempuan yang sudah tiga tahun membidangi jualan online ini berharap ada penurunan biaya ongkos kirim, agar penjual online tetap bisa bertahan dengan usaha mereka.

“Kami kan tak punya toko. Jualan hanya via media sosial dan untuk juga tak banyak. Turunkan lah ongkir ini,” harapnya. (yui)

Direktur BUBU Hang Nadim: PNBP Kargo Tidak Naik

0
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso membantah adanya kenaikan tarif kargo di Bandara Internasional Hang Nadim. Ia mengatakan pengaturan tarif gudang kargo di Hang Nadim tidak pernah naik sejak 2016.

“Masih sama, Rp 30ribu perkilogramnya PNBPnya. Tidak ada yang naik,” katanya, Sabtu (12/1/2019).

Namun apabila ada kenaikan diklaim pihak jasa pengiriman, menurut Suwarso bukanlah di bagian gudang kargo bandara. “Mungkin di luar itu, tapi yang pasti kami tidak pernah naik,” tuturnya.

Saat ditanya arus pengiriman barang di kargo Hang Nadim, Suwarso mengatakan tidak ada perubahan. “Normal-normal saja seperti biasa,” ucapnya.

Ia mengatakan setiap tahunnya di pengiriman barang di kargo Hang Nadim selalu naik. Dari data yang dipaparakan Suwarso, selama tahun 2014 tercatat pengiriman barang keluar Batam sebanyak 10.058 ton, tahun 2015 sebanyak 12.091 ton, tahun 2016 sebanyak 15.408, tahun 2017 sebanyak 20.853 dan tahun 2018 sebanyak 28.060.

“Pertumbuhan kargo tiap tahunnya selalu positif,” ungkapnya.

Pengiriman barang di kargo ini, menurut Suwarso didominasi toko-toko online shop asal Batam. (ska)

16 Januari, Lion Air Berlakukan Bagasi Berbayar

0
foto: batampos.co.id / yusuf hidayat

batampos.co.id – Maskapai Lion Air telah memastikan akan memberlakukan sistem bagasi berbayar, 16 Januari mendatang. Kepastian ini disampaikan oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso.

“Informasi terakhir yang kami terima ditanggal itu (16 Januari) mulai berlakunya. Kalau Citilink kepastian pemberlakuan sistem itu (bagasi berbayar) masih belum diketahui,” katanya, Sabtu (12/1/2019).

Suwarso memperkirakan pemberlakuan sistem bagasi berbayar akan memberikan dampak di Hang Nadim maupun perekonomian Kota Batam. Namun, adanya aturan membolehkan maskapai menerapkan tarif bagasi berbayar, pihak bandara tidak dapat berbuat banyak atas penghapusan bagasi gratis tersebut.

“Kami hanya bisa memantau dan memastikan sistem baru ini bisa berjalan dengan baik. Oleh sebab itu, Kemenhub sudah mewanti-wanti bandara seluruh Indonesia mengawasi hari pertama sistem ini diberlakukan,” ucapnya.

Diberlakukannya sistem bagasi berbayar ini, dirasa cukup memberatkan masyarakat. Karena dikala harga tiket tinggi, masyarakat harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar barang yang masuk dalam bagasi.

Terkait harga tiket yang tinggi ini, Suwarso menuturkan bahwa beberapa maskapai menyatakan kondisinya masih dalam suasana peak season. Walaupun, pihak bandara dan Kementrian Perhubuangan (Kemenhub) menyatakan peak season sudah berakhir 6 Januari lalu.

“Tapi, maskapai itu lebih panjang, hingga 15 Januari. Kalau kami sudah nyatakan kondisi peak season berakhir,” ucapnya.

Karena kondisi peak season inilah, menjadi alasan maskapai berbiaya murah memasang tarif tiket yang tinggi, hampir menyentuh ambang batas atas harga tiket untuk kelas ekonomi.

“Mungkin setelah 15 Januari akan turun. Turun atau tidaknya setelah 15 Januari, sepenuhnya kebijakan dari maskapai,” ujarnya.

Ia membantah penghapusan bagasi serta naiknya harga tiket, dipengaruhi naiknya beberapa tarif di Bandara maupun di Kemenhub. “Untuk berhubungan Bandara Hang Nadim, saya pastikan tarifnya tidak pernah naik sejak 2016,” ucapnya.

Sesuai peraturan Kepala BP Batam no 12 tahun 2016, biaya landing fee pesawat jenis Boeing seri 737-800, sebesar Rp 425ribu. Pesawat jenis ini paling banyak digunakan maskapai berbiaya murah.

Parkir pesawat dibawah 2 jam di Hang Nadim gratis, namun lebih dari dua jam ditarik biaya Rp 75ribu. Sedangkan penggunaan garbarata, tarifnya sebesar Rp 200ribu.

“Untuk penumpang Passanger Service Charge jalur domestik hanya Rp 60ribu saja, sedangkan internasional Rp 120ribu. Dan saya tekankan sekali lagi, tarif ini belum pernah naik sejak 2016,” ungkapnya.

Apabila dibandingkan dengan biaya landing fee di luar negeri, Suwarso mengatakan tarif di Hang Nadim terbilang murah.

Kenapa rute dari luar negeri ke Indonesia, lebih murah dibandingkan rute domestik dengan jarak tempuh yang sama? “Luar negeri tidak mengenal peak season, low season atau tarif ambang batas atas atau bawah,” ungkapnya.

Ia mengatakan tarif penerbangan internasional ke Indonesia, sepanjang tahun hampir sama. Tidak pernah ada kenaikan, kalaupun ada naiknya tidak terlalu tinggi.

“Karena kita mengenal peak season, makanya ada lonjakan tarif. Ketika low season, tiket penumpang harganya dikisaran ambang batas bawah. Namun ketika peak season bisa menyentuh hingga ambang batas atas. Naik turunnya tiket diantara ambang batas atas dan bawah ini, ada aturannya,” ucapnya.

Suwarso mencontohkan untuk rute Batam ke Padang tarifnya saat berada di ambang batas bawah, tidak jauh beda dengan tarif Kualalumpur ke Padang.

“Tapi jangan bandingkan saat peak season. Tapi ketika low season, tarifnya hampir sama,” tuturnya. (ska)

Play sound